cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
DIDAKTIKA BIOLOGI: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Didaktika Biologi (Biology Didactics, in english) is a journal that contains scientific articles of research results in the field of biological education. Didaktika Biologi is for teachers, lecturers, students, researchers, and practitioners who concentrate and contribute in the field of biological education.
Arjuna Subject : -
Articles 150 Documents
HUBUNGAN NILAI UJIAN NASIONAL, NILAI TES UJIAN MASUK SEKOLAH, DAN TINGKAT PEREKONOMIAN KELUARGA DENGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA Astuti, Wiwik Dian; Hidayat, Saleh; Haryadi, Haryadi
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 4, No 2 (2020): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v4i2.2995

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara nilai Ujian Nasional, nilai tes ujian masuk sekolah, tingkat perekonomian keluarga dengan hasil belajar Biologi. Populasi penelitian adalah 367 siswa kelas X SMAN 1 dan SMAN 2 Banyuasin I dan digunakan dalam penelitian melalui total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, angket dan wawancara. Penentuan kategori data kecenderungan variabel nilai Ujian Nasional, nilai tes ujian masuk IPA di SMA, dan tingkat perekonomian keluarga berdasarkan Kategori Skor Kecenderungan Variabel oleh Mardapi (2008), sedangkan untuk hasil belajar menggunakan nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang ditetapkan oleh sekolah penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan sedang antara tingkat nilai Ujian Nasional, nilai tes ujian masuk sekolah, dan tingkat perekonomian keluarga secara bersama-sama terhadap hasil belajar Biologi siswa SMA Negeri di Kecamatan Banyuasin I. Di antara ketiga variabel bebas penelitian yang paling dominan berpengaruh adalah tingkat ekonomi keluarga, sangat menunjang keberhasilan seorang siswa dalam proses belajarnya. This study aimed to determine whether there were correlation among national exam score, school entrance exam score, and family economic level with students’ biology learning outcome. The study population was 367 students of class X SMAN 1 and SMAN 2 Banyuasin I and used through total sampling. Data was collected through documentation, questionnaire and interview. Determination of the trend data category for the variable National Examination score, school entrance exam score in high school, and family economic level based on the Variable Tendency Score Category by Mardapi (2008), while for the learning outcome was used Minimum Completeness Criteria value set by the research school. The data obtained were analyzed using Spearman correlation. The results showed that there was a positive and moderate correlation among national exam score, school entrance exam score, and family economic level with senior high school students’ biology learning outcome in Banyuasin I District. Among the three independent research variables, the most dominant influential was the family economic level, which greatly supported the success of a student in the learning process.
Hubungan Antara Kesadaran Metakognitif Dengan Hasil Belajar Biologi Siswa Di SMA Muhammadiyah Se-Kota Palembang Mitrayani, Mitrayani; Hidayat, Saleh; Seri, Herman
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 4, No 2 (2020): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v4i2.2994

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah: (1) Guru belum banyak mengetahui tentang metakognitif, (2) Minimnya pemahaman guru mengenai instrumen yang digunakan dalam pengukuran kesadaran metakognitif. Kedua permasalahan ini berdampak pada tidak adanya tindak lanjut untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang mengasah penggunaan kesadaran metakognitif siswa. Rumusan masalah penelitian adalah apakah terdapat hubungan antara kesadaran metakognitif dengan hasil belajar biologi siswa di SMA Muhammadiyah 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 8 Palembang?. Penelitian ini bertujuan untuk adalah untuk mengetahui hubungan antara kesadaran metakognitif siswa dengan hasil belajar biologi di SMA Muhammadiyah Se-kota Palembang. Rancangan penelitian yang digunakan berupa penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan lembar angket dan hasil belajar biologi (UAS). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji signifikansi dan uji pearson product moment. Subyek penelitian adalah kelas X IPA, XI IPA, dan XII IPA di SMA Muhammadiyah Palembang, teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin. Hasil penelitian diperoleh setelah menggunakan uji signifikansi di SMA Muhammadiyah se-kota Palembang diketahui bahwa nilai signifikansi < 0,05, yang artinya terdapat hubungan antara kesadaran metakognitif dengan hasil belajar biologi siswa di SMA Muhammadiyah se-kota Palembang dan memiliki tingkat hubungan yang termasuk dalam kategori “Kuat dan Cukup Kuat”
COMPARISON OF PROJECT-BASED LEARNING AND DISCOVERY LEARNING ON BIOLOGY LEARNING OUTCOMES BY CONTROLLING STUDENTS’ INITIAL KNOWLEDGE Sirih, Muhammad; Ibrahim, Nurdin; Priyono, Priyono
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 4, No 2 (2020): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v4i2.2689

