cover
Contact Name
Novian Wely Asmoro
Contact Email
agrisaintifika@gmail.com
Phone
+62271-593156
Journal Mail Official
agrisaintifika@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Jl. Letjend Sujono Humardhani No 1, Jombor, Sukoharjo 57521 Jawatengah, Indonesia
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian
ISSN : 25800345     EISSN : 2580748X     DOI : 10.32585/ags.v3i2.544
Agrisaintifika is a scientific journal that embodies scientific articles for researchers in the field of agricultural sciences (covering the field of agribusiness, agrotechnology, food, and animal husbandry) so that it can be used as a media publication of research results.
Articles 313 Documents
Analisis Minat Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Produk Pertanian “Tanaman Hias” Melalui Aplikasi Shopee Lestari, Anik; Tria Rosana; Wardani, Irma
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 7 No 2 (2023): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i2.4622

Abstract

The purpose of this research is to find out and analyze the influence of customer reviews, customer ratings and the existence of promos or discounts on purchasing decisions for ornamental plant agricultural products through the Shopee application. The research method used is a quantitative method. The scope of this research is the people of Boyolali Regency who use the Shopee application and purchase Ornamental Plant Agricultural Products. The sampling method is using the quota sampling method, with a sample of 50 respondents, with the following characteristics: Respondents are users of the shopee application, Respondents are buyers or customers who buy ornamental plant agricultural products, Respondents are domiciled in Boyolali Regency. For data collection techniques carried out in this study, namely by distributing questionnaires or questionnaires that were distributed using the Google form and data were processed using the SPSS application version 21. The results of this study are that the Customer Review Variable has a negative influence (-2.010) and is not significant on the purchasing decision of ornamental plant agricultural products through the shopee application in Boyolali Regency, the Customer Rating Variable has a positive direction (2.587) and is significant on purchasing decisions ornamental plant agricultural products through the shopee application in Boyolali Regency, the Variable of Promos or Discounts has a positive direction (3,787) and is significant on purchasing decisions for ornamental plant agricultural products through the shopee application in Boyolali Regency, Customer Review Variables, Customer Rating variables and the existence of variables Promos and discounts have an effect simultaneously (simultaneously) on purchasing decisions for ornamental plant agricultural products through the shopee application in Boyolali Regency.
CURAHAN TENAGA KERJA USAHATANI PADI LOKAL DI DESA TANJUNG HARAPAN KECAMATAN ALALAK KABUPATEN BARITO KUALA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Anisa Purwati; Ifada, Inda Ilma; Hasiani, Yarna
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 7 No 2 (2023): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i2.4632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar curahan tenaga kerja dan upah yang diperoleh petani, biaya penerimaan dan pendapatan petani serta pengaruh curahan tenaga kerja dan teknologi pertanian terhadap produksi padi pada usahatani padi lokal di Desa Tanjung Harapan Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Juni 2023. Pengambilan sampel menggunakan metode Stratified Random Sampling sebanyak 30 orang. Jumlah curahan tenaga kerja pada usahatani padi lokal sebanyak 2.517 HOK dengan sistem upah harian. Dalam pelaksanaan usahatani biaya total rata-rata/petani Rp. 10.806.582/musim, produksi padi lokal rata-rata/petani 4.933 kg/musim dan harga jual rata-rata/kg Rp. 3.500, penerimaan rata-rata/petani Rp.12.775.000/musim, pendapatan rata-rata/petani Rp. 8.935.683/musim. Pengaruh curahan tenaga kerja (X1) dan teknologi pertanian (D) terhadap produksi (Y) padi secara simultan berpengaruh secara signifikan. Pengaruh curahan tenaga kerja (X1) dan teknologi pertanian (D) terhadap produksi (Y) padi secara parsial berpengaruh secara signifikan. Kata Kunci : Curahan Tenaga Kerja; Usahatani; Padi Lokal
PENGARUH PEMBERIAN NITROGEN DAN JUMLAH ANAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SORGUM (Sorghum bicolor (L.) Moench) LOKAL PASURUAN sulistyawati; Pratiwi, Sri Hariningsih; Firdaus, Rizqy Zukhrufatul
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 7 No 2 (2023): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i2.4636

