cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
EDUKASI DAN DEMONSTRASI PENGOLAHAN BUBUR MANADO PADA IBU UNTUK PENCEGAHAN STUNTING Nancy Olii; Magdalena Martha Tompunuh; Sri Nurlaily Z; Febri Dwi Yanti; Salman Salman; Sri Sujawaty; Juli Gladis Claudia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10811

Abstract

Abstrak: Masalah gizi terjadi akibat kekurangan asupan zat gizi pada anak dan kurangnya pengetahuan orang tua, sehingga perlu diberikan makanan tambahan bagi anak dan edukasi gizi bagi orang tua. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dengan cara pemberian edukasi dan demonstrasi pada ibu tentang stunting dan cara pengolahan bubur manado sebagai menu sehat untuk mencegah stunting melalui Poster dan Leaflet, memberikan informasi terkait cara mengolah dan pemberian bubur manado secara sehat dan tepat pada ibu bayi dan balita dan mengevaluasi tingkat pemahaman dan pengetahuan peserta. Metode yang digunakan adalah Pre-Test, Edukasi, Demonstrasi pembuatan Bubur Manado, tanya jawab, dan Post-Test. Kegiatan ini bekerja sama dengan Puskesmas Kabila Kabupaten Bone Bolango, dengan jumlah peserta 31 ibu yang memiliki anak balita. Hasil yang dicapai menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan tentang stunting dan cara pengolahan Bubur Manado untuk balita yakni, 18 Responden (58%) berpengetahuan baik; 9 Responden (29%) berpengetahuan cukup; dan 4 Responden (13%) berpengetahuan kurang.Abstract: Nutritional problems occur due to lack of nutritional intake in children and lack of parental knowledge, so it is necessary to provide additional food for children and nutrition education for parents. The purpose of this service is to provide education to mothers of children under five about stunting through posters and leaflets, provide information related to how to give healthy and correct complementary feeding to mothers of toddlers to prevent stunting, and evaluate the level of understanding and knowledge of mothers under five about giving Healthy and correct. The methods used were Pre-Test, stunting education, demonstration of making Manado porridge , question and answer, and Post-Test. The partners involved were the Head of the Kabila Health Center, the Midwives, and the Health Cadre. The results of the activity showed that 18 respondents (58%) had good knowledge; 9 respondents (29%) knowledgeable enough; and 4 respondents (13%) had less knowledge about stunting prevention materials and how to give healthy and correct food.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN KAMPUNG SADAR HUKUM DAN GREEN GAMPINGAN DI KOTA YOGYAKARTA Bagus Sarnawa; Tanto Lailam
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10724

Abstract

Abstrak: Program pengabdian masyarakat ini memfokuskan pada peningkatan sadar hukum dan sadar lingkungan masyarakat Gampingan, Pakuncen, Wirobrajan, Kota Yogyakarta menuju Kampung Green Gampingan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kesadaran hukum dan lingkungan, membangun semangat gotong royong dalam menciptakan kampung yang bersih, sehat dan asri melalui. Metode pengabdian dilakukan dengan metode M3R, yaitu: musyawarah dan rencana program, realisasi atau implementasi program, dan rawat, serta Participation Action Research dengan mitra pengabdian: Rukun Warga Kampung Gampingan dan Forum Kampung Panca Tertib (FKPT) Kampung Gampingan dengan jumlah peserta 25 orang, terdiri dari 11 orang laki-laki dan 14 orang perempuan.Berdasarkan hasil evaluasi pra dan pasca melalui pengisian kuesioner bahwa terdapat peningkatan pemahaman kesadaran hukum dan lingkungan sekitar 18%, dan berdasarkan participation action research terdapat hasil nyata gerakan nyata masyarakat Kampung Gampingan melalui semangat dan aksi gotong royong mengubah lahan penuh sampah menjadi lahan ekonomis (kolam ikan lele dan ladang sayuran). Namun upaya ini belumlah maksimal, saran untuk peningkatan kedepan diperlukan komitmen yang kuat seluruh elemen masyarakat untuk pengelolaan sampah melalui pembuatan bank sampah dan pembentukan kampung sadar hukum (Darkum) dan kampung sadar lingkungan (Kampung Darling).Abstract: This community service program focuses on increasing legal and environmental awareness of the Gampingan community, Pakuncen, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, towards the Green of Gampingan Village. This service aims to increase understanding of legal and environmental awareness and build the spirit of mutual cooperation in creating a clean, healthy, and beautiful village. The service method uses M3R (deliberation and program planning, realization, evaluation, and monitoring), and participatory action research with partners: Rukun Warga Kampung Gampingan dan Forum Kampung Panca Tertib (FKPT) with 25 participants, 11 men, and 14 women. Based on the results of the pre- and post-evaluation through filling out questionnaires that there is an increase in understanding of legal and environmental awareness of about 18% and based on participatory action research there are tangible results of the real movement of the Gampingan Village community through the spirit and action of mutual cooperation (gotong royong) to turn land full of waste into economic land (catfish and vegetable fields). However, this effort has not been maximized, recommendations for future improvements require a strong commitment from all elements of society for waste management through the creation of a waste bank and the establishment of a law-conscious and environmentally conscious village.
SOSIALISAN DAN WORKSHOP YOGHURT DALAM RANGKA PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT Ruswanto Ruswanto; Gatut Ari Wardani; Tresna Lestari; Ditha Rizqi Aulia Utami; Annazalia Rustandi Putri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.9743

