cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman
ISSN : -     EISSN : 24776300     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin. Jurnal ini terbit sebanyak dua kali setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini menerbitkan penelitian dan artikel konseptual yang berkaitan dengan bidang ilmu bimbingan dan konseling, pendidikan, dan psikologi pendidikan..
Arjuna Subject : -
Articles 246 Documents
Pengaruh Critical Thinking Dan Self Control Terhadap Karakter Disiplin Ernawati, Ika; Purwaningrum, Shinta; Fatimah, Nisa Ainul
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 2 (2024): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i2.15685

Abstract

This study aims to describe the influence of critical thinking and self-control on the discipline character of students at SMP Negeri 1 Kasihan, Bantul Regency, Academic Year 2023/2024. This research was conducted at SMP Negeri 1 Kapanewon Kasihan, Bantul Regency. The study population was all eighth-grade students totaling 217 students, with a sample of 70 students using quota random sampling technique. Data collection methods included questionnaires, interviews, observations, and documentation. Data analysis was performed using multiple linear regression and T-test as hypothesis testing. The results showed that the majority of students perceived Critical Thinking in the good category (57.1%), Self-Control mostly in the good category (54.3%), and the majority of students had a very high level of discipline character (55.7%). Critical thinking and self-control have a positive and significant influence on students' discipline character with an F-value of 31.839 and significance of 0.000 < 0.05, meaning it can be concluded that critical thinking and self-control influence students' discipline character at school. _____________________________________________________________Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengaruh critical thinking dan self control terhadap karakter disiplin Siswa SMP Negeri 1 Kasihan Kabupaten Bantul Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kapanewon Kasihan Kabupaten Bantul. Populasi penelitiannya adalah seluruh siswa kelas VIII sebanyak 217 siswa, diambil sampel sebanyak 70 Siswa dengan teknik quota random sampling. Metode pengumpulan data dengan metode angket, wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji regresi linier berganda dan uji T sebagai uji hipotesis. Hasil penelitian diperoleh bahwa sebagian besar siswa mempersepsikan Critical Thinking dalam kategori baik (57,1%), Self Control sebagian besar dalam kategori baik (54,3%) dan sebagian besar siswa mempunyai tingkat karakter disiplin yang sangat tinggi (55,7%). Critical thinking dan self control mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap karakter disiplin siswa dengan nilai F = 31,839 dan signifikan 0,000 < 0,05 berarti dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan critical thinking dan self control terhadap karakter disiplin siswa di sekolah. 
Dampak Bullying Pada Siswa Sekolah Dasar: Kajian Literatur Sistematis Arinata, Firdian Setiya; Mulawarman, Mulawarman; Mulyani, Petra Kristi; Awalya, Awalya; Wasono, Andy; Kurniawati, Erni; Mubarak, Muh Azhar
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 2 (2024): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i2.17540

