Claim Missing Document
Check
Articles

Bijak Menyikapi Aplikasi Pinjaman Tanpa Agunan Bagi Ibu-Ibu Darmawanita Pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan Irawati, Novica; Siagian, Yessica; Sinaga, Hommy Dorthy Ellyany; Syah, Arridha Zikra
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i1.3653

Abstract

Personal finance skills are one of the important competencies that young people need to have in facing future economic challenges, given the increasingly complex global financial dynamics and the need to be able to manage resources effectively in order to survive and thrive amid economic uncertainty. However, the level of financial literacy among vocational high school (SMK) students is still relatively low, as reflected in the results of the National Survey on Financial Literacy and Inclusion by OJK (2019) which shows that only 38.03% of Indonesians have adequate financial literacy, including among students. Of the 30 samples used by using the method of sharing, discussion, and case studies on each student, many were still found to be unable to manage their finances. This financial training has succeeded in providing a basic understanding of good financial management to students of SMK Negeri 1 Kisaran. Through the material presented, students can apply the knowledge gained in their daily lives, from managing expenses, saving, to planning for the future.Keywords: financial literacy; financial skills; training vocational high school students Abstrak: Keterampilan keuangan pribadi merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki oleh generasi muda dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan, mengingat semakin kompleksnya dinamika keuangan global dan kebutuhan untuk dapat mengelola sumberdaya secara efektif agar dapat bertahan dan berkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi. Namun, tingkat literasi keuangan di kalangan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) masih tergolong rendah, sebagaimana tercermin dalam hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan oleh OJK (2019) yang menunjukkan bahwa hanya 38,03% masyarakat Indonesia yang memiliki literasi keuangan yang memadai, termasuk di kalangan pelajar. Kegiatan ini dilakukan oleh team dosen universitas royal dimana sampelnya sebanyak 30 orang yang merupakan siswa Sekolah Menengah Kejurusan Negeri 1 Kisaran dalam penyampaian materi digunakan dengan menggunakan metode sharing, diskusi, dan studi kasus pada masing-masing siswa.  Pelatihan keuangan memberikan pemahaman dasar tentang pengelolaan keuangan yang baik kepada siswa SMK Negeri 1 Kisaran. Melalui materi yang disampaikan, siswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari mengatur pengeluaran, menabung, hingga merencanakan masa depan.Kata Kunci: Keterampilan keuangan; literasi keuangan; pelatihan siswa SMK, pengelolaan keuangan pribadi 
Mengembangkan Kreativitas Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Melalui Ecoprint di RSUD HAMS Hommy Dorthy Ellyany Sinaga; Yessica Siagian; Arridha Zikra Syah
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.271 KB) | DOI: 10.55537/jibm.v1i2.34

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan tim dosen STMIK Royal Kisaran pada tanggal 24 – 25 Agustus 2021, bertujuan untuk mengembangkan kreatifitas dari ibu-ibu anggota Dharma Wanita sebagai salah satu cara meningkatkan ketrampilan yang dapat mendorong kemandirian. Peserta kegiatan berjumlah 24 orang ibu-ibu Dharma Wanita, dan kegiatan bertempat di Ruang Komite Medis RSUD HAMS Kisaran. Peserta diberikan pelatihan mengenal dan sekaligus praktek pembuatan ecoprint dengan teknik pengukusan pada kain. Hasil akhir dari ecoprint tersebut nantinya dapat dibuat menjadi berbagai produk fashion dan asesoris. Ketrampilan ini diharapkan akan mendukung perkembangan ekonomi kreatif dan bermanfaat bagi ibu-ibu Dharma Wanita RSUD HAMS Kisaran.
Pelatihan Keterampilan Dasar Komputer dan Teknologi Informasi Dalam Persiapan ANBK Tingkat Sekolah Dasar Novica Irawati; Yessica Siagian; Arridha Zikra Syah
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/jibm.v3i1.694

Abstract

Tim PKM STMIK Royal Kisaran  menggelar pelatihan keterampilan dasara komputer pembelajaran Komputer program Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk siswa kelas 5 Kepala SD Negeri 014689 menjelaskan ANBK merupakan  program untuk menilai mutu sekolah, dan program kesetaraan di tingkat dasar dan menengah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Tentu saja pihak sekolah telah mempersiapkan sarana dan prasarananya yakni komputer lengkap dengan servernya, guna menunjang program ANBK. Namun perlunya kegiatan  pelatihan terhadap siswa-siswi SDN 014689 agar lebih mahir dan terbiasa berhadapan dengan komputer, kegiatan tersebut diadakan sebagai persiapan pelaksanaan ANBK.. Sehingga nantinya akan meningkatkan hasil belajar siswa. Biasanya sekolah yang dinilai dalam ANBK, lanjutnya, akan diukur menurut hasil belajar literasi, numerasi, dan karakter, lalu kualitas proses belajar-mengajar, juga iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran.Dari kebutuhan di atas maka tim Dosen PKM STMIK Royal memberikan kegiatan pelatihan keterampilan dasar Komputer dan Teknologi dan Informasi pada persiapan ANBK.
Penentuan Bibit Kelapa Sawit Unggul Dengan Metode ARAS Dan TOPSIS Nur Alam, Sitti; Yesputra, Rolly; Zikra Syah, Arridha; Parini; Ernawati, Andi
Bulletin of Information Technology (BIT) Vol 6 No 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bit.v6i4.2213

Abstract

The Industrial Era 4.0 opens up great opportunities to increase production, efficiency and sustainability of the palm oil industry. The problem faced by farmers is that farmers are often hampered by limited knowledge and lack of guidance in choosing plant seeds. Because seeds are an important factor in supporting satisfactory results. This research was carried out to help farmers who have difficulty in choosing oil palm seeds which could become a problem for farmers in the future. day. This research uses the ARAS and TOPSIS methods to evaluate seeds based on criteria that have been identified and analyzed, to assess 10 types of superior seeds based on 5 criteria: oil potential, pest resistance, seed price, productive planting period, and maintenance costs. It is hoped that this research can help oil palm farmers increase their productivity and profits, as well as support the sustainability of the palm oil industry in the Industry 4.0 era. The ARAS and TOPSIS methods have proven to be effective in helping farmers choose superior oil palm seeds. From the results of research conducted using the ARAS and TOPSIS methods, VIM 1 seeds were recommended as the best choice based on the points obtained.