cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 144 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2026): Februari" : 144 Documents clear
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU MELALUI DIVERSIFIKASI OLAHAN AYAM MENJADI CEMILAN SEHAT SEBAGAI UPAYA PENURUNAN STUNTING BALITA Syarif, Sutrani; Masdalis, Masdalis; Supardi, Nurjannah; Musdar, Tamzil Azizi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37047

Abstract

Abstrak: Stunting merupakan salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs) yang termasuk pada tujuan pembangunan berkelanjutan kedua yaitu menghilangkan kelaparan dan segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 serta mencapai ketahanan pangan. Jumlah stunting di wilayah Kota Makassar meningkat 7,2 persen dari 18,04% tahun 2023 menjadi 25,6% pada tahun 2024. Tujuan pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra mengenai pemanfaatan kulit, brutu, dan hati ayam sebagai sumber lemak dan cemilan sehat bagi balita. Metode pengabdian dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, serta pendampingan. Mitra sasaran pada kegiatan ini yaitu Kader Posyandu Anyelir sejumlah 12 orang. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pretest dan posttest serta lembar observasi mengenai keterampian pengukuran antropometri, serta kemampuan mengolah bahan pangan ayam menjadi lemak sehat dan cemilan enak bagi bagi balita. Jumlah pertanyaan pada kuesioner sebanyak 10 butir. Hasil pretest peserta sebelum dilakukan kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa kurang dari 20% peserta yang terampil dalam melakukan pengukuran antropometri dan pengolahan udang menjadi makanan yang enak dan bergizi. Hasil posttest melalui lembar observasi menunjukkan bahwa setelah dilakukan kegiatan pelatihan, keterampilan peserta dalam melakukan pengukuran antropometri, dan pembuatan kudapan bergizi dari hati ayam mengalami peningkatan menjadi 100% peserta menjadi terampil.Abstract: Stunting is one of the targets of the Sustainable Development Goals (SDGs) which is included in the second sustainable development goal, namely eliminating hunger and all forms of malnutrition by 2030 and achieving food security. The number of stunting in the Makassar City area increased by 7.2 percent from 18.04% in 2023 to 25.6% in 2024. The purpose of this community service is to improve the knowledge and skills of partners regarding the use of chicken skin, bran, and liver as a source of fat and healthy snacks for toddlers. The community service method is carried out through counseling, training, and mentoring. The target partners in this activity are 12 Posyandu Anyelir cadres. The activity evaluation was carried out through pretests and posttests as well as observation sheets regarding anthropometric measurement skills, as well as the ability to process chicken food into healthy fats and delicious snacks for toddlers. The numbers of question in the questionnaire is 10 item. The results of the participant pretest before this community service activity showed that less than 20% of participants were skilled in conducting anthropometric measurements and processing shrimp into delicious and nutritious food. The results of the posttest through the observation sheet showed that after the training activities were carried out, the participants' skills in carrying out anthropometric measurements and making nutritious snacks from chicken livers increased to 100% of participants becoming skilled.
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENDUKUNG IMPLEMENTASI DEEP LEARNING Wangid, Muhammad Nur; Basuki, Agus; Rahman, Fathur; Pratiwi, Chici; Puri, Lintang Waskita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36806

