cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,292 Documents
PELATIHAN VISUALISASI DATA BERBASIS EXCEL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI GENERASI Z Putri Anugrah Cahya Dewi; Desak Putu Nitya Dewi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37734

Abstract

Abstrak Rendahnya literasi numerasi Generasi Z menjadi tantangan serius bagi siswa SMK Jurusan Akuntansi yang dituntut mampu mengomunikasikan data keuangan secara efektif. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa SMK PGRI 2 Denpasar melalui pelatihan visualisasi data berbasis Microsoft Excel. Metode pelaksanaan menggunakan pelatihan dengan praktikum terbimbing yang melibatkan 35 orang siswa sebagai mitra. Evaluasi dilakukan melalui dengan perbandingan skormemberikan 10 soal pre-test dan post-test untuk mengukur capaian peserta. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan dengan rata-rata kenaikan skor keseluruhan sebesar 71,7%. Secara spesifik, hardskill siswa dalam teknik pembuatan grafik dan diagram melonjak sebesar 117,8%, sementara kemampuan interpretasi tren data meningkat sebesar 54,0%. Peningkatan ini membuktikan bahwa pelatihan visualisasi data efektif mentransformasi pemahaman angka yang abstrak menjadi informasi visual yang komunikatif, sehingga meningkatkan kesiapan kerja siswa di era digital.Abstract: The low numerical literacy of Generation Z is a serious challenge for Vocational High School (SMK) Accounting students, who are required to communicate financial data effectively. This community service aims to improve the numerical literacy skills of students at SMK PGRI 2 Denpasar through Excel-based data visualization training. The implementation method used training and guided practicums involving 35 students as partners. The evaluation was conducted by administering 10 pre-test and post-test questions to measure participants’ learning outcomesEvaluation was conducted through comparison of pre-test and post-test scores to measure participant achievement. The results showed a significant increase in competence, with an overall average score increase of 71.7%. Specifically, students' hardskills in graphing and charting techniques jumped by 117.8%, while data trend interpretation skills increased by 54.0%. This improvement proves that data visualization training effectively transforms abstract numerical understanding into communicative visual information, thereby increasing students' job readiness in the digital era.
OPTIMALISASI KEAMANAN LINGKUNGAN BERBASIS AI MELALUI IMPLEMENTASI DAN EVALUASI APLIKASI MO-TAMU 3.0 Yessy Asri; Dwina Kuswardani; Widya Nita Suliyanti; M. Jafar Ely; Atikah Rifdah Ansyari; Muhammad Iqbal
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.38245

Abstract

Abstrak: Keamanan lingkungan perumahan menghadapi tantangan akibat sistem pencatatan tamu manual yang kurang efektif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat sistem keamanan pada salah satu kawasan perumahan melalui implementasi Aplikasi Mo-Tamu Versi 3.0 berbasis kecerdasan buatan. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan mitra, pengembangan sistem berbasis SDLC, pelatihan partisipatif kepada 5 petugas keamanan, perwakilan warga dan pengurus RT, serta evaluasi melalui pengujian kinerja algoritma dan survei User Acceptance Testing (n=12). Hasil menunjukkan peningkatan akurasi pengenalan wajah hingga 90% dengan precision 0,93 dan recall 0,97. Survei menunjukkan 90% responden menyatakan proses monitoring tamu lebih cepat dan 100% menyatakan fitur Emergency Button meningkatkan rasa aman. Implementasi sistem ini meningkatkan efisiensi pencatatan tamu dan memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam pengelolaan keamanan lingkungan berbasis digital.Abstract: Residential security faces challenges due to ineffective manual guest-recording systems. This community service program aimed to strengthen the security system in a residential area through the implementation of Mo-Tamu Application Version 3.0 based on artificial intelligence. The method included partner needs analysis, system development using the SDLC approach, participatory training for five security officers, community representatives and neighborhood administrators, and evaluation through algorithm performance testing and a User Acceptance Testing survey (n=12). The results show an improvement in face recognition accuracy up to 90%, with a precision of 0.93 and recall of 0.97. The survey indicates that 90% of respondents reported faster guest monitoring and 100% stated that the Emergency Button feature enhanced their sense of security. The implementation improved guest data management efficiency and strengthened community preparedness in digital-based environmental security management.
PELATIHAN ELEKTRONIKA DASAR UNTUK MENINGKATKAN LITERASI TEKNOLOGI GURU BERLATAR BELAKANG NON-TEKNIS Brahmantya Aji Pramudita; Sang Dara Parameswari; Reinald Mariel; Devan Rizki Akbari; Yoshua Meilikiano; Khania Putri Kusuma Dewi; Donny Rhomanzah; Danu Dwi Sanjoyo; Irwan Purnama
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.38350

