cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pengembangan Teknlogi Informasi dan Ilmu Komputer (J-PTIIK) Universitas Brawijaya merupakan jurnal keilmuan dibidang komputer yang memuat tulisan ilmiah hasil dari penelitian mahasiswa-mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya. Jurnal ini diharapkan dapat mengembangkan penelitian dan memberikan kontribusi yang berarti untuk meningkatkan sumber daya penelitian dalam Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer.
Arjuna Subject : -
Articles 6,923 Documents
Sistem Bantu Wearable pada Training Angkat Beban untuk Triceps dengan Metode Multilayer Perceptron (MLP) Zahra, Inez Bedwina; Syauqy, Dahnial; Primananda, Rakhmadhany
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu cara menjaga kualitas hidup manusia yang sering dikaitkan dengan olahraga. Olahraga memiliki manfaat seperti meningkatkan daya tahan tubuh, hingga menurunkan resiko terkena penyakit. Salah satu olahraga yang dapat dilakukan adalah latihan angkat beban seperti one arm overhead tricep extension untuk melatih otot pada triceps.s Latihan angkat beban tersebut perlu memperhatikan teknik yang tepat untuk menghindari risiko cedera. Cedera dapat terjadi jika latihan hanya didasarkan pada meniru orang lain tanpa pemahaman tentang teknik. Untuk itu, penelitian mengenai training angkat beban untuk triceps dilakukan. Pada penelitian, sistem bantu wearable dirancang menggunakan sensor MPU6050 yang dapat mengumpulkan data gerakan tubuh secara akurat dan real-time. Sistem hardware wearable yang dirancang berjumlah dua untuk diimplementasikan pada lengan bawah dan lengan atas. Masing-masing hardware terdiri dari sensor MPU6050 dan modul ESP32. Sensor berkomunikasi dengan ESP32 menggunakan protokol I2C, sedangkan ESP32 berkomunikasi dengan ESP32 lainnya menggunakan protokol ESP-Now. ESP32 pada lengan atas diintegrasikan dengan Multilayer Perceptron untuk melakukan klasifikasi gerakan triceps yang tepat dan tidak tepat. Ketika gerakan tepat, buzzer akan berbunyi sebagai penanda. Berdasarkan evaluasi hasil pengujian, sistem menunjukkan akurasi sebesar 80% dari 30 data uji secara cepat, yaitu dengan rata-rata selama 2,2 ms dari 15 data uji.
Sistem Bantu Wearable pada Latihan Angkat Beban untuk Triceps dengan Metode Support Vector Machine (SVM) Malik, Hifdzul; Syauqy, Dahnial; Putri, Rekyan Regasari Mardi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya popularitas olahraga, khususnya melalui media sosial, telah mendorong partisipasi masyarakat yang signifikan. Fenomena ini tak jarang diikuti oleh pemahaman teknik olahraga yang tidak memadai, terutama pada latihan angkat beban. Konsekuensi dari teknik yang salah dapat berakibat fatal, salah satunya berupa cedera pada otot triceps yang memegang peran penting dalam aktivitas sehari-hari. Menjawab permasalahan ini, penelitian ini bertujuan mengembangkan sebuah sistem bantu wearable berbasis sensor MPU6050 untuk memantau dan memperbaiki gerakan one arm overhead triceps extension pada latihan angkat beban, meminimalisir resiko cedera akibat kesalahan teknik, dan pada akhirnya meningkatkan efektivitas latihan. Sistem ini memanfaatkan kombinasi sensor accelerometer dan gyroscope yang secara real-time menangkap data selama latihan. Dua belas titik data (input) yang dihasilkan oleh sensor MPU6050 kemudian diolah melalui metode klasifikasi Support Vector Machine (SVM) dalam ESP32 untuk diklasifikasikan. Hasil klasifikasi kemudian diinterpretasikan menjadi perhitungan kualitas gerakan one arm overhead triceps extension secara keseluruhan. Sebagai komponen output, sistem dilengkapi dengan buzzer yang memberikan feedback suara untuk gerakan yang benar berdasarkan penilaian klasifikasi. Melalui feedback suara ini, pengguna dapat langsung mengetahui kualitas gerakannya dan segera melakukan koreksi jika diperlukan. Berdasarkan hasil pengujian, sistem ini berhasil mendeteksi gerakan one arm overhead triceps extension dengan tingkat akurasi sebesar 81,4%. Selain itu, waktu komputasi sistem tergolong cepat, yaitu rata-rata 4 ms, sehingga feedback suara dapat diberikan secara real-time tanpa mengganggu momentum latihan.
