cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMANDIRIAN PETERNAKAN DI DESA PUSHARANG, KECAMATAN SEMEN, KOTA KEDIRI Budi Utomo; Nuraidya Fajariah; Ardina Tanjungsari; Adib Norma Respati; Rosyida Fajri Rinanti; Noor Asrianto; Agus Hadi Prayitno
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15027

Abstract

ABSTRAKPemanfaatan kotoran ternak sebagai pupuk kompos salah satunya akan bermanfaat untuk mengurangi pencermaran lingkungan, mengingat masyarakat Desa Puhsarang banyak yang bermata pencaharian sebagai peternak. Sosialisasi dan pelatihan diperlukan terkait pembuatan kompos dengan memanfaatkan kotoran ternak yang akan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya di Desa Puhsarang. Hasil yang diharapkan merupakan peluang yang menjanjikan untuk meningkatkan potensi peternakan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Puhsarang. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, diskusi dan praktek. Pelaksanaan dilakukan melalui 5 tahapan yaitu persiapan dan koordinasi, sosialisasi pupuk kompos, pelatihan pembuatan pupuk kompos, pendampingan dan evaluasi.  Sosialisasi dilakukan untuk membekali peserta mengenai pupuk kompos. Praktek pembuatan pakan pupuk kompos merupakan kegiatan transfer ilmu dan teknologi pengolahan limbah peternakan yang dapat diketahui dan dipraktekkan oleh para peternak. Pelaksanaan pengabdian mampu meningkatkan kemampuan peternak di Desa Puhsarang dalam pembuatan pupuk kompos dengan berbahan dasar kotoran ternak, sehingga pupuk kompos dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan pupuk tanaman pertanian dan dipasarkan untuk menambah pendapatan peternak. Kata kunci: pupuk; kompos; kotoran ternak. ABSTRACTThe benefit of using livestock manure as compost is to reduce environmental pollution, considering that many of the people in Puhsarang Village have a livelihood as breeders. Socialization and training are needed regarding composting by utilizing livestock manure which will optimize the use of resources in Puhsarang Village. The expected results are a promising opportunity to increase the potential of livestock which can improve the economy of the people of Puhsarang Village. The implementation method of this activity is socialization, discussion, and practice. Implementation is carried out through 5 stages, namely preparation and coordination, socialization of compost fertilizer, training on composting, mentoring, and evaluation. The socialization was carried out to equip participants with compost. The practice of making compost feed is an activity of transferring knowledge and technology of livestock waste processing that can be known and practiced by breeders. The implementation of community service was able to increase the ability of farmers in Puhsarang Village to make compost made from livestock manure so that the compost can be used to fulfill agricultural crop fertilizers and be marketed to increase breeder’s income. Keywords: fertilizers; compost; livestock manure.
PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK KELURAHAN TOMANG MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN BOUQUET SNACK DAN PEMASARAN SECARA DIGITAL SEBAGAI ALTERNATIF USAHA Devit Setiono; Dewi Kusumaningsih; Rusdah Rusdah; Ahmad Pudoli; Triana Anggraini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.13657

