cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
PENGEMBANGAN DAN PERANCANGAN VIDEO PROMOSI KREATIF UNTUK MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATA KE PESONA ALAM DANAU TALANG Robby Usman; Widia Marta
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17808

Abstract

Abstrak: Sumatera Barat memiliki wisata alam yang beragam, dari indahnya pegunungan hingga daerah tepian pantai. Salah satu daerah yang menjadi fokus dalam pengabdian ini ialah Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Daerah Kampung Batu, Kabupaten Solok, adalah rumah bagi pesona alam Danau Talang, sebuah destinasi wisata alam yang potensial namun belum sepenuhnya tergali. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan dan merancang video promosi kreatif sebagai inisiatif pengabdian kepada masyarakat, dengan tujuan meningkatkan kunjungan wisata ke Danau Talang. Metode pengabdian dilaksanakan dengan proses pendampingan untuk merancang dan menciptakan video promosi dengan teknis melibatkan antara mitra yaitu Pokdarwis, masyarakat, dengan tim pengabdian. Tahap awal melibatkan survei dan identifikasi masalah terkait wisata Danau Talang. Selanjutnya, pengabdian ini akan bekerja sama dengan pengelola dalam mengumpulkan materi visual, cerita lokal serta merekam keindahan alam sekitar Danau Talang. Video ini mencakup pemandangan alam yang menakjubkan dan aktivitas wisata. Hasil dari pengabdian ini berupa video promosi kreatif yang bisa menjadi alat promosi Danau Talang kepada wisatawan. Persentase kunjungan di Danau Talang naik menjadi 40% dari bulan sebelumnya. Pengabdian ini memberikan kontribusi langsung dalam mendukung pengembangan pariwisata lokal, meningkatkan partisipasi komunitas dalam promosi pariwisata, dan pemerintah daerah dapat memajukan sektor pariwisata di daerah tersebut.Abstract: West Sumatra boasts diverse natural attractions, ranging from majestic mountains to coastal areas. One of the areas of focus in this community service is Solok Regency, West Sumatra. The Kampung Batu area in Solok Regency is home to the natural beauty of Lake Talang, a potentially stunning tourist destination that has yet to be fully explored. This community service aims to develop and design a creative promotional video as a community service initiative, with the goal of increasing tourism visits to Lake Talang. The community service method involves collaboration between the service team, the local community, and the local government. The initial stage involves surveys and identifying issues related to tourism at Lake Talang. Subsequently, this community service will work with local stakeholders to gather visual materials, local stories, and capture the natural beauty surrounding Lake Talang. The video will showcase breathtaking natural landscapes and tourist activities. The outcome of this community service is a creative promotional video that can serve as a marketing tool for Lake Talang to attract tourists. This community service directly contributes to supporting local tourism development, enhancing community participation in tourism promotion, and enabling the local government to advance the tourism sector in the region.
MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ANGGOTA JARINGAN SEKOLAH DIGITAL INDONESIA MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN EDUWEB APP Rahmiati Rahmiati; Nurhafidhah Nurhafidhah; Liza Fitria; Irma Dewi Isda
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19336