Sistem Wearable untuk Training One Arm Overhead Triceps Extension menggunakan Modul MPU6050 dengan Metode Random Forest Yunus, Ahmad Haykal; Syauqy, Dahnial; Widasari, Edita Rosana
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga memberikan manfaat bagi tubuh manusia, namun dapat berdampak negatif jika tidak dilakukan dengan benar. Salah satu olahraga bermanfaat, tetapi berpotensi merugikan jika tidak dilakukan dengan benar, adalah angkat beban. Angkat beban memiliki risiko, terutama bagi pemula tanpa bimbingan langsung. Dalam hal ini, penelitian fokus pada latihan one arm overhead triceps extension, yang sering dilakukan oleh pemula. Kelebihan gerakan ini adalah kemudahan akses karena hanya memerlukan dumbbell, memungkinkan pelaksanaannya di berbagai tempat. Dengan kemajuan teknologi, kesalahan dalam olahraga angkat beban dapat dihindari dengan menggunakan perangkat wearable. Penelitian ini mengembangkan sistem untuk mengklasifikasikan gerakan one arm overhead triceps extension dengan modul MPU6050 dan metode random forest, mencapai akurasi 83% dari 30 pengujian. Komunikasi data dilakukan menggunakan mikrokontroller ESP32 dengan tingkat keberhasilan 100%. Sistem juga mencapai rata-rata waktu komputasi 1,47 ms, menunjukkan kecepatan komputasi yang kritis untuk pengklasifikasian gerakan pengguna.
Analisis Perbedaan Keterampilan Antara Kelas Sistem Terdistribusi (Layanan Komputasi Awan dan Mesin Virtual) Biondy, Iqbal; Amalia, Faizatul; Pinandito, Aryo
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan perangkat fisik komputer menyebabkan kesulitan dalam melakukan praktikum instalasi Linux, padahal perangkat komputer yang memiliki kemudahan akses merupakan faktor penting dalam pelaksanaan praktikum instalasi Linux. Penggunaan layanan komputasi awan merupakan salah satu upaya untuk mengatasi masalah keterbatasan perangkat fisik komputer saat praktikum instalasi Linux. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendapatkan pemahaman tentang perbedaan keterampilan antara kelompok yang menggunakan layanan komputasi awan dan kelompok yang menggunakan mesin virtual. Penelitian kuasi-eksperimental ini menggunakan desain Kelompok mesin virtual dan eksperimen dengan pretest-posttest. Partisipan terdiri dari 30 mahasiswa praktikum mata kuliah Desain Basis Data & SQL program studi Pendidikan Teknologi Informasi Fakultas Universitas Brawijaya dari Malang, Indonesia. Masing-masing kelompok dipilih 15 orang secara tidak acak untuk bertindak sebagai kelompok eksperimen dengan menggunakan layanan komputasi awan dan Kelompok kontrol dengan menggunakan mesin virtual Virtualbox. Penilaian keterampilan menggunakan penilaian berupa penilaian prosedural. Pengolahan data dilakukan dengan memanfaatkan uji beda dalam analisis. Dengan tidak adanya perbedaan secara signifikan dalam penggunaan media praktikum, pendidik dapat menggunakan mesin virtual virtualbox ataupun layanan komputasi awan dalam pembelajaran praktikum instalasi Linux. Meskipun begitu, layanan komputasi awan dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran praktikum instalasi Linux karena media tersebut setara.