Abstract

Abstrak: Yoghurt merupakan produk minuman fermentasi yang berbahan dasar susu sapi dan kaya akan gizi serta nutrisi yang dapat meningkatkan derajat kesehatan tubuh. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat mengenai manfaat konsumsi yoghurt dan cara pembuatannya sehingga masyarakat dapat menerapkan ilmunya dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pelaksana kegiatan ini adalah 17 mahasiswa KKN dan 2 orang dosen pembimbing, serta peserta yang hadir adalah 20 warga Dusun Cipahayan. Media yang digunakan yaitu berupa pemaparan materi mengenai manfaat konsumsi yoghurt dan cara pembuatannya melalui power point, demonstrasi dan praktik. Tehnik evaluasi yang digunakan adalah pengisian kuesioner tingkat pemahaman dari peserta tentang kegiatan yang dilakukan. Kegiatan ini dinilai memiliki dampak positif karena berdasarkan evaluasi jangka pendek terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan masyarakat (sekitar 80%) Dusun 1 Pacihayan Desa Sirnaputra Kec. Cigalontang mengenai manfaat konsumsi yoghurt dan cara pembuatannya.Abstract: Yogurt is a fermented beverage product made from cow's milk, it is rich in nutrients and nutrients that can improve the health of the body. This activity aims to provide information and knowledge to the public regarding the benefits of consuming yogurt and how to make it so that people can easily apply their knowledge in everyday life in an effort to improve public health. The organizers of this activity were 17 students and 2 lecturers as supervisors, and the participants who attended were 20 participants. The media used is in the form of material presentations about the benefits of consuming yogurt and how to make it through power points, demonstrations, and practices. The evaluation technique used is filling out a questionnaire on the level of understanding of the participants about the activities carried out. This activity is considered to have a positive impact because based on a short-term evaluation there is an increase in community knowledge and abilities (about 80%) Dusun 1 Pacihayan, Sirnaputra Village, Kec. Cigalontang about the benefits of consuming yogurt and how to make it.
PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM RANGKA PENINGKATAN PENGETAHUAN STATUS GIZI BAYI BALITA MELALUI PROGRAM TODDLER’S BERKUALITAS Yusni Podungge; Rahma Dewi Agustini; Nurhidayah Nurhidayah; Puspita Sukmawaty Rasyid; Fatmawati Ibrahim; Hikmandayani Hikmandayani; Herman Priyono Luawo
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10756

