cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,329 Documents
Evaluasi Kebijakan Penanggulangan Stunting Di Kabupaten Kotawaringin Timur Noorliyana, Noorliyana; Saputra, Fajar; SKM, Ali
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61771

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Pemerintah Indonesia telah menetapkan percepatan penurunan stunting sebagai prioritas nasional melalui intervensi spesifik yang menyasar langsung penyebab utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan penanggulangan stunting di Kabupaten Kotawaringin Timur dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi evaluatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telaah dokumen kebijakan. Informan terdiri dari pemangku kebijakan (Dinas Kesehatan dan Bapperida), pelaksana program (puskesmas, petugas gizi, kader), serta penerima manfaat (keluarga balita). Analisis data menggunakan pendekatan Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kebijakan penanggulangan stunting telah tertuang dalam RPJMD dan diperkuat melalui regulasi daerah. Namun, dalam pelaksanaannya masih dihadapkan pada berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia, kendala geografis, kurangnya sarana dan prasarana, serta partisipasi masyarakat yang belum optimal. Program terbukti efektif di wilayah dengan kader aktif dan kolaborasi lintas sektor yang kuat, seperti di Puskesmas Parenggean. Sebaliknya, wilayah seperti Bapinang menghadapi hambatan akses dan rendahnya pemahaman masyarakat. Keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh kolaborasi lintas sektor, keterlibatan masyarakat, serta kemampuan adaptasi terhadap konteks lokal. Rekomendasi meliputi peningkatan kapasitas pelaksana, pemanfaatan data lokal untuk evaluasi, dan pendekatan edukatif yang sesuai dengan budaya setempat.
Pengetahuan dan Perilaku Ibu Mengenai Pemberian Cairan Rehidrasi Oral Sebagai Penanganan Awal Diare Pada Anak Tanzil, Keith William; Tirtasari, Silviana; Novendy, Novendy
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.61780

Abstract

Diarrhea remains one of the leading health problems among children worldwide, particularly in developing countries such as Indonesia. According to WHO and UNICEF data in 2024, diarrhea causes approximately 443,832 deaths annually in children under five years old. Appropriate early management, including the administration of oral rehydration solution (ORS) and zinc supplementation, has been proven to reduce mortality and prevent severe dehydration. One area with a high burden of diarrhea cases is the working area of Teluk Naga Public Health Center, Tangerang Regency. Given the role of mothers as the primary caregivers in families, their knowledge and practices regarding early management of diarrhea are crucial to preventing serious complications. This cross-sectional study aimed to assess mothers’ knowledge and practices related to ORS administration in early diarrhea management in children. A total of 72 respondents with children under 12 years old were selected using purposive non-random sampling. Data were collected using a questionnaire comprising six knowledge questions and five practice questions. The results showed that 48.6% of respondents recognized signs of dehydration, 58.3% knew ORS is the first-line treatment for diarrhea, and 41.7% knew zinc supplementation is required. Additionally, 19.4% kept ORS at home, while 52.8% would provide sugar-salt solution if ORS was unavailable. Mothers’ knowledge and practices regarding ORS use varied widely. Continuous health education and improved access to ORS and zinc are essential to enhance early diarrhea management in children.
Rekrutmen Terbuka Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Berbasis Sistem Merit Pada Aparatur Sipil Negara Dalam Perspektif Keadilan Budiana, I Nyoman; Sabathian Poedjiarso, Benhard Okta; Joniarta, I Wayan; Nandari, Ni Putu Sawitri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.61782

Abstract

Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas dan kelancaran pemerintahan di suatu negara. Penyelenggaraan manajemen ASN di Indonesia menggunakan prinsip meritokrasi atau sistem merit. Melalui penetapan UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, di mana prinsip meritrokrasi sebagai dasar penyelenggaraan manajemen ASN. Prinsip meritokrasi adalah prinsip pengelolaan sumber daya manusia yang didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, potensi, dan kinerja, serta integritas dan moralitas yang dilaksanakan secara adil dan wajar dengan tidak membedakan latar belakang suku, ras, warna kulit, agama, asal-usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau berkebutuhan khusus. Berdasarkan Pasal 2 UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN diatur bahwa penyelenggaraan kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan asas yang salah satunya adalah keterbukaan. Asas keterbukaan adalah penyelenggaraan manajemen ASN bersifat terbuka untuk publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Asas keterbukaan juga digunakan pada seleksi jabatan pimpinan tinggi yaitu dalam mengawasi proses pelaksanaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi sebagai “perubahan besar” di dalam mewujudkan prinsip meritrokasi. Namun dalam pembobotan dalam sistem seleksi terbuka dalam pengisian Jabatan Tinggi pada ASN berpotensi terjadi subyektifitas dalam pengisian jabatan tinggi tersebut. Prinsip meritrokasi sangat erat dengan keadilan, sehingga dalam penelitian ini untuk mengkaji terpenuhi atau tidaknya sistem seleksi terbuka dalam pengisian jabatan tinggi berkenaan dengan asas-asas dalam keadilan.
Basic Obstetric Ultrasound Implementation and Maternal Trust: A Scoping Review Kholidah, Miskiyatul; Jati, Sutopo Patria; Arso, Septo Pawelas
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61786

