Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Sosialisasi dan Pendampingan Integrasi Pendekatan Deep Learning Dalam Pengembangan Rencana Pembelajaran dan Modul Ajar Pada Satuan Pendidikan Kota Lubuklinggau Mulyono, Dodik; Rijal, Akmal; Fadli, Muhammad; Saputra, Miki; Utami, Sri; Jubaedah, Siti
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/21pcz143

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut inovasi dalam proses pembelajaran agar peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif. Salah satu pendekatan yang relevan adalah deep learning approach atau pendekatan pembelajaran mendalam. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Lubuklinggau pada tahun 2025, ditemukan bahwa tantangan utama dalam implementasi deep learning ialah rendahnya pemahaman guru terhadap konsep dan teknik penerapannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program kemitraan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru dalam memahami serta menerapkan deep learning dalam perencanaan pembelajaran dan modul ajar. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, serta evaluasi keberlanjutan program. Kegiatan dilaksanakan Mei–Desember 2025 di Sekretariat IGI Kota Lubuklinggau dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Universitas PGRI Silampari, serta diikuti oleh 36 peserta yang terdiri atas kepala sekolah dan guru SD–SMP. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru terkait implementasi deep learning. Sebanyak 80,36% responden menyatakan setuju dan 14,25% sangat setuju terhadap peningkatan pemahaman guru, sedangkan 76,25% menyatakan setuju terhadap aspek pemanfaatan sumber daya dan dukungan teknologi, khususnya penggunaan Learning Management System (LMS). Kegiatan ini terbukti efektif dalam memperkuat kompetensi guru dan mendorong terbentuknya komunitas belajar kolaboratif berbasis teknologi di lingkungan sekolah.
Pengembangan Modul Ajar Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning) bagi Guru-Guru SMPN 1 Sukamulia Lombok Timur: Learning Session on Developing Project-Based Learning Teaching Module for Teachers of SMPN 1 Sukamulia East Lombok Indonesia Soepriyanti, Henny; Waluyo, Untung; Suryaningsih, Hartati; Munandar , La Ode Alfin Haris
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7085

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan modul pembelajaran berbasis proyek di SMPN 1 Sukamulia, Lombok Timur. Pelatihan ini dirancang untuk membekali guru dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan partisipatif. Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran yang berpusat pada siswa, di mana siswa didorong untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran melalui proyek-proyek yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka. Metode pelatihan yang digunakan meliputi andragogi, demonstrasi, Lesson Study, dan analisis kasus. Pendekatan andragogi memastikan bahwa pelatihan tersebut relevan dan dapat diterapkan oleh guru dewasa yang memiliki pengalaman mengajar. Demonstrasi memberikan contoh konkret penerapan teori ke dalam praktik mengajar. Lesson Study memungkinkan guru untuk berkolaborasi dalam merencanakan, mengamati, dan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran. Sementara itu, analisis kasus membantu guru mengidentifikasi dan memecahkan masalah yang dihadapi di kelas. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan guru untuk merancang dan mengimplementasikan modul pembelajaran berbasis proyek, yang berdampak positif pada kualitas pembelajaran di kelas. Guru menjadi lebih percaya diri dan terampil dalam mengembangkan materi pengajaran yang kreatif dan relevan, sehingga menghasilkan siswa yang lebih termotivasi dan terlibat. Oleh karena itu, kegiatan ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di SMPN 1 Sukamulia yang pada akhirnya meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran yang menarik. Disarankan agar pelatihan serupa dilaksanakan secara berkala dan diperluas ke sekolah-sekolah lain dengan dukungan penuh dari manajemen sekolah dan pemerintah daerah, guna memastikan keberlanjutan, pemerataan manfaat, dan peningkatan kualitas pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Pengembangan Modul Ajar Problem Based Learning pada Materi SPLTV Pratiwi, Ika Yulia
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v5i1.57683