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi menyebabkan guru membutuhkan pemahaman elektronika untuk meningkatkan literasi teknologi dan minat sains untuk siswa. Akan tetapi, keterbatasan pelatihan untuk guru berlatar belakang non-teknis di tingkat SD/MI masih menjadi hambatan utama. Sehingga, pelatihan literasi teknologi sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Pelatihan dilakukan dengan mengimplementasikan metode pendekatan partisipatif, kontekstual, dan deksriptif kualitatif. Kemudian, pelatihan dilaksanakan secara sistematis yang diawali dengan identifikasi kebutuhan dan pre-test. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan pembekalan teori dan praktik komponen dan alat ukur elektronik kepada peserta pelatihan. Program ini diakhiri dengan post-test dan evaluasi untuk mengukur dan mengetahui keberhasilan peserta dalam mengikuti pelatihan. Hasil post-test menunjukkan pemahama peserta yang baik dengan nilai rata-rata 77,31. Sehingga, hasil pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan pengetahuan awal peserta yang rendah. Selain itu, hasil dari umpan balik yang diperoleh dari peserta pelatihan bahwa tingkat kepuasan peserta tinggi dengan skor rata-rata 4,2, meskipun peserta masih terdapat kendala dalam memahami materi.Abstract: Technological developments require teachers to understand the fundamentals of electronics for the students to enhance technological literacy and interest in science. However, the lack of training for the non-technical teachers in elementary schools (SD) or Madrasah Ibtidaiyah (MI) is still a main issues. Therefore, technological literacy training is critical for enhancing educational quality. The training was conducted by implementing participatory, contextual, and qualitative descriptive approaches. Then, the training is conducted systematically, starting with an identification of the needs and a pre-test. The program is implemented by providing participants with theoretical and practical briefings on electronic components and measuring tools. The program concludes with a post-test and evaluation to measure and determine the participants' success in the training. The results of training showed that the training effectively improves participants’ understanding of basic electronics and their skills in using measuring instruments. The post-test results showed good participant understanding with an average score of 77.31. Thus, the training results indicate a significant increase compared to the participants' low initial knowledge. Additionally, feedback obtained from the trainees showed a high level of satisfaction with an average score of 4.2, even though some participants still faced obstacles in understanding the material.
PELATIHAN IMPACTFUL COMMUNICATION UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI DAN KETERAMPILAN BICARA MAHASISWA VOKASI DI DENPASAR Eka Grana Aristyana Dewi; A. A. Gede Adi Mega Putra
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37659