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan dengan program kerja (POKJA) I dan II, program pengembangan untuk meningkatan pendapatan keluarga, salah satunya dengan usaha bouquet sncak. Bouquet snack merupakan rangkaian makanan ringan yang dihias dan dirangkai lebih menarik dan menyerupai seperti bouquet bunga pada umumnya. Kurangnya kemampuan dalam membuat kerajinan bouquet yang memiliki nilai jual serta pemasaran produknya, menjadi kendala yang dihadapi. Selain itu, pemanfaatan limbah kertas di lingkungan Kelurahan Tomang juga belum maksimal. Kegiatan pemberdayaan dan pelatihan pembuatan bouquet snack kepada ibu-ibu PKK Kelurahan Tomang yang selaras dengan kelompok kerja (POKJA) menjadi salah satu solusi atas permasalahan yang dihadapi sehingga diharapkan dapat menjadi peluang usaha yang dapat menambah pendapatan keluarga. Metode pada pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan pemaparan materi tentang kewirausahaan, pemasaran di era digital serta praktek langsung pembuatan bouquet snack. Hasil dari kegiatan ini adalah, adanya peningkatan kemampuan dalam membuat kerajinan bouquet snack, inovasi baru serta bertambahnya kemampuan dalam pemilihan media digital untuk memasarkan produk. Kata kunci: bouquet snack; pemasaran digital; POKJA PKK; kewirausahaan ABSTRACTBased on the work program (POKJA) I and II, the development program is to increase family income, one of which is the bouquet snack business. Bouquet snacks are a series of snacks that are decorated and assembled more interestingly and resemble a bouquet of flowers in general. The obstacles faced are the lack of skills in making bouquet crafts that have selling value and marketing their products. In addition, the utilization of waste paper in Tomang Village has not been maximized. The empowerment and training activities of making bouquet snacks for Tomang Village PKK women who are aligned with the working group (POKJA) are one of the solutions to the problems faced so it is expected to become a business opportunity that can increase family income. The method in implementing this activity is by presenting material about entrepreneurship, marketing in the digital era, and direct practice in making bouquet snacks. The results of this activity are an increase in the ability to make bouquet snack crafts, new innovations, and increased ability in the selection of digital media to market products. Keywords: snack bouquet; digital marketing; POKJA PKK; entrepreneurship
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA BERBASIS AUGMENTED REALITY PADA GURU SDN 2 PANCOR Irma Setiawan; Nurhidayat Martin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14909

Abstract

ABSTRAKTujuan pengabdian ini berupaya mengembangkan bahan ajar Bahasa Indonesia di SD berbasis Teknologi Argumented Reality (AR) menggunakan peranti Asemblr Edu. Pengabdian ini sebagai upaya partisipatif dalam memperkuat Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), salah satunya penguatan literasi digital pada guru kelas atau bidang studi. Upaya kreatif dan inovatif berbasis teknologi sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dan siswa dalam literasi digital. Pendekatan pengabdian menggunakan deskriptif kualitatif, meskipun dalam beberapa telaah memerlukan data kuantitatif sebagai penguat analisis. Metode pengembangan berupa Research & Development (RnD) dengan objek pengembangan pada bahan ajar Bahasa Indonesia di SD. Lokasi pengabdian di SD Negeri 2 Pancor, Lombok Timur (NTB). Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan studi dokumentasi. Penganalisisan data secara kualitatif dengan tahapan reduksi, penyajian, dan verifikasi. Hasil pengabdian berupa bahan ajar berbasis AR dapat meningkatkan minat belajar siswa, penggunaan teknologi AR dalam pembelajaran dapat membantu siswa untuk lebih memahami dan mengingat konsep-konsep yang diajarkan, peserta pelatihan memperoleh keterampilan untuk membuat bahan ajar berbasis AR yang dapat dimanfaatkan dalam konteks pembelajaran, pelatihan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk berkolaborasi dan berbagi pengalaman dengan peserta lainnya, dan pemanfaatan teknologi AR dalam pembelajaran dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan membuka peluang untuk mengembangkan bahan ajar yang lebih kreatif dan inovatif.     Kata kunci: augmented reality (AR); pengembangan; RnD; sekolah dasar ABSTRACTThe purpose of this study is to develop Indonesian language teaching materials in elementary schools based on Augmented Reality (AR) technology using the Asemblr Edu tool. This research is a participatory effort in strengthening the Implementation of the Independent Curriculum (IKM), one of which is strengthening digital literacy in class teachers or fields of study. Technology-based creative and innovative efforts as an effort to increase the competence of teachers and students in digital literacy. The research approach uses descriptive qualitative with the perspective of learning phenomenology in the classroom. The research process uses the principles of Research & Development (RnD) with the object of developing Indonesian language teaching materials in elementary schools. The research location is SD Negeri 2 Pancor, East Lombok (NTB). Data collection was carried out by observation and documentation methods. Qualitative data analysis with the stages of reduction, presentation, and verification. The results of the research are the development of AR-based teaching materials can increase students' interest in learning, the use of AR technology in learning can help students to better understand and remember the concepts being taught, training participants acquire the skills to make AR-based teaching materials that can be utilized in learning contexts, this training provides opportunities for participants to collaborate and share experiences with other participants, and the use of AR technology in learning can improve the quality of learning and open up opportunities to develop more creative and innovative teaching materials. Keywords: augmented reality (AR); development; RnD; elementary school
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MELALUI PROGRAM GENERASI SISWA MEMBACA (GSM) DI SD NEGERI SIPALA 1 Waddi Fatimah; Nursita Dewi; Nurhadifah Amaliyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14905

