cover
Contact Name
M. Lutfi Firdaus
Contact Email
M. Lutfi Firdaus
Phone
-
Journal Mail Official
pascapendipa@unib.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
PENDIPA Journal of Science Education
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 20869363     EISSN : 26229307     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
PENDIPA Journal of Science Education is a peer-reviewed, open-access journal covered all aspect of science and science education. PENDIPA journal welcomes the submission of scientific articles related to mathematics, physics, chemistry, biology, and its educational implementation in a school, higher education and other educational institution. We encourage scientist, lecturer, teacher and student to submit their original paper to the journal. PENDIPA journal is published by Graduate School of Science Education - University of Bengkulu, three times a year on February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 662 Documents
Tinjauan Literatur: Transformasi Limbah Cangkang Telur dan Sekam Padi Sebagai Katalis CaO-SiO2 dalam Produksi Biodiesel Nur Ulul Azmi; Revia Syafutri; Naufal Irsyad Hanif; Rizky Ikhsan Febrian; Davin Rasendriya Prayata
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 3 (2026): July - September
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.3.855-864

Abstract

Produksi biodiesel secara konvensional umumnya masih menggunakan katalis homogen yang memiliki kelemahan berupa proses pemisahan yang rumit, pembentukan limbah cair, dan potensi korosi pada peralatan. Salah satu alternatif yang lebih ramah lingkungan adalah penggunaan katalis heterogen berbasis limbah biomassa. Kajian ini bertujuan menganalisis potensi limbah cangkang telur dan abu sekam padi sebagai bahan baku sintesis katalis heterogen CaO-SiO₂ untuk produksi biodiesel serta mengevaluasi karakteristik, kinerja katalitik, dan kontribusinya terhadap pencapaian SDGs. Penelitian dilakukan menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah, buku, dan sumber terpercaya yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Data dianalisis secara deskriptif, komparatif, dan sintesis untuk membandingkan metode sintesis, karakterisasi, serta performa katalis. Hasil kajian menunjukkan bahwa cangkang telur merupakan sumber CaO berkualitas tinggi melalui proses kalsinasi, sedangkan abu sekam padi menghasilkan SiO₂ amorf dengan luas permukaan tinggi yang efektif sebagai material pendukung. Pengompositan CaO-SiO₂ mampu meningkatkan luas permukaan, stabilitas, dan aktivitas katalitik dibandingkan CaO murni. Komposisi optimum diperoleh pada penambahan SiO₂ sebesar 5%, yang menghasilkan rendemen biodiesel mencapai sekitar 96,29%. Pemanfaatan kedua limbah biomassa tersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi biodiesel, tetapi juga mendukung penerapan ekonomi sirkular, pengurangan limbah, serta pencapaian SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).
Analisis Faktor Gaya Hidup Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Kelompok Usia produktif Di Kelurahan Karang Anyar, Samarinda Adnan Nur Jailani; Akhmad; Dora Dayu Rahma Turista; Sri Purwati
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 3 (2026): July - September
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.3.865-874

Abstract

The study was setback by Indonesian health survey 2023, hypertension prevalence in people ages 18 to 30.8%, the city health service of samarinda recorded 214,129 lives over 15 years old. The study was intended to get an overview of diet and physical activity and analyze the relationship between lifestyle factors and the incidence of hypertension in the productive age groups of the new coral samarinda. This type of study is an analtic observational by a case-control, it was done in the region of the Wonorejo hospital for 5 months in 2026, the sample was taken using a total sampling method with the 357 respondents, with 122 case groups and 235 control groups. Secondary data are obtained from the January-March 2026 surveillance forms and analyzed using univariates & bivariates (chi-square and calculating odds ratio (OR)). Bivariatic tests indicate lifestyle factors that have a significant relationship with the incidence of hypertension are short on fruit and vegetables (asymp. Sig = 0.007; OR = 1,845; 95% CI: 1.181-2,881) and excessive sugar consumption (asymp. Sig = 0.002; OR = 0.383; 95% CI: 0.207-0.706). Studies concluded that lack of diet in fruits and vegetables is a real risk factor that increases hypertension opportunities of 1.845. Instead, excessive sugar consumption indicates statistically protective level of risk (OR < 1).
Pengembangan Instrumen Four Tier Multiple Test Materi Pewarisan Sifat Berbasis Kearifan Lokal Banten untuk Mengukur Tingkat Pemahaman Konsep Siswa Kelas IX Fajrin Nur Azizah; Liska Berlian; Nofita Fajariyanti
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 3 (2026): July - September
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.3.806-815