Abstract

Abstrak: Pendekatan deep learning menekankan keterlibatan aktif individu dalam proses belajar, penguasaan pengetahuan yang memadai, serta keingintahuan tinggi terhadap materi pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam memahami dan menerapkan konsep deep learning dalam pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan melalui metode pelatihan dan pendampingan yang dirancang untuk membantu guru BK mengembangkan strategi pembelajaran berbasis deep learning guna meningkatkan pemahaman dan kreativitas siswa. Sasaran kegiatan ini adalah guru BK jenjang SMP yang tergabung dalam Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kota Yogyakarta, dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pemberian pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap konsep deep learning. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pemahaman guru BK dari 81,36 sebelum pelatihan menjadi 90,70 setelah pelatihan, atau meningkat sebesar 11,48%. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan kompetensi guru BK serta mendukung terciptanya ekosistem sekolah yang kondusif bagi penerapan deep learning, khususnya dalam layanan BK.Abstract: The deep learning approach emphasizes active individual engagement in the learning process, adequate mastery of knowledge, and a high level of curiosity toward learning materials. This Community Service Program (PKM) aims to enhance the competence of guidance and counseling teachers in understanding and applying the concept of deep learning in educational practice. The program was implemented through training and mentoring methods designed to assist guidance and counseling teachers in developing deep learning-based instructional strategies to improve students’ understanding and creativity. The target participants were junior high school guidance and counseling teachers who are members of the Guidance and Counseling Teachers Association (MGBK) of Yogyakarta City, with a total of 50 participants. Program evaluation was conducted using pretests and posttests to measure participants’ understanding of the deep learning concept. The analysis results indicate an increase in the average comprehension score of guidance and counseling teachers from 81.36 before the training to 90.70 after the training, representing an improvement of 11.48%. These findings demonstrate that the training was effective in enhancing the competence of guidance and counseling teachers and in supporting the creation of a conducive school ecosystem for the implementation of deep learning, particularly within guidance and counseling services.
PENERAPAN TEKNOLOGI BIOKONVERSI FESES AYAM BROILER MENGGUNAKAN LARVA BLACK SOLDIER FLY (HERMETIA ILLUCENS) SEBAGAI INOVASI EKONOMI SIRKULAR Santi, Melia Afnida; Suryani, Heni; Pertiwi, Vindo Rossy; Nazaha, Hani Haya; Aldito, Muhammad Rayza
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36722

Abstract

Abstrak: Peningkatan populasi ayam broiler di Indonesia berdampak pada meningkatnya volume limbah feses yang berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Karya Mandiri Farm, peternakan broiler dengan sistem kandang bertingkat tanpa litter, menghadapi permasalahan penumpukan feses yang menimbulkan bau dan meningkatkan biaya operasional. Kegiatan ini bertujuan menerapkan teknologi biokonversi menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF) (Hermetia illucens) sebagai solusi pengelolaan limbah feses ayam broiler berbasis ekonomi sirkular, sekaligus meningkatkan hard skill mitra dalam budidaya BSF dan pengelolaan limbah. Mitra kegiatan adalah Karya Mandiri Farm dengan 14 anggota aktif yang terlibat dalam sosialisasi, pelatihan, dan praktik penerapan teknologi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan budidaya BSF, proses panen, serta monitoring dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan kuesioner. Indikator keberhasilan ditunjukkan oleh peningkatan pemahaman mitra sebesar 83,3%, reduksi limbah sebesar 40%, dan 75% mitra berminat melanjutkan budidaya BSF secara mandiri. Kegiatan ini mendukung pengelolaan limbah berkelanjutan, ekonomi sirkular, SDGs, dan Net Zero Emission nasional.Abstract: The increase in the broiler chicken population in Indonesia has led to an increase in the volume of fecal waste, which has the potential to pollute the environment if not managed properly. Karya Mandiri Farm, a broiler farm with a multi-tiered cage system without litter, faces the problem of fecal accumulation, which causes odors and increases operational costs. This activity aims to apply bioconversion technology using Black Soldier Fly (BSF) larvae (Hermetia illucens) as a circular economy-based solution for broiler chicken fecal waste management, while also improving partners' hard skills in BSF cultivation and waste management. The activity partner is Karya Mandiri Farm with 14 active members involved in socialization, training, and practical application of the technology. The implementation methods include socialization, BSF cultivation training, harvesting processes, as well as monitoring and evaluation. Evaluation is conducted through observation and questionnaires. Success indicators are demonstrated by an 83.3% increase in partner understanding, a 40% reduction in waste, and 75% of partners expressing interest in continuing BSF cultivation independently. This activity supports sustainable waste management, the circular economy, SDGs, and national Net Zero Emission goals.
PENERAPAN TEKNOLOGI OLAHAN MAKANAN BERBAHAN IKAN LAUT DAN DAUN KELOR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI DAN PENCEGAHAN STUNTING Chrisinta, Debora; Simarmata, Justin Eduardo; Ledheng, Ludgardis; Gelu, Leonard Peter; Sukerti, Ni Wayan; Gitakarma, Made Santo; Mardana, Ida Bagus Putu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36180