Abstract

ABSTRAKMembaca merupakan proses penyerapan ilmu melalui suatu bacaan atau tulisan. Setiap siswa mempunyai kemampuan yang bervariasi dari yang cepat, sedang dan lambat dalam hal membaca. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pembiasaan pada siswa dalam meningkatkan minat membaca. Dengan diadakannya literasi diharapkan mampu meningkatkan minat baca pada siswa dan menambah ilmu yang dapat menjadi bekal di masa yang akan datang di SD Negeri Sipala 1. Gerakan literasi membaca pada peserta didik merupakan suatu kegiatan yang dirancang agar siswa/siswi saat membaca tidak hanya mahir membaca, akan tetapi, siswa/siswi juga dapat memahami isi bacaan melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan yaitu Generasi Siswa Membaca (GSM). GSM merupakan sebuah program yang dilakukan oleh Mahasiswa PGSD dan Dosen dan bermaksud melakukan PKM yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa/siswi dalam membaca. Proses PKM kami mulai dengan pertama: mendata siswa yang masih kurang dalam kemampuan literasinya, Kedua: kami mengelompokkan mereka untuk mengetahui siswa yang belum mengenal huruf, Mengeja dan siswa yang sudah bisa membaca namun masih terbata-bata, Ketiga: Kami memberikan bimbingan belajar membaca pada setiap hari sabtu dan minggu yang dilaksanakan di ruang kelas maupun di perpustakaan, Keempat: Untuk melihat hasil dari bimbingan belajar membaca maka kami melakukan evaluasi dengan memberikan satu bacaan kepada siswa. Kata kunci: literasi; generasi siswa membaca. ABSTRACTReading is the process of absorbing knowledge through reading or writing. Each student has abilities that vary from fast, medium and slow in terms of reading. This study aims to increase the need for habituation in students in increasing interest in reading. With the holding of literacy, it is expected to be able to increase interest in reading in student’s and add knowledge that can be a provision in the future at SD Negeri Sipala 1. The reading literacy movement in students is an activity designed so that student`s when reading are not only proficient in reading. However, student`s can also understand the content of the reading. Through community service activities, namely the Reading Student Generation (GSM). GSM is a program carried out by PGSD Student`s and Lecturers intending to conduct PKM which aims to improve student`s ability in reading. Our PKM process starts with first: registering students who are still lacking in literacy skills, Second: we group them to find out student`s who do not know letters, spelling and student`s who can read but still stammer, Third: We provide reading tutoring every Saturday and Sunday which is carried out in the classroom and in the library.Fourth: To see the results of reading tutoring, we conduct an evaluation by giving one reading to student`s. Keywords: literacy; the generation of student`s reading.
PEMANFAATAN SAMPAH GELAS PLASTIK MENJADI BUNGA HIAS BERNILAI JUAL Wegi Aswaya; Nurul Azisah; Ratu Dhita Praginata; Nurul Mutia; Nersa Nersa; Ilham Tahier; Samsinar Samsinar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14711

