cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan)
ISSN : 25492683     EISSN : 25277057     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraaan (JPK) The purpose of the publication of this journal is to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of Pancasila and Civics Education, will publish the journal twice a year: in January and July
Arjuna Subject : -
Articles 299 Documents
Tambang Emas Ilegal Banyumas dalam konteks Ketahanan Nasional dan Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945 Anggara, Kusuma
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 10, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v10.n1.2025.pp01-10

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara mendalam realitas dan permasalahan tambang emas ilegal di kabupaten banyumas serta menyoroti implikasi keberadaan tambang emas ilegal tersebut terhadap ketahanan nasional dan pasal 33 Ayat 3 UUD 1945. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan model studi pustaka, peneliti mencari dan mengumpulkan berbagai sumber literatur baik itu dari jurnal,buku, maupun media massa yang kemudian dianalisis dan ditarik sebuah kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan tambang emas illegal di Kabupaten Banyumas menimbulkan dampak lingkungan, dampak sosial, dan dampak ekonomi. Kegiatan penambangan emas secara ilegal dapat merugikan negara signifikan karena kekayaan alam yang ada di wilayah Indonesia tidak dikelola dengan baik oleh negara. Hal ini tentu dapat mengancam gatra ketahanan nasional dan ketahanan ekonomi masyarakat. Selain itu, negara belum sepenuhnya memegang peranan penting dalam hal pengelolaan pertambangan. Apa yang terjadi di banyumas khususnya terkait dengan tambang emas ilegal mengindikasikan bahwa secara faktual regulasi yang sudah dibuat belum berjalan dengan baik karena adanya sentralistik kewenangan pertambangan.
DINASTI POLITIK: Transformasi Demokrasi Pancasila dalam Konteks Kekuasaan Keluarga Tanuri, Tanuri; Maskur, Asep; Alba, Subhan
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 10, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v10.n1.2025.pp62-76

Abstract

Dinasti politik merupakan fenomena yang masih langka dalam sistem politik Indonesia, ini memperlihatkan bahwa kekuasaan politik seringkali menjadi milik keluarga tertentu. Dalam konteks ini, demokrasi Pancasila terus bertransformasi, menghadapi tantangan besar dalam menjaga pluralisme dan keadilan dalam proses politik. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak dinasti politik terhadap transformasi demokrasi Pancasila serta mengeksplorasi upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi dominasi kekuasaan keluarga dalam politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis konten untuk memeriksa literatur terkait, data empiris, serta wawancara dengan para ahli politik dan masyarakat sipil yang memiliki pengalaman langsung dengan dinasti politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinasti politik memiliki dampak yang signifikan terhadap demokrasi Pancasila, mereduksi partisipasi politik masyarakat, mengurangi pluralisme, dan menimbulkan ketidakadilan dalam distribusi kekuasaan. Namun, penelitian juga mengungkapkan beberapa inisiatif masyarakat sipil dan reformasi kebijakan yang mungkin dapat mengurangi dominasi dinasti politik dan memperkuat demokrasi Pancasila. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya upaya bersama dari pemerintah, masyarakat sipil, dan lembaga internasional untuk mengatasi masalah dinasti politik dalam sistem politik Indonesia. Perlu adanya reformasi kebijakan yang mendukung partisipasi politik yang inklusif, mengurangi kesenjangan kekayaan dan akses terhadap kekuasaan politik, serta memperkuat mekanisme pengawasan dan akuntabilitas politik untuk memastikan bahwa demokrasi Pancasila tetap berfungsi sesuai dengan prinsip-prinsipnya.
Hubungan Tingkat Kedisiplinan Dengan Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn Siswa Kelas XI SMA Negeri 12 Bone Ismail, Ismail; Genda, Maming; Ilham, Ilham
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 10, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v10.n1.2025.pp11-20

