cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25983946     EISSN : 26142481     DOI : https://doi.org/10.35906/resona
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2022)" : 15 Documents clear
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK KONTEKSTUAL-BILINGUAL BAGI GURU SDN 2 GADINGKULON Arina Restian; Nina Inayati; Eggy Fajar Andalas
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.848

Abstract

Lembar Kegiatan Peserta Didik merupakan salah satu komponen penting dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Melalui pembelajaran akan terbentuk pribadi serta perubahan pada subjek pembelajaran. Untuk mencapai keberhasilan pembelajaran, salah satunya dapat dilakukan dengan memanfaatkan keadaan di sekitar lingkungan siswa atau disebut dengan contextual learning. Penerapan desain pembelajaran kontekstual yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal dan disampaikan dalam Lembar Kegiatan Peserta Didik dengan aktivitas berbasis Scientific Approach menjadi tujuan dari program pengabdian ini. Target utama dari proyek pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu para guru di SDN Gadingkulon 2 Kabupaten Malang untuk Menyusun Lembar Kegiatan Peserta Didik tersebut. Metode yang dilakukan adalah melalui empat tahapan utama, yaitu pelatihan/ workshop, pendampingan, alih Bahasa, dan penerbitan. Hasil pengabdian menunjukkan guru sangat antusias dengan program pengabdian karena terletak di wilayah terpencil dan tidak pernah mendapat perhatian pengabdi. Melalui program pengabdian guru yang terlibat dalam program ini dapat menyusun Lembar Kegiatan Peserta Didik kontekstual-bilingual dengan pendekatan saintifik. Melalui program ini dihasilkan 3 buah Lembar Kegiatan Peserta Didik ber-ISBN untuk kelas 1, kelas 5, dan kelas 6.  Abstract. The Student Activity Sheet is one of the important components in the learning process in elementary schools. Through learning will be formed personal and changes in the subject of learning. To achieve learning success, one of them can be done by taking advantage of the circumstances around the student's environment or called contextual learning. The application of contextual learning designs that are rich in local wisdom values and presented in Student Activity Sheets with activities based on the Scientific Approach is the goal of this service program. The main target of this community service project is to help teachers at SDN Gadingkulon 2 Malang Regency to prepare the Student Activity Sheets. The method used is through four main stages, namely training/workshop, mentoring, translation, and publishing. The results of the service show that the teacher is very enthusiastic about the service program because it is located in a remote area and has never received the attention of the devotees. Through the service program, teachers involved in this program can compile contextual-bilingual Student Activity Sheets with a scientific approach. Through this program, 3 Student Activity Sheets with ISBN were produced for grade 1, grade 5, and grade 6.
UPAYA PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF SEKTOR WISATA KULINER KAMPUNG SINGKONG Samtono Samtono; Enik Rahayu; Yustina Denik Risyanti
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.1223

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim STIEPARI Semarang dalam rangka pengupayaan terhadap optimalisasi pelaku usaha sektor wisata kuliner makanan tradisional. Tujuan pengabdian memberikan pendampingan kepada pelaku usaha di kampung singkong untuk meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia dalam meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan usaha wisata kuliner dalam mendukung ekonomi kreatif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu sosialisasi atau penyuluhan dan pelatihan dengan menggandeng mitra komunitas pelaku kuliner di kampung Singkong, kelurahan Ledok sejumlah 11 orang, evaluasi yang dilakukan setelah kegiatan pengabdian selesai berupa pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan usaha, hal ini dilakukan dalam upaya menambah wawasan dalam mewujudkan daya Tarik wisata kuliner. Hasil yang dicapai adanya peningkatan pengetahuan pelaku usaha menerapkan tata Kelola wisata kuliner dan pemahaman Sapta pesona, diwujudkannya tata bangunan drainase yang layak, menerapkan strategi pemasaran yang berlanjut untuk memiliki perilaku berwirausaha, diwujudkannya tata kelola area parkir lebih teratur dan layak, bertambahnya pelaku usaha yang mampu meningkatkan produktivitas dalam sektor wisata kuliner.  Abstract. This community service activity was carried out by the STIEPARI Semarang team in an effort to optimize business actors in the traditional food culinary tourism sector. The purpose of the service is to provide assistance to business actors in the cassava village to improve the ability of Human Resources in improving the ability to manage culinary tourism businesses in supporting the creative economy. The method used in this activity is socialization or counseling and training by cooperating with community partners of culinary actors in the village of Singkong, Ledok village of 11 people, the evaluation carried out after the service activities are completed in the form of knowledge and skills in business management, this is done in an effort to add insight in realizing the attraction of culinary tourism. The results achieved are an increase in the knowledge of business actors in implementing culinary tourism governance and understanding of Sapta Pesona, the realization of a proper drainage building, implementing a sustainable marketing strategy to have entrepreneurial behavior, the realization of a more organized and proper parking area management, increasing number of business actors who are able to increase productivity in the culinary tourism sector.
PELATIHAN PENYUSUNAN ANGGARAN SEBAGAI UPAYA PENGUATAN USAHA UKM BENGKEL LAS MAESTRO DI KELURAHAN MERJOSARI KOTA MALANG Adya Hermawati; Suwarta Suwarta; Abimanyu Tuwuh Sembhodo
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.1013