Abstract

Abstrak: Beberapa kegiatan melalui kerja sama telah dilakukan dan mendapat respon yang positif. Namun, JSDI khususnya wilayah Aceh Timur belum mampu merekrut anggota secara luas dan memberikan pelayanan yang optimal kepada anggota dan calon anggota. Selain itu, website resmi organisasipun statusnya dalam perbaikan (maintenance) hingga sekarang. Sehingga, para guru yang bergabung menjadi anggota JSDI hanya berjumlah 6 orang. Tujuan PkM adalah: (1) memperbaiki fasilitas layanan mitra untuk mewujudkan tujuan mitra membantu guru mengimplikasikan kurikulum merdeka melalui produk aplikasi eduweb app media satu pintu yang mengoptimalkan program kerja mitra; (2) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra mengembangkan eduweb app sebagai media satu pintu mengoptimalkan program kerja JSDI. Bentuk kegiatan PkM ini berupa kegiatan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Evaluasi terhadap ketercapaian indikator keberhasilan diketahui dari pengumpulan data dilakukan, yaitu menggunakan lembar wawancara dan angket. Hasil kegiatan PkM berupa sebuah eduweb app bernama “sahabat guru digital” yang dapat membantu para guru terutama anggota JSDI dalam menerapkan kurikulum Merdeka. Selain itu, produk ini dapat menyelesaikan permasalahan mitra terkait perbaikan fasilitas penyampaian informasi kepada anggota dan masyarakat melalui media satu pintu, serta meningkatkan pelayanan dalam hal perluasan keanggotaan dan keterlibatan masyarakat pada setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh mitra. Berdasarkan jawaban peserta pelatihan dan pendampingan, pengetahuan dan keterampilan anggota mitra mengembangkan eduweb app meningkat dari 52% menjadi 72% setelah kegiatan.Abstract: Several collaborative activities have been conducted, receiving positive responses. However, JSDI, especially in the East Aceh region, has not been able to recruit members widely and provide optimal services to its members and potential members. Furthermore, the official organization website is still undergoing maintenance to this day. As a result, the number of teachers who have joined as JSDI members is only six. The objectives of this Community Service Program (PkM) are as follows: (1) to improve partner service facilities to help partners achieve their goal of assisting teachers in implementing the independent curriculum through the Eduweb App, a one-stop media application that optimizes partner work programs; (2) to enhance the knowledge and skills of partners in developing the Eduweb App as a one-stop media to optimize JSDI's work programs. The PkM activities include socialization, training, and mentoring. Evaluation of the achievement of success indicators is known from data collection, namely using interview sheets and questionnaires.. The result of the PkM activities is an Eduweb app called "Sahabat Guru Digital”, which can assist teachers, especially JSDI members, in implementing the independent curriculum. Furthermore, this product can address partner issues related to improving information delivery facilities to members and the public through a one-stop media, as well as improving services in terms of expanding membership and community involvement in every activity organized by the partners. Based on the answers of training and mentoring participants, the knowledge and skills of partner members developing eduweb apps increased from 52% to 72% after the activity.
PEMBERDAYAAN DAN PENDAMPINGAN KADER DALAM PENGGUNAAN APLIKASI “MY ADA” SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN IBU DAN ANAK Elvi Destariyani; Yuniarti Yuniarti; Desi Widiyanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17695

