cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education
ISSN : -     EISSN : 25982931     DOI : -
The Indonesian Journal of Civil Engineering Education (IJCEE) is a scientific journal promoting the study of, and interest in, civil engineering education. It is a national journal published by the Civil Engineering Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Sebelas Maret University, Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 176 Documents
PENGARUH KONSENTRASI ASAM SULFAT DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP KUAT LENTUR KAYU KELAPA IMPLEMENTASI PADA MATA KULIAH ILMU BAHAN BANGUNAN Listyorini, Retno; Murtiono, Eko Supri; Agustin, Rima Sri
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 4, No 1 (2018): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.925 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v4i1.22562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh penggunaan asam sulfat dengan kadar konsentrasi zat 0,3%, 0,6%, 0,9%, dan 1,2% terhadap uji kuat lentur kayu kelapa; (2) pengaruh lama perendaman 7, 21, dan 35 hari terhadap uji kuat lentur kayu kelapa; (3) pengaruh konsentrasi asam sulfat dan lama perendaman terhadap kuat lentur kayu kelapa dan; (4) menghasilkan suplemen bahan ajar tentang kuat lentur kayu kelapa dengan pemanfaatan asam sulfat sebagai bahan pengawet kayu. Populasi dalam penelitian ini adalah kayu kelapa. Sampel yang terpilih adalah kayu kelapa pada tepi pangkal sampai ujung batang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen murni. Pengumpulan data dilakukan dari hasil pengujian dan pengamatan di laboratorium serta literature yang relevan. Analisis data menggunakan uji regresi, taraf signifikansi 0,05 dengan syarat uji normalitas, uji linieritas, dan uji multikolinieritas. Pengolahan statistik data hasil penelitian menunjukkan Pertama, terdapat pengaruh penggunaan asam sulfat terhadap kuat lentur kayu kelapa, yaitu apabila konsentrasi asam sulfat ditingkatkan dari konsentrasi 0,3% sampai dengan 1,2%, maka nilai kuat lentur kayu kelapa juga akan meningkat. Kedua, terdapat pengaruh lama perendaman terhadap kuat lentur kayu kelapa, yaitu apabila umur perendaman ditingkatkan dari 7 hari sampai dengan 35 hari, maka kuat lentur kayu kelapa juga akan meningkat. Ketiga, terdapat pengaruh konsentrasi asam sulfat dan lama perendaman terhadap kuat lentur kayu kelapa, yaitu apabila konsentrasi asam sulfat dan lama perendaman ditingkatkan bersama-sama maka kuat lentur kayu kelapa juga akan meningkat. Keempat, bahan ajar yang dihasilkan setelah penelitian ini berupa suplemen bahan ajar tentang pemanfaatan kayu kelapa sebagai bahan konstruksi bangunan setelah dilakukan pengawetan dengan menggunakan bahan pengawet berupa asam sulfatditinjau dari kuat lentur kayu untuk mata kuliah Ilmu Bahan Bangunan UNS.
PENGARUH JUMLAH LAPISAN BOTOL PLASTIK SEBAGAI ALAT SAMBUNG TERHADAP KUAT LENTUR KAYU SAMBUNGAN Wardiyanto, Beni; Sucipto, Taufiq Lilo Adi; Rahmawati, Anis
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 4, No 2 (2018): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.654 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v4i2.27760