Denoising Sinyal Suara menggunakan Gerbang Spektrum pada Sistem Pengenalan Emosi Stress Yusuf, Delfi Olivia; Prasetio, Barlian Henryranu
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman yang pesat turut mendorong kemajuan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam konteks ini, pengukuran emosi stres manusia secara mobile telah menjadi fokus utama, namun metode tradisional yang melibatkan penggunaan website dan pengisian kuisioner terbukti kurang efektif. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan pendekatan baru dengan menggunakan pengukuran emosi stres berbasis suara untuk meningkatkan objektivitas pengukuran. Metode Convolutional Neural Network (CNN) dipilih karena kemampuannya untuk mengambil fitur, memungkinkan algoritma ini untuk beradaptasi dengan data baru secara lebih efisien. Proses denoising sinyal suara menggunakan gerbang spektrum adalah metode yang pengurangan kebisingan yang digunakan pada penelitian ini. Gerbang spektrum terpilih karena kemampuannya menghilangkan noise pada frekuensi yang sudah ditetapkan, meningkatkan kualitas sinyal dan keakuratan pengukuran. Meskipun tingkat akurasi yang diperoleh saat ini sebesar 60%, penelitian ini menyoroti pentingnya verifikasi data yang lebih luas dan penelitian lebih mendalam terkait pengurangan kebisingan suara untuk meningkatkan kinerja sistem. Sistem yang dikembangkan dapat dijalankan melalui platform Android, memudahkan akses dan penggunaan oleh pengguna. Dengan melibatkan pengukuran emosi stres berbasis suara dan teknologi pengurangan kebisingan, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan sistem yang lebih efektif dan dapat diandalkan dalam mendukung pemantauan kesejahteraan emosional manusia secara mobile.
Kendali Kursi Roda Pintar Berdasarkan Suara pada Lingkungan Bising menggunakan GFCC dan ResNet50 berbasis TX2 Priyanpadma, Sulthon; Utaminingrum, Fitri
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2023, sebanyak 22,97 juta jiwa atau sekitar 8,5% dari jumlah penduduk di Indonesia merupakan penyandang disabilitas (Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, 2023). Penyandang disabilitas tunadaksa yang memiliki kelumpuhan pada bagian tangan maupun kaki akan kesulitan dalam menggerakkan kursi roda secara mandiri. Hal ini disebabkan kursi roda yang ada dipasaran hanya memfasilitasi penyandang disabilitas yang dapat mengendalikan kursi rodanya secara mandiri menggunakan tangan. Maka dibutuhkan kursi roda yang dapat dikendalikan tanpa menggunakan tangan, salah satu solusinya memanfaatkan perintah suara untuk mengendalikan kursi roda secara mandiri. Oleh sebab itu, penulis mengusulkan sistem kendali kursi roda pintar menggunakan perintah suara. Selain itu, agar meningkatkan mobilitas pengguna kursi roda maka perintah suara akan melakukan klasifikasi pada lingkungan bising menggunakan fitur ekstraksi Gammatone-Frequency Cepstral Coefficients (GFCC) dan klasifikasi ResNet50. Adapun hasil akurasi integrasi dilakukan oleh 3 subjek dilingkungan hening dan 3 subjek dilingkungan bising. Hasil yang diperoleh terhadap pengujian lima kelas yaitu maju, mundur, kanan, kiri, berhenti menunjukkan bahwa pengujian pada lingkungan hening memperoleh rata-rata akurasi 88% dan pada lingkungan bising memperoleh rata-rata akurasi 80%.
Pengaruh Student Engagement dalam Project-Based Online Learning Bootcamp terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa di Era Industri 4.0 Andina, Syahra Rizkia; Pinandito, Aryo
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Teknologi di Indonesia saat ini telah berada pada kondisi pengkolaborasian Cyber-Physical dengan teknologi otomatisasi atau yang sering disebut sebagai Industri 4.0. Perkembangan yang terjadi berdampak pada meningkatnya kebutuhan perusahaan akan sumber daya manusia yang berkualitas dan termotivasi agar dapat tumbuh berkelanjutan. Dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut, maka muncullah beberapa lembaga training yang berfokus pada Information Tecnology (IT) yang saat ini lebih populer dengan sebutan Bootcamp. Bootcamp dengan fasilitas Project-Based Online Learning yang mendorong student egangement dapat memberikan pengimplementasian teori melalui suatu praktik atau proyek sebagai bagian dari pembelajaran untuk investasi sumber daya manusia dalam menciptakan lulusan yang inovatif dan kompetitif dalam dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh behavioral engagement, emotional engagement, dan cognitive engagement terhadap kesiapan kerja mahasiswa di era industri 4.0. Pengumpulan data menggunakan teknik stratified random sampling dengan mendapatkan sebanyak 102 data responden. Berdasarkan hasil analisis data, hanya satu dari tiga hipotesis yang dapat diterima yaitu behavioral engagement berpengaruh secara signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa di era industri 4.0. Hasil analisis yang telah dilakukan juga menunjukkan bahwa variabel independen berpengaruh sebesar 78.5% terhadap variabel dependen yang sedang diteliti.
