cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 26158574     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan [e-ISSN 2615-8574] was first published in 2018 by the Department of Educational Administration Faculty of Education State University of Malang. Published four times a year, March, June, September, and December. We accept research articles within the scope of the study of educational administration and educational management.
Arjuna Subject : -
Articles 441 Documents
MENUMBUHKAN KEPEMIMPINAN SISWA MELALUI KEGIATAN LITERASI Riana Fathonatul Qoidah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh kegiatan literasi terhadap pengembangan kepemimpinan siswa di sekolah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi di beberapa sekolah yang menerapkan program literasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi, seperti membaca bersama, diskusi kelompok, dan penulisan kreatif, memiliki dampak positif dalam meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, dan keterampilan berpikir kritis siswa. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kolaborasi dan inisiatif siswa, serta meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekolah. Temuan ini menunjukkan pentingnya integrasi kegiatan literasi dalam kurikulum pendidikan untuk membentuk siswa menjadi pemimpin yang aktif dan bertanggung jawab di masa depan.Kata kunci: Letakkan 3-5 kata kunci Anda di sini; kata kunci dipisahkan dengan tanda titik koma
Manajemen Konflik pada Lembaga Pendidikan: Studi Kasus Pada SMP Negeri di Kota Makassar Amin Nurfitra Mattayang; Kamaruddin Hasan; Muhammad Ardiansyah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyse the dynamics of conflict and conflict management strategies in educational settings, focusing on interactions between teachers at a public junior high school in Makassar City. The specific objectives of this study are to identify the forms and causes of conflict, and to analyse conflict resolution strategies based on Louis R. Pondy's organisational conflict theory and Thomas–Kilmann's conflict management model. This study uses a qualitative approach with a case study type. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation studies. Data analysis was conducted using Miles and Huberman's interactive model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that conflicts in the school environment were latent and interpersonal, triggered by differences in views between senior and junior teachers, communication styles, and an imbalance in the division of tasks and responsibilities. The most commonly used conflict management strategies are compromise and accommodation, with the aim of maintaining harmony and stability in working relationships. However, these strategies tend to be short-term because they do not address the root causes of the conflict. In conclusion, effective conflict management in educational institutions requires a more participatory, open, and organisation-learning-oriented approach so that conflicts can be managed constructively and contribute to improving teacher performance and overall education quality. Keywords: conflict management, resolution strategies, teachers, educational institutions. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika konflik dan strategi manajemen konflik di lingkungan pendidikan, dengan fokus pada interaksi antar guru di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kota Makassar. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk dan faktor penyebab konflik, serta menganalisis strategi penyelesaiannya berdasarkan teori konflik organisasi Louis R. Pondy dan model manajemen konflik Thomas–Kilmann. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik di lingkungan sekolah bersifat laten dan interpersonal, yang dipicu oleh perbedaan pandangan antara guru senior dan junior, gaya komunikasi, serta pembagian tugas dan tanggung jawab yang tidak seimbang. Strategi manajemen konflik yang paling sering digunakan adalah kompromi dan akomodasi, dengan tujuan menjaga keharmonisan dan stabilitas hubungan kerja. Namun, strategi tersebut cenderung bersifat jangka pendek karena belum menyentuh akar permasalahan yang mendasari konflik. Kesimpulannya, manajemen konflik yang efektif di lembaga pendidikan memerlukan pendekatan yang lebih partisipatif, terbuka dan berorientasi pada pembelajaran organisasi agar konflik dapat dikelola secara konstruktif dan berkontribusi terhadap peningkatan kinerja guru serta kualitas pendidikan secara keseluruhan. Kata kunci: Manajemen konflik, strategi penyelesaian, guru, lembaga pendidikan.