Abstract

The test instrument currently used by teachers is only a single-level multiple-choice test. The use of a single-level multiple-choice test instrument is still less able to indicate students' conceptual understanding because it is easy to answer by guessing. The Four Tier Multiple Test instrument has a format that is equipped with the level of confidence of answers and reasons, challenging students to be confident in choosing answers. This study aims to describe the level of validity of the Four Tier Multiple Test instrument and to describe the level of student response to the Four Tier Multiple Test instrument. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation & Evaluation) development model. The data collection instruments used in this study were validation questionnaires and student response questionnaires. This study involved 85 ninth-grade students as respondents to describe the level of student response to the Four Tier Multiple Test instrument. The level of validity of the Four Tier Multiple Test instrument as assessed by material expert validators was 94.38% (very valid), media expert validators 97.05% (very valid), evaluation expert validators 91.05% (very valid) and science teacher validators 88.99% (very valid). The level of student response to the Four Tier Multiple Test instrument was 84.83%, in the very good category.
Implementasi E-LKPD dengan Pendekatan Saintifik Tema Peranan Bioteknologi dalam Diversifikasi Pangan untuk Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas IX Aini Sita Rahmawati; Liska Berlian; Rt Bai Rohimah
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 3 (2026): July - September
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.3.835-844

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada fakta bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih minim selama proses pembelajaran di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi lembar kerja siswa elektronik (E-LKPD) menggunakan pendekatan ilmiah pada tema Peran Bioteknologi dalam Diversifikasi Pangan untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, dan untuk mendeskripsikan tingkat respons siswa terhadap implementasi E-LKPD dengan pendekatan ilmiah ini. Desain penelitian yang digunakan adalah desain pretest-posttest satu kelompok. Penelitian ini dilakukan di 5 sekolah, yaitu MTs Yaumin Cikande (Sekolah 1), SMPIT Syifa Fikriya Cikande (Sekolah 2), SMPN 7 Cilegon (Sekolah 3), SMPN 2 Kota Serang (Sekolah 4), dan SMPN 1 Cikande (Sekolah 5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi E-LKPD dengan pendekatan ilmiah untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas sembilan memiliki tingkat implementasi sebesar 90,24% untuk Sekolah 1, 90,21% untuk Sekolah 2, 90,75% untuk Sekolah 3, 91,55% untuk Sekolah 4, dan 91,55% untuk Sekolah 5. Kemampuan berpikir kritis siswa adalah 71,16 di Sekolah 1, 81,2 di Sekolah 2, 75,57 di Sekolah 3, 73,89 di Sekolah 4, dan 76,85 di Sekolah 5. Tingkat respons siswa terhadap implementasi E-LKPD dengan pendekatan ilmiah pada tema Peran Bioteknologi dalam Diversifikasi Pangan adalah 76,33% di Sekolah 1, 85,85% di Sekolah 2, 76,63% di Sekolah 3, 77,76% di Sekolah 4, dan 79,45% di Sekolah 5.
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Berdasarkan Gaya Kognitif Nurina Aulia Febriana; Endah Budi Rahaju
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 3 (2026): July - September
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.3.845-854

Abstract

Pembelajaran matematika bertujuan mengembangkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Namun, hanya 7% siswa SMP yang mempunyai kemampuan komunikasi matematis tinggi. Kemampuan komunikasi matematis, baik tulis maupun lisan, dipengaruhi oleh gaya kognitif reflektif dan impulsif. Oleh karena itu, siswa diupayakan mampu melakukan pengembangan kemampuan komunikasi matematis melalui penyelesaian soal cerita pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Kajian ini memiliki tujuan medeskripsikan kemampuan komunikasi matematis tulis dan lisan siswa yang bergaya kognitif reflektif dan impulsif dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV. Subjek penelitian terdiri atas dua siswa SMP kelas VIII yang bergaya kognitif reflektif dan impulsif, dengan kemampuan matematika tinggi setara, dan berjenis kelamin perempuan. Instrumen penelitian meliputi MFFT, TKM, tugas komunikasi matematis, dan pedoman wawancara. Temuan studi mengindikasikan bahwasanya siswa yang bergaya kognitif reflektif mampu untuk memenuhi indikator kemampuan mengekspresikan ide-ide matematika secara tertulis dan lisan serta indikator kemampuan menggunakan simbol, notasi, dan istilah matematika secara tertulis dan lisan. Namun, siswa yang bergaya kognitif reflektif tidak mampu memenuhi indikator kemampuan memahami, menginterpretasi, dan mengevaluasi ide-ide matematika secara tertulis dan lisan karena tidak tepat dalam menyusun rencana penyelesaian serta menentukan kemungkinan maksimal jumlah pembelian dua barang, sehingga kesimpulan jawaban yang disebutkan tidak sesuai dengan informsai yang ditanyakan. Sebaliknya, siswa yang bergaya kognitif impulsif tidak mampu memenuhi seluruh indikator komunikasi matematis tulis dan lisan dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV.
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Kahoot terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Materi Ekosistem dan Interaksinya Dwita Rosalinda Sinabariba; Herliani; Masitah; Elsje Theodora Maasawet; Sri Purwati; Arifai
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 3 (2026): July - September
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.3.875-884