Abstract

This systematic review analyzes the impact of bullying on victims and perpetrators among elementary school students. This study used inclusion and exclusion criteria to filter relevant articles published between 2022 and 2024. Articles were obtained from two databases, Taylor & Francis and ScienceDirect, with the help of Boolean operators according to keywords. The study selection process followed the PRISMA method which involved four stages: identification, screening, eligibility, and inclusion. Of the total 6,527 articles identified, five articles met the inclusion criteria. Data synthesis was carried out qualitatively through thematic analysis. This review included five studies with a total sample of more than 97,000 participants from Spain, China, the United States, South Korea, and the Netherlands. The main results showed that bullying behavior significantly increased the risk of anxiety, depression, and suicidal ideation. In addition, bullies also experience long-term impacts, including behavioral and academic problems and the risk of criminality in adulthood. Limitations of this study include the use of a cross-sectional design, potential reporting bias, and lack of representation in cultural and long-term contexts. Future research should focus on longitudinal studies, more diverse instruments, and populations. These findings underscore the importance of comprehensive bullying prevention programs and targeted psychological interventions to address both the immediate and long-term impacts of bullying._____________________________________________________________Tinjauan sistematis ini menganalisis dampak bullying terhadap korban dan pelaku di kalangan siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi untuk menyaring artikel relevan yang diterbitkan antara tahun 2022 hingga 2024. Artikel diperoleh dari dua data base, Taylor & Francis dan ScienceDirect, dengan bantuan operator Boolean sesuai kata kunci. Proses seleksi studi mengikuti metode PRISMA yang melibatkan empat tahap: identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Dari total 6.527 artikel yang diidentifikasi, lima artikel memenuhi kriteria inklusi. Sintesis data dilakukan secara kualitatif melalui analisis tematik. Tinjauan ini mencakup lima studi dengan total sampel lebih dari 97.000 partisipan dari Spanyol, Tiongkok, Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Belanda. Hasil utama menunjukkan bahwa perilaku bullying secara signifikan meningkatkan risiko kecemasan, depresi, dan ide bunuh diri. Selain itu, pelaku bullying juga mengalami dampak jangka panjang, termasuk masalah perilaku dan akademik serta risiko kriminalitas di usia dewasa. Keterbatasan penelitian ini mencakup penggunaan desain cross-sectional, potensi laporan yang bias, dan kurangnya representasi dalam konteks budaya serta jangka panjang. Penelitian di masa depan diharapkan berfokus pada studi longitudinal, instrumen dan populasi yang lebih beragam. Temuan ini menegaskan pentingnya program pencegahan bullying yang komprehensif dan intervensi psikologis yang terarah untuk mengatasi dampak langsung maupun jangka panjang dari bullying.
Penggunaan Base Telegram Dalam Melatih Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar Munawarah, Mahdina; Setiawan, Muhammad Andri; Rachman, Ali
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 2 (2024): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i2.16726

Abstract

This study explores the impact of rapid technological developments on digital literacy in early childhood, which is an important key in facing change. Research highlights Telegram's role as an increasingly popular communications platform in educational contexts. The use of channels such as @EDUFESS proves their effectiveness in increasing students' digital literacy through information exchange and discussion. Based on the results of a preliminary study at SDN Alalak Utara 1 shows that students' use of gadgets has not been optimized for positive activities, while their literacy level is still low. This is one part that needs to be addressed by the role of guidance and counseling in schools which is also related to the 4 areas of guidance and counseling, namely social, learning, personal and career. The research was conducted using the Action Research approach method which focuses on implementing intervention strategies consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages through the use of digital media with research subjects as grade 5 students. The results of the T-Test conducted showed that the use of Base Telegram had an impact which is positive in training students' digital literacy ____________________________________________________________________Studi ini mengeksplorasi dampak pesatnya perkembangan teknologi terhadap literasi digital pada anak usia dini yang menjadi kunci penting dalam menghadapi perubahan. Penelitian menyoroti peran Telegram sebagai platform komunikasi yang semakin populer dalam konteks pendidikan. Penggunaan channel seperti @EDUFESS membuktikan efektivitasnya dalam meningkatkan literasi digital siswa melalui pertukaran informasi dan diskusi. Berdasar pada hasil studi pendahuluan di SDN Alalak Utara 1 yang menunjukkan bahwa penggunaan gadget oleh siswa belum dioptimalkan untuk kegiatan positif, sementara tingkat literasi mereka masih rendah. Hal ini merupakan salah satu bagian yang perlu dibenahi oleh peran bimbingan dan konseling di sekolah yang juga berhubungan dengan 4 bidang BK yakni sosial, belajar, pribadi dan karir. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan Action Research yang berfokus pada penerapan strategi intervensi yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi melalui pemanfaatan media digital dengan subjek penelitian siswa kelas 5. Hasil dari Uji-T yang dilakukan menunjukkan bahwa penggunaan Base Telegram memberikan dampak yang positif dalam melatih literasi digital siswa.
Meningkatkan Resiliensi Remaja Penyintas Bencana Alam Melalui Konseling Kelompok: Kajian Literatur Sistematis Martin, Ricky Alejandro; Noviekayati, I Gusti Ayu Agung; Muhid, Abdul
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 2 (2024): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i2.16960

