cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldwijacendekia@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Kampus PGSD Kebumen FKIP Universitas Sebelas Maret, Jl. Kepodang No. 67A Kebumen Jawa Tengah
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
ISSN : 25811843     EISSN : 25811835     DOI : -
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik adalah jurnal yang dipublikasikan oleh Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, Agustus dan Desember P-ISSN 2581-1843, E-ISSN 2581-1835. Jurnal mencakup penelitian dan gagasan ilmiah tentang ilmu pendidikan, pendidikan ilmu sosial dan humaniora, dan pendidikan matematika dan ilmu alam. Pengajuan artikel, serta proses peninjauan, tidak dikenakan biaya (gratis). Jurnal ini juga telah menjadi anggota CrossRef. Oleh karena itu, Semua artikel yang diterbitkan oleh jurnal ini akan memiliki nomor DOI.
Articles 422 Documents
Pengembangan Bahan Ajar Sistem Koloid Menggunakan Metode Four Steps Teaching Material Development Siti Marfu'ah; Sjaeful Anwar; Hendrawan Hendrawan
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 3 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.354 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i3.66524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar sistem koloid yang layak digunakan   dalam pembelajaran kimia tingkat sekolah menengah. Bahan ajar sistem koloid dikembangkan karena adanya indikasi bahwa bahan ajar yang beredar sekarang belum sepenuhnya sesuai dengan tuntutan kurikulum, masih mengandung materi yang belum benar sesuai keilmuan, masih sedikit nilai dan keterampilan yang ditanamkan, dan cenderung masih menitikberatkan pada dimensi konten. Metode penelitian yang digunakan adalah Development Research Richey & Klein yang terdiri dari design (pada tahap ini, dilakukan analisis permasalahan pada bahan ajar dan studi literatur mengenai pengembangan bahan ajar), development (pada tahap ini, menggunakan metode 4S TMD yang terdiri dari empat tahap: seleksi, strukturisasi, karakterisasi, dan reduksi didaktik), dan evaluation (pada tahap ini, evaluasi draft bahan ajar dilakukan oleh dosen ahli di bidang pendidikan kimia untuk menilai kelayakan bahan ajar). Hasil evaluasi memberikan kesimpulan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memiliki karakteristik penyajian materi berdasarkan K.D. 3.15 dan K.D. 4.15, sesuai dengan kebenaran ilmu, terdapat nilai dan keterampilan yang dikembangkan, peta konsep sesuai dengan kaidah pembuatan peta konsep, dan sesuai dengan struktur dan sistematika bahan ajar. Hasil uji keterpahaman bahan ajar memiliki persentase 89,57% dengan kategori mandiri (self-instructional). Hasil uji kelayakan bahan ajar memiliki persentase 95,42% dengan kategori sangat layak.
Pengembangan Media Pembelajaran Rara Storytelling Berbasis Multiliterasi untuk Melatih Keterampilan Berbahasa Reseptif di SD Rina Yuliana; Indhira Asih V.Y; Encep Andriana; Siti Multifah; Wisla Wulandari
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 3 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.129 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i3.64940

Abstract

Kemampuan berbahasa reseptif siswa sekolah dasar masih tergolong kurang, hal ini disebabkan kurangnya penggunaan atau kurangnya media pembelajaran yang menarik, sehingga perlu dikembangkan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Rara Storytelling berbasis multiliterasi untuk melatih keterampilan berbahasa reseptif di SD. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan langkah 1) analisis masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi desain, 5) revisi produk, 6) uji coba produk terbatas. Media pembelajaran Rara Storytelling berbasis multiliterasi merupakan media pembelajaran yang didesain untuk membantu peserta didik meningkatkan kemampuan berbahasa reseptif. Media ini berbasis aplikasi android yang di dalamnya memuat materi, teks bacaan cerita,video pembelajaran, dan evaluasi yang dikemas secara menarik dan dapat digunakan dengan mudah oleh peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran Rara Storytelling berbasis multiliterasi “Sangat Layak” digunakan pada pembelajaran kelas IV SD. Sedangkan analisis respons siswa menunjukkan persentase sebesar 92,49%, hal ini menunjukkan ke dalam kriteria “Sangat Baik”. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa media yang dikembangkan layak dan menarik untuk digunakan sebagai media pembelajaran berbasis multiliterasi untuk melatih keterampilan berbahasa reseptif di SD.
Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament dalam Seting Saintifik Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Siswa Nyoman Ayu Putri Lestari; I Wayan Suastra; Ida Bagus Putu Arnyana
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 3 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.747 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i3.66640

