cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 4 (2025)" : 27 Documents clear
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI BAYAM DI KELURAHAN SIANTAN HILIR KECAMATAN PONTIANAK UTARA KOTA PONTIANAK Ardianto, Ardianto; Suyatno, Adi; Suharyani, Anita
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

This research aims to determine the Feasibility of Spinach Farming in Siantan Hilir Village, North Pontianak District. The research data used are primary and secondary data and a total of 39 farmers from a total sample population of 296 individuals using the slovin formula. The survey technique used was a survey technique for collecting samples through a random sampling method (simple random technique), technical sampling through interviews using a questionnaire tool. The research results provide evidence that the average income for spinach farming with a land size of less than 0.5 hectares is Rp. 8.25.431/MT and land size of more than 0.5 Ha as much as Rp. 688,688,-/MT, the R/C ratio of spinach farming with a land size of less than 0.5 Ha is also 1.75 and for land sizes above 0.5 Ha it is 1.14 while for price BEP and Production BEP with area land below 0.5 Ha, which is as much as Rp. 2,871 and 219.91 Kg while for land sizes above 0.5 Ha the price BEP and production BEP are Rp. 4,357.- and 862.6 Kg. This shows that spinach farming on a land area of less than 0.5 Ha is more feasible to cultivate when compared to spinach farming on a land area of more than 0.5 Ha.
KELAYAKAN FINANSIAL DAN SENSITIVITAS USAHATANI KOPI ARABIKA DI DESA SUMBERSUKO KECAMATAN WAGIR KABUPATEN MALANG Fathina, Farah Salsabilla; Faizal, Febriananda; Dewi, Heptari Elita
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Usahatani memerlukan produktivitas yang optimal untuk mendapatkan penerimaan yang maksimal. Provinsi Jawa Timur memiliki beberapa usahatani tanaman tahunan yang memperlihatkan perkembangan positif, salah satunya tanaman kopi. Usahatani kopi Arabika di Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang mengalami fluktuasi pada hasil produksi. Hal ini disebabkan oleh perubahan cuaca yang tidak menentu sehingga mempengaruhi kualitas dan kuantitas biji kopi Arabika yang dihasilkan. Fluktuasi pada hasil produksi sangat mempengaruhi pendapatan petani. Selain itu, penurunan harga jual, peningkatan upah tenaga kerja, serta penurunan hasil produksi juga dapat mempengaruhi pendapatan petani. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi kelayakan dari segi finansial dan sesntivitas pada usahatani kopi Arabika agar petani dapat dengan baik mengambil keputusan untuk keberlangsungan usahataninya. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis kelayakan finansial dan sensitivitas dari usahatani kopi Arabika di Desa Sumbersuko. Kriteria kelayakan yang digunakan yaitu Net Present Value (NPV), Net B/C Ratio, Internal Rate of Return (IRR), Payback Period, dan Profitability Index. Hasil dari analisis kelayakan finansial yang didapatkan adalah usahatani kopi Arabika di Desa Sumbersuko layak untuk dijalankan kembali dan menghasilkan keuntungan. Hasil analisis sensitivitas dari usahatani kopi Arabika bernilai sensitif pada perubahan yang terjadi. untuk mengoptimalkan pendapatan petani, perlu dilakukan perjanjian kerja sama atau kemitraan agar mendapat harga jual yang pasti, meningkatkan teknologi pertanian yang digunakan agar hasil pertanian lebih maksimal, serta mempertimbangkan faktor cuaca selama penanaman kopi Arabika.