Abstract

ABSTRAKPemanfaatan sampah gelas plastik menjadi kerajinan tangan bernilai jual. Tujuan program kreativitas mahasiswa – kewirausahaan (PKM-K) adalah membangkitkan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha dalam mengelola gelas plastik menjadi kerajinan tangan berupa hiasan meja yang bernilai jual. Produk berupa gelas plastik dapat menambah estetika ruangan, digunakan juga sebagai aksesoris meja. Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (produksi), output, dan evaluasi. hasil  program ini adalah input, melakukan survey pasar terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi pasar. Selanjutnya melakukan study kelayakan usaha yang di jalankan.dan tahap terakhir adalah pemilihan bahan yang tidak mudah rusak dan berkualitas tinggi yang akan diproduksi. Proses (Produksi), proses pembuatan gelas plastik dimulai dari persiapan bahan dan alat sampai gelas plastik siap dipasarkan. Output, yaitu hasil kerajinan tangan gelas plastik yang siap digunakan dan dipasarkan kepada konsumen. Yang terakhir adalah evaluasi, yaitu tahapan ini dilakukan pada saat produksi produk gelas plastik telah selesai digunakan. Pada tahap ini akan meninjau tentang kekurangan-kekurangan apa saja yang membuat konsumen tidak puas dengan  produk kami. Kesimpulam program PKM-K pemanfaatan gelas plastik menjadi kerajinan tangan yang bernilai jual dapat memberikan keterampilan kepada mahasiswa khususnya bagi kami kelas A3 Manajemen UMP dan Dosen UMP dengan pemahaman konsep wirausaha yang komprehensif, dan membangun semangat mahasiswa untuk tetap berbisnis. Kata Kunci: gelas plastic; bunga hias; wirausaha; bernilai jual. ABSTRACTUtilization of plastic cup waste into handicrafts worth selling. The aim of the student creativity program – entrepreneurship (PKM-K) is to generate motivation for students to become entrepreneurs in managing plastic cups into handicrafts in the form of table decorations that are worth selling. Products in the form of plastic cups can add to the aesthetics of the room, also used as table accessories. The methods of implementing this program are input, process (production), output, and evaluation. The results of this program are input, conducting a market survey first to find out market conditions. Then carry out a feasibility study of the business being carried out. And the last stage is the selection of materials that are not easily damaged and of high quality to be produced. Process (Production), the process of making plastic cups starts from the preparation of materials and tools until the plastic cups are ready for market. Output, which is the result of handcrafted plastic cups that are ready to be used and marketed to consumers. The last is evaluation, namely this stage is carried out when the production of plastic cup products has been used. At this stage we will review any deficiencies that make consumers dissatisfied with our products. The conclusion of the PKM-K program is that the utilization of plastic cups into handicrafts that are worth selling can provide skills to students, especially for us in class A3 UMP Management and UMP Lecturers with a comprehensive understanding of the concept of entrepreneurship, and build student enthusiasm to stay in business. Keywords: garbage plastic cups; decorative flowers; entrepreneurship; selling value.
UJIAN KOMPETENSI KEAHLIAN SEBAGAI PENILAIAN KESIAPAN SISWA MEMASUKI DUNIA KERJA DI SMKN 3 METRO Sulistiyanto Sulistiyanto; Usep Saprudin; Eka Gustina Sari; M.Nur Ikhsanto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.13987

Abstract

ABSTRAKKebutuhan dunia industri akan talenta yang memiliki skill, salah satunya skill disain, membuat SMKN 3 Metro melakukan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK). UKK ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan calon lulusan agar memiliki kemampuan dibidang disain. Selain itu juga, untuk menilai kesiapan siswa ketika akan masuk dunia kerja. Tujuan dari UKK untuk mengukur kemampuan pengetahuan dan keterampilan siswa di SMKN 3 Metro dalam bidang multimedia, sub-bidang desain grafis dasar dan desain grafis untuk percetakan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaanya yaitu Participatory Learning and Action (PLA), dengan tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Studi kasus yang siswa kerjakan yakni membuat disain untuk poster ataupun banner dan gelas mug, dengan software CorelDraw dan atau Photoshop. Peserta yang mengikuti UKK sebanak 35 siswa, dengan hasil, sebanyak 33 peserta masuk kategori kompeten dan 2 dinilai cukup kompeten. Kesimpulanya bahwa seluruh siswa dinilai telah mampu dan siap untuk memasuki dunia kerja. Kata kunci: disain; kompetensi; percetakan; poster; PLA. ABSTRACTDesign skills are one of the abilities that are in demand in the industrial world, which is why SMKN 3 Metro is conducting a Skills Competency Examination (UKK). UKK is offered to help future graduates become proficient in the field of design. additionally to evaluate students' readiness for the workforce after they enter it. The goal of UKK is to evaluate students' knowledge and abilities in the areas of multimedia, fundamental graphic design subfields, and graphic design for printing at SMKN 3 Metro. Participatory Learning and Action (PLA), which includes the phases of preparation, implementation, and assessment, is the methodology employed in its execution. Students used CorelDraw and/or Photoshop to create designs for posters, banners, and mugs for their case studies. Up to 35 students participated in UKK. 33 people fell into the competent group as a consequence, while 2 were deemed quite competent. The finding indicates that all pupils are viewed as capable of entering the workforce. Keywords: competence; design; printing; poster; PLA.
PELATIHAN DASAR APLIKASI AUTOCAD KEPADA SISWA SISWI SMA DAN SMK ISLAM SUDIRMAN TANGGUNGHARJO Bagus Acung Billahi; Ahmad Hakim Bintang Kuncoro; Talitha Zhafira; Anik Kustirini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14542