Abstract

Permasalahan UKM Bengkel Las Maestro pada dasarnya beragam. Namun pada Propenmas ini, tim memetakan fenomena berfokus pada aspek manajemen dan keuangan. Temuan fenomena, belum mampu menyusun anggaran, sehingga menyebabkan belum optimal pengelolaannya rencana anggaran penjualan. Pada akhirnya berdampak, belum mampu melakukan perencanaan keuangan dalam bentuk budgeting, controlling, auditing dan reporting. Sehingga belum memenuhi standar keuangan usaha yang sehat. Akar penyebab, belum dilakukan pencatatan transaksi secara sistematis berstandart siklus akuntansi. Efek manajerial, menjadikan UKM Bengkel Las Maestro sulit berkembang dan minim profit. Solusi yang ditawarkan untuk penguatan usaha, melalui peningkatan pengetahuan bidang manajemen dan keuangan. Program ini dilakukan dengan implementasi: 1) Pelatihan menyusun rencana anggaran, 2) Pelatihan memahami alur aliran uang kas dalam organisasi usaha dan memahami pembiayaan (biaya dan bukan biaya), 3) Pelatihan manajemen keuangan tersistematis berstandart siklus akuntansi UKM. Adapun luaran untuk masyarakat/mitra: 1) Memahami alur aliran uang kas, 2) Memahami pembiayaan, biaya dan bukan biaya, 3) Memahami dan menyusun neraca, pos-pos dalam neraca, 4) Mampu membuat laporan laba rugi, 5) Mampu mengetahui sebuah usaha mengalami laba atau rugi, 6) Mengetahui cara menyusun laporan perubahan modal kerja, analisa sumber dan penggunaan dana modal kerja.  Abstract. The problems of Maestro Las Workshop SMEs are basically diverse. But in this Propenmas, the team mapped out the phenomenon focusing on management and financial aspects. Phenomenon findings, have not been able to prepare a budget, resulting in not optimal management of the sales budget plan. In the end it had an impact, not being able to carry out financial planning in the form of budgeting, controlling, auditing and reporting. So that it does not meet the financial standards of a healthy business. The root cause is that transactions have not been recorded systematically with the standard accounting cycle. Managerial effects, making UKM Las Maestro Workshop difficult to develop and minimal profit. Solutions offered to strengthen the business, through increased knowledge of management and finance. This program is carried out by implementing: 1) Training in preparing budget plans, 2) Training in understanding the flow of cash flow in business organizations and understanding financing (costs and not costs), 3) Training in systematic financial management with the SME accounting cycle standard. As for the outcomes for the community/partners: 1) Understand the flow of cash flow, 2) Understand financing, costs and non-costs, 3) Understand and compile balance sheets, items on the balance sheet, 4) Be able to make profit and loss reports, 5) Be able to know a business experiences profit or loss, 6) Knows how to prepare reports on changes in working capital, analysis of sources and uses of working capital funds.
MENGEMBANG MINAT LITERASI BACA UNTUK ANAK USIA DINI DAN REMAJA (DESA LOPAK ALAI KEC. KUMPEH ULU KAB. MUARO JAMBI) A A Musyaffa; Siti Asiah; Anwar Shiddiq; Andi Malik; Eko Sunardinata; M. Iqbal Lubis; Innayatu Mobarkah; Khairunissa Khairunissa; Linda Nuranisa; Marta Yuliana; Sofiana Nur Afifah; Wulandari Fitrianingtias Fitrianingtias
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.878

