Filter By Year

1945 2024


Teaching Indonesian to Japanese Learners Using Yuki-Onna: Japanese Horror Stories for BIPA Yudono, Kristophorus Divinanto Adi; Yulina, Christina Atika
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 6 (2025): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i6.659

Abstract

This study aims to investigate the use of Japanese horror literature-specifically the Yuki-Onna narrative-as instructional material for teaching Indonesian as a Foreign Language (BIPA) to Japanese learners. The study focuses on exploring how culturally familiar horror stories support linguistic development, narrative competence, and intercultural understanding. A qualitative case study design was employed to examine the learning process and outcomes experienced by Japanese learners engaging with Yuki-Onna–based instructional activities. Data were collected from December 2024 to February 2025 through participant observation, open-ended interviews, and documentation analysis. The study involved two intermediate-level Japanese learners as participants. Instruments included observation field notes, interview guides, learning worksheets, and student-produced narratives. The collected data were analyzed using thematic analysis to identify patterns related to vocabulary acquisition, grammatical development, oral proficiency, creative expression, and intercultural awareness. Findings indicate that the use of Yuki-Onna stories enhanced learners’ vocabulary comprehension, grammatical accuracy, pronunciation, and narrative production. Learners demonstrated increased motivation, engagement, and reflective thinking when interacting with culturally resonant horror materials. The integration of multimodal elements-visual and auditory resources-further strengthened interpretive and creative skills. Additionally, cross-cultural comparisons with Indonesian folklore, such as Kuntilanak, facilitated deeper intercultural competence. The study suggests that literature-based and culturally responsive materials, particularly horror narratives from learners’ own cultures, hold strong pedagogical potential in BIPA instruction. Future research should involve larger and more diverse participant groups, explore additional genres or folklore traditions, and examine long-term impacts on intercultural literacy and language acquisition.
Pengajaran Dan Pemerolehan Bahasa Kedua Dalam Pembelajaran Bipa ( Bahasa Indonesia Penutur Asing) Trisnian Ifianti; Marsuki; Kasworo Hadi Santosa
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.2931

Abstract

Bahasa digunakan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari untuk berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulisan. Agar pembelajaran bahasa menjadi mudah dipahami bagi pentur asing, pembelajaran bahasa pada BIPA membutuhkan pengetahuan bahasa yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesalahan mahasiswa penutur asing dalam pembelajaran bahasa Indonesia dan pengajaran bahasa kedua dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA). Studi ini menggunakan metodologi kualitatif. (1) wawancara, (2) kuesioner, dan (3) referensi buku adalah metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penutur asing melakukan kesalahan dalam pemilihan kata, penggunaan afiks, kesalahan dalam struktur kalimat, dan penggunaan bahasa Indonesia dengan tidak efektif. Penelitian ini melibatkan dosen yang mengajar BIPA di Universitas Insan Budi Utomo Malang yang memiliki 6 mahasiswa asing dari berbagai negara sebagai mahasiwa BIPA. Pengajar harus mengetahui masalah yang dihadapi siswa asing agar mereka tidak mengalami kesulitan dalam pembelajaran bahasa. Selain itu, pengajar harus menemukan cara yang inovatif untuk mencegah siswa asing belajar bahasa Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat membantu guru menjadi lebih sadar akan kesalahan ini karena dengan mengidentifikasi kesalahan yang bermasalah, guru mampu menghubungkan konsep dasar kalimat dengan apa yang mereka pahami tentang linguistik, bahasa, dan pengajaran BIPA.
MODA APLIKASI PADLET SEBAGAI ALAT TRANSFORMASI PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS: STUDI PRAKTIK BAIK BIPA Hertiki; Siriporn Maneechukate
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 7 (2025): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 7 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan menulis dalam pengajaran kelas Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) biasanya dianggap sulit bagi pemelajar BIPA tingkat pemula. Sekarang ada banyak moda aplikasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi para pemelajar BIPA. Artikel ini menjelaskan praktik baik pemanfaatan Padlet sebagai moda aplikasi untuk keterampilan menulis. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan para pemelajar BIPA tingkat pemula di KBRI Helsinki, Finlandia dan KBRI Oslo, Norwegia. Data diperoleh melalui observasi pembelajaran BIPA secara daring yang mencakup rekaman video Zoom Meeting, analisis tugas menulis, serta refleksi para pemelajar. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan Padlet dapat membuat lingkungan belajar yang komunikatif, partisipatif dan kolaboratif. Para pemelajar BIPA juga mengalami peningkatan dalam penggunaan struktur kalimat, kosakata, serta keberanian menyampaikan ide dan pendapat saat kelas daring. Dengan memberikan umpan balik, pengajar BIPA juga membantu mengevaluasi hasil tulisan pemelajar BIPA. Studi ini merekomendasikan bahwa pemanfaatan Padlet sangat efektif untuk digunakan di kelas BIPA terutama dalam keterampilan menulis. Selain itu, diharapkan makin banyak pelatihan bagi pengajar BIPA untuk mengoptimalkan penggunaan Padlet.
Representation of Indonesian social and cultural ideology in the book Sahabatku Indonesia BIPA 2: A critical linguistic study Muzaki, Helmi; Santoso, Anang; Martutik, Martutik; Isnaeni, Afiyahtun; Kusumawardani, Aulia Rachma; Bello, Idris Muhammad
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v9i1.1515

