cover
Contact Name
La Basri
Contact Email
basrila90@gmail.com
Phone
+6282238704345
Journal Mail Official
noken@um-sorong.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial
ISSN : 24776203     EISSN : 26144336     DOI : 10.33506
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Noken (Social Science) is biannual publication issued in the month of December and March. noken is a scientific journal which prioritizes the publication of articles (research and non-research based) regarding to social science issues that deal with social science issues such as social and political problem, education, law and others.
Arjuna Subject : -
Articles 334 Documents
Stigma yang Dirasakan ODHA di Sumatera Barat Aris Tristanto; Afrizal Afrizal; Sri Setiawati; Mery Ramadani
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v7i2.1749

Abstract

Berbagai penelitian mengungkapkan bahwa orang yang hidup dengan HIV dan AIDS (ODHA) di Indonesia mendapat stigma negatif dari anggota masyarakat. Salah satunya adalah ODHA di Sumatera barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang stigma yang diterima oleh ODHA di Sumatera barat. Penelitian kuantitatif ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 63 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui angket dengan bantuan google form. Skala pengukuran yang digunakan adalah skala Likert. Dalam mengukur validitas alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah validitas muka. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Stigma instrumental berada pada posisi sedang dengan total skor 3489. Sedangkan simbolis berada pada posisi rendah menuju sedang dengan total skor 3254, dan stigma kesusilaan berada pada posisi rendah  dengan total skor 3243. Dalam penelitian ini peneliti menyarakan kepada semua peneliti sosial terutama pekerja sosial yang fokus pada layanan HIV dan AIDS secara eksplisit memeriksa efek stigma dalam studi mereka tentang aspek psikososial AIDS dan infeksi HIV.
Thai Protest 2020: Gagalnya Sebuah Upaya Gerakan Sosial Melawan Dominasi Militer Renada Elinna Carolinna; Najamuddin Khairur Rijal; Muhammad Fadzryl Adzmy
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v7i2.1751

Abstract

ABSTRACTThailand is a country known for its political instability. As such, Thai students are arguably one of the most influential groups in Thai politics. Since the Siamese Revolution of 1932, Thailand has faced 19 coups and 20 constitutional changes. The country is caught in a vicious cycle of coups and revolutions, with its political institutions facing reform from a wave of democratization and military takeovers. By using qualitative methods and using the Social Movement concept, this article discusses the pattern of the Thai Protest 2020 movement which is a social movement by students, activists, and students in Thailand who demand monarchical reform and resistance to military domination. The results show that Thai Protest 2020 has not succeeded in bringing about change in Thailand due to the lack of strategy and tactics due to the absence of a clear bureaucratic system during the movement.Keywords: Thai Protest 2020, Social movements, monarchy, ThailandABSTRAKThailand merupakan negara yang terkenal dengan ketidakstabilan politiknya. Oleh karenanya, mahasiswa Thailand dapat dikatakan sebagai salah satu kelompok paling berpengaruh dalam politik Thailand. Sejak Revolusi Siam 1932, Thailand telah menghadapi 19 kudeta dan 20 perubahan konstitusi. Negara ini terjebak dalam lingkaran setan kudeta dan revolusi dengan institusi politiknya menghadapi reformasi dari gelombang demokratisasi dan pengambilalihan militer. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan menggunakan konseptualisasi gerakan sosial, penelitian ini membahas mengenai pola gerakan Thai Protest 2020 yang merupakan gerakan sosial oleh mahasiswa, aktivis, hingga pelajar di Thailand yang menuntut reformasi monarki dan perlawanan terhadap dominasi militer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Thai Protest 2020 belum berhasil membawa perubahan di Thailand akibat kurangnya strategi dan taktik dikarenakan tidak adanya sistem birokratisasi yang jelas selama gerakan.Kata Kunci: Thai Protest 2020, Gerakan sosial, monarki, Thailand
NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI PROVINSI JAMBI TAHUN 2020 Firmansyah Putra; Cholillah Suci Pratiwi
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v7i2.1755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab Aparatur Sipil Negara (ASN) cenderung bersikap tidak netral dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan untuk mengetahui upaya mewujudkan netralitas Aparatur Sipil Negara dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum non doktrinal/penelitian hukum empiris atau penelitian hukum sosiologis, yaitu penelitian hukum yang memperoleh data dari sumber data primer dan sekunder. Objek penelitian ini adalah Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jambi dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi. Dalam penelitian ini penulis memperoleh data melalui penelitian analisis dan lapangan (field research), kemudian dianalisis secara kualitatif untuk menghasilkan data yang bersifat deskriptif. (ASN) pada Pilkada di Provinsi Jambi belum terlaksana dengan baik karena masih ditemukan ASN yang tidak netral. Kedua, ketidaknetralan ASN masuk ketegori ringan. Proses mekanisme penjatuhan sanksi kepada ASN yang tidak netral pada pelaksanaan Pilkada di Provinsi Jambi juga masih berjalan. Bawaslu dan KPU dalam hal ini sudah berupaya melakukan beberapa tindakan preventif guna menghilangkan ketidaknetaralan ASN dalam Pilkada, antara lain melakukan sosialisasi dengan berbagai kegiatan yang berisikan tentang etika dan netralitas ASN yang wajib dijunjung tinggi serta asas-asas netralitas yaitu tidak berpihak, netral, bebas konflik kepentingan, bebas intervensi politik, adil, dan melayani. Pewujudan netralitas ASN dalam Pilkada dapat dilakukan dengan melibatkan secara optimal peranan beberapa institusi terkait, antara lain Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Pimpinan Birokrasi, Inspektorat Daerah, dan Badan Kepegawaian Daerah, Komisi Pemilihan Umum, dan Badan Pengawas Pemilu.
KUASA ETNISITAS DALAM MEREK POLITIK KONSUMEN KABUPATEN TEBO DI ERA REFORMASI Hatta Abdi Muhammad; Faizah Bafadhal; Dony Anggara
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v7i2.1758