Abstract

Modul ajar adalah perangkat penting untuk mendukung kurikulum merdeka di sekolah. Menurut beberapa penelitian, terdapat guru yang belum membuat modul ajar yang sesuai dengan ciri siswanya. Dengan demikian, diperlukan modul ajar problem based learning untuk materi SPLTV. Tujuan studi ini adalah menghasilkan modul ajar problem based learning yang valid, praktis, dan efektif pada materi SPLTV. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan model ADDIE. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas X-1 MA Manbaul Ulum. Data penelitian diperoleh dari wawancara, lembar validasi, kuesioner guru dan siswa, serta hasil asesmen sumatif. Hasil wawancara digunakan untuk analisis awal. Rata-rata skor hasil validasi adalah 4,38 yang dapat dikategorikan sebagai sangat valid. Hasil analisis kuesioner guru dan siswa dinilai sangat praktis dengan rata-rata skor berturut-turut adalah 4,41 dan 4,47. Hasil asesmen sumatif seluruh kelas X-1 diperoleh nilai rata-rata 92,5 yang dapat dikategorikan sebagai sangat efektif. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa modul ajar dengan model problem based learning pada materi SPLTV yang dihasilkan layak digunakan sebagai alat pembelajaran .
PENGEMBANGAN MODUL AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI PADA KELAS VIII SMP NEGERI 5 KOLAKA UTARA Rahmi, Aulia; Iman, Bustanul; Ilham, Dodi
Edutech: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2, No 2, Oktober 2024
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/29872359.190

Abstract

ABSTRAK Adapun tujuan penelitian ini dilakukan yaitu  1) Untuk mengetahui pengembangan modul ajar pendidikan agama Islam dan budi pekerti pada kelas VIII di SMP Negeri 5 Kolaka Utara 2) Untuk mengetahui hasil uji validitas modul ajar terhadap pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti pada kelas VIII di SMP Negeri 5 Kolaka Utara 3) Untuk mengetahui hasil uji praktikalitas modul ajar terhadap pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti pada kelas VIII di SMP Negeri 5 Kolaka Utara. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian R&D (Research & Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation) Subjek dalam penelitian ini adalah pendidik kelas VIII di SMP Negeri 5 Kolaka Utara. Teknik pengumpulan data didapat melalui observasi, wawancara dan angket. Adapun teknik analisis yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan dan analisis data kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran modul ajar pendidikan agama Islam dan budi pekerti dinyatakan valid berdasarkan penilaian oleh validator dengan persentase 77 % dari ahli media, 100 % dari ahli materi, dan 76 %  dari ahli bahasa. Hasil uji kepraktisan dari guru memperoleh persentase 86,25 %.  
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS BOOKLET DI SMP NEGERI 3 MANDREHE GULO, NESTIN WANTALENTA; ZEGA, NOVELINA ANDRIANI; GULO, HARDIKUPATU; WARUWU, TOROZIDUHU
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i1.4394

Abstract

This research was motivated by the teaching materials used only coming from one source and the minimal use of teaching modules due to teacher limitations in designing the latest teaching modules. The objectives of conducting the research are: (1) To find out the feasibility of presenting booklet-based teaching modules at SMP Negeri 3 Mandrehe, (2) To know the response of students to booklet-based teaching modules at SMP Negeri 3 Mandrehe, (3) To know the effectiveness of booklet-based teaching modules in Mandrehe 3 Public Middle School. This research uses the ADDIE development model design which consists of five stages, namely: (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, and (5) Evaluation (evaluation). The research location is at SMP Negeri 3 Mandrehe. The research population is class VIII students in the odd semester of the 2024/2025 academic year. Research result: (1) The percentage of presentation feasibility by the first material expert is 84,72%, the percentage is valid, by the second material expert the percentage is 81,94% the criteria are valid, by the linguist the percentage is 88,46% the criteria are valid, and by the design expert the percentage is 82,29% the criteria are valid. (2) The students' response to booklet-based teaching module products in individual tests obtained an average percentage of 72,22% for practical criteria, in small group trials the percentage was 79,67% for practical criteria, and in field tests the percentage was 88,53% for criteria very practical. (3) The effectiveness of student learning outcomes through the development of booklet-based teaching module products obtained a percentage of student learning completeness, namely 84,62% with very high criteria. According to the research results, it can be concluded that the development of booklet-based teaching modules is able to have a positive impact on improving student learning outcomes. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh bahan ajar yang digunakan hanya berasal dari satu sumber dan minimnya penggunaan modul ajar akibat keterbatasan guru dalam mendesain modul ajar terbaru. Tujuan pelaksanaan penelitian, yaitu: (1) Mengetahui kelayakan penyajian modul ajar berbasis booklet di SMP Negeri 3 Mandrehe, (2) Mengetahui respon peserta didik terhadap modul ajar berbasis booklet di SMP Negeri 3 Mandrehe, (3) Mengetahui efektivitas modul ajar berbasis booklet di SMP Negeri 3 Mandrehe. Penelitian ini menggunakan desain model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu: (1) Analisis (analyze), (2) Perancangan (design),  (3) Pengembangan (development), (4) Implementasi (implementation), dan (5) Evaluasi (evaluation). Lokasi penelitian yaitu di SMP Negeri 3 Mandrehe. Populasi penelitian yaitu peserta didik kelas VIII semester ganjil Tahun Pelajaran 2024/2025. Hasil penelitian: (1) Kelayakan penyajian oleh ahli materi pertama persentasenya yaitu 84,72% kriterianya valid, oleh ahli materi kedua persentasenya yaitu 81,94% kriterianya valid, oleh ahli bahasa persentasenya yaitu 88,46% kriterianya valid, dan oleh ahli desain persentasenya yaitu 82,29% kriterianya valid. (2) Respon peserta didik terhadap produk modul ajar berbasis booklet pada uji perseorangan diperoleh rata-rata persentasenya yaitu 72,22% kriterianya praktis, pada uji coba kelompok kecil persentasenya yaitu 79,67% kriterianya praktis, dan pada uji lapangan persentasenya yaitu 88,53% kriterianya sangat praktis. (3) Efektivitas hasil belajar peserta didik melalui pengembangan produk modul ajar berbasis booklet diperoleh persentase ketuntasan belajar peserta didik yaitu 84,62% dengan kriteria sangat tinggi. Sesuai hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul ajar berbasis booklet mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SD DI KECAMATAN JATIBARANG KABUPATEN INDRAMAYU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA MELALUI PENGEMBANGAN MODUL AJAR Mulyadi, Mulyadi; Diana Ariani; Khaerudin, Khaerudin; Roy Chandra; Fanta Chairia
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i3.8330

