cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 802 Documents
Pemberdayaan Masyarakat tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Pembentukan “Radar Kepo” dengan Pendekatan Community-Based Research (CBR) Andyarini, Esti Novi; Mustika, ika
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i3.26739

Abstract

Pernikahan usia dini di Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, menjadi masalah serius yang berdampak negatif pada kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui pembentukan komunitas "Radar Kepo" dengan pendekatan Community-Based Research (CBR). Metode yang digunakan melibatkan kuesioner dengan 60 siswa MTs Zainul Hasan 3 Krucil untuk mengukur pengetahuan, sikap, dan perilaku mereka terkait kesehatan reproduksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,3% siswa memiliki pengetahuan yang kurang baik, sementara 66,7% menunjukkan sikap yang cukup, dan 85% memiliki perilaku yang tidak mendukung kesehatan reproduksi. Sebagai langkah intervensi, dibentuk kader "Radar Kepo" yang bertugas menyampaikan edukasi kesehatan reproduksi kepada teman sebaya dan masyarakat. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, mengubah perilaku mereka, serta mendorong pencegahan pernikahan dini. Kesimpulannya, pendekatan berbasis komunitas (CBR) melalui kader "Radar Kepo" terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi dan memiliki potensi untuk menurunkan angka pernikahan dini di wilayah tersebut secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mengatasi isu kesehatan reproduksi remaja.
Pemanfaatan Aplikasi Phyphox Sebagai Alat Peraga Edukasi Gerak Harmonik Sederhana untuk Guru Ilmu Pengetahuan Alam Putri, Larasati Rizky; Febrianti, Kiar Vansa; Sentot Novianto; Utami, Ika Wahyu; Muhammad Najih; Su’udi, Bambang Cholis; Geraldine, Franskeizia
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i3.27388

Abstract

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Tangerang, kami menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dengan fokus pada penggunaan aplikasi Phyphox sebagai alat bantu pembelajaran materi gerak harmonik sederhana (GHS). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru IPA di Tangerang menggunakan aplikasi Phyphox untuk percobaan gerak harmonik sederhana. Sasaran kegiatan ini adalah guru-guru IPA di Tangerang. Kegiatan pengabdian dikemas dalam bentuk pelatihan yang melibatkan Guru dalam pelatihan intensif dan mendalam tentang penggunaan aplikasi Phyphox sebagai alat bantu pembelajaran, sementara siswa diharapkan berpartisipasi aktif dalam percobaan menggunakan aplikasi Phyphox untuk memahami konsep gerak harmonik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan tepat sasaran dan materi telah tersampaikan dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan 74% peserta tidak menemukan kesulitan dalam membaca petunjuk kerja di buku saku percobaan berbasis aplikasi Phyphox. Hal ini juga memperkuat 67% peserta mengatakan bahwa Phyphox sangat membantu dalam pengumpulan data secara akurat. Kemudian 68% peserta lebih suka menggunakan Phyphox dalam kegiatan praktikum dibandingkan dengan instrumen laboratorium konvensional. Kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi serta profesionalisme guru dalam mengajar, sehingga kualitas pembelajaran gerak harmonik sederhana di kelas semakin optimal. Pelatihan ini juga diharapkan dapat berlanjut secara berkesinambungan dengan melibatkan lebih banyak mitra pendidik.
Peningkatan Kualitas Ecoprint Melalui Penggunaan Mordan Epsom di UMKM Aiseco Sumbersekar Kabupaten Malang Pancapalaga, Wehandaka; Hartati, Endang Sri; Fathoni, Rinaldy Achmad Roberth; Umar, Malikah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i3.27468