Abstract

Penelitian ini akan mengkaji tentang marketing politik dalam kontestasi electoral di Kabupaten Tebo Era Reformasi yang kemudian dikaitkan dengan adanya konstruksi Etnisitas masyarakat Kabupaten Tebo sebagai kekuatan utama pemenangan kontestasi kuasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi marketing politik terhadap kontestasi politik electoral yang menyasar populisme etnisitas masyarakat di Kabupaten Tebo. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif hasil penelitian ini menjawab bahwa sesungguhnya kuasa etnisitas mampu menjadi merek politik konsumen melalui marketing politik yang dilakukan oleh pasangan calon yang bertarung dengan pola kombinasi Etnis (Jawa- dan Melayu Jambi). Kemudian terdapat kebijakan yang bersifat populis distributif yang menyasar kepada etnis yang menjadi basis pemilih dengan tujuan untuk kepentingan politik pribadi agar terpilih kembali pada pemilihan. Studi ini menawarkan rekomendasi bahwa dalam konteks Etnisitas yang biasanya menjadi salah satu pokok bahasan dalam teori perilaku memilih ternyata juga dikemas dalam strategi marketing politik dapat menimbulkan beberapa dampak yang negative nantinya yang menyebabkan proses pembangunan tidak mengedepankan azas keadilan sehingga timbul polarisasi di tengah masyarakat.
Homogenisasi Budaya dan Pengaruh Teknologi: Korean Wave Sebagai Budaya Global Nickasari Hendytami; Najamuddin Khairur Rijal; Devita Prinanda
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v7i2.1766

Abstract

Korean Wave or Hallyu is a trend that has developed in the world in the last thirty years. This article discusses the development of the Korean Wave as a form of cultural homogenization facilitated by technology until it is adopted as a global culture. The type of this research is descriptive with a qualitative approach. Data was collected through internet based research. The results show that the spread of the Korean Wave as a form of cultural homogenization is strongly influenced by technology. This can be seen by the dominance of the Korean Wave not only in Asia, but also in Europe, America, and even the Middle East from the use of the internet and social media. This shows that the Korean Wave has been adopted as a global culture.
Modernisasi dan Perubahan Struktur Keluarga pada Masyarakat Adat (Studi Pada Masyarakat Negeri Noloth, Saparua Maluku Tengah) Feky Manuputty; Prapti Murwani; Jurnie Darakay; Rugaya Al Hamid
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v7i2.1769

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak modernisasi terhadap perubahan struktur keluarga pada masyarakat adat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa modernisasi membawa perubahan dalam struktur keluarga di Negeri Noloth. Perubahan struktur keluarga ini ditunjukkan dari adanya perubahan peran dan fungsi keluarga. Dan yang paling kelihatan adalah fungsi sosial pada masyarakat, sebelum berkembangnya teknologi keluarga di negeri Noloth sering memanfaatkanmeja makan sebagai sarana interaksi antar anggota keluarga akan tetapi sekarang antar anggota keluarga disibukkan dengan Handpon dibandingkan bercerita dengan anggota keluarga, sehingga fungsi sosial sangat kentara sekali perubahannya.
Olebolo: Sastra Lisan dan Ritus Petani (Kolaborasi Kearifan Lokal dan Rekayasa Sains dalam Praktik Petani di Tidore) Yuliana; Bustamin Wahid; Nanik Purwanti; Uswatul Mardliyah
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v7i2.1773