Abstract

Abstrak: Program Kosabangsa di Desa Oepuah Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara, dilaksanakan sebagai upaya mengatasi rendahnya produktivitas usaha rumah tangga dan tingginya prevalensi stunting yang dipengaruhi oleh keterbatasan akses pangan bergizi dan pengelolaan usaha berbasis teknologi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi, manajemen, dan pemasaran kelompok industri rumah tangga berbasis ikan, serta memperkuat peran Posyandu dalam pengelolaan pangan lokal bergizi dan digitalisasi layanan gizi balita. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, workshop, pendampingan, dan penerapan teknologi tepat guna yang dilaksanakan secara partisipatif. Peserta kegiatan terdiri atas Kelompok Industri Rumah Tangga Nekmese sebanyak 27 orang dan kader Posyandu Desa Oepuah Selatan sebanyak 20 orang. Evaluasi program dilakukan melalui observasi langsung, angket kepuasan mitra, dan analisis capaian indikator kinerja program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis dan manajerial mitra industri sebesar 40% pada aspek produksi dan pengemasan, serta peningkatan penjualan produk olahan ikan sebesar 30%. Pada mitra Posyandu, sebanyak 80% kader mampu mengoperasikan sistem pencatatan gizi berbasis digital secara mandiri, disertai peningkatan kesadaran gizi masyarakat. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan nilai ekonomi produk lokal, memperkuat kapasitas layanan gizi masyarakat desa, serta menjadi model kolaborasi pemberdayaan berbasis teknologi dan potensi lokal yang berkelanjutan.Abstract: The Kosabangsa Program in Oepuah Selatan Village, North Central Timor Regency, was implemented to address low household business productivity and high stunting prevalence resulting from limited access to nutritious food and inadequate technology-based enterprise management. This program aimed to enhance production capacity, managerial competence, and marketing of fish-based home industries, as well as to strengthen the role of Posyandu in managing nutritious local food and digitalizing child nutrition services. The implementation methods included socialization, training, workshops, mentoring, and the application of appropriate technology through a participatory approach. The program participants consisted of 27 members of the Nekmese Home Industry Group and 20 cadres of the Oepuah Selatan Posyandu. Program evaluation was conducted through direct observation, partner satisfaction surveys, and performance indicator analysis. The results demonstrated a 40% increase in technical and managerial competencies related to production and packaging, along with a 30% increase in sales of processed fish products. Among Posyandu partners, 80% of cadres were able to independently operate digital nutrition recording systems, accompanied by increased community nutrition awareness. This program contributes to enhancing the economic value of local products, strengthening community-based nutrition services, and providing a sustainable model of technology-driven and locally grounded empowerment.
PENGUATAN LITERASI AI BAGI DOSEN DAN GURU PAMONG MELALUI WORKSHOP CODING TERSTRUKTUR Tamur, Maximus; Jem, Yosefina Helenora; Supardi, Kanisius; Par, Leonardus; Jamun, Yohannes Marryono; Hawi, Fransiskus M.
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36750