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bagian dari proses pendidikan yang berhubungan erat dengan pembinaan mahasiswa secara utuh serta pengembangan maupun peningkatan kemampuan masyarakat. Pada pengabdian masyarakat ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif adapun sampel kegiatan ini pada anak Usia Dini dan remaja , dimana respon anak-anak dan remaja untuk membaca dan belajar dengan adanya program literasi teras baca, Model literasi ini memberikan suatu hasil adanya peningkatkan dalam pembentukan karakter pada anak usia dini dan Remaja, berdasarkan hasil survey terjadi peningkatan pada awal kegiatan 46 % setelah kegiatan adanya peningkatan perubahan menjadi 85 % pembentukan karkateristik.  Abstract. The real work lecture (KKN) is part of the educational process that is closely related to the development of students as a whole as well as the development and improvement of community abilities. In community service this uses descriptive research with a quantitative approach while the sample of this activity is in early childhood and adolescents, where the response children and adolescents to read and learn with the literacy program reading core. This literacy model provides a result of an increase in character formation in early childhood and adolescents, based on the survey results there was an increase at the beginning of the activity 46% after the activity there was an increase in change to 85 % formation of characteristic.
PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI PELATIHAN AHFIDZ AL-QURAN DAN DOA-DOA SEPUTAR IBADAH DENGAN METODE TIKRAR Ani Nur Aeni; Nurdinah Hanifah; Dadan Djuanda; Maulana Maulana; Rifki Febrian; Tiara Erlina
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.1238

Abstract

 Pengabdian ini merupakan Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis kepakaran bidang ilmu (PkM Bidang Ilmu) yang bertujuan untuk menguatkan karakter religus melalui pelatihan Tahfidz Al-Quran dan doa-doa seputar ibadah dengan Metode Tikrar. Pengabdian ini berbentuk pelatihan yang dilaksanakan secara luring kepada kelompok masyarakat di wilayah kelurahan Pasawahan, Kec. Dayeuhkolot, Kab. Bandung, persisnya adalah Ibu-ibu Jama’ah Mesjid Al-Ikhlas di Citepus Kulon Kelurahan Pasawahan Kec. Dayeuhkolot. Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 10 orang dengan 1 orang instruktur yang berlangsung selama 20 jam dalam 5 kali pertemuan. Pelaksanaannya setiap hari Selasa dan Jumat, pada tanggal 16 sampai dengan 30 Agustus 2022. Satu pertemuan berjumlah 4 jam pelatihan, dan 1 jamnya adalah 45 menit, sehingga setiap pertemuan berlangsung dalam 180 menit (3 jam). Materi yang diberikan dalam pelatihan dengan Metode Tikrar ini adalah: 1) Tahfidz Al-Quran, 2) Tahfidz Doa-doa seputar ibadah. Target pelatihan ini adalah ibu-ibu jamaah mesjid Al-Ikhlas dapat: 1) Melafalkan hafalan surat An-Naba ayat 1-40 dengan bacaan yang benar, 2) Melafalkan hafalan doa-doa seputar ibadah, yaitu doa memohon dilapangkan dan dimudahkan segala urusan; doa syukur nikmat usia 40 tahun; doa shalat mayit; doa saat masuk rumah; doa menempati tempat baru; doa keselamatan; doa kemashlahatan dunia dan akhirat. Dari hasil pelatihan ini 90% target tercapai. Dengan adanya pelatihan ini peserta mendapatkan manfaat dan berharap kegiatannya dapat dilaksanakan secara kontinyu.  Abstract. This service is a Community Service based on expertise in the field of science (PkM in the Field of Science) which aims to strengthen religious character through Tahfidz Al-Quran training and prayers around worship with the Tikrar Method. This service is in the form of training which is carried out offline to community groups in the Pasawahan village area, Dayeuhkolot District, Bandung Regency, precisely the mothers of the Al-Ikhlas Mosque Jama'ah in Citepus Kulon, Pasawahan Village, Dayeuhkolot. The number of participants in this activity was 10 people with 1 instructor which lasted for 20 hours in 5 meetings. The implementation is every Tuesday and Friday, from 16 to 30 August 2022. One meeting amounts to 4 hours of training, and 1 hour is 45 minutes, so each meeting takes place in 180 minutes (3 hours). The materials given in this training with the Tikrar Method are: 1) Tahfidz Al-Quran, 2) Tahfidz Prayers around worship. The target of this training is that the mothers of the pilgrims of the Al-Ikhlas mosque can: 1) Recite the memorization of the letter An-Naba verses 1-40 with correct reading, 2) Recite the memorization of prayers around worship, that is, prayers begging to be explained and facilitated all affairs; the prayer of thanksgiving of the 40-year-old; prayers; prayers upon entering the house; prayer occupies a new place; prayers of salvation; prayers of the goodness of the world and ahirat. From the results of this training, 90% of the target was achieved. With this training, participants get benefits and hope that their activities can be carried out continuously.
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI INSTRUKTUR TENAGA KERJA KONSTRUKSI LEVEL 3 irianto irianto; Reny Rochmawati; Andung Yuniata; Didik S. S. Mabui; Abdul Rasyid; Mursalim Tonggiroh
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.1108

