cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan)
ISSN : 25492683     EISSN : 25277057     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraaan (JPK) The purpose of the publication of this journal is to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of Pancasila and Civics Education, will publish the journal twice a year: in January and July
Arjuna Subject : -
Articles 299 Documents
Penguatan Karakter Generasi Emas Indonesia Melalui Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Nabiilah, Lindiana Nada Salsabiil; Lutfiana, Rose Fitria; Widodo, Rohmad
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 10 No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v10i1.10969

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi P5 di SDN 2 Karangsari dapat membentuk karakter generasi emas pada peserta didik. Penelitian ini diharapkan dapat mengoptimalkan tenaga pendidik dalam mengimplementasikan P5 guna membentuk generasi emas Indonesia. Selain itu, dapat menjadi referensi tenaga pendidik untuk menerapkan implementasi P5 sebagai program penguatan karakter generasi emas. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di sejumlah sekolah yang melaksanakan program P5. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu Implementasi P5 yang dilakukan di SDN 2 Karangsari mengambil tema Gaya Hidup Berkelanjutan melalui kegiatan Sampah Kita Menjadi Karyaku merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan peserta didik pentingnya pengelolaan sampah dengan pendekatan kreatif, yaitu mengubah limbah rumah tangga seperti plastik, kertas, dan kardus menjadi kerajinan tangan yang bernilai estetika dan ekonomis. Dalam konteks ini, P5 tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti critical thinking, creativity, collaboration, communication, character dan citizenship.Kegiatan "Sampah Kita Menjadi Karyaku" menunjukkan dampak positif yang signifikan. Tidak hanya kebersihan lingkungan sekolah meningkat, tetapi peserta didik juga memperoleh pengalaman berharga dalam mengelola sampah, berpikir kritis dan kreatif, mandiri serta gotong-royong.
Membangun Etika Digital Kewargaan dalam Kehidupan Politik Warga Negara Randiawan, Randiawan; Haris, Hasnawi; Ridhoh, M. Yunasri; Annisa, Winda Nurul
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 10 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v10i2.11514

Abstract

Perkembangan globalisasi dalam bidang Teknologi, Informasi, dan Komunikasi semakin pesat dan cepat. Perkembangan ini membuat semakin terbukanya perilaku masyarakat baik dalam kehidupan sosial, budaya, dan politik. Artikel ini fokus dalam kajian membangun Etika digital Kewargaan dalam Kehidupan politik warga negara. Perilaku warga negara dalam perkembangan digital mesti di barengi dengan perkembangan etika digital kewargaan terutama dalam ranah politik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi membangun etika digital kewargaan yang sangat krusial untuk menjaga integritas proses politik dan demokrasi. Dan untuk mengetahui dampak minimnya etika digital kewargaan dalam kehidupan politik warga negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, pengumpulan data menggunakan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan dampak minimnya etika digital kewargaan dalam aktivitas politik karena interaksi yang bersifat politis melalui media sosial yang cenderung negatif dan provokatif, media sosial menjadi alat politik yang dapat menimbulkan perpecahan atau konflik dalam masyarakat. Kondisi semacam ini dapat menimbulkan Polarisasi politik yang semakin mendalam antara kelompok- kelompok yang memiliki identitas politik berbeda. Perlu untuk membangun strategi dengan menerapkan pilar literasi digital, seperti digital skill, digital culture, digital ethics, dan digital safety. Jika literasi digital tertanam dalam diri setiap pengguna media sosial, maka kemungkinan besar kehidupan digital akan menjadi lebih baik dan lebih beradab (civilized). Etika digitial kewargaan dengan menerapkan konsep respect other, educate your self, dan protect your self melalui civic literacy dalam pelajaran pendidikan kewarganegaraan seperti video-video singkat berisikan pesan- pesan penting yang berkaitan dengan pembangunan etika digital kewargaan sertasosialisasi dilingkungan sekolah, kampus, dan masyarakat dalam bentuk pengabdian.
Pengaruh Penerapan Kegiatan Hasta Karya pada Ektrakulikuler Pramuka untuk Memperkuat Dimensi Kreatif pada Profil Pelajar Pancasila Adriweri, Erza; Nurulpaik, Iik
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 10 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v10i2.11538