Abstract

Sorghum is cereal crop that can form tillers as new individuals, suitable for cultivation in Indonesia and can be a staple food substitute for rice. One of the efforts in increasing production is through the regulation of the number of tillers and nitrogen nutrients which play a major role in the process of vegetative growth and regulation. This study aimed to determine the interaction between nitrogen dose and number of tillers, the effect of nitrogen dose and the effect of the number of tillers on the growth and yield of Pasuruan local sorghum plants. The research was conducted in Pohjentrek Village, Purworejo District, Pasuruan City in December 2022 - April 2023. The soil used had a pH of 7.0 with N content of 0.11%, P2O5 11.06 ppm and K2O 0.13 ppm. The study was arranged in a Factorial Randomized Block Design (two factors), the first factor was nitrogen dosage (U) with levels U1 = 50% nitrogen, U2 = 75% nitrogen, U3 = 100% nitrogen and the second factor was the number of tillers (P) with levels P1 = 1 tiller, P2 = 2 tillers and P3 = 3 tillers. Each treatment combination was repeated three times so there were 27 treatment units. The data obtained from the study were analyzed using analysis of variance (F test), if there was a significant effect then continued with the BNT test at the 5% level. The results showed that the highest production was found in the combination of 100% nitrogen with 1 tiller, which amounted to 5.44 tons ha-1, followed by a combination of 75% nitrogen with 1 tiller at 4.49 tons ha-1 and the lowest results in the combination of 100% nitrogen with 2 tillers at 4.49 tons ha-1.
Analisis Nilai Tambah Abon Pepaya Di Kelompok Wanita Tani D’Sekar Desa Gempolan Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar retnaningsih, nugraheni; Setiawan, Syahrul; Setyarini, Agung
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 7 No. 2 (2023): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i2.4683

Abstract

Buah pepaya yang dimanfaatkan tanpa pengolahan tidak bisa disimpan lama. Diupayakan suatu cara agar bisa memberikan nilai tambah , maka diolah menjadi abon pepaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besarnya biaya total, penerimaan, keuntungan, kelayakan usaha, dan nilai tambah dari abon pepaya. Metode penentuan lokasi secara purposive sampling yaitu di KWT D’sekar, Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar. Metode dasar yang digunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif. Metode penentuan responden secara purposive sampling kepada 5 responden. Pengambilan data melalui wawancara dengan ke-5 responden tersebut yaitu ketua, bendahara, sekretaris, dan 2 anggota. Metode análisis data menggunakan anakisa biaya total, penerimaan, keuntungan, kelayakan usaha, nilai tambah dihitung menggunakan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya total yang dikeluarkan satu bulan produksi abon pepaya sebesar Rp.514.680,2 menghasilkan penerimaan sebesar Rp.1.500.000, keuntungan sebesar Rp.985.319,8. Berdasarkan analisis kelayakan diperoleh R/C Ratio sebesar 2,9 dan B/C Ratio sebesar 1,9 yang berarti usaha abon pepaya di KWT D’sekar menguntungkan dan layak diusahakan. Hasil analisis nilai tambah abon pepaya dengan metode Hayami diperoleh Rp.865.500/kg pepaya atau dengan rasio 92,32%, dapat digolongkan tinggi karena memiliki rasio nilai tambah > 40%. Keuntungan yang diperoleh sebesar Rp.850.500/kg atau dengan rasio keuntungan sebesar 98,26%% ini tergolong besar, karena persentase keuntungan pemilik perusahaan sangat besar, persentase sumbangan input lain kecil, sedangkan persentase pendapatan tenaga kerja sangat kecil.
KOMUNITAS SEMUT (HYMENOPTERA: FORMICIDAE) PADA BEBERAPA TIPE PERKEBUNAN Efendi, Siska; Roza, Silvia; Yaherwandi, Yaherwandi
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 8 No. 1 (2024): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v8i1.3721