Abstract

Dalam hal meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi sangat penting karena kebutuhan tenaga ahli dan tenaga terampil dalam dunia konstruksi sangat besar, akan tetapi kondisi saat ini menunjukkan situasi yang tidak ideal karena masih kurangnya tenaga ahli dan tenaga terampil untuk menunjang  perkembangan pembangunan infrasutruktur. Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja konstruksi adalah  dalam bentuk sertifikasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta sebagai tenaga instruktur yang berstandar nasional dan bersertifikasi negara oleh BNSP. Adapun pelaksanaan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Instruktur  ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah atau pembekalan, metode praktik dan evaluasi dengan metode asesmen oleh Asesor yang memiliki kompetensi. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan diharapkan peserta dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan pemerintah dalam penyediaan tenaga instruktur yang kompeten dan bersertifikasi BNSP pada bidang konstruksi, mampu menganalisis kebutuhan pelatihan dan sekaligus merancang serta melakukan evaluasi pelatihan, dapat  memahami dan menghayati prinsip dasar dan model proses pelatihan, memahami berbagai tipe cara belajar, gaya mengajar dan memahami dimensi-dimensi efektivitas sebagai trainer serta dapat menerapkan pada berbagai situasi.  Abstract. In terms of improving the quality of the construction workforce, it is very important because the need for experts and skilled workers in the construction world is very large, but current conditions indicate a situation that is not ideal because there is still a lack of experts and skilled workers to support the development of infrastructure development. Efforts made to improve the quality of competence and professionalism of the construction workforce are in the form of certification. This activity aims to improve the competence of participants as instructors with national standards and state certified by BNSP. The implementation of the Instructor Training and Certification activities is carried out using the lecture or debriefing method, the practical method and evaluation with the assessment method by a competent assessor. Based on the activities that have been carried out, it is expected that participants can meet the needs of the community and government in providing competent and BNSP certified instructors in the construction sector, able to analyze training needs and at the same time design and evaluate training, can understand and live up to the basic principles and models of the training process, understand various types of learning methods, teaching styles and understand the dimensions of effectiveness as a trainer and can apply to various situations.
PELATIHAN PENGGUNAAN DIGITAL MARKETING DALAM PENGEMBANGAN PEMASARAN BAGI KELOMPOK WANITA TANI PERUMAHAN PURI PAMULANG DI ERA Jamiati KN; Aminah Swarnawati; Velda Ardia
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.918

