cover
Contact Name
Mohammad Rizki Fadhil Pratama
Contact Email
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lp2m@umpalangkaraya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Surya Medika
ISSN : 24607266     EISSN : 26552051     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
The publication of Jurnal Surya Medika certainly participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers especially from UM Palangkaraya and other universities. This edition contains 17 articles consisting of Pharmacy, Medical Laboratory Technology, and another Health Science topics.
Arjuna Subject : -
Articles 722 Documents
Analisis Kualitas Citra MRI Brain pada Sekuen TI Space (Studi Komperasigrappa) pada Kasus Epilepsi Potongan Coronal di Unit Radiologi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar: Analysis of MRI Brian Image Quality on TI Space Sequence (Comparative Study of Grappa) in Epilepsy Cases in Coronal Section at the Radiology Unit RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar Willa, Dhea Charmelita; Lana Prasetya, I Made; Sari Widari, Ni Luh Putu
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.7713

Abstract

Epilepsi adalah gangguan otak kronis yang ditandai dengan adanyakejang berulang . kondisi ini dapat menyerang orang dengan usia berapa pun. grappa adalah teknik yang dapat memperpendek waktu pemindaian tanpa mengorbankan kualitas citra, membantu mengurangi ketidaknyamanan pasien dan mengatasi artefak pergerakan. Dilakukannya penelitian ini yaitu, untuk mengevaluasi secara komperatif kualitas citra MRI yang dihasilkan oleh T1 space grappa dan non grappa, dengan fokus pada identifikasi lesi pada pasien epilepsi. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan studi eksperimental. Sampel yang digunakan terdiri dari 5 pasien pemeriksaan MRI Brain kasus epilepsi, pada masing-masing akan diterapkan grappa dan non grappa sekuen T1 Space potongan coronal. Data yang diperoleh diolah menggunakan perangkat lunak Radiant DICOM dan dianalisis dengan uji normalitas serta uji Paired T-Test menggunakan SPSS 25. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa nilai signifikansi (p-value) untuk CNR dengan grappa > 0,05, menunjukkan bahwa data CNR terdistribusi normal. Oleh karena itu, uji beda (Paired T-Test) dilakukan, menghasilkan nilai Asymp. Sig (p-value) pada data grappa HC_GM adalah 0.003, non grappa HC_GM adalah 0,009, nilai p-value menunjukkan (p<0,05) maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya terdapat perbedaan CNR pada pemeriksaan MRI Brain sekuen T1 space potongan coronal dengan penerapan grappa dan non grappa.
Kajian Etnomedisin Masyarakat Desa Sungai Rangas Ulu: Ethnomedical Study of The Sungai Rangas Ulu Village Community Mustaqimah, Mustaqimah; Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman; Indriyani, Reni
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.8340

Abstract

Penggunaan obat tradisional umum dilakukan oleh masyarakat di negara-negara berkembang. Selain itu, masyarakat desa juga masih memiliki tradisi yang kuat dalam praktik pengobatan tradisional khususnya pemanfaatan tanaman atau bagian tanaman sebagai obat. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan pengetahuan tradisional tentang tanaman obat yang digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan mengubah pengetahuan lisan tentang penggunaan tradisional tanaman obat menjadi laporan ilmiah tertulis. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif. Alat yang digunakan adalah kuesioner. Responden penelitian sebanyak 20 orang dari desa sungai rangas ulu. Dari hasil penelitian didapatkan sebanyak 29 jenis tanaman telah digunakan oleh masyarakat, dengan bagian tanamannya berupa akar, batang, biji, buah, daun, dan rimpang. Tanaman terbanyak berdasarkan nilai Use Value adalah daun salam.
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Empiris pada Pasien Sepsis di Intensive Care Unit RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung: Evaluation of Empirical Antibiotic use in Patients at Intensive Care Unit RSUD Dr. H. Moeloek Purnamasari, Desy; Yasin, Nanang Munif; Andayani, Tri Murti
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.8683