Abstract

Keanekaragaman semut di beberapa ekosistem perkebunan di Dharmasraya telah dilakukan pada bulan Juni sampai dengan September 2017. Bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman semut dan peran semut yang terdapat pada ekosistem perkebunan kelapa sawit, karet dan kakao di Kabupaten Dharmasraya. Lokasi penelitian yakni Kecamatan Pulau Punjung, Sitiung, dan Koto Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian yakni Sistematis Random Sampling (Rancangan Acak Terpilih). Pengambilan sampel menggunakan metode Qudran Protocol yaitu metode Soil And Leaf Litter Sieving, Pitfall trap, Bait Trap dan Hand Collecting. Identifikasi dilakukan pada Laboratorium Taksonomi Hewan, Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Andalas. Keanekaragaman dan Kemerataan semut pada beberapa tipe perkebunan di Kabupaten Dharmasraya tergolong sedang yakni (H’<1), dan (E<0,63). Ditemukan sebanyak 16 spesies semut dan spesies yang paling melimpah adalah Aneplolephis graciliphes dan Odontoponera denticulata.
IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN SERANGGA TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DI KECAMATAN TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA Permana, Pandu; Ramadhan, R. Arif Malik; Isnaeni, Selvy
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 8 No. 1 (2024): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v8i1.4529

Abstract

Serangga dalam suatu ekosistem dapat memberikan konstribusi terhadap kehidupan manusia, termasuk peranan serangga dalam ekosistem pertanian. Serangga dalam suatu ekosistem memiliki berbagai peranan, diantaranya sebagai serangga fitofag, polinator, dekomposer, predator ekosistem, dan parasitoid, serta bermanfaat sebagai musuh alami. Keberadaan serangga dalam agroekosistem jagung tentunya dapat mempengaruhi berbagai aspek budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi tingkat keanekaragaman serangga pada agroekositem jagung di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya serta mengetahui tingkat dominasi serangga pada agroekosistem jagung dan mengetahui peran dari jenis serangga tanaman jagung. Penelitian dilakukan selama 14 hari dengan  perangkap yellow trap dan light trap. Pemasangan perangkap tersebut diletakan pada tiga titik lokasi yang berbeda serta metode pengambilan sempel menggunakan metode deskriptif  dan serangga yang tertangkap kemudian diidentifikasi. Terdapat  serangga yang teridentifikasi sebagai serangga predator, hama, parasitoid dan pengurai. Hasil yang didapat pada perangkap yellow trap dengan serangga sebagai predator berjumlah 4 jenis serangga. Serangga sebagai hama berjumlah 7 jenis serangga. Serangga sebagai parasitoid 3 jenis. Sedangkan untuk perangap light trap terdapat serangga sebagai predator 1 jenis serangga. Serangga sebagai hama 6 jenis serangga. Serangga sebagai parasitoid 1 jenis serangga dan serangga sebagai pengurai 1 jenis seranga. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rumus indeks keanekaragaman Shannon-Wienner  dan rumus indeks dominasi Simpson. Dalam  penelitian ini terdapat nilai keanekaragaman pada perangkap yellow trap dengan nilai (H’= 2,023>0,1). Untuk nilai keanekaragaman pada perangkap light trap  dengan nilai  (H=1.799>0,1). Untuk nilai dominasi yang terdapat pada perangkap yellow trap  dengan nilai (C=0,0708<0,5). Untuk nilai Indeks Dominasi dari perangkap light trap menunjukan nilai (C=0,381<0,5).
PENINGKATAN KUALITAS SIFAT FISIK DAN KADAR KLOROFIL DARI PASTA PANDAN MELALUI VARIASI KONSENTRASI ZnCl2 SEBAGAI MEDIA EKSTRAKSI DAN JENIS BAHAN PENGISI Sari, Yuli Perwita; Wijaya, Nawangsari Rahma; Nikmah, Miftahul; Afifah, Zahrotul Umah Fifin; Sofiani, Nur Aida; Suryani, Chatarina Lilis
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 8 No. 1 (2024): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v8i1.4676