Model Pengembangan Profesional Guru (Studi Multi Situs Di SMA Negeri 1 Palangka Raya Dan Sma Negeri 4 Palangka Raya) Eka Mutmainnah; Ahmad Suriansyah; Aslamiah Aslamiah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Teacher professionalism is a fundamental factor in human resource development, because the quality of education delivered by competent educators contributes directly to the formation of individuals with integrity, knowledge, and adequate skills to face future dynamics and challenges. Based on the results of initial observations, human resource development through teacher professional training is running well through a designed teacher professional development program and transformational leadership roles at SMA Negeri 1 Palangka Raya and SMA Negeri 4 Palangka Raya. This study aims to examine the professional development model that has been carried out at SMA Negeri 1 Palangka Raya and SMA Negeri 4 Palangka Raya. Data collection through interviews, observations and document studies, was analyzed using the Miles & Huberman model through single-site data analysis and cross-site data analysis. The results of the study show that the development strategy designed by this school is effective in responding to the real needs of teachers and providing space for exploration of teaching practices. Teacher involvement appears as a result and condition for the implementation of a meaningful teacher professional development strategy. The results of the study show that transformational leadership has an important role in shaping relevant and adaptive strategies, thus having a direct impact on the success of teacher professional development. This shows that the quality of the principal's leadership, especially in terms of effective communication, appreciation, and support for individual development, is an interrelated factor with the involvement of teachers in the process. It is also recommended that the development of professional teachers be made a sustainable program. This research also opens up space for further research to understand the development of professional teachers in more depth. Keywords: Teacher Professional Development; Teacher Engagement; Instructional Leadership. Abstrak: Profesionalisme guru merupakan faktor fundamental dalam pengembangan sumber daya manusia, karena kualitas pendidikan yang disampaikan oleh tenaga pendidik yang kompeten berkontribusi langsung pada pembentukan individu yang berintegritas, berpengetahuan luas, serta memiliki keterampilan yang memadai untuk menghadapi dinamika dan tantangan masa depan. Berdasarkan hasil observasi awal, pengembangan SDM melalui pelatihan profesional guru yang berjalan dengan baik melalui program pengembangan profesional guru yang dirancang dan peran kepemimpinan transformasional di SMA Negeri 1 Palangka Raya dan SMA Negeri 4 Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah model pengembangan profesional yang sudah dilakukan di SMA Negeri 1 Palangka Raya dan SMA Negeri 4 Palangka Raya. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumen, dianalisis menggunakan model Miles & Huberman melalui analisis data satu situs dan analisis data lintas situs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan yang dirancang oleh sekolah ini efektif dalam merespon kebutuhan nyata guru dan memberi ruang eksplorasi praktik mengajar. Keterlibatan guru muncul sebagai hasil dan syarat berjalannya strategi pengembangan profesional guru yang bermakna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki peran penting dalam membentuk strategi yang relevan dan adaptif, sehingga berdampak langsung pada keberhasilan pengembangan profesional guru. Hal ini memperlihatkan bahwa kualitas kepemimpinan kepala sekolah, khususnya dalam hal komunikasi yang efektif, pemberian apresiasi, serta dukungan terhadap pengembangan individu, menjadi faktor yang saling terkait dengan keterlibatan guru dalam proses tersebut. Disarankan pula agar pengembangan guru professional dijadikan program yang berkelanjutan. Penelitian ini juga membuka ruang bagi penelitian selanjutnya untuk memahami pengembangan guru professional secara lebih mendalam. Kata kunci: Pengembangan Profesional Guru; Keterlibatan Guru; Kepemimpinan Instruksional.
Analisis Kepemimpinan Instruksional Guru dan Pengelolaan Media Pembelajaran Terhadap Penguatan Karakter Siswa Dimediasi Oleh Motivasi Siswa Moch Solihin; Dedy Achmad Kurniady; Nurdin Nurdin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to test an empirical model of the influence of Teacher Instructional Leadership (KIG) and Learning Media Management (PMP) on Student Character Strengthening (PKS), mediated by Student Motivation (MS), at the elementary school level. The method used is quantitative with a Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) approach using SmartPLS 4.0. Data was collected through questionnaires from elementary school students. The results indicate that KIG and PMP have no significant direct influence on PKS. However, PMP has a very strong influence on MS (path coefficient 0.726; p=0.000) , and MS has a very strong influence on PKS (path coefficient 0.734; p=0.000). The influence of KIG on MS is significant, but categorized as small. Overall, Student Motivation is proven to be the key mediator, connecting KIG and PMP with PKS. The model exhibits very strong predictive power (R-Square PKS = 0.776). It is concluded that character strengthening is most effectively achieved through increasing students' internal motivation, with the management of interactive learning media being the most dominant factor. It is suggested that teachers optimize interactive learning media and implement instructional approaches focused on building students' intrinsic motivation. Keywords: Teacher Instructional Leadership, Learning Media Management, Student Motivation, Character Strengthening, PLS-SEM. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menguji model empiris pengaruh Kepemimpinan Instruksional Guru (KIG) dan Pengelolaan Media Pembelajaran (PMP) terhadap Penguatan Karakter Siswa (PKS), dimediasi oleh Motivasi Siswa (MS), pada jenjang sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4.0. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari siswa sekolah dasar. Hasil menunjukkan bahwa KIG dan PMP tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap PKS. Namun, PMP memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap MS (jalur koefisien 0,726; p=0,000) , dan MS memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap PKS (jalur koefisien 0,734; p=0,000). Pengaruh KIG terhadap MS adalah signifikan, namun tergolong kecil. Secara keseluruhan, Motivasi Siswa terbukti menjadi mediator kunci, menghubungkan KIG dan PMP dengan PKS. Model menunjukkan kemampuan prediksi yang sangat kuat (R-Square PKS = 0,776). Disimpulkan bahwa penguatan karakter paling efektif dicapai melalui peningkatan motivasi internal siswa, di mana pengelolaan media pembelajaran interaktif menjadi faktor paling dominan. Disarankan agar guru mengoptimalkan media pembelajaran interaktif dan menerapkan pendekatan instruksional yang berfokus pada pembangunan motivasi intrinsik siswa. Kata kunci: Kepemimpinan Instruksional Guru, Pengelolaan Media Pembelajaran, Motivasi Siswa, Penguatan Karakter, PLS-SEM.