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aspek dalam tujuan perwujudan SDGs. Tujuan ini juga dibantu dengan perkembangan teknologi. Kedua aspek ini saling berkesinambungan dan berpengaruh pada penggunaan kurikulum di Indonesia. Implementasi Kurikulum Merdeka di Indonesia telah membawa perubahan besar dalam pendidikan. Guru dituntut untuk memiliki kompetensi yang mumpuni dalam mengembangkan dan menggunakan modul ajar sebagai salah satu media pembelajaran utama. Namun, penerapan ini tidak didukung dengan kesiapan guru dalam memanfaatkan Kurikulum Merdeka. Untuk itu, diadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi guru SD di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui pengembangan modul ajar. Melalui kegiatan pendampingan, kemampuan guru dapat meningkat dalam menyusun modul ajar menggunakan Kurikulum Merdeka. Hal ini dapat terlihat dari hasil penilaian dan observasi yang dilakukan oleh peneliti bahwa hasil akhir produk modul ajar yang dibuat para guru mendapatkan hasil rata-rata 93.75
Pengembangan Modul Ajar Interaktif Berbasis Augmented Reality Materi Sistem Tata Surya Untuk Meningkatkan Self Esteem Siswa Kelas VI Hidayatul Isnaini; Mohammad Fatih; Cindya Alfi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 4 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v4i1.2726

