cover
Contact Name
Otang Kurniaman
Contact Email
otang.kurniaman@lecturer.unri.ac.id
Phone
+62813-9527-8819
Journal Mail Official
pajar@ejournal.unri.ac.id.
Editorial Address
Gedung B1, FKIP Universitas Riau Kampus Bina Widya Km. 12,5 Simpang Baru Panam Pekanbaru Riau Indonesia 28293
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran)
Published by Universitas Riau
ISSN : 25808435     EISSN : 26141337     DOI : 10.33578
Core Subject : Education,
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) aims to develop and disseminate science and technology through the scientific article of research and study of concepts or theories as an effort to enrich the scientific knowledge in the field of education and teaching. Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) covers issues concerning education and teaching at the level of primary, secondary and higher education. This article is based on the results of research and theoretical studies which are equivalent to research supported by various theoretical studies that produce research in the form of educational research, learning research, classroom action research, and development. The fields of science include: Social Sciences Education; Mathematics Education; Language Education; Science Education; Arts and Culture Education; Early Childhood Education; Civics Educational; Religious Education; Physical Education; Education and Teaching; Educational Psychology; Learning Media; Education Management; Educational Technology; Music Education; Economics Education.
Articles 1,268 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DI SDN 001 KEMPAS JAYA Herliati Herliati
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i5.8961

Abstract

Artikel ini membahas efektifitas model pembelajaran pembelajaran berbasis masalah (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Model pembelajaran ini dapat melatih peserta didik untuk menuntaskan masalah-masalah dengan melalui pengetahuan yang telah dimiliki. Problem Based Learning atau PBL merupakan pendekatan dalam proses belajar mengajar dengan memakai suatu permasalahan yang nyata terjadi dalam kehidupan sebagai sebuah konteks untuk peserta didik menggali ilmu mengenai cara berpikir secara kritis. Penelitian yang digunakan berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan desain penelitian model Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian dilaksanakan di SDN 001 Kempas Jaya. Subjek penelitian melibatkan 25 siswa kelas VI (Enam). Pada siklus I, sebelum menerapkan pembelajaran berbasis masalah (PBL), memperlihatkan kemampuan berpikir kritis dengan ketuntasan klasikal 56% dengan rata-rata yang diperoleh 67.2. Sedangkan pada siklus II, nilai ketuntasan klasikal 88% dengan rata-rata diperoleh 77.3. Model pembelajaran berbasis masalah (PBL) secara keseluruhan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran.
PENGARUH PENDIDIKAN & PELATIHAN (DIKLAT) DAN PENGALAMAN MENGAJAR TERHADAP PROFESIONALISME GURU SD NEGERI SE- KECAMATAN BATU HAMPAR KABUPATEN ROKAN HILIR Hendri Hendri; Fadly Azhar; Isjoni Isjoni
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i5.8603