Abstract

Maternal trust in antenatal care (ANC) influences visit adherence, acceptance of clinical recommendations, and the overall pregnancy experience. Basic obstetric ultrasonography (USG) is a core component of ANC. Objective: To map 2020–2024 evidence on the implementation of basic obstetric ultrasound and its effects on maternal trust and satisfaction. Methods: Scoping review following Arksey & O’Malley and Levac frameworks, reported with PRISMA-ScR. Searches were conducted in PubMed/PMC, Wiley/Elsevier, SpringerOpen, and curated Indonesian national journals (Google Scholar). Inclusion criteria: studies (2020–2024) on pregnant women/ANC providers with outcomes on trust, satisfaction, or knowledge–attitudes toward ultrasound. Results: Of 1,126 records, 912 remained after removing duplicates; 74 full texts were assessed, and 20 articles were included. Three themes emerged: (1) ultrasound increases perceived quality and reassurance, thereby strengthening trust; (2) operator capacity (including midwives) and communication of results shape trust—equivocal findings can provoke anxiety when communication is insufficient; (3) access to portable/handheld devices and rural services enhances acceptability and perceived reliability. Conclusion: Timely, competent, and well-communicated basic obstetric ultrasound can strengthen maternal trust in ANC. Programs should ensure operator competence, standardized result communication, and clear referral pathways.
Sistem Informasi Terpadu Sepakbola di Sleman Mustofa, Muhammad Rizqy; Wijayanto, Feri; Paputungan, Irving Vitra
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61787

Abstract

Kurangnya pusat informasi yang terintegrasi mengenai kegiatan sepakbola di Kabupaten Sleman menjadi kendala bagi masyarakat dan para pegiat sepakbola. Informasi seringkali tersebar secara parsial dari mulut ke mulut atau terbatas pada sumber berita tertentu yang hanya meliputi tim profesional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah Sistem Informasi Sepakbola Terpadu berbasis website bernama Football of Sleman (FOSE) untuk mengatasi masalah tersebut. Pengembangan sistem ini menggunakan metode waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, desian, implementasi, dan pengujian. Hasil dari penelitian ini Adalah sebah platform digital yang menyajikan beragam informasi penting seperti daftar berita terkini, profil klub sepakbola (profesional, amatir, hingga sekolah sepakbola), direktori lapangan yang ada di wilayah Sleman. Dengan adanya sistem ini, diharapkan masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi sepakbola secara terpusat, sehingga meningkatkan visibilitas klub-klub lokal dan memudahkan pengelolaan informasi bagi para pemangku kepentingan.
Analisis Yuridis Kekuatan Pembuktian dalam Putusan Pengadilan Negeri Praya Alexander, Ariel; Simarmata, Boy Gabriel Yohanes; Siadari, Dyo Ganda; Marpaung, Michelle Evelyn; Tanwijaya, Patrisia
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.61788

Abstract

Pembuktian merupakan aspek paling krusial dalam proses peradilan pidana karena menentukan keyakinan hakim dalam menjatuhkan putusan. Putusan Pengadilan Negeri Praya Nomor 126/Pid.B/2022 menjadi salah satu putusan penting yang mengadili perkara penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan kerugian mencapai Rp 11,8 miliar, sehingga menarik untuk dianalisis dari sisi kekuatan pembuktiannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis bagaimana majelis hakim menilai dan mempertimbangkan alat bukti dalam perkara tersebut serta kesesuaiannya dengan asas-asas hukum acara pidana. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan yuridis-analitis, menggunakan sumber data utama berupa salinan resmi putusan pengadilan dan sumber data sekunder berupa KUHAP, UU TPPU, literatur hukum acara pidana, serta jurnal ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis hakim telah menerapkan sistem pembuktian negatif menurut undang-undang (negatief wettelijk stelsel), dengan menggunakan keterangan saksi, alat bukti surat, bukti transfer, dan printout rekening yang saling bersesuaian untuk membentuk keyakinan. Pertimbangan hakim mencerminkan penerapan asas praduga tak bersalah, asas in dubio pro reo, asas legalitas, dan prinsip due process of law, sehingga putusan yang dijatuhkan memiliki dasar hukum yang kuat, memenuhi rasa keadilan, dan memberikan kepastian hukum bagi korban.
Analysis of After-Sales Service Quality for Hotel Smart Lock Products Using the Servqual Method and Quality Function Deployment (QFD) Sujiono, Sujiono; Krisnawati, Febrian
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61789