Abstract

Sepsis merupakan kondisi mengancam jiwa yang terjadi akibat adanya penurunan fungsi organ yang berkaitan dengan infeksi. Salah satu terapi yang diberikan pada awal diagnosis sepsis dan menentukan keberhasilan terapi selanjutnya adalah pemberian antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat berkaitan dengan kejadian resistensi dan dapat menyebabkan peningkatan keparahan penyakit, peningkatan biaya perawatan, komplikasi dan bahkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik empiris pada pasien sepsis di ICU. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan desain cohort retrospectiive. Subyek penelitian ini didapatkan dari data rekam medik pasien dengan diagnosis sepsis yang dirawat di ICU RSUD Dr. H. Abdul Moeloek pada Januari 2019 – Agustus 2024. Evaluasi antibiotik dilakukan secara kualitatif dan dikaji berdasarkan literatur dengan metode Gyssens. Hasil penelitian ini adalah 123 pasien dengan 192 regimen antibiotik empiris. Antibiotik yang paling banyak diresepkan adalah ceftriaxone (37,5%) dengan indikasi penyebab sepsis terbanyak adalah pneumonia (76,6%). Hasil analisis gyssens terdapat 134 regimen (69,8 %) yang tepat dan 58 regimen (30,2%) dinilai tidak tepat dengan kategori V (tidak ada indikasi penggunaan antibiotik) sebanyak 10 kasus (5,2%), kategori IVa (ada antibiotik lain yang lebih efektif) sebanyak 25 kasus (13,0%), kategori IIIa (durasi pemberian terlalu panjang) sebanyak 14 kasus (7,3%), kategori IIIb (durasi pemberian terlalu singkat) sebanyak 3 kasus (1,6%), kategori IIa (dosis tidak tepat) sebanyak 5 kasus (2,6%) dan kategori IIb (interval tidak tepat) sebanyak 1 kasus (0,5%). Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik secara tepat dan rasional perlu ditingkatkan.
Formulasi dan Uji SPF Sunscreen Powder dari Nanopartikel Ekstrak Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima (Burm) Merr.): Formulation and SPF Testing of Sunscreen Powder from Nanoparticle Extract of Pomelo Peel (Citrus maxima (Burm) Merr.) Azri, Atika; Ridwanto, Ridwanto; Daulay, Anny SArtika; Dalimunthe, Gabena Indriyani
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.9256

Abstract

Radiasi ultraviolet (UV) merupakan salah satu ancaman utama bagi kesehatan kulit yang berkontribusi pada terjadinya penuaan dini, kerusakan DNA, dan peningkatan risiko kanker kulit. Senyawa antioksidan, seperti flavonoid yang banyak ditemukan pada tumbuhan, memiliki kemampuan untuk menetralkan radikal bebas yang dihasilkan akibat paparan sinar UV. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan potensi ekstrak kulit jeruk bali, yang kaya akan flavonoid, sebagai tabir surya alami. Untuk meningkatkan stabilitas dan homogenitas formulasi, ekstrak kulit jeruk bali dimodifikasi menjadi nanopartikel, yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitasnya dalam sediaan tabir surya bubuk. Formulasi sediaan dilakukan dalam empat konsentrasi, yaitu formulasi blanko, F1 (5%), F2 (10%), dan F3 (15%). Evaluasi mutu fisik sediaan meliputi uji organoleptis, homogenitas, derajat halus, daya lekat, derajat keasaman (pH), hedonik/kesukaan, dan Sun Protection Factor (SPF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji mutu fisik sediaan tabir surya bubuk berbasis ekstrak nanopartikel kulit jeruk bali memenuhi kriteria yang ditetapkan. Ekstrak nanopartikel yang dihasilkan memiliki ukuran 205,2 nm, indeks polidispersitas 0,359, dan zeta potensial -16,0 mV. Nilai SPF dari formulasi tabir surya bubuk berturut-turut adalah 1,617 (minimal), 7,946 (ekstra), 16,554 (ultra), dan 19,072 (ultra), menunjukkan efektivitas perlindungan yang signifikan terhadap sinar UV. Penelitian ini memberikan pengetahuan baru mengenai potensi penggunaan ekstrak tumbuhan sebagai alternatif dalam pengembangan produk tabir surya alami.
Analisis Faktor-Faktor Terjadinya Kasus Preeklamsi pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja PKM Perawatan Satui: Analysis of Factors in the Occurrence of Preclamsi Cases in Pregnant Women in the Working Area of PKM Satui Fahriani, Fahriani; Salmarini, Desilestia Dwi; Hakim, Ali Rakhman; Lestari, Yayuk Puji
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.9674