Abstract

Artikel ini melaporkan adanya pengaruh variabel (1) pendidikan dan pelatihan (DIKLAT) terhadap profesionalisme guru, (2) pengalaman mengajar terhadap profesionalisme guru, (3) pendidikan dan pelatihan (diklat) dan pengalaman mengajar secara bersama-sama terhadap profesionalisme guru. Responden penelitian melibatkan guru SD Negeri Kecamatan Batu Hampar Kabupaten Rokan Hilir. Sampel berjumlah 62 orang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket dan portofolio sebagai instrument penelitian. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis prasyarat dan pengujian hipotesis. Koefisien reliabilitas instrument dihitung menggunakan rumus alpha cronbach. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif antara pendidikan dan pelatihan (diklat) terhadap profesionalisme guru sebesar 0,476, dan terdapat pengaruh positif antara pengalaman mengajarvterhadap profesionalisme guru sebesar 0,690. Sedangkan secara simultan pengaruh pendidikan dan pelatihan (diklat) dan pengalaman mengajar terhadap profesionalisme guru sebesar 0,766.
DESKRIPSI KEMAMPUAN GURU DALAM MERANCANG PENILAIAN AUTENTIK DALAM PEMBELAJARAN AKTIF Iis Puspa Subekti; Hairida Hairida; Masriani Masriani; Rahmat Rasmawan; Rody Putra Sartika
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i6.8938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pelaksanaan guru dalam merancang penilain autentik pada pembelajaran aktif, dan mengetahui faktor-faktor penghambat pelaksanaan guru dalam menyusun penilaian autentik pada pembelajaran IPA. Penelitian tersebut menggunakan metode deskriptif, dengan subjek penelitiannya ialah guru IPA di SMPN 2 Pontianak. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket atau kuisoner dan menganalisis Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) guru IPA. Dengan memvalidasi terlebih dahulu pedoman wawancara dan instrumen telaah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebelum digunakan dalam penelitian yang menggunakan uji gregory. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan guru IPA SMPN 2 Pontianak dalam merancang penilaian autentik dalam pembelajaran aktif ialah masih belum baik dalam segi penilaian kognitif, afektif dan psikomotorik, seperti ketidaksesuaian kompetensi dasar dengan indikator, sebagian besar guru tidak merancang rubrik penilaian. Selain itu, juga adanya faktor penghambat yang dihadapi guru karena kegiatan penilaian dilakukan secara bersamaan dengan proses kegiatan belajar, dengan jumlah siswa yang banyak sehingga pendidik kurang maksimal dalam merancang dan merealisasikan seluruh aspek penilaian autentik. Oleh karena itu, diharapkan kepada pendidik agar dapat meningkatkan kemampuan dalam merancang penilaian autentik dengan membaca buku pedoman tentang pembuatan instrumen penilaian dan pelaksanaan penilaian autentik dan mengelola waktu pembelajaran dalam melakukan penilaian.
PENGARUH KEJENUHAN KERJA DAN KOMPETENSI MANAJERIAL TERHADAP KINERJA KEPALA SEKOLAH SMP SWASTA SE-KOTA PEKANBARU Yenti Widiastuti; Fadly Azhar; Hasnah Faizah AR
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i6.8716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh kejenuhan kerja dan kompetensi manajerial terhadap kinerja kepala sekolah SMP Swasta se Kota Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini akan dilaksanakan di seluruh SMP Swasta se-Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Subjek penelitian berjumlah 83 kepala sekolah. Untuk menganalisa data hasil penelitian digunakan regresi linear sederhana dan regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian diketahui Terdapat pengaruh kejenuhan kerja terhadap kinerja kepala sekolah SMP Swasta Se-Kota Pekanbaru. Hal ini dilihat dari nilai Fhitung>Ftabel (21,484>3,96) dengan signifikan (0,000<0,05). Terdapat pengaruh kompetensi manajerial terhadap kinerja kepala sekolah SMP Swasta Se-Kota Pekanbaru. Hal ini dilihat dari nilai Fhitung>Ftabel (93,401>3,96) dengan signifikan (0,000<0,05). Terdapat pengaruh kejenuhan kerja dan kompetensi manajerial terhadap kinerja kepala sekolah SMP Swasta Se-Kota Pekanbaru. Hal ini dilihat dari nilai Fhitung>Ftabel (60,177>3,11) dengan signifikan (0,000<0,05). Dengan determinasi kejenuhan kerja dan kompetensi manajerial terhadap kinerja kepala sekolah SMP Swasta Se-Kota Pekanbaru. yang dihasilkan dari penelitian yaitu sebesar 60,1% dan sisanya 39,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
PENGARUH BIMBINGAN BELAJAR ONLINE TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SELAMA PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS DI SMA NEGERI 1 UJUNGBATU Despra Melly; Rr. Sri Kartikowati; Filma Alia Sari
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i6.8915

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh indikasi rendahnya hasil belajar Ekonomi siswa XI IPS SMA Negeri 1 Ujungbatu selama pembelajaran tatap muka terbatas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan tujuan untuk mengambarkan pengaruh bimbingan belajar online terhadap prestasi belajar siswa selama pembelajaran tatap muka terbatas. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Ujungbatu yang mengikuti bimbingan belajar online (Ruangguru) yang berjumlah 30 siswa. Instrument penelitian ini menggunakan angket untuk variabel bimbingan belajar online, untuk variabel prestasi belajar menggunakan dokumentasi yang diperoleh dari nilai ekonomi semester Ganjil tahun ajaran 2021/2022 SMA Negeri 1 Ujungabatu. Teknik analisis data yang digunakan dengan analisis linier sederhana dengan bantuan SPSS. Analisis data yang dilakukan terhadap masing-masing variabel menggunakan analisis deskriptif, setelah itu dilakukan asumsi klasik sebagai persyaratan untuk dilakukan uji analisis regresi linier sederhana. Hasil dari analisis data ini digunakan untuk melihat adanya pengaruh bimbingan belajar online terhadap prestasi belajar siswa selama pembelajaran tatap muka terbatas di SMA Negeri 1 Ujungbatu. Hasil penelitian menunjukan bahwa bimbingan belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa selama pembelajaran tatap muka terbatas di SMA Negri 1 Ujungbatu dengan diperoleh nilai koefisien regresi (X) bimbingan belajar online sebesar 0,428 dan memberi kontribusi terhadap hasil belajar sebesar 20,8%. Dengan demikian bimbingan belajar online dapat dijadikan alternatife bagi peningkatan prestasi belajar siswa
MELATIH KEMAMPUAN MENCIPTA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK-STEM Rosa Yoeliana; Yennita Yennita; Mitri Irianti
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i6.8736

