cover
Contact Name
Debby Ratno Kustanto
Contact Email
koestanto88@gmail.com
Phone
+6281374563222
Journal Mail Official
jurnal.stikespn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Khusuma Bhakti No 99 Kelurahan Gulai Bancah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : -
Jurnal Kesehatan STIKes Prima Nusantara merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka dibidang ilmu keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan pada umumnya.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 13 (2022): Supplementary 1" : 25 Documents clear
THE PROBABILITY OF AIRBORNE TRANSMISSION SARS-CoV-2 : LITERATURE REVIEW Idan Awaludin; Hamzah Hasyim; Fakhriyatiningrum Fakhriyatiningrum; Wita Citra Dewi; Triska Septi Wahyuni; Rizky Putri Pratiwi; Imtiyazi Nabila; Cindy Junie Morsely
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.672

Abstract

COVID-19 has spread rapidly in the population and made researchers think about various possible routes of transmission. Air is one of the important risk factors, which has a great opportunity to transmit droplets of small size and become aerosols floating in indoor conditions with people infected with COVID-19. The purpose of this study is to conduct a literature review of original research related to the possibility of COVID-19 transmission by the air route. Literature Review uses electronic databases: Research Gate, PubMed, and Science Direct. The article search results identified 7 articles from the Research Gate database, 10 articles from the PubMed database and 13 articles from the Science Direct database, after being screened for relevance obtained 11 articles that are precise and complete according to the inclusion criteria. In 11 articles some have obtained evidence of positive testing for SARS-CoV-2 in the air of hospital rooms and hallways of patients' rooms. The use of masks, the use of face protection, improvement of ventilation systems, corona curtain innovation, and the use of medical devices (Felix-1) are some of the efforts to prevent and control the transmission of COVID-19 by air.
ANALISIS PELAKSANAAN KELOMPOK BINA KELUARGA BALITA DALAM PENCEGAHAN STUNTING Dewi Milandiah; Novrikasari Novrikasari; Haerawati Idris
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.730

Abstract

Latar Belakang: Salah satu permasalahan gizi yang dihadapi dunia khususnya di negara-negara miskin dan berkembang adalah masalah anak pendek (stunting). Keberadaan kelompok Bina Keluarga Balita dengan cara membina tumbuh kembang anak dapat mempercepat penurunan pencegahan stunting sebagai upaya pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi modal utama pembangunan dengan mengoptimalkan potensi tumbuh kembang anak.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kelompok bina keluarga balita dalam pencegahan stunting di Kabupaten Muara Jambi.Metode: Desain studi menggunakan studi penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif. Sampel Penelitian berjumlah 13 informan. Pengambilan data menggunakan wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD). Penelitian ini dilakukan pada Kecamatan Mestong di Puskesmas Tempino dan Puskesmas Pondok Meja pada bulan Maret Tahun 2022.Hasil:  Hasil penelitian berdasarkan wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) menunjukkan bahwa Kelompok Bina Keluarga Balita kaitannya dengan pencegahan stunting belum terlaksana secara optimal, Tim Pendamping keluarga telah disusun namun SK nya belum di tanda tangani Kepala Daerah. Kader  Bina Keluarga Balita sudah ada dan memenuhi kualifikasi, akan tetapi belum mendapatkan pembinaan dan pelatihan dalam pencegahan stunting. Anggaran biaya baru direalisasikan pada Bulan Juni Tahun 2022. Sarana Prasarana masih memerlukan perhatian lebih serius dalam menunjang proses berlangsungnya kegiatan Bina Keluarga Balita. Target sasaran yang memiliki pemahaman yang baik tentang Stunting di lokasi prioritas tidak >70% hanya 52,94% berarti Bina Keluarga Balita tidak terlaksana dengan baik.Kesimpulan: Sangat di perlukan politicall will dan perhatian lebih serius dari Kepala Daerah dan Pemerintah Daerah Kabupaten Muaro Jambi dalam pencegahan stunting. terutama terkait pembinaan, pelatihan, pengalokasian anggaran daerah yang cukup khususnya intensif kader dan penyediaan sarana prasarana yang akan menunjang proses berlangsungnya kegiatan Bina Keluarga Balita dalam pencegahan stunting.
PARTISIPASI SUAMI YANG MENIKAH PADA USIA REMAJA DALAM PENGGUNAAN KONTRASEPSI Lidia Febrianti; Andari Wuri Astuti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.734

