cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education
ISSN : -     EISSN : 25982931     DOI : -
The Indonesian Journal of Civil Engineering Education (IJCEE) is a scientific journal promoting the study of, and interest in, civil engineering education. It is a national journal published by the Civil Engineering Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Sebelas Maret University, Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 176 Documents
MEDIA PEMBELAJARAN KONSERVASI DAN EFISIENSI ENERGI PADA MATA KULIAH KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG Mochamad Sahrul Aripin; Anis Rahmawati; Taufiq Lilo Adi Sucipto
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 3, No 1 (2017): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.184 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v3i1.22416

Abstract

Penelitian ini bertujan sebagai alat bantu pembelajaran konstruksi bangunan gedung. Luaran dari penelitian adalah desain konservasi dan efisiensi energi pada rumah ramah lingkungan yang diwujudkan berupa maket, buku pegangan maket dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(RPP). Penelitian ini termasuk penelitian bersifat deskriptif menggunakan metode research and development (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model deskriptif pada level satu yang menunjukkan langkah-langkah yang harus diikuti antaralain: potensi dan masalah; studi literatur dan pengumpulan informasi; desain produk; validasi desain dan desain teruji. Validasi dalam penelitian ini dilakukan oleh ahli materi, ahli pembelajaran dan ahli media. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh Hasil validasi oleh ahli materi pada aspek kelayakan isi atau materi, media yang telah dibuat termasuk dalam kriteria sangat baik. Hasil validasi oleh ahli pembelajaran pada aspek kelayakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), media pembelajaran yang telah dibuat termasuk dalam kriteria sangat baik. Hasil validasi oleh ahli media pada aspek kelayakan media, media yang telah dibuat termasuk dalam kriteria sangat baik. Produk yang dihasilkan berupa maket, buku pegangan dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)sebagai pedoman penggunaan media dalam pembelajaran. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa produk desain konservasi dan efisiensi energi pada rumah ramah lingkungan baik untuk dimanfaatkan sebagai media pembelajaran konstruksi bangunangedung.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN BANTUAN INQUIRY BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI SISWA PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN KELAS X SMK NEGERI 1 GENENG Rahmat Fajar Asrofi; Sri Sumarni; Su katiman
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 2, No 1 (2016): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.613 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v2i1.22570

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Peningkatan prestasi siswa mata pelajaran Konstruksi Bangunan kelas X TGB 1 SMK Negeri 1 Geneng;(2) Efektifitas inquiry based learning untuk meningkatkan prestasi belajar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas X TGB 1 yang berjumlah 33 siswa. Validitas data menggunakan isi dan konstruk sedangkan analisa data menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif dengan bantuan inquiry based learning dapat memperbaiki dan meningkatkan prestasi siswa ditinjau dari tahap prasiklus sampai tahap siklus II. Hasil pra siklus ranah afektif 6,06%, siklus 1 ranah afektif 36,36% dan pada siklus 2 sebesar 84,85%. Hasil pra siklus ranah psikomotor 3,03%, siklus 1 48,48% dan pada siklus 2 sebesar 87,88%. Hasil pra siklus ranah kognitif 33,33%, siklus 1 60,61% dan pada siklus 2 sebesar 75,76%. Ketuntasan prestasi siswa siklus 1 sebesar 24,24% dan siklus 2 sebesar 75,75%. Hal ini menunjukkanbahwa terjadi peningkatan prestasi siswa.
PENGEMBANGAN E-VOCATIONAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATA KULIAH PROGRAM CAD 2D DENGAN MATERI MEMBUAT DENAH DAN TAMPAK RUMAH TINGGAL Danang Mursito; Abdul Haris Setiawan; Ida Nugroho Saputro
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 4, No 2 (2018): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.502 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v4i2.27770