Abstract

Recently natural disasters often hit Indonesia. Natural disasters are natural events that cause material, physical, and psychological losses and have various impacts on the survivors. Therefore, resilience is one of the important attributes for adolescents to manage conflicts and come up with appropriate responses in dealing with difficult situations. The purpose of this study is to determine and describe the effectiveness of group counseling to increase the resilience of adolescent survivors of natural disasters. This research uses a systematic literature review (SLR). The literature review procedure uses the PRISMA model. Based on the selection results with the PRISMA model, 127 articles were obtained then after passing the selection according to the PRISMA 2020 guidelines, 16 articles were obtained that were feasible and followed the criteria and with the research objectives to be analyzed. Based on the results of the analysis and literature review, it is known that over the past decade, group counseling has proven effective in increasing the resilience of adolescent survivors of natural disasters. For future research, it is recommended to conduct experimental research and use group counseling to improve the resilience of adolescent survivors of natural disasters, besides counselors must also pay attention to several aspects, such as group cohesiveness, the quality of relationships built between group members, and cultural biases that may occur during the group counseling process.   ____________________________________________________________Dewasa ini bencana alam kerap melanda Indonesia. Bencana alam merupakan peristiwa alam yang menyebabkan kerugian secara materi, fisik maupun psikis serta menimbulkan berbagai dampak bagi para penyintasnya. Oleh sebab itu resiliensi menjadi salah satu atribut penting untuk dimiliki remaja untuk mengelolah konflik dan memunculkan respon yang tepat dalam menghadapi situasi sulit. Tujuan dalam penelitian ini mengetahui dan mengambarkan efektivitas konseling kelompok untuk meningkatkan resiliensi remaja penyintas bencana alam. Penelitian ini menggunakan systematic literature review (SLR). Prosedur kajian literatur menggunakan model PRISMA. Berdasarkan hasil seleksi dengan model PRISMA diperoleh 127 artikel yang kemudian setelah melewati seleksi sesuai pedoman PRISMA 2020, diperoleh 16 artikel yang layak dan sesuai kriteria maupun dengan tujuan penelitian untuk dianaliasis. Berdasarkan hasil analisis dan kajian literature diketahui bahwa selama satu dekade terakhir, konseling kelompok telah terbukti efektif untuk meningkatkan resiliensi remaja penyintas bencana alam. Kepada penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian eksperimen dan menggunakan konseling kelompok untuk meningkatkan resiliensi remaja penyintas bencana alam, selain itu konselor juga harus memperhatikan beberapa aspek, seperti kohesivitas kelompok, kualitas hubungan yang terbangun antar anggota kelompok dan bias-bias budaya yang mungkin terjadi selama proses konseling kelompok.
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Melalui Teknik Permainan Simulasi untuk Meningkatkan Perencanaan Karier Srianturi, Yanuari; Distira, Rizki Putra Ayu; Fitrianingsih, Sindi
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 2 (2024): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i2.15929

Abstract

Career planning is the process a person uses to choose a career goal and career path by adjusting their abilities and interests so that they can be successful in the chosen job. This planning is important so students can prepare themselves before entering the workforce. The focus of career planning is to ensure that students' career choices are following their potential so that there is no mismatch between the chosen career and the student's abilities. This study aims to determine the effect of group guidance through simulation game techniques in improving students' career planning at MA Al-Abror Sukosewu. This study used a quantitative method with a pre-experimental one-group pretest-posttest design, involving 9 respondents as the experimental group. Treatment was given 8 times, each session lasting 90 minutes. The results showed increased career planning scores from an average of 139.2 (low criteria) to 188 (high criteria). This result is supported by the independent sample t-test with a sig value (2-tailed) of 0.000 < 0.05, indicating that there is a significant difference in the level of career planning before and after treatment, which means that group guidance with simulation game techniques is effective in improving students' career planning at MA Al-Abror Sukosewu. ____________________________________________________________Perencanaan karir adalah proses yang digunakan seseorang untuk memilih tujuan karir dan jalur karir dengan telah menyesuaikan antara kemampuan dan minat diri sehingga mereka bisa sukses dalam pekerjaan yang dipilih. Perencanaan ini penting agar siswa bisa mempersiapkan diri sebelum terjun ke dunia kerja. Fokus dari perencanaan karir adalah memastikan pilihan karir siswa sesuai dengan potensi mereka, sehingga tidak ada ketidaksesuaian antara karir yang dipilih dan kemampuan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok melalui teknik permainan simulasi dalam meningkatkan perencanaan karir siswa di MA Al-Abror Sukosewu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one-group pretest-posttest, melibatkan 9 responden sebagai kelompok eksperimen. Treatment diberikan sebanyak 8 kali dengan durasi 90 menit setiap sesi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor perencanaan karir dari rata-rata 139,2 (kriteria rendah) menjadi 188 (kriteria tinggi). Hasil ini diperkuat oleh uji t-test independent sample dengan nilai sig (2 tailed) sebesar 0.000 < 0.05, menunjukkan ada perbedaan signifikan tingkat perencanaan karir sebelum dan sesudah treatment, yang berarti bimbingan kelompok dengan teknik permainan simulasi efektif untuk meningkatkan perencanaan karir siswa di MA Al-Abror Sukosewu.
Efektivitas Assertive Training Sebagai Strategi Transformatif Terhadap Self-Confidence Siswa Bin Anuar, Arman; Fahmi, Ainul; Edison, Edison; Samsaifil, Samsaifil
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 2 (2024): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i2.17562