Abstract

Preeklamsi adalah gangguan spesifik hipertensi yang disebabkan oleh kehamilan pada usia kehamilan >20 minggu yang disertai gangguan sistem organ. Pada tahun 2022 kasus preeklamsi berada diurutan ketujuh dan menyumbangkan 3 kasus kematian ibu di Kabupaten Tanah Bumbu. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor terjadinya kasus preeklamsi pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Perawatan Satui. Metode survei analitik desain case control. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 122 orang. Sampel kasus ditentukan dengan teknik purposive sampling yaitu semua ibu hamil yang terdiagnosa preeklamsi sebanyak 61 orang, sedangkan sampel kontrol diambil dengan teknik simple random sampling sebanyak 61 orang. Pengumpulan data dengan cara melihat buku register dan rekam medik lalu dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan analisis Spearman Rho dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Didapatkan hasil ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan kasus preeklamsi dengan nilai sig. Spearman Rho=0,033, OR=2,331 (1,063-5,112) dan RR=1,6. Ada hubungan yang signifikan antara riwayat hipertensi dengan kasus preeklamsi dengan nilai sig. Spearman Rho=0,000, OR=tidak bisa terbaca dan RR=3,5. Tidak ada hubungan yang signifikan antara umur dengan kasus preeklamsi dengan nilai sig. Spearman Rho =0,100, OR=1,843 (0,890-3,820) dan RR=1,3. Tidak ada hubungan yang signifikan antara paritas dengan kasus preeklamsi dengan nilai sig. Spearman Rho =0,589 OR=1,220 (0,597-2,492) dan RR=1,1. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dan riwayat hipertensi dengan kasus preeklamsi dan tidak ada hubungan signifikan antara umur dan paritas dengan kasus preeklamsi.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Penderita Diabetes Melitus di UPT Puskesmas Marina Permai Tahun 2024: The Correlation of Family Support with Medication Adherence of Patients with Diabetes Mellitus at UPT Puskesmas Marina Permai Year 2024 Marethalina, Bella; A. Sangkai, Mariaty; Widuri, Pamela Dewi
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.9675

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis (menahun) yang sangat kecil kemungkinan untuk penderita sembuh total dari penyakit tersebut, penderita diabetes melitus sangat dianjurkan untuk minum obat secara secara rutin dan teratur. Penderita diabetes melitus biasanya memiliki kebiasaan tidak patuh untuk mengonsumsi obat karena penderita mengira jika obat yang diberikan kepada mereka hanya diminum pada saat merasakan tekanan gula darah tinggi saja dan jika gejalanya hilang atau berkurang mereka berpendapat bahwa mereka sudah sembuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluraga Dengan Kepatuhan Minum Obat pada Penderita Diabetes Melitus. Sampel penelitian ini berjumlah 83 responden, yaitu penderita diabetes melitus di UPT Puskesmas Marina Permai. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Menunjukkan adanya hubungan signifikan antara dukungan keluarga (P Value = 0,000 atau P<0,05) dengan kepatuhan minum obat (P Value = 0,000 atau P<0,05) terhadap penderita diabetes melitus di UPT Puskesmas Marina Permai. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita diabetes melitus. Hal ini disebabkan oleh adanya dukungan keluarga yang berpengaruh terhadap kepatuhan penderita diabetes dalam meminum obat diabetes melitus secara rutin. Jika penderita diabetes melitus mendapatkan dukungan keluarga yang baik, maka kepatuhan minum obat dari penderita diabetes melitus akan lebih tinggi. Sebaliknya jika penderita diabetes melitus mendapatkan dukungan keluarga yang buruk, maka kepatuhan minum obat pada penderita diabetes melitus pun juga akan cenderung rendah.
Hubungan Tingkat Sters dan Anxiety Disorder dengan Kejadian Gastritis pada Mahasiswa Tingkat Akhir STIKES Eka Harap Palangka Raya: The Relationship Between Stress Levels and Anxiety Disorders and the Incidence of Gastritis in Final Year Students of STIKES Eka Harap Palangka Raya Sriwahyuni, Dewi; Baringbing, Eva Prilelli; Afrina, Yana
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.9676

