cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 20852487     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is published by the Faculty of Islamic Studies Wiralodra University Indonesia. Focus of Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is on publishing original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic education and Islamic Studies. The empirical research includes studies on the implementation of Islamic education in educational Islamic institution while theoretical study covers historical studies, expert finding and Islamic education content analysis from al-qur’an and hadist.
Arjuna Subject : -
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 4 (2023)" : 40 Documents clear
Kebijakan dan Kepemimpinan Transformatif di Madrasah Terhadap Isu Pendidikan Inklusif: Kajian Kebijakan Pendidikan, Konsep Dasar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), Kepemimpinan Transformatif Terhadap Isu Pendidikan Inklusi Dwinanda Suluh Phangesti; Suwadi
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.640

Abstract

Menurut UUD Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003 menjalaskan bahwa negara berkewajiban untuk memberikan pelayanan dan jaminan pendidikan kepada setiap elemen masyarakat, terlebih bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus (ABK) mempunyai hak yang sama dengan anak reguler lainnya dalam menempuh pendidikan, tentunya hal ini mesti didukung dengan melalui sebuah kebijakan kepemimpinan transformatif di lembaga pendidikan khususnya di madrasah. Pendidikan inklusi senantiasa dikemas dengan tahapan-tahapan yang khusus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif analisis dengan jenis penelitian kepustakaan (study literature). Data penelitian terdiri dari dua data utama yakni data primer dan data sekunder, data primer penelitian ini adalah berupa buku-buku yang memuat tentang pendidikan inklusif, sedangkan data sekunder penelitian ini berupa artikel, jurnal, peraturan pemerintah, karya ilmiah, dan sumber lainnya yang berkaitan dengan kajian penelitian saat ini. adapun teknis teknis analisis data menggunaka beberapa langkah yakni reduksi data, penyajian data, dan terakhir melakukan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah: 1. mengetahui konsep kajian kebijakan kepemimpinan pendidikan, 2. memahami esensi pendidikan inklusi, dan 3). Penerapan kebijakan dan kepemimpinan pendidikan terhadap hadirnya isu pendidikan inklusi di Madrasah.
Perkembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Di Indonesia Khoirunnisaa Sholihah Luthfi Alya’
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.666

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kurikulum pendidikan agama Islam dengan menggunakan metode penelitian studi pustaka (library research), yaitu dengan mengkaji berbagai sumber data dari berbagai buku atau jurnal yang masih berkaitan dengan tema pembahasan dalam penulisan ini. Hasil dari penulisan ini menunjukkan bahwa kurikulum pendidikan agama Islam di Indonesia melalui empat fase yaitu pra kemerdekaan, masa orde lama, masa orde baru dan masa reformasi saat ini. Adapun dengan rincian sebagai berikut : masa pra kemerdekaan masih dipengaruhi oleh kolonialisme secara keseluruhan, kemudian masa orde lama terbagi menjadi 3 yaitu kurikulum 1947, kurikulum 1984 dan kurikulum 1994, selanjutnya masa orde baru terbagi menjadi 4 yaitu kurikulum 1968, kurikulum 1975, kurikulum 1984 dan kurikulum 1994 dan yang terakhir masa reformasi hingga saat ini terbagi menjadi 4 yaitu kurikulum 2004 (KBK), kurikulum 2006 (KTSP), kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka.
Pengaruh Tata Kelola Lembaga, Suport Pimpinan Dan Hubungan Sosial Terhadap Kinerja Guru Di MAN 1 Lamongan Mas Rifqiyah M. Alfisyah; Muhammad Abdul Ghoffar; Army Purwanti; Sri Harini
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.668

