cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 5,951 Documents
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut di Kecamatan Cakung Tahun 2022 Mania, Majidah Aqifah; Birwin, Alib; Farradika, Yoli
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.9444

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan penyakit pernafasan yang menyebabkan tingginya tingkat morbiditas dan mortalitas. Prevalensi ISPA di Indonesia pada tahun 2018 mencapai 9,3%. Kecamatan Cakung sebagai bagian dari Kota Jakarta Timur, memiliki prevalensi ISPA sebesar 6,5% di tahun 2020 dan mengalami peningkatan menjadi 7,4% di tahun 2021. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut. Penelitian ini dilakukan di wilayah Kecamatan Cakung Jakarta Timur, pada bulan November 2021 – Juni 2022. Penelitian ini menggunakan variabel dependen berupa kejadian ISPA, sedangkan variabel independen meliputi faktor demografi (usia, jenis kelamin, jenis pekerjaan, dan pengetahuan), faktor perilaku (paparan asap rokok dan penggunaan obat nyamuk bakar), serta faktor lingkungan (kepadatan hunian dan ventilasi rumah). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling untuk sampel kasus, dan teknik purposive sampling digunakan untuk penentuan sampel kontrol. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 66 orang responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi dengan instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasil penelitian ini dianalisis secara univariat dan bivariat yaitu uji chi square dan uji regresi logistik, sehingga diperoleh nilai p-value dan odds ratio dan hubungan antara faktor risiko dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut dapat diketahui. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa variabel yang mempengaruhi kejadian ISPA meliputi pengetahuan (p-value= 0,045), paparan asap rokok (p-value= 0008), dan penggunaan obat nyamuk bakar (p-value= 0,000).
Perbandingan Karakteristik dan Profil Klinis Pasien Infark Miokard Antara Usia Muda dan Usia Tua di Rumah Sakit Jantung Hasna Medika Cirebon Tahun 2023 Aulia, Azzahra Tiaranisa; Istisakinah, Rini; Nurhendriyana, Herry
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.61912

Abstract

Infark miokard merupakan kondisi ketika aliran darah ke miokardium mengalami penurunan bahkan terhenti. Infark miokard tidak hanya menyerang usia tua, tetapi juga usia muda. Terdapat perbedaan dalam faktor penyebab infark miokard antar kedua kelompok usia. Sangat penting untuk memahami perbedaan karakteristik dan profil klinisnya, yang bertujuan untuk merancang strategi awal dalam melakukan langkah pengobatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan karakteristik dan profil klinis pasien infark miokard antara usia muda dan usia tua di Rumah Sakit Jantung Hasna Medika Cirebon. Penelitian observasional analitik komparatif dengan desain cross sectional, dengan rekam medis pasien infark miokard (n=262) secara total sampling. Uji analisis meliputi Uji Chi-Square, Fisher’s Exact dan Uji Mann-Whitney. Pasien usia tua sebanyak 208 pasien (79,4%) dan usia muda sebanyak 54 pasien (20,6%). Terdapat perbedaan yang bermakna pada jenis kelamin, riwayat merokok dan indeks massa tubuh dengan p < 0,001 serta nilai eGFR dengan p = 0,014. Usia muda secara proporsional lebih banyak mengalami komplikasi dan memiliki angka kematian yang tinggi (5,6%). Terdapat perbedaan bermakna antara pasien infark miokard usia muda dan usia tua. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan klinis yang disesuaikan berdasarkan kelompok usia.
Literature Review: Virtual Reality Sebagai Media Imersif Dalam Terapi Kognitif Untuk Penanganan Stress dan Depresi Khoirunisa, Rifa; Sani, Ahmad Faisal; Masbahah, Masbahah; Rachman, Yusuf Fadlila; Haqimi, Nur Azizul
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62104