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Minyak Goreng Zico pada PT Pradja Agro Indoland Menggunakan Metode Statistical Quality Control (SQC) Utami, Fitriyani Mega; Harisudin, Mohamad; Riptanti, Erlyna Wida
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT Pradja Agro Indoland dan bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas produksi minyak goreng Zico, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kerusakan produk, serta merumuskan rekomendasi solusi perbaikan kualitas. Metode yang digunakan yaitu metode Statistical Quality Control (SQC) yang bertujuan untuk menganalisis apakah pengendalian kualitas yang dilakukan sudah dikatakan layak atau tidak. Metode SQC menggunakan alat bantu analisis yang dikenal dengan seven tools yang meliputi lembar pemeriksaan, histogram, diagram pareto, diagram sebar, diagram sebab-akibat, diagram alir, dan peta kendali. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengendalian kualitas minyak goreng Zico sudah layak namun masih perlu perbaikan kedepannya. Diagram alir menunjukkan proses produksi minyak goreng Zico yang meliputi penerimaan bahan baku, penyabunan, pencucian, pemasakan, dan penyaringan. Berdasarkan peta kendali, tidak ada titik yang melewati garis CL=0,0048; UCL=0,0068; LCL=0,0027 yang berarti kualitas produk masih dapat ditoleransi. Hasil dari histogram dan diagram pareto menunjukkan urutan jenis kerusakan tertinggi hingga terendah yaitu asam lemak bebas dengan nilai 1,754/52,25%, kadar air dengan nilai 1,520/45,28%, dan kadar kotoran 0,083/2,47%. Diagram sebar menunjukkan tidak adanya hubungan antar jenis kerusakan. Diagram sebab-akibat menunjukkan bahwa terdapat empat faktor yang mempengaruhi kerusakan produk yaitu bahan baku, mesin, tenaga kerja, dan metode. Adapun rekomendasi perbaikan yang diusulkan yaitu peningkatan standar kualitas bahan baku, pembagian tugas pekerja sesuai kemampuan dan keahlian, dan lebih rutin melakukan pemeliharaan mesin produksi.
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Masyarakat Terhadap Penerapan Waste Management Di Lingkungan Rumah Tangga Kota Surakarta Anwar, Muhammad Fathul; Retnaningsih, Nugraheni; Dewati, Rosita; Harinta, Yos Wahyu; Nursamsi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

The low level of public awareness regarding behavior that allows food waste to occur, as well as weak household waste management institutions in the Surakarta City environment, are important obstacles for the Surakarta City Government in implementing its waste management system. This research was conducted to find out what factors influence the community's decision to implement Waste Management in the household environment in Surakarta City, so that it can become a benchmark for waste management in each household environment. The method used was descriptive and analytical, with 130 respondents from five sub-districts in Surakarta City, and analyzed using logistic regression analysis.. Through logistic regression analysis, a regression model was produced with an Overall Percentage value of 84.00 percent, which indicates that the resulting model is good. Through this analysis, the equation model was obtained Z = 1.505 – 0.203 KEL + 3.848 AGE – 1.144 LAM – 4.101 PROD. Variables that influence people's decisions in implementing food waste-based waste management in household environments in Surakarta City include the variables age, length of stay and daily waste production with a significance level (α) of 10 percent.
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PRODUK MAKANAN BEKU NUGGET DI PASAR MODERN KOTA PONTIANAK Tantri, Sulistia; Maherawati; Nur Endah Saputri
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen memilih produk makanan beku nugget di pasar modern Kota Pontianak. Jumlah responden sebanyak 113 responden. Jenis penelitian yang digunakan ialah pendekatan kuantitatif, dengan cara mengumpulkan data berbentuk kuesioner dengan metode skala likert untuk kuesioner pernyataan konsumen dan metode statistik deskriptif untuk pertanyaan karakteristik responden. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji regresi linier berganda pada kuesioner pernyataan konsumen.Populasi pada penelitian adalah konsumen produk makanan beku nugget yang berada di pasar modern Kota Pontianak. Sampel pada penelitian diambil dari 6 kecamatan di Pontianak yaitu Pontianak Barat, Pontianak Selatan, Pontianak Tenggara, Pontianak Timur, Pontianak Utara, dan Pontianak Kota.Berdasarkan lima variabel bebas besarnya nilai R Square yaitu 68,1% dan hasil sumbangan efektif dapat diketahui variabel bebas yang mempunyai kontribusi paling besar terhadap preferensi konsumen adalah faktor harga sebesar 49,75%, label 13,27 dan merek 3,59. Saran penulis dari penelitian ini dapat dilakukan penelitian berada pada suatu instansi atau komunitas tertentu yang sudah memiliki responden tetap sehingga dalam mencari responden tidak terlalu sulit dan lebih baik menggunakan google form sehingga lebih mudah dalam mendapatkan responden.
