cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
DIDAKTIKA BIOLOGI: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Didaktika Biologi (Biology Didactics, in english) is a journal that contains scientific articles of research results in the field of biological education. Didaktika Biologi is for teachers, lecturers, students, researchers, and practitioners who concentrate and contribute in the field of biological education.
Arjuna Subject : -
Articles 150 Documents
PENERAPAN JURNAL BELAJAR DI MASA PANDEMI COVID-19: ANALISIS HASIL BELAJAR PADA MATA KULIAH STRATEGI PEMBELAJARAN (MODEL PEMBELAJARAN BIOLOGI) Purbowati, Dwi; Adawiyah, Rabiatul
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2021): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v5i1.3344

Abstract

Kondisi pandemi memaksa pelaksanaan pendidikan dalam keterbatasan (dengan sistem online). Diterapkan penulisan jurnal belajar untuk membantu mahasiswa merefleksi kembali pengetahuan yang telah diperoleh, meskipun dalam kondisi tanpa tatap muka, mahasiswa tetap dapat memahami kesulitan yang ditemui saat proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan jurnal belajar pada masa pandemi covid-19 terhadap hasil belajar mahasiswa. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif dengan pelaksanaan di semester ganjil 2019/2020. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester 5 yang mengikuti mata kuliah strategi pembelajaran (model pembelajaran biologi) yang dibagi menjadi kelas I dan II. Data dikumpulkan, diolah dan dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif, yakni dengan membandingkan data antara kelas I (dengan jurnal belajar) dengan kelas II (tanpa jurnal belajar) dalam persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai akhir untuk kelas I adalah A= 48,15 %, A-= 40,74%, dan B+= 11,11 %, sedangkan kelas II dengan nilai A= 32,14%, A-= 51,85%, B+= 3,70%, dan  B=11,11%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan jurnal belajar di masa pandemi covid-19 memberikan kontribusi positif terhadap perolehan nilai akhir yang lebih baik bagi kelas I dibanding kelas II. Jurnal belajar mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk evaluasi diri dan memecahkan masalah yang dihadapinya sehingga mahasiswa dapat melacak kemajuan yang telah dicapainya. The pandemic condition forced the implementation of education in limitations (with an online system). Learning journal writing was applied to help students reflect back on the knowledge that has been obtained, even in non-face-to-face conditions, students can still understand the difficulties encountered during the learning process. This study aimed to analyze the application of learning journal during the covid-19 pandemic on students’ learning outcomes. The type of the conducted study was descriptive with the implementation in the odd semester of 2019/2020 academic year. The study subjects were 5th semester students who took the learning strategy course (biology learning model) which was divided into classes I and II. Data were collected, processed and analyzed by quantitative descriptive technique, namely by comparing the data between class I (with study journal) and class II (without study journal) in percentages.The results showed that the final grades for class I were A= 48.15%, A-= 40.74%, and B+= 11.11%, while for class II were A= 32.14%, A-= 51, 85%, B+= 3.70%, and B=11.11%. It can be concluded that the application of learning journal during the covid-19 pandemic made a positive contribution to the acquisition of better final grades for class I compared to class II. The learning journal was able to improve students' ability to self-evaluate and solve the problems they face so that students can track their progress.
VALIDITAS PERANGKAT PEMBELAJARAN INKUIRI MATERI SISTEM REPRODUKSI MANUSIA SECARA BLENDED LEARNING BERBANTUAN GOOGLE CLASSROOM Hasana, Uswatun; Gayatri, Yuni; Wikanta, Wiwi
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2021): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v5i2.3621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan validitas perangkat pembelajaran inkuiri materi sistem reproduksi manusia secara blended learning berbantuan google classroom untuk melatihkan high order thinking skills (HOTS) peserta didik. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa silabus, RPP, LKS dan instrumen tes menggunakan model pembelajaran inkuiri. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan Four-D Models yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Namun, penelitian ini terbatas sampai pada tahap develop (pengembangan). Tahap define terdiri atas analisis awal, analisis tugas, analisis peserta didik, analisis konsep dan analisis tujuan pembelajaran.  Tahap design terdiri atas perancangan silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kegiatan siswa (LKS) dan instrumen tes. Tahap develop terdiri atas uji validasi oleh validator yang terdiri dari ahli materi, ahli media dan pengguna lapangan (guru) dengan menggunakan instrumen lembar validasi perangkat pembelajaran. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil validasi silabus, RPP, LKS dan instrumen tes memperoleh nilai modus rata-rata 3,6 dengan kategori sangat valid untuk masing-masing perangkat pembelajaran. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran inkuiri materi sistem reproduksi manusia secara blended learning berbantuan google classroom yang dikembangkan untuk melatihkan HOTS peserta didik dinyatakan valid dan layak digunakan berdasarkan hasil validasi para ahli. The research aimed to describe the validity of the inquiry learning tools for the human reproductive system material using blended learning assisted by google classroom to train students' high order thinking skills (HOTS). The developed learning tools were syllabus, lesson plans, worksheets, and test instruments using an inquiry learning model. This research was a development research using Four-D Models which consisted of the stages of defining, designing, developing, disseminating. However, this research was limited to the development stage. The definition stage consisted of the initial analysis, task analysis, student analysis, concept analysis and learning objectives analysis. The design stage consisted of designing the syllabus, lesson plans, worksheets and test instruments. The development stage consisted of the validation test by the validators consisting of material experts, media experts and field users (teachers) using a learning tool validation sheet. The research data were analyzed descriptively quantitatively. The validation results of the syllabus, lesson plans, worksheets and test instruments obtained an average mode score of 3.6 with very valid category for each learning tool. From this research results, it can be concluded that the inquiry learning tool for the human reproductive system material using blended learning assisted by google classroom which was developed to train students' HOTS was declared valid and suitable for use based on the experts’ validation results.
HUBUNGAN KETERAMPILAN LABORATORIUM DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN MATERI JARINGAN TUMBUHAN Kristianawati, Anastasia; Priyayi, Desy Fajar; Krave, Agna Sulis
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2021): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v5i2.4389