Abstract

ABSTRAKSMA dan SMK Islam Sudirman Tanggungharjo salah satu sekolah swasta yang sudah berdiri sejak tahun 1984 ini berada di Jl. Raya Kapung Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Pemikiran dari Siswa SMA dan SMK tersebut masih terpaku untuk sebisa mungkin mendapatkan pekerjaan langsung setelah lulus dari jenjang sekolah menengah atas. Kurang pahamnya Siswa terkait jurusan yang ada di perguruan tinggi, seperti perbedaan antara Teknik Sipil dan Arsitek. Serta masih kurang paham adanya perguruan tinggi yang menyediakan kelas karyawan yang dapat diikuti jika sudah bekerja. Perlu adanya pemberian pemahaman dan gambaran terkait potensi jurusan yang ada di perguruan tinggi. Pelatihan dasar aplikasi AutoCAD menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan Siswa SMA dan SMK Islam Sudirman Tanggungharjo. Tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa terkait jurusan di perguruan tinggi, potensi kuliah sambil kerja, dan peningkatan kemampuan baru menggunakan aplikasi AutoCAD. Pelatihan dilakukan dengan metode presentasi, demonstrasi, serta praktik langsung. Untuk mengukur pencapaian maka dilakukan pengisian kuesioner sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kuesioner menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta pelatihan terkait jurusan di perguruan tinggi, kuliah sambil kerja, dan penggunaan aplikasi AutoCAD. Sebelum dilakukan pelatihan, rata-rata pengetahuan peserta sebesar 32%, dan mengalami peningkatan menjadi rata-rata sebesar 70% setelah diberi pelatihan. Kata kunci: AutoCAD; pelatihan; siswa; SMA; SMK. ABSTRACTSMA and SMK Islam Sudirman Tanggungharjo, one of the private schools established in 1984, is located on Jl. Raya Kapung Tanggungharjo District, Grobogan Regency, Central Java. The high school and vocational students are still considering working directly after graduating. They lack an understanding of existing majors in college, such as not being able to distinguish between Civil Engineering and Architect. And I don't know about studying while working. There needs to be an explanation and training, such as the basic use of the AutoCAD application to illustrate the Civil Engineering department. This training aims to increase students' knowledge related to majors in higher education, the potential for studying while working, and increase new skills using the AutoCAD application. Training is carried out by presentation, demonstration, and direct practice methods, and questionnaires are filled out before and after training for evaluation. The questionnaire results showed an increase in trainees' knowledge related to majors in college, lectures while working, and the use of AutoCAD applications. Before the training, the average knowledge of participants was 32% and increased to an average of 70% after training. Keywords: AutoCAD; high school; vocational school; students; training.
SOSIALISASI DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT PADA HEWAN TERNAK DI DESA PIKAT Anak Agung Sagung Mas Anastassia Nawang Asri; I Wayan Ari Anggara Saputra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.13727

