cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 5,951 Documents
Social Media Campaign Jasa Raharja Kabupaten Purwakarta dalam Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Lalu Lintas Melalui Instagram Hermanto, Fairuz Sadad; Deslia, Iva Fikrani
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62517

Abstract

Penelitian ini menganalisis kampanye media sosial Jasa Raharja Kabupaten Purwakarta dalam meningkatkan kesadaran keselamatan lalu lintas melalui Instagram. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya angka kecelakaan di Purwakarta, terutama yang melibatkan pengendara muda, sehingga diperlukan upaya edukasi preventif. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi konten Instagram, serta dokumentasi digital. Analisis didasarkan pada The Social Media Four-Step Model dari Carolyn Mae Kim yang mencakup Listening, Strategic Design, Implementation & Monitoring, dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jasa Raharja telah menjalankan kampanye secara strategis melalui identifikasi kebutuhan audiens, perancangan konten visual persuasif, konsistensi unggahan, serta evaluasi berbasis engagement. Penelitian ini menegaskan pentingnya kampanye digital bagi lembaga public.
Pengaruh Lingkungan Sansevieria sp. (Lidah Mertua) pada Performa Solar Modul yang terintegrasi Heatsink Letik, Markus D.; Gah, Ade Manu; Pattiwaellapia , Mathias M.
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62520

Abstract

Selain radiasi, temperature merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi performa dari sebuah solar panel. Meningkatnya temperature sangat berpengaruh pada menurunnya tegangan solar panel yang berdampak pada menurunnya daya luaran panel, walaupun pada saat yang sama, kenaikan temperature ini dapat menyebabkan kenaikan arus secara partial. Beberapa penelitian telah dikembangkan untuk mengontrol pengaruh temperatur pada performa Panel PV, seperti penggunaan heatsink di bawah panel untuk mengalirkan udara, perendaman panel dalam air, pengaliran air pada permukaan panel, pelapisan panel dengan film warna ataupun blocking film. Hasil penelitian-penelitian tersebut menunjukkan kenaikan yang cukup baik pada luaran daya panel maupun effisiensinya (15%-30%) dengan kenaikan tertinggi adalah pada penggunaan heatsink. Selain pengontrolan suhu pada panel, penelitian sebelumnya juga telah dilakukan untuk mengontrol suhu pada lingkungan seperti menempatkan vegetasi seperti tanaman evapotranspirasi (Oscimum Sanctum atau Tulsi dan Peppermint atau Pudina) dibawah atau disekitar solar panel. Hasil menunjukkan bahwa terjadi kenaikan effisiensi panel 1,2-2% untuk kontribusi vegetasi. Sanseveria sp. (Lidah Mertua) merupakan salah satu tanaman yang telah digunakan untuk menghasilkan sirkulasi udara yang baik untuk ruangan maupun lingkungan sekitar. Kemampuan menghasilkan sirkulasi udara yang baik ini disebabkan karena Sansevieria sp. mempunyai mengandung bahan aktif pregnane glikosid yang berfungsi mereduksi polutan yang dapat menyebabkan terperangkapnya panas diudara. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian terhadap pengaruh hasil pengontrolan suhu lingkungan dengan menggunakan Sansevieria sp pada kinerja solar panel yang sudah dilengkapi dengan heatsink. Hasil penelitian menyatakan bahwa penambahan Sansevierie Sp. dibawah panel menyebabkan terjadinya penurunan suhu panel yang berdampak pada peningkatan tegangan output (Voc dan Vmp) dan berkontribusi pada peningkatan daya maksimal. Dengan penambahan Sansevierie Sp., terjadi peningkatan effisiensi panel sekitar 0,8%-1%.
Potensi Energi PLTS Type Hybrid sebagai Tambahan Pasokan Kebutuhan Energi Listrik pada Bengkel Listrik Politeknik Nengeri Kupang A, Sulaiman; Seda, Fransiskus; Letik, Markus Daud; Syarif, Zilman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62521

