Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar
Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar is a journal published twice a year, namely in June and December that aims to be a forum for scientific publications to pour ideas and studies complemented with the results of research related to primary school education. To achieve this, basic education journals will selectively disseminate ideas and studies complemented by quality research results related to basic education, develop an education center to the elementary-school that can produce innovative, creative and original work and tested in the field of education and learning elementary School to be disseminated and implemented for improving the quality of primary-to-national education at the national, regional and international levels.
Articles
13,968 Documents
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI BERBASIS CANVA DALAM PEMBELAJARAN PKn DI MTsN 5 AGAM
Fitri Eliza;
Buchari Nurdin;
Azwar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.32716
This study was motivated by the low interest and learning motivation of students in Civic Education (PKn) at MTsN 5 Agam, which has mostly relied on lecture methods with minimal use of technology. The objectives of this research are: (1) to design Civic Education learning using Canva-based animated video media, (2) to describe the implementation of this media in the learning process, and (3) to analyze the supporting and inhibiting factors in its use. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving Civic Education teachers and seventh-grade students. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the use of Canva-based animated video media creates a more engaging and enjoyable learning atmosphere and helps students better understand the material on religious diversity in Indonesia. Supporting factors include the availability of internet access, supporting devices such as laptops and projectors, and active student participation. However, challenges were found in limited facilities, particularly the number of projectors, classroom lighting, and video duration management that sometimes exceeded the allocated time. Overall, Canva-based animated video media is effective in increasing students’ interest and understanding in Civic Education learning. Keywords: Learning Media, Animated Video, Canva, Civic Education
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI BUNGA MAJEMUK KELAS XI SMAN 3 PADANG
Penita Ani Karya;
Anna Cesaria;
Yulia Haryono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.32717
This research is motivated by the lack of technology utilization in developing teaching materials. The aim of this study is to develop an Electronic Student Worksheet (E-LKPD) based on Problem Based Learning (PBL) for compound interest material in Grade XI at SMAN 3 Padang that is valid and practical. The subjects of this research were students of SMAN 3 Padang. This study employed a research and development (R&D) method with the ADDIE development model, which consists of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The instruments used in this research included teacher and student interview analyses using interview guidelines, material analysis on the module using a checklist, student characteristic analysis using a questionnaire, validation analysis by media experts and material experts using questionnaires, and practicality analysis and interviews using questionnaires and interview guidelines to assess the validity and practicality of the E-LKPD. Based on the E-LKPD validity results obtained from the validation by media experts and material experts, a percentage of 91% was achieved, categorized as very valid. The practicality score from the one-to-one trial with teachers was 90%, categorized as very practical, and from the one-to-one trial with students was 93%, also categorized as very practical. In the small group trial conducted with students, the practicality score was 81%, categorized as very practical. Based on these findings, it can be concluded that the E-LKPD based on Problem Based Learning for compound interest material is declared valid and practical. Â
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB 3D BIODIGITAL HUMAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PENCERNAAN MANUSIA PADA SISWA SD
Rahma Kartini, Nazwa;
Yuyu Yuliat;
Wina Dwi Puspitasari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.32718
Pembelajaran IPA di sekolah dasar masih menghadapi kendala dalam menyampaikan konsep abstrak, khususnya materi sistem pencernaan manusia. Siswa kesulitan memahami organ, fungsi, dan proses pencernaan karena pembelajaran masih dominan menggunakan buku teks dan penjelasan verbal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media video edukasi tiga dimensi berbasis Biodigital Human pada materi sistem pencernaan manusia kelas V serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model 4D. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri Maja Selatan 1. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket respons siswa, angket respon guru, dan tes pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan media memperoleh skor kelayakan 100% dari ahli materi, 93% dari ahli media, dan 88% dari ahli bahasa. Respon siswa sangat positif, menilai tampilan media menarik, jelas, dan tidak membosankan. Respon guru juga tinggi dengan skor 92%. Tes pemahaman konsep menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata nilai posttest 87,98 lebih tinggi dari pretest 78,90. Penelitian ini menegaskan bahwa media video edukasi tiga dimensi layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS.