Abstract

Abstrak: Mahasiswa vokasi sering menghadapi hambatan psikologis (mental block) berupa kecemasan berlebih dan kurangnya kepercayaan diri saat berbicara Bahasa Inggris. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan kepercayaan diri (self-confidence) dan keterampilan komunikasi publik mahasiswa melalui pelatihan Impactful Communication. Pendekatan Action Learning digunakan dalam pelaksanaam kegiatan yang meliputi simulasi teknik non-verbal dan scripting. Kegiatan dilaksanakan di salah satu sekolah vokasi di Denpasar dengan melibatkan 44 mahasiswa aktif sebagai peserta. Evaluasi efektivitas program dilakukan melalui analisis deskriptif data pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan, di mana tingkat kepercayaan diri peserta melonjak dari kondisi awal yang mayoritas ragu-ragu menjadi 96% berada pada level percaya diri dan sangat percaya diri. Selain itu, 97% peserta menyatakan bahwa metode scaffolding yang diajarkan efektif menurunkan beban kognitif terkait tata bahasa (grammar). Program ini terbukti mampu mengubah perilaku komunikasi mahasiswa dari pasif menjadi aktif dalam waktu singkat.Abstract: Vocational students often face psychological barriers (mental blocks) such as excessive anxiety and lack of confidence when speaking English. The aims of this community service is to improve students' self-confidence and public communication skills through Impactful Communication training. The Action Learning approach was applied which included non-verbal technique simulations and scripting. The activity was conducted at one of vocational school in Denpasar, involving 44 active students as participants. Program effectiveness was evaluated through descriptive analysis of pre-test and post-test data. The results showed a significant improvement in competence, where participants' confidence levels surged from an initially hesitant condition to 96% at the confident and highly confident levels. Furthermore, 97% of participants stated that the taught scaffolding method effectively reduced the cognitive load related to grammar. This program proved effective in transforming students' communication behavior from passive to active in a short duration. 
TRANSFORMASI AKUNTANSI DI ERA DIGITAL: MENINGKATKAN DAYA TARIK JURUSAN AKUNTANSI BAGI GENERASI MUDA Nurkhalik Wahdanial Asbara; Indrawan Azis; Nurul Istiqamah; Fitri Fitri; Ridhan Rahmah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37555

Abstract

Abstrak: Saat ini, akuntansi mengalami banyak perubahan yang signifikan sebagai dampak dari kemajuan teknologi. Berdasarkan pengamatan, banyak siswa SMA yang kurang tertarik dengan jurusan akuntansi. Hal ini disebabkan oleh pemahaman konvensional yang masih melekat dalam benak mereka tentang bidang ini Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberikan solusi kepada siswa SMA melalui pendekatan edukatif dan interaktif. Tim dosen PKM ITB Nobel Indonesia berupaya membuka wawasan dan pemahaman siswa SMA mengenai akuntansi di era digital, serta meningkatkan minat dari siswa SMA terhadap jurusan akuntansi, sehingga mereka dapat lebih memahami relevansi dan peluang karir di bidang ini. Metode Pelaksanaan pengabdian yaitu Sosialisasi dengan menggunakan 3 tahapan yaitu, tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan, tahapan evaluasi. Kegiatan ini dihadiri siswa sebanyak 25 orang. Hasil dari kegiatan ini adalah memperkaya pengetahuan sebanyak 88% dan keterampilan siswa sebanyak 82%, tetapi juga membangun jaringan yang bermanfaat antara lembaga pendidikan dan institusi, menjadikan akuntansi sebagai pilihan yang menarik bagi generasi muda.Abstract: Today, accounting is undergoing many significant changes as a result of technological advancements. Based on observations, many high school students are less interested in majoring in accounting. This is due to the conventional understanding that is still inherent in their minds about this field The purpose of this service activity is to provide solutions to high school students through educational and interactive approaches. The PKM ITB Nobel Indonesia lecturer team seeks to open up the insight and understanding of high school students about accounting in the digital era, as well as increase the interest of high school students in accounting majors, so that they can better understand the relevance and career opportunities in this field. The method of implementing service is socialization using 3 stages, namely, the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation stage. This activity was attended by 25 students. The result of this activity is to enrich knowledge by 88% and students' skills by 82%, but also to build a useful network between educational institutions and institutions, making accounting an attractive option for the younger generation.  
Pemberdayaan Sanggar Seni AIYRA (SANIRA ) dalam Melestarikan Budaya Bugis melalui Pelatihan Seni Tari Tradisi dan Kreasi Yusrianti Yusrianti; Usman M; Usman M; Damayanti Trisnasari; Kurniawaty Kurniawaty; Cantika Rahayu S.
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37943