KAJIAN ANALITIS STRATEGI PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN TINGGI Tarsianus Golo; Benediktus Feliks Hatam
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan kinerja pegawai di lingkungan pendidikan tinggi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data studi kepustakaan (Library Research), yakni kegiatan mengumpulkan dan menganalisis bahan-bahan pustaka berupa buku, jurnal ilmiah, literatur yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukan[M1] beberapa strategi yang perlu secara konsisten dilakukan oleh internal pendidikan tinggi dalam meningkatkan kinerja pegawai, yaitu (1) analisis pekerjaan dan desain pekerjaan, (2) analisis kebutuhan pelatihan dan rekrutmen, (3) peningkatan kualitas TKPT, (4) pengembangan karir, (5) penghargaan dan apresiasi,dan (6) disiplin dan konsistensi. Kontribusi penelitian ini adalah memperkuat literatur bahwa konsistensi antara perencanaan dan implementasi pengembangan sumber daya manusia dengan variabel lainnya yakni rekrutmen, penempatan pegawai sampai pegawai tersebut pensiun adalah sebagai strategi dalam meningkatkan kinerja pegawai. Termasuk memberi pertimbangan kepada pengelola dan pemimpin pendidikan tinggi agar dalam perencanaan pengembangan mutu dan perluasan akses diikuti dengan pengembangan SDM sehingga terwujudnya pendidikan tinggi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang dinamis sebagai akibat dari kemajuan Ilmu pengetahuan dan Teknologi.
Efektivitas Program Birrul Walidain Sebagai Hidden Curriculum dalam Membentuk Karakter Islami Peserta Didik di SDIT Kartika Buana Umi Bariroh; Iffatul Maula
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the effectiveness of the Birrul Walidain program as part of the hidden curriculum in shaping the Islamic character of students at SDIT Kartika Buana. The program was designed to instill the value of filial piety through a habituation approach that integrates home and school environments. This research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Data were analyzed using the interactive model by Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the Birrul Walidain program is effective based on Budiani’s (2007) four dimensions of program effectiveness: (1) program accuracy, indicated by the relevance of theme and practical character learning methods; (2) implementation accuracy, seen in school–parent collaboration and active teacher involvement; (3) target accuracy, reflected in the appropriateness to students’ moral development stages; and (4) goal accuracy, observed through behavioral changes such as increased respect and concern for parents. The program also succeeded in fostering a school culture that supports Islamic values through a well-structured, reflective, and contextual hidden curriculum strategy. Keywords: birrul walidain, character education, hidden curriculum, elementary school, islamic education Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program Birrul Walidain sebagai bagian dari hidden curriculum dalam membentuk karakter Islami peserta didik di SDIT Kartika Buana. Program ini dirancang untuk menanamkan nilai berbakti kepada orang tua melalui pendekatan pembiasaan yang terintegrasi antara sekolah dan rumah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Birrul Walidain efektif berdasarkan empat dimensi efektivitas menurut Budiani (2007), yaitu: (1) ketepatan program, ditunjukkan dengan relevansi tema dan metode pembelajaran karakter berbasis praktik; (2) ketepatan pelaksanaan, tercermin dalam integrasi sekolah-orang tua dan keterlibatan aktif guru; (3) ketepatan sasaran, ditunjukkan oleh kesesuaian tahap perkembangan moral siswa sekolah dasar; dan (4) ketepatan tujuan, terlihat dari perubahan perilaku siswa dalam bentuk sikap hormat dan kepedulian terhadap orang tua. Program ini juga berhasil membangun budaya sekolah yang mendukung karakter Islami melalui strategi hidden curriculum yang terstruktur, reflektif, dan kontekstual. Kata Kunci: birrul walidain, pendidikan karakter, hidden curriculum, sekolah dasar, pendidikan islam