Abstract

Abstrak: Cakupan antenatal di Kabupaten Seluma hanya 73%. Angka ini masih jauh dari target nasional yang ditentukan yaitu 95%. Peran masyarakat sangat diperlukan untuk berjalannya program Antenatal Care, yaitu dengan melibatkan masyarakat yang menjadi kader. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan softskill dan hardskill kader dalam penggunaan aplikasi MY ADA sebagai upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak di wilayahnya. Metode Kegiatan pengabdian dimulai dengan pre-test, penyuluhan, pemberdayaan dan pendampingan penggunaan aplikasi MY ADA dan penerapannya. Peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian sebanyak 25 orang, yang terdiri dari kader Kesehatan, staf Puskesmas dan didukung oleh Kepala Desa Sidoluhur. Hasil menunjukan nila pre-test dibawah skor 60 sejumlah 48% dan skor diatas 60 sebesar 52%, setelah post-test didapatkan peningkatan nilai skor di atas 60 sebesar 88% dan kurang dari 60 sebanyak 12%. Hal ini meunjukkan pemberdayaan dan pendampingan yang sudah dilakukan memberikan efek postif yaitu terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 36% dari sebelum kegiatan pengabdian.Abstract: Antenatal coverage in Seluma District is only 73%. This is still far from the national target set at 95%. The role of the community is very necessary for functioning the Antenatal Care program, by involving the community as cadres. The purpose of service is to increase the empowerment and assistance of cadres in using the MY ADA application to improve maternal and child health. Service methods begin with pre-tests, counseling, empowerment and assistance in using the MY ADA application. There were 25 participants who took part in the service, consisting of health cadres, Puskesmas staff and supported by the Head of Sidoluhur Village. The results showed that the pre-test score below 60 was 48% and the score above 60 was 52%, after the post-test it was found that the score above 60 was 88% and less than 60 was 12%. This shows that the empowerment and assistance has a positive effect in increasing knowledge of 36% from before the Service.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK ASAM AMINO BERBAHAN BAKU IKAN LEMURU DI KWT ANDAR NYAWA DESA PESANGGRAHAN Muhammad Anwar; Muhammad Joni Iskandar; Siti Reuni Inayati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Asam amino merupakan komponen utama penyusun protein yang memiliki fungsi metabolism yang berfungsi sebagai zat pengatur tumbuh dan antioksidan pada tanaman. Pelatihan pembuatan pupuk organik asam amino ber bahan baku ikan lemuru ini dilakukan di Kelompok Wanita Tani Andar Nyawa Desa Pesanggrahan Kecamatan Montong Gading. Kelompok KWT ini cukup aktif berkegiatan khususnya sebagai petani lahan sawah dan petani pekarangan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra didalam produksi pupuk organik asam amino berbahan baku ikan lemuru. Terlebih Desa Pesanggarahan merupakan program kampung iklim dan kelestarian alam perlu dan harus dilakukan perbaikan ekosistem usahatani. Kegiatan FGD dilakukan sebagai upaya menjaring pemikiran dan situasi di lingkungan KWT, kemudian melaksanakan kegiatan inti yaitu pelatihan pembuatan POC asam amino. Hasil pengabdian kepada masyakarat ini menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota didalam aspek teknologi produksi pupuk organik (90%). Hal ini dibuktikan dengan partisipasi aktif anggota selama kegiatan berlangsung dan hasil pre-test dan post-test cukup baik. Mengingat anggota Kelompok Wanita Tani Andar Nyawa setiap rangkaian kegiatan diikuti dengan proses diskusi. Sebagai upaya tindak lanjut dari pengabdian ini yaitu; pendampingan secara berkelanjutan untuk menguatkan semangat dan kemampuan anggota KWT, analisis uji laboratorium kandungan POC asam amino agar penggunaan lebih tepat guna.Abstract: Amino acids are the main components of protein which have metabolic functions and function as growth regulators and antioxidants in plants. Training on making amino acid organic fertilizer using lemuru fish as raw material was carried out at the Andar Nyawa Women's Farming Group, Pesanggrahan Village, Montong Gading District. This group is quite active, especially as rice field farmers and home garden farmers. This community service aims to increase the knowledge and skills of partners in the production of organic amino acid fertilizer made from lemuru fish. Moreover, Pesanggarahan Village is a climate and nature conservation village program that requires improvements to the farming ecosystem. The FGD activity was carried out as an effort to capture thoughts and situations in the women farming group environment, then carry out the core activity, namely training in making amino acid liquid organic fertilizer. The results of this community service show that there has been an increase in members' knowledge and skills in the technological aspects of organic fertilizer production (90%). This is proven by the active participation of members during the activity and the pre-test and post-test results are quite good. Remembering that members of the women's farmer group "Andar Nyawa" participated in each series of activities with a discussion process. As a follow-up effort to this service, namely; ongoing assistance to strengthen the enthusiasm and abilities of women farmer group members, laboratory test analysis of amino acid liquid organic fertilizer content so that its use is more appropriate.
ANALISIS YURIDIS NORMATIF MELALUI PENANGANAN KEKERASAN PEREMPUAN DAN ANAK DI KABUPATEN NGAWI Aidul Fitriciada Azhari; Muchamad Iksan; Wardah Yuspin; Rizka Rizka; Diana Setiawati; Diyah Murti Hastuti; Nurlina Afifah Litti; Shofiana Eka Aulia; Nur ilmi putri febriyanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17408