Abstract

Limbah kayu dan botol plastik banyak ditemukan di lingkungan. Limbah tersebutdapat digunakan kembali dengan menggabungkannya menjadi konstruksi sambungan kayu.Botol plastik digunakan sebagai alat sambung dengan cara dipanaskan pada suhu tertentu agarmenyusut dan melekat pada kayu. Agar lekatan baik, dibutuhkan bentuk sisi kayu dengandesain tertentu yang berfungsi sebagai shear connector. Jumlah alat sambung dimungkinkanberpengaruh pada kekuatan sambungan. Penelitian ini membatasi pada kuat lentur untuk baloksederhana. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikanpada kekuatan sambungan dengan 5 variasi jumlah lapisan botol plastik. Penelitianmenggunakan metode kuantitatif ekperimen dan teknik analisa data menggunakan analisisRegresi. Pengambilan sampel dilakukan dengan sampling jenuh yaitu sebanyak 30sampel,masing-masing variasi terdiri dari 6 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa,terdapat pengaruh antara jumlah lapisan botol plastik terhadap kuat lentur sambungan botolplastik pada balok sederhana. Kuat lentur sambungan balok sederhana tertinggi pada variasi 5lapisan botol dengan rata-rata 140,92 kgf/cm2, atau 16,63 % dari kekuatan lentur kayu tanpasambungan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-VOCATIONAL DENGAN MATERI MENGGAMBAR POTONGAN LANJUTAN UNTUK MATA KULIAH PROGRAM CAD 2D Muhammad Rizqi Ganis Pareta; Abdul Haris Setiawan; Sukatiman sukatiman
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 5, No 1 (2019): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.984 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v5i1.34687

Abstract

ujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Menghasilkan mediapembelajaran E-Vocational dengan materi menggambar potongan lanjutan untuk matakuliah program CAD 2D. (2) Mengetahui tingkat kelayakan Media Pembelajaran EVocational dengan materi menggambar potongan lanjutan untuk mata kuliah programCAD 2D.Penelitian ini menggunakan metode penelitian riset dan pengembangan, denganmelakukan pengembangan media pembelajaran E-Vocational. Prosedur pengembanganmedia pembelajaran dilakukan melalui: (1) Tahap studi pendahuluan dilakukan denganstudi literatur dan studi lapangan/observasi. (2)Tahap pengembangan dengan melakukanpengkajian materi, penyusunan desain model yang dibagi menjadi 6 bagian diantaranya:penyusunan draf materi dan dasar-dasar e-learning, proses pembuatan mediapembelajaran E-Vocational, pembuatan materi, pembuatan editing video pembelajaran,upload materi dan video pembelajaran pada E-Vocational, media pembelajaran EVocational. Selanjutnya. melakukan. validasi penilaia. kepada .para ahli / pakar materi,media dan pembelajaran untuk menilai kelayakan. media pembelajaran. yang dibuat.Selanjutnya. melakukan uji coba terbatsa dengan 3 mahasiswa yang mengambil matakuliah program CAD 2D dan uji coba luas kepada 30 mahasiswa PTB FKIP UNS tahunangkatan 2015. (3) Tahap evaluasi.merupakan .tahap akhir dari proses pengembangan.terkait model final media pembelajaran E-Vocational dengan materi menggambarpotongan lanjutan untuk mata kuliah program CAD 2D.Hasil penelitian yang pertama berupa prosedur pengembangan E-Vocational yangmeliputi Studi Literatur, Pengkajian Materi, Draft Desain Model, Validasi Desain, UjiCoba Kelompok Kecil, Evaluasi dan Perbaikan, Uji Coba Kelompok Luas, Evaluasi,Perbaikan, dan Model Final. Selanjutnya yang kedua.di peroleh tingkat kelayakanberdasarkan penilaian ahli materi menyatakan bahwa media pembelajaran E-Vocationalsangat layak digunakan dengan persentase sebesar 85%. Penelitian dari penilaian. ahli.media menyatakan bahwa media pembelajaran E-Vocational sangat layak digunakandengan persentase. sebesar 93%. Penelitian dari penilaian ahli pembelajaran menyatakanbahwa media pembelajaran E-Vocational layak digunakan dengan persentase sebesar77% sedangkan.uji coba terbatas hasil yang diperoleh sebesar 92% menyatakan bahwamedia pembelajaran yang dirancang sangat layak kemudian pada uji coba luasmenyatakan dengan persentase 84% bahwa media pembelajaran termasuk kategori sangatlayak
PENGARUH PEMANFAATAN ABU SEKAM PADI PADA BATA BETON RINGAN FOAM TERHADAP KUAT TEKAN, BERAT JENIS, DAN DAYA SERAP AIR SEBAGAI SUPLEMEN BAHAN AJAR MATA KULIAH TEKNOLOGI BETON (PADA MAHASISWA SEMESTER III PTB FKIP UNS) Wahyuni, Ari Sri; Habsya, Chundakus; Sunarsih, Ernawati Sri
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 1, No 2 (2015): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.465 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v2i2.17930

