cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldwijacendekia@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Kampus PGSD Kebumen FKIP Universitas Sebelas Maret, Jl. Kepodang No. 67A Kebumen Jawa Tengah
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
ISSN : 25811843     EISSN : 25811835     DOI : -
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik adalah jurnal yang dipublikasikan oleh Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, Agustus dan Desember P-ISSN 2581-1843, E-ISSN 2581-1835. Jurnal mencakup penelitian dan gagasan ilmiah tentang ilmu pendidikan, pendidikan ilmu sosial dan humaniora, dan pendidikan matematika dan ilmu alam. Pengajuan artikel, serta proses peninjauan, tidak dikenakan biaya (gratis). Jurnal ini juga telah menjadi anggota CrossRef. Oleh karena itu, Semua artikel yang diterbitkan oleh jurnal ini akan memiliki nomor DOI.
Articles 422 Documents
Persepsi Guru terhadap Bahan Ajar Sejarah Sekolah Menengah Atas Djono Djono
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.70154

Abstract

Persepsi guru tentang bahan ajar sejarah sangat beragam. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami perspektif guru terhadap bahan ajar sejarah dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu 28 responden guru sejarah sekolah menengah atas di beberapa wilayah Indonesia. Penelitian dilaksanakan selama bulan November tahun 2022. Instrumen penelitian menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan anaysis Interactive meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi guru terhadap bahan ajar sejarah telah mencakup aspek kognitif dengan nilai rerata 3.45 (86.44%), afektif dengan nilai rerata 3.48 (87.27%), dan psikomotor dengan nilai rerata 3.55 (88.93%). Secara spesifik, pada ranah kognitif, bahan ajar sejarah telah memenuhi indikator yaitu self-instruction (89.03%), self-contained (88.81%), stand-alone (79.93%), adaptif (85.36%), dan user friendly (89.07%). Pada ranah afektif, bahan ajar telah memenuhi indikator self-instruction (88.65%), self-contained (89.69%), stand-alone (83.22%), adaptif (85.96%), dan user friendly (88.81%). Pada ranah psikomotorik, bahan ajar sejarah telah memenuhi indikator self-instruction (87.66%), self-contained (89.80%), stand-alone (89.47%), adaptif (87.82%), dan user friendly (89.91%). Maka, dapat disimpulkan bahwa persepsi guru terhadap bahan ajar sejarah telah memenuhi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.
The Development of The Flows of Educational Philosophy: Theoretical Concept and Implementation in 21st-Century Learning Dwi Yuniasih Saputri; Sunardi Sunardi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.67804

Abstract

The purpose of writing the article is to analyze the development of the flow of educational philosophy: theoretical concepts and implementation in 21st-century learning. This is a systemic literature review. The literature finding was done through the Semantic Scholar database and book review with the topic of the development of education flow and its implementation. Each education has a different view of human development. This is based on the dominant factors that serve as the basis for human development. The implementation in education can be seen from several aspects, including the meaning of education, education goals, curriculum, learning, and the role of teachers in learning. The result of the research is that understanding the flow of education is very important when an educator or teacher wants to keep abreast of educational developments. The result of this thinking is called the flow or new education movement. The flow/movement affects education around the world, including in Indonesia. The philosophy of education can determine the learning process such as determining models, methods, strategies, and evaluation in learning. It cannot be said that one flow is better than another because its use is adjusted to the level of need, current situation, and conditions. The research concludes that each flow has its principles. Three flows influence human development, namely (1) Nativism, this flow states that human development is influenced by innate factors from birth. (2) Empiricism states that human development is caused by environmental factors. (3) Convergence states that human development is influenced by the interaction between the carrier and the environment.
Pengaruh Pembelajaran Proyek Berbasis Konten Video terhadap Minat Baca Generasi Z di Kabupaten Bangkalan Naelur Rohmah; Muhammad Busyro Karim; Sigit Dwi Saputro
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.68148

Abstract

Siswa generasi Z terbiasa dengan pembuatan konten video sebagai media untuk mencari perhatian orang lain, sehingga dapat dijadikan sebagai kegiatan pembelajaran untuk mengatasi rendahnya minat baca siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran proyek pembuatan konten video terhadap minat baca generasi Z kabupaten Bangkalan. Jenis penelitian ini adalah metode mixed method. Subjek penelitian ini adalah siswa di tingkat SMAN 4 Bangkalan dan SMKN 3 Bangkalan. Data penelitian diperoleh melalui instrumen angket minat baca dan wawancara terstruktur. Angket minat dianalisis secara kuantitatif deskriptif menggunakan SPSS versi 18 dan data wawancara dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desain pembelajaran royek dengan penugasan konten video berpengaruh terhadap minat baca siswa. Empat aspek minat baca baik kesenangan membaca, perhatian terhadap membaca, kesadaran manfaat membaca, dan frekuensi membaca mengalami peningkatan. Faktor terjadinya pengaruh pembelajaran proyek berbasis konten vidio terhadap minat baca siswa generasi Z pada penelitian ini yaitu memiliki karakter tanggung jawab, etos kerja, pragmatis, menghargai karya pribadi, ingin menjadi pusat perhatian, realistik, dan ingin menjadi pribadi yang bermanfaat.
Creative Training for Singing Keroncong Songs for Vocational School Teachers Diah Latifah; Uus Karwati; Rita Milyartini
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.69361

