cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan)
ISSN : 25492683     EISSN : 25277057     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraaan (JPK) The purpose of the publication of this journal is to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of Pancasila and Civics Education, will publish the journal twice a year: in January and July
Arjuna Subject : -
Articles 299 Documents
Undang-Undang Perlindungan Terhadap Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) dalam Mewujudkan Economic Democracy di Ranah Domestik Kurniawan, Itok Dwi; Septiningsih, Ismawati; Robby, Samuel Bintang
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.8515

Abstract

Penelitian ini membahas perlunya keseimbangan hak dan kewajiban antara pengguna Pekerja Rumah Tangga (PRT) dan PRT dalam konteks Hak Asasi Manusia (HAM). Konsep HAM dalam perspektif pekerja menuntut perlakuan adil tanpa diskriminasi, dan artikel ini menyoroti pentingnya memberikan perlindungan hukum yang komprehensif terhadap PRT di Indonesia, dengan fokus pada Rancangan Undang-Undang Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT). RUU ini menjadi langkah reformasi hukum dalam mewujudkan demokrasi ekonomi di lingkup domestik. Penelitian ini menyoroti beberapa poin upaya, termasuk reformasi hukum, advokasi, peran paralegal, dan pembentukan pusat-pusat pelayanan untuk membantu organisasi serikat pekerja PRT. RUU PPRT menciptakan kejelasan hubungan hukum antara PRT dan majikan serta memberikan perlindungan kepada PRT. Meskipun telah diajukan sejak periode 2004-2009, RUU ini belum disahkan, meski dianggap penting untuk melindungi hak-hak PRT dengan  penghitungan jam kerja PRT dengan formula pendapatan per jam, berfokus pada keadilan ekonomi. RUU PPRT diharapkan dapat menciptakan demokrasi ekonomi di rumah tangga, meningkatkan partisipasi perempuan di pasar tenaga kerja, dan memperbaiki kesetaraan gender. Pengesahan RUU ini dianggap krusial untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Implementasi Dimensi Kebhinekaan Global dalam Pendidikan Karakter di SMPN 2 Kecamatan Pulung, Ponorogo Afriansyah, Alviananda Ghozu Khaira; Asmaroini, Ambiro Puji; Cahyono, Hadi
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.8825

Abstract

Penanaman pendidikan karakter kepada peserta didik melalui profil pelajar pancasila merupakan salah satu strategi pemerintah untuk mengembangkan karakter pelajar indonesia dengan mengandung elemen berkebhinekaan global dimana elemen tersebut menekankan pada penguatan karakter dalam menjaga budaya luhur, lokalitas, serta identitas bangsa. Penguatan dimensi kebhinekaan global yang tercantum dalam profil pelajar oancasila menjadi hal yang penting untuk mempertahankan identitas negara. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan hasil analisa implementasi dimensi kebhinekaan global dalam pendidikan karakter di SMPN 2 kec. Pulung kab. Ponorogo. Penelitan ini menggunakan teknik penelitian kualitatif, dengan menggunakan metodologi penelitian dekriptif kualitatif yang meneliti tentang implementasi dimensi kebhinekaan global dalam pendidikan karakter di smpn 2 kecamatan pulung ponorogo.
Sinergi Pentahelix dalam Penanganan Stunting di Kabupaten Gunungkidul dalam Dimensi Profil Pelajar Pancasila Purbarningrum, Catarina Dyah; Afriyanti, Afriyanti; Rohmah, Siti; Bawono, Septiono Eko; Lestari, Rosalia Widhiastuti; Mulatsih, Nurdiana Tri; Suindartini, Suindartini; Bharata, Risma Wira; Cahyono, Hadi
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.8863