Abstract

The study aimed to compare the influence of project-based learning and discovery learning models on biology learning outcomes by controlling students' initial knowledge. The aim of this study was also to analyze the role of initial knowledge in learning by involving the both learning models. The study was conducted in State Senior High School 4 Kendari using quasi-experimental design (Non-equivalent pretest and posttest control-group). The samples were conducted by a random sampling technique, Class XI MIA 1 as the experimental class and Class XI MIA 4 as a control class. The variables consisted of: a) biology learning outcomes as the dependent variable; b) learning models (project-based learning and discovery learning) as the independent variables; and c) students' initial knowledge as the covariate variable. The data were analyzed using ANCOVA at a significance level 0.05. The study results showed there was significant difference of biology learning outcomes between students that taught using the project-based learning and students taught using the discovery learning by controlling the initial knowledge (sig. 0.025 < ? 0.05). The average of students’ biology learning outcomes that taught using the project-based learning (76.63) was higher than students taught using the discovery learning (73,37). Then, there was the influence of the initial knowledge on students’ biology learning outcomes (sig. 0.000 < ? 0.05). The initial knowledge is one of the crucial prerequisites for learning, conceptualized as knowledge of students' relevant and dominant  content with what they learn. Penelitian ini bertujuan membandingkan pengaruh model project-based learning dandiscovery learning terhadap hasil belajar biologi dengan mengontrol pengetahuan awal siswa. Penelitian juga bertujuan menganalisis peran pengetahuan awal dalam pembelajaran. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 4 Kendari dengan menggunakan desain eksperimen semu (non-ekuivalen pretest dan posttest control group). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, Kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan Kelas XI MIA 4 sebagai kelas kontrol. Variabel penelitian terdiri dari: a) hasil belajar biologi sebagai variabel terikat; b) model pembelajaran (project-based learning dan discovery learning) sebagai variabel bebas; dan c) pengetahuan awal siswa sebagai variabel kovariat. Analisis data menggunakan ANCOVA pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar biologi antara siswa yang diajar menggunakan project-based learning dan siswa yang diajar menggunakan discovery learning dengan mengontrol pengetahuan awal (sig. 0,025 <? 0,05). Rata-rata hasil belajar biologi siswa yang diajar menggunakan project-based learning (76,63) lebih tinggi daripada siswa yang diajar menggunakan discovery learning (73,37). Kemudian ada pengaruh pengetahuan awal terhadap hasil belajar biologi siswa (sig. 0,000 <? 0,05). Pengetahuan awal merupakan salah satu prasyarat penting untuk pembelajaran, dikonseptualisasikan sebagai pengetahuan tentang konten siswa yang relevan dan dominan dengan apa yang mereka pelajari. 
ANALISIS MISKONSEPSI MATERI JARINGAN TUMBUHAN PADA BUKU TEKS PELAJARAN BIOLOGI SMA KELAS XI BERBASIS KURIKULUM 2013 Susanto, Pedi Agus; Auliandari, Lia; Dewiyeti, Susi
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 4, No 2 (2020): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v4i2.2551

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya kualitas dari buku teks pelajaran yang digunakan oleh guru dan siswa, karena buku teks pelajaran banyak mengandung konsep-konsep yang penting sehingga perlu disampaikan sesuai dengan naskah ilmiah atau pendapat para pakar ilmu biologi terkhususnya pada materi jaringan tumbuhan.  Kesalahan atau kekeliruan konsep yang terdapat pada buku teks pelajaran berbeda dengan konsep yang disampaikan oleh para pakar biologi, dapat diartikan mengalami miskonsepsi. Adapun tujuan penelitian 1.) Mengetahui besar persentase masing-masing kategori miskonsepsi dari materi jaringan tumbuhan pada buku teks pelajaran biologi SMA siswa kelas XI berbasis Kurikulum 2013 di Kota Palembang, 2.) Mengetahui tingkat miskonsepsi dari materi jaringan tumbuhan pada buku teks pelajaran biologi SMA siswa kelas XI berbasis Kurikulum 2013 di Kota Palembang. Adapun metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan melakukan analisis konten atau analisis isi kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan masing-masing kategori miskonsepsi pada konsep teks dan konsep gambar yaitu MI (Misidentificationi) 14,14%, OG (Overgeneralizations) 1,01%, OS (Oversimplifications) 19,19%, UG (Undergeneralizations) 4,04%, dan OCT (Obselete concept and terms) 0%. Hasil persentase miskonsepsi pada buku teks pelajaran sebesar 38,38% dikategorikan rendah.
MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA POWERPOINT Fernandez, Vandi; Tunnisa, Liza Fadillah; Aulia, Nur Rahmatul; Hidayati, Nurkhairo
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2021): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v5i1.2993