Abstract

Abstrak: Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mendorong transformasi peran dosen dan guru pamong dalam pendidikan profesi guru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital, kemampuan koding dasar AI, dan mindset inovatif melalui Workshop Coding AI bagi 56 dosen dan guru pamong di Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis proyek melalui tiga tahap, yaitu pendalaman konsep dasar AI dan logika pemrograman, praktik koding AI berbantuan assistant, serta refleksi pedagogis integrasi AI dalam pembelajaran PPG. Evaluasi dilakukan menggunakan angket dan wawancara pasca kegiatan. Hasil menunjukkan capaian yang sangat baik, dengan 85% peserta berada pada kategori tinggi dalam literasi digital, 83% mengalami peningkatan kemampuan koding dasar AI, dan 86% menunjukkan penguatan mindset inovatif. Peningkatan tersebut tercermin dalam pemahaman konsep AI, pemanfaatan teknologi digital pembelajaran, serta kesiapan mengintegrasikan AI secara kontekstual dan reflektif. Secara keseluruhan, workshop ini berdampak positif dalam meningkatkan kompetensi digital dosen dan guru pamong serta memperkuat ekosistem pembelajar yang adaptif dan inovatif di lingkungan PPG FKIP Unika Santu Paulus Ruteng.Abstract: The rapid advancement of Artificial Intelligence (AI) technology has transformed paradigms in education, particularly the roles of lecturers and mentor teachers as key agents in the Professional Teacher Education (PPG) program. This community service program aimed to develop AI literacy and foundational coding competencies through an AI Coding Workshop involving 56 participants consisting of lecturers and mentor teachers at Saint Paul Catholic University of Ruteng. The program employed a participatory, project-based learning approach through three main stages: (1) conceptual exploration of AI and programming logic, (2) hands-on practice in developing simple AI-assisted coding models, and (3) pedagogical reflection on integrating AI into PPG learning and assessment. The results indicated a significant improvement in participants’ understanding of AI concepts, skills in applying AI-based coding tools, and pedagogical awareness of utilizing AI for learning innovation and supervision. This activity not only strengthened participants’ digital competence but also fostered a transformative mindset—from being mere examiners to becoming learning innovators empowered by artificial intelligence. The program serves as a model for enhancing the capacity of lecturers and mentor teachers to face the ongoing digital transformation in education.
PENDAMPINGAN BERBASIS KEBUTUHAN DALAM PENINGKATAN KAPASITAS PEMASARAN DIGITAL UMKM NAMIRA BAKERY Putri, Silvi Aulia; Saputri, Ganda Wahyu; Sari, Galuh Pravita; Fatimah, Sayyidatina; Saputra, Dimas Frendi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37226

Abstract

Abstrak: Keterbatasan literasi digital serta belum optimalnya pemanfaatan media sosial dan marketplace menjadi permasalahan utama yang dihadapi UMKM Namira Bakery, sehingga berdampak pada rendahnya visibilitas dan branding usaha. Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran digital mitra melalui penguatan literasi digital, optimalisasi saluran pemasaran digital, dan pengembangan identitas visual usaha. Pendampingan dilaksanakan pada UMKM Namira Bakery yang bergerak di bidang roti, pastry, dan jajanan basah di Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, dengan melibatkan satu owner dan sepuluh karyawati. Metodenya adalah pendampingan partisipatif melalui observasi, analisis kebutuhan, pelatihan, praktik langsung, serta monitoring dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung serta perbandingan kondisi sebelum dan sesudah pendampingan. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan soft skill digital berupa kemampuan membuat konten, storytelling, dan interaksi dengan konsumen. Hasil kuantitatif menunjukkan peningkatan pengikut Instagram 218 menjadi 254 dengan 1.344 viewers reels, peningkatan pengikut Facebook 1.209 menjadi 1.234, serta akun Shopee aktif dengan 49 pengikut dan menerima pesanan, sehingga membuktikan efektivitas pendampingan berbasis kebutuhan dalam mendukung keberlanjutan usaha.Abstract: Limited Limited digital literacy and the suboptimal use of social media and marketplaces are the main problems faced by the Namira Bakery MSME, resulting in low visibility and business branding. This mentoring aims to increase the digital marketing capacity of partners by strengthening digital literacy, optimizing digital marketing channels, and developing the business's visual identity. The mentoring was carried out at the Namira Bakery MSME, which operates in the bread, pastry, and wet snacks sector in Lamongan Regency, East Java Province, involving one owner and ten female employees. The method used was participatory mentoring through observation, needs analysis, training, direct practice, and monitoring and evaluation. Evaluation was carried out through direct observation and comparison of conditions before and after the mentoring. The results of the mentoring showed an increase in digital soft skills in the form of content creation, storytelling, and interaction with consumers. Quantitative results showed an increase in Instagram followers from 218 to 254 with 1,344 reel viewers, an increase in Facebook followers from 1,209 to 1,234, and an active Shopee account with 49 followers and receiving orders, thus proving the effectiveness of needs-based mentoring in supporting business sustainability.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PASIEN DM DENGAN HIPERTENSI MELALUI EDUKASI PADA LANSIA AISYIYAH BABAT, JAWA TIMUR Lutfiyati, Heni; Utami, Primanitha Ria; Nasyanka, Anindi Lupita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.35975