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada bayi (0-11 bulan) dan anak balita (12-59 bulan) kibat dari kekurangan gizi kronis terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Banyak faktor yang menyebabkan tingginya kejadian stunting pada balita. Penyebab langsung adalah kurangnya asupan makanan dan adanya penyakit infeksi, faktor resiko yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak umur 12-24 bulan adalah rendahnya tingkat kecukupan energi, protein, seng, berat badan lahir rendah dan tingginya penggunaan pestisida. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan dengan tujuan menghasilkan sebuah rancangan penanganan stunting dalam struktur model. Prosedur pengembangan terdiri atas dua tahapan, yaitu pra pengembangan meliputi: investigasi awal dan desain serta tahap pengembangan meliputi: evaluasi dan revisi. Model Sinergi Pentahelix adalah konsep sinergi berbagai lembaga dan instansi baik itu dari unsur pemerintah, swasta, perguruan tinggi, media dan masyarakat dalam rangka penanganan stunting di Kabupaten Gunungkidul. Dalam hal ini seluruh stakeholder memiliki andil yang sangat strategis dalam upaya penanganan ini, karena disadari bahwa stunting penyebabnya sangatlah kompleks, dan tentu saja hal ini berimbas pada penanganan yang harus melibatkan banyak lembaga dari berbagai bidang
Penguatan Kesadaran Demokrasi Masyarakat Kelurahan Gadingrejo Melalui Partisipasi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pada Pemilu 2024 Safiudin, Khamdan; Damayanti, Ayu Maya
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i2.8994

Abstract

Penelitian ini mengfokuskan pada penguatan kesadaran demokrasi di Kelurahan Gadingrejo menjelang Pemilu 2024. Keterlibatan aktif Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dianggap krusial untuk memastikan proses pemilihan yang adil. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan mengimplementasikan program penguatan kesadaran demokrasi melalui partisipasi aktif KPPS, dengan harapan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan KPPS, masyarakat, dan pihak terkait. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat kesadaran masyarakat dengan data yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman demokrasi masyarakat Gadingrejo setelah kegiatan edukasi KPPS. Pemberdayaan KPPS juga berkontribusi pada peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum. Meskipun demikian, resistensi sebagian kecil masyarakat dan hambatan logistik menjadi tantangan yang perlu diatasi. Kesimpulannya, penguatan kesadaran demokrasi melalui partisipasi aktif KPPS memiliki dampak positif, namun perlu penanganan lebih lanjut terhadap tantangan yang muncul.
Penerapan Penggunaan Buku Kegiatan Project Based Learning Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Civic Disposition Mahasiswa Novitasari, Novitasari; Yasnanto, Yasnanto; Mazid, Sukron
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i2.9021

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku kegiatan Project Based Learning berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan civic disposition mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian campuran dengan metode penelitian dan pengembangan Borg dan Gall. Terdapat 8 langkah dalam penelitian dan pengembangan Borg dan Gall, antara lain: (1) studi kepustakaan; (2) survei lapangan; (3) penyusunan instrument; (4) uji coba terbatas; (5) revisi hasil uji coba; (6) uji coba lebih luas; (7) penyempurnaan produk akhir; (8) desiminasi dan implementasi. Instrument penelitian yang digunakan untuk mengambil data adalah angket, test, pedoman wawancara, dan pedoman observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa buku kegiatan PJBL yang telah disusun memenuhi unsur kelayakan untuk digunakan, penerapan penggunaan buku kegiatan PJBL berbasis kearifan lokal dilaksanakan melalui dua tahapan, yaitu pelaksanaan dan pelaksanaan, serta memiliki pengaruh terhadap perubahan civic disposition mahasiswa. Penggunaan buku kegiatan PJBL berbasis kearifan lokal pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan civic disposition mahasiswa. Namun, perubahan tersebut tidak mengarah kepada peningkatan tetapi mengarah kepada penurunan karena rata-rata skor yang dihasilkan pada posttest mengalami penurunan dibandingkan dengan rata-rata skor pretest. Berdasarkan hasil dan simpulan yang diperoleh, saran bagi peneliti yang ingin melakukan penelitian serupa adalah menggunakan pendekatan kualitatif agar dapat diketahui penyebab yang lebih rinci tentang penurunan civic disposition pada mahasiswa setelah menggunakan buku kegiatan PJBL pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan
Implementasi Strategi Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar Ridwanulloh, M. Ubaidillah; Huda, Rizkiana Putri Rohmatul; Maslahah, Hanum Mir'atul; Surur, Agus Miftakus
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i2.9037