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan Sanggar Seni AIYRA (SANIRA) dalam melestarikan budaya Bugis melalui pelatihan seni tari tradisi dan kreasi di Kabupaten Soppeng. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, workshop digitalisasi promosi budaya, serta pendampingan dan evaluasi yang melibatkan 15 anggota sanggar dan tim dosen serta mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan soft skill dan hard skill peserta sekitar 80%, serta peningkatan nilai ekonomis dan kemampuan promosi budaya sanggar hingga 60%. Program ini berhasil memperkuat peran sanggar sebagai pusat pelestarian budaya Bugis yang berkelanjutan.
IMPLEMENTASI SELF EFFICACY DALAM PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL Riance Mardiana Ujung; Janner Pelanjani Simamora
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.38036

Abstract

Abstrak: Kehamilan merupakan suatu proses dari kehidupan seorang wanita, dimana terjadi perubahan besar dari aspek fisik, mental dan sosialnya Indonesia merupakan negara yang mempunyai 3 masalah yaitu kekurangan gizi, kelebihan gizi dan kekurangan zat gizi mikro seperti anemia. Dari hasil penjajakan Puskesmas Paniaran diperoleh data Jumlah Ibu hamil yang Anemia Desember tahun 2023 sebanyak 23 % dari 26 ibu hamil yang diperiksa HBnya. Tujuan pengabdian masyarakat adalah melakukan Efikasi diri (self efficacy) pada ibu hamil dengan pemberian pendidikan kesehatan untuk mencegah Anemia serta melakukan pemeriksaan Hb ibu hamil yang datang ke Posyandu. Metode pretest dan posttest pengukuran pengetahuan menggunakan kuesioner sebanyak 10 pertanyaan dengan kriteria baik (76 %-100 %) dan cukup (<76 %). Sasaran 25 ibu hamil yang berasal dari 2 poskesdes Puskesmas Paniaran. Hasil pretest dan posttest dapat dilihat ada peningkatan pengetahuan ibu hamil, berpengatahuan baik dari 72% pada saat pretest menjadi 92%. Ibu yang berpengetahuan cukup pada saat pretest 28% menjadi 2 orang 8% pada saat posttest. Pada Pemeriksaan Hb, pada saat pemeriksaan I, Ibu hamil dengan anemi ringan dari 32 % menjadi tidak ada. Serta anemia sedang dari 24 % menjadi 4 %.Abstract: Pregnancy is a process in a woman's life that involves major physical, mental, and social changes. Indonesia is a country with three problems: malnutrition, overnutrition, and micronutrient deficiencies such as anemia. Based on the results of a survey conducted by the Paniaran Community Health Center, data shows that 23% of the 26 pregnant women who had their hemoglobin levels checked in December 2023 were anemic. The purpose of community service is to promote self-efficacy among pregnant women by providing health education to prevent anemia and conducting Hb tests on pregnant women who come to the integrated service post. The pre-test and post-test methods for measuring knowledge used a questionnaire consisting of 10 questions with criteria of good (76%-100%) and sufficient (<76%). The target was 25 pregnant women from 2 health posts at the Paniaran Community Health CenterThe results of the pre-test and post-test show an increase in the knowledge of pregnant women, with those with good knowledge increasing from 72% in the pre-test to 92%. The number of women with adequate knowledge in the pre-test was 28%, decreasing to 2 people or 8% in the post-test. In the Hb examination, at the first examination, pregnant women with mild anemia decreased from 32% to none. Moderate anemia decreased from 24% to 4%.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA TANJUNGWANGI MENUJU EDUWISATA BERKELANJUTAN MELALUI OPTIMALISASI AIR SUNGAI DAN PERIKANAN AIR TAWAR Asep Mahpudz; Karim Suryadi; Acep Supriadi; Syaifullah Syaifullah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37512