Abstract

Pembelajaran akan dapat dipahami apabila siswa memiliki minat terhadap mata pelajaran yang dipelajarinya, termasuk biologi. Minat belajar siswa dapat dipengaruhi oleh penggunaan media pembelajaran. Tujuan penelitian adalah mengetahui minat belajar siswa kelas XII MIPA SMAN 1 Ujung Batu terhadap mata pelajaran biologi dengan menggunakan media powerpoint. Penelitian ini merupakan jenis survei dengan instrumen berupa angket yang diberikan kepada siswa melalui google form berisi 30 item pernyataan. Indikator minat pada angket adalah kesenangan, ketertarikan, perhatian, dan keterlibatan siswa pada mata pelajaran biologi. Analisis data dilakukan dengan cara menghitung skor angket masing-masing siswa, kemudian menjadikannya dalam persentase dan diinterpretasi dengan kategori sangat baik, baik, kurang baik, dan tidak baik. Hasil penelitian menunjukkan indikator kesenangan siswa sebesar 66,37%, ketertarikan siswa sebesar 72,43%, perhatian siswa sebesar 73,62%, dan keterlibatan siswa 79%. Penelitian ini pada akhirnya menghasilkan simpulan bahwa 72,85% siswa memiliki minat yang dikategorikan baik selama mengikuti proses pembelajaran biologi dengan menggunakan media powerpoint.  Keterlibatan siswa pada mata pelajaran biologi adalah indikator paling tinggi (sangat baik) karena ketika guru menayangkan media powerpoint dan terdapat point materi yang tidak dipahami siswa, maka siswa akan berusaha membacanya berulang kali dan menanyakan kepada guru. Learning will be understood if students have an interest in the subjects they are studying, including biology. Students' interest in learning can be influenced by the use of learning media. The purpose of the study was to determine the learning interest of class XII MIPA students of SMAN 1 Ujung Batu towards biology subjects using powerpoint media. This study was a type of survey with an instrument in the form of a questionnaire that given to students via a google form containing 30 statement items. The indicators of interest in the questionnaire were the students' enjoyment, interest, attention, and involvement in biology subjects. Data analysis was carried out by calculating the score of each student's questionnaire, then making it a percentage and interpreting it with categories of very good, good, less good, and not good.The results showed that the indicators of students’ enjoyment was 66.37%, students’ interest was 72.43%, students’ attention was 73.62%, and students’ involvement was 79%. This study ultimately resulted in the conclusion that 72.85% of students had good interest during the biology learning process using powerpoint media. The involvement of students in biology was the highest indicator (very good) because when the teacher showed the powerpoint media and there were material points that the students did not understand, the students would try to read it repeatedly and ask the teacher.
PENGEMBANGAN BOOKLET SISTEM PENCERNAAN UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Putri, Wina Afifah; Purnama Sari, Afifah Intan; Widiastuti, Erni; Handziko, Rio Christy
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2021): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v5i1.3066