Abstract

Abstrak: Dalam memberikan pelayanan bantuan hukum harus didasarkan prinsip kesamaan di mata hukum. Bantuan hukum sesuai dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum merumuskan tentang peran paralegal, paralegal diartikan secara legitimasi yuridis dalam tatanan hukum nasional yang tercantum dalam Pasal 9 dan Pasal 10 Undang-undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum. Kegiatan pelatihan paralegal dilakukan untuk mengatasi permasalahan sedikitnya jumlah advokat bersertifikat di Kabupaten Ngawi. Dengan adanya pelatihan paralegal, diharapkan dapat meningkatkan jumlah individu yang memiliki pengetahuan dan keterampilan hukum untuk memberikan bantuan hukum yang memadai kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan berupa pelatihan dan pendampingan paralegal dengan teknik pemberian informasi atau penyuluhan hak hukum masyarakat tentang cara penyelesaian kasus tindak pidana kekerasan seksual. Waktu kegiatan akan dilaksanakan pada tanggal 14-15 Januari 2023 dan dihadiri oleh 50 peserta, termasuk Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Se-Kabupaten Ngawi dan perwakilan mahasiswa dari kampus di Kabupaten Ngawi dan Karesidenan Madiun. Pemateri kegiatan ini diisi oleh tim pengabdian, dosen Fakultas Ilmu Hukum Univesitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Hasil dari kegiatan pelatihan paralegal ini menunjukkan bahwa 62,5% peserta memahami konsep dan materi umum tentang keparalegalan serta aspek di dalamnya sehingga peserta dinilai sudah siap dan mampu memberikan pelayanan hukum serta menumbuhkan kesadaran Hukum kepada masyarakat.Abstract: In providing legal aid services must be based on the principle of equality in the eyes of the law. Legal aid in accordance with Law Number 16 of 2011 concerning Legal Aid formulates the role of paralegals, paralegals are defined legitimately juridically in the national legal order listed in Article 9 and Article 10 of Law Number 16 of 2011 concerning Legal Aid. Paralegal training activities are conducted to overcome the problem of the small number of certified advocates in Ngawi Regency. With the paralegal training, it is expected to increase the number of individuals who have legal knowledge and skills to provide adequate legal assistance to the community. The implementation of activities in the form of paralegal training and mentoring with the technique of providing information or counselling on the legal rights of the community on how to resolve cases of sexual violence. The activity will be held on 14-15 January 2023 and attended by 50 participants, including Nasyiatul Aisyiyah Branch Leaders throughout Ngawi Regency and student representatives from campuses in Ngawi Regency and Madiun Karesidenan. The speakers for this activity were the service team, lecturers from the Faculty of Law, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) and members of the Witness and Victim Protection Agency (LPSK). The results of this paralegal training activity showed that 62.5% of participants understood the concept and general material about paralegals and the aspects in it so that participants were considered ready and able to provide legal services and foster legal awareness to the community.
PROGRAM MERETAS BUTA HIJAIYAH MELALUI BIMBINGAN IQRA’ DAN TA’LIM AL-QUR’AN PADA LANSIA Mustapa Ali; Muhammad Musfiatul Wardi; Aqodiah Aqodiah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.18905