Sistem Akuisisi dan Pengiriman Data untuk Node Pelacak Hewan Ternak menggunakan LoRa Rudolf, Rudolf; Akbar, Sabriansyah Rizqika; Amron, Kasyful
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peternakan memainkan peran krusial dalam kemakmuran ekonomi dan ketahanan pangan. Sistem pemeliharaan bebas dengan hewan yang berkeliaran seringkali menghasilkan produk berkualitas tinggi tetapi menimbulkan tantangan serta masalah bagi masyarakat lokal. Solusi pelacakan hewan ternak berbasis IoT perlu dikembangkan, untuk itu penelitian ini merancang sistem node pelacak berbasis jaringan sensor nirkabel (JSN) untuk mendukung pengaplikasian sistem IoT pelacakan hewan ternak. Node pelacak tersebut merupakan node yang dapat menentukan lokasi hewan ternak dan memiliki waktu hidup yang lama. Node juga harus dapat mengirimkan hewan data-data tersebut pada gateway node tanpa koneksi internet. Oleh sebab itu, digunakan protokol LoRa. Terdapat regulasi yang mengatur penggunaan protokol LoRa dan untuk dapat memaksimalkan sistem berdasarkan regulasi tersebut dilakukan penyimpan data sementara pada memori internal sistem. Penelitian ini telah merancang dan mengimplementasikan sistem akuisisi data lokasi menggunakan GPS, penyimpan data pada internal memori, pengiriman data menggunakan LoRa, dan penghematan daya pada node pelacak dengan mode tidur. Penelitian ini menghasilkan node yang dapat menentukan lokasi hewan ternak dengan akurasi 10 meter, berhasil melakukan penyimpanan data sepenuhnya, dan mendapatkan jarak pengiriman menggunakan LoRa dengan rata-rata 130 - 200 meter. Nose sensor mengkonsumsi daya sebanyak 8.76 mAh, waktu hidup node pelacak hanya mencapai 62 jam pada kondisi terbaik yang terjadi karena pengaruh baterai yang digunakan.
Eksperimen Penerapan Formulir Satu Halaman dan Multi-Halaman, Infinite Scrolling dan Pagination Pages, serta Modal dan Nonmodal Dialog Saputro, Aditya Ikhwan; Kharisma, Agi Putra; Santoso, Nurudin
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pinky Guard adalah waralaba bengkel perawatan dan salah satu cabangnya berada di Kota Cilegon. Di dalamnya, manajemen usaha dibentuk mandiri oleh pemilik dan salah satu turunannya adalah proses administrasi berupa pencatatan, pencarian, dan pembaruan data pelanggan. Namun, terdapat permasalahan pada proses administrasi yang masih membutuhkan waktu lama. Berdasarkan konteks tersebut, dirancang pengalaman pengguna berbentuk prototipe website dari enam mekanisme yang dianggap dapat membantu mempercepat proses administrasi. Formulir satu halaman dan formulir multi-halaman, infinite scrolling dan pagination pages, serta modal dialog dan nonmodal dialog adalah enam mekanisme tersebut yang didapat dari studi literatur. Kemudian, mekanisme-mekanisme tersebut dirancang dari mulai wireframe, mockup, hingga prototipe. Proses pengujian dilakukan secara langsung dan moderated terhadap satu orang responden (100% populasi) untuk menguji variabel task completion time menggunakan metode split testing. Penelitian ini dapat mengetahui apakah ada perbedaan waktu antara masing-masing mekanisme. Hasil pengujian menunjukkan bahwa formulir multi-halaman memiliki waktu yang lebih sedikit dibanding formulir satu halaman, infinite scrolling memiliki waktu yang lebih sedikit dibanding pagination pages, dan nonmodal dialog memiliki waktu yang lebih sedikit dibanding modal dialog.