Abstract

Bahan ajar merupakan komponen penting dalam proses pembelajaran. Salah satu persoalan biologi terkait sistem organ yang diajarkan di SMA adalah sistem pencernaan. Agar siswa lebih mudah dalam memahami konsep pada sistem pencernaan maka disusun booklet sistem pencernaan yang lebih fokus dan detail pada materi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan booklet pada topik sistem pencernaan. Pengembangan booklet ini disusun dengan mengikuti model pengembangan 4D dengan tahapan define (pendefinisian)-proses pemilihan konsep dasar dan penyusunan konsep, design (perancangan)-pemilihan bahan ajar berupa booklet dan penyusunannya, dan develop (pengembangan)-penilaian dari ahli media dan ahli materi serta uji keterbacaan. Dilanjutkan dengan analisis hasil penilaian para ahli lalu merevisi produk sesuai dengan masukan dari para ahli. Tahap terakhir, yaitu disseminate (penyebaran) yang dilakukan dengan pengajuan ISBN ke perpusnas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian ahli media meliputi ukuran booklet yang masuk kategori sangat baik serta desain sampul dan desain isi yang masuk dalam kategori baik. Penilaian ahli materi meliputi kelayakan isi, kelayakan penyajian, dan kebahasaan yang ketiganya masuk dalam kategori baik. Booklet ini sudah layak digunakan karena minimal kategori pada analisis penilaian instrumen yang didapat adalah baik walaupun masih perlu sedikit perbaikan sesuai dengan saran dari ahli. Teaching material is an important component in the learning process. One of the biological problems related to organ systems taught in high school is the digestive system. In order for the students to understand the concepts in the digestive system, the booklet of digestive system was arranged to be more focused and detailed on the material. This research aimed to develop the booklet on the topic of the digestive system. In this research, the booklet was compiled using the 4D model, through the process of definie- the process of selecting the basic concept and drafting the concept, design-the selection of teaching materials in the form of booklet and its compilation, develop-the assessment from media expert and material expert along with readability test, the results of the assessment were used to revise the product, and disseminate, done by submitting the ISBN to the National Library of Indonesia. The results showed that the media expert's assessment included the size of the booklet was in the very good category and the cover design and content design were in the good category. The material expert's assessment included the content feasibility, presentation feasibility, and language, all of which were in the good category. The booklet was suitable for use because of the minimal category of the instrument analysis obtained were good, although it still needs a little improvement according to the advice of experts.
VALIDITAS MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING BERBASIS EDMODO PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI KELAS XI SMA Delfira, Annissa; Ardi, Ardi; Yogica, Relsas; Fuadiyah, Sa’diatul
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2021): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v5i1.3248

Abstract

Pandemi Covid-19 mempengaruhi aspek pendidikan sehingga pemerintah mengalihkan proses pembelajaran tatap muka menjadi daring dan untuk itu dibutuhkan media pembelajaran e-learning. Edmodo adalah jenis e-learning memiliki tampilan seperti facebook dan mudah digunakan bagi pemula. Materi sistem reproduksi adalah materi yang dianggap sulit peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran e-learning berbasis edmodo pada materi sistem reproduksi kelas XI SMA yang valid. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D)  menggunakan 4-D models:  define, design, develop, dan disseminate. Tahap disseminate tidak dilakukan karena keterbatasan waktu dan biaya dan penyesuaian dengan tujuan penelitian. Subjek penelitian adalah dosen biologi dan guru SMAN 1 V Koto Kampung Dalam sebagai validator media pembelajaran e-learning berbasis edmodo pada materi sistem reproduksi. Angket validitas yang digunakan terdiri dari 4 komponen penilaian: kelayakan isi, kebahasaan, penyajian, dan kegrafikaan. Teknik analisis data penelitian adalah kuantitatif deksriptif yang mendeskripsikan validasi e-learning yang dikembangkan. Hasil validasi pengembangan media pembelajaran e-learning berbasis edmodo pada materi sistem reproduksi kelas XI SMA adalah valid untuk semua komponen penilaian (kelayakan isi, kebahasaan, sajian, dan kegrafikaan) dengan rata-rata nilai uji validitas sebesar 84,43% (valid). Dengan demikian, pengembangan media pembelajaran e-learning berbasis edmodo pada materi sistem reproduksi kelas XI SMA layak digunakan dalam proses pembelajaran. The Covid-19 pandemic has affected the education aspect so that the government has shifted the face-to-face learning process to online and for that we need e-learning learning media. Edmodo is a type of e-learning that looks like Facebook and is easy to use for beginners. Reproductive system material was material that is considered difficult for students. This study aimed to produce a valid Edmodo-based e-learning media on the reproductive system material for class XI High School. This type of study was Research and Development (R&D) using 4-D models: define, design, develop, dan disseminate. The disseminate stage was not carried out due to time and cost constraints and adjustments to the study objective. The study subjects were biology lecturers and teacher of SMAN 1 V Koto Kampung Dalam as validators of Edmodo-based e-learning media on reproductive system material. The used validity questionnaire consisted of 4 assessment components: content feasibility, language, presentment, and graphics. The data analysis technique was descriptive quantitative which described the validation of the developed e-learning. The validation result of the development of Edmodo-based e-learning media on reproductive system material for class XI were valid for all assessment components (content feasibility, language, presentation, and graphics) with an average validity test value of  84.43% (valid). Thus, the development of Edmodo-based e-learning media on reproductive system material for class XI High School was feasible to be used in the learning process.
HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI SISTEM KOORDINASI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BRAIN BASED LEARNING (BBL) Aprilianti, Siska; Akbar, Budhi; Dharma, Agus Pambudi
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2021): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v5i1.2463