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh tata kelola lembaga, support pimpinan dan hubungan sosial terhadap kinerja guru di MAN 1 Lamongan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif  yang menekankan pada hasil survey yang dilakukan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan angket. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan kuisioner tentang pengaruh tata kelola lembaga, support pimpinan dan hubungan sosial sebagai alat pengumpulan data. Responden sebanyak 73 guru yang ada di MAN 1 Lamongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) informasi sebaran jawaban dari 73 responden dan didapatkan hasil dengan persentase 100% sehingga tergolong valid dengan kategori 3 (baik) sebanyak 35 responden dan kategori 4 (sangat baik) sebanyak 38 responden, 2) nilai signifikansi hubungan sosial sebesar 0.310 yang mana lebih besar dari 0.05 (0.310>0.05), dan 3) model dengan nilai pseudo R-Square yang tertinggi yaitu Nagelkerke. Artinya, antara variabel independen yang terdiri dari tata kelola lembaga, support pimpinan dan hubungan sosial mampu memengaruhi dan memiliki korelasi terhadap variabel dependen yang terdiri dari kinerja guru dengan persentase sebesar 10.4℅ dan 89.6℅ dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya hubungan sosial di MAN 1 Lamongan yang dapat memberikan pengaruh terhadap kinerja guru.
Management of Home Visits in the Implementation of Counseling Support Activities in High Schools in Indonesia Salsabila Nasution; Firman; Neviyarni; Bin Che Amat, Muhammad Asyraf
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.701

Abstract

High school students cannot be separated from problems and problems due to the demands of an increasingly complex era. Counseling guidance is present in helping students to overcome individual problems. The implementation of services from counseling guidance requires a management function so that the implementation of services becomes systematic. One of the supporting activity services in counseling guidance that needs a management function is home visits, home visits involve several parties in their implementation so that planning and organization is needed before implementation so that there are no problems with related parties. The research method in this study was descriptive qualitative with the research location being SMA Negeri 10 Medan. Data collection was carried out by participant observation, interviews and document analysis. The results of this study revealed that the counseling teacher had carried out home visits but specifically there were several aspects that the counseling teacher had to pay attention to in carrying out home visits for students.
Studi Kritik Pemikiran John Wansbrough terhadap Al-Qur’an, Kenabian Muhammad dan Islam: Studi Kritik Pemikiran John Wansbrough Terhadap Al-Qur’an, Kenabian Muhammad dan Islam Zaenudin; Alam Tarlam
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.716

Abstract

Tak sedikit, untuk tidak mengatakan banyak, Orientalis Barat dari generasi ke generasi mengasumsikan bahwa al-Qur’an bukan firman Tuhan, melainkan karangan Muhammad. Salah satunya adalah John Wansbrough yang berpendapat bahwa al-Qur’an merupakan konsep yang disusun sebagai teologi Islam tentang kenabian. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan pandangan John Wansbrough mengenai otentisitas al-Qur’an. Permasalahan pada tulisan ini ialah gugatan Wansbrough yang mengatakan al-Qur’an merupakan karangan Muhammad. Sebagai usaha untuk menjawab permasalahan, peneliti menggunakan metode deskripsi-analitik. Hasilnya adalah terungkapnya pemikiran kritis seorang orientalis dalam mengkaji al-Qur’an, ia mengkaji tentang historisitas al-Qur’an bahwa kisah yang termuat dalam al-Qur’an dianggap merupakan duplikat dari kisah yang ada dalam bible. Menurut Wansbrough, al-Qur’an sebagai wahyu yang diturunkan Tuhan kepada nabi Muhammad saw adalah kepanjangan dari kitab Taurat. Masih banyak lagi hasil dari pemikiran seorang John Wonsbrough yang mengundang respon pro dan kontra di kalangan outsider dan insider. Setidaknya kajian ini layak untuk membangkitkan minat umat Islam terhadap kajian al- Qur’an yang lebih mendalam lagi.
Masyarakat Multikultural dalam Mindset dan Perilaku Studi Kasus : Mahasiswa Program Doktoral PAI IAIN SNJ Cirebon Angkatan 7 Sufyan; Jamali; Siti Fatimah
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.728