Abstract

Abstrak: Dampak stunting bagi anak yaitu kurangnya perkembangan kognitif, rentan mengalami penyakit, dan juga kekebalan tubuh lebih rendah. Berdasarkan pendataan yang dilakukan di Desa Tanggilingo jumlah balita yang di data sebanyak 58 balita. Dari 58 balita terdapat 17 balita yang mengalami stunting. Keadaan ini menunjukkan bahwa masih rendahnya pengetahuan orang tua tentang pemenuhan kebutuhan nutrisi kepada anak serta kurangnya pengetahuan orang tua tentang pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan ibu dalam pembuatan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) dan deteksi dini serta teridentifikasinya tumbuh kembang anak. Metode kegiatan adalah pemeriksaan tumbuh kembang anak sesuai KPSP, penyuluhan dan demonstrasi pembuatan MPASI. Evaluasi pengetahuan dalam bentuk pengisian kuesioner pre-test dan post-test dan penilaian tumbuh kembang melalui KPSP. Khalayak sasaran dalam kegiatan ini adalah ibu yang memiliki bayi dan balita berjumlah 45 orang. Hasil kegiatan pengabmas menunjukkan terjadinya peningkatan mengenai pentingnya stimulasi deteksi intervensi dini tumbuh kembang (SDIDTK) sebanyak 66,66% dan terindetifikasi balita tumbuh kembang dengan kategori sesuai sebanyak 64,44%, 28,88% kategori meragukan, dan 6,66% membutuhkan intervensi.Abstract: Stunting has impacted such as lack of cognitive development, disease susceptibility, and lower immunity. Data collection in Tanggilingo Village shows that 17 of 58 toddlers are stunted. This situation indicates that parents' knowledge about the nutritional needs of children and children's growth and development is still low. This community service aims to identify growth and development and increase mothers' knowledge and skills in making complementary food (MPASI) and early detection and identification of child growth and development. The activity method examines children's growth and development under KPSP, counseling, and demonstrations of making complementary food. Evaluation of knowledge by filling out pre-test and post-test questionnaires and assessment of growth and development through KPSP. The participants in this activity are 45 mothers who have babies and toddlers. The results of community service activities showed an increase in the importance of stimulation of early intervention detection of growth and development (SDIDTK) as much as 66.66% and identified growth and development toddlers with 64.44% of the corresponding categories, 28.88% of the categories of doubt, and 6.66% needing intervention.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI PENGERING ABON PADA PENGOLAHAN JAMUR TIRAM UNTUK MENUNJANG EKONOMI KREATIF PETANI JAMUR DI KALIMANTAN TIMUR Qory Hidayati; Ria Setyawati; Subur Mulyanto; Dahyang Ika Leni Wijayani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10666

Abstract

Abstrak: Sebagian besar petani jamur tiram Kelurahan Karang Joang Km.15 Balikpapan Utara masih fokus pada budidaya, dan belum pada peningkatan pengolahan pangan jamur tiram, sehingga nilai ekonomi jamur tiram belum sebanding dengan peningkatan penghasilan masyarakat. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah (1) membantu masyarakat dalam memproduksi abon dengan membuat dan mensosialisasikan pengoperasian mesin tersebut; (2) melakukan pendampingan pembuatan inovasi produk olahan jamur tiram berupa abon jamur; dan (3) melakukan pendampingan pemasaran produk olahan abon jamur via website. Metode yang dilakukan adalah (1) pembuatan dan pengoperasian mesin TTG pengering abon; (2) Pengembangan produksi jamur dengan Pengolahan abon; (3) Pengembangan dan inovasi produk; dan (4) pemasaran produk. Hasil yang didapat dari kegiatan ini adalah (1) alat/mesin pengolah abon jamur tiram untuk mempercepat proses pembuatan yang berkualitas baik; (2) terlaksananya pendampingan kepada masyarakat dalam mengolah produk olahan jamur tiram; dan (3) tersedianya website untuk pemasaran abon jamur tiram untuk melakukan pemasaran produk.Abstract: The majority of oyster mushroom farmers in Karang Joang North Balikpapan are still focused on cultivation and have not yet improved the food processing; consequently, the economic value of oyster mushrooms has not kept pace with the rise in people's income. The goals of this community service are (1) aiding the community in the production of floss by developing and socialising the machine; (2) assisting in the development of innovations for processed oyster mushroom products in the form of shredded mushrooms; and (3) assisting in the marketing of shredded mushroom products through the website. The methods applied are (1) manufacturing and operation of shredded dryer machine; (2) development of mushroom production with shredded processing; (3) product research and innovation; and (4) product marketing. This activity generates (1) tools/machines for processing shredded oyster mushrooms to expedite the production of high-quality goods; (2) public understanding of oyster mushroom processing goods; and (3) a website for selling shredded oyster mushrooms to promote the product.
OPTIMALISASI PERAN KADER POSYANDU REMAJA MELALUI GERAKAN SAYANGI LAMBUNG DI PESANTREN Dwi Setiowati; Fajriyah Nur Afriyanti; Akromul Ikhsan Baihaqi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11505