Abstract

Latar Belakang: Pernikahan dini adalah pernikahan pada masa remaja yang seharusnya tidak dilaksanakan karena belum adanya kesiapan baik secara jasmani dan rohani. Pernikahan dini membawa dampak negatif tidak hanya bagi ibu dan anaknya, tetapi juga pasangan. Salah satu dampak negatifnya adalah ketidaksiapan menjadi kepala keluarga dan juga ketidaksiapan secara psiko-sosial dan finansial.Pasangan yang menikah pada usia dini memiliki resiko untuk tidak mendapatkan akses layanan kontrasepsi.Tujuan Review: untuk menggali bukti ilmiah terkait pengalaman suami yang menikah pada usia remaja dalam penggunaan kontrasepsi.Metode: Penelitian ini merupakan Scoping review dengan menggunakan Framework Arkshey & O’Malley dan PRISMA-ScR Checklist. Pencarian literature pada penelitian ini menggunakan 4 database yaitu Pubmed, Proquest, Wiley Online Library, Science Direct. Grey literature didapatkan dari mesin pencarian yaitu google scholar dan situs yang mendukung. Kata kunci yang digunakan adalah suami, kontrasepsi, pengalaman dan scoping review. Penelitian ini menggunakan Critical Appraisal Skills Programme (CASP) untuk menilai kualitas artikel. Terdapat 419 artikel yang didapatkan pertama kali dari pencarian yang selanjutnya dipilih menjadi 8 artikel yang eligibel untuk proses review selanjutnya. Kriteria inklusi dari kriteria artikel yang dipilih adalah artikel yang publish mulai tahun 2016-2021, artikel dari grey literatur dan situs resmi yang relevan, artikel ilmiah berbahasa inggris dan/ bahasa Indonesia. Penelitian yang terpilih berasal dari 5 negara berbeda, 8 artikel yang eligible menggunakan desain penelitian kualitatif sebanyak 7 artikel dan artikel kuantitatif sebanyak 1 artikel.Hasil: Berdasarkan 8 artikel yang diperoleh, didapatkan 6 artikel dengan grade A, 2 artikel grade B . Selanjutnya didapatkan 3 tema yaitu pengalaman suami yang berusia remaja dalam penggunaan kontrasepsi, dukungan dan stigma, serta akses pelayanan kontrasepsiSimpulan: Suami yang menikah pada usia remaja memiliki pengalaman positif dan negatif dalam penggunaan kontrasepsi. Pengalaman tersebut dipengaruhi oleh banyak hal yaitu dukungan keluarga dan masyarakat, pengetahuan suami terkait kesehatan reproduksi, pengaruh paham agama, budaya, dan akses pelayanan kontrasepsi. Pengalaman positif timbul dari motivasi diri sendiri sebagai suatu kesadaran bahwa diri nya telah menjadi seorang ayah sehingga harus merubah diri menjadi teladan yang baik. Sedangkan, pengalaman negatif ini muncul sebagai akibat ketidaksiapan menjadi seorang ayah secara psiko social, spiritual dan ekonomi. Hal ini yang mendorong adanya tekanan emosional bahkan sampai pergaulan bebas. Perlunya dukungan dari semua pihak termasuk keluarga, masyarakat dan tenaga kesehatan dalam meminimalisir dampak negatif yang timbul. 
ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU, PENGETAHUAN DAN SOSIAL BUDAYA DENGAN KEJADIAN STUNTING Sarilisnawati Sarilisnawati; Hamzah Hasyim; Nur Alam Fajar
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.741

