cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 121 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 6 (2025)" : 121 Documents clear
Reconceptualizing Islamic Early Education through Foundational Arabic Literacy Suprayitno, Kabul; Ahmadi, Ahmadi; Yekti, Sanjaka; Saad, Nurhasma Muhamad
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7628

Abstract

This study reconceptualizes early childhood Islamic education by positioning fundamental Arabic literacy as a holistic framework that nurtures linguistic, moral, and spiritual development. Drawing on Islamic education and Vygotsky's sociocultural theory, the study employed a qualitative interpretive design involving classroom observations, interviews, and document analysis in three Islamic early childhood education institutions. The findings reveal that Arabic literacy serves not only as a medium for language acquisition but also as a channel for transmitting faith-based values ??and shaping children's moral reasoning. Through practices such as Quranic storytelling, ritual expressions, and dialogic interactions, Arabic becomes a mediating tool connecting cognition, emotion, and spirituality. Teachers play a central role as moral facilitators, guiding students to connect Arabic language learning with ethical reflection and emotional engagement. This study's novel contribution lies in reinterpreting Arabic literacy as spiritual literacy a transformative educational paradigm that integrates faith, language, and identity formation. Theoretically, it broadens the sociocultural perspective by incorporating spirituality into language learning, while practically, it offers a model for educators to cultivate spiritual awareness and moral consciousness through the teaching of basic Arabic in early Islamic education.
Inovasi Multimedia Interaktif TERBACA: Upaya Peningkatan Literasi Dini pada Anak Usia Dini Riza, Femiaulia; Eliza, Delfi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7631

Abstract

Literasi merupakan fondasi utama dalam perkembangan anak yang perlu ditanamkan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif TERBACA sebagai media pembelajaran inovatif guna meningkatkan kemampuan literasi awal anak di taman kanak-kanak. Pengembangan produk dilakukan dengan menggunakan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek uji coba adalah anak kelompok besar di salah satu taman kanak-kanak. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif untuk menilai validitas, praktikalitas, dan efektivitas media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif TERBACA memenuhi kriteria sangat valid dan sangat praktis, serta mampu meningkatkan kemampuan literasi awal anak secara signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa TERBACA tidak hanya memperkaya strategi pembelajaran literasi di pendidikan anak usia dini, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap inovasi media digital yang selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, media ini dapat dijadikan alternatif yang efektif dan mudah diakses untuk mendukung pembelajaran literasi yang menarik, interaktif, dan bermakna bagi anak
Fun Cooking dan Peningkatan Life Skills Anak Usia Dini Lestari, Puji; Mahyuddin, Nenny; Nurhafizah, Nurhafizah; Marlina, Serli
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7633

Abstract

Kegiatan Fun Cooking pada PAUD di Indonesia umumnya berfokus pada ranah kognitif atau motorik halus dengan pendekatan deskriptif atau intervensi sederhana berjangka pendek. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas fun cooking dalam meningkatkan life skills anak usia dini melalui desain quasi-eksperimental dengan kelompok kontrol non-ekivalen. Partisipan terdiri atas 30 anak berusia 5–6 tahun (16 perempuan, 14 laki-laki) yang dipilih melalui purposive sampling setelah memperoleh persetujuan etik dan izin tertulis orang tua. Kelompok eksperimen menerima enam sesi kegiatan memasak sederhana berdurasi 30–40 menit yang diarahkan pada penguatan keterampilan personal, sosial, intelektual, dan vokasional dasar. Pengukuran dilakukan melalui tes lisan dan praktik menggunakan rubrik empat tingkat (ICC = 0,87). Hasil menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok (t(28) = 4,52, p < 0,001), disertai ukuran efek besar (Cohen’s d = 1,65; CI 95% [0,86, 2,41]). Temuan ini mengindikasikan bahwa fun cooking merupakan strategi pembelajaran berbasis aktivitas yang efektif dalam meningkatkan life skills anak usia dini.
FoMO dan Perilaku Phubbing pada Anak: Studi Kualitatif Husen, Mohamad Fauzi; Agustinova, Danu Eko; Sudrajat, Sudrajat
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan manifestasi Fear of Missing Out (FoMO) serta kaitannya dengan perilaku phubbing pada anak usia 4-8 tahun di Kota Mataram Kecamatan Ampenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan partisipan sebanyak enam anak yang direkrut melalui observasi lapangan dan wawancara dengan tiga orang tua. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO pada anak muncul dalam tiga bentuk, yaitu kognitif, emosional, dan sosial. Anak menunjukkan kecemasan saat tidak terhubung dengan internet, rasa ingin tahu berlebih terhadap aktivitas teman, serta dorongan untuk mengikuti tren digital. FoMO berkontribusi pada munculnya perilaku phubbing, terutama pada anak dengan pola asuh permisif dan literasi digital orang tua yang rendah. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya pemahaman tentang dinamika sosial-emosional anak di era digital serta menjadi dasar bagi pendampingan digital yang lebih adaptif.
Social Justice Character in Early Childhood Legal Education Online: A Literature Review Yusuf, Muhammad; Ramadhona, Suci; Jauhari, Iman
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7640

