cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,627 Documents
Pemberdayaan Kelompok Petani Kopi Cipta Lestari dalam Pengelolaan Limbah Kopi yang Berkelanjutan dalam Rangka Diversifikasi Produk Kopi Wiratama, I Gusti Ngurah Made; Wijaya, I Made Wahyu; Paramitha, Anak Agung Istri Ita
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16398

Abstract

Background: This Community Partnership Program (PKM) focuses on empowering coffee farmers in Pujungan Village, Pupuan District, Tabanan Regency, by converting coffee husk waste into value-added products such as compost, mushroom growing media (baglog), and coffee soap. Coffee production generates significant waste, especially coffee husks, which account for 50-60% of the total production. If not properly managed, this waste can pose environmental risks such as soil and water pollution, as well as greenhouse gas emissions. The goal of the program is to reduce coffee waste volume while creating new, waste-based products. Method: Farmers' ability to independently manage coffee waste is enhanced through structured and practical training. Through this PKM, the Kelompok Petani Cipta Lestari coffee farmers were trained and mentored to improve their skills in processing coffee husks. Results: The program includes training on composting, mushroom baglog production, and coffee soap making. The PKM in Pujungan Village successfully transformed coffee husk waste into compost, mushroom baglog, and coffee soap, increasing farmers' income by 20-30% and reducing waste by 60-70%. Conclusion: This program also positively impacted soil quality and the environment, while providing farmers with new skills for sustainable product diversification.
Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga Dengan Teknik “Octaco” Pada Kelompok PKK RW.05 Cipadung Kidul Kota Bandung Muharram, Luthfia Hastiani; Pertiwi, Wulan; Marlida, Siti; Wafa, Wafa; Nursafitri, Siti; Rachman, Indriyani; Matsumoto, Toru
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16400

Abstract

Background: Mengompos dapat diandalkan sebagai teknik mengolah sampah organik skala rumah, namun dalam praktiknya masih banyak kendala yang dihadapi. Perlu adanya inovasi teknik mengompos sehingga mudah dipraktikkan secara berkesinambungan oleh masyarakat. Pengurus PKK dapat menjadi penggerak dan percontohan dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Salah satu inovasi mengompos yang sedang dikembangkan adalah Octaco (Octagonal Composter). Octaco merupakan inovasi teknik pengomposan sampah organik yang mudah dilakukan pada skala rumah tangga di perkotaan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga dalam mengelola sampah organik rumah tangga dengan pengomposan dengan teknik Octaco sehingga dapat mengurangi timbulan sampah. Metode: Metode program ini meliputi sosialisasi program dan Focus Group Discussion (FGD), pelatihan TOT (Training for Trainer) mengompos dengan teknik Octaco, dan pendampingan mengompos pada pengurus PKK RW 05 Cipadung yang berjumlah 16 orang. Pengabdian ini dilakukan selama bulan Juni - September 2024. Hasil: Hasil dari program pengabdian ini adalah sebanyak 100% peserta (16 orang pengurus PKK) telah berhasil melakukan pengomposan sampah organik rumah tangga dan memanfaatkan pupuk kompos untuk berkebun di rumah maupun di kebun komunitas, serta menggunakan kembali kompos untuk mengompos. Pengurus PKK yang sudah terlatih menjadi pelatih dan mendampingi warga lainnya dalam mengompos di rumah sehingga diharapkan semua warga dapat mengelola sampah organik secara mandiri dari rumah. Kesimpulan: Inovasi Octaco dapat direkomendasikan sebagai teknik mengompos yang mudah dilakukan pada skala rumah tangga. Keberhasilan mengompos yang berkesinambungan perlu berkolaborasi dengan komunitas setempat.
Sustainable Waste Treatment Project through Maggot Cultivation to Increase Awareness Students of the Environment Malahayati, Eva; Prayudhi, Luhur Aditya; Anggraini, Dian Puspita
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16406

