Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengaruh Tingkat Bagi Hasil, Capital Adequacy Ratio (CAR), Dan Dana Pihak Ketiga Terhadap Pertumbuhan Deposito Mudharabah Pada Bank Muamalat Indonesia Periode 2015-2024 Dea Rahmalia; Alvien Septian Haerisma; Sri Rokhlinasari
JPSDa: Jurnal Perbankan Syariah Darussalam Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jpsda.v6i1.4548

Abstract

This study aims to analyze the impact of the Profit-Sharing Rate, Capital Adequacy Ratio (CAR), and Third-Party Funds (DPK) on the growth of mudharabah deposits at Bank Muamalat Indonesia. The ARDL-ECM method is applied within this quantitative research to explore the inter-variable relationships more deeply. Through this framework, the study identifies both temporary short-term correlations and stable long-term relationships. The results indicate that, simultaneously, all three variables significantly influence the growth of mudharabah deposits. Partially, in the long run, all variables show a positive and significant effect, whereas in the short run, only DPK remains significant. These findings suggest that profit-sharing stability and capital strength play a crucial role in driving sustainable deposit growth, while short-term dynamics are more heavily influenced by fund-raising intensity. The novelty of this research lies in the use of the ARDL-ECM approach to detect differences in Sharia customer behavior toward banking indicators across two distinct timeframes
Optimalisasi Peran Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) dalam Pemberdayaan Umkm: Pendekatan Maqashid Syariah dan Inklusi Keuangan Neng Ulpa Apipah; Ani Indah Sari; Sri Rokhlinasari; Alvien Septian Haerisma
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i3.1902

Abstract

This study investigates the role of Baitul Maal wa Tamwil (BMT) in empowering Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) through the integration of Maqashid Sharia principles and financial inclusion strategies. Despite the strategic importance of MSMEs in economic growth and poverty reduction, many face challenges in accessing formal financial services. BMT, with its dual function of social (maal) and commercial (tamwil) activities, offers a unique platform to bridge this gap. Using a qualitative systematic literature review guided by PRISMA, this study analyzes 30 relevant articles to examine BMT operational models, implementation of Maqashid Sharia objectives, financial inclusion practices, and their impact on MSME performance. Findings indicate that BMT effectively supports MSMEs in capital access, income generation, and business resilience, but inconsistencies in balancing social and commercial objectives limit. holistic empowerment. Integrating Maqashid Sharia principles enhances ethical and sustainable outcomes, while financial inclusion expands outreach to underserved entrepreneurs. Optimization strategies, including strengthening institutional capacity, combining financial and non-financial support, and context-specific interventions, are essential for maximizing BMT effectiveness. This study contributes a comprehensive framework linking ethical, financial, and empowerment dimensions, offering practical guidance for policymakers and BMT managers in promoting inclusive and sustainable MSME development.
Optimalisasi Peran Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) dalam Pemberdayaan Umkm: Pendekatan Maqashid Syariah dan Inklusi Keuangan Neng Ulpa Apipah; Ani Indah Sari; Sri Rokhlinasari; Alvien Septian Haerisma
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i3.1902