Abstract

Pendidikan merupakan hak setiap manusia yang terus ditingkatkan mutunya oleh pemerintah, salah satunya melalui kurikulum merdeka dengan profil pelajar Pancasila. Namun, implementasi profil pelajar Pancasila ini belum optimal, khususnya dalam mengembangkan daya kreativitas siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan kegiatan hasta karya pada ekstrakurikuler Pramuka berpengaruh terhadap penguatan dimensi kreatif pada profil pelajar Pancasila di lingkungan sekolah. Penelitian dilakukan di SD Laboratorium Percontohan UPI Serang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain One-Group Pre-Test-Post-Test. Sampel terdiri dari 38 siswa kelas IV, V, dan VI yang mengikuti ekstrakurikuler Pramuka. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada dimensi kreatif siswa, dengan rata-rata skor Pre-Test 55,05 dan Post-Test 65,03. Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menghasilkan nilai Asymp. signifikansi 0,001 < 0,05, menunjukkan bahwa penerapan hasta karya berpengaruh positif terhadap dimensi kreatif siswa. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Temuan ini juga menegaskan bahwa kegiatan hasta karya berkontribusi positif dalam memperkuat dimensi kreatif siswa.
Strategi Holistik Guru Pendidikan Pancasila dalam Membangun Karakter Moral Siswa di Era Transformasi Pendidikan Aluna, Rizka; Hadi, Rusnan; Sasmita, Vira; Hamdiana, Hamdiana; Fitriani, Fitriani; Herianto, Edy
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 10 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v10i2.12053

Abstract

Pendidikan moral dan karakter merupakan fondasi penting dalam pembentukan kepribadian siswa sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi holistik yang diterapkan oleh guru Pendidikan Pancasila dalam memperkuat karakter moral siswa di Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi interpretatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap guru kelas V, guru kelas VI, dan kepala sekolah di SDN 1 Kekeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi holistik yang meliputi penyisipan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, pembiasaan perilaku positif, keteladanan guru dalam kehidupan sehari-hari, serta pelaksanaan program-program sekolah berbasis karakter seperti JUMBU, PPH, SEHAM, SABER, dan MABIT. Strategi ini tidak hanya menyasar aspek kognitif, tetapi juga mencakup dimensi afektif dan psikomotorik siswa secara simultan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan holistik yang diterapkan guru mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan transformatif bagi pembentukan karakter moral siswa secara menyeluruh.
Dampak Penggunaan Media Sosial Tik Tok Terhadap Civic Disposition Siswa di Madrasah Aliyah Al-Istiqomah NW Dasan Poto Royani, Nispia; Ismail, M; Sawaludin, Sawaludin; Alqadri, Bagdawansyah
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 10 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v10i2.12065