Abstract

Siswa yang dapat bersaing dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi abad 21 adalah siswa yang memiliki kemampuan diantaranya berpikir tingkat tinggi dan berpikir kreatif, sehingga siswa dapat melatih kemampuan berpikirnya untuk berpikir dan menalar mencari solusi untuk menjawab permasalahan rumit yang akan datang. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan kognitif dalam indikator mencipta. Untuk meningkatkan kemampuan tersebut perlu diterapakan pembelajaran yang inovatif dan berorientasi kepada high order thinking skills salah satu pembelajarannya ialah pembelajaran berbasis proyek STEM (Pjbl-STEM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada indikator mencipta dengan Pjbl-STEM. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain penelitian non equivalent post-test only control group. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan tes dengan instrumen penelitian berupa soal kemampuan berpikir tingkat tinggi pada indikator mencipta. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan rata-rata kelas dengan menerapkan Pjbl-STEM dan kelas yang menerapkan pembelajaran konvensional bernilai positif.
PENGARUH MODEL PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BANGUN DATAR Indah Karuniati Laila; Regina Sipayung; Ribka Kariani Sembiring; Patri Janson Silaban
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i5.8534

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang pengaruh model Pendidikan matematika realistik terhadap hasil belajar matematika siswa. Metode yang digunakan pada penelitian adalah metode penelitian semu. Populasi dalam penelitian adalah 60 siswa SD Negeri 101900 Lubuk Pakam Tahun Pembelajaran 2020/2021. Populasi kelas IV A sebagai kelas eksperimen sebanyak 30 siswa dan kelas IV B sebagai kelas kontrol sebanyak 30 siswa. Hasil belajar matematika siswa pada materi Bangun Datar kelas IV A semester genap menunjukkan bahwa pada kelas eksperimen menggunakan pemberian model pendidikan matematika realistik sebelum dilakukan perlakuan mendapatkan rata-rata pre-test 55,80 dengan tingkat kategori kurang dan setelah diberikan perlakuan model Pendidikan matematika realistik mendapatkan rata-rata post-test 81,29 dengan tingkat kategori baik sekali. Hasil belajar matematika siswa pada materi Bangun Datar kelas IV B semester genap menunjukkan bahwa pada kelas kontrol menggunakan metode konvensional sebelum dilakukan perlakuan mendapatkan rata-rata pre-test 52,70 dengan tingkat kategori kurang dan setelah diberikan perlakuan metode konvensional mendapatkan rata-rata post-test 74,62 dengan tingkat kategori baik. Berdasarkan analisis dengan uji-t, maka diperoleh thitung > ttabel yaitu thitung = 1,745 > ttabel =1,671 dengan taraf signifikansi α = 0,05 atau 5%. Dengan demikian, peneliti menyimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Ha dinyatakan diterima karena rata-rata hasil belajar dengan model pendidikan matematika realistik berpengaruh dari pada siswa yang pembelajarannya menggunakan metode konvensional.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMEBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION DIKELAS V SD KARTIKA 1-2 MEDAN Nelli Arjuna Simarmata; Asnita Hasibuan; Ester Julinda Simarmata; Darinda Sofia Tanjung
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i5.8501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  meningkatkan hasil belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) pada siswa kelas V SD Kartika 1-2 Medan Tahun Pembelajaran 2020/2021 dan  Mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi dengan menggunakan model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) untuk meningkatkan hasil belajar matematika. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi Kubus dan Balok kelas V SD Kartika 1-2 Medan. Hal ii terbukti dari hasil penelitian yang dilakukan pada pretes siswa yang mendapat nilai tuntas sebanyak 5 orang atau 21,73 % sedangkan siswa yang tidak tuntas sebanyak 18 orang atgau 78,27 %. Maka dilanjutkan penelitian pendidikan pada siklus I siswa yang mendapat nilai tuntas sebanyak 14 orang atau 60,86 % sedangkan siswa yang tidak tuntas sebanyak 9 orang atau 39,14 %, pada hal ini terjadi peningkatan pada siklus I disbanding pretes. Namun walaupun demikian hal itu belum memenuhi kategori ketuntasan yang telah ditentukan. Maka dilanjutkan penelitian pada siklus II yaitu siswa mendapat nilai tuntas sebanyak 20 orang atau 86,95% sedangkan siswa yang tidak tuntas sebanyak 3 orang atau 13,05%, maka terjadi peningkatan terhadap siklus II dibandingkan siklus I dan telah memenuhi ketuntasan yang telah ditentukan. Selanjutnya kegiatan guru pada observasi siklus I memperoleh rata-rata sebesar 60% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 78%. Sedangkan aktivitas siswa pada proses pembelajaran memperoleh rata-rata sebesar 58% dan pada siklus II telah meningkat menjadi 84%.
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA GURU SMP NEGERI SE-KECAMATAN BAGAN SINEMBAH KABUPATEN ROKAN HILIR Soni Yarsi; Isjoni Isjoni; Elvis Suanto
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i5.8606