Abstract

Rendahnya taraf kedisiplinan dalam lingkungan persekolahan menimbulkan penurunan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan kedisiplinan dengan prestasi belajar siswa kelas XI di SMA Negeri 12 Bone. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasional dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kedisiplinan mempunyai hubungan terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kelas XI 4 SMA Negeri 12 Bone. Diperoleh nilai rata-rata tingkat kedisiplinan sebesar 95,81 dan nilai rata-rata prestasi belajar siswa sebesar 82,21. Hasil pengujian korelasi yang telah dilakukan menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,039 0,05 sehingga data menunjukkan bahwa ada hubungan antara prestasi belajar dan kedisiplinan siswa SMA Negeri 12 Bone. Oleh sebab itu, tingkat kedisiplinan memiliki hubungan dan dampak yang baik terhadap prestasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Secara keseluruhan, siswa yang memiliki kedisiplinan dalam belajar serta mempunyai strategi belajar yang baik berimplikasi baik pula pada prestasi belajar siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi peneliti selanjutnya untuk meneliti hubungan variabel lain yang mampu mempengaruhi prestasi belajar siswa sebagai wujud dukungan untuk meningkatkan kualitas SDM di Indonesia.
Pengaruh penggunaan Gadget terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn d SMP Negeri 1 Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang Ayunda, Khairani; Ruslan, Ruslan; Ridayani, Ridayani
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 10, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v10.n1.2025.pp77-86

Abstract

Pada zaman modern saat ini, banyak sekolah yang memperbolehkan siswanya membawa gadget ke sekolah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pengajar dan siswa dalam mencari dan memperoleh informasi tentang materi dan bahan ajar yang berkaitan dengan setiap mata pelajaran.Gadget merupakan Perangkat elektronik buatan manusia yang hadir dengan beragam aplikasi yang memungkinkan pengguna membaca berita, mengobrol, mengakses informasi, dan terhubung. Di SMP Negeri 1 Karang Baru tepatnya di Gampong Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, sudah mulai mengizinkan siswanya untuk menggunakan Gadget dalam proses pembalajaran di sekolah. Hal ini memudahkan siswa dalam proses belajarnya tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa gadget juga dapat menghambat siswa untuk belajar. Penelitian ini bertujuan “ untuk mengidentifikasi pengaruh penggunaan gadget terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 1 Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang.” Di dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel pada penelitian ini adalah jumlah populasi siswa kelas 8 yang kemudian dihitung menggunakan rumus slovin sehingga sampel berjumlah 66 sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan penyebaran kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget berpengaruh terhadap minat belajar peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari nilai besaran angka koefisien determinasi sebesar 0,145 sehingga minat belajar dipengaruhi oleh gadget sebesar 14,5%, dimana pengaruhnya adalah dengan bantuan gadget pembelajaran PPKn menjadi lebih interaktif dan menarik. Penggunaan gadget dalam pembelajaran memungkinkan siswa untuk mengeksplorasi topik-topik PPKn yang lebih luas dan mendalam sesuai dengan minat peserta didik.
Analisis Muatan Karakter Kewarganegaraan Dalam Sejarah Pergerakan Nasional Siti Walidah Wijayanti, Finna; Maulana, Wildhan Ichzha; Astana, Cornelius Bayu; Syafiq, Amirul; Kumalasari, Dyah
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.7388