PENDIDIKAN LITERASI KEWARGANEGARAAN GEN Z MELALUI IMPLEMENTASI KOMUNITAS CIVIC KOLABORASIK DI KOTA TEGAL
Fitriyanto;
Ibnu Sulaiman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.32719
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui definisi dan prinsip komunitas literasi kewarganegaraan serta strategi Civic Kolaborasik dalam membumikan literasi pendidikan kewarganegaraan di Kota Tegal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, hal ini memungkinkan peneliti untuk masuk dan interaksi secara intens dengan narasumber di lapangan. Sumber data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan triangulasi data yaitu menggabungkan antara tiga teknik sumber data tersebut. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa komunitas literasi kewarganegaraan merupakan hasil konstruksi sosial, sehingga menciptakan komunitas yang berasaskan keminatan, kesesuaian maupun geografis. Civic Kolaborasik merupakan manifesto komunitas masyarakat yang berfokus pada nilai-nilai literasi kewarganegaraan. Fungsi Civic Kolaborasik ialah mengedukasikan Gen Z terkait pentingnya literasi agar terhindar dari perilaku negatif akibat distrupsi teknologi. Strategi Civic Kolaborasik dalam membumikan literasi kewarganegaraan ialah pendekatan emosional dengan masyarakat, kolaborasi dengan stakeholder, kajian mingguan berupa diskusi ilmiah dan ngaji kitab kuning, serta kolaborasi dengan berbagai organisasi pelajar dan mahasiswa terkait literasi dan kepekaan sosial.
MENGASAH KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PARAFRASE DENGAN MODEL PEMBELAJARAN COST PER LEARNING PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Maulana, Mahfuz afif;
Rizky Amelia;
Aslamiah;
Wahdah Refia Rafianti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.32721
Permasalahan yang terjadi pada penelitian ini yaitu belum maksimalnya aktivitas peserta didik, keterampilan berpikir kritis dan keterampilan parafrase pada materi ide pokok. Solusi yang menyelesaikan masalah tersebut adalah menggunakan model pembelajaran Cost per Learning. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis, dan keterampilan parafrase setelah menggunakan model pembelajaran Cost per Learning. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 4 kali pertemuan. Data yang diambil adalah data kualitatif yang diperoleh berdasarkan observasi aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik, keterampikan berpikir kritis, dan keterampilan parafase serta data kuantitatif diperoleh melalui soal evaluasi tertulis secara kelompok dan individu. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan akvitas peserta didik dari menjadi 65% menjadi 88%, keterampilan berpikir kritis dari 50% menjadi 83%, dan keterampilan parafrase dari 49% menjadi 83%. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan model Cost per Learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia mampu meningkatkan aktivitas peserta didik, kemampuan berpikir kritis, dan kemampuan parafrase.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DIGITALAUGMENTED REALITY 3D UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DALAM PEMBELAJARAN DIFERENSIASI MATERI TATA SURYA
Dwi setiani;
Yeri Sutopo;
Agus Yuwono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.32728
This study was motivated by the difficulties students face in understanding abstract and complex solar system material at the elementary school level. The purpose of this study was to develop interactive digital learning mediabasedon3D augmented reality (AR) to improve students' cognitive abilities through differentiated learning. The development model used was ADDIE, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data collection was conducted through expert validation, teacher and student questionnaires, and pretest and post test assessments to measure learning outcomes. Validation was performed by two media experts and three subjectmatter experts, followed by a pilot test with sixth-grade students at SD Negeri 1 Bandung. The research findings indicate that the developed 3D AR media falls in to the highly suitable category based on expert evaluations, is practical base don user feedback, and is effective in improving students' cognitive learning outcomes. These findings indicate that the integration of AR technology in differentiated learning can enhance student engagement, facilitate visual concept understanding, and support more meaningful learning at the elementary school level
ANALISIS PENERAPAN MODUL AJAR SEBAGAI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SD NEGERI 2 BOKAT
insiano, dewi angraini;
Marto, Hasia;
Nasriani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.32729
This research was prompted by the crucial role of teaching modules in supporting the Merdeka Curriculum, yet its implementation at SD Negeri 2 Bokat has not been optimal. This study aims to analyze the application of teaching modules as an implementation of the Merdeka Belajar curriculum at the school. This research used a descriptive qualitative approach. Data were collected through interviews with the fourth-grade teacher and the principal, observation of the learning process, and documentation of teaching materials. The results show that the application of teaching modules at SD Negeri 2 Bokat has successfully covered three main components: general information, core components, and appendices. The implementation has been proven to support effective, productive, and meaningful learning. Although some shortcomings were identified, they were overcome through the teacher's innovative approach, adapting the module's content to student characteristics and school conditions. With the dedication of the teacher and support from the principal, the application of the teaching module runs optimally and positively impacts student development.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI BAGAIMANA BENTUK INDONESIAKU DI KELAS VSD GMIT KUANINO 1 KOTA KUPANG
Marni Hello, Serli;
Maria Masi, Lolang;
Y.N Adoe, Treesly
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.32736
Thesis by Serli Marni Hello NIM 2101140106 with the title "Use of Animated Video Media to Improve Student Learning Outcomes in the Science Subject of the Material How is My Indonesia Formed in Class V of GMIT Kuanino 1 Elementary School, Kupang City". The formulation of the research problem is: How to improve student learning outcomes on the material how is my Indonesia formed through the use of audiovisual media?. This study aims to improve student learning outcomes on the material how is my Indonesia formed using audiovisual media. This type of research is Classroom Action Research with the following stages: planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this study were 10 grade V students with details of 6 male and 4 female students. Data collection techniques were carried out using observation, test and documentation techniques. This study shows that there was an increase in results from cycle I to cycle II. The average value of cycle I was 71.2 with a percentage of completion of 50%. In cycle II, the average value of students increased to 87.6 with a percentage of completion of 90%. Based on the results of the study above, it can be concluded that the use of audiovisual media in learning how my Indonesia looks like can improve student learning outcomes in class V of GMIT Kuanino 1 Elementary School, Kupang City.