Abstract

Guru sebagai pengajar sekaligus pendidik yang ada selama ini dirasakan masih belum sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan. Berpijak dari hasil wawancara dengan kepala sekolah, maka kondisi kinerja guru-guru SMP Negeri Se-Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir dihadapkan pada berbagai permasalahan yaitu faktor motivasi kerja guru, dan iklim organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan sekaligus membuktikan bahwa terdapat pengaruh motivasi kerja dan iklim organisasi terhadap kinerja guru SMP Negeri Se-Kecamatan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir. Populasi penelitian ini  yaitu seluruh guru yang mengajar di SMP Negeri Se-Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir yang berjumlah 117  orang. Sedangkan teknik pengambilan sampel tiap bagian populasi  dengan menggunakan cara Cluster Random Sampling. Dalam penelitian ini data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini bersifat penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan yaitu metode statistik deskripsi dan metode statistik inferensial dengan teknik statistik parametrik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan motivasi kerja terhadap kinerja guru di SMP Negeri Se-Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir sebesar 47,6%, terdapat pengaruh yang positif dan signifikan iklim organisasi terhadap kinerja guru sebesar 42,5 %. Dan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan motivasi kerja dan iklim organisasi terhadap kinerja guru 53%.
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DAN PROGRAM LINK AND MATCH PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (STUDI KASUS DI SMK NEGERI 1 SUTERA KABUPATEN PESISIR SELATAN) Riza Desriandi; Yepi Herpanda; Nurhizrah Gistituati; Alwen Bentri
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i6.9074

Abstract

Vocational high school (SMK) is secondary education that prepares students to work according to their respective fields. The SMK curriculum's development is needed to improve the quality of graduates who have the potential to work according to the interests and needs of society. Therefore, the SMK curriculum must be in line with what is needed by the world of work, not adjusted to government policies. In the SMK curriculum, we recognize the term link and match as a form of curriculum alignment with the demands of the business and industrial world (DUDI). However, implementing the 2013 Curriculum policy and link and match encountered problems, namely the teaching factory program. This study aimed to see the implementation of the 2013 curriculum and the link-and-match program implemented by schools, teachers, and students at SMK Negeri 1 Sutera. The research used is qualitative research where the data sources or respondents are school principals, teaching and education staff, and parties involved in curriculum implementation. Data collection techniques are observation, interviews, and studies. Data analysis used an interactive model. Data validity used data triangulation. The results of the study show that: 1) In general, the implementation of the 2013 curriculum at SMK Negeri 1 Sutera in the program has been going well but needs to be improved in the PPK and GLS programs, 2) the implementation of learning in the classroom still needs to be improved because there are still several teachers, especially in using learning methods are still teacher-centered, 3) the implementation of street vendors, teaching factories, and Special Job Fairs has not been implemented optimally because there are differences between KD and implementation in the field.

Page 87 of 127 | Total Record : 1268