Abstract

Stres dan depresi merupakan masalah kesehatan mental yang semakin meningkat secara global, terutama pada kelompok usia produktif, dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup individu. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis penerapan Virtual Reality (VR) sebagai media imersif dalam terapi kognitif untuk penanganan stres dan depresi. Terapi kognitif, meskipun telah terbukti efektif dalam mengurangi gejala maladaptif, seringkali menghadapi kendala dalam hal aksesibilitas, motivasi pasien, dan tingkat keterlibatan dalam proses terapi. VR muncul sebagai inovasi yang menawarkan pengalaman interaktif dan lingkungan aman yang dapat meningkatkan efektivitas terapi. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 118 artikel terindeks Scopus dengan rentang publikasi 2022–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa 10 artikel mendukung efektivitas VR dalam menurunkan gejala stres dan depresi, sedangkan 8 artikel menekankan pengalaman subjektif pasien yang cenderung positif. Keunggulan utama VR adalah sifatnya yang imersif, fleksibilitas personalisasi, serta kemampuan meningkatkan keterlibatan pasien. Namun, tantangan yang ditemukan meliputi keterbatasan teknologi, biaya implementasi, dan isu kenyamanan pengguna. Faktor penentu keberhasilan penerapan meliputi kualitas perangkat, kesiapan tenaga profesional, serta motivasi dan karakteristik pasien. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa VR berpotensi besar menjadi media pendukung terapi kognitif yang menjanjikan dalam praktik klinis, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji dampak jangka panjang dan pengalaman pengguna secara lebih mendalam.
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Siswi SMA Sutomo 2 Medan Terhadap Vaksinasi HPV Lawrencia Halim, Cynthia; Kartarino, Djamin; Fadillah, Qori
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62122

Abstract

Kanker serviks merupakan masalah kesehatan utama pada perempuan dengan Human Papilloma Virus (HPV) sebagai penyebab utamanya. Vaksinasi HPV terbukti efektif hingga 100% dalam mencegah kanker serviks akibat HPV tipe 16/18, namun tingkat pengetahuan remaja mengenai HPV dan vaksinasi masih rendah. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan dan sikap siswi SMA Sutomo 2 Medan terhadap vaksinasi HPV. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan rancangan cross sectional. Sampel berjumlah 60 siswi yang memenuhi kriteria inklusi, diperoleh melalui metode sensus. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis Google Form dan dianalisis secara univariat dengan SPSS versi 27. Hasil menunjukkan mayoritas siswi memiliki pengetahuan kategori sedang (51,7%), sedangkan 31,7% memiliki pengetahuan tinggi dan 16,7% rendah. Sikap terhadap vaksinasi HPV cenderung positif, dengan 43,3% responden sangat setuju bahwa vaksin penting dilakukan. Meski demikian, hanya 10% siswi yang telah divaksinasi, sementara 57,4% siswi yang belum divaksin menyatakan niat untuk menerima vaksin. Temuan ini menunjukkan adanya peluang peningkatan cakupan vaksinasi melalui edukasi yang lebih intensif, penyediaan informasi yang mudah diakses, serta dukungan kebijakan untuk memperluas akses vaksinasi.
Hubungan Antara Pengetahuan dan Sikap dengan Upaya Pencegahan Penyakit Tuberkulosis pada Masyarakat Kelurahan Mustikajaya Kota Bekasi Tahun 2022 Agma, Syauqi Muzhaffar; Alnur, Rony Darmawansyah; A’yuni, Elia Nur
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62240

Abstract

Penyakit tuberkulosis merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Pada tahun 2020, Indonesia menjadi negara kedua dengan jumlah kasus tuberkulosis terbanyak di dunia. Kelurahan Mustikajaya Kota Bekasi mencatat kasus tuberkulosis tertinggi selama tiga tahun berturut-turut (2017-2019). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan upaya pencegahan penyakit tuberkulosis pada masyarakat Kelurahan Mustikajaya Kota Bekasi tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 108 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki hubungan signifikan dengan upaya pencegahan penyakit tuberkulosis (p value = 0,027; PR = 1,645; 95% CI: 1,142-2,370). Sikap juga memiliki hubungan signifikan dengan upaya pencegahan penyakit tuberkulosis (p value = 0,022; PR = 1,650; 95% CI: 1,100-2,474). Responden dengan pengetahuan baik cenderung melakukan upaya pencegahan 1,645 kali lebih baik dibandingkan responden dengan pengetahuan kurang. Responden dengan sikap positif cenderung melakukan upaya pencegahan 1,650 kali lebih baik dibandingkan responden dengan sikap negatif. Disarankan agar masyarakat meningkatkan kesadaran dalam memperoleh informasi terkait penyakit tuberkulosis melalui edukasi dan promosi kesehatan yang berkelanjutan.
Prioritas Pemilihan Tipe Fondasi Jembatan Gantung Cubancer Menggunakan Metode AHP dan Topsis Tampubolon, Gustav Reynold; Mulia, Ahmad Perwira; Raphita Hasibua, Gina Cynthia; Bakara, Ricky
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62242