Abstract

Model pembelajaran Brain Based Learning (BBL) membangun pengetahuan siwa yang dilandasi struktur kognitif yang telah dimiliki serta didasarkan pada cara otak bekerja sehingga pembelajaran dapat diserap oleh otak secara maksimal. Penelitian bertujuan untuk  mengetahui pengaruh model BBL terhadap hasil belajar kognitif pada materi Sistem Koordinasi kelas XI MAN 8 Jakarta. Teknik sampling penelitian adalah cluster random sampling. Instrumen penelitian adalah tes tertulis berbentuk pilihan ganda sebanyak 30 soal untuk posttest. Indikator instrumen soal berupa C1-C4. Soal sebagai instrumen penelitian dianalisis terlebih dahulu untuk mengetahui validitas, reliabilitas, taraf kesukaran, dan daya pembeda. Analisis data untuk menjawab tujuan penelitian menggunakan uji t, yang sebelumnya dilakukan uji normalitas dan homogenitas dengan ? 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran BBL berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa (thitung = 4,14 > ttabel = 2,65). Nilai rata-rata siswa pada kelompok eksperimen (84,29) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (78,20) dengan selisih 6,09. Nilai rata-rata yang lebih tinggi ini didukung dengan adanya tujuh sintaks dari model pembelajaran BBL, yaitu pra-pemaparan, persiapan, inisiasi dan akuisisi, elaborasi, inkubasi dan pemasukkan memori, verifikasi dan pengecekan, serta selebrasi dan integrasi. The Brain Based Learning (BBL) learning model builds students' knowledge based on the cognitive structure they already have and is based on how the brain works so that learning can be absorbed by the brain optimally. This study aimed to determine the effect of the BBL model on cognitive learning outcome on Coordination System material for class XI MAN 8 Jakarta. The research sampling technique was cluster random sampling. The research instrument was a written test in the form of multiple choice with 30 questions for the posttest. The instrument indicators were in the form of C1-C4 of Bloom’s taxonomy. The questions were analyzed first to determine the validity, reliability, level of difficulty, and distinguishing power. Data analysis to answer the research aim used t-test, which was previously tested for normality and homogeneity with ? 1%. The result showed that the use of the BBL learning model had an effect on students' cognitive learning outcome (tcount = 4.14 > ttable = 2.65). The average score of students in the experimental group (84.29) was higher than the control group (78.20) with a difference of 6.09. This higher average score is supported by seven syntaxes of the BBL learning model, namely pre-exposure, preparation, initiation and acquisition, elaboration, incubation and memory coding, verification and checking, and celebration and integration.
VALIDITAS DAN KEPRAKTISAN MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING BERBASIS EDMODO UNTUK MATERI SISTEM SIRKULASI KELAS XI SMA Vela, Latifa Vita; Ardi, Ardi; Arsih, Fitri; Fuadiyah, Sa’diatul
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2021): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v5i1.3250