Abstract

Kegiatan menyanyi keroncong bagi guru SMK mata pelajaran harus memenuhi hasil belajar sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Salah satu caranya yaitu dengan menerapkan kreativitas dalam bernyanyi keroncong. Kegiatan ini bertujuan untuk mengaji keunggulan pelatihan lagu Keroncong untuk memicu kreativitas bernyanyi. Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Pangandaran pada bulan Agustus 2022. Metode yang digunakan adalah metode kualitatf dengan teknik pengumpulan data, observasi dan wawancara. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 21 orang guru partisipan pasif dan partisipan aktif berjumalh 7 orang dengan kegiatan pelatihan sebanyak 5 kali. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan kegiatan penguatan sensitivitas rasa ritmik, melalui praktek musik ritmik pada lagu yang berjudul “Lagu Keroncong” dan “Kota Bandung”. Pelatihan dilanjutkan dengan kegiatan mengolah dan memperindah melodi lagu Keroncong dengan menggunakan ornament vocal. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif, deskriptif dengan cara menjelaskan dan menafsirkan proses dan hasil pelatihan kreatif bernyanyi Keroncong. Kegiatan pelatihan kreatif bernyanyi Keroncong berhasil memicu kreativitas partisipan, untuk mengelola motif dalam melodi baik secara ritmikal ataupun secara intervalis.
Improving Literacy of Junior High School Students through Revitalization of Library in Kampus Mengajar IV Activities Diemas Arya Komara; Angga Hadiapurwa
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.70502

Abstract

Kegiatan kampus mengajar merupakan salah satu kegiatan dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Kegiatan ini memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam pengabdian terhadap pendidikan di Indonesia. Salah satu yang diperhatikan dari kegiatan kampus mengajar adalah tingkat literasi dan numerasi siswa, dengan adanya hal tersebut maka dilakukan revitalisasi perpustakaan sebagai upaya dalam menigkatkan literasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik studi literatur dalam penulisannya. Penelitian ini dilaksanakan di perpustakaan SMP Muhammadiyah 4 Bandung dalam kegiatan Kampus Mengajar IV dimulai dari bulan Agustus – Desember 2022. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan gambaran dalam revitalisasi perpustakaan sekolah yang dapat diterapkan di perpustakaan sekolah lainnya. Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana upaya dan proses dalam meningkatkan literasi siswa di sekolah.
Innovation Curriculum on Coffee Barista Education Adi Prehanto; Asep Herry Hernawan; Gupi Rohman Nurmansyah; Asep Nuryadin; Ana Ratnasari
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.69362

Abstract

Pendidikan kurikulum kopi barista merupakan bagian dari inovasi kurikulum untuk pendidikan dan pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk  memahami inovasi kurikulum Pendidikan Barista sebagai bentuk pemecahan masalah pendidikan dan pelatihan barista profesional. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari studi literatur yang relevan terkait pengembangan kurikulum barista dan wawancara kepada para praktisi, seperti kopi barista, pemerintah, dan mahasiswa. Hasil penelitian ini adalah tentang inovasi kurikulum pendidikan barista yang terdiri dari ide dan produk. Ide kurikulum barista memfasilitasi kandidat atau barista junior menjadi profesional dalam pekerjaan mereka, melalui tujuan, konten, strategi, dan evaluasi. Inovasi produk dilengkapi dengan dokumen kurikulum, disertai dengan rencana pembelajaran dan buku pegangan. Inovasi kurikulum pendidikan barista merupakan bagian dari implementasi kurikulum dan evaluasi untuk meningkatkan tujuan kurikulum barista.
The Relevance of the Project-Based Learning (PjBL) Learning Model with “Kurikulum Merdeka Belajar” Amsal Alhayat; Mukhidin Mukhidin; Tuti Utami; Rika Yustikarini
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.69363

Abstract

Tuntutan pembelajaran abad 21 mengenai pemenuhan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang kompeten adalah hal yang mendasari bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Namun, dalam implementasinya masih terdapat kebingungan dalam penyampaian metode pembelajaran. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yakni melalui penerapan kurikulum merdeka belajar yang menekankan pada pembelajaran berbasis proyek. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan relevansi dari salah satu model pembelajaran abad 21, yaitu Project-Based Learning (PjBL) dengan Konsep Kurikulum Merdeka Belajar. Metode penelitian yang digunakan yakni penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan atau Library Research. Hasil penelitian didapati bahwa relevansi kurikulum merdeka belajar dengan model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) dituangkan melalui Profil Pelajar Pancasila dan variasi pembelajaran yang memberikan kesempatan pada siswa untuk dapat berkolaborasi dan memiliki kemampuan merencanakan hingga memberikan solusi terkait suatu permasalahan. Agar kompetensi siswa sesuai tuntutan abad 21, diperlukan peningkatan kemampuan dan kompetensi guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Kemampuan dan kompetensi tersebut diantaranya adalah kemampuan guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran.
Educator as the Key for Digital Transformation in Curriculum and Learning Mega Cahya Pratiwi; Cepi Riyana
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.69364