Abstract

Perkembangan kurikulum di Indonesia menuntut adanya pengembangan potensi siswa melalui penerapan pendekatan ilmiah. Salah satu alternatif penerapan pendekatan ilmiah dalam pembelajaran biologi adalah melalui kegiatan pembelajaran di dalam laboratorium. Kegiatan laboratorium melibatkan penggunaan keterampilan laboratorium dan kemampuan berpikir kritis yang dimiliki oleh masing-masing siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterampilan laboratorium dengan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMA pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Penelitian dilakukan di salah satu SMA swasta Kota Salatiga dengan subyek penelitian adalah siswa kelas XI SMA sejumlah 47 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan tes. Wawancara untuk analisis pendahuluan proses pembelajaran biologi di sekolah. Observasi untuk keterampilan laboratorium siswa saat pelaksanaan praktikum. Tes evaluasi dalam bentuk esai untuk kemampuan berpikir kritis siswa setelah pembelajaran dilakukan. Data dianalisis secara deskriptif dan diuji melalui uji korelasi Spearman rho. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan adanya hubungan yang signifikan antara keterampilan laboratorium dengan kemampuan berpikir kritis siswa (nilai signifikansi 0,00 < 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,745 menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan arah hubungan yang positif. Hal ini berarti dengan keterampilan laboratorium siswa yang baik, maka baik pula kemampuan berpikir kritisnya atau sebaliknya dengan besaran hubungan yang dalam kategori kuat. The curriculum in Indonesia demands the whole students’ development through applying the scientific approach in the learning process. The scientific approach can be implemented by doing learning activities in the laboratory. Laboratory activities can enhance laboratory skills and critical thinking ability. This study aimed to determine the correlation of skills and the critical thinking ability of 11th-grade students in plants tissue learning processes. This study was conducted at a private high school in Salatiga City, with the research subjects were 47 students.Data collection techniques were interview, observation, and test techniques. Interview were used for preliminary analysis of the biology learning process in schools, observation for students' laboratory skills during practicum implementation and evaluation test in the form of an essay for students' critical thinking skills after learning was done.Data were analyzed descriptively and tested by the Spearman rho correlation test. Based on the results of the study it can be concluded that there was a significant relationship between students' laboratory skills and critical thinking skills (significance value 0.00 <0.05) with a correlation coefficient of 0.745 indicating a strong relationship with a positive direction. It meants that when the value of one variable increases, the value of the other variable increase in a similar trend or vice versa with a strong relationship.
KELAYAKAN BIODIVERSITY MAGAZINE: MAJALAH PADA SUBMATERI PEMANFAATAN KEANEKARAGAMAN HAYATI BERBASIS TUMBUHAN KOSMETIK Setiyawati, Neni; Syamswisna, Syamswisna; Tenriawaru, Andi Besse
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2021): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v5i2.4169

