cover
Contact Name
Shohibul Arifin
Contact Email
tadarus@um-surabaya.ac.id
Phone
+628563036373
Journal Mail Official
tadarus@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
TADARUS : Islamic Education Journal Universitas Muhammadiyah Surabaya Jalan Sutorejo No.59, Surabaya, East Java 60113 Telephone: (031) 3811966 Fax: (031) 3813096 Email : tadarus@um-surabaya.ac.id
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20899076     EISSN : 25490036     DOI : 10.30651/Tadarus
Core Subject : Education, Social,
TADARUS is a Islamic education journal published by UMSurabaya Publishing, Muhammadiyah Surabaya University. This journal focuses on the publication of research results and scientific articles on Islamic education from a multidisciplinary perspective, create innovative concepts, theories, paradigms and methodologies in Islamic education.
Articles 343 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas VII Di MTS Muhammadiyah 02 Paciran Lamongan Anggraeni, Novelia Nur; Hadi, M. Fazlurrahman
TADARUS Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v7i2.2224

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran aqidah akhlak Kelas VIII di MTs Muhammadiyah 02 Paciran Lamongan. Metode yang digunakan adalah metode quasi eksperimen. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas VIII C sebagai kelas kontrol dan kelas eksperimen. Soal tes yang digunakan sebanyak 20 soal berbentuk pilihan ganda. Model pembelajaran jigsaw pada mata pelajaran aqidah akhlak di MTs Muhammadiyah 02 Paciran Lamongan dengan menggunakan model belajar kelompok dapat dikatakan sedang, dengan nilai rata-rata 21,55 dari nilai 20-23.Hasil belajar siswa pada mata pelajaran aqidah akhlak di MTs Muhammadiyah 02 Paciran Lamongan berada dalam kategori cukup dengan nilai rata-rata 83,25 dari nilai 75-95. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan menggunakan hipotesis dengan menggunakan korelasi phi dapat diketahui bahwa setelah diketahui Phi = 0,450 kemudian dicari df-nya dengan rumus df = N-nr, maka df = 20 – 2 = 18, kemudian didapat taraf signifikan 5% = 0,320, sedang untuk taraf 1% = 0,413. Adapun pengaruh signifikan antara model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran aqidah akhlak hal ini di tunjukkan dengan uji signifikan dengan hasil: terima Ha dan tolah Ho bila rhitung> rtabel, dengan taraf signifikasi 5% dan atau 1%. Perbandingan rtabel 5% = 0,320 < rhitung = 0,450 dan rtabel 1% = 0,413 < rhitung = 0,450. Terdapat taraf signifikan 5% atau 1%, interpretasinya adalah menerima Ha dan menolak Ho, yang menyatakan ada pengaruh dan signifikan yang sedang antara model pembelajaran jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran aqidah akhlak. Kata Kunci: Model Pembelajaran Jigsaw, Hasil Belajar, Aqidah Akhlak
Traffic Education In Contemporary Islamic Education Curriculum In Indonesia Yahiji, Kasim; Sukmawati, Heni; Alfin, Jauharoti; Mahfud, Choirul
TADARUS Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v7i2.2225

Abstract

Abstract Islamic studies that discuss the issue of traffic education in contemporary Islamic education curriculum in Indonesia are necessary to be followed up more seriously. In this context, the main purpose of this research is to find out what and how the problems of traffic as well as traffic education in Indonesia? What is the urgency of developing a traffic education curriculum in an Islamic perspective? This paper is written using qualitative data which is based on references and literature on books, news, journals and opinions in the mass media and other relevant sources in the study of the development of the traffic education in contemporary Islamic education curriculum in Indonesia. The results of the study show that: First, the problem of traffic education in Indonesia is very complex. From day to day, we know that the number of accidents has not yet dropped significantly.Even the highest accident rates occur in the age of students and school children. Secondly, the development of a traffic education curriculum in an Islamic perspective is very urgent given the many problems caused by the many factors underlying traffic accidents. Muslims and Islamic education institutions in this country should take a role of the awareness of students and schoolchildren to carefully keep trying to realize, know and obey all traffic rules for the safety and common good. Keywords: Traffic Problems, Curriculum Development and Islamic Education
Metode Pendidikan Agama Islam Pada Anak Berkebutuhan Khusus (Tunarungu) Di SMPLB-B Karya Mulia Surabaya Ismanto, Djainul; Asrori, Asrori
TADARUS Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v7i2.2226