Abstract

Abstrak: Lansia dengan penyakit kronis seperti diabetes melitus dan hipertensi sering mengalami ketidakpatuhan dalam mengonsumsi obat yang berdampak pada efektivitas terapi dan kualitas hidup. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai penggunaan obat oral antidiabetes, antihipertensi, serta pentingnya kepatuhan minum obat. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi interaktif menggunakan poster digital yang ditayangkan melalui proyektor disertai penyuluhan langsung oleh tiga apoteker pemateri. Mitra pengabdian adalah Posyandu Lansia Aisyiyah Babat, Lamongan, Jawa Timur, dengan jumlah peserta 32 orang penderita diabetes melitus, hipertensi, atau keduanya. Evaluasi dilakukan melalui penyebaran kuesioner pre-test dan post-test sebanyak 10 soal untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kategori pemahaman baik dari 12% sebelum kegiatan menjadi 93,75% setelah edukasi. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan media digital dengan penyampaian sederhana dan komunikatif efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan lansia dan dapat dijadikan model pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.Abstract: Elderly individuals with chronic diseases such as diabetes mellitus and hypertension often experience medication non-adherence, which reduces therapeutic effectiveness and quality of life. This community service aimed to improve the elderly’s understanding of oral antidiabetic and antihypertensive drug use as well as medication adherence. The activity was conducted through interactive education using digital posters displayed via projector, accompanied by direct counseling by three pharmacist educators. The partner was Posyandu Lansia Aisyiyah Babat, Lamongan, East Java, involving 32 elderly participants with diabetes, hypertension, or both. Evaluation was performed using pre-test and post-test questionnaires to assess knowledge improvement. The results showed a significant increase in the “good” knowledge category from 12% before to 93.75% after the intervention. These findings indicate that digital-based education with clear and simple explanations effectively enhances health literacy among the elderly and can serve as a model for community health empowerment.
INOVASI PAKAN LELE BERBASIS DIGITAL FARMING MAGGOT BSF SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEBERLANJUTAN PADA SISTEM BUDIDAYA SKALA UMKM Zakia, Maulida; Pradnya, Irene Nindita; Astuti, Widi; Sukestiyarno, Yohanes Leonardus; Ardana, Grandis Belva; Athif, Rona Najma; Dryandi, Rayyan Akmal; Saputra, Vito Ardino
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36935