Abstract

Majalah dapat digunakan sebagai media pembelajaran karena memiliki kesan santai, karakteristik bahasa lebih ringan, informatif, dikemas dengan sederhana yang berisi berita terkini. Oleh karena itu, majalah cocok digunakan untuk memberikan informasi yang isinya bersifat ilmiah seperti hasil penelitian inventarisasi tumbuhan kosmetik yang berasal dari potensi lokal tumbuhan Indonesia yang beraneka ragam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan majalah pada submateri pemanfaatan keanekaragaman hayati berbasis tumbuhan kosmetik. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang dilakukan melalui tahapan: pembuatan media, validasi media, dan analisis data validasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi media yang berisi aspek bahasa, isi, dan kegrafikan dengan jumlah 10 item penilaian. Validator majalah adalah 2 orang dosen Pendidikan Biologi Universitas Tanjungpura dan 3 orang guru biologi SMA. Hasil validasi dianalisis menggunakan rumus Lawshe (1975), yaitu analisis CVR dan CVI. Majalah dapat dikatakan layak jika pada perhitungan akhir skor CVR dan CVI memenuhi nilai batas minimum yang disesuaikan dengan jumlah validator. Hasil penelitian menunjukkan perolehan hasil analisis validasi majalah sebesar 1,00 dikategorikan valid, maka majalah dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran pada submateri pemanfaatan keanekaragaman hayati kelas X SMA. Namun, media ini perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, yaitu uji coba dalam proses pembelajaran biologi. Magazine can be used as learning media because it has the relaxed impression, lighter language characteristics, informative, and being packaged simply containing the latest news. Therefore, the magazine is suitable to be used to provide scientific information, such as the results of research on the inventory of cosmetic plants derived from the diverse local potential of Indonesian plants. The purpose of this study was to determine the feasibility of the magazine on the sub-material of the use of biodiversity based on cosmetic plants. The method in this study was a quantitative descriptive method which was carried out through the following stages: media creation, media validation, and validation data analysis. The instrument used was a media validation sheet that contained aspects of language, content, and graphics with a total of 10 assessment items. The validators of the magazine were 2 lecturers of Biology Education at Tanjungpura University and 3 high school biology teachers. The validation results were analyzed using Lawshe's (1975) formula, namely the analysis of CVR and CVI. Magazine can be said to be feasible if in the final calculation the CVR and CVI scores met the minimum threshold value adjusted for the number of validators. The study results showed that the results of the magazine validation analysis of 1.00 were categorized as valid, so the magazine was declared feasibility to be used as a learning media on the sub-material of the use of biodiversity for class X High School. However, this media needs further research, namely trials in the biology learning process.
PROFIL KECERDASAN NATURALIS DENGAN PERSPEKTIF TAKSONOMI BLOOM REVISI PADA PELAJARAN BIOLOGI Usman, Usman; Mahrawi, Mahrawi; Yusnita, Risa; Rifqiawati, Ika
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 6, No 1 (2022): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v6i1.3773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kecerdasan naturalis dengan perspektif taksonomi Bloom revisi pada pelajaran biologi di MAN 2 Kabupaten Tangerang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi metode, sedangkan untuk analisis data dengan teknik Miles, Huberman, & Saldana (2014) yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh kelas X dan XI MIA di MAN 2 Kabupaten Tangerang. Teknik pengumpulan data memakai angket, studi dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa kecerdasan naturalis siswa kelas X MIA pada kategori sangat tinggi sebanyak 80 siswa, kategori tinggi 32 siswa. Sedangkan kecerdasan naturalis siswa kelas XI MIA pada kategori sangat tinggi sebanyak 70 siswa, kategori tinggi 40 siswa, dan kategori cukup 1 siswa. Hasil dari kecerdasan naturalis dan kemampuan kognitif yang didapat menunjukkan perbedaan antara siswa yang memiliki kecerdasan naturalis dengan kemampuan kognitif C1, C2, C3, dan C4. Perbedaan tersebut dapat  dilihat dari setiap komponen kecerdasan naturalis siswa dengan kemampuan kognitif C1, C2, C3, dan C4 yang memiliki nilai berbeda-beda di setiap komponennya. This study aimed to determine the profile of naturalist intelligence with a revised Bloom's taxonomy perspective in biology lessons at MAN 2 Tangerang Regency. The research method used was a qualitative approach with a case study research design, with data validity techniques using the triangulation method, while for data analysis using the Miles, Huberman, & Saldana (2014) technique, which consisted of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The sample in this study were all class X and XI MIA at MAN 2 Tangerang Regency. Data collection techniques used questionnaires, documentation studies, and interviews. The results of the study can be seen that the naturalist intelligence of class X MIA students in the very high category is 80 students, the high category is 32 students. Meanwhile, the naturalist intelligence of class XI MIA students in the very high category is 70 students, the high category is 40 students, and the category is quite 1 student. The results of naturalist intelligence and cognitive abilities obtained show differences between students who have naturalist intelligence with cognitive abilities of C1, C2, C3, and C4. These differences can be seen from each component of the naturalist intelligence of students with cognitive abilities C1, C2, C3, and C4 which have different values in each component.
BUKU SAKU MATERI JAMUR KELAS X BERDASARKAN IDENTIFIKASI JAMUR PATOGEN PADA CABAI MERAH DI DATARAN RENDAH PROVINSI BENGKULU Wakhidah, Nur; Kasrina, Kasrina; Murniati, Neni; Yennita, Yennita; Ansori, Irwandi
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 6, No 1 (2022): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v6i1.3847