Abstract

Pewarna makanan adalah bahan tambahan pangan yang ketika ditambahkan atau diaplikasikan pada pangan mampu memberi atau memperbaiki warna. Selain memiliki aroma yang khas, pandan juga dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami. Namun, pewarna makanan alami memiliki stabilitas warna yang kurang baik karena sifat pigmennya yang mudah terdegradasi sehingga tidak optimal dalam memberikan warna pada produk pangan. Dengan demikian diperlukan suatu produk pasta pandan yang memiliki kestabilan baik. Pembentukan kompleks Zn-klorofil diketahui dapat menjaga kestabilan warna. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh ZnCl2 sebagai media ekstraksi; gum arab dan maltodekstrin sebagai bahan pengisi pada pembuatan pasta pandan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktorial yaitu penambahan konsentrasi ZnCl2 0, 500, 750, 1000 ppm dan penggunaan variasi rasio gum arab dan maltodekstrin yakni 0:2, 1:1, 2:0 (b/b). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi ZnCl2 dan penggunaan variasi bahan pengisi berpengaruh secara nyata terhadap kadar klorofil, kadar Zn total, serta uji warna pada sampel pasta pandan yang dihasilkan. Sampel terbaik diketahui sampel dengan perlakuan penambahan konsentrasi ZnCl2 1000 ppm dan penggunaan bahan pengisi berupa gum arab 20% (2:0) yang memiliki kadar klorofil sebesar 237,27 mg/g klorofil, dan kadar Zn total sebesar 173,19 mg/g. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ZnCl2 1000 ppm dan bahan pengisi berupa gum arab dapat menghasilkan pasta pandan dengan kualitas yang baik.
ANALISIS KESENJANGAN TEKNIK BUDIDAYA TEMBAKAU DI NAGARI BARUAH GUNUNG KABUPATEN LIMA PULUH KOTA PROVINSI SUMATERA BARAT Nursamsi; Agustinus Mangunsong; Mamang Wahyudi; Muhammad Syahfitra; Novi Yulanda Sari; Friskia Hanatul Qolby
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 8 No. 1 (2024): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v8i1.4691

Abstract

Masalah produktivitas menjadi masalah umum yang dialami petani tembakau di Nagari Baruah Gununang, Kecamatan Bukik Barisan Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Produktivitas tembakau berada di bawah produktivitas nasional yang disebabkan oleh teknik budidaya yang tidak sesuai dengan standar. Metode penelitian menggunakan analisis kesenjangan (gap analysis) bertujuan menilai kesenjangan antara teknik budidaya aktual yang dilakukan petani dengan standar budidaya yang seharusnya. Penilaian kesenjangan dengan bantuan check sheet berdasarkan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gap antara budidaya petani dengan standar sebesar 1,2 (30%) dengan tingkat kesesuaian 70%. Artinya Teknik budidaya yang dilakukan petani statusnya masih tergolong dalam kategori hampir sesuai dengan standar. Adapun tahapan budidaya yang kurang sesuai standar adalah penanaman; pemupukan; dan penyiangan, penyiraman dan penggemburan. Permasalahan yang menjadi penyebab tidak sesuai standar ini adalah jarak tanam yang rapat, ketiadaan penggunaan pupuk kandang dan dolomit, dosis dan jenis pupuk kimia yang tidak sesuai, dan penyiraman dan pengarian yang kurang.
ANALISIS GENDER DAN PENDIDIKAN FORMAL PADA WIRAUSAHA AGRIBISNIS Chrismanto Sirait, Budi; Nuraini, Candra; Agus Triyanto, Samuel; Widyaningrum, Bakti; Helbawanti, Octaviana
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 8 No. 1 (2024): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v8i1.4704