Abstract

The increasing demand for after-sales services for smart lock products in the hospitality sector has shown significant growth, reflecting the rising importance of smart lock technology in enhancing hotel image, safety, comfort, and guest privacy. PT. XYZ, a smart lock provider, recorded an increase in product and after-sales service issues during 2021–2023. This research aims to measure service quality using the SERVQUAL method to identify gaps between customer expectations and perceptions and to propose improvement strategies using Quality Function Deployment (QFD). A survey involving 60 respondents from various managerial positions in the hospitality industry was conducted, utilizing 15 SERVQUAL-classified attributes. The findings revealed five attributes with significant negative gaps, indicating weaknesses in the after-sales service provided. Importance-Performance Analysis identified RV3 and RL3 attributes as top priorities due to their high importance and low perceived performance. The QFD analysis revealed that proactive and routine inquiries into customer complaints and issues are the most critical improvements required, with the highest priority weight of 7,029. Active and responsive customer communication is essential for enhancing the quality of after-sales services for smart lock products in the hotel industry.
Analisis Perbandingan Bambu Utuh dan Lidi Bundle Pada Sistem Struktur Atap Bambu Aditama, I Putu Deny Surastika; Yasa, I K; Suparta, A; Wahyu, M D
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61815

Abstract

Keterbatasan bahan bangunan konvensional seperti kayu, baja, dan beton yang sering berdampak negatif terhadap lingkungan mendorong pencarian material alternatif yang lebih ramah dan berkelanjutan. Bambu menjadi salah satu pilihan karena memiliki karakteristik ringan, kuat, lentur, dan dapat diperbarui dengan cepat. Pada konstruksi umumnya, bambu utuh digunakan sebagai elemen utama atap, sedangkan lidi bundle hanya dipakai sebagai komponen tambahan. Akan tetapi, dalam penerapan terkini, lidi bundle mulai digunakan sebagai elemen utama meskipun belum ada kajian ilmiah yang mendukung kekuatannya. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perbedaan kinerja antara bambu utuh dan lidi bundle melalui simulasi numerik dengan metode elemen hingga menggunakan perangkat lunak ABAQUS. Benda uji sepanjang 760 mm dimodelkan dengan tumpuan sederhana dan beban yang menyerupai kondisi riil. Pemodelan memakai elemen solid 3D tipe C3D8R dengan properti material yang diperoleh dari hasil pengujian laboratorium. Analisis mencakup kajian statik nonlinier untuk menilai deformasi serta distribusi tegangan, dan analisis buckling untuk mengevaluasi kestabilan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa lidi bundle mampu menahan gaya maksimum sebesar 0,95 kN dengan deformasi lebih kecil, sedangkan bambu utuh hanya mencapai 0,023 kN. Temuan ini menegaskan bahwa lidi bundle memiliki performa lebih unggul dan berpotensi diaplikasikan sebagai elemen utama struktur atap bambu yang efisien, inovatif, dan ramah lingkungan.
The Influence of Patient Safety Culture, Nurse Handover Communication, and Patient Safety Knowledge on the Implementation of Safety Goals in the Inpatients at Dr. H. Seowondo Kendal Regional Hospital Aldika
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.61824

Abstract

Patient safety is a crucial indicator in healthcare services, as stipulated in Minister of Health Regulation No. 11 of 2017 through the implementation of the Six Patient Safety Targets (SKP). Implementation of the SKP still faces challenges, such as poorly documented Nurse Handover Communication (KHP), insufficient attention to medication safety, and suboptimal infection control. to analyze the influence of patient safety culture, nurse handover communication, and patient safety knowledge on the implementation of SKP in the inpatient ward of Dr. H. Soewondo Kendal Regional Hospital. This quantitative cross-sectional study used primary data. The sample consisted of 144 inpatient nurses selected through a total sampling technique. The instrument was a questionnaire with Likert and Guttman scales that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using SPSS version 26.0. Simple linear regression and Spearman correlation showed that all three independent variables had a significant partial effect on the implementation of SKP. Patient safety culture had the strongest effect, followed by nurse handover communication and patient safety knowledge. Meanwhile, the F-test analysis showed that patient safety culture, nurse handover communication, and patient safety knowledge had a significant simultaneous effect on the implementation of SKP. There is a significant influence of patient safety culture, nurse handover communication and patient safety knowledge on the implementation of patient safety targets, both partially and simultaneously.
Pelayanan Perlindungan Terhadap Perempuan Korban Praktik Pengantin Pesanan (Mail Order Brides) di Indonesia Irwanzah, Muhammad Rafi; Akturusiano, Binto; Hapsoro Wirandoko, Ignatius
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.61889

Abstract

This article discusses the experiences of woman who are victims of mail-order bride and the identification of protection services for them as a process of recovery from the violence they have experienced. This research was conducted with a descriptive method. The data were taken from literature studies and women who were victims of the practice of mail-order brides themselves. The result of this study indicate that protection service for women who are victims of mail-order brides are the most essential thing as a forum for healing and recovering from the suffering they experience during and after they become mail-order brides. The experiences of women who are victims of mail-order brides cannot be simply removed from women’s minds, so the role of Non-Government Organization (NGO) such as the Indonesian Migrant Workers’ Union (SBMI) is very helpful for women who are victims of mail-order brides who have returned and are given special services until they feel they can live their lives again. This research can contribute to society, especially knowledge related to the phenomenon of mail-order bride practices and patterns and forms of protection services for women victims of mail-order brides.

Filter by Year

2016 2026