Abstract

Latar Belakang : Menurut WHO sebanyak 22,2% atau sekitar 150,8 juta orang balita di dunia mengalami stunting. Prevalensi stunting di Indonesia lebih tinggi daripada negara-negara lain di Asia Tenggara, seperti Myanmar (35%), Vietnam (23%), dan Thailand (16%) dan menduduki peringkat kelima dunia.  Karakteristik ibu, Pengetahuan dan sosial budaya berpengaruh terhadap kejadian stunting. Estimasi Prevalensi Stunting Tahun 2019 pada Balita di Kota Jambi adalah 18,62 % masih tinggi jika dibandingkan dengan Target Nasional tahun 2024 yaitu 14 %Tujuan: Menganalisis hubungan karakteristik ibu, pengetahuan dan sosial budaya dengan kejadian stunting di Kecamatan Jambi Timur tahun 2022.Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu balita di Kecamatan Jambi Timur Kota Jambi, perhitungan sampel minimal sebanyak 119 orang beradasarkan rumus estimasi 2 proporsi dengan perbandingan.Hasil menunjukkan bahwa 18,5 % responden memiliki balita dengan stunting. Terdapat hubungaan antara kejadian stunting di kecamatan Jambi Timur dengan (1) umur ibu p-value 0,020 (2) status pendidikan p-value  0,005 (3) status pekerjaan ibu p-value 0,052 (4) pengetahuan p-value 0,001 (5) budaya makan p-value 0,000. Variabel dominan  budaya makan dan  beberapa factor counfounding seperti umur, pendidikan, pekerjaan, pengetahuanKesimpulan : Kejadian stunting disebabkan oleh factor dominan budaya makan  serta beberapa faktor yang menjadi counfounding diantaranya pendidikan, pekerjaan, dan pengetahuan.
HUBUNGAN WORK STRESS DAN TURNOVER INTENTION: LITERATURE REVIEW Farah Chalida Hanoum Tejanagara; Mohamad Rizan; Agung Wahyu Handaru
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.750

Abstract

Latar Belakang: Di tempat kerja, stres adalah kejadian luar biasa banyak penelitian di negara maju dan berkembang berpendapat bahwa stres kerja berpengaruh secara tidak langsung pada turnover intention.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan stres kerja dan turnover intention.Metode: Penelitian menggunakan Literature Review terdiri dari lima tahapan yaitu, identifikasi pertanyaan, identifikasi artikel relevan menggunakan database Ebsco, PubMed, dan Proquest dengan keyword. Seleksi artikel menggunakan PRISMA Flowchart dan ekstraksi data, menyusun, meringkas serta melaporkan hasil.Hasil: Hasil penelitian ini dari 136 artikel relevan judul dan abstrak, didapatkan 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Terdapat enam subtema yang berhubungan dengan stres kerja. Banyak faktor yang mempengaruhi tingkat setres seseorang dari lingkungan kerja yang tidak baik dimana kurang adanya dukungan dan fasilitas kerja, konfik pekerja, kelelahan kerja, beban pekerjaan, usia pekerja dan upah pekerja yang tidak sesuai yang secara signifikan mempengaruhi kepuasan pekerja.Kesimpulan: Kepuasan kerja berpengaruh terhadap turnover intention, hal ini dapat diartikan bahwa semakin tinggi tingkat kepuasan kerja berupa penghargaan, kesejahteraan, pekerjaan itu sendiri, dan pengawasan yang dialami oleh karyawan, akan menurunkan turnover intention karyawan.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK ANAK DENGAN KEJADIAN STUNTING BALITA 12-59 BULAN DI MUARO JAMBI Dinda Andini Putri; Chairil Anwar; Rostika Flora; Dian Adhe Bianggo Naue
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.780