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan peserta didik dalam memahami materi ekosistem, rendahnya motivasi belajar siswa, pembelajaran biologi yang monoton, serta terbatasnya penggunaan media pembelajaran di SMA Negeri 13 Samarinda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning berbantuan Kahoot terhadap hasil belajar dan motivasi belajar siswa pada materi ekosistem. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Non-equivalent Control Group Pretest and Posttest. Melalui teknik purposive sampling, dipilih 72 siswa kelas X SMA Negeri 13 Samarinda yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes kognitif pilihan ganda, angket motivasi, observasi, dan wawancara. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan independent sample t test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar kognitif di kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol, yang dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Selain itu, penerapan model pembelajaran ini secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa, dengan nilai signifikansi 0,038 (p < 0,05). Sebagai kesimpulan, model discovery learning berbantuan Kahoot memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar maupun motivasi belajar pada materi ekosistem. Oleh karena itu, disarankan bagi tenaga pendidik untuk mengimplementasikan kombinasi model dan media ini sebagai alternatif guna menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan efektif.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Pada Konsep Gerak dan Gaya Terhadap Kemampuan Bernalar Kritis Siswa Kelas VII SMP Brenda Fajri Gibran; Sjaifuddin Sjaifuddin; Dwi Indah Suryani
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 3 (2026): July - September
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.3.885-895

Abstract

This study is based on field observation results showing that junior high school (SMP) teachers are not yet used to applying inquiry-based learning in the classroom with their students. A learning model is needed that can help achieve the learning goals in the Kurikulum Merdeka, one of which is the critical thingking dimension. Critical thinking is still a new aspect in teaching and learning activities, and the material on motion and force that involves students can be found and studied in everyday life. This study aims to find out the application of guided inquiry learning models on the critical thinking abilities of seventh-grade junior high school students on the concepts of motion and force. This study uses a quantitative method with a quasi-experimental type of non-equivalent control group design. The population in this study involved seventh-grade junior high school students with a sample of 30 students in the control and experimental classes. The data collection technique used tests. The research results show that the guided inquiry learning model affects the critical reasoning skills of seventh-grade junior high school students, proven by the sig.0.00 (two-tailed) < 0.05 results.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Proses Kognitif dengan Topik Angeun Lada Kuliner Tradisional Banten Delia Rohmaningsih; Siti Romlah Noer Hodijah; Trian Pamungkas Alamsyah
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 3 (2026): July - September
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.3.896-905

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilakukan sebagai respon terhadap tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang tekanan pengembangan proses kognitif peserta didik, serta temuan pra-penelitian yang menunjukkan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran IPA masih terbatas dan LKPD yang digunakan belum tersusun berjenjang sesuai dengan pembelajaran (CP), tujuan pembelajaran (TP), dan alur tujuan pembelajaran (ATP). Integrasi proses kognitif berbsis taksonomi berkembang dengan kearifan lokal penting dihadirkan guna membangun pemahaman konsep peserta didik secara bertahap sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal. Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan produk bahan ajar berupa E-LKPD berbasis Proses Kognitif Dengan Topik Angeun Lada Kuliner Tradisional Banten pada bahan makanan, sistem pencernaan dan zat aditif untuk peserta didik kelas VIII. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE melalui tahapan Analyze, Design, Development, Implement dan Evaluate . Instrumen yang digunakan meliputi lembar validitas ahli dan angket respon peserta didik. Hasil validasi menunjukkan bahwa produk memiliki tingkat validitas sebesar 89,95% dengan kategori Sangat Valid. Uji coba produk kepada peserta didik menghasilkan respon sebesar 91,41% dengan kategori Sangat Baik. Temuan ini menunjukkan bahwa E-LKPD berbasis Proses Kognitif dengan Topik Angeun Lada Kuliner Tradisional Banten pada materi makanan, sistem pencernaan serta zat aditif untuk peserta didik kelas VIII termasuk sangat valid, sangat baik dan dapat diimplementasikan sebagai bahan ajar alternatif dalam pembelajaran IPA yang mengintegrasikan kearifan lokal.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS SEARCH, SOLVE, CREATE AND SHARE (SSCS) UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP TEMA “AYO SIAGA BENCANA” Amanda Alodia Claresta Fidela; Siti Romlah Noer Hodijah; Adi Nestiadi; Prasetyaningsih
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 3 (2026): July - September
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.3.906-913