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implemetasi strategi pendidikan multicultural di SDI NU Pare yang menggunakan pendekatan kearifan local dalam prosesnya. Melalui penerapan nilai-nilai pendidikan multikultural diharapkan siswa atau peserta didik mampu mengoptimalkan pola pikir dan pengetahuannya pada nila-nilai karakter berbasis multikultural serta akhlak sehingga terwujud dalam perilaku Multikulturalisme di dalam masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang menggambarkan secara rinci dan mendalam objek yang sedang dibahas. Hasil penelitian menunujukkan implemetasi pendidikan multicultural berjalan dengan baik sesuai dengan yang direncanakan. Diantara strategi implementasinya membangun dan menanamkan sikap gotong royong, toleransi, Bersatu dalam keragaman dan saling menghormati serta tenggang rasa, dan membangun komunikasi lintas budaya. Selain strategi itu, SDI NU Pare menggunakan strategi komunikasi Bahasa local atau Bahasa jawa pada saat di sekolah di hari-hari tertentu. Tujuannya untuk mengenalkan budaya local setempat serta melestarikannya melalui komunikasi formal. Implementasi pendidikan multicultural dari hasil penelitian diharapkan dilakukan oleh lembaga pendidikan lain serta dikembangkan lebih lanjut agar nilai karakter berbasis multicultural dapat tertanam dengan baik pada peserta didik.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Yang Terkandung Dalam Tradisi Pamali Suku Bugis di Desa Lameong-meong Putra, Zulfikar; Jasrudin, Jasrudin; Lestari, Eka
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i2.9222

Abstract

Pamali merupakan salah satu bentuk kepercayaan yang ada di masyarakat yang berkaitan dengan kebiasaan dan tata krama. Pamali atau biasa distilahkan sebagai larangan atau pantangan yang tidak boleh dilanggar karena dianggap akan dapat berdampak buruk bagi pelakunya. Tidak hanya berupa tindakan atau perilaku yang dianggap tidak boleh, tetapi juga penggunaan kalimat atau bahasa tertentu yang dianggap tidak pantas atau layak didengar Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai pendidikan yang terkandung dalam tradisi Pamali dan juga nilai karakter yang terkandung dalam tradisi Pamali di Desa Lameong-meong. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi. Data yang diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung dengan informan yang mengetahui dan memahami tradisi pamali. Adapun hasil dari penelitian ini, bahwa nilai-nilai karakter yang terkandung dalam tradisi pamali terdiri dari nilai kesopanan, nilai tata krama, dan nilai saling menghargai sedangkan kandungan nilai pendidikannya terdiri dari nilai moral dan nilai sosial.
Makna Moderasi Beragama dalam Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan Hatami, Wisnu; Palkih, Muhamad Haikal
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i2.9242