Abstract

Abstrak Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang disampaikan ditekankan menggunakan metode Artikulasi, tanya jawab, latihan/Drill dan demonstrasi. Faktor penghambat yang dialami guru pendidikan agama Islam diantaranya kurangnya kedisiplinan siswa, kurangnya perhatian dari wali murid.Faktor pendukungperan Guru SMPLB-B lebih sabar, dan penuh kasih sayang. Kata Kunci : Metode Pendidikan Agama Islam, Anak Berkebutuhan Khusus.
Apostate In Debate: Prespective Elite Muhammadiyah of East Java Huda, Sholihul
TADARUS Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v7i1.2269

Abstract

Abstract This paper is the result of field research, which wants to understand and map the elite view of Muhammadiyah East Java related to apostasy phenomenon in the frame of freedom of religion. The phenomenon of apostasy is a debate among movers and activists in the Muslim and Western worlds. The debate is sharpened when it is linked to issues of religious freedom as a point in the International Declaration of Human Rights and the response of OIC States implements the death penalty for apostates. The above issues arise in Indonesia, based on data from The Wahid Institute, East Java, including areas that still often occur intolerant action related freedom of religion (Shia-Sunni case in Sampang, FPI anarchism case in Lamongan). The action of intolerance is suspected to be an extension of the apostasy-related understanding, the more beginnings of theological problem now developing in socio-theological. Extension of meaning becomes the trigger of misunderstanding in society in responding to apostasy, even lead to violence in society. This condition is very dangerous for Indonesia multicultural country. Debate on the above issues occurred among the Muhammadiyah elite in understanding and addressing the issue of religious freedom (apostasy). The background of this study was developed through a qualitative research approach with the research subjects of Muhammadiyah East Java management, data collection techniques through interview method of snowball technique and library study, inductive triangulation-data analysis, through phenomenology theory framework, social elite and knowledge sociology. The results showed that among Muhammadiyah elites in relation to the phenomenon of freedom of religion (Apostasy), there are two currents of inclusive view and exclusive views flow. Differences in view due to differences in socio-theological and socio-cultural background. In principle disagree on the death penalty for the perpetrators of apostasy and still needed the Law Defamation of religion as a framework of inter-religious relationships. Keyword: Apostasy, Perspective, Elite Muhammadiyah of East Java
Gangguan Sistem Limbik Pada Compulsive Gamer Dalam Pembelajaran Keagamaan Islam Istiqomah, Istiqomah; Suyadi, Suyadi
TADARUS Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v8i1.2312

Abstract

Artikel ini dimaksudkan untuk mengkaji ranah permainan, permainan positif dan negatif , struktuk otak baik neuroanatomi dan juga fisiologisnya yang mendapat bantuan baik dalam permainan, hingga tingkat, serta ikut dalam perspektif Islam. Kajian ini merupakan telaah kepustakaan dengan kualifikasi kualitatif deskriptif. Teknik analisa data dilakukan dengan mengklarifikasi, komparasi, dan interpretasi terhadap tema-tema yang berkaitan dengan permainan kompulsif , permainan kecanduan , neurologi sistem khusus limbik, permainan bermain positif , permainan adiktif serta telaah perspektif Islam dan pendidikan. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa permainan kompulsif merupakan salah satu indikator dari permainan kecanduan. Bagian otak yang mengalami kesulitan terbesar karena sistem limbik. Ada permainan positif dan negatif dalam permainan . Permainan adiktif also identik DENGAN Kondisi Seseorang hearts Pelarian kehidupan nyata Yang mendasari PADA terjadinya Gangguan ( disorder ) seperti ketakutan, stres, depresi, Dan Emosi negatif lainnya. Dalam pandangan Islam, permainan dimaknai seperti game pada umumnya. Hal ini menjadi terlarang hingga sampai pada kesempatan, dan pada akhirnya melalaikan undangan. Di sinilah, peran orang tua / keluarga dalam pendidikan menjadi partisipasi dalam kompetisi permainan kompulsif .
Studi Pengelolaan Pendidikan Menengah Muhammadiyah di Surabaya Rusman, Rusman; Tualeka, M. Wahid Nur
TADARUS Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v7i2.2486