Abstract

The purposes of this research were to, (1) determine the influence of rice husk ash as smooth aggregate partial substitute and foam variation towards compressive strength, density, and absorption of lightweight foam concrete brick, (2) determine the percentage of rice husk ash as smooth aggregate partial substitute and foam variation to achieve the compressive strength which fulfilled SNI No. 03 – 0349 – 1989, (3) determine the percentage of rice husk ash as smooth aggregate partial substitute and foam variation to achieve the density lightweight concrete which fulfilled SNI No. 03 – 0349 – 1989, (4) determine the percentage of rice husk ash as smooth aggregate partial substitute and foam variation to achieve the absorption which fulfilled SNI No. 03 – 0349 – 1989, (5) produce course material supplement of concrete technology on the influence of using rice husk ash in lightweight foam concrete brick toward compressive strength, density, and absorption. This research used experimental method and data analysis techniques used regression analysis. Variables in the study were (1) dependent variables: compressive strength, density, and absorption of lightweight foam concrete bricks, (2) independent variables: the substitute of smooth aggregate to rice husk ash with variation 0%, 25%, 35%, and 45% and foam variation 0,2 and 0,3 of concrete volume.Based on the results of the study concluded that, (1) variation of rice husk ash and foam was strongly influence towards the compressive strength, density, and absorption of lightweight foam concrete bricks, (2) There was no percentage of rice husk ash and foam to achieve the compressive strength of lightweight foam concrete brick which fulfilled SNI No. 03 – 0349 – 1989, (3) All percentages of rice husk ash and foam variation produced the density value of lightweight foam concrete brick which fulfilled SNI No. 03 – 0349 – 1989, (4) All percentages of rice husk ash and foam variation produced the absorption value of lightweight foam concrete brick which fulfilled SNI No. 03 – 0349 – 1989, (5) the output course materials was a course materials supplement about the influence of the use rice husk ash as partly smooth agregate substitute of lightweight foam concrete brick to compressive strength, density, and absorption.Keywords: rice husk ash, foam, lightweight foam concrete bricks.
PENGARUH PENGGUNAAN PECAHAN GENTENG DAN PENAMBAHAN FLY ASH TERHADAP KUAT TEKAN SEGMEN KOLOM MODULAR DAN BEBAN AKSIAL KOMPONEN KOLOM SEBAGAI SUPLEMEN BAHAN AJAR MATA KULIAH TEKNOLOGI BETON P, Handri Setia; Habsya, Chundakus; Adi S, Taufiq Lilo
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 3, No 2 (2017): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1096.081 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v1i2.18230