Abstract

Tujuan PKM ini merupakan buat menanggulangi kasus mitra dengan metode aplikasi penjualan digital( digital marketing) alhasil produk KWT bisa menjangkau sasaran pasar dengan cara besar. Lewat pendekatan partisipatif, penerapan aktivitas pada golongan Wanita tani dengan cara bersama- sama bekerja sama mencari pemecahan memafaatkan tata cara penjualan digital. Indonesia serta semua bumi tengah mengalami masa- masa berat.  Hal ini karena wabah COVID-19 terus merajalela sehingga masayarakat mengalamai penurunan dalam hal pendapatan. Oleh karena itu, harus bisa memahami banyaknya keringanan serta peranan dari pemakaian alat digital, mendesak warga ataupun wiraswasta, buat mempergunakan alat digital pada tiap aktivitas. Peranan lain dari pemakaian alat digital merupakan melaksanakan advertensi. Perkembangan digital marketing pula mempengaruhi kepada kemajuan di aspek advertensi produk. Buat menggapai tujuan itu metode yang digunakan adalah diskusi yang dikemas dengan pelatihan secara langsung pada Kelompok Wanita Tani. Metode ini dinilai sesuai dengan tujuan pengabdian ini dengan senantiasa mempraktikkan aturan kesehatan, jaga jarak serta memakai masker.  Dengan terdapatnya aktivitas ini, warga diharapkan hendak lebih menguasai berartinya pemakaian digital marketing buat tingkatkan energi saing usaha. Beberapa besar anggota membagikan asumsi positif kepada penerapan aktivitas ini.  Abstract. This PKM's goal is to solve partner issues through the application of digital marketing (digital marketing), allowing KWT products to reach a large target market. The Women Farmers group implements activities using a participative approach to work together to discover solutions using digital marketing techniques. The rest of the globe and Indonesia are going through a difficult moment. This is due to the COVID-19 outbreak's ongoing spread, which has caused a fall in people's income. To encourage the general public or business owners to use digital media in all of their endeavors, one must be able to comprehend the various benefits and features of using them. The use of digital media for promotion is another purpose. The emergence of digital marketing has an impact on how product promotion has evolved. The Women Farmers Group's conversation is used in conjunction with direct training to accomplish this goal. This approach is regarded as being in line with the goals of this service because it continues to follow safety precautions, keep a safe distance, and wear masks. With this activity, it is hoped that the general people would gain a greater understanding of the value of employing digital marketing to boost corporate competitiveness. The majority of the participants responded well to the execution of this activity.
DIGITALISASI POJOK BACA BAGI SISWA SEKOLAH DASAR DI TANA TORAJA Rigel Sampelolo; Hans Lura; Yonathan Mangolo; Agustinus Karurukan Sampeasang
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.1268

Abstract

Membaca merupakan kegiatan yang wajib  bagi semua orang khususnya siswa. Kebiasaan membaca pada siswa sangat kurang khusunya di lingkungan sekolah dasar. Untuk itu, Tim PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) hadir untuk melakukan gerakan literasi dan kebiasaan baca bagi siswa sekolah dasar yang bertujuan untuk menumbuhkan minat membaca, menambah pengetahuan dan dapat membantu siswa untuk berkomunikasi secara efektif dalam lingkungan masyarakat sekolah. Pojok Baca Digital ini bertujuan untuk membantu masyarakat sekolah dalam meningkatkan minat baca dan literasi siswa. Metode pada kegiatan ini adalah metode kualitatif yang terdiri dari pra pelaksanaan, pelaksanaan dan pasca pelaksanaan. Kegiatan ini pun dimulai dengan observasi dengan tujuan menganalisi kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat kemudian dari hasil observasi tersebut, Tim PKM berhasil mengidentifikasi dan menyepakati bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada pengembangan Pojok Baca Digital khususnya bagi siswa SD yang berada di lembang Uluway. monitoring dan evaluasi hasil kegiatan yang dilakukan oleh Tim PKM di akhir kegiatan memberikan hasil yang cukup memuaskan    dimana siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pojok baca digital.  Abstract. Reading is an activity that is mandatory for everyone, especially students. The habit of reading in students is very lacking, especially in the elementary school environment. For this reason, the PKM (Community Service) Team is here to carry out literacy and reading habits for elementary school students which aim to foster an interest in reading, increase knowledge and can help students to communicate effectively within the school community. This Digital Reading Corner aims to assist the school community in increasing students' interest in reading and literacy. The method for this activity is a qualitative method consisting of pre-implementation, implementation and post-implementation. This activity began with observations with the aim of analyzing the conditions and needs of the local community. Then from the results of these observations, the PKM Team was able to identify and agree that this community service activity was focused on developing a Digital Reading Corner, especially for elementary school students in the Uluway valley. monitoring and evaluating the results of the activities carried out by the PKM Team at the end of the activity gave quite satisfactory results where students were very enthusiastic in participating in digital reading corner activities.
PENDAMPINGAN UMKM DERIZA SNACK DESA PANCAWATI DALAM PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA PROMOSI Musa Mulyadi; Endang Silaningsih; Maranti Afifah; Dede Sutisna; Ricken Fillany; Siska Wahyuningsih; Violita Eka Lestari; Dimas Sanjaya; Fahrizal Amri; Isfan Fajar Hawari; Nani Wijaya; Tika Febriyanti
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.1163