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA KELAS V UPTD SD NEGERI BAENGAS 1 BANGKALAN
Rosiana, Nina;
Hasanah, Alfiatul;
Khotimah, Husnul;
Amelia Putri, Arnetta;
Widiyanto Saputra, Ilham;
Sudi Pratikno, Ahmad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.32739
Motivasi belajar merupakan dorongan dalam diri seseorang untuk melakukan yang terbaik dengan bekerja keras demi mencapai hasil yang optimal sesuai dengan kondisi yang diharapkan, serta mampu bersaing dengan siswa lain sesuai kriteria tertentu. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan peneliti di SDN Baengas 1, ditemukan bahwa motivasi belajar siswa, khususnya kelas V, masih tergolong rendah. Kondisi ini menunjukkan bahwa masih terdapat cukup banyak siswa yang kurang memiliki kemauan dan kesungguhan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa kelas V di SDN Baengas 1 serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus agar dapat menggambarkan permasalahan secara mendalam. Penelitian ini menunjukkan bahwa rendahnya motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: (1) kurangnya rasa percaya diri siswa, (2) kurangnya kesiapan dalam mengikuti proses pembelajaran, (3) minimnya dorongan dan perhatian dari orang tua, (4) keterbatasan variasi dalam metode pembelajaran yang digunakan guru, dan (5) rendahnya antusiasme siswa terhadap belajar. Faktor-faktor tersebut berdampak pada kegiatan belajar yang cenderung pasif sehingga pemahaman siswa terhadap materi menjadi kurang optimal dan hasil belajar tidak maksimal. Oleh karena itu, motivasi belajar siswa perlu dijaga serta dikembangkan secara berkelanjutan. Apabila motivasi menurun, maka siswa akan mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran dengan baik, dan pada akhirnya tujuan pendidikan tidak dapat tercapai sebagaimana mestinya.
Efektivitas Penerapan Teknik Dekorasi Artistik terhadap Peningkatan Daya Tarik Pembeli di Toko Bakery Donut Lylo Pinrang
Yunita S, Rustam Effendy;
Damayanti Trisnasari;
Yusrianti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.32742
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana atribut visual dari dekorasi artistik mempengaruhi daya tarik konsumen dan keputusan pembelian mereka. Populasi dari penelitian ini yaitu semua konsumen Donut Lylo Pinrang, adapun metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan kuesioner,observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan dekorasi artistik pada produk Toko Bakery Donut Lylo Pinrang mampu meningkatkan persepsi dan minat beli konsumen secara signifikan. Rata-rata skor posttest sebesar 37,17 mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan skor pretest sebesar 29,85 (p < 0,05). Meskipun peningkatan nilai N-Gain Score tergolong rendah (0,0625), data penjualan menunjukkan adanya kenaikan volume sebesar 24 pcs per hari atau total 360 pcs pada periode setelah penerapan dekorasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa dekorasi artistik berperan efektif dalam meningkatkan daya tarik produk dan berdampak positif terhadap penjualan penelitian ini membuktikan bahwa dekorasi artistik merupakan strategi efektif dalam meningkatkan daya tarik produk dan minat beli konsumen.