Claim Missing Document
Check
Articles

PERSENTASE PENYAKIT DAN INTENSITAS KERUSAKAN TANAMAN JERUK TERSERANG CVPD DI DESA PENGOTAN KABUPATEN BANGLI Diah Yuniti, I Gusti Ayu
Jurnal Teknik Gradien Vol 8 No 1 (2016): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jeruk adalah buah lokal yang cukup banyak beredar di pasaran, kualitas buah jeruk dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain serangan penyakit Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD). CVPD adalah salah satu penyakit tanaman jeruk, yang dikenal dengan citrus greening, yellow shoot, leaf mottle (Filipina), likubin atau decline (Taiwan), citrus dieback (India), blotchy-mottle atau mottling disease (Afrika); dengan nama internasional huanglongbing (China). Penyakit CVPD tergolong salah satu penyakit penting pada tanaman jeruk yang telah berkembang luas dan menjadi kendala utama usaha pengembangan dan peningkatan produksi jeruk di Bali. Analisis PCR untuk mendeteksi keberadaan penyakit CVPD dilakukan dengan menggunakan primer spesifik dari 16S rDNA. Berdasarkan hasil pengamatan gejala di desa Pengotan persentase serangan CVPD berkisar antara 61% sampai dengan 87%. Hasil rata-rata persentase tanaman jeruk yang menunjukkan gejala serangan CVPD sebesar 72,67%, persentase terendah dialami oleh jeruk keprok dan tertinggi ditunjukkan oleh jeruk Selayar (87%).
Pengenalan Penyakit Busuk Batang pada Tanaman Jeruk di Desa Awan Kecamatan Kintamani Javandira, Cokorda; Pratiwi, Ni Putu Eka; Ramdhoani; Widyastuti, Luh Putu Yuni; Yuniti, I Gusti Ayu Diah
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 1 No. 2 (2023): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v1i2.957

Abstract

Jeruk siam adalah komoditas hortikultura penting dan bernilai ekonomis. Mitra pengabdian masyarakat adalah Kelompok Tani Tegal Sari di Desa Awan, Kecamatan Kintamani, Provinsi Bali yang Bertani jeruk Siam. Mitra memiliki masalah produktivitas rendah pada budidaya buah jeruk Siam akibat serangan penyakit busuk batang (Botryodiplodia theobromae). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan pengetahuan dan mendampingi  mitra desa Awan dalam mengetahui gejala, tanda dan jenis-jenis penyakit diplodia serta memberikan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit busuk batang pada tanaman jeruk Siam. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan mitra desa Awan terhadap gejala, tanda dan jenis-jenis penyakit diplodia serta memberikan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit busuk batang pada tanaman jeruk Siam. Juga, mitra dapat menambah peralatan pengendalian penyakit untuk pertanian jeruk Siam. Siamese orange is an important horticultural commodity and has economic value. The community service partner was the Tegal Sari Farmers Group in Awan Village, Kintamani District, Bali Province. Mitra has a problem of low productivity in Siam citrus fruit cultivation due to stem rot disease (Botryodiplodia theobromae). This community service activity aims to introduce knowledge and assist Awan village partners in knowing the symptoms, signs and types of diplodia disease and provide efforts to prevent and control stem rot disease in Siam citrus plants. The results of the community service activities showed an increase in the knowledge of Awan village partners regarding the symptoms, signs and types of diplodia disease and provided efforts to prevent and control stem rot disease in Siam citrus plants. Also, partners can add disease control equipment to Siam citrus farms.
Pendampingan Optimalisasi Penggunaan Input Produksi Hortikultura Organik di Gumi Alami Farm: Pengabdian Yuniti, I Gusti Ayu Diah; Ni Putu Sukanteri; I Made Budiasa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.514

Abstract

Organic horticulture is one of the important sectors in supporting food security, environmental sustainability, and improving farmer welfare. The purpose of implementing community service is to increase farmer knowledge in managing horticultural products, improve farmer skills in providing input for horticultural commodity production, especially organic fertilizers. And improve the quality of products to be marketed. The implementation of community service is carried out at Gumi Alami Farm, Baturiti Tabanan Bali. Community service activities for organic horticulture farmers are carried out through several stages, namely socialization, training and mentoring. Community service activities are carried out in three stages, namely socialization, training and mentoring which show that farmers have the knowledge and skills to increase the use of organic inputs in horticultural production by 80%.
Pelatihan dan Pendampingan Pengolahan Produk Lokal untuk Kelompok PKK dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Yuniti, I Gusti Ayu Diah; Sukanteri, Ni Putu; Apriada, I Kadek; Igo Tanggela, Astrosani; Karvila Senia, Maria
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.271