Abstract

This study investigates the role of Baitul Maal wa Tamwil (BMT) in empowering Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) through the integration of Maqashid Sharia principles and financial inclusion strategies. Despite the strategic importance of MSMEs in economic growth and poverty reduction, many face challenges in accessing formal financial services. BMT, with its dual function of social (maal) and commercial (tamwil) activities, offers a unique platform to bridge this gap. Using a qualitative systematic literature review guided by PRISMA, this study analyzes 30 relevant articles to examine BMT operational models, implementation of Maqashid Sharia objectives, financial inclusion practices, and their impact on MSME performance. Findings indicate that BMT effectively supports MSMEs in capital access, income generation, and business resilience, but inconsistencies in balancing social and commercial objectives limit. holistic empowerment. Integrating Maqashid Sharia principles enhances ethical and sustainable outcomes, while financial inclusion expands outreach to underserved entrepreneurs. Optimization strategies, including strengthening institutional capacity, combining financial and non-financial support, and context-specific interventions, are essential for maximizing BMT effectiveness. This study contributes a comprehensive framework linking ethical, financial, and empowerment dimensions, offering practical guidance for policymakers and BMT managers in promoting inclusive and sustainable MSME development.
Pembiayaan Murabahah, Mudharabah, dan Profitabilitas: Studi pada Bank Muamalat Indonesia Periode 2017–2024 Erin Khairina Zulfah; Sri Rokhlinasari; Nur Eka Setiowati
Journal of Sharia Accounting and Tax Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Sharia Accounting and Tax
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jsat.v4i1.688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan murabahah dan mudharabah terhadap profitabilitas yang diproksikan dengan return on assets (ROA) pada Bank Muamalat Indonesia periode 2017–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan triwulanan sebanyak 32 sampel. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t (parsial), uji F (simultan), serta koefisien determinasi (R²) dengan bantuan IBM SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pembiayaan murabahah tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai signifikansi 0,299, dan pembiayaan mudharabah juga tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,558. Secara simultan, kedua variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai signifikansi 0,322. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,075 menunjukkan bahwa variabel independen hanya mampu menjelaskan 7,5% variasi profitabilitas, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembiayaan murabahah dan mudharabah belum memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan profitabilitas bank. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan pembiayaan yang lebih efektif guna meningkatkan kinerja keuangan perbankan syariah.
Teori-teori dalam Pengungkapan Informasi Corporate Social Responbility Perbankan Sri Rokhlinasari
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 7 No. 1 (2015)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v7i1.217

Abstract

AbstrakTanggung jawab sosial atau Corporate Social responbility (CSR) sebagai sebuah gagasan, perusahaan tidak lagi dihadapkan pada tanggung jawab yang berpijak pada single bottom line, yaitu nilai perusahaan (corporate value) yang direfleksikan dalam kondisi keuangannya (financial) saja. Tapi tanggung jawab perusahaan harus berpijak pada triple bottom line CSR merupakan bentuk tanggung jawab sosial tidak hanya pada perusahan industri saja namun jenis perusahaan lainnya seperti perbankan. Memandang CSR dapat dari berbagai perspektif, dalam artikel ini CSR dilihat dari berbagai teori terutama teori yang berkaitan dalam penelitian akuntansi. Kata kunci : teori agensi, stakeholder, legitimasi, sinyal AbstractSocial responsibility or Corporate Social Responsibility (CSR) as an idea, the company no longer faced with the responsibility that rests on the single bottom line, that is the value of the company (corporate value) which reflected its only financial condition (financial). But the responsibility of the company should be based on the triple bottom line CSR is a form of social responsibility not only in industrial companies alone but other types of companies such as banks. View CSR can be from a variety of perspectives, in this article CSR views of various theories, especially theories related to accounting research . Keywords : agency theory, stakeholder, legitimacy, signal
PERBANKAN SYARIAH DAN MANAJEMEN LABA Sri Rokhlinasari
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 6 No. 1 (2014)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v6i1.250

Abstract

AbstrakManajemen laba merupakan kebijakan yang dilakukan perusahaan bertujuan  agar laba pada setiap periodenya selalu baik. Hal ini terjadi pada perusahaan yang menggunakan konsep laba sebagai selisih pendapatan-beban tergantung pada motivasi yang melandasainya, juga pada bank syariah sebagai lembaga keuangan yang berlandaskan prinsip Islam. Beberapa konsep  yang mendasari perilaku manajer dalam manajemen laba yaitu teori agensi dan teori sinyal serta konsep manajemen laba itu sendiri.. Menurut hasil penelitian pada perbankan syariah ditemukan bukti terjadinya manajemen laba. Kata kunci:  manajemen laba, bank syariah
Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.105 Pada Pembiayaan Mudharabah di Bank BNI Syariah Cabang Cirebon Sri Rokhlinasari; Dewi Astuti
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 8 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v8i1.669

