cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,799 Documents
Eksplorasi Fenomena Supervisi Akademik pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Herlina, Emmi Silvia; Silaban, Ramlan; Tambunan, Abai Manupak; Nababan, Santi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5831

Abstract

Supervisi guru memberikan dampak bagi pengembangan profesionalitasnya. Pelaksanaan supervisi dilakukan oleh kepala sekolah secara periodik. Kegiatan ini merupakan aspek penting dari pengawasan pendidikan, dengan tujuan meningkatkan kualitas pengajaran Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pelaksanaan supervisi akademik di taman kanak-kanak. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus di empat sekolah. Analisis data dilakukan dengan dengan cara reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing verification) yang dilakukan secara bersamaan Hasil analisis data menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi akademik di TK ditemukan beberapa tema di antaranya perencanaan supervisi, ruang lingkup, dan faktor-faktor yang mempengaruhi supervisi. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bagi sekolah untuk melakukan supervisi guru. Selain itu, pelaksanaan dan evaluasi dapat menjadi referensi kebijakan bagi dinas pendidikan untuk dapat meningkatkan kualitas guru
Bagaimana Islamic Pre-School Mengajarkan Pendidikan Seksual ? Sikap dan Persepsi para Guru Syarif, Akhmad Saputra; Abdullah, Faiz Asrori; Al Fadly, Muh Wahyu; Mardhatillah, Fathinah; Aflahah, St
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4985

Abstract

Pendidikan seksual menjadi aspek penting yang perlu diajarkan kepada siswa sejak usia dini sebagai fondasi untuk menjaga diri dari berbagai jenis kekerasan seksual pada anak yang terjadi di Indonesia. Sebagai salah satu penyelenggara pendidikan anak untuk usia dini dalam bentuk formal, Islamic pre-school menjadi pilihan yang populer di kalangan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sikap dan persepsi guru Islamic pre-school terhadap pendidikan anak usia dini di Makassar. Hasil penelitian ini menujukan bahwa pendidikan seksual di Islamic pre-school dilaksanakan dengan menyandingkan nilai-nilai ajaran agama Islam sehingga bentuk pengajaran semakin kompleks dan memberikan banyak manfaat. Pengetahuan guru dalam menerapkan tentang pendidikan seksual ini bersumber dari partisipasi mereka di masyarakat sehingga terdapat pemaknaan yang berbeda tentang pendidikan seksual dari setiap guru. Beberapa orang tua siswa juga masih menganggap tabu sehingga kurang mampu mengajarkan pendidikan seksual di rumah, padahal peran pendidikan seksual yang diajarkan oleh guru di Islamic pre-school harus juga diterapkan di lingkungan keluarga. Meski demikian, pendidikan seksual mendapatkan respon positif dari orang tua siswa.
Pengaruh Pendampingan, Motivasi, dan Penyaluran Pengetahuan Orang Tua terhadap Kesuksesan PAUD Widayati, Sri; Syamsudin, Amir
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5940

Abstract

Orang tua adalah orang pertama yang paling berperan dalam mendidik dan membesarkan anak sejak bayi hingga dewasa, orang tua harus memahami dan meyakini bahwa memperhatikan anak terutama dalam pertumbuhan dan perkembangan anak sangat penting. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh pendampingan, motivasi, dan penyaluran pengetahuan terhadap kesuksesan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kelompok Bermain (KB). Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode. Hasil menunjukkan bahwa penelitian yang diikuti oleh 55 orang tua KB (X) dengan karakteristik separuh responden berumur lebih dari 21 tahun, dengan jenjang pendidikan tinggi dan bekerja. Hasil diperoleh persentase yang baik yakni 40 persen yang dipengaruhi oleh faktor kesuksesan orang tua dalam pendampingan belajar di rumah, dorongan motivasi belajar, dan penyaluran pengetahuan kepada anak.  Tindak lanjut dari hasil tersebut yakni lebih mendorong orang tua dalam mencapai kesuksesan Pendidikan anak usia dini. 
Pengembangan Modul Literasi Lingkungan melalui Program Sekolah di Sekolah Dasar Mawardi, Pitalis; Nurhakim, Ihsan; Veriansyah, Ivan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5351