Abstract

Media sosial tik tok adalah Salah satu platform media sosial yang tengah digemari oleh generasi muda saat ini. Namun dalam penggunaannya tik tok dapat mempengaruhi karakter remaja terutama siswa. Pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila terdapat sebuah komptensi terkait dengan karakter yaitu sering disebut dengan Civic Disposition (Karakter Kewarganegaraan). Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui secara mendalam dampak spenggunaan media sosial tik tok terhadap civic disposition baik positif dan negatif serta mengetahui upaya apa saja yang dilakukan dalam mengatasi dampak penggunaan media sosial tik tok di Madrasah Aliyah Al-Istiqomah NW Dasan Poto. Adapun penelitian ini menggunakan metode kaulitatif dengan jenis penelitian fenomenologi, bentuk studinya adalah untuk melihat dan memahami arti dari suatu pengalaman individual yang berkaitan dengan suatu fenomena tertentu. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial tik tok memiliki dampak positif dan negatif terhadap civic disposition. Disimpulkan bahwa media sosial tik tok memiliki dampak terhadap civic disposition siswa di Madrasah Aliyah Al-Istiqomah NW Dasan Poto baik positif dan negatif tergantung bagaimana pemanfaatannya, serta porsi penggunaan dengan jangka waktu yang tidak berlebihan. Adapun upaya yang dilakukan dalam mengatasi dampak tersebut dilakukan dengan penerapan Pendidikan Pengembanagan Karakter (PPK) dengan kegiatan religious, pengenalan demokrasi melalui pemilihan OSIM, dan kegiatan ekstrakurikuler.
Peran Pembelajaran Pendidikan Pancasila Dalam Membentuk Karakter Mandiri Siswa (Studi Kualitatif Deskriptif di SMP Pu Hua) Lestari, Septi Nur Laeli; Fajar, Wildan Nurul; Faridli, Efi Miftah
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 10 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v10i2.12139

Abstract

Peran Pembelajaran Pendidikan Pancasila Dalam Membentuk Karakter Mandiri Siswa (Studi Kualitatif Deskriptif di SMP Pu Hua) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pembelajaran pendidikan Pancasila dalam membentuk karakter mandiri siswa di SMP Pu Hua Purwokerto, untuk mengetahui faktor penghambat dan faktor pendorong dalam membentuk karakter mandiri di SMP Pu Hua Purwokerto Tahun ajaran 2024/2025. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, menggunakan teknik pengumpulan data wawancara semi terstruktur, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data dengan empat tahapan yaitu collecting data, reduksi data penyajian data, dan kesimpulan. Analisis data serta pengolahan data menggunakan software NVivo 12 Plus untuk melakukan koding. Hasil penelitian menunjukan bahwa, bahan ajar berupa ATP, modul ajar, model pembelajaran berupa problem based learning dan project based learning, melalui metode pembelajaran presentasi, diskusi, studi kasus dan berbasis proyek. Evaluasi yang digunakan pada Pembelajaran pendidikan Pancasila berupa study case yang bertujuan untuk meningkatkan HOTS yang dapat membentuk karakter mandiri siswa SMP Pu Hua. Terdapat faktor pendorong dan penghambat dalam membentuk karakter mandiri. Melalui pembelajaran pendidikan pancasila, seperti dukungan dari stakeholders, program kegiatan sekolah yang mengarah pada karakter mandiri, visi misi sekolah, motto sekolah, orang tua membantu dalam membentuk karakter mandiri siswa. Sedangkan faktor yang menghambat seperti pola asuh yang kurang tepat, usia, lingkungan, globalisasi. Pembelajaran pendidikan pancasila dalam pelaksanaannya dikemas menarik dengan penggunaan komponen yang sesuai sehingga menarik minat siswa untuk mengikuti pembelajaran pendidikan pancasila dan membentuk kerakter mandiri siswa.
Analisis Tingkat Validitas Media Prezi Berbasis Augmented Reality Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas VI SD Rosyida, Jihan Amalya; Agustin, Ina
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 10 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v10i2.12185

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan hasil belajar peserta didik kelas VI SDN 1 Babat yang memperlihatkan rata-rata nilai pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila berada di bawah kriteria ketuntasan minimal, dimana hal tersebut dinyatakan dalam kategori rendah. Sebagian besar mengalami kesulitan memahami materi karena penggunaan media pembelajaran yang kurang inovatif. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk menguji serta menganalisis tingkat validitas media pembelajaran Prezi berbasis Augmented Reality dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini memakai jenis penlitian serta pengembangan R&D (Research and Development) dengan model pengembangan 4-D (Four D) yakni, define, design, development, dan disseminate, yang melibatkan beberapa para pakar atau ahli dalam media, materi, dan bahasa untuk meninjau, memberi masukan, dan menilai media. Instrumen yang dibutuhkan pada penelitian ini ialah lembar angket penilaian validasi para ahli. Berdasarkan hasil analisis data yang diraih dari semua validator, setiap ahli memberikan penilaian dengan persentase skor di atas 81%. Rata-rata total dari penilaian tersebut mencapai angka 92,3%. Jika mengacu pada kriteria interpretasi validitas, skor tersebut tergolong pada kategori “sangat valid” serta layak untuk dipakai pada pembelajaran.
Analisis Penerapan Literasi Budaya dan Kewargaan di SDN Durung Bedug Candi-Sidoarjo Aini, Nurul Aini; Putri, Anisah Maulana; Wahyudi, Achmad Wahyudi
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 10 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v10i2.12206