Abstract

  Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang merupakan wilayah yang memiliki potensi pengembangan ekonomi kreatif berbasis ecoprint. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk ecoprint yang dihasilkan oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Aiseco di Desa Sumbersekar melalui pelatihan penggunaan mordan Epsom (Magnesium Sulfat). Permasalahan yang dihadapi mitra adalah hasil warna ecoprint yang kurang tajam, cepat pudar, dan kurang konsisten. Pelatihan difokuskan pada teknik penggunaan mordan Epsom untuk memperkuat penyerapan zat warna alami dari daun dan bunga ke media kain. Metode kegiatan meliputi ceramah, diskusi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor ketajaman warna dari 2,0 menjadi 4,0, serta 90% peserta menyatakan menggunakan mordan  Epsom tampak lebih tajam. Selain itu, 80% peserta menyatakan proses mudah diterapkan kembali secara mandiri.dan lebih konsisten kualitasnya. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produk ecoprint kain di UMKM Aiseco, tetapi juga mendorong inovasi produk ramah lingkungan berbasis kearifan lokal, meningkatkan kepercayaan diri pelaku usaha, serta membuka peluang pasar melalui jejaring digital dan kerjasama dengan toko oleh-oleh lokal. Dengan demikian, pelatihan ini dapat meningkatkan daya saing produk unggulan ecoprint UMKM Aiseco dan menjadi model pengembangan berkelanjutan bagi pelaku usaha sejenis di sektor kerajinan ramah lingkungan.
Peningkatan Kecakapan Bahasa Inggris Pariwisata (English For Tourism) bagi Siswa SMKN 1 Tegal Fithriyani, Hana; Indrayanti, Iin; Anggraeni, Puput Dewi; Wiyanti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i3.27685

Abstract

  Komunikasi sangat penting untuk menunjang pelayanan prima pada saat bekerja, terutama dalam penguasaan bahasa asing seperti bahasa internasional yang umum digunakan, contohnya bahasa Inggris. Selain skill dan pengetahuan, guna menunjang kemampuan komunikasi, siswa juga perlu diajarkan dasar-dasar bahasa Inggris pariwisata (English for Tourism). Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan speaking dan komunikasi Bahasa Inggris, menumbuhkan motivasi siswa SMKN 1 Tegal untuk belajar English for tourism, serta memberikan pengetahuan serta wawasan tentang pelayanan kepariwisataan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di SMKN 1 Tegal dengan diikuti oleh siswa Program Studi Perhotelan sebanyak 79 orang. Kegiatan ini berupa pelatihan kecakapan bahasa Inggris pariwisata dengan menggunakan metode ceramah dan role play. Terdapat tiga tahap dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan berlangsung dengan lancar dan peserta mengikuti kegiatan dengan semangat dan antusias. Berdasarkan hasil perhitungan pre-test dan post-test, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan keterampilan siswa SMKN 1 Tegal.
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Digital untuk SMA di Lingkungan YPDM Pasundan Bandung Nurhayatin, Titin; Pertiwi Hidayati , R. Panca; Supian; Budiarti , Any; Fitriani , Rani Siti; Wardani , Adriansyah Kusuma; Ardiawan , Mochammad Luthfy; Sofiyah , Hasna
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i3.27706

Abstract

  Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk “Pelatihan Pengembangan Bahan dan Media Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA/SMK Berbasis Digital”. Pelatihan ini  dilatarbelakangi oleh  rendahnya prestasi siswa  dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Salah satu penyebabnya, karena media pembelajaran yang masih konvensional, tidak menarik, dan tidak bervariasi. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan bahan dan media pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan  metode  Participatory Action Research. Peserta pelatihan sebanyak 26 orang. Melalui partisipasi, aksi, dan replektif, peserta dapat memperoleh pengalaman mengembangkan bahan dan media pembelajaran digital. Berdasarkan hasil pelatihan, diperoleh data, seluruh peserta pelatihan 26 orang (100%) mampu membuat media flipbook anyplif. Peserta juga membuat media lainnya yakni 13 orang (50 %) membuat media Wordwall, sebanyak 5 orang (19,23 %) membuat media Prezi,  sebanyak  5 orang (19,23 %) membuat media  Powtoon, dan sebanyak 4 orang  (15,38 %) membuat media Gamma  AI. Hasil penilaian  produk bahan dan media digital yang meliputi: aspek desain, konten, teknis, dan  kegunaan, sebanyak 23 orang (88,46%) sudah baik, sedangkan 3 orang (11,54 %) masih kurang baik. Berdasarkan hasil pelatihan tersebut, dapat disimpulkan kegiatan pelatihan yang dilaksanakan berhasil dan  mampu meningkatkan kompetensi guru Bahasa Indonesia di SMA, di lingkungan YPDM Pasundan dalam mengembangkan bahan dan media digital.
Peningkatan Pemahaman SMA Negeri 3 Kota Ternate Tentang Pemilihan Kosmetik yang Tepat: Cara Membaca Label Kosmetik Yang Tepat hartina, sitti; H.L. Pasi, Nurul Izzah; Azzahrah, Rufaidah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i3.27950