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh penggunaanpecahan genteng dan penambahan fly ash terhadap kuat tekan segmen kolom modular,(2) pengaruh penggunaan pecahan genteng dan penambahan fly ash terhadap bebanaksial komponen kolom, (3) mengetahui persentase optimal penggunaan pecahangenteng dan penambahan fly ash yang menghasilkan kuat tekan maksimal segmenkolom modular, (4) mengetahui persentase optimal penggunaan pecahan genteng danpenambahan fly ash yang menghasilkan beban aksial maksimal komponen kolom.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif denganpenelitian eksperimental yang dilakukan di laboratorium. Sampel yang digunakansegmen kolom berbentuk kubus dengan ukuran 150 mm x 150 mm x 150 mm denganlubang pada tengah berukuran 80 mm x 80 mm x150 mm sebanyak 36 buah untukpengujian kuat tekan segmen kolom modular. Dan sampel uji beban aksial komponenkolom dengan ukuran 150 mm x 150 mm x 600 mm sebanyak 36 buah untuk pengujianbeban aksial komponen kolom. Jumlah seluruh benda uji 72 buah. Persentasepenggunaan pecahan genteng 0%,20%, 40%, dan 60% terhadap berat pasir. Sedangkanpersentase penambahan fly ash terhadap berat agregat halus 0%, 15% dan 30%.Pengujian kuat tekan segmen kolom modular dan beban aksial komponen kolomdilakukan saat umur beton 28 hari.Hasil penelitian sebagai berikut, (1) Penggunaan pecahan genteng berpengaruhnegatif terhadap kuat tekan segmen kolom modular dan penggunaan fly ashberpengaruh positif terhadap kuat tekan segmen kolom modular, (2) Penggunaanpecahan genteng berpengaruh negatif terhadap beban aksial komponen kolom danpenggunaan fly ash bersifat positif terhadap beban aksial komponen kolom. (3) Nilaioptimal kuat tekan segmen kolom adalah 13,95 MPa pada persentase 20% penggunaanpecahan genteng dan 30% penambahan fly ash. (4) Nilai optimal beban aksialkomponen kolom adalah 133,33 KN pada persentase 20% penggunaan pecahan gentengdan 30% penambahan fly ash.Kata kunci: segmen kolom modular, kuat tekan segmen kolom, beban aksialkomponen kolom, pecahan genteng, fly ash
KAJIAN KUAT TARIK SAMBUNGAN LIMBAH BOTOL PLASTIK DENGAN BERAGAM VARIASI BENTUK SISI KAYU ABSTRAK Poncowati, Agustin; Sucipto, Taufiq Lilo Adi; Rahmawati, Anis
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 4, No 1 (2018): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.074 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v4i1.22546

Abstract

Potongan-potongan kayu sisa bangunan merupakan limbah yang sangat banyak dan mudah ditemukan di lingkungan. Limbah kayu ini dapat digunakan kembali dengan menggunakan alat sambung. Limbah botol plastik dapat digunakan sebagai alat sambung dengan cara dipanaskan pada suhu tertentu agar dapat melekat pada kayu. Agar terjadi lekatan yang baik, diperlukan bentuk kayu yang tidak rata sebagai tempat lekatan. Penelitian ini membatasi pada kuat tarik sejajar serat dan bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan pada kekuatan sambungan dengan beragam variasi bentuk sisi kayu dan untuk mengetahui bentuk sisi kayu dengan kekuatan terbaik. Sambungan ini berbentuk butt joint (sambungan tegak) dengan diberikan 4 buah variasi bentuk sisi berupa pemberian coakan dan alur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dan analisis data menggunakan analisis anova one way. Pengambilan sampel dilakukan dengan sampling jenuh yaitu sebanyak 24 buah sampel. Masing-masing variasi terdiri dari 6 buah sampel. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada kuat tarik sejajar serat dari 4 variasi bentuk sisi kayu. Bentuk sisi kayu yang menghasilkan kuat tarik sejajar serat tertinggi adalah 2 buah alur pada setiap sisi.
PENGARUH PENAMBAHAN FLY ASH DAN VOLUME FOAM TERHADAP KUAT TEKAN, DAYA SERAP AIR, DAN BERAT JENIS BETON RINGAN FOAM DENGAN PERBANDINGAN 1PC : 1PS rani, Maha; Habsyah, chundakus; Rahmawati, Anis
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 2, No 2 (2016): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1640.064 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v2i2.22766