Abstract

Abstrak: Program Pengabdian pada masyarakat adalah implementasi dari Tri dharma perguruan tinggi. Di samping sebagai tugas pokok dosen, program ini juga sebagai jembatan untuk misi dakwah amar ma’ruf nahi mungkar. Program ini sangat urgen karena berorientasi pada pemberantasan buta hijaiyah pada lansia, penanaman nilai-nilai ilmu keislaman, pembinaan akhlaqul karimah dan mendampingi para lansia dalam memanfaatkan usia tuanya pada aktivitas yang lebih positif (‘amal solih). PKM ini dilaksanakan di TPQ Darul Mustofa Lombok Tengah, Dusun Murbaya, Kecamatan Pringgarata. Dan yang menjadi mitra dalam Pendampingan ini adalah Pembina TPQ Darul Mustofa dan Kepala Desa setempat. Adapun peserta pembinaan sebanyak 25 orang. Kegiatan ini berlangsung selama tujuh pekan dengan metode bimbingan yang terbagi ke dalam beberapa tahapan, yaitu (a) Tahsin makhraj dan sifat huruf; (b) Tahsin Makhraj dan sifat huruf dalam kata; dan (c) Tahsin bacaan panjang-pendek (tahsin tajwid), serta penggalian makna ayat al-Qur’an yang telah ditadarrus tersebut. Adapun hasil evaluasi dari bimbingan ini adalah (1) peserta bimbingan mampu membaca al-Qur’an dengan benar dan lebih baik, fasih serta dapat memahami beberapa kandungan dari ayat al-Qur’an dan dapat mengamalkannya dalam kehidupan social. Prosentase kemampuan lansia dalam membaca al-qur’an meningkat dari 30% menjadi 75%; (2) Memiliki tambahan media belajar; dan (3) Kesejahteraan guru bisa lebih baik dengan pemberian insentif dari desa setempat.Abstract: The Community Service Program is an implementation of the Tri Dharma of Higher Education. Apart from being the main task of lecturers, this program is also a bridge for the mission of preaching amar ma'ruf nahi munkar. This program is very urgent because it is oriented towards eradicating hijaiyah blindness in the elderly, instilling Islamic knowledge values, developing morals and accompanying the elderly in using their old age in more positive activities ('amal solih). This PKM was carried out at TPQ Darul Mustofa Central Lombok, Murbaya Hamlet, Pringgarata District, which is also a partner in this assistance TPQ Advisor Darul Mustofa and local Village Head, and There were 25 training participants. This activity lasted for seven weeks with a guidance method which was divided into several stages, namely (a) Tahsin Makhraj and the nature of letters; (b) Tahsin Makhraj and the nature of letters in words; and (c) Tahsin long-short reading (tahsin tajwid), as well as exploring the meaning of the verses of the Koran that have been recited. The evaluation results of this guidance are (1) Guidance participants are able to read the Koran correctly and better, fluently and can understand some of the contents of the verses of the Koran and can apply them in social life. The percentage of elderly people's ability to read the Koran increased from 30% to 75%; (2) Has additional learning media; and (3) Teacher welfare can be better by providing incentives from local villages.
POJOK LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PEMBUATAN POP UP SCRAPBOOK MEDIS SERTA KREASI BONEKA TANGAN GUNA MENINGKATKAN MINAT BACA Galuh Ambar Pramudita; Primanitha Ria Utami; Maya Maghfirotur Rohmah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17561

Abstract

Abstrak: Saat ini, fenomena kurangnya minat baca siswa meningkat. Tidak hanya itu masyarakat juga kurang pengetahuan mengenai berbagai profesi kesehatan serta penggunaanobat. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah meningkatkan minat baca siswa serta pengetahuan terkait profesi kegiatan menggunakan media pop up scrapbook dan boneka tangan bertema Kesehatan serta Menyusun pojok literasi, yang bertujuan memberikan bekal kepada siswa guna mewujudkan pengetahuan siswa-siswi yang tidak paham menjadi paham serta dapat meningkatkan minat bacanya. Kegiatan pelatihan ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu, (1) Tahap persiapan; (2) Tahap Pelaksanaan; dan (3) Tahap evaluasi. Kegiatan ini bekerja sama dengan guru dan siswa SDN Ngujungrejo. Untuk mengukur pengetahuan siswa evaluasi diberikan berupa pretest dan posttest. melalui hasil kuisioner pre-test persentase baik 25%, cukup 6,25% dan kurang 68,75% pada persentase minat baca didapatkan hasil baik 43,75%, cukup 12,5% dan kurang 43,75%. Setelah dilakukan post-test pengetahuan siswa naik presentase baik 68,75%, cukup 18,75% kurang 12,5% sedangkan pada minat baca presentase baik sebanyak 18,75%, cukup 6,25% dan kurang 68,75%.Abstract: Currently, the phenomenon of students' lack of interest in reading is increasing. Not only that, the public also lacks knowledge about various health professions and the use of medicines. This community service activity is to increase students' interest in reading and knowledge related to professions, activities using pop-up scrapbook media and hand puppets with a health theme, as well as setting up a literacy corner, which aims to provide provisions for students to realize the knowledge of students who don't understand so they understand and can increase interest. read it. This training activity was carried out in several stages, namely, (1) Preparation stage; (2) Implementation Stage; and (3) Evaluation stage. This activity is in collaboration with teachers and students at SDN Ngujungrejo. To measure student knowledge, evaluation is given in the form of a pretest and posttest. Based on the results of the pre-test questionnaire, the percentage was good, 25%, fair, 6.25%, and poor, 68.75%. In the percentage of interest in reading, the results were good, 43.75%, fair, 12.5%, and poor, 43.75%. After carrying out the post-test, students' knowledge increased to a good percentage of 68.75%, fair to 18.75%, less than 12.5%, while in interest in reading, the percentage was good to 18.75%, fair to 6.25% and less than 68.75%.
PENGGUNAAN METODE JARIMATIKA SEBAGAI INOVASI DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG BAGI SISWA SD Cecilia Novianti Salsinha; Hendrika Bete; Maria Naimnule; Dominifridus Bone
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19199