Abstract

Latar Belakang: Stunting adalah kondisi pada anak balita yang gagal tumbuh dampak dari kekurangan gizi kronis yang membuat anak terlalu pendek untuk usianya, anak di bawah usia 5 tahun sekitar 144 juta anak terkena stunting yang dapat mengganggu potensi kognitif perkembangan otak, menghambat kemampuan mereka untuk belajar sebagai anak-anak, menghasilkan uang sebagai orang dewasa, dan berkontribusi penuh untuk masyarakat.Tujuan: Untuk menganalisis hubungan karakteristik anak dengan kejadian stunting balita usia 12-59 bulan.Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 107 responden. Sumber data adalah data primer dan data sekunder yang diambil pada bulan Maret 2022. Data menggunakan uji Chi-square dengan nilai p=0,05 dan confident interval (CI)=95%.Hasil: Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara usia anak dengan kejadian stunting balita usia 12-59 bulan (p=0,024; CI=95%). Tidak ada hubungan antara kejadian stunting balita usia 12-59 bulan dengan jenis kelamin anak (p=0,783; CI=95%), dan kadar Hb anak (p=0,956; CI=95%).Kesimpulan: Disimpulkan bahwa memiliki usia anak 12-36 bulan berhubungan erat dengan kejadian stunting, sementara jenis kelamin dan kadar Hb tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian stunting balita. 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KABUPATEN KUTAI TIMUR Adolfina Sating; Indasah Indasah
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.785

Abstract

Latar Belakang Masalah: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah setiap tahunya, angka kematian anak akibat dengue masih tinggi, peningkatan pemahaman masyrakat terkait deteksi dini dan tanda/gejala bahaya DBD menjadi usaha dalam menurunkan angka kematian anak akibat keterlambatan penanganan DBD.Tujuan: Penelitian bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian DBD.Metode: Sebuah penelitian observasional analitik dengan desain case control (retrospective). Sampel yang digunakan sejumlah 206 warga yang mengalami DBD di wilayah kerja puskesmas Teluk Lingga tahun 2020 diambil dengan Teknik total sampling, instrument yang digunakan adalah kuesioner dan diolah menggunakan regresi logistik.Hasil: Hasil persamaan regresi logistik didapatkan kejadian DBD(Y)= -1.691 -2.186X1 (tempat berkembang biak nyamik)+ 1.702X2 (Tindakan pencegahan DBD)+ 6.047X3 (pemberian Informasi) + e. Uji Parsial t (Wald) didapatkan tempat berkembang biak nyamuk (X1) dengan p value (0,071; nilai wald 3.262) dan tindakan pencegahan demam berdarah dengue (X2) p value (0,259; nilai wald 1.272) serta pemberian informasi p value (0,000; nilai wald 43.602) (X3) terhadap kejadian demam berdarah dengue (Y). Uji Omnibus Tests of Model Coefficients dengan p value 0,000.Simpulan: Tempat berkembang biak dan Tindakan pencegahan berpengaruh positif namun tidak signifikat terhadap kejadian DBD serta pemberian informasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kejadian DBD tempat berkembang biak nyamuk dan tindakan pencegahan demam berdarah dengue serta pemberian informasi berpengaruh secara simultan/bersama-sama terhadap kejadian demam berdarah dengue.
PENGARUH TEKNIK DISTRAKSI BERCERITA TERHADAP INTENSITAS NYERI SAAT PEMASANGAN INFUS Oryza Intan Suri; Susilawati Susilawati; Sondang D.M Pasaribu; Mirasyah Lestari
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.787

Abstract

Latar Belakang Masalah: Nyeri merupakan pengalaman yang umum dirasakan oleh anak. Salah satu sumber nyeri yang dirasakan oleh anak pada saat hospitalisasi adalah ketika pelaksanaan tindakan invasif pemasangan infus. Teknik bercerita merupakan distraksi yang diharapkan dapat mengurangi nyeri.Tujuan : Mengetahui pengaruh teknik distraksi bercerita terhadap intensitas nyeri pada anak saat pemasangan infusMetode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen dengan jenis post test-only non equivalent control group. Populasi penelitian ini adalah anak usia 3 - 6 tahun yang dilakukan pemasangan infus di RSIA Buah Hati Pamulang. Sampel penelitian sebanyak 32 anak yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu 16 responden kelompok intervensi dan 16 responden kelompok kontrol, yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling.Hasil: Hasil uji T independent, diperoleh P Value 0.003 (P Value <0.05), maka keputusan uji adalah Ho ditolak.Simpulan: Maka ada pengaruh yang signifikan teknik distraksi bercerita terhadap intensitas nyeri pada anak pra sekolah saat pemasangan infus.
ANALISIS SISTEM KEPERCAYAAN FAMILY RESILIENCE PADA ORANG TUA YANG MEMILIKI BALITA STUNTING Muhammad Cholil Munadi; Rostika Flora; Mohammad Zulkarnain; Nur Alam Fajar; Indah Yuliana; Risnawati Tanjung; Sri Martini; Aguscik Aguscik
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.789