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir identik dengan tugas akhir kuliah yang dimana akan membuat mahasiswa mudah mengalami gangguan secara fisik, emosional, intelektual dan interpersonal. Salah satu gangguan fisik yang terjadi adalah gastritis. Gastritis sering muncul ketika mahasiswa tersebut sedang mengalami stres dan kecemasan berlebih atau anxiety disorder. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan anxiety disolder dengan kejadian gastritis pada mahasiswa tingkat akhir STIKes Eka Harap. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif, dan jenis pendekatan desain Cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 138 responden, yaitu mahasiswa tingkat akhir STIKes Eka Harap. Teknik pengumpulan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square dengan hasil uji yaitu Adanya hubungan antara tingkat stres dengan kejadian gastritis (nilai p value = 0,001 atau p <0,05) dan tidak adanya hubungan antara anxiety disorder dengan kejadian gastritis (p value = 0,152 atau p >0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu faktor yang terbukti ada hubungan dengan kejadian gastritis yaitu faktor tingkat stres sedangkan faktor anxiety disorder tidak ditemukan hubungan yang signifikan dengan kejadian gastritis pada mahasiswa tingkat akhir STIKes Eka Harap. Hal ini disebabkan mayoritas mahasiswa STIKes Eka Harap masih berada pada anxiety disorder kategori sedang sehingga tidak memberikan gejala atau respon tubuh berlebih yang menyebabkan meningkatnya kadar asam lambung pada tubuh individu.
Pengaruh Promosi Kesehatan dengan Metode Ceramah Kombinasi Media Leaflet dan Video Terhadap Pengetahuan Ibu dan Balita Tentang Imunisasi Dasar Lengkap di Kelurahan Pahandut pada Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pahandut Tahun 2024: The Effect of Health Promotion with Lecture Method Combined with Leaflet and Video Media on the Knowledge of Mother Under Two Years Baby of Complete Basic Immunization in the Pahandut Subdistrict in the Work Area of UPTD Pahandut of 2024 Saptawulan, Eka; Ensia, Maria Adelheid; Widuri, Pamela Dewi
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.9677

Abstract

Imunisasi atau vaksinasi adalah cara sederhana, aman, dan efektif untuk melindungi seseorang dari penyakit berbahaya, sebelum bersentuhan dengan agen penyebab penyakit. Salah satu komponen yang berpengaruh terhadap kelengkapan imunisasi dasar adalah pengetahuan ibu tentang imunisasi, karena banyak ibu yang memiliki pendapat yang salah tentang imunisasi yang berkembang di masyarakat dan banyak orang tua yang khawatir tentang efek samping dari beberapa vaksin. Promosi kesehatan menjadi upaya dalam peningkatan pengetahuan ibu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan dengan metode ceramah kombinasi media leaflet dan video terhadap pengetahuan ibu Baduta tentang imunisasi dasar lengkap di Kelurahan Pahandut UPTD Puskesmas Pahandut Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan Pre-experimental design dengan jenis penelitian yaitu one group pretest-posttest. Sampel pada penelitian ini berjumlah 100 responden, yaitu ibu baduta di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pahandut pada Kelurahan Pahandut. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling . Analisis data menggunakan uji McNemar. Hasil uji McNemar (P value = 0,000 atau p,0,05), yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian promosi kesehatan dengan metode ceramah kombinasi media leaflet dan video tentang imunisasi dasar lengkap terhadap peningkatan pengetahuan ibu baduta di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pahandut pada Kelurahan Pahandut. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu promosi kesehatan terbukti efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu baduta untuk aktif berdiskusi dan berbagi informasi. Saran memberikan promosi kesehatan ataupun konseling terkait imunisasi pada ibu baduta secara berkesinambungan.
Pengaruh Pemberian Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Diabetes Melitus Melalui Model Small Group Discussion (SGD) Terhadap Peningkatan Pengetahuan pada Remaja di Kelas XI SMA Negeri 10 Petuk Katimpun Kota Palangka Raya: The Impact of Health Promotion of Diabetes Mellitus Through the Small Group Model Discussion (SGD) on Increased Knowledge Adolescents Grade 11th in Senior High School 10 Petuk Katimpun Palangka Raya Sari, Elfriska Permata; Baringbing, Eva Prilelli; Afrina, Yana
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.9678