Abstract

This study aims to describe how Indonesian social and cultural ideologies are linguistically represented in the Sahabatku Indonesia BIPA 2 textbook through a Critical Linguistics perspective. The ideological dimension in textbooks, particularly how social, moral, and national values ​​are constructed through language choices, has rarely been studied in depth, necessitating an analysis capable of uncovering the role of language as a means of representing symbolic power in textbooks. This research method uses a descriptive qualitative approach with the Critical Linguistics analytical framework developed by Fowler. Data were obtained from reading texts, dialogues, and exercises in each learning unit and then analyzed at three levels: lexical choice, syntactic structure, and ideological discourse forms. The results show that this textbook consistently represents national values ​​such as mutual cooperation, social harmony, cleanliness, modernity, and cultural nationalism. These values ​​are conveyed through evaluative vocabulary choices, simple declarative and imperative sentences, and narratives that frame Indonesia as a developed, harmonious, and morally sound nation. This finding confirms that BIPA textbooks play a dual role: as a pedagogical tool and a cultural diplomacy tool that strengthens Indonesia’s image in the eyes of the international community.
DEVELOPMENT OF CANVA-BASED MEDIA FOR JAMBI CULTURE AND LOCAL WISDOM TO BIPA STUDENTS Rahmawati, Sophia; Bambang, Siti Enik Mukhoiyaroh; Wardani, Diah Octavia Kusuma; Putri, Ratumas Aisyah; Suhesti, Herni
Jurnal Ilmiah Bina Bahasa Vol 18 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Bina Bahasa
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/nzayf405

Abstract

The integration of local wisdom into digital learning media for Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) remains limited, particularly in beginner-level instruction. Foreign learners require visual and interactive media to understand cultural values, social practices, and regional traditions in a contextual manner. This study aims to develop Canva-based digital learning media that integrates Jambi local wisdom to support cultural learning in BIPA classes. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Seventeen BIPA students at the University of Jambi participated in the product trial. A pretest–posttest design was applied to assess learning improvement, and data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test due to the small sample size and non-normal data distribution. The results indicate a statistically significant improvement in students’ learning outcomes (p = 0.001) with a large effect size (r = 0.833). Although the limited number of participants limits generalization, the findings demonstrate that Canva-based digital media effectively enhance cultural understanding and learning engagement in BIPA instruction. This study contributes to BIPA pedagogy by offering a practical model for integrating local wisdom into digital language learning media.
Pemanfaatan Media Gambar dalam Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Pemelajar BIPA Syakir, Akhmad; Istiqamah, Istiqamah; Leha, Noor; Daviria, Eqmi Avi; Fitri, Diani; Putri, Diani
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1467