Abstract

ackground: Sekolah Adiwiyata bertanggung jawab mengembangkan karakter peduli lingkungan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Kepedulian siswa terhadap lingkungan terbentuk melalui pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola sampah, dengan tujuan meningkatkan kepedulian siswa di Sekolah Adiwiyata. Metode: Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai proyek pengelolaan sampah berkelanjutan (Sustainable Waste Treatment), dilanjutkan dengan pelatihan pengolahan sampah organik dengan budidaya maggot dan pembelajaran berbasis proyek. Selama pembelajaran proyek, pendampingan dan evaluasi dilakukan secara berkala.  Peserta kegiatan berjumlah 60 siswa. Keberhasilan kegiatan pengabdian ini didasarkan pada hasil pretest-posttest dan produk/karya siswa. Hasil: Hasil respon peserta menunjukkan 69,67% peserta menganggap sosialisasi dapat meningkatkan pengetahuan siswa. Pelatihan budidaya maggot BSF meningkatkan pengetahuan, kesanggupan, kesadaran, dan motivasi peserta dengan skor pretest-posttest meningkat 0,17-0,53. Produk maggot yang dihasilkan meliputi 11 jenis, seperti boneka Horta, hand sanitizer, scrub, makanan kucing basah, tepung maggot, suplemen unggas, nutrisi ikan, susu ternak, pelet maggot, maggot sangrai, dan kasgot. Kegiatan ini berhasil mencapai indikator kepedulian dalam pengelolaan sampah. Kesimpulan: Kepedulian siswa terhadap lingkungan mengalami peningkatan dengan proyek pengelolaan sampah berkelanjutan berdasarkan hasil skor pretest-posttest terjadi peningkatan pada seluruh aspek dan siswa dapat mengolah maggot BSF menjadi berbagai produk.
Inovasi Ibu Sehat Anak Bebas Stunting Melalui Pemberdayaan Pangan Lokal Pada Kelompok Kader Posyandu Agustina, Rakhmawati; Desiyanti, Irne Wida; Anggraeny, Dyta
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16416

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan masalah serius di Desa Talawaan Atas, Minahasa Utara, yang memerlukan penanganan melalui pemberdayaan kader posyandu. Namun, keterbatasan pelatihan membuat kader kurang optimal dalam menjalankan perannya. Oleh karena itu, pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam memanfaatkan pangan lokal sebagai solusi inovatif menjadi kebutuhan utama. Metode: Kegiatan Pelatihan tiga hari melibatkan tiga kader posyandu dengan materi kesehatan ibu dan balita, stunting, tumbuh kembang anak, serta PMT berbasis pangan lokal. Kader mempraktikkan pembuatan mie bayam merah dan puding daun katuk, didampingi saat posyandu untuk memastikan penerapan keterampilan. Hasil: Pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader tentang stunting dari 79% menjadi 90%. Selain itu, keterampilan kader dalam mengolah pangan lokal juga meningkat, terutama dalam memanfaatkan bahan seperti bayam merah dan daun katuk untuk PMT. Kesimpulan: Pelatihan dan pendampingan yang diberikan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mencegah stunting melalui pemanfaatan pangan lokal. Program ini dapat menjadi model pemberdayaan kader di wilayah lain dengan permasalahan serupa.
Penggunaan E-Buydol dalam Penguatan UMKM Dodol Pasar Bengkel Serdang Bedagai Berbasis E-CBT Izharsyah, Jehan Ridho; Lubis, Faizal Hamzah; Ammrullah, Ammrullah; Sari, Dewi Sartika; Panjaitan, Puja Annisa
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16417

Abstract

Background: Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Tahun 2022 menjelaskan UMKM sendiri memiliki tempat dalam funding dan booster Kontribusi Product Domestic Bruto (PDB). Kegiatan ini memiliki tujuan untuk menguatkan UMKM pasar dodol serdang bedagai melalui digital marketing dan branding transaction. Metode: Metodologi yang dilakukan dengan melaksanakan sosialisasi, melakukan pelatihan, Penerapan Teknologi, Pendampingan dan Evaluasi dan Keberlanjutan Program di Kelompok Penjual Dodol Pasar Bengkel (PDPB) Kecamatan Perbaungan. Hasil: Kegiatan telah dilakukan telah terjadi peningkatan dalam dimensionalitas produksi, manajemen usaha dan pemasaran produk dengan penerapan teknologi E-Buydol, Pelatihan Digital marketing dan Branding Produk dengan media sosial. Kesimpulan: Meningkatnya pemahaman penjual dan pengusaha dodol terhadap digital marketing dengan peningkatan penjualan hingga 2 % hingga adanya upaya dilakukannya tindak lanjut dalam penguatan kerjasama daerah.
Peningkatan Kemandirian Ekonomi PKK Desa Bettet Melalui Budidaya dan Pengolahan Tanaman Toga Berbasis Hidroponik Novita, Dina; Ali, Moh; Ariyani, Betty; Firman, Firman
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16419