Abstract

E-learning adalah media pembelajaran yang menggunakan internet untuk menyampaikan materi pembelajaran dari guru ke peserta didik dan salah satunya adalah edmodo. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui validitas dan kepraktisan media pembelajaran e-learning berbasis edmodo pada materi sistem sirkulasi untuk pembelajaran daring. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 4-D (define, design, develop, desseminate). Namun tahap desseminate tidak dilakukan karena keterbatasan waktu dan biaya serta kesesuaian dengan tujuan penelitian. Objek penelitian ini adalah media pembelajaran e-learning berbasis edmodo pada materi sistem sirkulasi untuk peserta didik kelas XI. Subjek untuk uji validitas adalah dosen biologi dan guru Biologi SMAN 1 Payakumbuh, sedangkan untuk uji kepraktisan adalah guru Biologi dan 30 orang peserta didik kelas XI SMAN 1 Payakumbuh. Instrumen penelitian adalah angket validitas dan kepraktisan yang dianalisis dalam bentuk persentase. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa hasil validasi menunjukkan nilai rata-rata sebesar 84,86% dengan kategori valid dan hasil uji kepraktisan menunjukkan nilai rata-rata 87,82% untuk guru dengan kategori praktis dan 91,77% untuk peserta didik dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, media ­e-learning berbasis edmodo pada materi sistem sirkulasi untuk peserta didik kelas XI di SMAN 1 Payakumbuh sudah valid dan praktis untuk membantu proses pembelajaran daring. E-learning is the learning media that use the internet to deliver learning materials from teachers to students and one of it is Edmodo. The purpose of this research was to determine the validity and practicality of the Edmodo-based e-learning media on the circulation system material for online learning. This type of research was Research and Development (R&D) using a 4-D model (define, design, develop, desseminate). However, the desseminate stage was not carried out due to time and cost limitations as well as the suitability of the research purpose. The object of this research was the Edmodo-based e-learning media on the circulation system material for students class XI. The subjects for the validity test were biology lecturers and biology teacher, while for the practicality test were biology teachers and 30 students class XI at SMAN 1 Payakumbuh. The research instrument was a questionnaire of validity and practicality which was analyzed in the form of a percentage. Based on the research results, it was found that the validation results showed an average value of 84.86% in the valid category and the practicality test results showed an average value of 87.82% for teachers in the practical category and 91.77% for students in the very practical category. Thus, the edmodo-based e-learning media on the circulation system material for students class XI at SMAN 1 Payakumbuh was valid and practical to help the online learning.
PENGARUH TUTOR SEBAYA BERBASIS KONSTRUKTIVISME TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN SIKAP PESERTA DIDIK Novitasari, Aulia; Hijriyah, Umi; Jannah, Miftahul
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2021): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v5i1.2727

Abstract

Kesenjangan kemampuan peserta didik terjadi karena peserta didik dengan kemampuan akademik tinggi dapat memahami konsep dengan baik, sedangkan yang rendah tidak paham konsep bahkan terjadi miskonsepsi dan berdampak menjadi pengiring sikap peserta didik yang rendah, sehingga perlu pemberdayaan peserta didik dengan kemampuan akademik tinggi untuk terjadinya scaffolding. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh tutor sebaya berbasis konstruktivisme terhadap pemahaman konsep dan sikap peserta didik. Penelitian ini adalah quasi experimental design, kelas eksperimen menggunakan metode tutor sebaya berbasis konstruktivisme dan kelas kontrol menggunakan direct instruction. Instrumen penelitian menggunakan soal pemahaman konsep berupa pilihan jamak dan lembar observasi sikap. Analisis data menggunakan uji-t independen dengan  taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penggunaan tutor sebaya berbasis konstruktivisme terhadap pemahaman konsep (thitung=5,64 > ttabel=2,00) dan sikap (thitung=3,54 > ttabel=2,00) peserta didik. Pengaruh penggunaan tutor sebaya berbasis konstruktivisme terhadap pemahaman konsep dan sikap peserta didik ditandai dengan adanya persentase yang lebih tinggi di kelas eksperimen daripada penggunaan metode direct instruction di kelas kontrol. Indikator pemahaman konsep adalah menafsirkan, mencontohkan, mengklasifikasikan, menyimpulkan, membandingkan, dan menjelaskan, sedangkan sikap yang menjadi fokus dalam penelitian adalah jujur, disiplin, tanggung jawab, toleransi, gotong royong, sopan santun, dan percaya diri. The ability gap of students occurs because students with high academic ability can understand concepts well, while those who are low do not understand concepts and even misconceptions occur and its impact of being an accompaniment of low student attitudes, so it is necessary to empower students with high academic abilities for scaffolding to occur. The study purpose was to determine the effect of constructivism-based peer tutors on students’ conceptual understanding and attitudes. This study was a quasi-experimental design, the experimental class used the constructivism-based peer tutor method and the control class used the direct instruction. This study instrument used the concept understanding questions in the form of multiple choices and the attitude observation sheets. The data analysis used independent t-test with a significance level of 5%. The results showed that there was the effect of using constructivism-based peer tutors on students’ conceptual understanding (tcount=5.64 > ttable=2.00) and attitudes (tcount=3.54 > ttable=2.00). The effect of using constructivism-based peer tutors on students’ conceptual understanding and attitudes were showed by the higher percentage in the experimental class than using the direct instruction in the control class. The indicators of conceptual understanding were interpreting, exemplifying, classifying, concluding, comparing, and explaining, while the attitudes for the study focus were honesty, discipline, responsibility, tolerance, mutual cooperation, courtesy, and self-confidence.