Abstract

Konsep moderasi beragama masih mencari titik temu untuk menjadi gagasan yang sangat matang. Terlebih di Indonesia dengan kondisi keanekaragaman budaya dan juga terdapat beberapa agama di dalamnya, moderasi beragama merupakan suatu keharusan. Sebagai negara yang memiliki perbedaan-perbedaan tersebut, masih ditemukan masalah sosial seperti konflik antar suku dan budaya di masyarakat, adanya diskriminasi maupun masalah sosial lainnya. Maka, pendidikan damai dan moderasi beragama muncul untuk meredam potensi-potensi negatif. Artikel ini bertujuan untuk mengkontruksi makna moderasi beragama dalam perspektif pendidikan kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Partisipan dalam kegiatan ini adalah para guru Pendidikan kewarganegaraan di lingkungan SMA dan MA di Kabupaten Cirebon. Data penelitian diambil pada Januari sampai April 2024 menggunakan wawancara, observasi dan literatur. Data dianalisis menggunakan reduksi data, display data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pendidikan damai dan moderasi beragama di Indonesia memang dibutuhkan. Hal ini karena Indonesia memang memiliki berbagai kondisi yang membuat masyarakat perlu untuk menjadi moderat, paham pencegahan konflik dan juga paham akan resolusi konflik. Dengan begitu, Indonesia akan tetap menjadi negara multikultur yang memiliki begitu banyak perbedaan latar belakang budaya, agama dan juga bahasa. (2)  Baik itu pendidikan damai, pendidikan kewarganegaraan maupun moderasi beragama sebetulnya memiliki tujuan yang sama dalam mengembangkan aspek kognitif, afektif dan skill.
Pengembangan E-Book Berbasis Bookcreator Materi Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari Untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar Bensi, Ekarista Indriani Wahyuni; Supriyono, Supriyono; Rahayuningsih, Sri
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i2.9301

Abstract

Perkembangan teknologi membawa perubahan yang sangat signifikan dalam dunia pendidikan. Salah satu inovasi yang muncul yaitu dengan penggunaan e-book sebagai media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-book berbasis BookCreator pada materi penerapan nilai-nilai Pancasila untuk siswa kelas V sekolah dasar. Melalui e-book ini siswa diajak untuk memahami makna dari setiap sila dalam Pancasila dan menerapkan pemahamannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu analysis (analisis), design (rancangan), development (pengembangan). Implementation (implementasi) dan evaluation (evaluasi). Data dikumpulkan dengan memberikan angket kepada guru kelas V untuk memvalidasi media, materi, dan keefektifan produk. Peneliti juga mengumpulkan hasil respon guru dan siswa berkaitan dengan produk yang diimplementasikan. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah siswa kelas V sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan dengan hasil validasi media rata-rata persentase sebesar 90%, validasi ahli materi rata-rata persentase sebesar 85,6%, hasil respon guru sebesar 91,75%, hasil respon siswa sebesar 91%, dan tes hasil belajar sebesar 83%. Hasil ini menunjukkan bahwa pengembangan e-book berbasis BookCreator pada materi penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di siswa kelas V sekolah dasar dapat dijadikan solusi dan layak dilaksanakan dalam pembelajaran. Penggunaan e-book ini efektif karena menggunakan tambahan gambar, video yang sangat membantu siswa untuk memahami penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan menarik perhatian siswa untuk lebih fokus pada materi yang diajarkan. Temuan ini menunjukkan bahwa e-book berbasis BookCreator dapat menjadi solusi interaktif dan inovatif dalam mengenalkan dan memberi pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dengan Metode Snowball Throwing Di Kelas X-8 SMAN21 Surabaya Syahira, Nabila; Listyaningsih, Listyaningsih; Estuningsih, Kristiwi
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i2.9348

Abstract

Penelitian ini membahas model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dan pentingnya keterampilan berpikir kritis, dengan tujuan menggabungkan metode snowball throwing dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian yang berfokus pada pemahaman siswa tentang konsep kebangsaan, nasionalisme, dan upaya mempertahankan NKRI ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang melibatkan dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, implementasi, pengumpulan data, dan refleksi. Populasi penelitian adalah siswa kelas X-8 di SMA Negeri 21 Surabaya yang dipilih secara acak sebagai sampel, dengan instrumen pengumpulan data berupa tes kemampuan berpikir kritis dan observasi selama proses pembelajaran. Analisis data menggunakan statistik deskriptif menunjukkan bahwa penggunaan model PBL dengan metode snowball throwing berhasil meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, dengan peningkatan signifikan pada semua indikator yang diamati, yakni rata-rata sebesar 20%. Temuan ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang menunjukkan efektivitas PBL dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, dan integrasi metode snowball throwing menambah dimensi kolaboratif yang memperkuat hasil pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan menunjukkan bahwa kombinasi metode snowball throwing dan model PBL dapat secara efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.