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Team Games Tournament dalam seting saintifik terhadap aktivitas dan hasil belajar IPA siswa. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian post test only group design. Hasil penelitian menunjukkan secara menyeluruh bahwa model pembelajaran kooperatif Team Games Tournament dalam seting saintifik dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa khususnya pada mata pelajaran IPA. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian dari (Norhayati Indah, 2017; Vinanda Zulfira et al., 2019)bahwa model Team Games Torunament memberikan dampak yang signifikan terhadap hasil belajar siswa.
Strategi Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Siswa SD Bilingual di Yogyakarta Dinar Martia Azizah
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 3 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.722 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i3.65406

Abstract

Penguasaan kosakata menjadi dasar pengembangan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Di sisi lain, hal ini menjadi salah satu kendala yang kerap dihadapi pembelajar bahasa, sehingga diperlukan strategi untuk menguasainya. Meskipun demikian, belum ada cukup penelitian mengenai strategi siswa sekolah dasar (SD) dalam menguasai kosakata bahasa Inggris. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa SD Bilingual di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan studi kasus di sebuah SD Bilingual di Yogyakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner terbuka kepada siswa kelas III-VI berjumlah 60. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan model analisis interaktif yakni kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa SD Bilingual di Yogyakarta adalah strategi kognitif dan sosial. Strategi kognitif terdiri dari strategi menerka makna berdasarkan konteks, penggunaan kamus, mencatat, pengulangan, pengkodean, dan aktivasi. Strategi sosial diterapkan untuk menemukan arti dan mengkonsolidasikan kata setelah artinya diketahui. Implikasi dari penelitian ini adalah konsekuensi pedagogis khususnya bagi guru untuk menyesuaikan pengajarannya dengan preferensi strategi siswa dalam menguasai kosakata bahasa Inggris. Kesesuaian antara aspek pedagogis dengan preferensi strategi tersebut dapat menjadi bahan kajian bagi peneliti berikutnya.
Motivasi Guru Bertahan Mengajar di Daerah Terpencil dalam Menghadapi Pendidkan di Era Globalisasi Emy Yunita Rahma Pratiwi; Martiman Suaizisiwa Sarumaha; Nurul Hikmah; Hawwin Fitra Raharja; Muhammad Nuruddin
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 3 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.344 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i3.63853

Abstract

Penelitian ini berfokus pada motivasi intrinsik serta ekstrinsik guru mengajar pada kabupaten Melawi, menitikberatkan di penyebab intrinsik dan ekstrinsik ketekunan penelitian pengajar dalam mengajar. Penelitian ini bertujuan buat mengumpulkan berita mengenai motivasi intrinsik serta ekstrinsik pengajar buat melanjutkan mengajar pada Sekolah Dasar Negeri Sumberaji 2 Kecamatan Kabuh, Jombang menggunakan enam informan menjadi asal data primer. Penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi masalah. Wawancara, observasi, dan studi terdokumentasi dipergunakan menjadi taktik pengumpulan data. Reduksi data, penyajian data, pengungkit data, dan penarikan konklusi merupakan teknik analisis data yg dipergunakan pada penelitian ini. Temuan penelitian ini adalah unsur motivasi intrinsik pengajar buat tetap berada pada kelas, mirip rasa tanggung jawab terhadap pendidikan anak-anak pada pedesaan, guru memandang pekerjaannya menjadi profesi yang mulia, dan guru menerima pengakuan positif dari rakyat. Aspek insentif ekstrinsik mencakup kerjasama guru, kantor yang menyenangkan, dan penilaian dan supervisi kepala sekolah. Motivasi serta ketekunan pengajar dalam mengajar ialah 2 kata yang timbul di benak waktu memikirkan penelitian ini.
Should the online learning trend continue?: Reflective survey at nine Indonesian universities Miftakhuddin Miftakhuddin; Orinton Purba; Saprudin Saprudin
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 3 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.05 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i3.66720

