Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar
Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar is a journal published twice a year, namely in June and December that aims to be a forum for scientific publications to pour ideas and studies complemented with the results of research related to primary school education. To achieve this, basic education journals will selectively disseminate ideas and studies complemented by quality research results related to basic education, develop an education center to the elementary-school that can produce innovative, creative and original work and tested in the field of education and learning elementary School to be disseminated and implemented for improving the quality of primary-to-national education at the national, regional and international levels.
Articles
13,968 Documents
KENDALA GURU DALAM PENGGUNAAN APLIKASI RUANG GTK DI SEKOLAH DASAR
Ismawanti, Afifah;
Sastrawati, Eka;
Alirmansyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.33517
This study aims to analyze the obstacles faced by teachers in using the Teacher and Education Personnel (GTK) Space application in elementary schools. Using a descriptive qualitative approach, the research was conducted at SD Negeri 55/I Sridadi involving 10 teachers as respondents through in-depth interviews and participatory observation techniques. The results identify multidimensional obstacles including limitations in teachers’ digital literacy, operational complexity of the application, technological infrastructure distruptions, demographic factors of teacher age, and limitations in support and mentoring systems. These obstacles impact teachers’ time management and workload, creating an efficiency paradox where technology designed to enhance productivity actually generates additional administrative burden. Despite facing various challenges, teachers acknowledge significant benefits in the form of centralized data managementand improved accessibility to personnel information. The variation in teacher responses shows a diverse spectrum of adaptation, from resistance to enthusiastic adoption, influenced by internal and external factors. The study recommends implementing comprehensive strategies including continuous training programs with differentitation approaches, establishment of robust support systems, strengthening institutional support, and improving application user interface to optimize the utilization of digital technology in supporting teacher professionalism and learning quality in elementary school.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN POWER POINT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS II SD PADA PELAJARAN SENI BUDAYA DI SD NEGERI 015019 DAHANA TABALOHO GUNUNGSITOLI,NIAS.
Nursini Lase, Nursini Lase;
Dara Fitrah Dwi;
Beta Rapita Silalahi;
Safrida Napitupulu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.33519
Media pembelajaran berbasis teknologi, seperti Power Point, telah menjadi salah satu alat yang populer dalam pendidikan modern. Penelitian ini bertujuan untuk Pengaruh Media Pembelajaran Power Point Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas II SD Pada Pelajaran Seni Budaya di SD Negeri 015019 Dahana Tabaloho Desain penelitian dalam penelitian ini termasuk dalam jenis one grup desaign pre-test and post-test. Metode dalam penelitian ini adalah termasuk dalam jenis eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II SD Negeri 015019 Dahana Tabaloho sejumlah 24 siswa yang berjumlah 24 siswa yang terdiri dari 9 laki-laki 15 perempuan. Berdasarkan hasil post-test yang diperoleh dari 24 siswa, total nilai yang terkumpul meningkat menjadi 1896. Nilai maksimum yang dicapai oleh seorang siswa dalam post-test adalah 151,68, sedangkan nilai minimum adalah 67. Rata-rata nilai post-test juga mengalami peningkatan yang signifikan. Distribusi statistik post-test menunjukkan adanya peningkatan performa siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan media PowerPoint. Peningkatan dalam nilai maksimum dan nilai minimum dibandingkan dengan pre-test menunjukkan adanya perkembangan positif dalam hasil belajar siswa setelah diberikan perlakuan. Penggunaan media pembelajaran PowerPoint terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test. Nilai rata-rata pre-test adalah 51,75, sedangkan nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 79,00. Hal ini menunjukkan bahwa media PowerPoint berhasil meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Kata Kunci : Media Pembelajaran Power Point, Hasil Belajar Siswa
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS V UPT SPF SD NEGERI 106163 BANDAR KLIPPA
Niken Andini;
Nurmairina;
Dara Fitrah Dwi;
Safrida Napitupulu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.33522
