cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Majalah Kesehatan FKUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
This journal uses Open Journal Systems 2.4.7.1, which is open source journal management and publishing software developed, supported, and freely distributed by the Public Knowledge Project under the GNU General Public License.
Arjuna Subject : -
Articles 342 Documents
HUBUNGAN DOSIS NEEM GUM TERHADAP KADAR γ-GLUTAMYLCYSTEINYLGLYCINE (GSH) HEPAR TIKUS WISTAR YANG DIEKSPOS DURSBAN Muhammad Hanif Ar Robbani; Cholis Abrori; Elly Nurus Sakinah; Yuli Hermansyah; Supangat; Pipiet Wulandari
Majalah Kesehatan Vol. 0 No. 00 (2026): Article in Press
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres oksidatif akibat klorpirifos, yang merupakan zat aktif dari pestisida Dursban, menyebabkan menurunkan produksi γ-glutamylcysteinylglycine atau glutation (GSH) sebuah antioksidan alami yang diproduksi hepar. Neem  gum  dipercaya dapat digunakan sebagai antioksidan protektif untuk meningkatkan produksi GSH. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dosis neem gum dengan kadar GSH hepar tikus Wistar yang diekspos Dursban. Tikus Wistar dibagi menjadi 5 kelompok (pemberian Dursban 5 mg/kg + neem  gum  0 g/kgBB; 1,875 g/kgBB; 3,75 g/kgBB; 7,5 g/kgBB, dan 15 g/kgBB). Perlakukan diberikan selama 28 hari. Pengukuran kadar GSH hepar menggunakan metode Ellman yang dimodifikasi. Hasil menunjukkan bahwa terdapat tren peningkatan kadar GSH hepar seiring dengan peningkatan dosis neem  gum . Hasil uji regresi menunjukkan adanya hubungan antara dosis neem  gum  dengan kadar GSH hepar (R2 = 0,957) dan uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif kuat (R = 0,609, p = 0,007). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara dosis neem  gum  terhadap kadar GSH hepar tikus wistar yang diekspos Dursban. Peningkatan dosis neem  akan meningkatkan kadar GSH hepar dengan hubungan persamaan kuadratik.
PENGARUH PROGRAM CERIA (CEGAH SANTRI DARI ANEMIA) TERHADAP PENGETAHUAN, ASUPAN ZAT GIZI, DAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE TERKAIT ANEMIA SANTRIWATI Fadzilah, Annisa Dwi; Dieny, Fillah Fithra; Kurniawati, Dewi Marfu’ah; Probosari, Enny
Majalah Kesehatan Vol. 0 No. 00 (2026): Article in Press
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/m4h0r797

Abstract

Prevalensi anemia pada remaja putri cukup tinggi akibat kurangnya informasi yang menjadikan pengetahuan tentang anemia dan rendahnya kebersihan diri, sehingga berdampak pada rendahnya asupan gizi yang menyebabkan anemia dan perilaku kebersihan diri. Edukasi dibutuhkan untuk meningkatkan pemahaman tentang anemia dan kebersihan diri, sehingga dapat memperbaiki asupan gizi serta perilaku kebersihan diri. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh program Ceria terhadap pengetahuan, asupan gizi, dan perilaku kebersihan diri terkait anemia pada santriwati. Penelitian menggunakan metode quasy eksperimental dengan desain pre-post test control group design. Subjek berjumlah 36 siswi yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok perlakuan diberikan edukasi melalui program Ceria dengan menggunakan ceramah dan booklet, sedangkan kelompok kontrol hanya diberikan booklet. Data pengetahuan tentang anemia dan personal higiene serta perilaku personal higiene diperoleh dengan menggunakan kuisioner, data asupan zat gizi dengan menggunakan food recall 3x24 jam dan FFQ. Analisis dilakukan dengan menggunakan uji t berpasangan, uji Wilcoxon, uji t independen, dan Mann-Whitney. Rerata dan median skor pengetahuan kelompok perlakuan tentang anemia (3,5), asupan vitamin B6 (0,2 mg), vitamin B12 (0,6 µg), serta perubahan vitamin C (1,3 mg) lebih tinggi dibandingkan kontrol. perubahan rerata dan median skor pengetahuan kelompok tentang anemia (1,3), asupan vitamin B6 (-0,2 mg), vitamin B12 (-0,4 µg), serta vitamin C (-13,0 mg). Terdapat perbedaan perubahan pengetahuan tentang anemia (p = 0,007) dan asupan gizi yaitu vitamin B6 (p = 0,005), vitamin B12 (p = 0,030), vitamin C (p = 0,023); Namun tidak terdapat perbedaan perubahan pengetahuan (p = 0,357) dan perilaku kebersihan diri (p = 0,791) antara kedua kelompok. Edukasi melalui program Ceria terbukti lebih baik dalam mengubah pengetahuan, asupan gizi, dan perilaku kebersihan diri terkait anemia dibandingkan hanya menggunakan booklet.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 0 No. 00 (2026): Article in Press Vol. 12 No. 4 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 3 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 4 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2022): Majalah Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2022): Majalah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2022): Majalah Kesehatan Vol 8, No 3 (2021): Majalah Kesehatan Vol 8, No 2 (2021): Majalah Kesehatan Vol 8, No 1 (2021): Majalah Kesehatan Vol 7, No 4 (2020): Majalah Kesehatan Vol 7, No 3 (2020): Majalah Kesehatan Vol 7, No 2 (2020): Majalah Kesehatan Vol 7, No 1 (2020): Majalah Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 4 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 3 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 2 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 1 (2019): Majalah Kesehatan Vol 5, No 4 (2018): Majalah Kesehatan Vol 5, No 3 (2018): Majalah Kesehatan Vol 5, No 2 (2018): Majalah Kesehatan Fakultas Kedokteran Vol 5, No 1 (2018): Majalah Kesehatan Fakultas Kedokteran Vol 4, No 4 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 4, No 3 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 4, No 2 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 4, No 1 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 3, No 4 (2016): MAJALAH KESEHATAN Vol 3, No 3 (2016): MAJALAH KESEHATAN Vol 3, No 2 (2016) Vol 3, No 1 (2016) Vol 2, No 4 (2015) Vol 2, No 3 (2015) Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol 1, No 4 (2014) Vol 1, No 3 (2014) Vol 1, No 2 (2014) Vol 1, No 1 (2014) More Issue