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengembangkan E-Vocationalsebagai media pembelajaran pada mata kuliah program CAD 2D dengan materi membuatdenah dan tampak rumah tinggal. (2) mengetahui tingkat kelayakan E-Vocational sebagaimedia pembelajaran pada mata kuliah program CAD 2D dengan materi membuat denahdan tampak rumah tinggal.Penelitian ini menggunakan metode penelitian riset dan pengembangan, denganmelakukan pengembangan E-Vocational sebagai media pembelajaran. Prosedurpengembangan media pembelajaran dilakukan melalui: (1) Tahap studi pendahuluandilakukan dengan studi literatur dan studi lapangan. (2) Tahap pengembangan denganmelakukan pengkajian materi program CAD 2D yang mengacu pada RPS. Kemudianpembuatan desain model yang dibagi menjadi 6 bagian diantaranya: menyusun draftmateri, pembuatan media E-Vocational, membuat materi, pembuatan serta editing videopembelajaran, upload materi dan video pembelajaran pada E-Vocational, dan media EVocational siap digunakan sebagai media pembelajaran. Selanjutnya melakukan validasikepada para ahli materi, media dan pembelajaran untuk menilai kelayakan media yangdibuat. Selanjutnya uji coba terbatas dengan 3 mahasiswa dan uji coba luas kepada 30mahasiswa PTB FKIP UNS tahun angkatan 2015. (3) Tahap evaluasi merupakan tahapakhir dari proses pengembangan terkait model pemakaian E-Vocational sebagai mediapembelajaran pada mata kuliah program CAD 2D dengan materi membuat denah dantampak rumah tinggal.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) prosedur pengembanganE-Vocational sudah sesuai dan dilakukan dengan tahap pengembangan dengan tahapprosedur: studi literatur, draft desain model, validasi desain, uji coba kelompok kecil,evaluasi dan perbaikan, uji coba kelompok luas, evaluasi dan perbaikan dan modelpemakaian. (2) Hasil penilaian ahli materi menyatakan bahwa E-Vocational sebagai mediapembelajaran sangat layak digunakan dengan persentase 96.25%. Penilaian ahli mediadengan persentase 93.00% menyatakan bahwa pengembangan media termasuk kategorisangat layak. Penilaian ahli pembelajaran menyatakan bahwa pengembangan E-Vocationalsebagai media pembelajaran sangat layak dengan persentase 100.00% untuk uji cobaterbatas hasil yang diperoleh sebesar 90.42% menyatakan bahwa media pembelajaran yangdirancang sangat layak kemudian pada uji coba luas menyatakan dengan persentase81.33% bahwa media pembelajaran termasuk kategori sangat layak.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARCS (ATTENTION, RELEVANCE, CONFIDENCE, SATISFACTION) DAN ALAT PERAGA KOMPONEN BANGUNAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TGB A SMK NEGERI 2 SUKOHARJO Conietta Vyonella Zeyn; Roemintoyo Roemintoyo; Aryanti Nurhidayati
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 1, No 1 (2015): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.305 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v1i1.16900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran RAB dengan menerapkan model pembelajaran ARCS (Attention, Relevance,Confidence, Satisfaction) dan media komponen bangunan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Action Research) model siklus. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X TGB A SMK Negeri 2 Sukoharjo Tahun Ajaran 2013/2014. Sumber data diperoleh melalui identifikasi permasalahan yang ada dalam kelas dengan melakukan tindak pra siklus. Tahap siklus I dimulai dengan perencanaan berupa penyusunan langkah-langkah pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran ARCS dan media komponen bangunan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi untuk tindakan siklus II dan siklus III. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan model pembelajaran ARCS dan media komponen bangunan mampu meningkatkan hasil belajar siswa.Kata kunci : media komponen bangunan, ARCS, hasil belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KEPALA BERNOMOR TERSTRUKTUR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TEKNIK SIPIL PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK SMK NEGERI 5 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016 Serly Sovia Lajuba; Sukatiman Sukatiman; Waluyo Waluyo
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 1, No 2 (2015): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.85 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v2i2.17946

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif Tipe Kepala Bernomor Terstruktur pada mata pelajaran Mekanika Teknik kelas X Teknik Sipil SMK Negeri 5 Surakarta tahun ajaran 2015/2016, (2) Untuk mengetahui seberapa besar peningkatan keaktifan siswa dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Kepala Bernomor Terstruktur pada mata pelajaran Mekanika Teknik kelas X Teknik Sipil SMK Negeri 5 Surakarta tahun ajaran 2015/2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penerapan model pembelajaran kooperatif tipe kepala bernomor terstruktur dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat dari persentase ketuntasan hasil belajar ranah kognitif, ranah afektif dan ranah psikomotorik. Persentase ketuntasan hasil belajar ranah kognitif pra siklus sebesar 68,75%, siklus I sebesar 71,875% dan siklus II sebesar 81,25%. Persentase ketuntasan hasil belajar ranah afektif pra siklus sebesar 25%, siklus I sebesar 62,5% dan siklus II sebesar 81,25%. Persentase ketuntasan hasil belajar ranah psikomotorik pra siklus sebesar 28,125%, siklus I sebesar 71,875% dan siklus II sebesar 84,375%; 2) penerapan model pembelajaran kooperatif tipe kepala bernomor terstruktur dapat meningkatkan keaktifan siswa. Peningkatan keaktifan siswa dapat dilihat dari kenaikan pencapaian predikat aktivitas siswa. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe kepala bernomor terstruktur dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa kelas X Teknik Sipil C (X TSC) SMK Negeri 5 Surakarta pada mata pelajaran Mekanika Teknik.Kata kunci : Model Pembelajaran Kooperatif
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ALAT PERAGA MAKET KUDA-KUDA SISTEM BONGKAR PASANG PADA MATA KULIAH KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG III Taufiq Shidqi Romadloni; Chundakus Habsya; AG Thamrin
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 3, No 2 (2017): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.737 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v1i2.18246