Abstract

Panel surya merupakan teknologi pembangkit listrik tenaga surya yang semakin berkembang sebagai solusi energi terbarukan, kususnya didaerah perkotaan, Industri,pusat bisnis dan bangunan komersial lainnya yang sumber pemakaian energi listrik berasal dari PLN. hal ini menjadi petimbangan secara kusus bagi pembisni untuk memilih dan menentukan sumber pembangkit energi listrik mampu mengitegrasikan dua sumber energi listrik yaknik system PLTS tipe Hybrid. sistem pembangkit ini bisa menjadi sebagai penggunaan secara kontinyu dan bisa untuk sebagai Back up. Tantangan utama dalam implementasi teknologi ini meliputi pemahaman masyarakat diderah perkotaan, biaya instalasi yang tinggi, serta pengaruh kondisi lingkungan terhadap kinerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan efisiensi panel surya tipe Hybrid dalam menghasilkan energi listrik serta mengevaluasi faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi performanya. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan analisis yang tidak hanya mempertimbangkan intensitas cahaya matahari dan jenis panel surya, tetapi juga aspek geografis dan sosial-ekonomi masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan eksperimen dengan melakukan pengujian langsung terhadap sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) tipe Hybrid berkapasitas 200 x 2 WP yang dipasang pada bengkel listri. Data diperoleh melalui observasi, pengukuran teknis, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan tertinggi yang dihasilkan panel surya adalah 18 volt pada kondisi cuaca cerah, sedangkan pada saat mendung mengalami penurunan menjadi 17,5 volt. Pada pengujian beban maksimum, daya listrik yang dihasilkan tetap dapat menyuplai kebutuhan bengkel listrik meskipun terjadi penurunan tegangan. Kesimpulannya, sistem PLTS Hybrid berkapasitas 200 x 2 WP dapat menjadi solusi energi yang efektif mampu Mengatasi pengurangan pemakaian energi sumber dari PLNl sebesar 214 watt dengan tingak persesnate sebesar 0,36%, namun diperlukan manajemen beban yang optimal agar efisiensi penggunaan daya tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pasokan energi listrik pada bengkel listrik, dengan penggunaan secara kontinyu, sehingga ada penurun penggunaan daya listrik pada bengkel yang sumber energi listrik dari PLN. Penelitian ini bisa dilakukan penelitian selanjutnya yakni penerapan PLTS tipe hybrid menjadi sumber energi mandiri untuk membantu penerangan pada bengkel listrik
Strategi Penguatan Kerja Sama Trimatra Terpadu Tni Untuk Mencegah Kejahatan Non Tradisional Lintas Negara Safrudin, Muhammad Nur; Harsono, Gentio; Subiantoro , Yudi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62523

Abstract

The increasingly dynamic global strategic environment has generated various forms of non-traditional transnational threats, such as narcotics trafficking, human trafficking, cybercrime, and maritime terrorism. This situation requires the Indonesian National Armed Forces (TNI) to strengthen synergy and enhance the effectiveness of Tri-Service cooperation in responding to threats that are multidimensional and cross-domain in nature. However, the implementation of Integrated Tri-Service Cooperation still encounters a number of challenges, particularly in the aspects of command structure, system interoperability, organizational culture, and resource support. This study aims to formulate effective, integrated, and sustainable strategies to strengthen TNI Tri-Service cooperation in preventing non-traditional transnational crimes. The research employs a quasi-quantitative approach by combining Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) analysis to formulate strategies, followed by the Analytical Hierarchy Process (AHP) to determine strategic priorities. The findings of this study highlight four key points. First, five major inhibiting factors were identified: limited interoperability, the absence of a permanent joint command structure, sectoral ego and differing organizational cultures, weak regulatory and legal authority, and limitations in budget and logistics. Second, six priority strategies were formulated: strengthening cross-service C4ISR systems, fostering a collaborative work culture and joint discipline, developing a Joint Command Information System (JCIS), establishing a permanent Joint Training Center (JTC), forming a permanent Tri-Service joint command structure, and developing a digital-based joint logistics system. Third, the priority ranking of these strategies is: strengthening cross-service C4ISR systems (0.261), forming a permanent Tri-Service joint command structure (0.174), developing JCIS (0.174), developing a digital joint logistics system (0.147), establishing a permanent JTC (0.134), and fostering collaborative work culture and joint discipline (0.109). Fourth, this study establishes a comprehensive and adaptive strategic model in which the integration of C4ISR–JCIS systems serves as the core of interoperability, strengthened by a permanent command structure, digital joint logistics, and a cross-service collaborative culture as the foundation for sustainable TNI synergy.
Hubungan Antara Skor Intracerebral Hemorragahe (ICH) dengan Mortalitas Pasien Perdarahan Intracerebral di RSU Royal Prima Medan Sari, Dian Puspita; Harahap, Alvin Abrar; Bangun, Primta
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62527