Abstract

Abstrak: Potensi Sungai Cileuleuy Udik dan perikanan air tawar di Desa Tanjungwangi belum dimanfaatkan secara optimal akibat keterbatasan kapasitas masyarakat, lemahnya tata kelola lingkungan sungai, dan belum tersedianya model eduwisata terintegrasi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dan kelembagaan desa (BUMDes) dalam pengelolaan sumber daya air dan perikanan air tawar yang produktif dan ramah lingkungan, serta merintis model eduwisata berkelanjutan berbasis potensi lokal. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui sosialisasi, pelatihan terintegrasi, pendampingan teknis, aksi gotong royong penataan sungai, dan evaluasi partisipatif. Mitra kegiatan melibatkan 30 orang, gabungan utusan dari BUMDes, Karang Taruna, dan PKK. Evaluasi dilakukan menggunakan diskusi terfokus, observasi partisipatif, dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra sebesar ±25–30%, penataan awal jalur eduwisata rafting sungai sepanjang ±1.200 meter, kesiapan percontohan kolam ikan edukatif, serta terbentuknya fondasi kelembagaan pengelola eduwisata desa yang berpotensi meningkatkan nilai ekonomi lokal.Abstract: The potential of the Cileuleuy Udik River and freshwater fisheries in Tanjungwangi Village has not been optimally utilized due to limited community capacity, weak river environmental governance, and the absence of an integrated edutourism model. This program aimed to enhance community and village institution (BUMDes) capacity in managing water resources and freshwater fisheries in a productive and environmentally friendly manner, as well as initiating a sustainable edutourism model based on local potential. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach through socialization, integrated training, technical assistance, collective river arrangement activities, and participatory evaluation. A total of 30 participants from BUMDes, youth groups, and women’s organizations were involved. Evaluation was conducted using focus discussion, participatory observation, and joint reflection. The results indicate a 25–30% increase in participants’ knowledge and skills, initial arrangement of a ±1,200-meter river edutourism route, readiness of educational fish ponds, and the establishment of a basic institutional foundation for village edutourism management with potential economic benefits.
RESTORASI TERUMBU KARANG UNTUK MENDUKUNG KEBERLANJUTAN EKOSISTEM LAUT DAN PENINGKATAN POPULASI IKAN DI PERAIRAN TANJUNG SEKEBEN Ratna Dewi Syarifah; Millatuz Zahroh; Septy Handayani; I Wayan Windu Sara; Jihan Ike Mawarti; Moch. Ichwan Dwi Cahya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37846