Abstract

ABSTRAKPenyakit mulut dan kuku atau PMK merupakan penyakit yang menular antar hewan ternak namun tidak untuk manusia. Pengabdian masyarakat dengan pemberdayaan peternak ini melalui pelatihan dan penyuluhan memiliki maksud agar peternak dapat meminimalisir terjadinya kematian hewan ternak sehingga dapat meningkatkan ekonomi para peternak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan melakukan observasi, wawancara serta dokumentasi. Penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat khususnya kepada peternak di SIMANTRI 128 dilaksanakan agar dapat mengatasi terjadinya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi. Setelah dilaksanakannya pelatihan serta penyuluhan ini diharapkan para peternak tidak resah atas fenomena yang terjadi serta dapat menjadi peternak yang bijak dalam mengelola peternakan. Salah satu yang dapat dilakukan peternak dalam mengatasi PMK adalah dengan mengetahui gejala-gejala yang terjadi pada hewan ternak serta menjaga kebersihan atau memberikan desinfektan secara berkala. Kata kunci: hewan ternak; penyakit hewan ternak; PMK (penyakit mulut dan kuku); penanggulangan penyakit hewan ternak. ABSTRACTFoot and mouth disease or FMD is a disease that is transmitted between livestock but not to humans. Community service by empowering breeders through training and counseling means that breeders can minimize livestock deaths so that they can improve their economy. The methods used in this activity are observation, interviews and documentation. Counseling and training for the livestock community at SIMANTRI 128 was carried out in order to overcome the occurrence of Foot and Mouth Disease (FMD) in cattle. The purpose of this training and counseling is so that breeders are not worried about what is happening and can become wise breeders in managing their livestock. One thing that breeders can do to overcome FMD is to know the symptoms that occur in Livestock and maintain cleanliness or provide disinfectants regularly. Keywords: livestock; livestock diseases; FMD (foot and mouth diseases); control of livestock diseases
EDUKASI KAPSKEL DAN KEMANGSOR UNTUK PENANGGULANGAN KERUSAKAN LINGKUNGAN DI KOTA MINYAK BALIKPAPAN SEBAGAI WILAYAH PENYANGGA IKN NUSANTARA Uni W. Sagena; Muhammad Miraj Jaisah; Ahmad Zaelani; Untung Slamet; M. Hasyim M; Mohd. Dino Khairri Sharifuddin; Mikdar Rusdi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.11710

Abstract

ABSTRAKKota Balikpapan memiliki julukan sebagai Kota Minyak karena merupakan salah satu wilayah produsen minyak terbesar di Indonesia berkat kekayaan energi dan sumber daya alamnya yang berlimpah. Status strategisnya sebagai Kota Minyak tersebut  semakin bertambah dengan posisinya sebagai salah satu wilayah penyangga utama IKN (Ibu Kota Negara) baru Indonesia yang terletak di Kab.PPU, Kalimantan Timur.  Di satu sisi, status itu menguntungkan secara ekonomi, namun juga sangat beresiko menambah problem  kerusakan lingkungan sebagai dampak eksplorasi energi dan pembangunan infrastruktur besar-besaran di Kawasan IKN. Kerusakan lingkungan termasuk isu global karena  dampaknya bisa meluas, bahkan  hingga ke negara-negara tetangga yang berbatasan langsung di pulau Borneo ini, seperti Malaysia dan Brunai Darussalam.  Karena itu, tim pengabdian masyarakat ini  memprioritaskan kegiatan yang sifatnya edukasi dan kampanye penanggulangan dan pencegahan kerusakan lingkungan untuk memahamkan masyarakat di kelurahan Marga Sari, Kota Balikpapan agar sadar lingkungan.  Program pengabdian ini bernama Kapskel dan Kemangsor yang dilaksanakan di  bulan Juni hingga Agustus 2022 di dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan dan penanggulangan dampak lingkungan. Edukasi  berbentuk penyuluhan dan kampanye serta aksi lapangan dengan kerja bakti di lokasi Pemukiman Atas Air. Dari pengabdian yang terlaksana, ukuran kepedulian segenap masyarakat terhadap kebersihan dinyatakan tumbuh meningkat. Hal ini dapat dilihat dari persentase pencapaian pengetahuan dan softskill siswa sebesar 76% serta  dari partisipasi sebagian warga dalam kegiatan gotong royong di Pemukiman Atas Air dalam peranannya menjaga kebersihan dan kepulihan lingkungan baik secara lokal, nasional, bahkan global. Kata kunci: edukasi; kota minyak; mangrove; IKN nusantara; kalimantan timur ABSTRACTAs the largest production in oil industry in Indonesia, Kota Balikpapan has knows as Oil City.  As an Oil City with the strategic location, Kota Balikpapan also is a main new capital for Indonesia that located in  Kab.PPU, East Kalimantan.  Although this situation has given an economy advantage for Kota Balikpapan, but it has also faces environmental damage due to exploration on energy and infrastructure development. The environment damage is a global issue because the implication has widespread to other neighbour countries such as Malaysia and Brunei Darulssalam which stated in the island of Borneo.  Due to this reason, the community in Marga Sari, Kota Balikpapan has been educated through campaign that focus on countermeasures and prevention that related with environment damage.  This community program knows as Kapskel and Kemangsor which has held in June until August 2022 with the purose to increase the awareness for the public on cleanliness and countermeasures towards the enviroment.  In addition, an education through counseling and campaign period through fieldwork action and devotional work has been conducted at Pemukiman Atas Air location.  Furthermore, based on the community program, the level of awareness on cleanliness has increase.  This can be seen from the percentage of achievement of student knowledge and soft skills by 76% and from the participation of some residents in mutual cooperation activities in Pemukiman Atas Air in their role in maintaining environmental cleanliness and recovery both locally, nationally, even global. Keywords: education; oil city; mangrove; IKN nusantara; east Kalimantan
PENGUATAN LITERASI DIGITAL GURU MELALUI PELATIHAN PENULISAN RUMUS FISIKA, MATEMATIKA, DAN KIMIA BERBASIS MS. WORD Khairil Anwar; Lukman Lukman; Linda Sekar Utami; M. Isnaini; Islahuddin Islahuddin; Zulkarnain Zulkarnain; Fatimah Fatimah; Sirajuddin Sirajuddin; Nursina Sari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15166