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan dengan permasalahan mengenai kesesuaiannya perlakuan akuntansi pembiayaan mudharabah di Bank BNI Syariah dengan perlakuan akuntansi yang berlaku saat ini yaitu pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK) no.105. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan perlakuan akuntansi pembiayaan mudharabah di Bank BNI Syariah Cabang Cirebon yaitu hanya diberikan aset berupa kas (modal) dan pembiayaan mudharabah dan diberikan kepada lembaga-lembaga dan ini dimaksudkan untuk meminimalisir resiko Ketidaksesuaian terjadi pada metode bagi hasil yang diberikan Bank BNI Syariah dengan metode yang ada dalam PSAK no.105. Dalam PSAK No.105 paragraf 11 dijelaskan bahwa “Pembagian usaha mudharabah dapat dilakukan berdasarka prinsip bagi hasil atau bagi laba. Jika berdasarkan prinsip bagi hasil, maka dasar pembagian hasil usaha adalah laba bruto (gross profit) bukan total pendapatan usaha (omset). Sedangkan  jika berdasarkan prinsip laba, dasar pembagian adalah laba neto (net profit) yaitu laba bruto dikurangi beban yang berkaitan dengan pengelolaan dana mudharabah.” Bank BNI Syariah Cabang Cirebon yang masih menggunakan metode revenue sharing. Kata kunci: Perlakuan Akuntansi, Pembiayaan Mudharabah, PSAK No. 105AbstractThis research was conducted with a problem concerning the accounting treatment suitability of financing at Bank BNI Syariah with the applicable accounting treatment today is a statement of financial accounting standards (SFAS) no.105. The method used in this research is qualitative method. The results showed that the application of the accounting treatment of financing at Bank BNI Syariah Branch Cirebon is only given assets in the form of cash (capital) and of financing and given to institutions and is intended to minimize the risk of discrepancy occurs on the method for the results of the Bank BNI Syariah with the existing method under SFAS no.105. In paragraph 11 of SFAS 105 explained that "business division mudharabah to do based upon the principle of sharing or for profit. If based on the principle of profit sharing, the sharing of the results of operations are the basis of gross profit (gross profit) instead of total revenue (turnover). Meanwhile, if based on the principle of profit, basic division is the net profit (net profit) is gross profit minus expenses related to the fund management mudharabah. "Bank BNI Syariah Branch Cirebon are still using the method of revenue sharing.Keywords: Accountancy treatment, mudharabah financing, PSAK No. 105.
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA BANK BJB SYARIAH CIREBON Sri Rokhlinasari; Adi Hidayat
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 8 No. 2 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v8i2.1608