Abstract

Background: Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan karena masyarakat Desa Bettet, khususnya kelompok PKK, menghadapi keterbatasan pengetahuan mengenai budidaya tanaman obat keluarga (TOGA) berbasis hidroponik. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang budidaya dan pengolahan tanaman TOGA berbasis hidroponik, menyediakan alat dan infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung kegiatan tersebut, serta mendorong pemanfaatan lahan secara optimal melalui metode hidroponik sebagai solusi atas keterbatasan lahan. Metode: Metode yang diterapkan dalam Program Pengabdian Masyarakat (PKM) Desa Bettet mencakup pelatihan budidaya hidroponik serta pengolahan tanaman obat keluarga (TOGA), diikuti dengan pendampingan dalam strategi pemasaran dan branding produk. Mitra utama dalam program ini adalah kelompok PKK Desa Bettet, yang berpartisipasi aktif dengan total 40 peserta. Hasil: Dampak positif dari program ini terlihat pada peningkatan pendapatan keluarga dan kesiapan masyarakat untuk menjalankan usaha secara mandiri. Adanya komitmen dari pemerintah desa untuk membangun sentra UMKM juga memperkuat keberlanjutan program ini. Kesimpulan: Program ini berhasil meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan TOGA dan diharapkan dapat berkelanjutan dengan dukungan fasilitas lokal.
Pendampingan Pengolahan Cabai Menjadi Bubuk (CAMBUK) pada Kelompok Tani Sehase I Desa Tebat Lereh Kota Pagar Alam Puspita, Desi; Ichsan, Onne Akbar Nur; Syahri, Riduan
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16421

Abstract

Background: Kelompok tani Sehase I desa Tebat Lereh mayoritas penduduk yang berprofesi sebagai petani. Hasil panen yang melimpah, pendapatan mereka tetap rendah karena harga jual cabai naik turun dan tidak stabil. Dimana harga cabai ditengkulak dan dipasar tradisional tidak stabil dan cenderung murah bahkan tidak laku sehingga membusuk. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pemberdayaan mitra, peningkatan pendapatan, keterampilan dengan inovasi produk cabai menjadi bubuk (Cambuk) dan pemasaran digital. Metode: Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakan yaitu tahap analisis kebutuhan, tahap pendampingan dan implementasi, dan tahap evaluasi. Indikator keberhasilan kegiatan pendampingan pengolahan cabai menjadi cabai bubuk yaitu dengan mengukur sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) penyuluhan dengan Tingkat pengetahuan dan keterampilan peserta dari segi pembuatan dan manfaat cabai bubuk dan mutu cabai dalam jangka Panjang. Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani yang tinggi dengan Tingkat prensentase 98,83% masuk pada kategori tinggi. Kesimpulan: Kegiatan pendampingan ini memberikan dampak positif terhadap harga jual cabai bubuk dengan peningkatan mutu produk dan menigkatkan pemasaran produk kelompok tani sehase 1.
Putusan Efektivitas Sosialisasi Sidang Itsbat Nikah dalam Tertib Administrasi Kependudukan di Kabupaten Aceh Utara Sari, Elidar; Kurniasari, Tri Widya; Nuribadah; Thani, Shira; Rahman, Arif; Faisal, Faisal
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16427