Abstract

Tujuan penelitian adalah menyajikan analisis muatan nilai karakter kewarganegaraan dalam sejarah pergerakan Siti Walidah dan potensi integrasinya dalam pembelajaran sejarah. Penelitian ini termasuk dalam kajian kualitatif yang menggunakan model studi pustaka untuk mengidentifikasi maupun menganalisis data-data terkait nilai karakter kewarganegaraan dalam sejarah pergerakan Siti Walidah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) dalam sejarah pergerakan Siti Walidah terindentifikasi dua ranah karakter kewarganegaraan, yakni karakter privat meliputi (bertanggung jawab moral, disiplin, dan menghargai harkat dan martabat manusia) serta karakter publik meliputi (kepedulian, berkompromi, kesopanan, dan berfikir kritis) yang seluruhnya relevan dengan kondisi saat ini dan dapat dijadikan sumber pembelajaran karakter kewarganegaraan bagi generasi muda. (2) Dalam rangka memperkuat pemahaman serta aktualisasi karakter kewarganegaraan pada generasi muda, maka salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah melalui aktivitas pembelajaran di sekolah formal. Potensi sejarah pergerakan Siti Walidah ini dapat diintegrasikan ke dalam capaian pembelajaran (CP) Fase F dalam Kurikulum Merdeka materi sejarah pergerakan Indonesia kelas XI SMA sebagai alternatif sumber pembelajaran karakter kewarganegaraan.
Pelaksanaan Profil Pelajar Pancasila Dimensi Beriman Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia di SDIT Hidayatullah Kota Bengkulu Darmansyah, Ady; Susanti, Atika
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.7782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan profil pelajar Pancasila dimensi beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa di SDIT Hidayatullah Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek yang diteliti adalah guru dan siswa kelas IV SDIT Hidayatullah Kota Bengkulu. Obyek penelitian adalah kegiatan pelaksanaan profil pelajar Pancasila yang sedang berlangsung. Instrumen pengumpulan data adalah pedoman observasi, pedoman wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data berdasarkan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara narasi dengan pemaknaan secara mendalam. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa guru dan siswa sudah melaksanakan profil pelajar Pancasila dimensi beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan baik. Pelaksanaan dimensi ini meliputi: (1) akhlak kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan melaksanakan sholat Dhuha, murajaah hadist, dan sholat Dzuhur berjamaah; (2) akhlak dalam hubungan dengan diri sendiri dengan menjaga kesehatan jasmani dan rohani, rajin berolahraga, makan makanan yang halal, juga bertanggung jawab ketika belajar; (3) akhlak dengan sesama manusia dengan menjaga hubungan baik dengan sesama manusia; (4) akhlak dengan lingkungan alam dengan mengenal berbagai jenis tanaman dan melakukan perkembangbiakan lebah penghasil madu; dan (5) akhlak sebagai warga negara diwujudkan dengan rutin melaksanakan upacara bendera sebagai implementasi sikap bela negara.
Pancasila Sebagai Landasan Gen Z dalam Mempertahankan Nilai Persatuan Pada Era Globalisasi Setiawan, Iwan; Cempaka, Fauzia G.; Reksoprodjo, Yono
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.8211

Abstract

Nilai persatuan Generasi Z pada era globalisasi mulai terkikis, perilaku Gen Z di Indonesia cenderung anarkis dan tawuran antar sekolah sering terjadi. Fenomena tawuran yang berujung pembunuhan oleh sesama pelajar di daerah Bogor menyebabkan keresahan, dapat mengancam keamanan dan ketertiban umum di lingkungan masyarakat.  Untuk mengatasi ancaman persatuan dan kesatuan bangsa, Pemerintah Indonesia melalui Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memerlukan strategi yang tepat mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila pada Gen Z. Tujuan penelitian untuk menganalisis nilai persatuan Gen Z berlandaskan Pancasila pada era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Peneliti menggunakan teori strategi (Lykke, 1998) dimana strategi mempunyai tiga unsur yaitu means, ways dan ends. Artinya Means sumber daya yang digunakan, Ways adalah cara untuk mencapai tujuan dan Ends tujuan yang ingin dicapai. Hasil penelitian menunjukkan Gen Z memiliki karakteristik yang unik. Oleh karena itu disarankan agar strategi implementasi nilai-nilai Pancasila pada Gen Z sebaiknya tidak dilakukan dengan cara indoktrinasi, melainkan melalui dialog yang bertujuan meyakinkan, pembimbingan, berkesadaran menjaga persatuan dan kesatuan. Implikasi dari strategi implementasi adalah meningkatnya semangat kebangsaan dalam diri sendiri, dukungan orang tua, kreativitas pengajar didik dan pemerintah agar nilai persatuan Gen Z berlandaskan Pancasila pada era globalisasi terwujud.
Penguatan Literasi Budaya dan Kewargaan Melalui Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Toraja Ero, Priska Efriani Luansi; Bandong, I; A, Muhammad Ali; Mustadi, Ali
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.8278