Abstract

This article aims at describing two important things in the agricultural tradition in Tidore, namely about olebolo as an oral literary expression of the Tidore farmer entity and farmer rites in agricultural practice in Tidore. This study used a folklore perspective with a phenomenological research type. The author used the Indonesian oral literature expert Endaswuara as a theoretical basis, besides that the author used the economic theory of farmer J. Scott to read, and direct the research in depth. Our findings show that olebolo is an oral literature of farmers singing when they are in the fields and gardens, olebolo is also an encouragement and has mystical and moral content as a true farmer and is able to bring strong solidarity between humans. In addition, the agricultural process in Tidore, especially in Gurabunga, still carries out rituals in the farming process, such as determining the good day during the process of land clearing, planting and harvesting, all of which contain a mystical dimension. Although this ritual is filled with a mystical mechanism, the farmers in Gurabunga also prioritize science, especially the engineering problem of farmers through fertilizers, agricultural bricks can improve the quality and quantity of the harvest. This integration of practice in the world of agriculture shows that the farming community in Gurabunga, cassava with local wisdom but they are so open to the presence of knowledge. Keywords: Oral literature, Farmer’s rite, Tradition-science collaboration
COLLABORATIVE DIGITAL TRANSFORMATION PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA Rio Yusri Maulana
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v7i2.1784

Abstract

This article is intended to contribute as an additional new reference for academics and practitioners in the field of government science and to introduce the concept of developing digital government transformation that focuses on collaboration in Indonesian local governments. This article uses case studies and a limited literature review to explore how collaboration can play an important role in the implementation of digital transformation in the West Java Digital Service (JDS), or the Regional Technical Implementation Unit of the Center for Digital Services, Geospatial Data and Information under the West Java Provincial Communication and Information Office. As a digital-based local government agency, Indonesia has the goal of being an accelerator of achieving government targets to break the digital divide for remote communities, improve the efficiency and accuracy of data and technology-based community data policies, support services and community policy making that are responsive, adaptive, and innovative. This article provides an overview of how Indonesian local governments deliver digital-based policies through joint decision-making or collaborative governance, seeking to share decision-making power with stakeholders to develop joint recommendations for effective and lasting solutions to public problems.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT BERBASIS APLIKASI ELEKTRONIK BUMDESA SUGIHWARAS (e-BES) DI DESA SUGIHWARAS KECAMATAN CANDI KABUPATEN SIDOARJO Yasmin Afandi; Ananta Prathama
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v7i2.1787

Abstract

Community economic empowerment is very necessary, especially in rural areas. Economic empowerment to strengthen the community through efforts owned by the community to get adequate income, obtain information, gain knowledge and skills, so it is expected to have an impact on improving economic results. This study aims to describe the Economic Empowerment of the community based on electronic applications BUMDesa Sugihwaras (E-BES) in Sugihwaras Village Candi District Sidoarjo regency. The type of research used in this study is descriptive with a qualitative approach. The focus of this study uses the empowerment approach (5p) proposed by Suharto cited by Hamid (2018), namely the possibility, strengthening, protection, support, and maintenance. Then the data sources in this study are primary data sources and secondary data sources. Primary data obtained from informants who have been appointed, documentation and observations made. While the secondary data in this study is to complement the needs of research data. The results of this study indicate that the Economic Empowerment of the community based on the electronic application of Sugihwaras village (E-BES) in Sugihwaras Village, Candi District, Sidoarjo regency has not been implemented in its entirety. It can be seen that the possibility is only done well while the strengthening and maintenance has been carried out but not optimal and protection, support has not been implemented by BUMDesa Sukses with Sugihwaras Village, Candi District, Sidoarjo regency
STRATEGI DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO DALAM PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA SENTRA WISATA KULINER WIYUNG KOTA SURABAYA Aisya Safira Nabila; Ertien Rining Nawangsari
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v8i1.1798

Abstract

Keberadaan pedagang kaki lima sebagai salah satu sektor informal merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan dari pembangunan perkotaan. Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro telah berupaya dalam melakukan pemberdayaan terhadap para pedagang kaki lima pada sentra wisata kuliner wiyung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi pemberdayaan pedagang kaki lima pada sentra wisata kuliner wiyung yang dilakukan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif yang menghasilkan data berupa kata-kata tertulis dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Fokus penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan analisis SOAR. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) aspek strengths memiliki keunggulan penerapan kasir tunggal. 2) aspek opportunities dilakukan dengan bimbingan keterampilan memasak dan manajemen produk melalui kerjasama antara pemerintah dan swasta. 3) aspek aspirations yang disampaikan oleh para pedagang kepada Dinas Koperasi dan UMKM yakni peningkatan promosi usaha pada SWK Wiyung. Akan tetapi, masih ada keluhan dari pada pedagang terkait promosi usaha yang kurang maksimal. 4) aspek results telah dirasakan oleh para pedagang dibuktikan dengan peningkatan pendapatan melalui pembinaan, pendampingan, dan monitoring serta evaluasi secara berkala