Abstract

Declining student self-confidence is still a significant problem in the educational landscape, affecting academic achievement, social interaction, and psychological well-being. This study investigates the effectiveness of assertive training as a transformative intervention to increase self-confidence among students at SMAN 2 Palopo. The study, employing a one-group pretest-posttest experimental design, focused on 30 students specifically selected for their low self-confidence. The study used observation, a self-confidence scale, and assertive quizzes as data collection methods. Statistical analysis using paired t-tests revealed a significant increase in post-training confidence (p < 0.001), with 53.3% of students categorized as having high self-confidence and 26.7% very high. These results underscore the capacity of assertive training to change students' self-perception and improve assertive communication skills. The study concluded that integrating assertive training into school counseling programs can sustainably foster students' psychological and social development. We suggest future research to explore the long-term effects and adapt the intervention into diverse educational contexts. ____________________________________________________________________Penurunan self confidence siswa masih menjadi masalah yang signifikan dalam lanskap pendidikan, yang memengaruhi prestasi akademik, interaksi sosial, dan kesejahteraan psikologis. Studi ini menyelidiki efektivitas assertive training sebagai intervensi transformatif untuk meningkatkan rasa percaya diri di kalangan siswa di SMAN 2 Palopo. Dengan menggunakan desain eksperimen One-Group Pretest-Posttest, penelitian ini melibatkan 30 siswa yang dipilih secara sengaja yang diidentifikasi memiliki rasa percaya diri yang rendah. Metode pengumpulan data meliputi observasi, skala self confidence, dan kuis asertif. Analisis statistik menggunakan uji-t berpasangan mengungkapkan peningkatan yang signifikan dalam rasa percaya diri pasca pelatihan (p < 0,001), dengan 53,3% siswa dikategorikan memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan 26,7% sangat tinggi. Hasil ini menggarisbawahi kapasitas pelatihan asertif untuk mengubah persepsi diri siswa dan meningkatkan keterampilan komunikasi asertif. Studi ini menyimpulkan bahwa mengintegrasikan pelatihan asertif ke dalam program konseling sekolah dapat secara berkelanjutan membina perkembangan psikologis dan sosial siswa. Penelitian di masa mendatang disarankan untuk mengeksplorasi efek jangka panjang dan mengadaptasi intervensi ke dalam konteks pendidikan yang beragam. 
Hubungan Stres Akademik dan Regulasi Emosi dengan Perilaku Emotional Eating pada Siswa SMA Putri, Vania Dita Kusuma; Anisah, Laelatul
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 2 (2024): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i2.16741