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Menghasilkan media pembelajaran berbasis alat peraga yang dapat dibongkar pasang untuk Mata kuliah Konstruksi Bangunan Gedung III. (2) Mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran berbasis alat peraga bongkar pasang pada Mata Kuliah Konstruksi Bangunan Gedung III. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (RnD), dengan melakukan pengembangan media pembelajaran berbasis alat peraga bongkar pasang. Prosedur pengembangan media pembelajaran dilakukan melalui: (1) Tahap studi pendahuluan dilakukan dengan studi lapangan/observasi dan studi literature/pustaka, (2) Tahap pengembangan dilakukan dengan cara yaitu: merancang produk media pembelajaran; menyusun instrument penilaian; melakukan validasi instrument penilaian; validasi produk oleh ahli materi, ahli media dan ahli pembelajaran; memperbaiki hasil validasi produk; melakukan uji coba terbatas terhadap 6 mahasiswa angkatan 2014 PTB FKIP UNS dan uji coba luas terhadap 50 mahasiswa angkatan 2014 PTB FKIP UNS, serta mengevaluasi produk, (3) Tahap evaluasi merupakan tahap final pengembangan media pembelajaran yang berbentuk model hipotetik alat peraga bongkar pasang. Hasil penelitian dari penilaian ahli materi diperoleh persentase sebesar 86,09 % yang dikategorikan sangat layak. Penilaian ahli pembelajaran diperoleh persentase sebesar 91,765 % yang dikategorikan sangat layak. Penilaian ahli media menyatakan bahwa media pembelajaran berbasis alat peraga bongkar pasang sangat layak dengan persentase sebesar 93,571 %. Pada uji coba terbatas diperoleh persentase sebesar 63 % yang dikategorikan layak. Uji coba luas menyatakan media pembelajaran sangat layak dengan persentase sebesar 84,36 %. Kata Kunci: alat peraga, media pembelajaran, maket, kuda-kuda kayu
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN TANAH LIAT DENGAN ABU JERAMI PADI TERHADAP NILAI THERMAL PROPERTIES KARAKTERITIK FISIS DAN MEKANIK SEBAGAI UPAYA MEMETAKAN MATERIAL BATU BATA YANG RAMAH LINGKUNGAN Kusuma Narendra; Budi Siswanto; Ernawati Sri Sunarsih
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 4, No 1 (2018): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.913 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v4i1.22552

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh penggantian sebagian tanah liat oleh abu jerami padi terhadap nilai Thermal properties batu bata (2) nilai perbandingan karakteristik fisis dan mekanik yang di hasilkan oleh batu bata menggunakan metode eksperimen. Perencanaan pembuatan batu bata menggunakan SNI 15-2094-2000. Variasi persentase penggatian sebagian tanah liat menggunakan abu jerami padi adalah 0%,5%,10%,15% dan 20%. Karakteristik batu bata yang di uji pada penelitian ini adalah berat jenis, porositas, kuat tekan dan konduktivitas termal. Benda uji yang digunakan terbuat dari tanah liat dengan campuran abu jerami padi dengan dimensi 23cm x 11cm x 5cm. (3)persentase minimal penggantian sebagian tanah liat oleh abu jerami padi untuk mendapatkan batu bata dengan daya hambat panas yang maksimal. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, ada pengaruh penggantian sebagian tanah liat oleh abu jerami padi batu bata terhadap nilaiThermal properties batu bata. Kedua nilai karakteristik fisis dan mekanik yang dihasilkan oleh batu bata dengan campuran abu jerami padi pada variasi campuran 0%, 5%, 10%,15% dan 20% masing-masing konduktivitas termalnya sebesar 0,362 W/m.K; 0,295 W/m.K; 0,343 W/m.K; 0,350 W/m.K; dan 0,291 W/m.K. dan nilai densitas sebesar 1207,4 kg/m3; 1337,3 kg/m3 ; 1306,0 kg/m3; 1226,7 kg/m3; dan 1329,5 kg/m3. Ketiga pada persentase 20% merupakan persentase minimal penggantian sebagian tanah liat oleh abu jerami padi batu bata dengan daya hambat panas sebesar 0,291 W/m.K
ENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PADU PADAN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHAN BANGUNAN KELAS X TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK X TAHUN AJARAN 2015/2016. Silviana Putri Nurllinda Sari; Anis Rahmawati; Aryanti Nur Hidayati
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 2, No 2 (2016): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.435 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v2i2.22774

