cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 131 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2024): June" : 131 Documents clear
Berbagi keberkahan: pendampingan usaha “Es Bahagia” sebagai wujud kepedulian sosial di bulan ramadhan Badi'ah, Roudlotul; Wiratama, Dadang; Pratama, M. Adhitya Nugraha; Kumala, Imtinan Widhah; Indira, Irma
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23684

Abstract

AbstrakBulan Ramadhan menjadi bulan penuh keberkahan bagi umat Islam, terutama bagi para pedagang. Hal ini karena bulan Ramadhan menjadi momen untuk meningkatkan pendapatan ekonomi melalui berdagang. Salah satu momen di bulan penuh berkah ini dimanfaatkan oleh tim dosen Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan untuk melakukan pendampingan penjualan produk usaha “Es Bahagia”. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi dan penjualan minuman segar berbahan baku berkualitas dengan memanfaatkan momen Ramadhan. Metode pelaksanaan pengabdian ini meliputi observasi dan wawancara, serta pembelajaran dan praktik partisipatif. Tahapan kegiatan mencakup persiapan (pengembangan resep, penyampaikan materi dan praktek pembuatan es, survei lokasi, pembuatan desain promosi, dan media sosial), pelaksanaan (promosi, produksi, dan penjualan), serta evaluasi. Selama 19 hari, penjualan Es Bahagia berhasil mencapai 914 cup dengan total pendapatan Rp 4.570.000. Urutan produk yang paling laris dan menjadi favorit konsumen adalah Es Milo Jelly, Es Kuwut Soda, Es Campur Semangka, dan Es Kopyor Susu. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan produksi dan penjualan, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal dengan penciptaan lapangan kerja sementara serta memberikan kontribusi pada perekonomian masyarakat sekitar. Evaluasi dilakukan guna peningkatan kualitas layanan di masa mendatang dengan mempertimbangkan preferensi konsumen, strategi perbaikan, promosi melalui media sosial, variasi produk, hingga kerjasama dengan para donator. Kata kunci: pendampingan usaha; kuliner; pemasaran media sosial; ramadhan. AbstractRamadan is a month full of blessings for Muslims, especially for traders. This is because Ramadan is a moment to increase economic income through trade. One of the moments in this blessed month was used by a team of lecturers from the Ahmad Dahlan Lamongan Institute of Technology and Business to assist in selling the business product "Es Bahagia." This assistance activity aims to increase the production and sales of fresh drinks made from quality raw materials by taking advantage of the Ramadan moment. Methods for implementing this service include observation, interviews, and participatory learning and practice. The activity stages include preparation (recipe development, delivery of ice-making materials and practices, location survey, creation of promotional designs and social media), implementation (promotion, production, and sales), and evaluation. During 19 days, sales of Es Bahagia reached 914 cups with a total income of IDR 4,570,000. The best-selling products that are consumers' favourites are Milo Jelly Ice, Kuwut Soda Ice, Watermelon Mixed Ice, and Kopyor Milk Ice. This activity increases production and sales and empowers local communities by creating temporary jobs and contributing to the surrounding community's economy. Evaluations are carried out to improve service quality in the future by considering consumer preferences, improvement strategies, promotions via social media, product variations, and collaboration with donors. Keywords: business assistance; culinary; social media marketing; ramadan.
Pengenalan bahaya untuk meningkatkan budaya keselamatan diri anak usia dini di sekolah dasar Ketawanggede Malang tahun 2023 Basri, Ani Asriani; Arganata, Fariz Zuvil; Fitri, Nafilatul
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23215

Abstract

AbstrakLokasi permainan seperti (ayunan, seluncuran, balok titian, dan tangga majemuk) dapat mengancam nyawa siswa karna berada di pinggir jalan serta kondisi alat permainan yang sudah tidak layak pakai. Salah satu cara untuk menghadapi permasalahan dengan meningkatkan pengetahuan keselamatan diri anak usia dini yaitu memberikan penyuluhan bagaimana mengenali bahaya dan risiko yang ada dilingkungan sekolah pada saat melaksanakan kegiatan pembelajaran diruangan, ekstrakulikuler serta pada saat bermain. Tim Pengabdi bermaksud untuk mengadakan Pengabdian kepada Masayarakat pada siswa Sekolah dasar Ketawanggede sebanyak 30 responden dengan tema “Pengenalan Bahaya Untuk Meningkatkan Budaya Keselamatan Diri Anak Usia Dini Di Sekolah dasar Ketawanggede Malang Tahun 2023”. Prosedur kegiatan melalui tahapan dimana tahap pertama adalah tahap persiapan, tahap kedua adalah melaksanakan Identifikasi Bahaya dilingkungan sekolah, Membuat media penyuluhan Ular Tangga dan dadu serta melakukan penyuluhan dengan cara bermain ular tangga menggunakan dadu. Berdasarkan hasil identiikasi ditemukan bahwa sumber bahaya berada di area permainan (APE), ruang kelas, ruang musholla, toilet, tangga, lapangan utama dan lab computer. Data tersebut digunakan untuk membuat media ular tangga dan dadu yang digunakan dalam memberikan penyuluhan. Pada saat bermain dengan menggunakan ular tangga, siswa diberi kesempatan untuk menebak bahaya yang ada di kotak ular tangga tersebut, kemudian siswa diajak berfikir untuk mengetahui dampak dari bahaya serta bagaimana cara menghindarinya, dari 30 siswa yang ikut bermain, siswa tersebut telah mengetahui sumber bahaya. saran dari kegiatan ini adalah menanamkan budaya keselamatan diri kepada siswa secara rutin oleh penanggung jawab, agar siswa menjadikan hal ini sebagai kebiasaan sehari-hari. Kata Kunci: K3; sejak dini; sekolah dasar. AbstractGame locations such as (swings, slides, walkway blocks, and compound stairs) can threaten students' lives because they are on the side of the road and the condition of the game equipment is no longer suitable for use. One way to deal with problems by increasing early childhood personal safety knowledge is to provide counseling on how to recognize the dangers and risks that exist in the school environment when carrying out indoor learning activities, extracurricular activities and during play. The Community Service Team intends to hold Community Service for 30 respondents of Ketawanggede Elementary School students with the theme "Introduction to Danger to Improve Early Childhood Self-Safety Culture at Ketawanggede Elementary School Malang in 2023". The activity procedure goes through stages where the first stage is the preparation stage, the second stage is to carry out Hazard Identification in the school environment, making counseling media for snakes and ladders and dice and conducting counseling by playing snakes and ladders using dice. Based on the results of identification, it was found that the source of danger was in the game area (APE), classrooms, prayer rooms, toilets, stairs, main field and computer lab. The data is used to make snake and ladder media and dice used in providing counseling. When playing using snakes and ladders, students were given the opportunity to guess the danger in the snake and ladder box, then students were invited to think about knowing the impact of the danger and how to avoid it, from the 30 students who participated in the game, the student had known the source of the danger. The suggestion of this activity is to instill a culture of personal safety to students regularly by the person in charge, so that students make this a daily habit. Keywords: K3; early on; elementary school.
Aksi berani (ayo kita siaga bersama RT.02 atasi hipertensi) sebagai program pemberdayaan kepada masyarakat Desa Aranio dalam upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi Fadillah, Noor Ahda; Muhardan, Ahmad; Sonda, Septia Widyana; Hasanah, Mutia Bikriyah; Khadijah, Khadijah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23366

Abstract

Abstrak Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang harus diwaspadai, karena umumnya hipertensi tidak memiliki gejala yang spesifik atau terkadang tidak menimbulkan gejala pada penderita sehingga disebut juga sebagai silent killer karena banyak orang yang tidak mengetahui bahwa dirinya menderita penyakit hipertensi sebelum memeriksakan tekanan darahnya. Kondisi demikian menjadi salah satu penyebab terlambatnya penanganan pada pasien dengan hipertensi. Oleh karena itu, dibentuklan program pemberdayaan masyarakat "AKSI BERANI (Ayo Kita Siaga Bersama RT.02 Atasi Hipertensi)" yang dilaksanakan di Desa Aranio sebagai upaya pengendalian hipertensi. Kegiatan utama meliputi penyuluhan kesehatan tentang hipertensi dan diet DASH, pembentukan dan pelatihan tiga kader dengan kompetensi baik, serta pemeriksaan tekanan darah berkala di Pojok AKSI BERANI. Kegiatan penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dari kategori kurang (33,3%) menjadi baik (73,3%). Selain itu, kader yang dilatih memiliki kompetensi yang baik dengan persentase skill 95%. Adapun hasil pemeriksaan Pojok Aksi Berani menunjukkan 30% warga hipertensi tingkat 1 pada Juli, meningkat menjadi 56% di Agustus. Faktor usia dan riwayat hipertensi berpengaruh. Untuk meningkatkan keberhasilan, diintegrasikan sub-program diet DASH dengan pemberian contoh menu makanan sehat dan pemantauan pola makan warga secara berkala. Kegiatan ini diharapkan mampu mengendalikan kasus hipertensi di wilayah sasaran secara berkelanjutan dengan melibatkan peran aktif masyarakat. Kata kunci: hipertensi; diet dash; penyuluhan; pelatihan; pojok aksi berani. AbstractHypertension is one of the degenerative disease that must be watched out for, because generally hypertension does not have specific symptoms or sometimes does not cause symptoms in sufferers, so it is also called the silent killer because many people do not know that they have hypertension before checking their blood pressure. This condition is one of the causes of late treatment in patients with hypertension. Therefore, a community empowerment program "AKSI BERANI (Ayo Kita Siaga Bersama RT.02 Atasi Hipertensi” was established in Aranio Village as an effort to control hypertension. The main activities included health counseling on hypertension and the DASH diet, the formation and training of theree caders with good competence, and periodic blood pressure checks at Pojok AKSI BERANI. Counseling activities showed an increase in community knowledge from the poor category (33,3%) to good (73,3%). In addition, the trained caders have good competence with a skill percentage of 95%. The result of the AKSI BERANI corner examination showed that 30% of residents had grade 1 hypertension in July, increasing to 56% in August. Age and history of hypertension are influential factors. To increase success, the DASH diet sub-program was integrated by providing examples of healthy food menus and monitoring residents’ diets regularly. This activity is expected to be able to control hypertension cases in the target area in a sustainable manner by involving the active role of the community. Keywords: hypertension; dash diet; counseling; training; pojok aksi berani.
Peningkatan profit dan mutu pasca panen jeruk siam Kintamani melalui edukasi dan pendampingan produksi Bali Orange Wine Nurul Isnaini Fitriyana; Pande Agus Adiwijaya; I Nyoman Sudirman
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23397

Abstract

AbstrakJeruk Siam Kintamani merupakan tanaman hortikultura endemik dari daerah Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Indonesia. Varietas ini disukai karena mempunyai citarasa khas perpaduan manis dan asam yang segar. Pada saat panen raya yaitu antara bulan Agustus sampai dengan September, seluruh hasil panen dijual dalam bentuk buah segar, sehingga persediaan menjadi melimpah sedangkan permintaan relatif tetap. Kondisi ini menyebabkan harga jual menjadi sangat rendah dan pendapatan dari hasil penjualan buah Jeruk Siam Kintamani tidak dapat menutupi biaya produksi dan perawatan di kebun. Sehingga para petani mengalami kerugian setiap tahunnya. Berdasarkan kondisi ini, tim dosen dari Institut Teknologi dan Pendidikan Markandeya Bali melakukan kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di kelompok tani “Dana Sejati”, Banjar Palaktiying, Desa Landih, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali. Kegiatan PKM bertujuan untuk memberikan edukasi serta pendampingan Teknologi Tepat Guna pengolahan Jeruk Siam Kintamani menjadi produk Orange Wine Melalui diversifikasi produk Jeruk Siam Kintamani diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani serta mutu pasca panen Jeruk Siam Kintamani. Berdasarkan hasil kegiatan PKM, Kelompok Tani “Dana Sejati” sudah berhasil memproduksi Orange Wine yang memenuhi standar sesuai Peraturan Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan Nomor 5 Tahun 2021, dengan bahan baku Jeruk Siam Kintamani dengan tingkat kematangan ripe dengan kadar alkohol sebesar 10%. Kata kunci: jeruk siam kintamani; orange wine; edukasi; pendampingan; kelompok tani. AbstractThe Kintamani Siam Orange is an endemic horticultural plant from the Kintamani area, Bangli Regency, Bali Province, Indonesia. This variety is favored because of the distinctive taste, a combination of fresh sweet and sour. During the main harvest, between August and September, all the harvest is sold in the form of fresh fruit, that causes over supplies while demand is relatively constant. This condition causes the selling price is very low and the income cannot cover the production and maintenance costs. Therefore, farmers experience losses every year. Based on this condition, a team of lecturers from the ITP Markandeya Bali Institute carried out Community Service Program (CSP) in the "Dana Sejati" farmer group, Banjar Palaktiying, Landih Village, Bangli District, Bangli Regency, Bali. CSP aims to provide education and assistance on Appropriate Technology for processing Siam Kintamani Oranges into Orange Wine products. Through diversification of Siam Kintamani Orange products, it is hoped that it will be able to increase farmers' income and the post-harvest quality of Siam Kintamani Oranges. Based on the results of CSP activities, the "Dana Sejati" Farmers Group has succeeded in producing Orange Wine that meets the standards in accordance with the Regulation of the Head of the Food and Drug Monitoring Agency Number 5 of 2021, using Kintamani Siam Oranges as raw material with a ripe ripeness level with an alcohol content of 10%. Keywords: kintamani siam orange; orange wine; education; supervision; farmer group.
Pengembangan sistem informasi berbasis web pada pesantren Tahfizh Daarul Mafaza Wulan Sri Lestari; Mustika Ulina
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23032

Abstract

AbstrakPromosi merupakan bagian yang sangat penting bagi sebuah sekolah atau pesantren untuk membantu memperkenalkan lembaga pendidikan mereka kepada masyarakat dan dapat meningkatkan jumlah calon siswa/santri yang mendaftar. Pesantren Tahfizh Daarul Mafaza merupakan sebuah pesantren yang memiliki visi melahirkan generasi islami yang hafal al-quran 30 juz, berakhlakul karimah, mandiri, dan siap menghadapi tantangan zaman. Saat ini, untuk mendukung kegiatan promosi, pesantren hanya menggunakan brosur dan fanpage Facebook. Namun brosur memiliki beberapa kekurangan seperti terbatasnya jangkauan promosi, biaya produksi brosur yang tinggi, tidak interaktif dan tidak dapat diperbaharui dengan cepat jika terjadi perubahan informasi. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mengembangkan website yang berisi informasi tentang pesantren sebagai media promosi. Pengembangan webiste ini dilakukan dengan tahapan analisis kebutuhan mitra, perancangan tampilan, pembuatan sistem, dan pengujian sistem. Diakhir kegiatan setelah website selesai, tim PkM memberikan pelatihan kepada mitra untuk penggunaan dan pengelolaan website serta penyebaran kuesioner. Berdasarkan hasil feedback dan kuesioner yang diberikan, menunjukkan bahwa pihak pesantren senang terhadap website yang dibangun dan berharap ke depannya dapat memberikan pengaruh yang signifikan dalam pengembangan pesantren. Kata kunci: sistem informasi; pesantren; promosi AbstractPromotion plays a crucial role in showcasing educational institutions, such as schools or boarding schools, to the public, ultimately boosting enrollment of prospective students. Pesantren Tahfizh Daarul Mafaza is dedicated to fostering an Islamic generation capable of memorizing the Quran's 30 juz, possessing exemplary character, independence, and readiness to confront contemporary challenges. Presently, the pesantren relies solely on brochures and a Facebook fan page for promotional efforts. However, brochures have several disadvantages, including limited advertising reach, high production costs, lack of interactivity, and the inability to quickly update information as it changes. To overcome this problem, this Community Service (PkM) activity aims to develop a website that contains information about pesantren as a promotional media. The website development process involved analyzing the partners' needs, designing interfaces, system development, and rigorous testing. Upon completion of the website, the PkM team conducted training sessions for partners on website usage and management, followed by the distribution of questionnaires. The feedback received from the training and questionnaires indicates the pesantren's high satisfaction with the developed website, expressing hopes that it will significantly contribute to the pesantren's future development. Keywords: information system; pesantren; promotion.
Pentingnya keterampilan personal safety skill untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa dalam upaya pencegahan pelecehan seksual di lingkungan kampus. Dewi, Selly Kresna; Martini, Margareta; Trihandini, Bernadeta
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23575

Abstract

AbstrakKejadian kekerasan dan pelecehan seksual dilingkungan kampus mencapai 38% menurut data CATAHU Komnas Perempuan (2015-2021), hal ini menjadi perhatian bagi semua civitas akademika untuk mencegah dan menanggulanginya. Institusi pendidikan merupakan tempat yang wajib memberikan keamanan dan kenyamanan dalam proses belajar mengajar. Hal ini juga diatur dalam permendikbudristek No 30 Tahun 2021 tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di perguruan tinggi. Sehingga tujuan dari kegiatan ini ingin memberikan suatu keterampilan personal safety skill untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa sebagai salah satu upaya pencegahan pelecehan seksual dilingkungan kampus. Kegiatan ini dilakukan mulai bulan april 2024 selama 2 kali pertemuan  dengan jumlah 48 mahasiswa semester 2 STIKES Suaka Insan Banjarmasin. Pertemuan pertama mengukur kemampuan mahasiswa terlebih dahulu, dilanjutkan dengan memberikan ceramah & Video tentang kekerasan seksual dan praktik langsung tentang personal safety skill (Recognize, Resist dan Report), kemudian pertemuan selanjutnya 3 minggu kemudian dilakukan evaluasi kembali dengan mahasiswa terkait pengetahuannya. Hasil kegiatan adanya peningkatan pengetahuan yang cukup signifikan yaitu dari yang tadinya pengetahuannya hanya 60% menjadi 98% setelah diberikan pembelajaran terkait personal safety skill. Hal ini menunjukkan bahwa personal safety skill ini dapat digunakan sebagai salah satu upaya pencegahan pelecehan seksual dan sarannya tidak hanya diberikan kepada mahasiswa tetapi kepada semua civitas akademika STIKES Suaka Insan dikarenakan kejadian pelecehan seksual semua orang bisa menjadi korban atau sebaliknya pelaku. Kata kunci: pengetahuan; personal safety skill; pelecehan seksual. AbstractIncidents of sexual violence and harassment in the campus environment reached 38% according to CATAHU data from the National Commission on Violence Against Women (2015-2021)in Indonesian, this is a concern for all academics to prevent and overcome it. Educational institutions are places that must provide security and comfort in the teaching and learning process. This is also regulated in Permendikbudristek No. 30 of 2021 concerning the prevention and handling of sexual violence in higher education. So the purpose of this activity is to provide personal safety skills to increase student knowledge as an effort to prevent sexual harassment in the campus environment. This activity was carried out starting in April 2024 for 2 meetings with 48 2nd semester students of STIKES Suaka Insan Banjarmasin. The first meeting measures students' abilities first, followed by giving lectures & videos about sexual violence and direct practice on personal safety skills (Recognize, Resist and Report), then the next meeting 3 weeks later is re-evaluated with students regarding their knowledge. The results from this activity were a significant increase in knowledge, namely from previously only 60% knowledge to 98% after being provided with learning related to personal safety skills. This shows that this personal safety skill can be used as an effort to prevent sexual harassment in the campus environment and the advice is not only given to students but to all academic members of STIKES Suaka Insan because in incidents of sexual harassment everyone can become a victim or vice versa as a perpetrator. Keywords: knowledge; personal safety skill; violence.
Inovasi edukasi kesehatan yang efektif dan interaktif menggunakan teknologi Play on Demand dan Broadcast (PODCAST) Akhyar, Halil; Fajriyah, Putri Arifatul; Wirawan, Rahadi; Ali, Muhamad; Hudha, Lalu Sahrul; Alaydrus, Alfina Taurida; Mardiana, Laili; Rahayu, Susi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24669

Abstract

AbstrakSaat ini, promosi media untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat menjadi tantangan tersendiri di pemerintah daerah, seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) di Provinsi Susa Tenggara Barat. Organisasi ini masih menerapkan ukuran konvensional dalam melakukan program promosi, seperti Radio, Surat Kabar, Flyer, dan lain-lain. Hal ini belum bisa menjangkau seluruh responden, terutama generasi muda yang seharusnya mengakses media sosial. Tujuan dilakukannya konten podcast adalah untuk memperluas jangkauan responden remaja melalui penerbitan video edukasi kesehatan di YouTube. Adapun metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian yaitu pendekatan participatory rural appraisal, serta pendekatan persuasive dan edukatif. Kegiatan dibagi dalam 3 tahapan penting yaitu persiapan, pembuatan konten, dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pembuatan konten youtube edukasi Kesehatan melalui podcast telah berhasil dilakukan dan dapat diakses pada https://www.youtube.com/@dinaskesehatanprovinsintb3184/videos. Berdasarkan hasil diskusi, program diberi nama SENIN SEHAT sesuai arahan pemerintah provinsi NTB kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Program telah menghasilkan Sembilan episode diantaranya hubungan komunikasi dan kesehtan, pemberian makanan pendamping air susu ibu, waspada kasus demam berdarah, dll. Oleh karena itu, podcast ini menjadi salah satu inovasi untuk melakukan edukasi secara efektif dan interaktif kepada masyarakat. Kata kunci: media informasi; senin sehat; teknologi informasi; teknologi komunikasi Abstract Recently, the media promotion to enhance citizens' awareness of healthy lifestyles has become a challenge in the local government, such as the West Susa Tenggara Province health department. The organization still applies conventional measurements to promote programs such as radio, newspapers, and flyers. The previous approach could only reach some respondents, especially young people who are supposed to access social media. The aim of establishing podcast content is to expand the reach of teenage respondents through publishing health education videos on YouTube. The methods used in implementing the service are the participatory rural appraisal approach and the persuasive and educational approach. Activities are divided into three critical stages: preparation, content creation, and evaluation. The results showed that creating health education YouTube content through podcasts was successfully carried out and can be accessed at https://www.youtube.com/@dinaskesehatanprovinsintb3184/videos. Based on the discussion, the program was named SENIN SEHAT according to the direction of the NTB provincial government. The program has produced nine episodes, including communication and health relations, providing complementary foods with breast milk, alerting for dengue fever cases, etc. Therefore, this podcast is an innovation that offers effective and interactive education to the public. Keywords: information media; healthy monday; information technology; communication technology.
Prophetic parenting: membimbing anak-anak dengan kasih sayang dan nilai-nilai islam bagi ibu pekerja migran hong kong Jatmika, Surya; Ulfatun, Titik; Arinda, Fiska Puspa; Putri, Faiza Layyana; Martama, Happy
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23230

Abstract

Abstrak Banyaknya jumlah PMI Hong Kong yang berstatus menikah dan perempuan berdampak pada besarnya jumlah anak yang ditinggalkan oleh orang tua untuk bekerja di luar negeri. Ketidakmaksimalan ibu migran dalam melakukan parenting kepada anak-anaknya berdampak pada perkembangan jiwa anak-anak dan bagi ibu migran. Tim pengabdian UMS bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Istimewa ‘Aisyiyah (PCIA) Hong Kong menganalisis situasi imigran Indonesia di Hong Kong dan menemukan solusi untuk masalah pola asuh. Solusi yang ditawarkan oleh tim adalah peningkatan kemampuan imigran Indonesia untuk mengasuh anak dengan baik meskipun orang tua dan anak terpisah jarak jauh melalui kegiatan penyuluhan. Metode pengasuhan lebih berfokus pada metode pengasuhan Nabi, yang disebut prophetic parenting. Untuk membangun fondasi karakter anak yang kuat agar mampu menghadapi tantangan zaman dan mewujudkan generasi penerus yang berkualitas, prophetic parenting sangat penting. Orang tua perlu memahami fitrah anak dan perkembangan psikososial anak sebelum menerapkan prophetic parenting. Beberapa prinsip prophetic parenting yang disampaikan (1) bahwa orang tua harus menunjukkan akhlakul karimah dalam semua hal yang mereka lakukan bersama anak; (2) menentukan waktu yang tepat untuk memberi pengarahan; (3) bersikap adil pada anak; dan (4) memberikan hak anak. Kiat-kiat pengasuhan jarak jauh diantaranya (1) pentingnya membangun dan mempertahankan komunikasi yang kuat serta terbuka; (2) menciptakan rasa terhubung (orang tua dan anak); (3) membantu anak mengatasi tantangan; (4) menjaga kesejahteraan psikologis. Kegiatan pengabdian telah meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menerapkan konsep prophetic parenting serta memberikan dorongan positif ibu migran untuk terus mengembangkan diri dalam menghadapi peran sebagai orangtua yang berperan penting dalam pembentukan karakter anak. Kata kunci: penyuluhan; prophetic parenting; pekerja migran; PCIA hong kong. Abstract The large number of married PMIs (Indonesian Migrant Workers) in Hong Kong, especially women, has led to a significant number of children being left behind by parents working abroad. The suboptimal parenting by migrant mothers can impact the emotional development of their children and the well-being of the mothers themselves. The UMS service team collaborates with Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCIA) in Hong Kong to analyze the situation of Indonesian immigrants in Hong Kong and find solutions to parenting issues. The solution proposed by the team is to enhance the parenting skills of Indonesian immigrants to effectively care for their children despite the long-distance separation through educational activities. This parenting method focuses more on the prophetic parenting method, inspired by the teachings of the Prophet, which is deemed crucial for building a strong character foundation in children to face contemporary challenges and ensure a quality next generation. Parents need to understand the natural inclinations and psychosocial development of children before applying prophetic parenting. Some principles of prophetic parenting include (1) demonstrating noble character in all interactions with children; (2) choosing the right time for guidance; (3) being fair to children; and (4) respecting children's rights. Tips for long-distance parenting include (1) building and maintaining strong, open communication; (2) creating a sense of connection between parents and children; (3) helping children overcome challenges; and (4) ensuring psychological well-being. This service activity has increased participants' understanding and skills in applying prophetic parenting concepts, encouraging migrant mothers to continuously develop themselves in their crucial role as parents shaping their children's character. Keywords: education; prophetic parenting; migrant workers; PCIA hong kong.
Pengenalan investasi pada proyek perumahan bagi siswa sekolah menengah atas Ilyasa, Muhammad; Mahardika, Savana Duwi; Ariany, Rizky; Rajabi, Fahmi; Trikusuma R., Dony; Pratama P., Aldi Nanda; Ardiansah, Rizal; Priyono, Pujo; Gunasti, Amri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24091

Abstract

AbstrakDi era globalisasi dan perkembangan ekonomi yang pesat, literasi keuangan menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki oleh generasi muda. Studi ekonomi teknik dapat didefinisikan sebagai sebuah perbandingan antara alternatif-alternatif dimana perbedaan diantara alternatif itu dinyatakan dalam bentuk uang. Pengenalan investasi proyek perumahan pada siswa SMA diharapkan tidak hanya meningkatkan literasi keuangan mereka, tetapi juga menumbuhkan minat menjadi wirausahawan muda. Dengan banyaknya siswa yang minat pada mata pelajaran ekonomi maka pengenalan ekonomi teknik ini dapat membantu siswa untuk mengetahui tentang investasi pada proyek yang ditampilkan. Memberikan penyuluhan agar siswa SMA dapat mengetahui apa saja investasi yang ada dalam teknik sipil. Pelaksanaan kegiatan pengabdian penulisan artikel dilakukan dengan 2 sesi, sesi pertama yaitu penyampaian materi dengan presentasi kepada siswa, dan sesi kedua yaitu tanya jawab untuk pemahaman kepada siswa. Mitra dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Muhammadiyah 3 Jember, Kabupaten Jember. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini, sekaligus akan dinilai aktivitasnya selama pelatihan berjumlah 30 siswa. Dalam kegiatan pengabdian tersebut juga dijelaskan bagimana cara investasi baik dan pemberian materi tentang ekonomi teknik karena berhungan dengan investasi yang di presentasikan. Kata Kunci: literasi keuangan; investasi proyek perumahan AbstractIn the era of globalization and rapid economic development, financial literacy has become an essential skill for the younger generation to possess. Engineering economics can be defined as a comparison between alternatives, where the differences between these alternatives are expressed in monetary terms. Introducing housing project investments to high school students is expected not only to enhance their financial literacy but also to foster an interest in becoming young entrepreneurs. With many students interested in economics subjects, the introduction of engineering economics can help them understand investments in the projects presented. Providing education to high school students about the various investments available in civil engineering is crucial. The implementation of the article writing service activities was conducted in two sessions: the first session involved delivering the material through a presentation to the students, and the second session involved a question-and-answer segment to ensure student comprehension. The partner for these service activities was the 11th grade science class 2 students from SMA Muhammadiyah 3 Jember, located in Jember Regency. The number of participants who joined the activities, whose engagement during the training would also be assessed, was 30 students. During these service activities, explanations were also given on how to invest properly and materials on engineering economics were provided due to their relevance to the presented investments. Keywords: financial literacy; housing project investment
Pelatihan media pembelajaran digital memanfaatkan aplikasi canva menggali kreativitas guru dalam pendidikan di SDN Sekarjoho 1 Adenia, Arcelita Putri; Juniar, Reza Dwi; Mauliana, Metatia Intan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.22822

Abstract

AbstrakPendidikan merupakan salah satu bidang yang terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Salah satu aspek yang menjadi fokus dalam perkembangan ini adalah penggunaan media pembelajaran digital dalam proses pembelajaran. Dalam konteks ini, aplikasi Canva telah menjadi salah satu alat yang populer digunakan oleh para pendidik untuk menciptakan materi pembelajaran yang menarik dan interaktif. Pada pelaksanaan kegiatan pelatihan ini terdapat tiga tahap yang akan ditempuh, (1) Tahap Persiapan: Tahap persiapan dimulai dari cek profil mitra pengabdian untuk memastikan kebutuhan yang sesuai. Selanjutnya, membuat bahan materi pelatihan. (2) Tahap Pelaksanaan: Pemaparan materi yang disampaikan oleh narasumber meliputi gambaran umum aplikasi Canva, pembuatan akun, manfaat penggunaannya, dan tutorial pembuatan video pembelajaran. (3) Tahap Evaluasi: pada tahap akhir untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman guru mengenai materi yang sudah disampaikan serta dipraktikkan. Pelatihan ini menekankan pentingnya integrasi teknologi dalam pendidikan modern, dengan Canva memberikan cara mudah bagi guru untuk membuat materi pembelajaran yang visual dan menarik. Platform ini menawarkan banyak templat dan elemen desain yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan guru, sehingga mendorong kreativitas dalam proses pembelajaran. Dengan mengintegrasikan teknologi dan mendorong kreativitas, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Pelatihan media pembelajaran berbasis digital seperti membuat media  pembelajaran menggunakan Canva  sangat bermanfaat bagi  guru  SDN Sekarjoho 1 khususnya dalam membuat  media pembelajaran multimedia  yang interaktif dan menarik. Di era globalisasi  saat ini, pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan juga sejalan dengan  kebutuhan guru untuk lebih meningkatkan kompetensinya baik hard skill  maupun soft skill sebagai guru profesional. Kata Kunci : canva; desain; pembelajaran digital; guru sekolah dasar AbstractEducation is a field that continues to develop along with technological developments. One aspect that is focused on in this development is the use of digital learning media in the learning process. In this context, the Canva application has become a popular tool used by educators to create interesting and interactive learning materials. In implementing this training activity, there are three stages that will be taken, (1) Preparation Stage: The preparation stage starts with checking the profile of the service partner to ensure appropriate needs. Next, create training materials. (2) Implementation Stage: Presentation of material presented by the resource person includes an overview of the Canva application, creating an account, the benefits of using it, and tutorials for making learning videos. (3) Evaluation Stage: At the final stage to find out how far the teacher understands the material that has been delivered and practiced. This training emphasizes the importance of technology integration in modern education, with Canva providing an easy way for teachers to create visual and engaging learning materials. The platform offers many templates and design elements that can be adapted to teachers' needs, encouraging creativity in the learning process. By integrating technology and encouraging creativity, this training aims to increase student engagement and understanding. Digital-based learning media training, such as creating learning media using Canva, is very useful for Sekarjoho 1 Elementary School teachers, especially in creating interactive and interesting multimedia learning media. In the current era of globalization, the use of technology in the world of education is also in line with the need for teachers to further improve their competence, both hard skills and soft skills, as professional teachers. Keywords : canva; design; digital learning; elementary teacher

Page 9 of 14 | Total Record : 131