Abstract

This research aims to determine whether there is a relationship between academic stress, emotional regulation and emotional eating behavior in students. The subjects of this research were students attending SMA, aged between 16 - 17 years. Data analysis in this research took the form of a validity test using the Pearson's product moment correlation method, a reliability test using the Cronbach's Alpha method and a normality test using the Kolmogrov-Swirnow parametric statistical method using the SPPS program version 16.00. Hypothesis testing using a multiple linear regression analysis model can show that the Adjusted R Square value is 0.404 by providing a simultaneous correlation of 40.4%. Partially test the first hypothesis (t test) academic stress has no significant effect on emotional eating (sig = 0.080 > 0.05) and the calculated t value is 1.783. Meanwhile, partial testing of the second hypothesis (t test) shows that emotional regulation has a significant effect on emotional eating (sig = 0.000 < 0.05) and the calculated t value is 4.034. Furthermore, the third partial hypothesis (f test) is that academic stress, emotional regulation have a significant effect on emotional eating (sig = 0.000 < 0.05) and the calculated f value is 20.968 so it can be concluded that variables X1, X2 have a significant influence. ____________________________________________________________________Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara stres akademik, regulasi emosi dan perilaku emotional eating pada siswa. Subyek penelitian ini adalah siswa yang bersekolah di SMA, yang berusia antara 16 – 17 tahun. Analisis data dalam penelitian ini berupa uji validitas menggunakan metode pearson’s product moment correlation, uji reabiltas menggunakan metode Alpha Cronbach’s dan uji normalitas menggunakan metode statistic parametric kolmogrov-swirnow dengan menggunakan program SPPS versi 16.00. Pengujian hipotesis dengan model analisis regresi linear berganda dapat diketahui nilai Adjusterd R Square sebesar 0,404 dengan memberikan sumbungan secara simultan sebesar 40,4 %. Uji hipotesis pertama secara parsial (uji t) stres akademik tidak berpengaruh terhadap emotional eating dengan signifikan (sig = 0,080 > 0,05) dan nilai t hitung sebesar 1,783. Sementara pengujian hipotesis kedua secara parsial (uji t) regulasi emosi berpengaruh terhadap emotional eating dengan signifikan (sig = 0,000 < 0,05) dan nilai t hitung sebesar 4,034. Selanjutnya hipotesis ketiga secara parsial (uji f) stres akademik, regulasi emosi berpengaruh terhadap emotional eating dengan signifikan (sig = 0,000 < 0,05) dan nilai f hitung sebesar 20,968 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel X1, X2 ada pengaruh yang signifikan.
Systematic Literature Review: Konseling Kelompok Analisis Transaksional untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Syarofudin, Ahmad; Kusumadewi, Ari; Winingsih, Evi; Purwoko, Budi
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 2 (2024): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i2.16968

Abstract

The main objective of this study was to assess the effectiveness of transactional analysis group counseling in improving interpersonal communication skills in college students. This research uses the Systematic Literature Review method with PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Literature Review and Meta-Analysis) guidelines. The research data was obtained from research studies during the period 2014-2024. This study identified, evaluated, and synthesized 8 relevant scientific articles that had gone through a screening process using the PRISMA flowchart. Articles came from ScienceDirect, Google Scholar, Springer, Taylor & Francis Group online database. The results of this study are (1) the effectiveness of group counseling in improving students' interpersonal communication skills, (2) factors that influence the effectiveness of transactional analysis group counseling, and (3) the role of ego state in interpersonal communication. The conclusion of this study shows that group counseling transactional analysis is effective in improving students' interpersonal communication. For future research, it is recommended to add control variables to enrich findings and gain a deeper understanding of the effect of this approach. _____________________________________________________________Tujuan utama penelitian ini untuk menilai efektivitas konseling kelompok analisis transaksional untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review dengan pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Literature Review and Meta-Analysis). Data penelitian diperoleh dari studi penelitian selama periode 2014-2024. Penelitian ini mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis 8 artikel ilmiah yang relevan dan telah melalui proses screening menggunakan PRISMA flowchart. Artikel berasal dari database online ScienceDirect, Google Scholar, Springer, Taylor & Francis Group. Hasil penelitian ini yaitu (1) efektivitas konseling kelompok dalam meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal mahasiswa, (2) faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas konseling kelompok analisis transaksional, (3) peran ego state dalam komunikasi interpersonal. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa konseling kelompok analisis transaksional efektif digunakan untuk meningkatkan komunikasi interpersonal mahasiswa. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menambahkan variabel kontrol guna memperkaya temuan dan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengaruh pendekatan ini.
Upaya Meningkatkan Resiliensi Akademik dengan Konseling Kelompok Teknik Cognitive Restructuring Anggraini, Yunita; Budiono, Arifin Nur; Mutakin, Fakhruddin
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 2 (2024): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i2.16115