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui pengaruh penambahan fly ash dan volume foam terhadap kuat tekan, daya serap air dan berat jenis beton ringan foam, 2) mengetahui persentase penambahan fly ash dan volume foam pada beton ringan foam pada beton struktur ringan dengan massa jenis 800–1400 kg/m3 dan kuat tekan 6,89–17,24 Mpa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian eksperimental yang dilakukan di laboratorium. Sampel yang digunakan berupa beton ringan foam berbentuk silinder sebanyak 120 buah dengan diameter 75 mm dan tinggi 150 mm. Perbandingan campuran semen dan pasir pada penelitian ini adalah 1 semen : 1 pasir (1PC : 1PS). Persentase penambahan fly ash terhadap berat pasir adalah 0%, 15%, 30%, 45%, 60%. Sedangkan persentase penambahan volume foam terhadap volume beton adalah 30%, 40% dan 50%. Pengujian kuat tekan, daya serap air dan berat jenis dilakukan pada saat umur beton 28 hari. Hasil kuat tekan tertinggi beton ringan foam yaitu 12,526 MPa pada beton ringan foamdengan persentase penambahan fly ash 45% dan volume foam 30%. Daya serap air beton ringan foam terendah yaitu 12,261% pada beton ringan foam dengan penambahan fly ash 45% dan volume foam 30%. Berat jenis beton ringan foamterendah yaitu 912,027kg/m3 dan tertinggi yaitu 1395,399 kg/m3. Dengan demikian, beton ringan foam yang termasuk kedalam tingkat mutu beton ringan untuk struktur ringan berdasarkan SNI 03-3449-2002 adalah beton ringan foamdengan penambahan volume foam 30% dengan penambahan fly ash 0%, 15%,30%, dan 45%.
PERBEDAAN PERSENTASE BUSA LERAK PADA BATA BETON RINGAN FOAM DI TINJAU DARI SIFAT FISIK DAN MEKANIK Eryan Nuzuliana Cahyanto; Sri Sumarni; Chundakus Habsya
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 5, No 1 (2019): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.588 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v5i1.34596

Abstract

Tujuan penelitian adalah : (1) Menyelidiki perbedaan kuat tekan bata beton ringanfoam dengan perbandingan semen dan pasir serta kandungan foam yang berbeda, (2)Menyelidiki perbedaan berat jenis bata beton ringan foam dengan perbandingan semendan pasir serta kandungan foam yang berbeda, (3) Menyelidiki perbedaan daya serap airbata beton ringan foam dengan perbandingan semen dan pasir serta kandungan foamyang berbeda, (4) Menyelidiki berapa nilai maksimal kuat tekan bata beton ringan foamdengan perbandingan semen dan pasir serta kandungan foam yang berbeda. Penelitian inimenggunakan metode kuantitatif experimen dan teknik analisis data menggunakananalisis T-Test. Perbandingan bata beton ringan foam menggunakan semen dan pasir 1:1,1:2 dan foam lerak 30% dan 40% dari volume mortar. Variabel yang membedakan dalampenelitian adalah (1) variabel terikat: kuat tekan, berat jenis dan daya serap air bata betonringan foam, (2) variabel bebas: variasi busa lerak 30% dan 40% dengan perbandingansemen dan pasir 1:1 dan 1:2. Hasil penelitian antara lain, (1) Kuat tekan bata beton ringanfoam dengan persentase busa lerak 30 % lebih tinggi dari pada busa lerak 40 %,perbedaan kuat tekan pada campuran 1pc:1ps sebesar 5,8658 MPa (75,34 %) dan 1pc:2pssebesar 1,4648 MPa (57,14 %), (2) Berat jenis bata beton ringan foam dengan persentasebusa lerak 30 % lebih tinggi dari pada busa lerak 40 %, perbedaan berat jenis padacampuran 1pc:1ps sebesar 268 kg/m3 (16 %) dan 1pc:2ps sebesar 292 kg/m3 (18,91 %),(3) Daya serap air bata beton ringan foam dengan persentase busa lerak 30 % lebih tinggidari pada busa lerak 40 %, perbedaan daya serap air pada campuran 1pc:1ps sebesar4,676 % dan 1pc:2ps sebesar 2,849 %, (4) Kuat tekan maksimal sebesar 7,7856 MPapada persentase busa lerak sebesar 30% dengan perbandingan 1pc:1ps.
TEACHER RECRUITMENT SYSTEM PRODUCTIVE BUILDING ENGINEERING EFFECTIVE IN VOCATIONAL SCHOOLS (A CASE STUDY OF SURAKARTA) Solikhin, Solikhin; Thamrin, A G; Siswanto, Budi
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 1, No 1 (2015): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v1i1.16906