AGROINDUSTRI BIOFARMAKA: DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN TANAMAN BERKHASIAT OBAT MENJADI JAMU DALAM KEMASAN MODERN DI KABUPATEN JEMBER Eno, Astrino Purmanna; Iis Nur Asyiah; Imam Mudakir; Wachju Subchan
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

This study aims to explore the biopharmaceutical agroindustry in Jember Regency, especially for Djajamu Herbs business actors based on the diversification of processed medicinal plant products into jamu in modern packaging. Given the increasing public awareness of the importance of health and the use of biopharmaceutical products, this study analyzes, among others, the selection of primary raw materials, benefits and types of jamu, product design innovation, marketing strategies, and social and economic impacts on local communities. The type of research conducted was a case study using observation, interview and documentation methods from informant of biopharmaceutical business actors, namely Djajamu Herbs. The results of the study show that diversification of jamu products in modern packaging has great potential to increase the competitiveness and economy of business actors in the biopharmaceutical agroindustry sector. In addition, diversification of jamu products such as attractive and modern packaging innovations, use of social media and e-commerce platforms, understanding consumer preferences for jamu types, and good cooperation between stakeholders, the biopharmaceutical agroindustry can support business development in this field in a sustainable manner. The findings of this study provide a contribution that the diversification of processed medicinal plant products into jamu in modern packaging has great potential to improve the welfare of business sectors in the biopharmaceutical agroindustry and can maintain the sustainability of the use of medicinal plants in the era of digitalization technology 4.0.
Analisa Faktor Eksternal dan Perencanaan Operasional Pemanfaatan Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Bakar Alternatif Terbarukan Reski, Reski; Hamdi, Edi; Negoro, Dimas; Sunaryanto, Ketut
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Pemanfaatan tempurung kelapa sebagai bahan bakar alternatif terbarukan memiliki potensi besar dalam mendukung keberlanjutan energi sekaligus mengurangi limbah organik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor eksternal yang memengaruhi pengembangan pemanfaatan tempurung kelapa dan merancang perencanaan operasional yang efektif. Metode analisis yang digunakan meliputi analisis PESTEL (Politik, Ekonomi, Sosial, Teknologi, Lingkungan, dan Legal) untuk mengevaluasi faktor eksternal, serta pendekatan SWOT untuk menentukan strategi pengembangan. Dukungan kebijakan pemerintah terhadap energi terbarukan, kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, serta ketersediaan bahan baku menjadi faktor pendukung utama. Namun, tantangan seperti teknologi yang belum sepenuhnya berkembang dan persaingan dengan sumber energi lain perlu ditangani. Berdasarkan hasil analisis, perencanaan operasional yang dirancang mencakup pengembangan teknologi karbonisasi, peningkatan efisiensi produksi, serta strategi pemasaran yang berfokus pada edukasi publik. Pemanfaatan tempurung kelapa sebagai bahan bakar alternatif terbarukan memiliki prospek yang cerah jika didukung oleh perencanaan operasional yang terarah dan kolaborasi multisektor. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan energi terbarukan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.  