Abstract

Intracerebral hemorrhage (ICH) is a form of hemorrhagic stroke with a high mortality rate. Assessment of severity using the ICH score is crucial for predicting prognosis and determining patient treatment priorities in hospitals. This study aims to determine the distribution of ICH patients based on the Glasgow Coma Scale (GCS) score, ICH volume, the presence of intraventricular hemorrhage (IVH), age, and location of the hemorrhage, and to analyze the relationship between ICH scores and patient mortality at Royal Prima Medan Hospital. This study used an observational-analytical design with a cross-sectional approach. The study population was all patients diagnosed with ICH during the study period, while a sample of 96 patients was obtained using the Lameshow formula. Data were collected through medical records and analyzed univariately and bivariately using the Chi-Square test. The results showed that most patients had a mild GCS score (53.1%), mild ICH volume (33.3%), and no intraventricular hemorrhage (52.1%). The largest age group was >60 years (56.3%), with the most common bleeding location being the right parietal (13.5%). The mortality rate reached 50%. Statistical tests showed no significant association between ICH score and mortality (p = 0.101), although clinically there was a trend towards an increased risk of death as the ICH score increased. Most patients presented with mild clinical conditions, but mortality remained high in more severe ICH scores. This study recommends improved early detection, more comprehensive radiological recording, and routine application of the ICH score as a prognostic tool in the management of patients with intracerebral hemorrhage.
Spinal Teknik Paramedian pada Pasien Tetanus dengan Trismus Berat dan Ankylosing Spondylitis: Sebuah Case Report Kurniawan, Prima Artya; Soraya, Aristi Intan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i12.62539

Abstract

Manajemen anestesi pada pasien tetanus menghadirkan tantangan jalan napas sulit (difficult airway) akibat trismus berat, menjadikan anestesi umum (GA) berisiko tinggi. Anestesi regional (RA) adalah alternatif, namun bisa menjadi sangat sulit jika pasien memiliki komorbiditas Ankylosing Spondylitis (AS) dengan gambaran bamboo spine yang menutup akses neuraksial. Laporan ini menyajikan manajemen anestesi pada kasus langka dengan tantangan ganda tersebut. Seorang pria 67 tahun dengan Tetanus Generalisata Grade 1 (trismus 1 cm) dan temuan insidental bamboo spine akibat Ankylosing Spondilytis dijadwalkan untuk amputasi transtibial. Karena risiko GA yang tinggi dan prediksi kesulitan akses median, anestesi spinal dilakukan menggunakan teknik paramedian berbasis landmark (non-USG) pada level L3-L4. Tusukan berhasil pada percobaan pertama, menggunakan Bupivacaine 0.5% heavy 12.5 mg dan Morfin 100 mcg. Blok sensorik T10 tercapai dengan hemodinamik yang sangat stabil selama 75 menit operasi. Analgesia pasca operasi dikelola secara multimodal. Anestesi spinal dengan teknik paramedian adalah strategi yang aman, efektif, dan dapat diandalkan untuk mengatasi tantangan ganda trismus berat dan bamboo spine. Penguasaan teknik ini sangat fundamental, terutama ketika fasilitas (seperti USG) terbatas.
Evidence Mapping of Low Birth Weight and Stunting Association: A Holistic Scoping Review (2022–2024) Ardiyanto, Muhammad Abim Aufarizqi; Setiawan, Komang Hendra; Pasek, Made Suadnyani
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62540

Abstract

Stunting and low birth weight (LBW) are significant public health challenges that have a global impact on infant development. It is imperative to comprehend the correlation between LBW defined as a birth weight below 2,500 grams and subsequent stunting in order to develop targeted interventions that enhance the health outcomes of children. The objective of this scoping review was to systematically map and integrate the findings regarding the association between stunting incidence in children under five and LBW, utilizing literature published between 2022 and 2024. We conducted a search of PubMed, Scopus, Google Scholar, and SciSpace from January 2022 to October 2024 in accordance with PRISMA-ScR guidelines. A particular emphasis was placed on Indonesian journals that were ranked Sinta. The criteria were satisfied by twenty-seven studies, which included meta-analyses, systematic reviews, case-control studies, facility base studies, and national surveys. Meta-analytic data indicated that the likelihood of stunting was 2.19-2.42 times higher in children who were underweight 2.19 to 2.42 (95% CI: 1.77-3.15).. National survey analyses from Bangladesh, India, and Zambia confirm this association with adjusted odds ratios between 1.19 and 3.24. Facility-based studies report even stronger associations (OR: 10.9, 95% CI: 5.85-20.30). The relation was consistently supported by Indonesian studies, with odds ratios ranging from 1.76 to 3.95. Integrated interventions addressing maternal nutrition, antenatal care quality, and early childhood nutrition are essential for breaking the cycle of intergenerational malnutrition.
Model Keamanan Bersama Antara TNI Al, Polri dan Bakamla Untuk Menjaga Perekonomian di Perbatasan Laut Indonesia Malaysia Handoyo, Wuri; Adiwijaya, Achmad Jaka Santos; Nurwati, Nurwati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i12.62546