Analisis Pengaruh Performance Expectancy, System Quality, dan Habit terhadap Continuance Intention Penggunaan Aplikasi Operator Telekomunikasi Seluler setelah Perbaruan Fixed Mobile Convergence Zharfani, Nadya Putrininda; Pinandito, Aryo; Herlambang, Admaja Dwi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka penggunaan internet di Indonesia terus berkembang sehingga layanan operator telekomunikasi harus dipenuhi. Salah satu perusahaan operator telekomunikasi terbesar di Indonesia adalah Telkomsel. Berdasarkan laporan tahunan Telkomsel pada 2022, Telkomsel kehilangan 10,89% pelanggan dibandingkan dengan tahun 2021. Telkomsel terus berupaya untuk meningkatkan inovasi teknologi digital, salah satunya dengan perkembangan fixed-mobile convergence dengan IndiHome. Penerapan ini berdampak ke tampilan antarmuka aplikasi MyTelkomsel. Hal ini perlu diperhatikan karena jumlah pengguna aktif bulanan MyTelkomsel pada 2023 diketahui kurang dari seperempat dari total jumlah unduhan, sehingga kurang jelas apakah MyTelkomsel dapat mempertahankan niat penggunanya untuk terus menggunakan aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur faktor-faktor yang dapat memengaruhi niat keberlanjutan penggunaan aplikasi (continuance intention). Faktor-faktor yang diteliti adalah performance expectancy, system quality, dan habit dengan acuan literatur terdahulu yang mengidentifikasi faktor-faktor yang berdampak besar pada continuance intention dalam menggunakan aplikasi. Pengguna MyTelkomsel menjadi subjek wawancara kualitatif semi-terstruktur dan survei kuantitatif dalam penelitian ini. Hasil dari wawancara selanjutnya dianalisis dengan open coding, sedangkan hasil kuesioner dianalisis menggunakan Generalized Linear Model (GLM). Berdasarkan hasil analisis data, performance expectancy dan habit berpengaruh signifikan terhadap continuance intention penggunaan aplikasi MyTelkomsel. Dengan adanya keterbatasan, penelitian selanjutnya diharapkan dapat mencakup lebih banyak faktor, sampel, dan cakupan yang lebih luas.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026 Vol 10 No 01 (2026): Januari 2026 Vol 10 No 4 (2026): April 2026 Vol 10 No 3 (2026): Maret 2026 Vol 10 No 2 (2026): Februari 2026 Vol 9 No 13 (2025): Publikasi Khusus Tahun 2025 Vol 9 No 12 (2025): Desember 2025 Vol 9 No 11 (2025): November 2025 Vol 9 No 10 (2025): Oktober 2025 Vol 9 No 9 (2025): September 2025 Vol 9 No 8 (2025): Agustus 2025 Vol 9 No 7 (2025): Juli 2025 Vol 9 No 6 (2025): Juni 2025 Vol 9 No 5 (2025): Mei 2025 Vol 9 No 4 (2025): April 2025 Vol 9 No 3 (2025): Maret 2025 Vol 9 No 2 (2025): Februari 2025 Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025 Vol 8 No 13 (2024): Publikasi Khusus Tahun 2024 Vol 8 No 10 (2024): Oktober 2024 Vol 8 No 9 (2024): September 2024 Vol 8 No 8 (2024): Agustus 2024 Vol 8 No 7 (2024): Juli 2024 Vol 8 No 6 (2024): Juni 2024 Vol 8 No 5 (2024): Mei 2024 Vol 8 No 4 (2024): April 2024 Vol 8 No 3 (2024): Maret 2024 Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024 Vol 8 No 1 (2024): Januari 2024 Vol 7 No 13 (2023): Publikasi Khusus Tahun 2023 Vol 7 No 9 (2023): September 2023 Vol 7 No 8 (2023): Agustus 2023 Vol 7 No 7 (2023): Juli 2023 Vol 7 No 6 (2023): Juni 2023 Vol 7 No 5 (2023): Mei 2023 Vol 7 No 4 (2023): April 2023 Vol 7 No 3 (2023): Maret 2023 Vol 7 No 2 (2023): Februari 2023 Vol 7 No 1 (2023): Januari 2023 Vol 7 No 14 (2023): Antrian Publikasi Vol 6 No 13 (2022): Publikasi Khusus Tahun 2022 Vol 6 No 12 (2022): Desember 2022 Vol 6 No 11 (2022): November 2022 Vol 6 No 10 (2022): Oktober 2022 Vol 6 No 9 (2022): September 2022 Vol 6 No 8 (2022): Agustus 2022 Vol 6 No 7 (2022): Juli 2022 Vol 6 No 6 (2022): Juni 2022 Vol 6 No 5 (2022): Mei 2022 Vol 6 No 4 (2022): April 2022 Vol 6 No 3 (2022): Mei 2022 Vol 6 No 2 (2022): Februari 2022 Vol 6 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 5 No 13 (2021): Publikasi Khusus Tahun 2021 Vol 5 No 12 (2021): Desember 2021 Vol 5 No 11 (2021): November 2021 Vol 5 No 10 (2021): Oktober 2021 Vol 5 No 9 (2021): September 2021 Vol 5 No 8 (2021): Agustus 2021 Vol 5 No 7 (2021): Juli 2021 Vol 5 No 6 (2021): Juni 2021 Vol 5 No 5 (2021): Mei 2021 Vol 5 No 4 (2021): April 2021 Vol 5 No 3 (2021): Maret 2021 Vol 5 No 2 (2021): Februari 2021 Vol 5 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 5 No 13 (2021) Vol 4 No 13 (2020): Publikasi Khusus Tahun 2020 Vol 4 No 12 (2020): Desember 2020 Vol 4 No 11 (2020): November 2020 Vol 4 No 10 (2020): Oktober 2020 Vol 4 No 9 (2020): September 2020 Vol 4 No 8 (2020): Agustus 2020 Vol 4 No 7 (2020): Juli 2020 Vol 4 No 6 (2020): Juni 2020 Vol 4 No 5 (2020): Mei 2020 Vol 4 No 4 (2020): April 2020 Vol 4 No 3 (2020): Maret 2020 Vol 4 No 2 (2020): Februari 2020 Vol 4 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 3 No 12 (2019): Desember 2019 Vol 3 No 11 (2019): November 2019 Vol 3 No 10 (2019): Oktober 2019 Vol 3 No 9 (2019): September 2019 Vol 3 No 8 (2019): Agustus 2019 Vol 3 No 7 (2019): Juli 2019 Vol 3 No 6 (2019): Juni 2019 Vol 3 No 5 (2019): Mei 2019 Vol 3 No 4 (2019): April 2019 Vol 3 No 3 (2019): Maret 2019 Vol 3 No 2 (2019): Februari 2019 Vol 3 No 1 (2019): Januari 2019 Vol 2 No 12 (2018): Desember 2018 Vol 2 No 11 (2018): November 2018 Vol 2 No 10 (2018): Oktober 2018 Vol 2 No 9 (2018): September 2018 Vol 2 No 8 (2018): Agustus 2018 Vol 2 No 7 (2018): Juli 2018 Vol 2 No 6 (2018): Juni 2018 Vol 2 No 5 (2018): Mei 2018 Vol 2 No 4 (2018): April 2018 Vol 2 No 3 (2018): Maret 2018 Vol 2 No 2 (2018): Februari 2018 Vol 2 No 1 (2018): Januari 2018 Vol 2 No 8 (2018) Vol 2 No 6 (2018) Vol 1 No 12 (2017): Desember 2017 Vol 1 No 11 (2017): November 2017 Vol 1 No 10 (2017): Oktober 2017 Vol 1 No 9 (2017): September 2017 Vol 1 No 8 (2017): Agustus 2017 Vol 1 No 7 (2017): Juli 2017 Vol 1 No 6 (2017): Juni 2017 Vol 1 No 5 (2017): Mei 2017 Vol 1 No 4 (2017): April 2017 Vol 1 No 3 (2017): Maret 2017 Vol 1 No 2 (2017): Februari 2017 Vol 1 No 1 (2017): Januari 2017 More Issue