Abstract

Setelah dua tahun pemerintah Indonesia menerapkan pembelajaran daring (PD), penelitian ini mengkaji kualitas keterlaksanaannya melalui survey terhadap mahasiswa di sembilan perguruan tinggi Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan secara kualitatif dalam desain survei. Penelitian ini melibatkan 516 mahasiswa sebagai sample (terpilih secara random). Mereka berpartisipasi dengan mengisi angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan Aiken’s validiy index dan Cronbach’s Alpha. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan merujuk Critical Success Factors (CSFs). Penelitian ini menyoroti temuan berupa keunikan komitmen dan preferensi mahasiswa selama berpartisipasi dalam PD. Keunikan tersebut utamanya tampak dalam prioritas mahasiswa dalam PD. Mereka berpartisipasi bukan untuk memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, melainkan pada pengisian daftar hadir dan submission tugas. Tren ini terjadi baik pada mahasiswa yang berkuliah secara fulltime maupun parttime. Oleh karena itu, sangat rumit untuk menentukan apakah mahasiswa berkomitmen atau tidak. Sepintas, mahasiswa tampak tidak serius dalam PD dengan mengakui bahwa mereka tidak ikut PD secara fulltime karena punya aktivitas lain yang lebih penting, merasa bosan, dan merasa sudah memahami materi. Namun di waktu yang sama, mereka juga menginginkan PD dilanjutkan seandainya pandemi telah usai. Penelitian ini menemukan bahwa komitmen dan preferensi mahasiswa di atas bukan hanya berkait erat dengan hambatan umum, melainkan juga dipengaruhi kompetensi dosen dalam menyelenggarakan PD. Penelitian ini merekomendasikan otokritik pendidikan tinggi atas ketidaksiapan PD ditinjau dari tiga aspek.
The Development of Augmented Reality to Improve Critical Thinking and Digital Literacy Skills of Elementary School Students Laksmi Evasufi Widi Fajari; Ranny Meilisa
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 3 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.908 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i3.65687

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis augmented reality untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan literasi digital siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Adapun hasil penelitian menunjukkan: (1) tahap analysis dilaksanakan dengan analisis media, analisis kurikulum dan analisis materi sebagai pedoman perancangan media yang efisien dan efektif; (2) tahap design dilaksanakan dengan merancang kerangka media augmented reality serta pembuatan instrumen penelitian; (3) tahap development dilaksanakan dengan mengembangkan rancangan media pembelajaran dan instrumen penelitian, penilaian dari para ahli dengan hasil sangat layak serta merevisi media berdasarkan kritik dan saran; (4) tahap implementation dilaksanakan melalui uji coba pengembangan media AR serta analisis pretest-posttest keterampilan berpikir kritis dan literasi digital menggunakan uji normalitas, N-gain score dan uji independent t-test; (5) tahap evaluasi dilaksanakan dengan revisi akhir dan analisis angket respon siswa yang menunjukkan bahwa tingkat kepraktisan produk dikategorikan sangat praktis. Simpulan penelitian ini adalah media AR efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan literasi digital siswa sekolah dasar.
Pengaruh Kegiatan Intrakurikuler Terhadap Soft Skills Mahasiswa PGSD Vivien Datania; Amrina Izzatika; Ika Wulandari Utamining Tias
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.64393