Abstract

Kurangnya pengetahuan remaja tentang pencegahan diabetes melitus terlihat dari rendahnya pemahaman mereka akan upaya pencegahan. Banyak dari mereka mengonsumsi makanan manis, fast food, dan jarang berolahraga tanpa menyadari risiko yang terkait. Mereka cenderung menganggap hal ini sebagai kebiasaan yang biasa tanpa menyadari bahwa kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko terkena diabetes melitus di masa depan. Tujuan Untuk mengetahui pengaruh pemberian promosi Kesehatan tentang pencegahan diabetes melitus melalui Model Small Group Discussion (SGD) terhadap peningkatan pengetahuan remaja di kelas XI SMA Negeri 10 Palangka Raya. Metode Penelitian ini menggunakan Eksperimental design dengan jenis penelitian yaitu one-group pretest-posttest, sampel pada penelitian ini berjumlah 56 responden, yaitu siswa kelas XI SMA Negeri 10 Palangka Raya. Teknik pengembilan sampel menggunakan accidental sampling, Analisa data menggunakan uji Paired sample t-test. Hasil Uji Paired Sample t-test (p value=0,000 atau p<0,05) yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian promosi kesehatan tentang diabetes melitus melalui model small group discussion (SGD) terhadap peningkatan pengetahuan remaja di kelas XI SMA Negeri 10 Palangka Raya. Kesimpulan Pada penelitian ini yaitu Promosi Kesehatan dengan model Small Group Discussion (SGD) terbukti untuk meningkatkan pengetahuan pada Remaja dikarenakan mampu menambah wawasan untuk aktif berdiskusi dan berbagi informasi sehingga mampu menyelesaikan suatu masalah.
Hubungan Peran Keluarga dan Teman Sebaya dengan Perilaku Merokok pada Remaja Laki-Laki Kelas X di SMKN 4 Palangka Raya: The Correlation Between Family Role and Peers with Smoking Behavior in Adolescents Boys in Class X SMKN 4 Palangka Raya Anggraini, Herlina; Baringbing, Eva Prilelli; Afrina, Yana
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.9680

Abstract

Generasi muda sebagai penerus bangsa adalah aset berharga bagi negara dan harus mendapatkan perhatian khusus terhadap kualitasnya, baik dari segi pendidikan maupun kesehatan. Namun, banyak pemuda saat ini mengabaikan kesehatan mereka akibat pola hidup yang tidak sehat, seperti kebiasaan merokok. Merokok adalah perilaku yang sudah menjadi kebiasaan pada masyarakat dan terutama remaja.Untuk mengetahui hubungan peran keluarga dan teman sebaya dengan perilaku merokok pada remaja pria kelas X di SMKN 4 Palangka Raya.Metode Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif, dan jenis pendekatan desain Cross-sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 97 responden, yaitu remaja laki-laki kelas X SMKN 4 Palangka Raya. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara peran keluarga (P value = 0,000 atau P<0,05) dan peran teman sebaya (P value = 0,000 atau P<0,05) dengan perilaku merokok pada remaja pria kelas X di SMKN 4 Palangka Raya.Kesimpulan pada penelitian ini Terdapat hubungan yang signifikan antara peran keluarga dan teman sebaya dengan perilaku merokok pada remaja laki-laki. Meskipun peran keluarga dinilai baik, orang tua sering tidak menyadari bahwa anaknya merokok di luar rumah. Hal ini menunjukkan bahwa pengawasan keluarga saja tidak cukup untuk mencegah perilaku merokok remaja. Remaja cenderung menghabiskan waktu dengan teman sebaya, yang mempengaruhi sikap, minat, dan perilaku mereka. Oleh karena itu, interaksi dengan teman sebaya merupakan faktor penting dalam menentukan perilaku merokok remaja.