Abstract

Literasi budaya dan kewargaan dapat diterapkan melalui suatu kegiatan dalam lingkungan masyarakat maupun sekolah sebagai upaya dalam mencintai budaya dan negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan literasi budaya dan kewargaan di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan analisis isi sebagai teknik analisis data pendekatan kualitatif. Melalui analisis isi bertujuan peneliti dapat mengungkap pemahaman pada objek yang akan diteliti. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan metode triangulasi. Triangulasi sumber dilakukan dengan cara melalui beberapa sumber, yaitu kepala sekolah, guru dan peserta didik SDN Durung Bedug. Hasil yang dipublikasikan bertujuan untuk memperkaya kajian tentang penerapan literasi budaya dan kewargaan di sekolah dasar. Peneliti mengambil objek penelitian terkait Literasi Budaya dan Kewargaan di SDN Durung Bedug Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo.
Pola Pembentukan Karakter Peserta Didik Melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Salabi, Ahmad Ma'ruf Nur; Fitriani, Dessy; Afifi, Fakhrunnisa Cahya; Navisah, Saidatun; Arantika, Jane; Wigati, Fitria
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 10 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v10i2.12278

Abstract

The research on the personality development pattern of students through Pancasila and Citizenship Education learning aims to determine how the relationship between Pancasila and Citizenship Education with the development of students' personalities. The method used in this study is a qualitative method involving four informants. Data collection techniques from this study are by using interviews, document studies, and literature studies. The results of this study are PPKn Learning in the classroom as a pattern of personality development of students which contains around three activities, namely, 1) dialogue between teachers and students, 2) problem-based learning, 3) providing good examples of life phenomena. The second result of this study is PPKn Learning outside the classroom as an effort to develop students' personalities which contains three activities, namely, 1) big day ceremonies, 2) participating in cultural parades, 3) school outbound. The third result is National Defense Education as a pattern of personality development of students, aimed at forming students' love for the homeland which is realized by doing things that can maintain the continuity of the nation and state.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas VIII-A SMPN 1 Keruak Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Nurmaizura, Dila; Sumardi, Lalu; Kurniawansyah, Edy
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 10 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v10i2.12471

Abstract

This study aims to determine the application of the Teams Games Tournaments cooperative learning model to increase the learning activity of students in class VIII-A of SMPN 1 Keruak in Pancasila Education. The type of research used was Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and Mc Taggart model. The stages of classroom action research consisted of four stages, namely 1 planning, 2 implementation, 3 observation, and 4 reflection. The research subjects were 30 students in class 8A at SMPN 1 Keruak in the 2024/2025 academic year. The data collection techniques used were observation and interviews. The research instruments were observation sheets of student learning activities and observation sheets of teacher teaching activities. The data analysis techniques used were quantitative and qualitative data analysis. The indicator of successful action was marked when student learning activity increased to the active category with the number of students reaching 75% learning activity. The results showed that there was an increase in Pancasila education learning activity among 8A students at SMPN 1 Keruak after implementing the Teams Games Tournaments cooperative learning model, both in cycle I and cycle 2. In cycle 1, the level of student learning activity was in the less active category, meaning that students were not yet able to achieve the success indicator, with a percentage of 50.