Abstract

Abstrak: Salah satu kemampuan berhitung yang penting adalah kemampuan perkalian. Namun, masih banyak siswa yang memanfaatkan kemampuan menghafal jika diberikan soal perkalian. Untuk menyelesaikan permasalahan ini, pengabdi melaksanakan workshop metode Jarimatika. Meskipun metode ini sudah banyak digunakan namun masih terdapat siswa yang belum mengenal metode ini. Oleh karena itu pengabdian ini selain bertujuan untuk memperkenalkan jarimatika kepada siswa tetapi juga untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa khususnya perkalian. Pengabdian ini dilaksanakan di SDK Yaswari Niki-Niki pada siswa kelas VI yang berjumlah 24 orang. Pengabdian dilaksanakan dalam bentuk pemberian pelatihan teknik berhitung dengan jarimatika. Pengabdian diawali dengan memberikan Pretest untuk mengetahui kemampuan operasi hitung dasar yang meliputi perkalian bilangan 1 sampai dengan 5 dan diakhiri dengan pemberian Posttest. Berdasarkan nilai Posttest yang diperoleh, hanya ada 2 orang siswa yang memperoleh nilai rendah masing masing 60 dan 40 sedangkan siswa lain memperoleh minimal 70 untuk nilai Posttest. Hal ini menunjukkan bahwa 83,33% siswa memahami dengan baik materi yang diberikan.Abstract: One of the important counting skills is the ability of multiplication. However, there are still many students who take advantage of memorization skills if given multiplication questions. To solve this problem, devotees conducted workshops on the Jarimatics method. Although this method has been widely used, there are still students who are not familiar with this method. Therefore, this devotion not only aims to introduce jarimatics to students but also to improve students' numeracy skills, especially multiplication. This service was carried out at SDK Yaswari Niki-Niki for grade VI students totaling 24 people. This service is carried out in the form of providing training in counting techniques with jarimatics. The service begins with giving a Pretest to determine the ability of basic calculation operations which include multiplying numbers 1 to 5 and ends with giving a Posttest. Based on the Posttest scores obtained, there were only 2 students who obtained low scores of 60 and 40 respectively while other students obtained a minimum of 70 for Posttest scores. This shows that 83.33% of students understand the material provided well.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG MANAGEMENT EVENT PADA PERSIT YONIF 762 KOTA SORONG Hidayat, Rahmat; Andriyan, Yoga; Munzir, Munzir; Alfionita, Elya Nindy; Syahputra, Aryandi Yogi Arbi; Alting, Halisa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19516