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar siswa dan untuk mengetahui hasil belajar bahan bangunan setelah dilakukan penerapan pembelajaran dengan padu padan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD), Think Pair Share (TPS), dan Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas X TGB SMK X tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Sumber data berasal dari pendidik dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi, dokumentasi dan tes peserta didik. Hasil penelitian disimpulkan bahwa, (1) penggunaan model pembelajaran padu padan dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran yang awalnya pada pra siklus siswa hanya ramai dengan teman sebangkunya, perlahan siswa memperhatikan guru dalam menjelaskan materi, siswa lebih berani dalam mengemukakan pendapatnya dalam pembelajaran dan diskusi kelompok. (2)penggunaan model pembelajaran padu padan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada ranah kognitif, persentase ketuntasan pra siklus 21,8%, pada siklus I 62,5%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 82,3%, (3) Ranah afektif pada pra siklus, siswa yang mendapat predikat baik (B) sebanyak 8 siswa pada siklus I meningkat menjadi 16 siswa, pada siklus II mengalami peningkatan 21 siswa dan 9 siswa berpredikat sangat baik (SB), (4) Ranah Psikomotorik juga mengalami peningkatan yaitu pada pra siklus persentase ketuntasan siswa sebesar 37,5% padasiklus I sebesar 62,8% dan pada siklus II menjadi 88,2%.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X TGB B PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMK NEGERI 2 SUKOHARJO Fitriyah sofyani; Sukatiman Sukatiman; Sri Sumarni
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 2, No 1 (2016): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.215 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v3i3.14774

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Peningkatan prestasi belajarsiswa; (2) Peningkatan keaktifan siswa dengan menggunakan model pembelajaranLearning Cycle di kelas X TGB B SMK Negeri 2 Sukoharjo. Penelitian ini merupakanpenelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas X TGB B yang berjumlah 35siswa. Uji validitas data menggunakan member check dan analisa data menggunakandeskripsi kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan modelpembelajaran Learning Cycle dapat meningkatkan hasil belajar siswa ditinjau daritahap prasiklus sampai tahap siklus II, yaitu ranah kognitif sebesar 20%; Ranahafektif sebesar 25,72%; Ranah psikomotorik sebesar 14,47%; Keaktifan siswasebesar 8,93%.Kata kunci: Learning Cycle dan Keaktifan siswa.
PEMANFAATAN LUMPUR GEOTHERMAL (GEOTHERMAL SLUDGE) UNTUK PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR SEBAGAI SUPLEMEN BAHAN AJAR MATA KULIAH TEKNOLOGI BETON PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN UNS Indah Nurkholis Meiyati; Rima Sri Agustin; Eko Supri Murtiono
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 1, No 2 (2015): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.397 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v2i2.17936

Abstract

Penelitian yang mensubstitusi semen dengan lumpur geothermal dalam konteks volume bertujuan untuk mengetahui komposisi adukan yang paling ideal bila ditinjau dari segi kuat tekan pada sampel mortar. Dalam penelitian ini, dibuat sampel kubus ukuran 50x50x50 mm dengan 4 variasi mix desain yaitu adukan 1 (100% PC; 0% LG), 2 (90% PC; 10% LG), 3 (80% PC; 20% LG) dan 4 (70% PC; 30% LG. Perbandingan berat antara PC dengan pasir adalah 1 : 2,75 dengan faktor air semen mendekati 0,485. Semen yang digunakan dalam penelitian ini adalah semen portland tipe I dengan benda uji dites dalam umur 28 dan 56 hari. Bila ditinjau dari segi kuat tekan, penggunaan lumpur Geothermal berpengaruh terhadap kuat tekan sampel mortar yang dibuktikan dengan perhitungan nilai korelasi. Kuat tekan optimal sampel diketahui dari data uji dengan variasi lumpur geothermal sebesar 20%. Pada adukan ini, kuat tekan yang dihasilkan sebesar 27,093 Kg/cm2 pada umur mortar 28 hari dan 27,266 Kg/cm2 pada umur mortar 56 hari. Kontribusi peneliti untuk bidang pendidikan yaitu Bahan ajar yang dihasilkan setelah penelitian ini berupa suplemen bahan ajar tentang pemanfaatan lumpur geothermal untuk pengganti sebagian semen ditinjau dari kuat tekan mortar atau lebih jelasnya modul untuk mata kuliah Teknologi Beton semester III Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan UNS pada kompetensi dasar 4 materi mortar. Kata Kunci : Lumpur Geothermal, Pengganti Semen, Kuat Tekan Mortar, Bahan Ajar Mortar

Page 4 of 18 | Total Record : 176