Abstract

Keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara yang kuat dibangun dari toleransi yang tinggi antar sesama anak bangsa. Indonesia dengan keberagaman suku bangsa agama ras dan golongan tentu memiliki tantangan untuk selalu bisa menjaga kebhinekaan dalam persatuan, maka masyarakat yang sadar akan multikultural baik dalam pola pikir maupun perilaku dibutuhkan dalam mengokohkan tali persaudaraan dalam berbangsa dan bernegara. Tokoh masyarakat dan para cendikia diyakini memiliki pengaruh yang besar terhadap terciptanya masyarakat multikultural. Penulis secara subyektif ingin menilai tingkat multikultural baik dari segi maindset maupun behavior pada para mahasiswa program doktoral PAI IAIN Syekh Nurjati Cirebon angkatan 7 tahun 2022 yang dianggap sebagai kaum cendikia dan berpengaruh dilingkungan masing-masing. Metode penelitian yang kami pilih adalah kualitatif diskriftif dengan tehnik wawancara mendalam nonformal dan observatif untuk mencari indikator-indikator tingkat multikultural tersebut. Hasil analisanya menunjukkan tingkat multikultural mahasiswa program doktoral PAI IAIN Syekh Nurjati Cirebon angkatan 7 tahun 2022 berada dalam level baik, sehingga memungkinkan masyarakat di lingkungannya juga terbangun sikap multikultural yang baik
Studi Komparasi Tentang Setȃn Menurut Penafsiran Buya Hamka Dan Penafsiran Asy-Sya’rawi Wakhidia Rahmatu A; Muh. Nur Rochim Maksum; Syamsul Hidayat
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.829

Abstract

Setân merupakan musuh manusia, sebagaimana Allah ingatkan dalam al-Qur’an surah Fathir ayat 6 yang artinya Sesungguhnya setân bagi kalian wahai manusia adalah musuh abadi, maka jadikanlah ia sebagai musuh kalian dengan terus menerus melawannya, salah satu ayat utama tentang tipu daya setân tersebutlah dalam surah Ibrahim ayat 22. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna serta perbedaan dan persamaan penafsiran tentang setân dalam surah Ibrahim ayat 22 menurut Buya Hamka dan Syaikh asy-Sya’rawi. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian pustaka. Sumber primer yang digunakan ialah Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka dan Tafsir asy-Sya’rawi karya Syaikh Muhammad Mutawalli Asy-Sya’rawi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  metode  komparasi, yaitu membandingkan penafsiran Buya Hamka dengan Syaikh Asy-Sya’rawi tentang setân Dalam Surah Ibrahim Ayat 22. Penafsiran tentang setân didalam surah Ibrahim ayat 22 menurut kitab tafsir Al-Azhar dan tafsir Asy Sya’rawi yaitu sifat suatu makhluk dalam hal ini ialah jin dan manusia, yang durhaka kepada Allah serta mengajak makhluk lainnya mendurhakai Allah, mereka inilah disebut setân. Diantara perbedaan penafsiran tentang setân dalam surah Ibrahim ayat 22 dari kedua mufasir tersebut yaitu makna kalimat maa ana bimusrighikum wamaa antum bisurighi. Sedangkan persamaannya yaitu dari metode keduanya dalam menafsirkan al-Qur’an yaitu mengumpulkan beberapa ayat yang saling berkaitan dengan tema yang dibahas. Persamaan lainya yaitu penafsiran makna kalimat asy-syaithan, dan  lamma qudiya amr.
Tradisi Solidaritas Sosial Pada Haul Ki Newes Dalam Masyarakat Indramayu Faiz Musthofa Abbas
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.968

Abstract

Haul merupakan tradisi peringatan meninggalnya salah satu keluarga atau tokoh masyarakat. Hal tersebut dilaksanakan guna mengingat jasa yang besar serta perannya di masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi praktik tradisi haul Ki Newes di Indramayu. Ki Newes merupakan tokoh yang berdakwah di bidang agama. Penelitin ini juga bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai solidaritas sosial yang ada pada tradisi haul. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan tokoh masyarakat dan penduduk sekitar sebagai sumber utamanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk solidaritas sosial masyarakat Desa Kedungwungu adalah solidaritas sosial mekanik, dan dipertahankan dengan cara tolong menolong, saling membantu, gotong royong, adapun faktor yang mendorong dipertahankannya solidaritas sosial tersebut adalah agama, budaya, emosional dan kekeluargaan.
Implementasi Manajemen Pembelajaran Kitab Kuning Pola 100 Jam Dengan Metode Tamyiz di Pesantren Farhan
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.1208