Abstract

Dalam konteks perencanaan jembatan, tantangan yang dihadapi dalam pemilihan fondasi yang tepat menjadi faktor krusial untuk memastikan keselamatan dan keberlanjutan struktur. Dalam prosesnya, umumnya pembangunan jembatan memiliki permasalahan teknis dan nonteknis. Permasalahan nonteknis tersebut dapat jumpai seperti ketersediaan material, aksesibilitas, dan kemudahan pengerjaan. Jembatan gantung Cubancer, sebagai salah satu jenis jembatan yang kompleks, memerlukan pendekatan yang sistematis dalam menentukan fondasi yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bobot kriteria dalam perencanaan jembatan dan menentukan prioritas alternatif desain fondasi jembatan gantung Cubancer menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Metodologi yang digunakan meliputi pengumpulan data primer melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden yang berpengalaman dalam perencanaan dan pelaksanaan jembatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kriteria konstruksi memiliki bobot tertinggi (0,488) dalam metode AHP, sedangkan dalam metode TOPSIS, biaya pelaksanaan dan waktu pelaksanaan memiliki nilai kepentingan tertinggi (4,778). Prioritas alternatif desain fondasi jembatan menunjukkan bahwa fondasi langsung adalah pilihan terbaik dengan skor AHP sebesar 4,204 dan skor TOPSIS sebesar 0,867. Penggunaan metode AHP dan TOPSIS dapat memberikan keputusan yang lebih objektif dan tepat dalam pemilihan fondasi jembatan.
Hubungan Antara Kemampuan Refleksi Diri Dan Motivasi Belajar Dengan Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati Pertaminingrum, Diah; Rahadiani, Ouve; Budiman, Pahmi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.61616

Abstract

Latar Belakang: Prokrastinasi merupakan kecenderungan menunda dalam memulai atau menyelesaikan tugas yang dipengaruhi oleh kurangnya motivasi dan kemampuan refleksi diri. Motivasi dapat menjadi pendorong individu untuk mencapai tujuan akademis. Mahasiswa dapat mengenali kelemahan, kekuatan diri, merencanakan tindakan dan memperbaikinya. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kemampuan refleksi diri dan motivasi belajar dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang melibatkan mahasiswa tingkat 1-4 dengan jumlah sampel 258 mahasiswa dan dipilih menggunakan metode stratified random sampling. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji hipotesis Spearman. Hasil: Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati memiliki kemampuan refleksi diri cukup sebanyak 68.2%, motivasi belajar tinggi sebanyak 60.9% dan prokrastinasi akademik sebanyak 58.1%. Hasil uji spearman menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan (p-value= 0.00) dengan korelasi lemah dan arah korelasi negatif antara kemampuan refleksi diri (r= -0.245) dan motivasi belajar (r= -0.215) dengan prokrastinasi akademik. Simpulan : Terdapat hubungan antara kemampuan refleksi diri dan motivasi belajar dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati.
Hubungan Kualitas Hidup Pengasuh Terhadap Kemandirian Dan Loneliness Geriatri Di Rsud Waled Permatasari, Shinta Dwi; Gunawan, Irene; Suwarno, Hermansyah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.61943