Abstract

This study examines how online learning can be optimized to strengthen social justice character within early legal education contexts. Employing a traditional literature review, the research synthesizes global and Indonesian scholarly works published between 2020 and 2025 that address social justice education, digital pedagogy, and early childhood moral development. The findings indicate that online learning, when intentionally designed, can support the cultivation of fairness, empathy, and civic responsibility among young learners through interactive, story-based, and participatory digital activities. Parental involvement and teacher facilitation emerge as critical factors in translating legal awareness into child-appropriate moral experiences. The review further highlights that value-based digital pedagogy grounded in Pancasila principles and ethical frameworks enhances the integration of cognitive, moral, and social learning. This study implies that early childhood teachers should adopt ethically guided digital strategies, curriculum developers need to embed justice-oriented competencies into online learning designs, and policymakers must ensure equitable digital access and professional support to sustain justice-oriented early legal education.
Peran dan Tantangan Guru Laki-Laki dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Sebuah Kajian Kualitatif Harianti, Putri; Suyadi, Suyadi; Heldanita, Heldanita; Kurniat, ilham
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan tantangan guru laki-laki dalam pendidikan anak usia dini (PAUD). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Sembilan narasumber; tiga guru laki-laki, tiga guru perempuan, dan tiga orang tua, serta diperkuat oleh data sekunder dari literatur dan dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru laki-laki memiliki kontribusi penting dalam mendukung perkembangan fisik, sosial, emosional, dan pembentukan identitas gender anak. Kehadiran mereka mampu menyeimbangkan pola pengasuhan, memperkaya pengalaman belajar, dan menghadirkan figur ayah di lingkungan pendidikan. Namun, guru laki-laki juga menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya kesejahteraan, tuntutan ekonomi keluarga, stigma sosial mengenai peran gender, serta posisi sebagai minoritas di lembaga PAUD. Meskipun demikian Guru Lki-laki menunjukkan komitmen tinggi terhadap perkembangan anak. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan dan perubahan perspektif masyarakat guna meningkatkan keterlibatan laki-laki dalam profesi ini.
Pengembangan Buku Cerita Growth Mindset: Analisis Kebutuhan Guru di PAUD Haira, Haira; Rudiyanto, Rudiyanto; Djoehaeni, Heny
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7654

Abstract

Penanaman Growth Mindset krusial pada anak usia 4-6 tahun sebagai fondasi daya juang, yang meyakini kemampuan dapat berkembang melalui usaha. Anak PAUD masih menunjukkan gejala Fixed Mindset yang kuat, seperti frustrasi berlebih saat gagal dan menghindari tantangan. Selain itu, media yang ada seringkali kontraproduktif karena fokus pada pujian hasil (Product Praise). Penelitian ini melaporkan hasil Fase 1 (Prelimanary research) dari Educational Design Research (EDR), yakni melakukan analisis kebutuhan untuk merumuskan spesifikasi produk pengembangan buku cerita. Metodologi penelitian menggunakan studi kualitatif eksploratif. Data dikumpulkan melalui survey kebutuhan dan pedoman wawancara semi-terstruktur kepada tiga guru PAUD kemudian data dianalisis secara tematik. Hasil penelitian ini terlihat adanya urgensi kebutuhan buku cerita yang tidak hanya fokus pada Growth Mindset, tetapi juga mengintegrasikan konsep Neuroplastisitas secara imajinatif. Ditemukan pula bahwa guru membutuhkan Panduan Co-Reading untuk mendukung strategi scaffolding yang sudah mereka terapkan. Penelitian menyimpulkan bahwa spesifikasi produk yang paling dIbutuhkan adalah (1) buku cetak dengan ilustrasi dominan, dan (2) konsep Neuroplastisitas yang disajikan sebagai analogi visual kartun (otak sebagai otot), bukan gambar literal, agar sesuai tahap berpikir semi-konkret anak. Penelitian ini berkontribusi sebagai landasan empiris bagi pengembangan media pembelajaran inovatif yang efektif dalam memperkuat growth mindset anak usia dini.
Peningkatan Kosakata Anak Usia Dini Hambatan Bicara melalui Media Cerita Bergambar Berbasis Proyek di TK Priyatni, Iffah; Irmawanti, Irmawanti; Ishartiwi, Ishartiwi; Handoyo, Rendy Roos
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7657