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi efektivitas metode Tamyiz dalam pembelajaran kitab kuning di pondok pesantren. Fokus penelitian meliputi implementasi, perencanaan, pengorganisasian, penilaian, dan konsep model pembelajaran kitab kuning pola 100 jam menggunakan metode Tamyiz. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, penelitian ini menggambarkan secara komprehensif proses pembelajaran kitab kuning, melibatkan pengasuh pesantren, pengurus, asatidz, dan santri sebagai sumber data. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Tamyiz memainkan peran kunci dalam membantu santri membaca, memahami struktur kata, dan menerjemahkan kitab kuning. Pembelajaran ini didasarkan pada prinsip fun and active teaching yang meningkatkan hasil pembelajaran. Penilaian terhadap santri melibatkan sejumlah faktor pembelajaran. Selain itu, konsep pembelajaran ini mengintegrasikan teori pendidikan untuk efektivitas dan efisiensi dalam perencanaan, pengorganisasian, dan penilaian pembelajaran kitab kuning menggunakan metode Tamyiz.
Fashion Syar’i Muslim di Indonesia Atas al-Qur’an Surah al-A’rāf ayat 26 (Studi Analisis Ma’nā Cum-Maghzā) Ahmad Sabiqul Himam; Kambali; Rivki Lutfiya Farhan
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.1235

Abstract

Fashion adalah salah satu hal yang tidak dapat terlepas dari penampilan seseorang dalam mengenakan suatu busana. Munculnya desainer-desainer muda dengan berbagai inovasinya yang kreatif membuat perkembangan fashion di Indonesia semakin pesat. Meskipun perkembangannya begitu pesat, al-Qur’an memberkan isyarat untuk menjaga kehormatan dengan meggunakan pakaian yang baik seperti dalam Q.S al-A’raf ayat 26. Menggunakan analisa kualitatif dengan pendekatan Ma’nā Cum-Maghzā  penelitian ini menjelaskan; Fashion syar’i merupakan respon dari pesan yang disampaikan Q.S al-A’rāf 26. Adapaun pesan yang disampaiakan dalam Q.S al-A’rāf 26 menunjukan bahwa umat muslim berhak untuk bereksresi dengan busana yang digunakan, menajdikan pakaian sebagai sarana untuk menutup aurat, melindungi tubuh dari cuaca, melindungi tubuh dari perzinahan, dan sebagai identitas masyarakat muslim terkhusus muslim Indonesia. Busana atau fashion merupakan simbol sekaligus identitas yang perlu dijaga oleh seseorang. Selain pesan yang didapatkan dalam Q.S al-A’rāf 26 terdapat juga dua dimensi yang harus diaplikasikan dalam jiwa seorang muslim. Pertama, dimensi atau makna dzahir, dalam konteks pakaian merujuk pada dimensi fisik (lahiriah) dari pemakaian pakaian. Kedua, dimensi bathiniyah yang menyoroti batin atau spiritual, meliputi budi pekerti baik dan kebiasaan terpuji yang tercermin dalam busana seorang muslim.

Page 4 of 4 | Total Record : 40


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 3 No 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025) Vol. 11 No. 3 (2025) Vol. 11 No. 2 (2025) Vol. 11 No. 1 (2025) Vol. 10 No. 4 (2024) Vol. 10 No. 3 (2024) Vol. 10 No. 2 (2024) Vol. 10 No. 1 (2024) Vol. 9 No. 4 (2023) Vol. 9 No. 3 (2023) Vol. 9 No. 2 (2023) Vol. 9 No. 1 (2023) Vol. 8 No. 4 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 3 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol 8 No 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 2 No 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 1 No 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam More Issue