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberdayakan ibu-ibu PKK Jatiluwih dalam pengolahan kopi bubuk, mulai dari pemilihan biji, penyangraian, penggilingan, pengemasan hingga pemasaran. Melalui pelatihan dan pendampingan partisipatif, kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota PKK agar mampu menghasilkan produk berkualitas, higienis, dan bernilai jual tinggi. Program ini juga mendorong terbentuknya usaha kecil berbasis rumah tangga sebagai sumber pendapatan alternatif dan sarana penguatan ekonomi keluarga. Selain meningkatkan kapasitas teknis, kegiatan ini menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kreativitas dalam mengelola potensi lokal. Strategi pemasaran difokuskan pada jejaring offline maupun digital, guna memperluas jangkauan pasar. Partisipasi aktif dan antusiasme peserta mencerminkan bahwa kegiatan ini relevan dan membawa manfaat nyata. Hasil program menunjukkan peningkatan keterampilan serta munculnya inisiatif usaha kopi rumahan oleh anggota PKK. Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah desa dan mitra, diharapkan usaha kopi bubuk ini dapat dikembangkan secara mandiri dan berkelanjutan, sekaligus menjadi model pemberdayaan perempuan yang dapat direplikasi di daerah lain.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA SOLAR DYER HOUSE DAN PENINGKATAN MUTU DAN NILAI TAMBAH KOPI RAKYAT DI DESA SUANAE Wolfrit Matoneng, Ody; M. P. Keraf, Fransiskus; Peter Gellu, Leonard; V. Feka, Gonsianus Pakaenoni, Wolfhardus; Yuniti, I Gusti Ayu Diah; Putu Sukanteri, Ni; Yuesti, Anik
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i2.289

Abstract

Suanae Village, North Central Timor Regency, is one of the centers of smallholder coffee farming with great potential for coffee agribusiness development. However, the post-harvest process of coffee in this village still faces various obstacles, especially in drying coffee beans and utilizing coffee husk waste. This community service research aims to improve the quality and added value of smallholder coffee through the implementation of appropriate technology, namely Solar Dryer Houses (SDH) and the processing of coffee husk waste into organic fertilizer. The activity methods use a participatory and collaborative approach, including socialization, training, mentoring, as well as monitoring and evaluation. The results of the activities show an average increase of 80% in farmers' knowledge and skills, a reduction in coffee bean drying time from 7-10 days to 3-5 days, and an increase in the selling price of dried coffee by 10-15% which was previously purchased at an estimated price by collectors of 30,000, but with the solar dyer house technology, coffee farmers hope to get a price of more than Rp. 39,000. In addition, coffee husk waste is utilized as solid organic fertilizer that supports sustainable agriculture and opens up additional business opportunities for the community. The implementation of this technology emphasizes the importance of local-based innovation to increase productivity, product quality, and community empowerment in rural areas.
Co-Authors Anak Agung Ayu Rai Wahyuni Anak Agung Istri Ari Atu Dewi Anak Agung Ketut Sukranatha Anak Agung Rai Tirtawati Anik Yuesti Antonius Talu Aplorida Lingu Lango Aplorida Lingu Lango Apriada, I Kadek BAYU ARYA BAGASKARA Cokorda Javandira Cokorda Javandira Cokorda Javandira Dewa Gede Wiryangga Selangga Dian Tariningsih Farida Hanum Farida Hanum I Gde Agoes Caskara Surya Putra I GEDE PUTU WIRAWAN I Gede Widana I Gusti Agung Nyoman Dananjaya I Gusti Agung Nyoman Dananjaya I Ketut Suada I Ketut Sumantra I Ketut Widnyana I Made Asta Gunawan I Made Budiasa I Made Budiasa I MADE DEDY SETIAWAN . I Made Kartika I MADE SUKERTA I Made Suryana I Made Suryana I Made Tamba I Made, Budiasa I NYOMAN WIJAYA I Putu Agus Wahyu Ekantara I Putu Sujana Igo Tanggela, Astrosani Isabela Yulninsi Jhon Hardy Purba Karvila Senia, Maria KETUT AYU YULIADHI Komang Dean Ananda Liris Lis Komara Listihani Listihani Listihani Listihani Listihani, Listihani Luh Nila Winarni Luh Putu Kirana Pratiwi Luh Putu Yuni Widyastuti M. P. Keraf, Fransiskus MADE SRITAMIN Magdalena Engge Marthen Lende Wara Martinus Irlan Nanang Sasmita Ni Kadek Sattvika Griyaningsih Ni Kadek Sudani Putri NI LUH WIDYASARI Ni Putu Pandawani Ni Putu Sukanteri Ni Wayan Sulastini Ni Wayan Suryathi Nyoman Yudiarini Oktaviani Nawul Oktavianus Bulu Daka Pande Komang Suparyana Peter Gellu, Leonard PRATIWI, NI PUTU EKA Purba, Jhon Hardy Putu Eka Pasmidi Ariati Putu Lakustini Cahyaningrum Putu Lasmi Yulianthi Sapanca Putu Lasmi Yulianthi Sapanca Putu Lasmi Yulianti Sapanca Putu Lasmi Yuliyanthi Sapanca Putu Sukanteri, Ni Ramdhoani Ramdhoani Sanjiwani, Putu Diah Aryastuti SATRIYAS ILYAS Selangga, Dewa Gede Wiryangga Tomycho Olviana V. Feka, Gonsianus Pakaenoni, Wolfhardus VEDERIS LEUNARDUS Wilibrodus Jehada Wolfrit Matoneng, Ody Yenni Verrawati Yenny Verawati Yenny Verrawati Yohanes Rodrian