Abstract

Abstrak:Pesantren merupakan institusi Islam dalam mencetak santri berakhlak islami dan berilmu. Proses pembelajaran yang baik tercapai jika status Kesehatan santri baik. Permasalahan yang dihadapi santri diantaranya yaitu masalah gastritis. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan kemandirian dan peningkatan hardskill dan softskill kepada santri melalui pendampingan pada kader di posyandu remaja pesentren tentang penatalaksanaan gastritis meliputi pencegahan, dan perawatan santri dengan gastritis . Proses kegiatan posyandu dengan 5 meja pelayanan dengan output pengetahuan dan perilaku kader tentang posyandu 5 meja pada penatalaksanaan gastritis. Metode kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan pemberian pendidikan Kesehatan dengan media poster dan leaflet, pemberian pre dan post test tentang pengetahuan posyandu remaja 5 meja dan gastritis serta observasi perilaku kader saat pendampingan penatalaksaaan posyandu remaja. Sampel sejumlah 40 kader santri dan 16 santri sebagai pasien. Hasil didapatkan terdapat peningkatan pengetahuan santri tentang posyandu remaja dan pencegahan dan penatalaksaan gastritis dan ketrampilan kader dalam 5 meja baik, yang dibuktikan dengan meningkatnya nilai presentase indikator pengetahuan dengan nilai persentase 95% (terjadi peningkatan 82,5%). Perlunya upaya monitoring poskestren dalam posyandu remaja khususnya gastritis di pesantren dan kerjasama dengan pelayanan kesehatan terkait seperti Puskesmas dan Rumah Sakit sebagai upaya rujukan.Abstract:Pesantren is an Islamic institution in producing students with Islamic character and knowledge. A good learning process is achieved if the Students health status is good. The problems faced by students include the problem of gastritis. This training aims to provide independence and improvement harskill and softsklill to students through mentoring cadres at the pesantren's youth posyandu regarding the management of gastritis including prevention and treatment of students with gastritis. The process of posyandu activities with 5 service tables with output knowledge of cadre and skills about 5 table posyandu in the management of gastritis. The method of training activities was carried out by providing health education with posters and leaflets, gave pre and posttests about knowledge of 5 table posyandu and gastritis and observed skills of cadres in 5 tables. A sample of 40 Students cadres and 16 students as patients. The results showed that there was an increase in cadre' knowledge about adolescent posyandu and the prevention and management of gastritis and and the skills of cadres in 5 tables were good. The need for monitoring through poskestren in youth posyandu, especially gastritis in pesantren and collaboration with related health services such as health centers and hospitals as referral efforts.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PEMAHAMAN HAK-HAK PENYANDANG DISABILITAS DI BIDANG KETENAGAKERJAAN ATAS DASAR PERSAMAAN HAK Rosalia Dika Agustanti; Bambang Waluyo; Dwi Aryanti Ramadhani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10237