Abstract

Abstrak: Sektor budidaya ikan lele berpotensi ekonomi tinggi, namun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sering terbebani biaya pakan konvensional dan keterbatasan manajemen produksi. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan efisiensi UMKM “Lele Mandiri” (melibatkan 10 pelaku usaha) dengan mengembangkan pakan berbasis maggot Black Soldier Fly (BSF) dan menerapkan sistem budidaya maggot inovatif serta automatic fish feeder berbasis Internet of Things (IoT). Metode pelaksanaan meliputi koordinasi, sosialisasi, pelatihan, workshop teknis, serta praktik lapangan yang melibatkan 10 peserta dari mitra UMKM Lele Mandiri. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung, penyebaran kuesioner, dan analisis produktivitas. Hasil menunjukkan peningkatan bobot ikan lele dari 200 g menjadi 300 g dan penurunan biaya pakan hingga 45%. Selain itu, antusiasme masyarakat terhadap budidaya maggot meningkat 90%, dan efisiensi produksi UMKM naik sebesar 70%. Dengan demikian, integrasi sistem pakan berbasis sirkular ekonomi dan IoT terbukti efektif meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha budidaya lele skala UMKM.Abstract: The catfish aquaculture sector holds significant economic potential; however, micro, small, and medium enterprises (MSMEs) continue to face challenges in production efficiency due to the high cost of conventional feed and limited knowledge in production management. This community engagement program aims to develop BSF maggot-based catfish feed while enhancing the capacity of the Lele Mandiri MSME through the implementation of an innovative maggot farming system and an Internet of Things (IoT)-based automatic fish feeder. The implementation methods included coordination, socialization, training, technical workshops, and field practice involving participants from the Lele Mandiri MSME partner. Evaluation was conducted through direct observation, questionnaire distribution, and productivity analysis. The results indicated an increase in catfish weight from 200 g to 300 g and a 45% reduction in feed costs. Furthermore, community interest in maggot cultivation increased by 90%, and production efficiency improved by 70%, reflecting enhanced economic value and strengthened technological capacity toward sustainable aquaculture.
SKRINING DAN EDUKASI PERILAKU CERDIK DALAM UPAYA PENCEGAHAN PREHIPERTENSI PADA REMAJA Adimuntja, Natalia Paskawati; Asti, Helen Try Juni; Asriati, Asriati; Pamangin, Lisda Oktavia Madu; Violita, Fajrin; Izaac, Fransina Alfonsina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36768

Abstract

Abstrak: Prevalensi hipertensi menurut kabupaten/kota di Papua, Kota Jayapura menempati urut kedua tertinggi yakni sebesar 35,03%. Penelitian analisis perilaku “CERDIK” penyakit tidak menular untuk pencegahan hipertensi pada remaja di Kota Jayapura pada tahun 2024 diterdapat 50.7% remaja memiliki perilaku “CERDIK PTM” untuk pencegahan hipertensi kurang dan 49.3% perilaku “CERDIK PTM” untuk pencegahan hipertensi baik. Tujuan pengabdian adalah mengetahui status kesehatan tekanan darah dan tingkat pengetahuan tentang perilaku “CERDIK” untuk pencegahan prehipertensi pada remaja. Bentuk kegiatan yang dilakukan berupa skrining dan edukasi perilaku “CERDIK” untuk pencegahan prehipertensi. Mitra kegiatan yaitu siswa-siswi sekolah menengah atas Kalam Kudus Jayapura berjumlah 34 orang. Evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner pre dan post test yang terdiri dari 5 pertanyaan. Hasil skrining tekanan darah menunjukkan bahwa Sebagian besar berada pada kategori normal yaitu 31 orang (91,2%), responden yang berada pada kategori hipertensi tingkat 1 sebanyak 2 orang (5,9%) dan responden yang mengalami pre hipertensi ada 1 orang (2,9%). Sedangkan dari hasil kegiatan edukasi diketahui bahwa terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan peserta kegiatan edukasi pencegahan pre hipertensi sebelum dan sesudah dilakukan edukasi.Abstract: Prevalence of hypertension by district/city in Papua, Jayapura City ranks second highest at 35.03%. The study of the analysis of the behavior of "CERDIK" non-communicable diseases for the prevention of hypertension in adolescents in Jayapura City in 2024 found that 50.7% of adolescents had "CERDIK PTM" behavior for the prevention of hypertension less and 49.3% had "CERDIK PTM" behavior for the prevention of hypertension well. The purpose of the community service was to determine the health status of blood pressure and the level of knowledge about "CERDIK" behavior for the prevention of prehypertension in adolescents. The form of activities carried out was screening and education of "CERDIK" behavior for the prevention of prehypertension. The activity partners were 34 students Kalam Kudus senior high school in Jayapura. The activity evaluation used a pre- and post-test questionnaire consisting of 5 questions. The results of the blood pressure screening showed that the majority were in the normal category, namely 31 people (91.2%), respondents who were in the category of hypertension level 1 were 2 people (5.9%) and respondents who experienced pre-hypertension were 1 person (2.9%). Meanwhile, from the results of educational activities, it was found that there was an increase in the average knowledge of participants in pre-hypertension prevention educational activities before and after the education was carried out.
PELATIHAN PEMANFAATAN FIGMA SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF DALAM MENDUKUNG PROSES ORIENTASI MAHASISWA PRAKTIK KLINIS DI RUMAH SAKIT X Fitriya, Tyra; Werdani, Kusuma Estu; Astuti, Dwi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36532