Abstract

Abstrak: Perairan Tanjung Sekeben di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi mengalami kerusakan terumbu karang akibat praktik penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan, yang berdampak pada penurunan populasi ikan dan kesejahteraan nelayan. Program pengabdian ini bertujuan untuk memulihkan ekosistem terumbu karang melalui kegiatan transplantasi karang menggunakan kerangka buatan berbentuk spider dua ring serta meningkatkan kesadaran nelayan terhadap upaya konservasi laut. Kegiatan dilaksanakan pada tahun 2024–2025 dengan melibatkan 10 orang nelayan sebagai peserta sosialisasi dan pelatihan, serta 30 orang yang terlibat langsung dalam kegiatan restorasi dan monitoring. Metode pelaksanaan meliputi survei lokasi, sosialisasi dan penyampaian materi konservasi, pelatihan dan praktik pemasangan kerangka spider, transplantasi bibit terumbu karang, serta monitoring dan evaluasi secara berkala. Monitoring dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan nelayan, penyelam PT. Autore Pearl Culture, TNI Angkatan Laut Banyuwangi, dan Universitas Jember melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan pengukuran pertumbuhan karang. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat kelangsungan hidup bibit terumbu karang mencapai sekitar 95% dalam satu tahun, disertai peningkatan keterlekatan karang pada media tanam dan meningkatnya keberadaan biota laut di sekitar lokasi restorasi. Capaian ini menunjukkan bahwa metode transplantasi menggunakan kerangka spider efektif dalam mendukung pemulihan ekosistem terumbu karang dan memperkuat peran masyarakat dalam kegiatan konservasi laut.Abstract: The waters of Tanjung Sekeben in Tembokrejo Village, Muncar Subdistrict, Banyuwangi Regency have experienced coral reef damage due to environmentally unfriendly fishing practices, which has resulted in a decline in fish populations and the welfare of fishermen. This community service program aims to restore the coral reef ecosystem through coral transplantation activities using two-ring spider-shaped frames and to raise fishermen's awareness of marine conservation efforts. The activities are carried out in 2024–2025 involving 10 fishermen as participants in socialization and training, as well as 30 people directly involved in restoration and monitoring activities. The implementation methods include site surveys, socialization and delivery of conservation materials, training and practice in installing spider frames, transplantation of coral seedlings, as well as periodic monitoring and evaluation. Monitoring was carried out by a joint team involving fishermen, divers from PT. Autore Pearl Culture, the Banyuwangi Naval Forces, and the University of Jember through field observations, visual documentation, and coral growth measurements. The results of the activity showed that the survival rate of coral seedlings reached around 95% within one year, accompanied by an increase in coral attachment to the planting media and a rise in the presence of marine life around the restoration site. These achievements indicate that the transplantation method using spider frames is effective in supporting the recovery of coral reef ecosystems and strengthening the role of the community in marine conservation activities.
MITIGASI KONFLIK DAN KONSERVASI ULAR (SERPENTES) SEBAGAI UPAYA PENGUATAN EKOSISTEM LOKAL Siva Devi Azahra; Siti Masitoh Kartikawati; Siti Puji Lestariningsih; Destiana Destiana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.38281

Abstract

Abstrak: Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengurangi konflik antara manusia dan ular serta meningkatkan upaya konservasi ular (Serpentes) sebagai bagian dari penguatan ekosistem lokal. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh peran ekologis ular sebagai predator alami yang mengendalikan populasi hama pertanian, Namun, interaksi antara masyarakat yang berada di sekitar hutan dengan ular sering menyebabkan konflik yang berujung pada pembunuhan ular. Program ini mencakup edukasi mengenai peran ekologis ular, pelatihan penanganan ular yang aman, serta sistem mitigasi konflik dengan melibatkan masyarakat setempat. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu penilaian kebutuhan, pelaksanaan pelatihan, monitoring dan evaluasi, serta dokumentasi. Pelatihan yang diikuti oleh 28 peserta, yang terdiri dari petani, perangkat desa, kader kesehatan, dan ibu rumah tangga menunjukkan peningkatan keterampilan dan pengetahuan tentang pencegahan dan pertolongan pertama pada gigitan ular melalui praktik dan perbandingan skor pre-posttest yang meningkat 41.5%. Hasil ini didukung oleh komitmen masyarakat untuk menerapkan penanganan konflik ular yang aman dan berbasis konservasi. Dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, program ini berhasil mengurangi konflik manusia-ular, melindungi ekosistem lokal, serta meningkatkan kesadaran tentang konservasi di kalangan masyarakat.Abstract: This community service programme aims to reduce conflicts between humans and snakes and enhance snake (Serpentes) conservation efforts as part of strengthening the local ecosystem. This activity is motivated by the ecological role of snakes as natural predators that control agricultural pest populations. However, interactions between communities living near forests and snakes often lead to conflicts that result in snakes being killed. The programme includes education on the ecological role of snakes, training in safe snake handling, and a conflict mitigation system involving local communities. The activity was carried out in four stages, namely needs assessment, training implementation, monitoring and evaluation, and documentation. The training, which was attended by 28 participants consisting of farmers, village officials, health cadres, and homemakers, showed an increase in skills and knowledge about prevention and first aid for snake bites through practice and a 41.5% increase in pre-post test scores. These results are supported by the community's commitment to implementing safe, conservation-based snake conflict management. With an educational and participatory approach, this programme has reduced human-snake conflicts, protected local ecosystems, and raised community awareness of conservation.