Abstract

Abstrak Kepopuleran persyarikatan muhammadiyah dalam hal pengelolaan lembaga pendidikan memang sudah tidak diragukan lagi, bahkan diantara sekolah-sekolah negeri dan swasta, Muhammadiyah selalu menempati urutan pertama dalam kepercayaan masyarakat saat memilih sekolah bagi anaknya. Dampak kepercayaan tersebut mengakibatkan jumlah lembaga pendidikan muhammadiyah semakin banyak, sebagai konsekuensi logis akan jumlahnya yang banyak maka pengelolaan penddikan yang dilakukan pun memiliki ragam yang berbeda antar satu sama lain. Bahkan tidak jarang terjadi ketimpangan pengelolaan pendidikan yang berakibat pada maju mundurnya sebuah lembaga pendidikan yang dikelola oleh muhammadiyah. Namun demikian, Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi besar yang selalu menempatkan pendidikan sebagai sebuah amal usahanya yang diunggulkan. Diakui atau tidak, sistem pengelolaan pendidikan Muhammadiyah saat ini belum memiliki pedoman atau sistem pengelolaan pendidikan secara konseptual. Selama ini pengelolaan pendidikan muhammadiyah baru sebatas berpedoman pada sebuah kepanjangtanganan regulasi pemerintah dalam bidang pendidikan. Sehingga sistem pengelolaan pendidikan Muhammadiyah tidak mempunyai ciri khas tersendiri dibandingkan dengan sekolah-sekolah umum lainya. Berangkat dari persoalan ini, tujuan penelitian ini adalah berusaha mendeskripsikan sistem pengelolaan pendidikan muhammadiyah di surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara (interview),dan telaah kepustakaan. Lokasi penelitian adalah di SMA Muhammadiyah 2 dan SMA Muhammadiyah 7 Surabaya. Subyek penelitian adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru dan Tenaga Kependidikan, Siswa dan Tokoh masyarakat sekitar. Analisa data yang digunakan adalah analisa data deskriptif berdasarkan fenomena sosial yang terjadi dilapangan. Fenomena sosial akan dianalisa dari berbagai pendekatan keilmuan (multidisiplin), sehingga analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah tergantung dari data yang didapat oleh peneliti dilapangan, melalui metode tersebut diharapkan dapat menemukan dan mengambarkan pengelolaan pendidikan muhammadiyah di surabaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1. Prinsip pengelolaan pendidikan menengah muhammadiyah surabaya bersumber pada tiga pokok utama yaitu sekolah muhammadiyah yang menyenangkan, mengasyikkan, mencerdaskan dan unggul sebagai center of excelence, sebagai agent of change, dan sebagai kebun ilmu tempat siswa menuntut ilmu, 2. Lingkup pengelolaan pendidikan menengah muhammadiyah meliputi beberapa hal berikut : Aspek manajemen, aset yang dimiliki, pendidik dan tenaga kependidikan, Kurikulum, Proses pembelajaran, Evaluasi, Sarana dan prasarana, dan penataan lingkungan, 3. Alur pengelolaan pendidikan menengah muhammadiyah diawali dari peserta didik yang kemudian melalui tahapan proses pembelajaran ( Pendidik, Kurikulum, Bahan Ajar, Sarana Prasarana, Pendanaan Pendidikan dan Peran Masyarakat ) dengan keterlibatan 6 komponen tersebut dalam proses akan menghasilkan lulusan yang berkualitas unggul, 4. Tantangan pengelolaan pendidikan menengah muhammadiyah terangkum dalam empat hal yakni Globalisasi, Ketidakpastian, Kompetensi dan Politisasi Pendidikan.
Sejarah Sosial Pendidikan Islam Modern Di Muhammadiyah Syaifuddin, Muhammad Arif; Anggraeni, Helena; Khotimah, Putri Chusnul; Mahfud, Choirul
TADARUS Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v8i1.2649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab berkembangnya pendidikan Muhammadiyah yang bermula dari pemikiran K.H. Ahmad Dahlan hingga menjadi lembaga pendidikan yang modern dan menjadi pelopor bagi lembaga yang lain. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang menggunakan pendekatan deskriptif analisis. Perkembangan pendidikan Islam modern di Indonesia berawal dari dikotomi rakyat pribumi yang mendapatkan pendidikan layak pada zaman penjajahan Belanda, serta berbagai macam pengaruh yang mewarnai berkembangnya sistem pendidikan Islam di Indonesia. Berawal dari semangat perubahan dan keluar dari penjajahan belanda inilah mulai bermunculan konsep-konsep pendidikan kebangsaan (pribumi, rakyat, nasionalis) yang berfungsi untuk mencerdaskan bangsa dan menggobarkan nasionalisme. Filsafat pendidikan di Muhammadiyah menitikberatkan pada perpaduan iman serta kemajuan berfikir. K.H. Ahmad Dahlan pun berhasil menyatukan dua ilmu yang berbeda tersebut menjadi satu sehingga pendidikan Muhammadiyah merupakan cikal bakal dan pelopor pendidikan Islam modern. Pembaharuan pendidikan yang dilakukan K.H. Ahmad Dahlan menghasilkan lembaga pendidikan Muhammadiyah yang memiliki keutuhan dalam sistem dan praktik pendidikannyadanmenjadi lembaga pendidikan yang modern dan menjadi pelopor bagi lembaga yang lain.
The Development of Children’s Story Book Media Based on Local Natural Resources to Support the Early Counting Mathematics Program for Kindergarten Level Darnis, Syefriani
TADARUS Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v8i1.2650