Abstract

Teaching Indonesian to Speakers of Other Languages (BIPA) requires continuous innovation to maintain motivation and increase the active participation of learners. This community service activity aims to introduce and implement the use of two interactive media, namely "Self-Introduction" and "Mysterious Envelope," to BIPA instructors. The implementation method consists of three stages, including (1) an explanation of interactive learning concepts, (2) a demonstration and simulation of the use of both media, and (3) a direct practice session by the participants of the technical guidance program. The results of the activity showed very high enthusiasm from the instructors. The "Self-Introduction" and "Mysterious Envelope" media were considered highly relevant, practical, easy to replicate, and capable of creating a dynamic and enjoyable learning atmosphere. The participants were able to practice using the media directly and provided positive feedback regarding the potential for its application. It is concluded that the development and dissemination of interactive media through partnerships with professional organizations such as APPBIPA is an effective strategy for enhancing the pedagogical competence of instructors and the quality of BIPA learning on a broader scale.
Problematika Evaluasi dalam Pembelajaran BIPA Tingkat Madya: Studi Kualitatif di Universitas Walailak, Thailand Wicaksono, Mahardhika Agung; Ahmad Jami’ul Amil; Siti Mutiatun
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 6 No. 1: Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v6i1.8667

Abstract

Evaluation plays a crucial role in Indonesian as a Foreign Language (BIPA) learning, particularly at the intermediate level, which represents a transitional stage from basic language acquisition toward pragmatic, cultural, and academic language competence. This qualitative study aims to identify and analyze evaluation issues based on teaching materials and learning materials for intermediate-level BIPA at Walailak University, Thailand. The research method used a case study approach with data collection techniques through participatory observation, in-depth interviews with three BIPA teachers, document analysis (syllabus, lesson plans, evaluation sheets, and teaching materials), and focus group discussions with 15 intermediate level students. The findings reveal four main problems: (1) the gap between teaching materials and evaluation instruments; (2) the dominance of product-based summative evaluation over process-based evaluation; (3) challenges in evaluating pragmatic and cultural competencies; and (4) limitations in contextualizing evaluation materials to the Thai reality. These problems stem from the limited availability of teaching materials, the administrative burden on teachers, and the need for more specific assessment training for the Thai context. This study recommends the development of a continuous assessment model integrated with teaching materials based on the local Thai context, as well as assessment literacy training for BIPA teachers.
Pengembangan Materi Ajar Membaca Teks Fabel Pada Relief Candi Mendut untuk BIPA Level 4 Muhammad Alfin Muftakhul Latif; Winasti Rahma Diani; Linda Eka Pradita
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): REPETISI VOLUME 8 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v8i2.4697

Abstract

Keterampilan membaca adalah salah satu keterampilan yang harus dikuasai oleh pelajar BIPA. Namun, materi ajar yang digunakan masih terbatas pada buku teks terbitan pemerintah yang masih bersifat umum. Hal ini mendorong lembaga pelatihan BIPA untuk mengembangkan materi ajar sendiri yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan analisis kebutuhan pengembangan materi ajar membaca teks fabel pada relief Candi Mendut untuk BIPA level 4. (2) Mengembangkan desain materi ajar membaca teks fabel pada relief Candi Mendut untuk BIPA level 4. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) model 4D oleh Thiagarajan dkk. dan dibatasi sampai revisi. Teknik pengumpulan data, meliputi wawancara, analisis dokuumen, observasi dan penyebaran siswa BIPA. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitan berupa materi ajar membaca teks fabel pada relief Candi Mendut untuk BIPA level 4. Hasil uji validasi menunjukan kategori sangat baik dengan perolehan persentase sebesat 86,36% untuk kelayakan isi dan 89,28% untuk kelayakan tampilan. Revisi dilakukan dengan memperhatikan catatan dari validator. Hasil penelitian dapat dimanfaatkan sebagi materi ajar untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa, sebagai referensi sumber materi ajar bagi pengajar BIPA, dan dapat dijadikan bahan penelitian selanjutnya bagi peneliti lain. Kata Kunci: materi ajar , BIPA, membaca, teks fabel, Candi Mendut.
Formula Materi Ajar Membaca Teks tentang Masjid Agung Demak BIPA Level 5 dengan Menggunakan E-modul Siti Imronah; Cahyo Yusuf; Irsyadi Shalima
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): REPETISI VOLUME 8 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v8i2.4735