Abstract

The development of science and technology is increasingly encouraging efforts to update the way technology is used in the educational process. Teachers must be able to utilize current technology to help students learn. There are many kinds of media in learning, for example real or technology-based media. One type of technology-based media is augmented reality. The aim of this research is to find out how to create and use interactive teaching modules based on augmented reality, and whether this module can increase students' self-esteem in class VI of SD Negeri Kendalrejo Srengat, Blitar Regency. This research uses research and development (R & D) with the ADDIE method, which consists of analysis, design, development, implementation and evaluation. The validation results of the product assessment by material experts obtained a percentage of 92 percent with the criteria "Very Valid". the results of the product assessment validation by language experts got a percentage of 95%, with the criteria "Very Valid" and the results of the product assessment by media experts got a percentage of 80% with the criteria "Valid". The pre-questionnaire and post-questionnaire results showed an average of 92%. Thus, the "very good" category was obtained, which means that interactive teaching module media based on augmented reality has an effect on increasing students' self-esteem.
Pengembangan Modul Ajar IPA Terintegrasi Computational Thinking dalam Meningkatkan Motivasi Belajar dan Self Efficacy Siswa Tingkat SMP Sharfina, Sharfina; Zikriana, Lissa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah kurangnya pemahaman guruakan penggunaan bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran yang mengakibatkan rendahnya motivasi belajar dan self efficacy siswa terhadap materi yang diberikan oleh guru.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dan mendesain modul ajar IPA berbasis digital terintegrasi Computational Thinking dalam meningkatkan motivasi belajar dan self efficacy siswa tingkat SMP. Metode dalam penelitian ini menggunakan rancangan four-D,dalam rancangan ini terdapat empat tahapan yaitu: define, design, develop, dan dissemination.Uji ahliatauvalidasidilakukan oleh 1 orang ahli media yang merevisi produk awals esuai saran para ahli. Uji lapangan kecil dilakukan oleh 20 siswa dan uji lapangan skala besar dilakukan oleh 32 siswakelas IX SMP Negeri 3 Peusangan. Metodepengumpulan data dalam penelitian ini dengan observasi, wawancara, dan angket. Instrumen penelitiannya berupa panduan observasi, panduan wawancara, dan angket. Hasil penelitian pengembangan ini berupa produk modul ajar IPA terintegrasi Computational Thinking yang telah diuji kelayakannya oleh ahli media, siswa sebagai pengguna media tersebut. Keseluruhan hasil uji coba menunjukkan hasil yang baikyaitu memperoleh kategori sangat layak dengan rincian : (1) uji ahli materi mendapatkan hasil 80,25% sangat layak, (2) uji ahli media mendapatkan hasil 85,75% sangat layak, (3) uji skala kecil oleh siswa memperoleh hasil 83% sangat layak, (4) uji skala besar oleh siswa memperolehhasil 85,75% sangat layak. Berdasarkan hasil uji kelayakan media tersebut maka dapat simpulkan bahwa modul ajar IPA terintegrasi Computational Thinking sangat layak untuk digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan motivasi belajar dan self efficacy siswa
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Modul Ajar dan Lembar Kerja Peserta Didik untuk Meningkatkan Kemampuan Bepikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah Materi Eksponen Zainuddin, Zainuddin; Rangkuti, Ahmad Nizar; Adinda, Anita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berupa Modul Ajar dan LKPD untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswadengan menggunakan model Pembelajaran Bebasis Masalah (PBM) Kelas X MAS BABURROHMAN Desa Terapung Raya materi Eksponen. Kualitas produk yang dikembangkan dinilai berdasarkan aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Prosedur pengembangan perangkat pembelajaran mengacu pada model pengembangan4-D, yaitu Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Karena keterbatasan peneliti, penelitian dilakukan hingga tahap develop. Subjek Penelitian ini adalah siswa kelas X MAS BABURROHMAN Desa Terapung Raya, berjumlah 26 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kualitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah lembar penilaian Modul Ajar dan LKPD untuk mengukur kevalidan, angketrespon siswa dan lembar observasi keterlaksanaan kegiatan pembelajaran untuk mengukur kepraktisan, tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa untukmengukur keefektifan.Kualitas kevalidan perangkat pembelajaran memenuhi kriteria valid berdasarkan skorrata-rata Modul Ajar yaitu 4,05 dari skor maksimal 5,00 dengan kriteria baik dan skor rata-rata LKPD.
Pengembangan Modul Ajar Berdiferensisasi Terintegrasi Ilmu Falak Pada Kitab Tafsir Jalalain Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Ni’mah, Azizatun; Khoiri, Amad; ., Fatiatun
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Juli-September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v4i3.3234

Abstract

The low level of students' critical thinking skills in astronomy physics material and the lack of teaching materials integrating Islamic values are the main problems addressed in this study. This research aims to develop and examine the validity, practicality, and effectiveness of a differentiated teaching module integrated with Ilmu Falak through the Tafsir Jalalain to enhance students’ critical thinking skills on the solar system topic. The method used is Research and Development (R&D) employing the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, evaluation). Analysis techniques include expert validation, t-test to assess the module's impact, and N-Gain analysis to measure learning improvement. The results show the module is highly valid (89.2%) and highly practical (83.3%). The t-test results (t=2.653 > t-table=1.675) indicate a significant effect on critical thinking skills improvement. The average N-Gain of 68.97% is categorized as moderately effective. This differentiated teaching module successfully helps students critically understand astronomy physics content integrated with religious values.

Page 72 of 90 | Total Record : 896