Abstract

Era disrupsi ditandai dengan adanya VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) dimana masyarakat dihadapkan pada perubahan yang sulit diprediksi, ketidakpastian, kompleksitas, serta ambiguitas yang terjadi di hampir semua aspek kehidupan, tidak terkecuali pendidikan. Transformasi digital dalam bidang pendidikan menjadi sebuah keniscayaan, karena transformasi digital adalah tentang bagaimana perusahaan atau organisasi beradaptasi dengan realitas baru. Dalam hal tersebut, pendidik menjadi salah satu aspek yang terlibat dalam upaya transformasi digital dalam kurikulum dan pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa pendidik merupakan kunci keberhasilan upaya transformasi digital dalam kurikulum dan pembelajaran serta untuk mengetahui bagaimana agar pendidik siap dalam mendukungnya. Untuk mengupayakan keberhasilan suatu organisasi atau institusi pendidikan dalam melakukan transformasi digital  dimulai dengan perubahan mindset (pola pikir), memilih toolset (teknologi), terakhir melatih skill set (keterampilan). Pendidik perlu dilatih agar menjadi pribadi yang growth mindset  dengan dapat melihat dirinya sebagai orang yang terus berubah dan selalu ingin tahu tentang berbagai topik  sehingga mereka selalu memiliki kesiapan menghadapi berbagai perubahan yang ada.
Motivasi Dan Interaksi Sosial sebagai Determinasi Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Pasca Pandemic Covid-19 Anggara Dwinata; Syaipul Pahru; Leny Suryaning Astutik; Claudya Zahrani Susilo; Emy Yunita Rahma Pratiwi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan pembelajaran yang dilakukan oleh siswa sekolah dasar setelah Pandemic Covid-19, hasil belajar siswa terlihat kurang memuaskan. Hal ini dikarenakan posisi siswa yang sebelumnya belajar secara online dan kurang adanya perhatian khusus dari orang tua terhadap proses dan hasil belajar siswa selama online. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat motivasi dan interaksi sosial siswa terhadap hasil belajar di Sekolah Dasar 2 Bangun, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek pasca Pandemic Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah explanatory survey dengan prosedur pengumpulan data dengan prosedur tes, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Data menunjukkan hasil motivasi dan interaksi sosial dengan kontribusi atau koefisien penentu sebesar 51,8% dan perolehan F-hitung sebesar 25,347 > F-tabel sebesar 3,195, serta ditinjau dari nilai probabilitas (sig.) sebesar 0,00 < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan interaksi sosial memberikan dampak yang signifikan terhadap hasil belajar siswa Sekolah Dasar pada pembelajaran tematik pasca pandemic Covid-19 setelah melalui proses pembelajaran secara langsung.
Confirmatory Factor Analysis to Analyze Multidimensional Muslim Family Resilience: A Case Study on Students Resilience during Online Learning Moh Muslih; Umi Mahmudah; Anik Maghfiroh; Muhammad Sulaiman Salim
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.65441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model resiliensi keluarga Muslim multidimensional di masa Pandemi COVID-19 dan kaitannya dengan resiliensi mahasiswa dalam pembelajaran online. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan jenis penelitian adalah studi kasus. Metode analsiis data menggunakan confirmatory factor analysis (CFA) berbantuan software AMOS. Sebanyak 104 responden dianalisis. Hasil analisis mengindikasikan bahwa model resiliensi keluarga Muslim multidimensional terkonfirmasi mencakup tiga dimensi, yaitu individu, keluarga, dan komunitas. Ketiga dimensi saling terkait dan tidak bisa dipisahkan. Hasil juga mengemukakan dimensi individu dan keluarga memiliki korelasi sebesar 0,534. Dimensi individu dan komunitas memiliki korelasi sebesar 0,300. Sementara itu, dimensi keluarga dan komunitas memiliki nilai korelasi sebesar 0,475. Resiliensi mahasiswa, sebagai individu juga terdampak oleh resiliensi keluarga dan komunitas. Rekomendasi lanjutan dapat dilakukan pada analisis faktor-faktor yang mempengaruhi resiliensi keluarga Muslim dalam menghadapi situasi krisis atau perubahan, baik dalam konteks pembelajaran online maupun dalam konteks kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan resiliensi keluarga muslim multidimensional dalam menghadapi tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa dalam proses belajar online.