Abstract

Penelitian dilaksanakan untuk pengembangan buku saku materi jamur untuk kelas X yang layak dan praktis yang dapat digunakan dalam pembelajaran. Materi buku saku merupakan hasil identifikasi jamur patogen pada cabai merah berpenyakit di dataran rendah Kelurahan Padang Serai Kota Bengkulu dan Desa Pekik Nyaring Kabupaten Bengkulu Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model pengembangan Borg & Gall (1989), namun hanya sampai tahap keempat, yaitu 1) penelitian dan pengumpulan informasi, dilakukan dengan identifikasi jamur patogen dan wawancara guru terkait penggunaan dan kebutuhan bahan ajar materi jamur, 2) perencanaan dan 3) pengembangan buku saku yang dilakukan dengan penyusunan berdasarkan hasil identifikasi jamur patogen pada cabai merah, serta 4) pengujian lapangan awal, dilakukan melalui uji validasi untuk melihat kelayakan dan uji respon siswa untuk mengetahui kepraktisan buku saku. Hasil uji validasi dan uji respon siswa dianalisis dengan persentase. Berdasarkan identifikasi jamur patogen pada cabai merah diperoleh 4 jenis, yaitu Fusarium sp., Curvularia sp., Colletotrichum sp., dan Cercospora sp. Hasil identifikasi dimuat sebagai materi buku saku dengan penilaian layak berdasarkan validasi ahli media sebesar 92,8%, ahli materi 98,9% dan guru biologi 92,5%. Selain layak, buku saku juga praktis melalui penilaian respon siswa terhadap keterbacaan buku saku dengan persentase sebesar 85,13%. The research was carried out for the development of a feasible and practical fungi material pocket book for class X that can be used in learning. The pocket book material was the result of identification of pathogenic fungi on diseased red chilies in the lowlands of Padang Serai Village, Bengkulu City and Pekik Nyaring Village, Central Bengkulu Regency. This research was carried out using the Borg & Gall (1989) development model, but only reached the fourth stage, namely 1) research and information collection, carried out by identification of pathogenic fungi and teacher interviews related to the use and need for fungi teaching material, 2) planning and 3 ) development, carried out by compiling based on the results of identification of pathogenic fungi on red chilies, and 4) initial field test, carried out through validation test to see the feasibility and student response test to determine the practicality of pocket book. The results of the validation test and student response test were analyzed by percentage. Based on the identification of pathogenic fungi in red chilies, 4 types were obtained, namely Fusarium sp., Curvularia sp., Colletotrichum sp., and Cercospora sp. The identification results were published as pocket book material with feasible results based on the validation of media experts by 92.8%, material experts 98.9% and biology teachers 92.5%. Besides being feasible, pocket book was also practical through the assessment of students response to the readability of pocket book with a percentage of 85.13%.
KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) SECARA DARING Amri, Amri; Muhajir, Hariani
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 6, No 1 (2022): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v6i1.4380