Abstract

Kemajuan teknologi yang pesat di berbagai bidang memunculkan dampak pada lingkungan, baik yang secara positif maupun negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi karakteristik, efektivitas, dan efisiensi program dalam hal peningkatan pemahaman siswa terhadap literasi lingkungan yang diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah. Metodologi model penelitian dan pengembangan (R&D) 4-D yang digunakan adalah salah satu yang dikembangkan Thiagarajan. Subjek penelitian adalah siswa Sekolah Dasar Negeri 39 Sungai Raya, serta instrumen pengumpulan data berupa observasi dan angket yang divalidasi oleh staf akademik, desain, bahasa, dan dokumentasi. Hasil analisis ahli materi menunjukkan bahwa lingkungan literasi yang dikembangkan telah berhasil menghilangkan kriteria tertentu dalam bidang substansi, pendidikan, bahasa, dan desain. Efisiensi modul diukur menggunakan uji-t dan N-Gain (selisih skor sebelum dan sesudah tes). Hasil percobaan menunjukkan hasil belajar meningkat sebesar 0,512% selama percobaan, dan hasil uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan.
Analisis Pemetaan Penempatan Guru Sekolah Dasar Se-Kota Lhokseumawe Nurmayuli Nurmayuli; Lailatussaadah Lailatussaadah; Cut Rizki Mustika
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5298

Abstract

Faktanya di Aceh rasio jumlah guru dan siswa kita ini sekitar 1:16 untuk tingkat SD sendiri, sudah termasuk memadai. Akan tetapi sebaran data guru yang tidak merata, walaupun masih dalam satu zona. Inilah yang menyebabkan, ada sekolah yang mengalami kekurangan guru. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis pemetaan penempatan guru SD di Kota Lhokseumawe. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data menggunakan angket survey. Hasil penelitian menunjukkan jumlah rombel sebanyak 621 unit untuk seluruh sekolah SD, sedangkan guru yang terdata pada tahun 2022 sebanyak 555 orang guru PNS/PPPK. Kemudian dalam rentang 5 tahun kedepan, ada guru yang memasuki usia pensiun sebanyak 88 orang (guru kelas 72 orang, guru PAI 9 orang dan guru PJOK 7 orang). Analisis pemetaan yang terfokus pada guru PNS/PPPK, 5 tahun ke depan semua guru mengalami kekurangan, sedangkan analisis pendataan seluruh guru yang ada, maka hanya guru kelas yang mengalami kekurangan mencapai 35 orang guru untuk di sebarkan pada 3 kecamatan. Jika pemerintah memaksimalkan kinerja guru dengan memeratakan guru, baik PNS/PPPK ataupun non PNS/PPPK yang ada, maka akan lebih efisien pemetaan guru di kota Lhokseumawe. Dapat disimpulkan bahwa pemetaan penempatan guru SD kota Lhokseumawe masih memadai apabila pemerdayaan guru secara keseluruhan yang ada baik PNS/PPPK dan non PNS/PPPK.
Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Permainan Eduktif Puzzle Ahmadin, Ahmadin; Hendra, Hendra; Lukman, Lukman; Annafi, Nurfidianty; Muslim, Muslim
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5905

Abstract

Keterampilan motorik halus sangat penting bagi perkembangan Anak Usia Dini. Cara untuk mengembangkan keterampilan motorik halus pada Anak Usia Dini salah satunya adalah melalui permainan edukatif, salah satunya adalah puzzle. Permainan ini dapat mengasah perkembangan mototik halus pada anak. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dari kegunaan mainan edukatif khususnya puzzle terhadap perkembangan keterampilan motorik halus Anak Usia Dini. Metode penelitian ini penelitian kualitatif deskriptif. Populasi penelitian ini terdiri dari 15 anak di TK Al-Mahasin Kota Bima. Cara mengumpulkan data melalui observasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa permainan puzzle pada Anak Usia Dini di TK Al-Mahasin Kota Bima sesuai langkah-langkah yang sudah ditetapkan dengan kriteria Baik. Aktivitas anak saat mengikuti kegiatan pembelajaran pengembangan aspek motorik halus dalam dalam kegiatan meniru bentuk mengalami peningkatan dengan mencapai kriteria Seluruhnya Aktif, begitu juga dengan kreativitas anak saat mengikuti kegiatan pembelajaran mengalami peningkatan dengan mencapai kriteria Seluruhnya Kreatif sehingga hasil pengembangan aspek motorik halus mengalami perkembangan dengan kriteria seluruhnya berkembang.
The Advantages of Qur’an Memorization Toward Children’s Social-Emotional Development Muhammad Naufal Fairuzillah; Yudi Dirgantara
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i4.3922