Abstract

Abstrak: Masalah yang terjadi adalah tentang pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dalam bidang ketenagakerjaan, sebagian dari mereka menganggap bahwa pemerintah tidak memberikan kesempatan untuk bekerja layaknya manusia pada umumnya. Nyatanya, hak-hak untuk bekerja bagi disabilitas telah ada pengaturannya dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016. Sehingga, jelas bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mitra penyandang disabilitas di bidang ketenagakerjaan atas dasar persamaan hak. Metode pelaksanaan adalah Sosialisasi dengan tema“See Ability Not Disability”. Mitra adalah ‘penyandang disabilitas’ pada Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (BRSPDSRW) Melati yang beralamat di Jl. Gebang Sari Nomor 38, RT. 02/RW. 05 Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur berjumlah 20 (dua puluh) orang. Monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan adalah dalam bentuk wawancara kepada seluruh peserta Pengabdian. Hasil menunjukkan bahwa dari semua materi yang disampaikan oleh tim terdapat peningkatan pemahaman dan pengetahuan mitra terutama terhadap hak-hak penyandang disabilitas dalam bidang ketenagakerjaan sebesar 45%. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar terutama perhatian yang diberikan oleh pemerintah kepada penyandang disabilitas dalam bidang ketenagakerjaan. Selain itu, mitra semakin paham akan peluang kerja dan peluang usaha yang dapat dilakukan dengan mengembangkan potensi diri dan tentu hal ini membutuhkan kerja sama dengan ahlinya.Abstract: The problem that occurs is regarding the fulfillment of the rights of persons with disabilities in the field of employment, some of them think that the government does not provide opportunities to work like humans in general. In fact, the right to work for persons with disabilities has been regulated in Law Number 8 of 2016. Thus, it is clear that this activity aims to increase the knowledge and understanding of partners with disabilities in employment based on equal rights. The method of implementation is socialization with the theme "See Ability Not Disability". Partners are 'persons with disabilities' at the Melati Social Rehabilitation Center for Deaf Sensory Disabilities (BRSPDSRW) located on Jl. Gebang Sari Number 38, RT. 02/RW. 05 Bambu Apus, Cipayung District, East Jakarta City, totaling 20 (twenty) people. Monitoring and evaluation is carried out in the form of interviews with all participants in the Service. The results showed that from all the material presented by the team, there was an increase in understanding and knowledge of partners, especially regarding the rights of persons with disabilities in the field of employment by 45%. The implementation of this activity can provide great benefits, especially the attention given by the government to persons with disabilities in the field of employment. In addition, partners are increasingly aware of job opportunities and business opportunities that can be done by developing their potential and of course this requires cooperation with experts.
PELATIHAN KOMPREHENSIF PENULISAN ARTIKEL ILMIAH GUNA MENDUKUNG PENINGKATAN PUBLIKASI PADA PERGURUAN TINGGI SWASTA DALAM NEGERI Dewi Agustin Pratama Sari; Ika Febrilia; Sholikhah Sholikhah; Agung Kresnamurti Rivai Prabumenang; Ryna Parlyna; Andi Muhammad Sadat; Nofriska Krissanya; Sofhia Nurul Azizah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11035

Abstract

Abstrak: Berdasarkan analisis situasi yang dilakukan, permasalahan yang menjadi dasar pengabdian diantaranya masih terbatasnya kemampuan mahasiswa tingkar akhir maupun dosen di beberapa Perguruan Tinggi Swasta Dalam Negeri dalam mengidentifikasi research gap, terbatasnya kemampuan penguasaan teknik parafrasa dan pemanfaatan software plagiarisme. Berdasarkan masalah yang ada,maka tujuan pengabdian ini yaitu memberikan pelatihan komprehensif penulisan artikel ilmiah yang mencakup identifikasi research gap, penguasaan teknik parafrase, serta pemanfaatan software plagiarisme guna mendukung peningkatan publikasi pada Perguruan Tinggi Swasta Dalam Negeri. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan secara daring yang dilakukan bersama dengan YKPN Yogyakarta dan STIAB Jinarakkhita Lampung sebagai mitra. Pada pelatihan ini diikuti oleh 349 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa baik dari UNJ maupun dari perguruan tinggi mitra. Evaluasi kegiatan dilaksanakan dengan menyebarkan form yang berisi berbagai pertanyaan. Dari hasil form yang disebarkan diperoleh informasi bahwa 61,4% peserta yang menyatakan setuju bahwa mereka dapat memahami dengan baik mengenai materi yang disampaikan serta terdapat 66% peserta yang meningkat pemahamannya dan siap praktik.Abstract: Based on the situation analysis carried out, the problem that became basis of the service include the limited ability of students and lecturers at several Domestic Private Universities in identifying research gaps, paraphrasing techniques and the use of plagiarism software. Based on the problem, the purpose of this community dedication is to provide training in writing scientific articles that include research gaps, paraphrasing techniques, and the use of plagiarism software to support increased publications. This community dedication was carried out in the form of a brave training carried out together with YKPN Yogyakarta and STIAB Jinarakkhita Lampung as partners. This training was attended by 349 participants consisting of lecturers and students. Evaluation of activities by distributing forms containing various questions. From the results of the form distributed, information was obtained that there were 61.4% of participants who agreed that they could understand well the material delivered and there are 66% of participants who increase their understanding and ready to practice.
PELATIHAN MICROSOFT WHITEBOARD SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PEMBELAJARAN BAGI GURU SD Ratna Widyaningrum; Ema Butsi Prihastari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10532