Abstract

Abstract Internal control systems is an essential component in the management of the bank and became the basis for the operations of the banks healthy and safe. Internal control system that can effectively help the management of banks to maintain the bank's assets, ensure the availability of financial reporting and managerial trustworthy, improve adherence of banks to the rules and regulations in force. The quality of the financial statements are the financial statements present fairly the financial position of financial, financial performance, and cash flows of an entity. The financial statements have quality characteristics can be understandable, relevant, reliable and comparable. The financial statements are the source of information used by internal and external parties in the planning and decision-making. This study aims to know the description of the internal control system and the quality of financial reporting at the Bank BJB Syariah Cirebon provide empirical evidence about the influence of the internal control system of the quality of financial statements in Bank BJB Syariah Cirebon.This study uses a quantitative approach. The study population includes all employees of Bank BJB Syariah Cirebon of 20 people. The sampling technique used is the technique of saturation sampling. The data used are primary data. Data collection techniques are with questionnaires and interviews. Data analysis method used was simple linear regression analysis. Test the quality of the instrument using validity and reliability test. In addition this study using the test of basic assumptions including linearity test and test data normality. The method of analysis hypothesis is simple linear regression analysis that the t test The internal control system has been applied by the Bank BJB Syariah Cirebon barach office as procedures and processes used by the company to protect the company's assets, to process information accurately, and ensure compliance with law and regulations. The financial statements of Bank BJB Syariah to have the characteristics of quality Cirebon understandable, relevant, reliable and comparable. Financial statements prepared in Bank BJB Syariah Cirebon by using the accounting standards applicable in general. These results indicate that the internal control system affects the quality of financial statements, as evidenced by the value of t> t table (11.196> 1.734) and significance <0.05 (0.000 <0.05)  Keywords: Internal Control System, The Quality Of Financial Statements            Abstrak Sistem pengendalian internal merupakan komponen penting dalam manajemen bank dan menjadi dasar bagi kegiatan operasional bank yang sehat dan aman. Sistem pengendalian internal yang efektif dapat membantu pengurus bank menjaga aset bank, menjamin tersedianya pelaporan keuangan dan manajerial yang dapat dipercaya, meningkatkan kepatuhan bank terhadap ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kualitas laporan keuangan adalah laporan keuangan yang menyajikan keuangan secara wajar posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas suatu entitas. Laporan keuangan yang berkualitas memiliki karakteristik dapat dipahami, relevan, dapat diandalkan, dan dapat dibandingkan. Laporan keuangan merupakan sumber informasi yang digunakan oleh pihak internal maupun eksternal perusahaan baik dalam perencanaan maupun pengambilan keputusan.                                                                                                                   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengendalian internal dan kualitas laporan keuangan di Bank BJB Syariah Cirebon. Selain itu untuk mengetahui pengaruh sistem pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan di Bank BJB Syariah Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini meliputi semua karyawan Bank BJB Syariah Cirebon yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik saturation sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Teknik pengumpulan data yaitu dengan kuesioner dan wawancara. Uji kualitas instrumen menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Selain itu penelitian ini menggunakan uji asumsi dasar yang diantaranya uji linearitas dan uji normalitas data. Metode analisis hipotesis yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana yaitu uji t parsial Sistem pengendalian internal telah diterapkan oleh Bank BJB Syariah Cirebon sebagai prosedur serta proses-proses yang digunakan perusahaan untuk melindungi aset perusahaan, mengolah informasi secara akurat, serta mamastikan kepatuhan pada hukum dan peraturan yang berlaku. Laporan keuangan Bank BJB Syariah Cirebon berkualitas dengan memiliki karakteristik dapat dipahami, relevan, dapat diandalkan, dan dapat dibandingkan. Laporan keuangan yang disusun Bank BJB Syariah Cirebon dengan menggunakan standar akuntansi yang berlaku secara umum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan yang dibuktikan dengan nilai t hitung >t tabel    (11,196 >1,734) dan signifikansi <0,05 (0,000 < 0,05) Kata kunci: Sistem Pengendalian Internal, Kualitas Laporan Keuangan
Dampak Keberadaan Pariwisata Religi terhadap Perkembangan Ekonomi Masyarakat Cirebon Ridwan Widagdo; Sri Rokhlinasari
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 9 No. 1 (2017)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v9i1.1670

Abstract

Abstrak           Industri pariwisata mempunyai peranan penting dalam upaya pembangunan dan pengembangan suatu daerah. Bahkan pada beberapa daerah menunjukkan bahwa industri pariwisata mampu mendongkrak daerah tersebut dari keterbelakangan dan menjadikannya sebagai sumber pendapatan utama. Dampak dari adanya pariwisata yang menguntungkan seperti terciptanya lapangan pekerjaan, meningkatnya pendapatan, dan meningkatnya keramaian. Sedangkan dampak yang merugikan seperti mahalnya harga barang-barang, rusaknya daerah sekitar dan melunturnya kebudayaan.          Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif di mana penulis berusaha mengekplorasi kedalaman data yang di peroleh dari wawancara dengan Responden sehingga data yang di peroleh menjadi valid untuk di analisis. Lokasi penelitian ini adalah tempat tempat wisata religi yang ada di Cirebon baik di kota maupun kabupaten. Data penelitian ini meliputi tiga data yaitu data primer, data sekunder, dan data tersier. Setelah data diperoleh, selanjutnya akan dianalisis dengan teknik analisis deskriptif-kualitatif.          Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya obyek wisata religi memiliki pengaruh yang sangat besar dalam pengembangan usaha untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan peningkatan ekonomi atau pengahasilan ini akan terasa cukup signifikan apabila ada moment-moment yang dilakukan oleh pihak pengelola pariwisata, dampak yang cukup signifikan lainya bagi kehidupan masyarakat Cirebon  adalah dapat terciptanya lapangan pekerjaan baru untuk warga di sekitar tempat wisata baik untuk keluarga maupun untuk orang lain.  Kata kunci: Dampak, Pariwisata Religi, Ekonomi MasyarakatAbstract             The tourism industry has an important role in development efforts and development of a region. Even in some areas indicate that the tourism industry is able to increase the area of backwardness and make it as a primary source of revenue. The effects of their lucrative tourism such as job creation, rising incomes, and increasing crowds. While the adverse impacts such as high prices of goods, damage to the surrounding area and lost of the culture.          This study uses a qualitative approach in which the author tried to explore the depth of the data that was obtained from interviews with respondents so that the data obtained into valid for in the analysis. The location of this research is a religious tourist spot in both the city and district of Cirebon. Data of the study contains of three kinds data, which are primary data, secondary data, and tertier data. Once the data is obtained, the next will be analyzed with descriptive qualitative analysis techniques.          The results of this study can be concluded that the object of religious tourism has enormous influence in the development effort to improve the local economy and increase in economics or income this can be quite significant if there are moments that made by the manager of tourism, a considerable impact significant other for a community in Cirebon is able to create new jobs for residents around the tourist attractions both for families and for others. Key words: Impact, Religious Tourism, Economic Community
Analisis Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah Di Indonesia dengan Menggunakan Metode Risk-based Bank Rating tahun 2014-2016 evi eriyanti; sri rokhlinasari
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 9 No. 2 (2017)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v9i2.1764