Abstract

Learning media has a contribution in increasing student activity and motivation in learning. The use of the right teaching media in learning process can arouse desire, generate motivation and stimulate new learning activities. The more intensive the learning  experience by students, the higher of the quality learning process itself. Student involvement is based on motivation and high interest from the students in participating in the learning process, and also from the teacher’s side is required to master the use of various types of media and learning strategies. For this reason, it is necessary to think about alternative learning media that are fun and appropriate for students. One of the media used in learning mathematics is a storybook based on Local Natural Resources  whose contents are close to the lives of children. Its need creative thinking and innovation to create local cultural outcomes that are packaged so that they are accepted and studied globally. Environmental preservation efforts such as raising the potential of local nature can make the younger generation have responsibility for their environment. Preservation of living natural resources by reprinting and making new natural resources can not be the thing that young people are interested in. One effort to conserve local natural resources is through learning resources in education which hopes to provide an understanding of the results of local natural resources wealth to the next generation. By introducing natural potential through learning activities by streamlining the function of storybook media in learning for children. The use of media should be a part of our attention as a means of preserving local natural potential in the world of education. Therefore, it is necessary to establish learning media that can be accepted by the current generation by revitalizing local potential in the era of globalization. The purpose of this research is to develop the local natural resources from Dukuh Samiran , Kecamatan Selo, Boyolali, Central Java,  as supporting the early counting mathematics program. The research applied was Research and Development. The subjects of this study was 20 children of Group of Kindergarten B.  Keyword : Learning  media, Mathematics,  Local Natural Resources, early counting
Studi Perbandingan Kemampuan Menghafal al-Qur’an dengan Metode Kaisa dan Metode Wafa dalam Menghafal al-Qur’an pada Anak Usia Dasar di Rumah Tadabbur Qur’an (RTQ) Kendari Hasri, Kharis Sulaiman; Hasridan, Kharis Sulaiman
TADARUS Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v8i1.2736

Abstract

The purpose of this study was to determine the differences in the ability to memorize the santri Qur'an (middle chilhood) at the Rumah Tadabbur Qur’an (RTQ) of Hombis in Kendari city both before and after the kaisa method and the wafa method were applied. This study uses a quantitative research method with an experimental approach.The results of this study were obtained that; (1) There was no difference in the ability to memorize the Qur'an before being given the Kaisa method and Wafa's method. This is evidenced by the significance value of 0.889> α = 0.05 so that H0 is accepted (2) There is a positive and significant difference in the ability to memorize the Qur'an before and after being given the Kaisa method treatment. This is evidenced by the significance value of 0,000 <α = 0.05 so that H0 is rejected (3) There is a positive and significant difference in the ability to memorize the Qur'an before and after being given Wafa method treatment. This is evidenced by the significance value of 0,000 <α = 0.05 so that H0 is rejected (4) There is a positive and significant difference in the ability to memorize the Qur'an after being treated by the Kaisa method and the Wafa method. This is evidenced by the significance value of 0.02 <α = 0.05 so that H0 is rejected.
Pelaksanaan Metode Resitasi Pembelajaran Pendidikanagama Islamdi Smpnegeri 35 Kota Pekanbaru Sari, Devi Permata; Nasrul, Nasrul; Rosina, Rosina; Dayana, Putri; Intaniah, Dina; Lian, Dewi; Kuspermadi, Dede
TADARUS Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v8i1.2788

Abstract

Pendidikan bukan tentang peserta didik yang dipaksa belajar setiap waktu sehingga peserta didik merasa terbebani karena merasa waktu habis untuk belajar. Tidak hanya di sekolah tetapi di rumah juga digunakan untuk belajar berupa menyelesaikan pekerjaan rumah yang diberikan guru. Untuk itu diperlukan metode yang bisa diterapkan oleh guru untuk mengurangi beban peserta didik salah satunya metode resitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan metode resitasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 35 Pekanbaru di kelas VII dan IX. Metode dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan teknik wawancara. Yang menjadi subjek penelitian adalah guru Pendidikan Agama Islam kelas VII dan kelas IX. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri yang mewawancarai subjek dengan beberapa pertanyaan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam memberi tugas kepada peserta didik berupa laporan shalat dan mengaji sebagai nilai pokok, serta hafalan surat juz 30 dan do’a sehari-hari sebagai nilai tambahan yang sifatnya berkesinambungan, akan tetapi metode resitasi belum dilaksanakan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam karena masih menggunakan metode ceramah dan metode diskusi.