Abstract

This study is a literature review aimed to discover the advantages of Qur’an memorization toward children’s social-emotional development. Collective morality and social-emotional values are contained in the Qur’an. Several advantages of Qur’an memorization toward children’s social-emotional development are: listening to the Qur’an recitation helps to reduce anxiety/stress and to produce relaxation, memorizing the Qur’an tends to develop social competencies, memorizing the Qur’an supports self-control memorizing the Qur’an encourages persistence. However, parents or teachers should be concerned about their children’s characteristics. Therefore, the implementation of Qur’an memorization for children should be in accordance with the children's learning abilities and development. Parents can optimize the social-emotional advantages of their children through learning and memorizing the Qur’an if they apply the appropriate Qur’an memorization strategies to their children.
Meningkatkan Kemampuan Problem Solving melalui System Thinking dalam Proses Pembelajaran Anak Usia Dini Triwahyuni, Heti; Casnan, Casnan; Gumelarsari, Meliani; Firmansyah, Irman
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4062

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan problem solving melalui implementasi sistem thinking dalam proses pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini menggunakan Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan system thinking. Subjek penelitian adalah siswa-siswi TK Triwala. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi langsung, dokumentasi, dan dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi system thinking dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan berpikir sistem, berpikir logis anak usia dini bisa untuk menyelesaikan suatu permasalahan melalui hal sederhana dengan stimulus gambar serta panah. Kemampuan siswa untuk menyelesaikan permasalahan pada anak usia dini perlu dilatih dan dibiasakan untuk menjadi sebuah kompetensi siswa dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sebagai indikator proses pendidikan yang berkualitas.
Analisis Kreativitas Anak pada Kegiatan Membuat Boneka Hewan dari Bahan Bekas Zakiyah, Nuha Fathin; Pamungkas, Joko
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4712

Abstract

Bahan bekas merupakan bahan yang tidak digunakan lagi. Namun bahan bekas dapat didaur ulang menjadi barang lain yang dapat digunakan dan bahkan dapat memiliki nilai jual. Pemanfaatan bahan bekas seperti botol plastik, kain flanel atau kain perca, dalam kegiatan membuat kerajinan tangan boneka hewan pada tema hewan berkaki empat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kreativitas anak pada kegiatan membuat boneka hewan dari bahan bekas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi selama kegiatan, wawancara kepada guru kelas, dan dokumentasi berupa foto hasil karya anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membuat boneka hewan dengan memanfaatkan bahan bekas lebih menarik minat dan antusias anak sehingga dapat meningkatkan kreativitas anak, motorik halus, dan kemampuan anak dalam menghargai sesama. Selain itu juga dapat meningkatkan pemahaman anak tentang lingkungannya dan kesadaran bahwa bahan-bahan bekas dapat dibuat menjadi hasil karya seni.
Perbedaan Stimulasi Perkembangan Anak Toddler oleh Ibu Bekerja dan Ibu Tidak Bekerja Henny Suzana Mediani; Titin Sutini; Yayu Pratiwi; Ikeu Nurhidayah; Sri Hendrawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5962

Abstract

Peran aktif ibu merupakan faktor penting dalam stimulasi perkembangan anak toddler. Namun pada era modern ini, banyak ibu yang bekerja, sehingga peran ibu dalam stimulasi perkembangan anak terhambat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran stimulasi perkembangan anak toddler oleh ibu bekerja dan ibu tidak bekerja di Desa Rancaekek Wetan Kabupaten Bandung. Metode penelitian berupa deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 88 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan dari 36 ibu bekerja 44,4% melakukan stimulasi perkembangan baik dan 55,6% kurang. Sedangkan dari 52 ibu tidak bekerja 59,6% melakukan stimulasi perkembangan baik dan 40,4% kurang. Bagi ibu yang bekerja dan tidak bekerja harus menyempatkan waktu untuk melakukan stimulasi perkembangan anak dan bagi perawat komunitas bersama kader posyandu diharapkan dapat melakukan pendidikan kesehatan yang berkesinambungan untuk meningkatkan upaya ibu menstimulasi perkembangan anak