Abstract

Pengangguran merupakan tantangan global, termasuk di Indonesia, yang dapat merugikan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat pengangguran yang tinggi, terutama yang diperparah oleh pandemi Covid-19. Sebagai respons terhadap tekanan kemiskinan di sektor pertanian, di mana sebagian besar responden bekerja, penelitian ini mengidentifikasi pentingnya pendidikan formal, analisis gender, dan kewirausahaan. Analisis gender mengungkapkan dominasi bias gender dalam usahatani sawi, namun perempuan memiliki tingkat kesetaraan tinggi dalam akses dan kontrol terhadap sumber daya. Fokus pada sektor pertanian menggambarkan bahwa pendidikan formal dan pelatihan wirausaha berperan kunci dalam meningkatkan kemampuan individu. Wirausaha agribisnis, terutama perempuan, memiliki orientasi lokal dalam modal usaha dan pemasaran produk, mencerminkan kemandirian finansial. Metode penelitian analitis dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk mengetahui gender dan pendidikan formal terhadap kemampuan wirausaha. Temuan menunjukkan bahwa perempuan berperan besar dalam sektor agribisnis dan pendidikan formal serta pelatihan wirausaha memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kemampuan mereka. Kesimpulan penelitian menyatukan temuan-temuan ini, memberikan gambaran holistik tentang peran perempuan, pendidikan formal, pekerjaan, modal usaha, pemasaran, dan pelatihan wirausaha dalam konteks agribisnis. Pendekatan ini, yang melibatkan faktor-faktor tersebut sebagai strategi holistik, diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pertanian.
PENGARUH PENAMBAHAN BAHAN PELAPIS (MOCAF, TEPUNG BERAS DAN CMC) TERHADAP TINGKAT KESUKAAN KERIPIK BAYAM MERAH (Amarathus Tricolor L.) Maryati; Artaty, Disyan De Mario; Patimang, Andi
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 8 No. 1 (2024): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v8i1.4914

Abstract

Fakfak Regency is one of the areas in West Papua province which has quite abundant natural vegetable resources, one of which is red spinach. Red spinach (Amaranthus tricolor L.) is a vegetable that has a bitter taste so it is not liked by the public. Red spinach can be processed into snacks so that it is consumed more often by all groups. Red spinach vegetable snacks are made in the form of chips. This research aims to explain the effect of adding coating ingredients (mocaf, rice flour, and CMC) on the level of preference for red spinach chips. The research method used was a Completely Randomized Design (CRD) with one factor (mocaf concentration: rice flour: CMC) and 4 treatments consisting of P0 (50%: 0%: 0%); P1 (45%:5%:0.4%); P2 (40%:10%:0.8%); and P3 (35%:15%:1.2%). The data collection technique used an organoleptic test with a scale of 1 (very dislike) - 7 (very like) with 70 untrained panelists using color, aroma, taste and texture parameters. The data analysis technique used Chi-Square Tests and continued with the Duncans Multiple Range Test (DMRT) with a significance level of 95%. Determination of the best formula for red spinach chips processed using the De Garmo method in the form of an effectiveness index with a weighting procedure. The results of this study show that the addition of coating ingredients (mocaf, rice flour, and CMC) on the level of preference for red spinach chips has no significant effect on the parameters of color, aroma, taste and has a significant effect on texture parameters. The best formula for red spinach chips is P3 treatment (35% mocaf: 15% rice flour: 1.2% CMC) with color preference values of 5.57 (almost like); aroma of 5.81 (almost like); taste of 6.21 (almost really like); and texture of 6.55 (almost really like)