Abstract

Abstrak: Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu memberikan keterampilan dalam bentuk pelatihan bagi guru sekolah dasar di Gugus Wahidin Sudirohusodo Kabupaten Karanganyar dalam membuat media pembelajaran menggunakan Microsoft Whiteboard serta dapat mengimplementasikan saat pembelajaran. Microsoft Whiteboard dapat diintegrasikan dengan platform konferensi video dan berbagi layar untuk melakukan kolaborasi dalam pembelajaran jarak jauh. Metode pelaksanaan terdiri dari empat tahapan, tahap pertama yaitu penyusunan draf MoU, tempat pelatihan, serta bahan/materi pengabdian; tahap kedua yaitu sosialisasi dan audiensi terkait aplikasi Microsoft Whiteboard; tahap ketiga yaitu pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode diskusi interaktif dan praktik; tahap keempat yaitu monitoring dan evaluasi dilakukan dengan pendampingan melalui WhatsApp. Hasil pengabdian melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan terdapat 75% atau 24 dari 32 guru peserta pelatihan yang mampu membuat media menggunakan aplikasi Microsoft Whiteboard. Berdasarkan hasil kuesioner 75% guru merasa tertarik dan menyatakan bahwa materi yang disampaikan bermanfaat, serta memberikan tambahan keterampilan dalam mengembangkan media yang inovatif.Abstract: This community service aims to provide skills in the form of training for elementary school teachers in the Gugus Wahidin Sudirohusodo, Karanganyar District to create learning media with Microsoft Whiteboard and implement it in learning. Microsoft Whiteboard can be integrated with other video conferencing and screen-sharing platforms for collaboration distance learning. The service implementation methode consists of four stages, namely the first stage is the preparation of a draft MoU, training venues, and materials; the second stage is socialization and hearings related to the Microsoft Whiteboard application; the third stage, namely the implementation of activities carried out through discussions, and practices; the fourth stage is monitoring, and evaluation carried out with assistance through WhatsApp. The result of this community service through training and mentoring, 75% or 24 of the 32 trainee teachers were able to create media using the Microsoft Whiteboard application. Based on the results of the questionnaire 75% of teachers were interested and stated that the material presented was useful and provided additional skills in developing innovative media.
PELATIHAN PEMBUATAN BIO-BRIKET TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Zephisius Rudiyanto Eso Ntelok; Heribertus Erson; Elisabet Kurnia Julio Putri; Yohannes Marryono Jamun; Rudolof Ngalu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11236

Abstract

Abstrak: Laju pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi akan mendorong permintaan akan sumberdaya energi juga semakin meningkat. Di lain pihak ketersediaan sumber energi fosil semakin berkurang. Karena itu dibutuhkan sumber energi alternatif untuk dapat memenuhi kebutuhan manusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Wela Lada dalam menghasilkan energi alternatif dengan memanfaatkan limbah biomassa tempurung kelapa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi perencanaan dan persiapan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan 60% masyarakat Desa Wela Lada yang mengikuti kegiatan ini sebesar 100% yang mana sebelumnya peserta sama sekali tidak mengetahui manfaat lain ataupun potensi ekonomi dari tempurung kelapa sekarang setelah mengikuti mengikuti kegiatan ini mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru tentang pengolahan tempurung kelapa menjadi bio briket.Abstract: The higher population growth rate encourage the increasing demand for energy resources. On the other hand, the availability of fossil energy sources is decreasing. Therefore, alternative energy sources are needed to meet human needs. This community service activity aims to improve the knowledge and skills of the Wela Lada Village community in producing alternative energy by utilizing coconut shell biomass waste. The method of implementing the activities includes planning and preparation, implementation, observation and evaluation. The results of the implementation of the activity showed an increase in knowledge and skills of 60% of the Wela Lada Village community who took part in this activity by 100% where previously participants did not know at all other benefits or the economic potential of coconut shells now after participating in this activity gain new knowledge and skills about processing of coconut shells into bio briquettes.