Abstract

Studi ini diorientasikan untuk menguji tingkat kelayakan teoretis dari media Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) yang mengintegrasikan sintaksis pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) dengan fokus tema "Ayo Siaga Bencana" guna memicu kecakapan berpikir kritis pada jenjang sekolah menengah pertama. Operasionalisasi riset ini menerapkan metode Research and Development (R&D) lewat adaptasi model ADDIE yang cakupan operasionalnya dibatasi pada fase analisis, perancangan, dan pengembangan saja. Penilaian kelayakan produk diserahkan kepada panel ahli yang terdiri atas enam validator, meliputi pakar substansi materi, spesialis desain media, serta guru IPA selaku praktisi lapangan. Proses pengumpulan data mengoptimalkan instrumen angket penilaian berskala Likert empat tingkat, yang selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif menggunakan kalkulasi persentase. Hasil pengujian menunjukkan bahwa produk E-LKPD digital ini sukses meraih rerata skor validitas kumulatif sebesar 91,81% sehingga diklasifikasikan pada koridor sangat valid. Secara terperinci, akreditasi nilai datang dari ahli materi dengan capaian 93,75%, disusul oleh ahli media sebesar 85,00%, dan penilaian dari praktisi pendidikan yang menyentuh angka 96,67%. Akumulasi parameter ini menjadi bukti ilmiah bahwa bahan ajar tersebut telah menuntaskan kriteria kelayakan pada aspek substansi isi, alur penyajian, validitas kebahasaan, visualisasi media, serta efisiensi kepraktisan. Keunggulan struktural produk ini bertumpu pada keberhasilan fusi antara aktivitas berpolakan SSCS dengan enam pilar indikator daya kritis, yakni interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, eksplanasi, serta regulasi diri siswa. Dengan demikian, E-LKPD berbasis SSCS bertema kebencanaan ini dinilai sangat layak diaplikasikan sebagai instrumen pembelajaran digital setelah mengakomodasi rekonstruksi minor, sekaligus berpotensi kuat memperkaya khazanah pembelajaran IPA yang berorientasi pada ketajaman berpikir logis siswa.
Pengembangan Development of a QODE-Based E-Module Integrated with Local Wisdom of Palm Sugar Production to Foster Critical Thinking Skills: Pengembangan E-Modul Berbasis QODE Bermuatan Kearifan Lokal Pembuatan Gula Merah untuk Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Firly Kurniati; Lulu Tunjung Biru; Nofita Fajariyanti
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 3 (2026): July - September
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.3.914-919

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengatasi rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa yang diakibatkan oleh metode pembelajaran IPA yang masih lebih berfokus pada pengajaran dari guru serta latihan soal. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, dikembangkanlah e-modul yang berbasis QODE (Questioning, Organizing, Doing, and Evaluating) yang mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembuatan gula merah khas Baduy pada materi Zat dan Perubahannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai seberapa layak e-modul yang telah dikembangkan serta melihat tanggapan siswa terhadap penggunaannya. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Data diperoleh melalui validasi dari ahli materi, validasi dari ahli bahan ajar, dan kuesioner respons siswa yang telah divalidasi, kemudian dianalisis dengan cara deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa e-modul mendapatkan persentase kelayakan sebesar 87,71% dari ahli materi dan 92,30% dari ahli bahan ajar dengan kategori sangat valid. Uji coba terbatas kepada 20 siswa kelas VII menghasilkan respons sebesar 87,20% dengan kategori baik. Hasil ini membuktikan bahwa e-modul tersebut pantas digunakan dalam proses pembelajaran IPA dan turut serta mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui tahapan dan langkah-langkah dalam pembelajaran QODE.