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah memformula materi ajar membaca teks tentang Masjid Agung Demak BIPA Level 5 dengan menggunakan e-modul. Objek penelitian ini ialah formula materi ajar membaca teks tentang Masjid Agung Demak. Data dalam penelitian ini berwujud konstruk isi Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Kursus dan Penelitian BIPA dan Kurikulum Kursus dan Pelatihan BIPA. Konstruk ini dikembangkan menjadi kisi-kisi. Sumber data penelitian ini ialah (a) Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Kursus dan Pelatihan BIPA, (b) Kurikulum Kursus dan Pelatihan BIPA. Data disediakan dengan metode baca dengan teknik catat. Penelitian ini menggunakan metode delphi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik iterasi (kuesioner berulang), anonimitas, umpan balik terkendali, dan  analisis statistik. Hasil penelitian ini berupa materi ajar membaca yang ditransformasikan ke dalam  bentuk e-modul. E-modul memiliki kegiatan perlatihan yang mencakup: (a) menulis informasi berdasarkan teks, (b) menjawab pertanyaan melalui teka-teki silang, (c) menentukan benar-salah informasi dalam teks, (d) menjawab pertanyaan melalui pilihan ganda, (e) menyusun teks deskripsi, dan (f) menuliskan pendapat. Materi ajar yang telah dibuat dapat disepakati dengan dibuktikan evaluasi standar deviasi dan interquartile range menyatakan konvergen di setiap putaran. Hasil penarikan opini putaran 1 dan 2 menghasilkan penilaian yang tetap. Hal ini mengindikasikan bahwa instrumen sesuai dengan materi ajar yang telah dibuat dan telah mencapai kesepakatan bersama. Kata Kunci : BIPA, BIPA Level 5, E-Modul, Masjid Agung Demak, Membaca    
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING (BIPA) DI CINTA BAHASA DAERAH PARIWISATA UBUD BALI I Gusti Agung Mas Widiastari; Ade Asih Susiari Tantri; Ni Made Rai Wisudariani
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 9 No 1 (2025): Vol 9 No 1 (2025): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2025
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Cinta Bahasa merupakan sekolah yang peserta didiknya memiliki tujuan untuk belajar Bahasa Indonesia. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan penelitian deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan kegiatan pembelajaran BIPA di Cinta Bahasa Indonesian Language School Ubud. Subjek penelitian pada penelitian ini yaitu lembaga BIPA khususnyaCinta Bahasa Indonesian Language School Ubud, sedangkan objek penelitian dalam penelitian ini adalah bahan ajar dan media ajar serta hambatan atau tantangan yang diadapai dalam kegiatan pembelajaran BIPA di Cinta Bahasa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang digunakan Sekolah Cinta Bahasa mengajar BIPA adalah text book. Lembaga Cinta Bahasamemiliki 4 buku yang penyebutannya 1A, 1B, 2A, dan 2B. Media pembelajaran yang digunakan Lembaga Cinta Bahasa adalah media pembelajaran yang autentik. Hambatan atau tantangan yang diadapi oleh Sekolah Cinta Bahasa sangat beragama, seperti banyak murid kurang bisa berbahasa Inggris sehingga guru harus paham betul dengan bahasa, sulit mengajar murid usia 70an, sulit memasukkan materi karena murid mahir, kesulitan mengajar online, dan anak-anak, bahan ajarkurang, lingkungan berbahasa Indonesia di Bali masih kurang, serta sulit mencari bahan ajar.

Page 111 of 118 | Total Record : 1176