Abstract

Literasi budaya merupakan salah satu jenis literasi dasar yang dikembangkan di SD untuk mengembangkan keterampilan anak dalam memahami dan bersikap atas budaya sebagai identitas diri dan bangsa. Pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar berbasis budaya dan kearifan lokal merupakan sebuah strategi untuk mengembangkan literasi budaya. Kearifan lokal merupakan pengetahuan, pandangan, sikap, dan keyakinan dari suatu kelompok sebagai bentuk penyesuaian terhadap alam, lingkungan sosial, dan budaya   dalam waktu yang lama. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui karakteristik bahan ajar; menganalisis kelayakan, kepraktisan, kemenarikan bahan ajar berbasis kearifan lokal. Model pengembangan yang digunakan ialah 4D yang terdiri dari define, design, develop, dan deseminate. Hasil penelitian menunjukkan kearifan lokal yang diintegrasikan dalam bahan ajar berasal dari penghayatan akan filosofi budaya suku Toraja seperti makna upacara kematian Rambu Solo sebagai sarana membagi kasih dan memupuk persatuan; pemaknaan pada makna arsitektur alang; dan filosofi Gusean. Hasil validasi bahan ajar mencapai persentasi 98% dengan kategori sangat layak; kepraktisan produk mencapai presentasi 98%; rata-rata kemenarikan bahan ajar menurut penilaian siswa sebesar 3.7 dari skala 4. Oleh karena itu, penguatan literasi budaya melalui strategi bahan ajar berbasis kearifan lokal di sekolah sangat penting untuk merekonstuksi pengetahuan siswa serta membantu menghayati nilai warisan budaya dengan pendekatan pengalaman langsung yang kontekstual.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Comic Strips Creator Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dalam Pembelajaran PKn Siswa Kelas V Sekolah Dasar Simanungkalit, Priska Nurlia Br.; Nuraida, Nuraida; Yunita, Sri
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.8293

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan media pembelajaran berbasis comic strips creator yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan perangkat pembelajaran 4D dengan tahapan berupa define, design, developt, dan disseminate. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 055981 Beruam pada siswa kelas V yang berjumlah 30 dengan data yang dikumpulkan berasal dari lembar penilaian ahli materi, media dan bahasa serta hasil belajar. Uji kelayakan dilakukan oleh ahli materi, media dan bahasa. Uji kepraktisan dilakukan oleh guru dan uji keefektifan dilakukan oleh siswa melalui pretest dan postest. Hasilnya memaparkan produk yang dikembangkan mendapatkan penilaian ahli materi sebesar 90% capaian sangat layak, ahli media sebesar 93% capaian sangat layak dan ahli bahasa sebesar 92% capaian sangat layak, dari hasil ketiga validator didapat reratanya adalah 91.7% capaian sangat layak. Hasil kepraktisan yang dilakukan oleh guru didapat nilai 92% capaian sangat praktis dan didapat rerata pretest 58 dan postest 84 serta ketika dilakukan uji gain didapat nilai 0.62 capaian sedang. Sehingga dikonklusikan media pembelajaran berbasis comic strips creator memiliki tingkat kelayakan, kepraktisan dan keefektifan yang baik dalam meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran PKn siswa kelas V sekolah dasar.
Pencegahan Bullying di Sekolah: Mengimplementasikan Pendidikan dan Kewarganegaraan Untuk Penguatan Hak dan Kewajiban Anak Husnunnadia, Ratu; Slam, Zaenul
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.8361

Abstract

Berdasarkan laporan pengaduan masyarakat, kasus bullying menduduki peringkat teratas di Indonesia pada periode 2011 hingga Agustus 2014, menjadi isu serius yang signifikan dalam dampaknya terhadap perkembangan anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai konsep bullying, terutama dalam konteks lingkungan sekolah di Indonesia. Definisi konsep bullying diuraikan secara rinci untuk memperjelas relevansinya dengan realitas sekolah. Fokus penelitian terarah pada mengidentifikasi manfaat dan tujuan pencegahan bullying di lingkungan sekolah melalui penerapan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) untuk memperkuat hak dan kewajiban anak. Data dikumpulkan melalui telaah literatur dari berbagai sumber guna mengeksplorasi efektivitas PKn dalam mengurangi tingkat bullying di lingkungan pendidikan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi PKn memiliki potensi besar dalam membentuk karakter siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Lembaga pendidikan, termasuk guru, diharapkan mampu menciptakan budaya yang mendukung hak dan kewajiban anak, serta menekankan pentingnya pembentukan karakter sebagai fokus utama. Dengan demikian, artikel ini memberikan pandangan yang mendalam tentang upaya pencegahan bullying di sekolah melalui implementasi PKn untuk memastikan hak dan kewajiban anak-anak terwujud secara optimal.