Abstract

The purpose of this research are to: (1) know procedure productive vocational teacher recruitment system, (2) know advantage and drawbacks of the recruitment system, (3) Know system recruitment teachers productive SMK effective according to users and policy holders, (4) Knowing implementation associated with productive teacher recruitment system which is effective against lecture Profession Education in a study program at PTB. The research is a descriptive-qualitative with technique of data collection uses interview, observastion, and study document. The technique of data analysis use interactive model.Based on the result of research  the study is the recruitment of teachers productive carried out through candidates. Excess recruitment system that is based on the condition of vocational and the ability of local. While the rest is distribution of teachers productive less evenly caused by the formation policy. Recruitment system teachers productive SMK effective according to users and policy holders by virtue of planning which includes the available budget and demand adapted to policy, based on bureaucratic and chain of command prevailing. Besides the implementation of the selection of using Computer Asissted Tes (CAT).  The result of this research can be used as to the development of material lecture by making the draft / handouts / module that be integrated in a course called education professional , are useful to prepare college students study program PTB to become professional teachers. Keyword :       Productive teacher recruitment, the procurement of the candidates, efective of recruitment, advantage and drawbacks of the selection of candidates,       
THE COMPARISON ON RESULT OF LEARNING BETWEEN USING CONVENTIONAL LEARNING MODEL AND TEAM ACCELERATED INSTRUCTION SUBJECT DRAWING BUILDING CONSTRUCTION IN CLASS X TGB SMKN 2 SURAKARTA Iswari, Anggita Putri; Sunarsih, Ernawati Sri; Thamrin, A.G.
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 3, No 2 (2017): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.882 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v1i2.18092

Abstract

This research aims to (1) determine whether or not differences cognitivedomain between using Conventional learning model with Cooperative type TeamAccelerated Instruction model; (2) determine whether or not differences affective domainbetween using Conventional learning model with Cooperative type Team AcceleratedInstruction model; (3) determine whether or not differences psychomotor domain betweenusing Conventional learning model with Cooperative type Team Accelerated Instructionmodel on result of learning subject Drawing Building Construction in class X TGBSMKN 2 Surakarta School Year 2016/2017.This research includes experiment researchconducted in class X TGB A and class X TGB B. The sampling technique usednonprobability sampling with purposive sampling method. The collection of data carriedout by multiple choice test for data of student learning result in the cognitive andobservation for data of student learning result in the affective and psychomotor. The dataanalysis using wilcoxon test with significance level on 0.05. Is expressed equally ifp>0.05 and both of models are expressed differently if p<0.05. The result of thisresearch are as follows. First, there are differences on learning result between cognitivedomain using Conventional learning model and Cooperative type Team AcceleratedInstruction model that obtained probability value of 0.000< 0,05. Second, there aredifferences on learning result between affective domain using Conventional learningmodel and Cooperative type Team Accelerated Instruction model that obtainedprobability value of 0.000< 0.05. Third, there are differences on learning result betweenpsychomotor domain using Conventional learning model and Cooperative type TeamAccelerated Instruction model that obtained probability value of 0.002< 0.05.

Page 8 of 18 | Total Record : 176