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan jumlah lansia setiap tahun menimbulkan tantangan fisik dan psikologis, seperti menurunnya fungsi tubuh, kemandirian, dan meningkatnya risiko kesepian. Caregiver berperan penting dalam mendukung lansia, namun kualitas hidup mereka turut memengaruhi efektivitas perawatan. Kualitas hidup pengasuh yang rendah dapat berdampak pada menurunnya kemandirian dan meningkatnya kesepian pada lansia. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kualitas hidup pengasuh dengan kemandirian dan loneliness geriatri di RSUD Waled. Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian terdiri dari 66 pasangan pengasuh dan geriatri yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF, ADL (Barthel Index), dan UCLA Loneliness Scale Version 3. Analisis dilakukan dengan uji korelasi Spearman. Hasil: Sebagian besar pengasuh memiliki kualitas hidup cukup baik (78,8%). Sebagian besar geriatri termasuk kategori mandiri (66,7%) dan mengalami kesepian rendah (97%). Terdapat hubungan signifikan antara kualitas hidup pengasuh dengan kemandirian geriatri (r = 0,579; p = 0,000), serta hubungan signifikan antara kualitas hidup pengasuh dengan loneliness geriatri (r = 0,341; p = 0,005). Kesimpulan: Kualitas hidup pengasuh berhubungan positif dengan tingkat kemandirian geriatri dan negatif terhadap tingkat loneliness geriatri. Intervensi terhadap kesejahteraan pengasuh dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.
Diagnosis Komunitas Dalam Upaya Menstabilkan Angka Kunjungan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Desa Kresek, Kabupaten Tangerang Laura, Gabrielle; Rahmawati, Eny; Saloko, Glenn Javier Dannari; Catherine, Michelle; Ferdianto, Ferdianto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62072

Abstract

Based on the 2023 Indonesian Health Survey, the prevalence of Diabetes Mellitus (DM) in the population aged ≥15 years reached 11.7%. In Tangerang Regency, the prevalence of DM reached 1.9%. In 2024, 1,940 visits were recorded in 10 villages in the Kresek Health Center's working area, with Kresek Village having the highest (471 visits, 24.3%). Visits increased from 117 (6.0%) in February to 217 (11.2%) in November, then decreased to 167 (8.6%) in December. Stabilize the number of Type 2 DM visits in the Kresek Health Center work area by increasing public understanding of diabetes and encouraging awareness of the importance of routine blood sugar checks. Community diagnosis uses the Blum paradigm for problem identification, the non-scoring technique (Delphi) method for problem prioritization, and fishbone diagrams for root cause problems. Interventions were carried out through counseling and fasting blood sugar (GDP) checks, with evaluation using pre-tests and post-tests. The increase in participants' knowledge from pre-test to post-test was 76.3% (23 out of 30 participants achieved a score of ≥70). The GDP examination found 3 people with results of ≥126 mg/dL who were referred for follow-up examination. The intervention succeeded in increasing public knowledge about DM and awareness of the importance of routine blood sugar checks at health centers to stabilize the number of visits.
Petrophysical Analysis and Hydrocarbon Potential in Low Resistivity Sandstone Reservoirs in Kutai Basin, East Kalimantan Correia, Pascoal; Astuti, Bernadeta S.; Pambudi, Setyo
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62099

Abstract

The low-resistivity sandstone reservoir in the Kutai Basin presents challenges in petrophysical evaluation and hydrocarbon exploration optimization. This study aims to analyze petrophysical characteristics, identify factors that cause low resistivity, and examine the potential of hydrocarbons in sandstone reservoirs. The method used is a quantitative approach with secondary data analysis in the form of well logs, rock core data, geological data, and seismic data. The analysis was carried out through lithological characterization, shaly sand evaluation, calculation of petrophysical parameters (porosity, permeability, water saturation, resistivity), and reservoir modeling. The results showed that the prospect formation was at a depth of 2,432–4,910 ft subsea with a net thickness of 3–36 ft, a porosity value of 0.125, Vclay 40%, and a Sw of 0.2. This data allows the calculation of OOIP (Original Oil in Place) as an estimate of hydrocarbon potential. The findings indicate that low resistivity is mainly influenced by clay content and water saturation, thus requiring a multi-log evaluation approach (density, neutron, sonic, gamma ray, and Rt) validated with core data. This research is expected to contribute to improving the accuracy of reserve assessment, exploration efficiency, and the development of low-resistivity reservoir interpretation technology.

Filter by Year

2016 2025