Abstract

Students with low academic resilience are often influenced by factors such as belief in their abilities, ability to manage academic tasks, anxiety, and completing various academic demands. Preliminary studies show that students' academic resilience tends to be low, so they need help to increase their resilience in facing academic challenges. This research aims to examine increasing academic resilience through cognitive restructuring techniques in group counseling services at SMPN 02 Silo. The research design used was qualitative with a Guidance and Counseling Action Research (PTBK) approach. The research sample consisted of 6 students selected using purposive sampling from 152 students. Data was collected using a questionnaire to measure the level of academic resilience before and after the intervention. The results showed that more than 75% of the sample experienced a significant increase in their academic resilience. These findings indicate that cognitive restructuring-based group counseling services can improve students' academic resilience. This research suggests that similar programs be implemented in other schools to test the generalizability of the findings and explore other factors that may influence students' academic resilience, such as social support and environmental influences.____________________________________________________________Siswa dengan resiliensi akademik yang rendah sering kali dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti keyakinan terhadap kemampuan diri, kemampuan mengelola tugas akademik, kecemasan, dan penyelesaian berbagai tuntutan akademik. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa resiliensi akademik siswa cenderung rendah, sehingga mereka memerlukan bantuan untuk meningkatkan ketahanan dalam menghadapi tantangan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan resiliensi akademik melalui teknik cognitive restructuring dalam layanan konseling kelompok di SMPN 02 Silo. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK). Sampel penelitian terdiri dari 6 siswa yang dipilih menggunakan purposive sampling dari total 152 siswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat resiliensi akademik sebelum dan setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 75% sampel mengalami peningkatan yang signifikan dalam resiliensi akademik mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan konseling kelompok berbasis restrukturisasi kognitif dapat secara efektif meningkatkan ketahanan akademik siswa. Penelitian ini menyarankan agar program serupa diterapkan di sekolah-sekolah lain untuk menguji generalisasi temuan, serta untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi resiliensi akademik siswa, seperti dukungan sosial dan pengaruh lingkungan.  
Bimbingan dan Konseling di Pesantren Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Mental Santri Fakhriyani, Diana Vidya; Sa'idah, Ishlakhatus
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 2 (2024): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i2.15481

Abstract

Guidance and counseling are not limited to age, gender, religion, culture, and place, including within the Islamic boarding school environment. The implementation of guidance and counseling in Islamic boarding schools is an important part of guiding students, especially as an effort to maintain mental health. This research aims to learn about Islamic boarding school-based guidance and counseling services in maintaining mental health. The research method uses a qualitative descriptive approach, through interviews, observations, and documentation at the Al-Kautsar Islamic Boarding School in Pamekasan-Madura. The research results show: that, first, there is no specific guidance and counseling program in Islamic boarding schools like in formal schools, but guidance and counseling services are provided incidentally and conditionally and are based on Islamic boarding school values. Forms of guidance and counseling services consist of study, social, personal, and career guidance and counseling for students who have problems. Apart from that, there are coaching activities to guide students. Second, guidance and counseling services and coaching activities for students are an effort to maintain their mental health. Third, the guidance or coaching activities provided are provisions for students for the future, especially for final-year students. ____________________________________________________________________Bimbingan dan konseling tidak terbatas pada usia, jenis kelamin, agama, budaya, dan tempat, termasuk dalam lingkungan Pesantren. Penerapan bimbingan dan konseling di Pesantren menjadi bagian penting dalam memberikan pembinaan kepada santri, terutama sebagai upaya untuk menjaga kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengengetahui layanan bimbingan dan konseling berbasis Pesantren dalam menjaga kesehatan mental. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumenrasi yang dilakukan pada Pondok Pesantren Al-Kautsar di Pamekasan-Madura. Hasil penelitian menunjukkan: bahwa, pertama, tidak ada program bimbingan dan konseling secara khusus di Pesantren seperti di Sekolah formal, namun layanan bimbingan dan konseling diberikan secara insidental dan kondisional, serta berlandaskan nilai-nilai Pesantren. Bentuk layanan bimbingan dan konseling, terdiri atas bimbingan belajar, sosial, pribadi, karir, dan pelaksanaan konseling kepada santri yang memiliki permasalahan. Selain itu terdapat kegiatan-kegiatan pembinaan untuk membimbing santri. Kedua, layanan bimbingan dan konseling dan kegiatan pembinaan kepada santri merupakan upaya untuk menjaga kesehatan mental santri. Ketiga, kegiatan bimbingan atau pembinaan yang diberikan merupakan bekal bagi santri untuk masa yang akan datang, terutama bagi santri tingkat akhir.