Abstract

Abstrak: Rumah sakit menjadi elemen penting dalam sistem pendidikan mahasiswa untuk dapat mengaplikasikan teori ke dalam praktik, peluang untuk mendapatkan ilmu yang nyata dan memperluas harapan karier di masa depan. Agar praktik klinis berjalan optimal, mahasiswa perlu dibekali orientasi lingkungan kerja rumah sakit. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ialah untuk membangun sebuah media pada kegiatan orientasi dengan memanfaatkan Figma untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi mahasiswa praktik klinis di Rumah Sakit X. Tahap kegiatan ini antara lain menyiapkan materi dan membuat kerangka konsep, menyusun serta pemilihan warna materi, proses input materi, penggunaan prototype, uji coba dan evaluasi. Rumah Sakit X yang berperan sebagai mitra utama dalam keberlangsungan kegiatan PKM ini dan mahasiswa praktik klinis sebagai peserta yang menerima materi orientasi. Hasil kegiatan menunjukan bahwa penggunaan media Figma dinilai lebih praktis inovatif dan menarik. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak terkait, Figma dianggap layak untuk digunakan sebagai media baru dalam kegiatan orientasi mahasiswa praktik klinis di Rumah Sakit X dengan persentase mencapai 90%. Namun, diketahui bahwa materi yang tersedia belum sepenuhnya lengkap karena terdapat pembaruan isi materi dari materi yang ada sebelumnya. Selain itu untuk visual materi dinilai kurang eye catching, maka perlu dilakukan beberapa penyesuaian agar terlihat atraktif dan menarik.Abstract: Hospitals are an important element in the student education system to be able to apply theory into practice, opportunities to gain real knowledge directly and expand future career expectations. In order for the continuity of clinical practice to run smoothly and in accordance with the goals, students need to be given orientation to the hospital work environment. The purpose of the Community Service (PKM) activity is to build a media for orientation activities by utilizing Figma to increase the effectiveness and efficiency of clinical practice students at hospital X. This stage of activities includes preparing materials and creating a conceptual framework, compiling and selecting material colors, material input process, use of prototypes, trials and evaluations. Hospital X, which acts as the main partner in the continuity of this PKM activity, and clinical practice students as participants who receive orientation materials. The results of the activity show that the use of Figma media is considered more practical, innovative, and interesting. Based on the results of interviews with related parties, Figma is considered suitable for use as a new medium in the orientation activities of clinical practice students at Hospital X with a percentage reaching 90%. However, it is known that the available material is not completely complete because there is an update of the content of the material from the previous material. In addition, the visual material is considered less eye-catching, so it is necessary to make some adjustments to make it look attractive and attractive.

Page 1 of 15 | Total Record : 144