Abstract

Latar Belakang: Kondisi perkembangan anak yang tidak sesuai harapan dapat menjadi sebuah stresor bagi orang tua. Stunting merupakan salah satu kondisi permasalahan tumbuh kembang anak. Untuk mengatasi stresor tersebut, orang tua butuh respon keluarga untuk mengatasinya. Bagaimana respon keluarga dalam menghadapi situasi sulit tersebut disebut dengan family resilience. Dalam konsep family resilience, sistem kepercayaan merupakan salah satu upaya intervensi dan pencegahan permasalahan dalam keluarga salah satunya stunting. Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis domain sistem kepercayaan family resilience pada orang tua yang memiliki balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi.Metode : Penelitian Kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan menggunakan metode wawancara mendalam, Focus Group Discussion dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis taksonomi. Validitas data menggunakan metode triangulasi. Informan pada penelitian ini sebanyak 18 orang tua yang memiliki balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian pada domain sistem kepercayaan diketahui bahwa hampir semua orang tua dan keluarga balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi memaknai stunting sebagai tantangan yang harus diatasi bersama. Pandangan positif dari keluarga dapat menciptakan transendensi pada keyakinan, sehingga menghasilkan resilience yang kuat dalam mengatasi permasalahan. Konstruk kepercayaan yang positif, bahwa kejadian stunting yang dialami balita mereka merupakan suatu tantangan yang harus diatasi bersama dapat menciptakan resilience yang lebih kuat.Kesimpulan: Peran sistem kepercayaan pada family resilience membantu para keluarga balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi dalam memaknai stunting sebagai cobaan dan transendensi yang harus diatasi bersama, sehingga dapat menciptakan pandangan positif dengan keyakinan yang menghasilkan ketahan lebih baik dan lebih fokus dalam mengatasi permasalahan stunting.
PENERAPAN KELOMPOK DUKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP KETEPATAN MINUM OBAT INFEKSI OPORTUNISTIK DAN KADAR CD4 PADA ODHA Doris Novelyn Lalamentik; Yuly Peristiowati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.791

Abstract

Latar Belakang Masalah: Pelaksanaanan Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) menjadi bagian dalam penanggulangan HIV/AIDS yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Dukungan ini digiatkan oleh Puskesmas untuk pemantauan minum obat ARV , sehingga infeksi opurtunies dapat ditekan dan kadar CD4 dapat dipertahankan.Tujuan: Menganalisis Penerapan Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) terhadap Kepatuhan Minum Obat, Infeksi Oportunistik dan Kadar CD4 pada ODHA.Metode: Sebuah penelitian quasi eksperiment berbentuk desain pretest and posttest nonequivalent with control group dengan jumlah sampel 33 orang diambil dengan teknik total sampling dengan kriteria ODHA dalam wilayah kerja Puskesmas Teluk Lingga tahun 2021. Intervensi dilakukan selama 1 bulan dengan isntrumen yang digunakan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) dan lembar observasi untuk kadar CD4 dan infeksi opurtunities.Hasil: terdapat penurunan mean kepatuhan 0,064, penaikan mean infeksi oportunistik 0,078 dan penaikan CD4 0,031. Uji Paired Sample T Test didapatkan Kepatuhan minum obat, Infeksi Oprtunities dan CD4 mempunya p Valuie > 0,05.Simpulan: tidak terdapat perbedaan significant kepatuhan minum obat, Infeksi Oprtunities dan CD4 sebelum dan sesudah penerapan KDS di wilayah kerja Puskesmas Teluk Lingga Kabupaten Kutai Timur.

Page 1 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 (on progress) Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue