cover
Contact Name
Mappanyompa
Contact Email
Mappanyompaputrakaltim@gmail.com
Phone
+6282333380383
Journal Mail Official
Mappanyompaputrakaltim@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI
Ruang lingkup Al ibtida: jurnal pendidikan guru MI adalah: Desain kurikulum MI/SD pembelajaran (Math, Science, IPS, Civicus, English, Indonesia, Islamic Education, Art dan Local Content) dalam MI/SD Media dan alat peraga pendidikan dalam belajar di MI/SD strategi pembelajaran dalam MI/SD kompetensi guru MI/SD Neuro Psycholinguistics untuk anak MI/SD
Articles 141 Documents
Reading Corner Terstruktur Sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman Membaca Siswa Kelas III MI Alkhairiyah fiana maryani; Ulfah Umurohmi; Kukuh Maulana
Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI Vol 11, No 1 (2026): Vol 11, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ibtidaiy.v11i1.38794

Abstract

Data Asesmen Nasional menunjukkan bahwa keterampilan membaca siswa SD meningkat dari 53 persen pada 2021 menjadi 68 persen pada 2024. Namun, di kelas III MI Al-Khairiyah, pengamatan menunjukkan bahwa minat dan pemahaman membaca siswa masih rendahnya kemampuan membaca siswa berdampak pada hasil tes, yang menyebabkan efektivitas pembelajaran menjadi kurang maksimal. Tujuan dari studi ini mencakup beberapa aspek, yaitu: 1. menganalisis bagaimana pojok baca dapat meningkatkan pemahaman membaca siswa; 2. menjelaskan kemampuan pemahaman membaca siswa dengan lembar tes; 3. mengidentifikasi hambatan yang didapati pengajar. Penelitian ini menerapkan  metode studi dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam mengumpulkan informasi, riset ini menggunakan wawancara, dokumentasi, dan tes pemahaman membaca. Studi menunjukkan bahwa pojok baca dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan, seperti Implementasi Gerakan Literasi Sekolah dilakukan dengan kegiatan membaca selama lima belas menit sebelum proses belajar mengajar berlangsung, sebagai sumber untuk diskusi, dan sebagai lokasi untuk menghabiskan waktu luang. Meskipun demikian, pelajar masih menghadapi kesulitan dalam menemukan informasi mendetail dari bacaan dan memahami makna keseluruhan teks. Tantangan utama yang dihadapi pengajar adalah terbatasnya jumlah koleksi buku dan rendahnya motivasi siswa dalam memanfaatkan pojok baca