Dari Edukasi Ke Aksi:Transformasi Sekolah Menuju Adiwiyata Berkelanjutan di MTSN 11 Jombang Nurul Muayyadah; Nuril Ummi Hamdi; Hanun Asrohah; Ali Mustofa; Lilik Huriyah; Nur Fitriatin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Sustainability issues have become a global agenda, demanding a strategic role for the education sector in building pro-environmental awareness and behavior. The Adiwiyata Program is an Indonesian government policy aimed at systematically and sustainably instilling environmental values in educational institutions. However, studies examining the holistic process of school transformation from education to ecological action and the formation of a sustainable school culture are still relatively limited, particularly in the context of Islamic schools (madrasahs). This study aims to analyze in depth the transformation process of MTsN 11 Jombang in implementing the Sustainable Adiwiyata Program to achieve the National Adiwiyata School designation. The study used a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation studies with the madrasah principal, Adiwiyata mentors, teachers, and Adiwiyata cadres. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the transformation of MTsN 11 Jombang took place gradually and systematically through strengthening environmentally conscious madrasah policies, integrating environmental values into the curriculum and learning, developing environmental actions based on the participation of madrasah residents, and providing environmentally friendly facilities and infrastructure. This process was supported by the commitment of the leadership, the active involvement of madrasah residents, and collaboration with external stakeholders. This transformation resulted in the formation of an ecological madrasah culture and increased pro-environmental behavior of students. This study provides empirical and practical contributions in the form of a sustainable Adiwiyata madrasah transformation model that can be replicated in similar educational units. Keywords: environmental education; Adiwiyata; sustainability; school culture; madrasah Abstrak: Isu keberlanjutan telah menjadi agenda global yang menuntut peran strategis sektor pendidikan dalam membangun kesadaran dan perilaku pro-lingkungan. Program Adiwiyata merupakan salah satu kebijakan pemerintah Indonesia yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan secara sistematis dan berkelanjutan di satuan pendidikan. Namun, kajian yang mengulas proses transformasi sekolah secara holistik dari edukasi menuju aksi ekologis dan pembentukan budaya sekolah berkelanjutan masih relatif terbatas, khususnya pada konteks madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam proses transformasi MTsN 11 Jombang dalam mengimplementasikan Program Adiwiyata Berkelanjutan hingga memperoleh predikat Sekolah Adiwiyata Nasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi terhadap kepala madrasah, pembina Adiwiyata, guru, serta kader Adiwiyata. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi MTsN 11 Jombang berlangsung secara bertahap dan sistematis melalui penguatan kebijakan madrasah berwawasan lingkungan, integrasi nilai lingkungan dalam kurikulum dan pembelajaran, pengembangan aksi lingkungan berbasis partisipasi warga madrasah, serta penyediaan sarana prasarana ramah lingkungan. Proses ini didukung oleh komitmen pimpinan, keterlibatan aktif warga madrasah, serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan eksternal. Transformasi tersebut berdampak pada terbentuknya budaya madrasah yang ekologis dan peningkatan perilaku pro-lingkungan peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dan praktis berupa model transformasi madrasah Adiwiyata berkelanjutan yang dapat direplikasi pada satuan pendidikan sejenis. Kata kunci: pendidikan lingkungan; Adiwiyata; keberlanjutan; budaya sekolah; madrasah
Manajemen Program Hybrid Learning dalam Penguatan Akhlak Di MI Baitul Huda Klampisan Semarang Mohammad Hirzi An-naeda; Nur Asiyah; Ruruh Sarasati
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 No 2 Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the management of the hybrid learning program in strengthening students' morals at MI Baitul Huda Klampisan Semarang. The focus of the study includes the planning, organizing, implementation, and controlling processes of the hybrid learning program, as well as the supporting factors, inhibiting factors, and their implications for strengthening students' morals. This study is qualitative research employing a case study approach. The research subjects consisted of the principal, teachers, and students selected using a purposive sampling technique. Data were collected through semi-structured interviews, participant observation, and documentation studies. Data validity was tested through source triangulation, technique triangulation, and member checking. Data analysis employed the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the management of the hybrid learning program has been implemented through the integration of learning technology and the religious culture of the madrasah. At the planning stage, the madrasah