Abstract

Abstrak: Adanya sebuah pertunjukan seni yang besar dan megah tak luput dari peran serta sebuah manajemen yang baik dari kelompok kesenian tersebut selain wujud atau bentuk kesenian yang akan ditampilkan, sehingga hasil yang diharapkan dapat terwujud sesuai dengan yang direncanakan. PERSIT merupakan sebuah organisasi yang mencerminkan pengabdian sekelompok perempuan yang merupakan istri prajurit, hal ini diwujudkan dalam bentuk aktivitas sosial dalam masyarakat. Organisasi Persit menuntut adanya daya kreativitas para anggota-anggotanya untuk menciptakan pergelaran seni yang terstruktu dengan baik dan benar. Permasalahan yang dihadapi yakni belum mendalamnya pengetahuan mengenai management event pada seni pertunjukan. Tujuan pengabdian ini yakni untuk meningkatkan pengetahuan mitra terkait menejemen seni pertujukan. Sasaran pengabdian ini yakni anggota PERSIT Kartika Chandra Kirana Asrama Yonif 762 Sorong Papua Barat. Metode pelaksanaan dalam pengabdian dilakukan dengan sosialisasi, workshop, pelaksanaan seni pertunjukan dan tahapan evaluasi secara langsung dengan melihat pelaksanaan seni pertunjukan dengan indikator meningkatnya pengetahuan mitra. Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat yang dilakukan, menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan sebesar 95% dari mitra setelah dilaksanakannya kegiatan pengabdian.Abstract: The existence of a large and magnificent art performance cannot be separated from the participation of good management of the arts group in addition to the form or form of art that will be displayed, so that the expected results can be realized as planned. PERSIT is an organization that reflects the devotion of a group of women who are soldiers' wives, this is manifested in the form of social activities in society. The Persit organization demands the creativity of its members to create well-structured and correct art performances. The problem faced is the lack of in-depth knowledge regarding event management in the performing arts. The aim of this service is to increase partners' knowledge regarding performing arts management. The target of this service is PERSIT member Kartika Chandra Kirana, Yonif 762 Sorong West Papua Dormitory. The implementation method in service is carried out through socialization, workshops, implementation of performing arts and direct evaluation stages by looking at the implementation of performing arts with indicators of increasing partner knowledge. Based on the results of community service carried out, it shows that there was an increase in knowledge of 93% of partners after carrying out community service activities.
PENGUATAN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK SEBAGAI UPAYA MEMUPUK PENGEMBANGAN KREATIVITAS PADA BANK SAMPAH WARES SALATIGA Rahayu, Enik; Yuliamir, Henry; Aprilliyani, Renny; Risyanti, Yustina Denik; Sunarko, Isnu Hadi; Setyaningtyas, Margaretha; Putra, Muhammad Azhar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17668

Abstract

Abstrak: Tujuan utama program pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra, yang terdiri dari anggota PKK, Bank Sampah Wares Salatiga, dalam pengelolaan sampah organik. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pengolahan sampah organik, khususnya penggunaan kulit buah semangka sebagai bahan baku untuk produk masker alami. Metode pelaksanaan program ini melibatkan berbagai kegiatan, termasuk pelatihan praktik dan workshop. Jumlah mitra yang aktif terlibat dalam program ini adalah sebanyak 20 orang. Program ini berfokus pada pengelolaan sampah organik dan pengembangan produk bernilai tambah dari sampah organik, terutama kulit buah semangka. Metode pelaksanaan program mencakup identifikasi potensi penggunaan kulit buah semangka, penyusunan materi pelatihan, persiapan peralatan, pelatihan, proses produksi, pengemasan produk, dan pemasaran produk. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra dalam pengelolaan sampah organik serta menciptakan produk bernilai tambah dari sampah. Program ini bertujuan untuk memberdayakan mitra dalam memahami pentingnya pengelolaan sampah organik dan menciptakan peluang bisnis dari produk masker alami.Abstract: The main objective of this community service program is to increase the understanding and skills of partners, consisting of PKK members, Bank Sampah Wares Salatiga, in managing organic waste. This program is designed to provide a better understanding of organic waste processing, especially the use of watermelon rind as raw material for natural mask products. The method of implementing this program involves various activities, including practical training and workshops. The number of partners actively involved in this program is 20 people. This program focuses on managing organic waste and developing value-added products from organic waste, especially watermelon rinds. Program implementation methods include identifying potential uses for watermelon rind, preparing training materials, preparing equipment, training, production processes, product packaging, and product marketing. The evaluation results show that this program has succeeded in increasing partners' understanding and skills in managing organic waste and creating value-added products from waste.This program aims to empower partners to understand the importance of organic waste management and create business opportunities from natural mask products.