Abstract

Kosmetik adalah sediaan atau bahan yang digunakan pada bagian luar tubuh manusia contohnya seperti pada epidermis, rambut, kuku, bibir dan organ genital bagian luar, serta gigi dan membran mukosa mulut, terutama untuk membersihkan, memberi aroma dan memperbaiki bau badan, merubah penampilan, serta melindungi dan menjaga tubuh agar tetap  dalam kondisi baik. Adapun tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA Negeri 3 Kota ternate tentang cara pemelihan kosmetik yang tepat. Metode yang digunakan pada pelaksanaan pengabdian ini adalah metode ceramah dan tanya jawab, dimana peserta diberikan edukasi mengenai bagaimana tata cara melihat dan membaca label kosmetik yang tepat. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PKM ini secara garis beras dapay dikatakan baik dengan persentasi peserta yang hadir adalah 95%. Dari sosialisasi yang dilakukan terdapat peningkatan pengetahuan dari peserta tentang tata cara membaca label kosmetik yang tepat dengan melakukan pengecekan langsung pada produk kosmetik yang telah disediakan. Dari kegiatan PKM ini dapat disimpulkan bahwa peserta yang telah mengikuti kegiatan ini telah mengetahui bagaimana cara membaca label kosmetik yang tepat dan aman untuk digunakan dalam kegiatan sehari-hari.
Pemanfaatan Limbah Kulit Jeruk menjadi Eco-enzyme di Dusun Selokerto Kabupaten Malang Indrayati, Alifia Meida; Valent, Amel Naysilla; Putri Kami, Angel Bunga; Yudha, Nuria Alfisana; Sholikhah, Tsania Nurhayati; Callysta, Kayla Vidi; Taqiyyuddin, M. Hilmi; Puspitaningrum, Giezsa Arsitha; Aulia, Haliza Lanis
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i3.27953

Abstract

Penggunaan pupuk sintesis berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan yang diakibatkan endapan residu bahan kimia di dalam tanah dan aliran air. Hal ini menyebabkan dampak negatif berkelanjutan bagi keseimbangan ekosistem sekitar wilayah pertanian. Oleh karena itu, diperlukan sebuah solusi alternatif sebagai pengganti penggunaan pupuk kimia. Solusi alternatif tersebut, ialah pemanfaatan cairan Eco-Enzyme berbasis kulit jeruk sebagai pupuk organik. Pemanfaatan limbah kulit jeruk sebagai bahan dasar cairan Eco-Enzyme berpotensi sebagai katalisator pertumbuhan tanaman yang optimal. Dusun Selokerto, Desa Selorejo merupakan wilayah dengan tingkat budidaya dan produksi jeruk yang besar. Namun, hal ini juga selaras dengan penumpukan limbah kulit jeruk yang kian menggunung, terutama ketika musim panen tiba. Terjadinya penumpukan limbah kulit jeruk di Dusun Selokerto menunjukkan kurangnya upaya pengelolaan limbah oleh masyarakat Dusun tersebut. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi warga Dusun Selokerto dalam mengolah limbah kulit jeruk menjadi cairan Eco-Enzyme yang dapat digunakan sebagai pupuk organik. Rangkaian kegiatan ini meliputi, edukasi dan demonstrasi pemanfaatan limbah kulit jeruk menjadi cairan Eco-Enzyme. Melalui kegiatan ini, terlihat adanya peningkatan pengetahuan warga Dusun Selokerto terhadap upaya pemanfaatan limbah kulit jeruk. Hal ini dibuktikan dengan hasil pre test dan post test yang menunjukkan peningkatan nilai rata-rata sebesar pada post test 13,04 dan persentase kenaikan sebesar 31,05%.
Diversifikasi Produk dengan Pengembangan Motif Tenun Ikat pada UMKM Griya Tenun Lajer Grobogan Rosyad, Nisaul; Sarwono; Rahmat Hidayat, Sujadi; Rudianto, M; Endah Santoso, Ratna; Purnomo, Rochmat Aldy
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i3.27961