Abstract

AbstrakAnalisis Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah Dengan Menggunakan Metode Risk-Based Bank Rating 2014-2016. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kesehatan Bank Umum Syariah Di Indonesia dan Membandingkan kondisi kesehatan Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat Indonesia, metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengukuran kesehatan keuangan dilakukan dengan metode Risk-Based Bank Rating berdasarkan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 10/SEOJK.03/2014. Berdasarkan hasil pengukuran kesehatan Bank Umum Syariah secara keseluruhan yang diukur dari aspek Profil Risiko, Rentabilitas dan Permodalan pada tahun 2014-2016 yang meliputi rasio NPF, FDR, ROA, NOM, dan CAR. Dapat diperoleh kesimpulan kesehatan Bank Umum Syariah untuk Profil Risiko yang di ukur dengan rasio NPF dan FDR, untuk rasio NPF tahun 2014-2016 dalam keadaan sehat dan untuk rasio FDR dalam keadaan cukup sehat. Rentabiltas yang di ukur dengan rasio ROA dan NOM dalam keadaan kurang sehat pada tahun 2014-2015 dan pada periode 2016 dalam keadaan cukup sehat, rasio NOM dari tahun 2014-2016 Bank Umum Syariah dalam keadaan tidak sehat, untuk Permodalan yang di ukur dalam rasio CAR tahun 2014-2016 dalam keadaan sangat sehat. Pada analisis perbandingan menggunakan Independent Sample t-test yang diukur dari dari aspek Profil Risiko, Good Corporate Governance, Rentabilitas dan capital menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kesehatan keuangan Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat Indonesia. Kata Kunci : Kesehatan Keuangan bank, Metode Risk-Based Bank Rating AbstackThe analysis in level healty of common Bank Shariah with using method Risk-Based Bank Rating 2014-2016. The purpose of this reserch to analyze the condition of healty the common bank sharia mandiri and bank muamalat indonesia. This methode reserch using the descriptive analyze with approach quantitative. The meansuring of healty finances with the method Risk-Based Bank Rating according letter Otoritas Jasa Keuangan No.10/SEOJK.03/2014. According the result of the healty common bank sharia, over all the measured the aspect Risk Profile, Rentabilitas and Capital in 2014-2016. With cover the ratio NPF, FDR, ROA, NOM, and CAR. Can get the conclusion the healty of common bank sharia for Risk Profile measured by the ratio NPF and FDR, for the ratio NPF in 2014-2016 in the good healty and for ratio FDR in the quite healty. Rentabilitas that measured with ratio ROA and NOM in bad healty 2014-2015, in 2016 the quite healty, the NOM ratio 2014-2016 period common bank sharia in bad healty and for Capital the measured in the ratio CAR in 2014-2016 is very good healty. This analyze than comparision using Independent Sample t-Test that measured from aspect of Risk Profile, Good Corpotare governance, Rentabilitas  and Capital, in dirate there is no a significant differences between the financial healty in bank sharia mandiri and bank muamalat indonesia.                Keywords: the Healty financial of  Bank, Risk-based Bank Rating method