Abstract

Background: Untuk menghindari terhalangnya akses pemenuhan hak anak yang lahir dari perkawinan yang tidak dicatatkan maka dapat dilakukan Itsbat Nikah di Mahkamah Syariah agar perkawinannya tercatat di KUA. Pengabdian (PKM) ini dilakukan agar warga di Kabupaten Aceh Utara yang belum mencatatkan perkawinannya di KUA mengajukan sidang Itsbat Nikah untuk dapat melengkapi administrasi kependudukannya. Metode: Service Learning (SL) melibatkan pengalaman praktis, pembelajaran akademik dan keterlibatan masyarakat. SL mengintegrasikan secara langsung Hukum Administrasi Negara (HAN). Hasil: Mengidentifikasi persoalan-persoalan terkait masih adanya perkawinan yang tidak tercatat di KUA. Selain karena masih ada yang belum memahami pentingnya tertib administrasi kependudukan bagi pemenuhan hak yang dimilikinya sebagai warga negara, ternyata masih ada juga yang menganggap bahwa keabsahan perkawinan itu cukup secara agama saja. Dengan adanya Modul Administrasi Kependudukan maka masyarakat akan dapat lebih mudah melengkapi dokumen administrasi kependudukannya. Kesimpulan: Putusan Itsbat Nikah dari Mahkamah Syariah/Pengadilan Agama tidak hanya menjadi bukti bahwa negara mengakomodir pemenuhan hak administrasi kependudukan bagi suami, istri, dan anak dalam pernikahan yang belum tercatat di KUA, tetapi juga memperkaya pemahaman tentang kebijakan inklusif yang menjamin perlindungan hak identitas seluruh anggota keluarga serta memperluas studi hukum perkawinan dan kependudukan di Indonesia.
Peningkatan Kompetensi Keahlian dengan Pelatihan Software Accurate: Optimalisasi Potensi Siswa SMK di Era Digitalisasi Akuntansi Mentari, Sriyani; Ma'ruf Nuris, Dudung; Ananta Sidharta, Eka
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16428

Abstract

Background: Siswa kelas XI jurusan akuntansi SMKN 12 Kota Malang masih minim pemahaman dan keahlian dalam mengoperasikan software accurate. Kekurangan ini dikarenakan siswa masih sering menggunakan cara manual dalam pengerjaan siklus akuntansi, sehingga siswa kurang terlatih dalam menggunakan software accurate.  Melalui kegiatan pelatihan ini, tim pengabdian Masyarakat bertujuan memberikan edukasi dan pelatihan kepada siswa kelas XI jurusan akuntansi SMKN 12 Kota Malang mengenai software accurate. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari dan diikuti oleh 58 siswa kelas XI SMKN 12 Kota Malang. Siswa diberikat pre-test dan post-test sebagai tolak ukur keberhasilan kegiatan. Kegiatan pengabdian dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi ceramah dan sesi pelatihan dengan praktek studi kasus menggunakan software accurate. Hasil: Hasil analisis pre-test post-test menunjukkan bahwa pengetahuan siswa berbeda signifikan dan meningkat 26,8% dan siswa mampu menghasilkan laporan keuangan neraca skontro dengan software accurate. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan edukasi dan meningkatkan awareness siswa terkait pentingnya skill akuntansi digital baik dalam pembelajaran di sekolah maupun di dunia kerja.
Pemberdayaan Kelompok Perikanan (Pokdakan) Melalui Diversifikasi Produk Budidaya Maggot Black Soldier Fly Bibin, Muhammad; Aksan, Muhammad; Irwan, Muhammad; Zafitri, Nur; Ardian, Ani
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16429

Abstract

Background: Pemberdayaan kelompok perikanan Anugrah melalui diversifikasi produk maggot Black Soldier Fly (BSF) di Desa Maddenra, Kecamatan Kulo, merupakan upaya strategis dalam mendukung ekonomi sirkular dan pengelolaan limbah organik. Maggot BSF, dengan kemampuan yang baik dalam biokonversi limbah organik menjadi produk bernilai ekonomis seperti pakan ikan, pupuk kasgot, tepung maggot serta maggot kering, menjadi solusi dalam mengurangi biaya produksi pakan ikan dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas teknis kelompok perikanan Anugrah dalam mengelola limbah organik rumah tangga melalui biokonversi maggot dan diversifikasi produk hasil biokonversi. Metode: Kegiatan pengabdian ini dikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari kelompok mitra (Pokdakan Anugrah), masyarakat Desa Maddenra dan Mahasiswa UMS Rappang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini melalui penyuluhan, demontrasi plot, pendampingan dan evaluasi. Hasil: Kegiatan PKM ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memproduksi berbagai produk turunan maggot, termasuk pupuk kasgot, maggot kering, tepung maggot, dan pelet maggot. Peningkatan ini berdampak langsung terhadap penguatan ekonomi lokal dan berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan melalui pengelolaan limbah yang lebih efisien. Keberhasilan program PKM ini tercermin dari peningkatan pemahaman peserta hingga 92,8%. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sangat membantu kelompok mitra dalam meningkatkan pendapatan mereka melalui biokonversi maggot dan diversifikasi produk maggot BSF.

Page 93 of 163 | Total Record : 1627