Abstract

Permasalahan dalam artikel ini adalah urgensi pendidikan soft skills bagi mahasiswa calon guru. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui pelatihan soft skill calon guru di kalangan mahasiswa program studi PGSD di Fakultas Keguruan Universitas Lampung. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi PGSD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung berjumlah 223 mahasiswa. Sampel dalam artikel ini adalah siswa peserta intrakurikuler yang berjumlah 69 siswa. Data diperoleh secara kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data angket. Hasil dari artikel ini dianalisis dengan statistik deskriptif yang dinyatakan dalam persentase. Berdasarkan analisis, temuan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kegiatan intrakurikuler terhadap pelatihan soft skill calon guru calon guru pada program pembelajaran PGSD di Fakultas Keguruan dan Ilmu Keguruan Universitas Lampung. Data menunjukkan bahwa koefisien korelasi rx1y adalah 0,851 dan koefisien determinan r2x1y adalah 0,723. Sebuah thitung dari 24,041 diperoleh setelah uji t. Hal ini lebih besar dari ttabel sebesar 1,9708.
Desain Pelatihan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Lintas Jenjang Pendidikan di Dinas Pendidikan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat Budi Setiawan; Laksmi Dewi; Rusman Rusman; Zainal Arifin; Asep Herry Hernawan
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.65625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan desain model pengembangan Profil Pelajar Pancasila yang diwujudkan melalui sistem pendidikan, sekaligus merupakan komitmen penyelenggara pendidikan dalam membangun sumber daya manusia Indonesia.  Profil pelajar, profil lulusan (graduate profile), potret lulusan (portrait of a graduate), atau luaran dari sistem pendidikan (student outcomes) adalah beberapa istilah yang memiliki makna serupa dengan Profil Pelajar Pancasila. Profil Pelajar Pancasila merupakan jawaban dari pertanyaan penting: “karakter serta kemampuan esensial apa yang perlu dipelajari dan dikembangkan secara terus-menerus oleh setiap individu warga negara Indonesia, sejak pendidikan anak usia dini hingga mereka menamatkan sekolah menengah atas?” Kemampuan esensial yang dimaksud adalah kemampuan yang tidak hanya melekat pada mata pelajaran, melainkan kemampuan yang bertahan lama (dibandingkan pengetahuan yang diingat), yang dibangun selama seseorang belajar di satuan pendidikan, bahkan hingga individu sudah bertahun-tahun menyelesaikan pendidikannya. Karakter dan kompetensi yang termuat dalam Profil Pelajar Pancasila diharapkan menjadi bekal yang cukup bagi setiap pelajar Indonesia untuk memaksimalkan potensi diri dan kecakapan hidupnya, serta hidup di tengah masyarakat dan turut berkontribusi dalam memajukan bangsa.
Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis Multiliterasi Untuk Melatih Keterampilan Membaca Pemahaman di SD Siti Multifah; Rina Yuliana; Encep Andriana
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.68313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar digital berbasis multiliterasi untuk melatih keterampilan membaca pemahaman peserta didik kelas IV sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan. Subjek penelitian ini adalah 27 peserta didik kelas IV SDN Banjar Agung 1. Pengambilan data di peroleh dengan wawancara, observasi, dokumentasi, angket dan tes. Bahan ajar digital berbasis multiliterasi merupakan bahan ajar yang didesain untuk melatih keterampilan membaca pemahaman. Bahan ajar ini memuat bahan bacaan, materi, dan latihan soal yang dikemas dalam bentuk digital dan tampilan menarik sesuai perkembangan karakteristik peserta didik kelas IV SD. Hasil penelitian adalah (1) didapatkan nilai rata-rata validasi tim ahli sebesar 89,185% dengan kategori “sangat layak” (2) nilai rata-rata respons peserta didik sebesar 93,20% yang termasuk pada kategori “sangat baik” (3) nilai rata-rata tes pemahaman sebesar 85,56 dengan kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar digital berbasis multiliterasi berbasis multiliterasi layak digunakan dan dapat dijadikan bahan ajar untuk melatih keterampilan membaca pemahaman.