Abstract

The security of the Indonesia-Malaysia maritime border by the Indonesian Navy, the Indonesian National Police, and Bakamla faces various problems that impact the economy. These problems include a lack of inter-agency coordination, differences in mandates and operational cultures, and challenges in law enforcement. Some of these problems include the Indonesian Navy, the Indonesian National Police, and Bakamla having different duties and authorities, but often operating in the same area. This lack of coordination and effective communication can lead to overlapping or even clashes in the execution of duties, ultimately reducing security effectiveness. The objectives of this study include: to identify and analyze the institutional regulatory aspects of the Indonesian Navy, the Indonesian National Police, and Bakamla in safeguarding the economy on the current Indonesia-Malaysia maritime border. To identify and analyze the policy framework and joint security model between the Indonesian Navy, the Indonesian National Police, and Bakamla to safeguard the economy on the Indonesia-Malaysia maritime border. The research method used is a normative juridical research method, namely law is conceptualized as norms, rules, principles or dogmas. The results of the study revealed that the institutional regulatory aspects between the Indonesian Navy, the Indonesian National Police, and Bakamla to maintain the economy on the Indonesian-Malaysian maritime border currently involve a harmonious division of roles, where the Indonesian Navy focuses on defense and maintaining state sovereignty, the Indonesian National Police is tasked with maintaining public security and order, while Bakamla is specifically tasked with security patrols and law enforcement at sea. Existing regulations underlie clear collaboration to prevent economic threats such as illegal fishing and smuggling. The conclusion of the study shows that the policy framework and security model between the Indonesian Navy, the Indonesian National Police, and Bakamla to maintain the economy on the Indonesian-Malaysian maritime border is a synergistic and integrated division of roles to maintain sovereignty and the economy. The Indonesian Navy focuses on maritime defense and sovereignty of maritime areas, the Indonesian National Police is tasked with law enforcement and maintaining civil order in the waters, while Bakamla acts as a coordinator and law enforcer in Indonesian maritime areas, including the borders. This model is an application of a universal national defense system, where these three institutions work together in an integrated, directed, and sustainable manner.
The Role of the Notary in Increasing Tax Compliance Done by Taxpayers During Tax Planning Aulia, Dewi Monica
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62557

Abstract

Most individuals would like to refrain from paying too much tax. Whilst governments need tax as revenue to help run its government. Tax Planning enters the realm. How to pay as minimum tax as possible without violating laws. With the emergence of a more globalized economy, and players transgressing across borders, along comes a variety of categories such as transfer pricing, the categorization of a permanent establishment, the determination of the utmost beneficial owner over a number of companies, taxable income on athletes and musicians obtained in other countries other than his/her country of residence and overall income and profits of a multinational enterprise. Implications may arise when a company is operating in one country, and reporting its profits for tax income purposes in another country. A country may feel at a loss when it is not receiving the revenue it is expecting from a company operating in its country because the company is reporting its profits in another country where the income tax rates are lower. Then comes the question, to what extent could a notary in Indonesia have in reminding and increasing compliance by taxpayers when they are at the notary’s office establishing a company with the purpose of tax planning.
Strategi Optimalisasi Implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa (Studi Kasus Di Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor) Falufi, Reza; Hadi Rivai, Firman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62563

Abstract

Hasil kajian ICW yang memetakan kasus korupsi di 34 provinsi, termasuk seluruh kabupaten dan kota serta tingkat nasional, menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat menempati posisi kedua dengan 33 kasus, dengan kepala desa sebagai aktor yang paling dominan terlibat (ICW, 2023). Kabupaten Bogor menjadi daerah dengan pendapatan desa tertinggi pada tahun anggaran 2023 dan 2024. Semakin besar anggaran desa, semakin penting kompetensi kepala desa dan perangkat desa dalam perencanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan desa. Penelitian ini dilakukan di Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, dengan metode wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan Desa Situsari dari tahap perencanaan hingga pertanggungjawaban belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan dalam Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Untuk mengoptimalkan implementasi permendagri tersebut, berbagai strategi diterapkan, antara lain penerbitan Peraturan Bupati Bogor tentang Pengelolaan Keuangan Desa yang berpedoman pada Permendagri 20/2018, pengembangan mekanisme komunikasi formal melalui forum koordinasi rutin antara Pemerintah Desa Situsari dan Badan Permusyawaratan Desa, serta penyelenggaraan bimbingan teknis bagi BPD dan kaur keuangan untuk meningkatkan kapasitas pengawasan serta operasional Siskeudes. Selain itu, diberikan tunjangan kinerja berbasis capaian bagi kepala desa dan perangkat desa, dilakukan penegasan kembali tugas dan fungsi sesuai regulasi melalui pembinaan camat, serta diperkuat fungsi koordinatif sekretaris desa sebagai koordinator pelaksana pengelolaan keuangan. Upaya lainnya adalah memperkuat hubungan kerja yang sinergis dan berbasis kemitraan antara Kepala Desa Situsari dan BPD Situsari.

Filter by Year

2016 2025