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi digital mendorong para guru dapat mengimplementasikannya untuk membantu pencapaian tujuan belajar mengajar, namun para guru masih sangat minim pengalaman dan pengetahuan dalam menggunakannya, seperti memanfaatkan Ms. Word untuk menggambar, menulis rumus matematis/ kimia/ fisika secara benar, cepat, dan praktis. Melihat permasalahan ini maka dilakukan kegiatan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru menulis rumus dan menggambar objek untuk pembelajaran sains menggunakan software dasar Ms.Word, dan mengetahui bagaimana espektasi para guru dalam mengembangkan keilmuan dan keterampilan digital. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pelatihan kepada para guru mitra sekolah Asshohwah Al-Islamiyah yang berjumlah 20 orang. Kegiatan ini dilaksanakan pada akhir September 2021 secara tatap muka di ruang Laboratorium komputer sekolah mitra. Kegiatan diawali dengan proses koordinasi, observasi, penyusunan jadwal, pengembangan modul, sosialisasi materi, pelaksanaan pelatihan, serta monitoring dan evaluasi yang dilakukan dengan pengamatan kinerja, penyebaran angket, dan wawancara. Kegiatan ini telah terlaksana dengan baik dan lancar, serta berhasil menunjukkan bahwa para guru menjadi tahu dan terampil menggunakan software Ms. Word untuk penulisan rumus dan menggambar materi sains-matematika secara benar dan praktis, selanjutnya 96 % dari seluruh peserta memberikan kesan mendukung keberlanjutan kegiatan pengabdian ini dengan materi terkait teknologi untuk pembelajaran karena menyatakan sangat bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan para guru dan siswa masa kini. Kata kunci: pelatihan berbasis IT; penulisan formula matematis; ms.word. ABSTRACTThe development of digital technology encourages teachers to implementation for achieve teaching and learning goals, but teachers still have very little experience and knowledge in using it, such as using Ms. Word to draw, write mathematical/chemical/physical formulas correctly, quickly, and practically. Seeing this problem, training activities were carried out to improve knowledge and skills of teachers in digital literacy learning science using Ms.Word, and find out how the expectations of teachers are in developing digital science and skills. This activity was carried out through training for teachers of Asshohwah Al-Islamiyah school, totaling 20 people. This activity will be held in September 2021 in the partner school's computer laboratory. The activity begins with a process of coordination, observation, scheduling, module development, material dissemination, training implementation, as well as monitoring and evaluation carried out by observing performance, distributing questionnaires, and interviews. This activity has been carried out well and smoothly, and has succes in showing that teachers know and are skilled at using Ms. Word software for writing formulas and drawing science-mathematical materials correctly and practically, then 96% of all participants gave the impression of supporting the sustainability of this activity with material related to technology for learning because they stated that it was very useful and in accordance with the needs of today's teachers and students. Keywords: IT-based training; writing mathematical formulas; ms.word.