Abstract

Kemampuan berpikir tingkat tinggi yang sangat dibutuhkan dalam semua kemajuan dunia pendidikan pada abad ke-21, yang termasuk didalamnya adalah berpikir kreatif. Hasil studi awal diperoleh informasi keterampilan berpikir kreatif peserta didik kurang berkembang melalui pembelajaran daring karena adanya pandemi covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) secara daring terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik kelas XI MIPA.3 UPT SMA Negeri 1 Parepare. Jenis penelitian yang digunakan adalah pra-experiment dengan desain one group pretest-posttest design. Penelitian ini dilaksanakan semester ganjil tahun akademik 2021/2022. Subjek penelitian kelas XI MIPA.3yang berjumlah 36 peserta didik. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar tes keterampilan berpikir kreatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial. Dari hasil penelitian didapatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik kelas XI MIPA.3 UPT SMA Negeri 1 Parepare sebelum diterapkan model pembelajaran PjBL secara daring rata-rata berada pada kategori kurang kreatif dengan persentase 40,42% dan sesudah pembelajaran rata-rata berada pada kategori sangat kreatif dengan persentase 90,28%. Penerapan model pembelajaran PjBL secara daring berpengaruh signifikan (sig. 0,000 < ? 0,05) terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik kelas XI MIPA.3 UPT SMAN 1 Parepare. Higher-order thinking skills are needed in all advancements in the world of education in the 21st century, which includes creative thinking. The results of the initial study obtained information that students' creative thinking skills were less developed through online learning due to the covid-19 pandemic. This study aimed to determine the application of the online Project Based Learning (PjBL) model on students’ creative thinking skills in class XI MIPA.3 UPT SMA Negeri 1 Parepare. The type of research used was pre-experimental with a one group pretest-posttest design. This research was carried out in the odd semester of the 2021/2022 academic year. The research subjects were class XI MIPA.3 which consisted of 36 students. The research instrument used was a creative thinking skill test sheet. Analysis of the data used was descriptive and inferential statistical analysis. From the results of the study, it was found that students’ creative thinking skills in class XI MIPA.3 UPT SMA Negeri 1 Parepare before the applied online PjBL model was less creative category with a percentage of 40.42% and after learning it was very creative category with a percentage of 90.28%. The application of the online PjBL model has a significant effect (sig. 0.000 < ? 0.05) on students’ creative thinking skills in class XI MIPA.3 UPT SMAN 1 Parepare.
PERSEPSI SISWA TERHADAP PENGGUNAAN E-LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 GODEAN, SLEMAN Setiawan, Hafidh Ibnu; Haji, Nur Ubay Pangesda; Sulistyani, Ria Nanda; Edhita, Afiefa Meiliani; Ma'rifah, Destri Ratna; Saifuddin, Much Fuad
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 6, No 1 (2022): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v6i1.4208