Abstract

Griya Tenun Lajer merupakan kelompok usaha yang diinisiasi dalam upaya pemberdayaan masyarakat yang digagas oleh Pemerintah Desa Lajer, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan dengan tujuan untuk menghidupkan kembali tenun ikat sebagai produk unggulan lokal. Sebanyak 20 pengrajin terlibat dalam program ini, yang bertujuan meningkatkan kapasitas mereka melalui pelatihan diversifikasi produk dan pengembangan desain motif berbasis pendekatan design thinking. Meskipun tenun ikat Lajer telah dikenal secara nasional, para pengrajin menghadapi tantangan seperti kurangnya inovasi motif, ketergantungan pada pesanan luar daerah, serta menurunnya permintaan pasar. Rangkaian kegiatan dalam program ini meliputi sosialisasi, pelatihan teknis desain, produksi kain tenun menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM), serta evaluasi melalui diskusi kelompok terfokus (FGD). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berhasil mendorong kreativitas dan kepercayaan diri pengrajin dalam menciptakan motif yang mencerminkan identitas lokal sekaligus relevan dengan tren pasar, khususnya bagi segmen anak muda pengguna wastra nusantara. Program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju keberlanjutan UMKM, regenerasi pelaku tenun, dan peningkatan daya saing tenun ikat Grobogan di tingkat lokal dan nasional.
Memberdayakan Anak Berkebutuhan Khusus: Deteksi Dini dan Intervensi Dasar di Pulau Aceh Amalia, Hanna; Hasmalawati, Nur; Ulfa, Maria; Hasanah, Uswatun
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i4.25937

Abstract

Salah satu faktor penyebab Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) tidak dapat menjalani pendidikan formal adalah jarak yang jauh untuk dapat menjalani pendidikan atau bahkan tidak tersedianya fasilitas tersebut di daerahnya. Selain itu, kurangnya pemahaman masyarakat tentang ABK membuat masyarakat tidak sadar bahwa di sekitarnya ada ABK. Seringkali, ABK diberi label sebagai “anak bandel”, “anak cacat”, sehingga cara penanganan yang diberikan pun sesuai dengan label yang diberikan, seperti dibiarkan karena dianggap sudah bawaan sejak lahir, atau bahkan dihukum secara keras. Penanganan yang tidak tepat inilah akhirnya akan memberikan dampak terhadap perkembangan ABK. Seperti yang terjadi di salah satu kecamatan di Aceh Besar, yaitu Pulau Aceh, masyarakat disana sebagian besar tidak mengetahui dan memahami apa itu ABK dan bagaimana cara penanganannya, sehingga masyarakat yang memiliki ABK mengalami kesulitan dalam menghadapi ABK. Adapun hasil dari kegiatan ini, diharapkan adanya pengetahuan dasar tentang ABK baik itu karakteristiknya maupun penanganan ABK bagi orangtua, guru maupun masyarakat yang ada di Pulau Aceh, sehingga ABK yang ada di daerah tersebut dapat berkembang secara optimal.
Pemanfaatan Limbah Kain Songket Desa Limbang sebagai Produk Bernilai Ekonomi Suprihatin, Bambang; Maiyanti, Sri Indra; Primartha, Rifkie; Amran, Ali; Desiani, Anita; Sari, Puspa
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i4.26346

Abstract

Desa Limbang Jaya merupakan desa pengerajin kain songket di Sumatera Selatan. Mayoritas perempuan di desa ini bekerja sebagai pengerajin songket. Seorang pengerajin di Desa Limbang Jaya dapat menenun 3 hingga 4 helai kain berukuran 50-80 cm setiap bulannya. Setiap kain melalui proses pemotongan yang menyisakan berupa potongan kecil kain. Limbah songket biasanya dibuang atau dibakar, padahal limbah ini dapat diolah menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai jual dengan menggunakan teknik menjahit seperti patchwork dan quilting. Kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan dalam pengolahan limbah kain songket dengan menerapkan teknik patchwork dan quilting untuk menghasilkan produk dengan nilai jual. Kegiatan ini ditujukan pada penduduk perempuan khususnya pengrajin songket untuk meningkatkan keterampilan dalam mengolah limbah kain songket. Kegiatan pengolahan limbah sampah di desa Limbang Jaya belum pernah dilakukan. Tahapan kegiatan ini terdiri dari observasi, persiapan kegiatan, penyampaian materi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan secara signifikan pemahaman dan keterampilan praktis peserta, yang diindikasikan oleh kenaikan nilai rata-rata post-test sebesar 38% dan dihasilkannya produk prototipe yang memiliki nilai jual. Hal ini mengindikasikan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pengolahan limbah kain songket dengan menerapkan teknik patchwork dan quilting yang menandakan keberhasilan dari kegiatan ini. Kegiatan ini dapat mendorong pembentukan usaha kreatif berbasis limbang songet yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Limbang Jaya dalam jangka panjang.