developed technology-based learning tools combined with religious habituation programs. Organizing was carried out through a clear division of responsibilities among the principal, teachers, students, and parents. The implementation of the program utilized digital media such as projectors, instructional videos, Quizizz, and WhatsApp, combined with religious activities including the recitation of Asmaul Husna, congregational Dhuha prayer, and a culture of greeting. Controlling was conducted through the evaluation of academic aspects and students' moral development. Supporting factors of the program include teacher readiness, principal support, learning facilities, religious culture, and parental involvement, whereas inhibiting factors include limitations in internet connectivity, digital devices, and students' technological literacy. This study concludes that systematically managed hybrid learning is capable of supporting the strengthening of students' morals through the integration of technology and religious habituation. These findings contribute to the development of technology-based Islamic education management and serve as a reference for madrasahs in developing digital learning oriented toward the formation of akhlakul karimah. Keywords: hybrid learning; management; character strengthening; islamic education; madrasah ibtidaiyah Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen program hybrid learning dalam penguatan akhlak siswa di MI Baitul Huda Klampisan Semarang. Fokus penelitian meliputi proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian program hybrid learning, serta faktor pendukung, faktor penghambat, dan implikasinya terhadap penguatan akhlak peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala madrasah, guru, dan siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program hybrid learning telah dilaksanakan melalui integrasi teknologi pembelajaran dan budaya religius madrasah. Pada tahap perencanaan, madrasah mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis teknologi yang dipadukan dengan program pembiasaan keagamaan. Pengorganisasian dilakukan melalui pembagian tugas yang jelas antara kepala madrasah, guru, siswa, dan orang tua. Pelaksanaan program memanfaatkan media digital seperti proyektor, video pembelajaran, Quizizz, dan WhatsApp yang dikombinasikan dengan kegiatan religius berupa pembacaan Asmaul Husna, shalat dhuha berjamaah, dan budaya salam. Pengendalian dilakukan melalui evaluasi terhadap aspek akademik dan perkembangan akhlak siswa. Faktor pendukung program meliputi kesiapan guru, dukungan kepala madrasah, fasilitas pembelajaran, budaya religius, dan keterlibatan orang tua, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan jaringan internet, perangkat digital, dan literasi teknologi siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hybrid learning yang dikelola secara sistematis mampu mendukung penguatan akhlak siswa melalui integrasi teknologi dan pembiasaan religius. Temuan ini berkontribusi terhadap pengembangan manajemen pendidikan Islam berbasis teknologi serta menjadi referensi bagi madrasah dalam mengembangkan pembelajaran digital yang berorientasi pada pembentukan akhlakul karimah. Kata Kunci: hybrid learning, manajemen pendidikan, penguatan akhlak, pendidikan Islam, madrasah ibtidaiyah.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENGELOLA SUMBER DAYA GURU UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH SMKN 1 BUNTOK Dwi Septian; Khairunnisa Khairunnisa; Khairatunnisa Khairatunnisa; Ahmad Suriansyah; Aslamiah Aslamiah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam mengelola sumber daya guru guna meningkatkan mutu pendidikan di SMKN 1 Buntok. Kepala sekolah memiliki peran penting dalam pengelolaan sumber daya manusia, terutama guru, sebagai faktor utama dalam mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, dan pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dalam mengelola sumber daya guru meliputi perencanaan SDM, pengembangan kompetensi guru melalui pelatihan dan bimbingan, serta motivasi dan evaluasi kinerja guru secara berkala. Dampak dari strategi tersebut tercermin dalam peningkatan kualitas pengajaran, atmosfer kerja yang kondusif, serta prestasi siswa yang semakin baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan guru yang efektif melalui strategi yang terencana dan berkesinambungan dapat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Saran yang diberikan adalah perlunya dukungan yang lebih kuat dari pihak eksternal, seperti pemerintah daerah, untuk menyediakan fasilitas dan program pelatihan yang memadai bagi guru.