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi sistem pernapasan manusia di kelas V SD Negeri 106163 Bandar Klippa, yang disebabkan oleh model pembelajaran konvensional yang kurang melibatkan siswa secara aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), khususnya pada materi sistem pernapasan manusia. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe nonequivalent control group design. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 43 orang, terdiri dari 21 siswa kelas kontrol dan 22 siswa kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t untuk melihat perbedaan hasil belajar antara kedua kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan pada kelas yang menggunakan model PjBL. Rata-rata nilai post-test siswa kelas eksperimen adalah 82,50, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 68,09. Berdasarkan uji-t diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model PjBL terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning (PjBL) berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Kata kunci: Project Based Learning, hasil belajar, sistem pernapasan manusia, IPAS, siswa SD
DESIGN AND IMPLEMENTATION OF AN EDUCATIONAL QUIZ TO PROMOTE RELIGIOUS MODERATION AMONG PRIMARY SCHOOL STUDENTS
Ridwan, Muhammad;
Lasimin;
Ropiudin;
Syska, Kavadya
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.33525
This study explores the design and implementation of an educational quiz aimed at promoting religious moderation among primary school students. The quiz, consisting of 50 multiple-choice questions across five thematic areas—tolerance and respect for differences, peaceful coexistence, anti-violence, love for the nation and diversity, and friendship and togetherness—was implemented with students in grades 3 to 6 at MI Ma’arif NU 1 Kracak, Cilacap. The study employed a quasi-experimental design with pre- and post-test assessments to evaluate changes in students' knowledge, attitudes, and behaviors. Classroom observations and student reflections were also used to gain deeper insights into the impact of the quiz. The results indicate a significant increase in students’ knowledge of religious moderation after participating in the quiz, as well as positive changes in attitudes and behaviors related to tolerance, empathy, and respect for diversity. The interactive features of the quiz, including immediate feedback and friendly competition, were found to enhance student engagement and motivation. Teachers reported that the quiz encouraged open discussions about sensitive topics, such as interfaith relations and cultural diversity, fostering a more inclusive classroom environment. The findings suggest that game-based learning, particularly through interactive quizzes, can be a powerful tool for instilling values of tolerance and social harmony in primary education. This study highlights the potential of integrating quiz-based interventions into school curricula to promote religious moderation and prepare students for life in multicultural societies. Future research is recommended to explore the long-term impact of such interventions and examine their scalability across different educational contexts.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA KELAS XI UPT SMA NEGERI 10 SIDRAP
Septiyani Hamid Bohari;
Nurmayanti;
Hasanuddin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.33530
Penelitian ini yang bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran Doratoon. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas tahap. Analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentsi, angket, dan tes. Adapun teknik analisis data yang digunakan persentasi untuk data kualitatif dan N-gain untuk data kuantitatif. Hasil validasi media memperoleh skor 86% (sangat valid), validasi materi 84% (sangat valid), hasil penilaian angket respon guru sebesar 100% (sangat praktis), hasil angket responden siswa perorangan dengan skor rata-rata sebesar 93% (sangat praktis), hasil angket responden kelompok kecil dengan skor rata-rata sebesar 95% (sangat praktis), hasil angket responden uji lapangan dengan skor rata-rata sebesar 94,33% (sangat praktis), dan hasil N-gain dengan skor rata-rata 79,74 (sangat efektif). Berdasarkan data tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa video pembelajaran Doratoon dapat digunakan dalam proses pembelajaran Seni Budaya di kelas XI UPT SMA Negeri 10 Sidrap.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBASIS ECOPRENEURSHIP DAN KREATIVITAS PADA PEMBELAJARAN IPAS TERHADAP LITERASI LINGKUNGAN
Dewi Wulan Angraeni;
Imam Farisi, Mohammad;
Suhartono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.33532
This study aims to analyze the influence of the ecopreneurship-based Project Based Learning (PjBL) model and students’ creativity on environmental literacy in IPAS (Science and Social Studies) learning among fifth-grade students at SDN Candrajaya I. Using a quantitative approach with a quasi-experimental design, the research involved 41 students divided into two groups: an experimental class applying the ecopreneurship-based PjBL model and a control class using the Problem Based Learning (PBL) model. Data were analyzed using multiple linear regression. The results showed that the ecopreneurship-based PjBL model had a significant effect on improving students’ environmental literacy (significance value 0.024 < 0.05), while students’ creativity did not show a significant effect (significance value 0.798 > 0.05). Simultaneously, both independent variables did not have a significant influence on environmental literacy (significance value 0.070 > 0.05).
PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA SEDERHANA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA KELAS 5 SD
Dina Mauliya Lorenza;
Faizal Chan;
Desy Rosmalinda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.33537
Salah satu tolak ukur keberhasilan pembelajaran adalah peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan alat peraga sederhana terhadap hasil belajar siswa kelas V sekolah dasar pada materi sistem pencernaan manusia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen One Group Pretest-Posttest, melibatkan 15 siswa. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest yang telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda soalnya. Analisis dilakukan dengan N-Gain, uji normalitas, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai siswa meningkat dari 42,27 (pretest) menjadi 79,13 (posttest) dengan N-Gain 0,65 (kategori sedang). Uji paired sample t-test menghasilkan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif diterima. Kesimpulannya, penggunaan alat peraga sederhana berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas V sekolah dasar.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL DALAM KEMAMPUAN KOLABORASI SISWA PADA MATERI KERAGAMAN BUDAYA LOKAL (MAKANAN KHAS BANTEN) KELAS V SD ISLAM TIRTAYASA
Aisiy, Khalda Rahadatul;
Beni Junedi, Ratna Dewi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.33539
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kolaborasi siswa dalam pembelajaran tematik di SD Islam Tirtayasa. Dalam praktiknya, pembelajaran di kelas seringkali masih bersifat satu arah dan kurang melibatkan partisipasi aktif siswa. Selain itu, minimnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif turut menjadi faktor penghambat keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar kelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan media pembelajaran Wordwall terhadap kemampuan kolaborasi siswa pada materi keragaman budaya lokal, khususnya makanan khas Banten. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa panduan observasi dan pedoman wawancara. Subjek penelitian terdiri dari satu guru dan enam siswa kelas V yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Wordwall mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa, tanggung jawab individu, kemampuan komunikasi, dan kerja sama dalam kelompok. Media ini menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Wordwall efektif dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa pada pembelajaran tematik berbasis budaya lokal.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA KELAS IV SDN LONTAR 3
Amalia, Putri;
Beni Junedi;
Ratna Dewi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.33540
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPAS khususnya pada materi perubahan wujud benda. Pembelajaran yang kurang interaktif membuat siswa cenderung pasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran wordwall dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDN Lontar 3 serta mengetahui tanggapan siswa terhadap media wordwall. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental desain one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa kelas IV yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan kuesioner. Data dianalisis dengan uji normalitas data, uji-t, uji N-Gain serta analisis deskriftif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah menggunakan media wordwall, yang ditunjukkan dari peningkatan skor posttest secara signifikan dibandingkan pretest dan hasil kuesioner tanggapan siswa memiliki kriteria sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran wordwall efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi perubahan wujud benda dan kuesioner tanggapan siswa memiliki kriteria sangat baik. Hal ini juga dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN FLASH CARD TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SDN PONDOK BAHAR 3
Aida Nabila;
Dilla Fadhillah;
Boy Dorahman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Discussing facts and opinions in Indonesian language lessons often makes the classroom atmosphere feel rigid. To break this pattern, Flash Cards come as a simple yet powerful medium that sparks learning interactions. With their colors, images, and easy-to-remember format, Flash Cards are expected to boost motivation and help students clearly distinguish between facts and opinions. A quasi-experimental design with a Nonequivalent Control Group Design was applied in this study, involving 66 fifth-grade students of SDN Pondok Bahar 3 in the 2024/2025 academic year. Class VA served as the experimental group using Flash Cards, while Class VB acted as the control group. The research instrument consisted of 25 multiple-choice questions that had been validated to measure learning outcomes. Data analysis using a t test revealed that the pretest results showed no significant differences, while the posttest indicated a meaningful gap with a t value of 2.977 higher than the t table of 1.997. These findings confirm that Flash Cards are not merely colorful pieces of paper, but a creative strategy that strengthens comprehension and enhances student achievement in learning facts and opinions.