Abstract

UMKM Deriza Snack merupakan UMKM di Desa Pancawati yang mengalami penurunan penjualan produk yang sangat drastis akibat pandemi covid-19. Untuk itu perubahan model promosi dibutuhkan pelaku usaha agar dapat mempertahankan usahanya. Perkembangan teknologi membuat media sosial ramai digunakan membuka peluang bagi pelaku usaha sebagai media promosi produk. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai keberadaan dan potensi media sosial dalam mempromosikan produk, pendampingan dalam pembuatan logo UMKM, memberikan keterampilan bagi UMKM dalam merancang promosi produk di media sosial dan meningkatkan penjualan produk.Pendampingan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yaitu wawancara, diskusi, pendampingan dan output. Hasil yang diperoleh setelah dilaksanakannnya pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman pemilik UMKM Deriza snack mengenai keberadaan dan potensi media sosial dalam mempromosikan produk, terciptanya logo UMKM dan akun media sosial UMKM, meningkatnya keterampilan  pemilik UMKM dalam menggunakan media sosial sebagai media promosi, dan meningkatnya jumlah penjualan produk.  Abstract. UMKM Deriza Snack is an UMKM in Pancawati Village which has experienced a very drastic decrease in product sales due to the co-19 pandemic. For this reason, changes to the promotion model are needed by business actors in order to maintain their business. Technological developments make social media widely used to open opportunities for business actors as a media for product promotion. The purpose of this service is to provide knowledge and understanding of the existence and potential of social media in promoting products, assistance in making MSME logos, providing skills for MSMEs in designing product promotions on social media and increasing product sales. Assistance uses the Participatory Action Research (PAR) method, namely interviews, discussions, mentoring and output. The results obtained after the implementation of this service are increasing the knowledge and understanding of MSME Deriza snack owners regarding the existence and potential of social media in promoting products, creating MSME logos and MSME social media accounts, increasing the skills of MSME owners in using social media as promotional media, and increasing the number of Product sale.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK MENDUKUNG KOORDINASI KERJA APARATUR DESA DI ERA PANDEMI COVID-19 Wisnu Kurniadi; Syafriadi Syafriadi2; Sri Damayanti; Wulan Marsani
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.932

Abstract

Meningkatnya jumlah kasus penularan Virus Corona dari hari ke hari menimbulkan banyak perubahan dalam berbagai aspek kehidupan salah satunya dalam pelayanan publik. Untuk itu melalui kegiatan ini tentunya sangat penting untuk memberikan pelatihan bagi mereka yang berada dalam lingkup pelayanan publik tersebut tentang Pelatihan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mendukung koordinasi kerja para aparatur desa di era pandemi Covid-19 tersebut. Kegiatan ini dilaksanaan selama dua hari di Kantor Desa Jenne Maeja Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu. Dalam pelaksanaanya ada tiga materi yang disampaikan yaitu peltihan penggunaan Google Dokumen, Google Form dan Aplikasi Zoom Meeting. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para aparatur desa agar dapat tetap berkoordinasi secara maksimal meskipun ditengah suasana seperti ini. Melalui pengabdiaan ini ditemukan bahwa kegiatan seperti ini sangatlah bermanfaat guna mengembangkan kemampuan aparatur desa dalam mengunakan aplikasi terbaru. Banyaknya proses administrasi yang dilakukan dalam proses pelayanan ke masyarakat menuntut mereka agar memiliki keterampilan dalam penggunaan teknologi informasi sehingga dapat meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan prima ke masyarakat.  Abstract. The increasing number of cases of Corona Virus transmission from day to day has caused many changes in various aspects of life, one of which is in public services. For this reason, through this activity, it is of course very important to provide training for those within the scope of public services regarding Training and Utilization of Information and Communication Technology to support the coordination of the work of village apparatus in the era of the Covid-19 pandemic. This activity was carried out for two days at the Jenne Maeja Village Office, South Ponrang District, Luwu Regency. In its implementation, three materials were presented, namely training on the use of Google Documents, Google Forms and the Zoom Meeting Application. This training aims to equip village officials to be able to coordinate optimally even in the midst of an atmosphere like this. Through this service it was found that activities like this were very useful in developing the ability of village apparatus to use the latest applications. The large number of administrative processes carried out in the service process to the community requires them to have skills in the use of information technology so that they can improve performance in providing excellent service to the community.

Page 1 of 2 | Total Record : 15