Abstract

Penguasaan kosakata merupakan fondasi utama dalam perkembangan bahasa anak. Anak dengan hambatan bicara memiliki keterbatasan kosakata sehingga terhambat dalam berkomunikasi, prestasi akademik dan interaksi sosial. Intervensi yang berfokus pada pengembangan kosakata menjadi sangat penting untuk mendukung kemampuan anak dengan hambatan icara secara optimal serta meningkatkan kemampuan dalam berbagai konteks belajar dan sosial. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses penerapan media cerita bergambar berbasis proyek dalam pembelajaran serta menganalisis perubahan kemampuan kosakata anak setelah media digunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah PTK model Kemmis dan McTaggart terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 1 guru pendidikan khusus dan 4 siswa dengan hambatan bicara usia dini di taman kanak-kanak. Data diperoleh melalui observasi dan penilaian kinerja. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan skor yang signifikan dan perkembangan yang jelas pada kemampuan kosakata anak setelah mengikuti kegiatan berbasis proyek melalui media cerita bergambar. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi guru pendidikan khusus dalam mendukung peningkatan kosakata anak dengan hambatan bicara. Guru perlu merancang strategi pembelajaran yang terstruktur, multisensori, dan terintegrasi dalam kegiatan sehari-hari.
Pandangan Orang Tua Sedulur Sikep tentang Bilingualisme Bahasa Anak Usia Dini: Studi pada Masyarakat Tradisional Jawa Anisah, Al Khoridatul; Kurniati, Euis; Kurniawati, Leli
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7658

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pandangan orang tua sedulur sikep dalam hal bilingualisme bahasa anak usia dini dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelitian studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan tiga orang tua sedulur sikep yang memiliki anak usia dini. Meskipun orang tua sedulur sikep ini cenderung kaku terhadap segala bentuk modernisasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua sedulur sikep cukup terbuka apabila hanya bentuk penguasaan dari satu bahasa terlebih bilingualisme pada anak usia dini. Temuan ini menunjukkan bahwa orang tua sedulur sikep memberikan pandangan positif  terhadap bilingualisme bahasa anak usia dini dengan batasan yang sewajarnya saja. Penelitian lanjutan disarankan untuk menggali dampak jangka panjang pada perkembangan kognitif anak usia dini di kalangan sedulur sikep maupun komunitas tradisional lainnya. Implikasi dari hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar rancangan untuk mmebuat program pendidikan bahasa yang mendukung akan keberlanjutan bahasa jawa bagi kalangan sedulur sikep. Penelitian selanjutnya dapat meninjau tentang dampak jangka panjang dari bilingualisme di kalangan masyarakat tradisional.
Analisis Kegiatan Open House sebagai Teknik Marketing di TK Pembina ABA 54 Semarang Muthmainnah, Nur; Muthohar, Sofa; Mustakimah, Mustakimah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7659

Abstract

Persaingan diantara lembaga Paud yang semakin ketat akibat meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pendidikan yang berkualitas sejak dini serta munculnya lembaga PAUD dengan jarak berdekatan. Sehingga menimbulkan tantangan bagi setiap lembaga PAUD untuk berinovasi agar dapat bersaing dan mempertahankan eksistensinya. Penelitian ini untuk menganalisis kegiatan open house sebagai teknik marketing di TK Pembina ABA 54 Semarang.  Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan kepala sekolah, guru, orang tua anak didik, guru dari Pos Paud, dan orang tua calon siswa. Analisis data berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan open house efektif meningkatkan daya tarik lembaga Paud, serta memberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat lingkungan, program, serta keunggulan sekolah. Keterlibatan orang tua peserta didik dalam bazar, lomba kreativitas, penampilan ekstrakurikuler, serta tur sekolah. Selain itu, kegiatan open house juga melibatkan partisipasi warga sekitar sehingga tercipta kemitraan antara sekolah dan lingkungan sekitar. Dukungan promosi media sosial turut memperluas jangkauan informasi kepada publik sehingga memaksimalkan potensi pendaftar yang terus bertambah setiap tahunnya. Temuan penelitian ini memberikan rekomendasi lembaga Paud lain untuk mengadopsi teknik marketing melalui kegiatan open house yang inovatif, interaktif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Page 10 of 13 | Total Record : 121