ANALISIS DAYA SAING JAGUNG INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL Ahmad Izzul Asyhar; Irene Kartika Eka Wijayanti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Tantangan utama pertanian Indonesia saat ini adalah pasar bebas, yang mengharuskan komoditas pertanian memiliki daya saing, baik dari segi keunggulan komparatif maupun kompetitif, dibandingkan komoditas dari negara lain. Ekspor komoditas jagung Indonesia di pasar internasional tahun 2014-2023 menunjukkan tren positif. Hal tersebut mengindikasikan  komoditas jagung Indonesia memiliki potensi untuk bersaing di pasar internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keunggulan komparatif dan kompetitif komoditas jagung Indonesia serta posisi Indonesia sebagai eksportir atau importir jagung di pasar internasional. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan jenis data sekunder. Obyek penelitian yaitu ekspor jagung Indonesia dengan kode Harmonized System (HS) 1005 (jagung) di pasar internasional pada tahun 2014-2023. Analisis data yang digunakan yaitu analisis Revealed Comparative Advantage (RCA) dan Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai RCA ekspor jagung Indonesia di pasar internasional memiliki rata-rata kurang dari 1. Hasil ini mengindikasikan bahwa ekspor jagung Indonesia di pasar internasional memiliki keunggulan komparatif yang lemah. Nilai RSCA ekspor jagung Indonesia di pasar internasional menunjukkan hasil negatif berarti komoditas jagung Indonesia tidak memiliki keunggulan komparatif di perdagangan dunia. Nilai ISP rata-rata sebesar -0,85463 menunjukan ekspor jagung Indonesia masuk dalam kategori pengenalan. Artinya bahwa daya saing dari komoditi tersebut rendah atau negara tersebut mengimpor komoditi tersebut.
ANALISIS PERAMALAN IMPOR, POSISI PERDAGANGAN, DAN KETERGANTUNGAN IMPOR BAWANG PUTIH INDONESIA Nunuy Nur Afiani; Irene Kartika Eka Wijayanti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Bawang putih adalah salah satu komoditas strategis dalam perekonomian Indonesia, namun ketergantungan yang tinggi terhadap impor bawang putih menimbulkan risiko besar terhadap ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) memprediksi volume impor bawang putih Indonesia, (2) menganalisis posisi perdagangan bawang putih, dan (3) mengevaluasi ketergantungan Indonesia terhadap impor. Data konsumsi, produksi, dan impor periode 2019–2023 dianalisis menggunakan metode peramalan moving average, indeks spesialisasi perdagangan (ISP), dan rasio ketergantungan impor (IDR). Hasil menunjukkan bahwa impor bawang putih diprediksi meningkat hingga mencapai 657,02 ribu ton pada 2028, dengan akurasi peramalan sebesar 95%. Nilai ISP negatif menunjukkan Indonesia sebagai negara importir dominan bawang putih tanpa daya saing internasional. Selain itu, nilai rata-rata IDR sebesar 90,71% mencerminkan ketergantungan signifikan terhadap impor bawang putih. Temuan ini menegaskan perlunya kebijakan strategis seperti peningkatan produktivitas lokal melalui insentif bagi petani, akses teknologi, dan penguatan pengawasan terhadap kewajiban tanam importir.    
POSISI PERDAGANGAN, KETERGANTUNGAN IMPOR, DAN FORECASTING IMPOR KEDELAI INDONESIA Reni Kristyanti; Irene Kartika Eka Wijayanti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Kedelai merupakan komoditas penting dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia. Namun, ketergantungan impor kedelai yang tinggi dan produktivitas domestik yang rendah menjadi tantangan utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing Indonesia dalam perdagangan kedelai, tingkat ketergantungan impor, dan meramalkan volume impor kedelai  selama lima tahun ke depan. Metode yang digunakan meliputi analisis Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP) untuk menilai daya saing, Import Dependency Ratio (IDR) untuk mengukur ketergantungan impor, serta metode peramalan moving average untuk memproyeksikan impor. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai ISP Indonesia selama 2019–2023 rata-rata bernilai negatif (-0,99827), menegaskan posisi sebagai net importir dengan daya saing rendah. Nilai IDR menunjukkan ketergantungan impor yang tinggi, mencapai puncak 92,33% pada 2021, meskipun mengalami penurunan hingga 87,10% pada 2023. Proyeksi impor menunjukkan tren menurun dari 2,177 juta ton pada 2024 menjadi 1,872 juta ton pada 2028, mencerminkan potensi peningkatan produktivitas domestik. Daya saing yang lemah, ketergantungan pada harga pasar internasional, dan ketergantungan terhadap kedelai impor dari Amerika Serikat menjadi perhatian utama. Upaya strategis seperti peningkatan produktivitas domestik, diversifikasi sumber protein, dan kebijakan agraria yang mendukung diperlukan untuk mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional.

Page 1 of 3 | Total Record : 27