Eksplorasi Peran Strategis Pendidikan Inovasi dan Kewirausahaan dalam Pengembangan Keterampilan Kewirausahaan Mahasiswa Liu Lifeng; Suryadi Suryadi; Sururi Sururi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 No 2 Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to map the strategic role of innovation and entrepreneurship education in enhancing students’ entrepreneurial skills through a Systematic Literature Review (SLR) combined with bibliometric analysis. The study responds to the growing demand for higher education institutions to prepare graduates who are not only academically competent but also innovative, adaptive, opportunity-oriented, and capable of creating value in a dynamic global economy. Data were collected from the Scopus database within the 2021–2026 period. After the screening process based on relevance, document type, and thematic alignment, 39 documents were selected and analyzed using VOSviewer and descriptive statistics. VOSviewer was used to identify keyword co-occurrence patterns, thematic clusters, and research trends, while descriptive statistics were used to examine publication distribution by year, author, institutional affiliation, country, and citation count. The findings reveal that innovation and entrepreneurship education plays a strategic role in developing students’ entrepreneurial skills through experiential learning, project-based learning, digital technology integration, design thinking, co-creation, and innovation-oriented pedagogy. The keyword co-occurrence analysis indicates that entrepreneurship education, higher education, innovation, experiential learning, sustainability, and digital transformation are central themes in the research landscape. The distribution of authors and institutions shows that this field remains open, interdisciplinary, and relatively fragmented, indicating opportunities for stronger collaboration among scholars and institutions. Geographically, the contributions are spread across various countries, with China, Finland, South Africa, and the United Kingdom appearing as prominent contributors, while developing countries also demonstrate increasing research engagement. This study concludes that innovation and entrepreneurship education should be understood as a strategic learning ecosystem rather than merely a curricular component. Higher education institutions are recommended to strengthen experiential learning, technology-based pedagogy, institutional support, and cross-sector collaboration to enhance the relevance and effectiveness of entrepreneurship education in developing students’ entrepreneurial skills. Keywords: Entrepreneurship Education; Innovation Education; Entrepreneurial Skills; Higher Education; Bibliometric Analysis Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan peran strategis pendidikan inovasi dan kewirausahaan dalam meningkatkan keterampilan kewirausahaan mahasiswa melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) yang dikombinasikan dengan analisis bibliometrik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu berpikir inovatif, adaptif, mengenali peluang, dan menciptakan nilai dalam dinamika ekonomi global. Data penelitian diperoleh dari database Scopus pada periode 2021–2026. Setelah melalui proses penyaringan berdasarkan relevansi, jenis dokumen, dan kesesuaian tema, sebanyak 39 dokumen dianalisis menggunakan VOSviewer dan statistik deskriptif. VOSviewer digunakan untuk mengidentifikasi pola ko-kemunculan kata kunci, klaster tematik, dan tren penelitian, sedangkan statistik deskriptif digunakan untuk melihat distribusi publikasi berdasarkan tahun, penulis, afiliasi institusi, negara, dan jumlah sitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan inovasi dan kewirausahaan memiliki peran strategis dalam mengembangkan keterampilan kewirausahaan mahasiswa melalui pembelajaran berbasis pengalaman, pembelajaran berbasis proyek, integrasi teknologi digital, design thinking, co-creation, serta pendekatan pedagogis yang berorientasi pada inovasi. Analisis kata kunci menunjukkan bahwa entrepreneurship education, higher education, innovation, experiential learning, sustainability, dan digital transformation menjadi tema sentral dalam lanskap penelitian. Distribusi penulis dan institusi menunjukkan bahwa bidang ini masih terbuka, interdisipliner, dan relatif terfragmentasi, sehingga membuka peluang penguatan kolaborasi akademik lintas institusi dan lintas negara. Secara geografis, kontribusi penelitian tersebar di berbagai negara, dengan China, Finlandia, Afrika Selatan, dan Inggris sebagai kontributor menonjol, sementara negara berkembang juga menunjukkan keterlibatan riset yang semakin meningkat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan inovasi dan kewirausahaan perlu dipahami sebagai ekosistem pembelajaran strategis, bukan hanya sebagai komponen kurikulum. Perguruan tinggi disarankan untuk memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman, pedagogi berbasis teknologi, dukungan institusional, dan kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan efektivitas pendidikan kewirausahaan dalam membentuk keterampilan kewirausahaan mahasiswa. Kata kunci: Pendidikan Kewirausahaan; Pendidikan Inovasi; Keterampilan Kewirausahaan; Pendidikan Tinggi; Analisis Bibliometrik

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 No 2 Juni 2026 Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026 Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025 Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 September 2025 Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025 Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 September 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 Juni 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 Maret 2024 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 Desember 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 September 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Juni 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Maret 2023 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 September 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Juni 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Maret 2022 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 No 4 Desember 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 No 3 September 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 No 2 Juni 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 No 1 Maret 2021 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Maret 2019 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 No 4 Desember 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Maret 2018 More Issue