Abstract

Persepsi siswa dalam menggunakan e-learning dalam kegiatan pembelajaran perlu untuk dikaji karena siswa merupakan pihak yang menggunakan e-learning dalam proses belajar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui persepsi siswa terhadap penggunaan e-learning dalam pembelajaran biologi pada masa pandemic Covid-19 di SMA Negeri 1 Godean, Sleman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Data penelitian didapatkan dengan cara membagikan angket dalam bentuk Google form yang terdiri dari 11 pernyataan (indikator) yang mencakup tiga aspek, yaitu aspek kemudahan akses, aspek kebermanfaatan dalam pembelajaran dan aspek kemudahan penggunaan e-learning. Angket dibagikan ke seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Godean, Sleman. Data hasil respon siswa dianalisis dengan menghitung persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan siswa SMA Negeri 1 Godean, Sleman memiliki persepsi yang positif terhadap penggunaan e-learning dalam kegiatan pembelajaran daring biologi, dengan capaian tertinggi siswa menganggap e-learning mudah untuk digunakan. Namun untuk kegiatan diskusi sebagai salah satu indikator dari aspek kebermanfaatan, siswa merasa bahwa e-learning kurang tepat sebagai sarana diskusi sehingga e-learning masih perlu dikembangkan lagi. Students' perception of using e-learning in learning activities need to be studied because students are who uses e-learning in the learning process. The purpose of this study was to determine students' perception of using e-learning in biology learning during the pandemic Covid-19 at SMA Negeri 1 Godean, Sleman. The method used in this study was descriptive. The research data was obtained by distributing a questionnaire in the form of a Google form consisting of 11 statements (indicators) covering three aspects, namely aspects of ease of access, aspects of usefulness in learning and aspects of ease of use of e-learning. The questionnaire was distributed to all students of class X SMA Negeri 1 Godean, Sleman. Students’ response data were analyzed by calculating the percentage. The results of this study indicated that students of SMA Negeri 1 Godean, Sleman had the positive perception of using e-learning in biology online learning activities, with the highest aspect was that students considered e-learning easy to use.However, for the discussion activities as one of indicators of the usefulness aspect, students felt that e-learning was not appropriate as a means of discussion so that e-learning still needs to be developed.
KELAYAKAN WEB PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES TOPIK SISTEM PERNAPASAN UNTUK PENGEMBANGAN LITERASI KESEHATAN SISWA Rifa'i, Rizal Muhammad; Subiantoro, Agung Wijaya
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 6, No 1 (2022): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v6i1.3690

Abstract

Penulusuran literatur atau penelitian perihal praktik pembelajaran yang berorientasi pada literasi kesehatan khususnya melalui mata pelajaran sains-biologi di Indonesia menunjukkan bahwa pengembangan dan aplikasi desain instruksional belum banyak dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan web pembelajaran biologi berbasis Socio-scientific issues (SSI) untuk diimplementasikan dalam pembelajaran biologi di SMA. Metode yang digunakan adalah research & development. Subjek penelitian terdiri dari 2 ahli materi, 2 ahli media, 2 guru biologi, dan 20 siswa SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penilaian dan angket. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif kualitatif sebagai bahan revisi media dan data kuatitatif menggunakan persentase untuk penilaian kelayakan. Hasil dari penelitian pengembangan ini adalah web pembelajaran biologi berbasis SSI topik sistem pernapasan untuk mengembangkan literasi kesehatan siswa SMA kelas XI. Web pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan aspek konsep esensial materi biologi, informasi kajian biologi, bahasa kajian biologi, organisasi pembelajaran, dan operasional sajian web berdasarkan hasil penilaian dari ahli materi, ahli media, dan guru biologi. Berdasarkan hasil penilaian tersebut dapat disimpulkan web pembelajaran yang dkembangkan layak digunakan dalam pembelajaran biologi. Searching the literature or research on learning practices oriented towards health literacy, especially through science-biology subjects in Indonesia, showed that the development and application of instructional design has not been widely produced. This study aimed to determine the feasibility of a biology learning web based on Socio-scientific issues (SSI) to be implemented in biology learning in high school.The method used was research & development. The study subjects consisted of 2 material experts, 2 media experts, 2 biology teachers, and 20 high school students. Data collection was carried out using assessment instruments and questionnaires. Qualitative data were analyzed descriptively qualitatively as media revision material and quantitative data using percentages for feasibility assessment.The result of this development research is a biology learning web based on SSI on the topic of the respiratory system to develop health literacy for high school students. The developed learning web has the feasibility criteria based on aspects of the essential concepts of biological material, information and language of biological studies, learning organization, and web presentation operation. It was Based on the results of assessments from material experts, media experts, biology teachers and limited trial test. Based on the results of the assessment, it can be concluded that the learning web developed is suitable for use in biology learning.
UKURAN STOMATA PAKCOY (Brassica rapa L.) HASIL RENDAMAN KOLKISIN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Hasana, Nurdiah; Sarno, Sarno; Hanum, Laila
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 6, No 2 (2022): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v6i2.4430

Abstract

Anatomi tumbuhan adalah mata kuliah wajib yang harus dipelajari oleh mahasiswa Program Studi Biologi dan Pendidikan Biologi. Salah satu materi yang dibahas dalam anatomi tumbuhan adalah stomata pada daun. Peningkatan ukuran stomata yang diberi kolkisin dapat digunakan sebagai sumber belajar yang memudahkan mahasiswa saat melakukan pengamatan. Sumber belajar tentang stomata dapat menggunakan gambar dari penelitian eksperimen dengan memberikan perendaman biji (benih) pakcoy terlebih dahulu menggunakan kolkisin dengan konsentrasi K0 (0 mg/L), K1(250 mg/L), K2 (500 mg/L), dan K3 (750 mg/L). Pengamatan stomata dilakukan ketika pakcoy berumur 42 hari menggunakan metode replikasi. Stomata diamati menggunakan mikroskop binokuler olympus dengan perbesaran 40x10 yang dihubungkan dengan kamera mikroskop optilab advance by Miconos untuk pengambilan gambar. Pengukuran panjang dan lebar stomata menggunakan software image raster 3. Hasil penelitian menunjukkan ukuran stomata pakcoy (Brassica rapa L.) semakin besar seiring dengan semakin tinggi konsentrasi kolkisin yang digunakan yang ditandai dengan pertambahan ukuran panjang dan lebar stomata. Ukuran stomata yang besar yang disajikan sebagai sumber belajar berupa gambar stomata pakcoy memudahkan mahasiswa dalam mengamati struktur dan bentuk stomata dan menentukan bagian-bagian stomata yang terdiri atas celah stoma, sel penutup dan sel tetangga. Plant anatomy is a compulsory subject that must be studied by students of Biology and Biology Education Study Programs. One of the materials discussed in plant anatomy is the stomaa on the leaves. Increasing the size of stomata given colchicine can be used as a learning resource that makes it easier for students to make observations. The learning resource about stomata could use pictures from experimental research by soaking pakcoy seeds first using colchicine with concentrations of K0 (0 mg/L), K1(250 mg/L), K2 (500 mg/L), and K3 (750 mg/L). The stomata observation was carried out when the pakcoy were 42 days old using the replication method. The stomata were observed using an Olympus binocular microscope with a magnification of 40x10 connected to an optilab advance by Miconos microscope camera for image capture. The stomata length and width were measured using image raster 3 software. The results showed that pakcoy (Brassica rapa L.) stomata size was getting bigger with the higher concentration of colchicine used which was indicated by the increase in the length and width of the stomata. The large size of stomata which was presented as a learning resource in the form of pictures of pakcoy stomata made it easier for students to observe the structure and shape of the stomata and determine the parts of the stomata which consisted of stoma slit, guard cells and neighboring cells.