cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
PENINGKATAN KEAHLIAN TUKANG DALAM MENERAPKAN TEKNOLOGI FEROSEMEN DAN TULANGAN BETON DARI BAMBU Amri Gunasti; Muhtar Muhtar; Rofi Budi Hamduwibawa; Aditya Surya Manggala; Iskandar Umarie; Nely Ana Mufarida; Abadi Sanosra; Eko Budi Satoto; Erna Ipak Rahmawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14923

Abstract

ABSTRAKHasil survey menunjukkan bahwa para tukang di Desa Sukogidri Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember belum memiliki keterampilan memanfaatan teknologi ferosemen dan beton bertulang bambu sebagai bahan bangunan yang tahan terhadap gempa. Solusi yang diberikan pada para Tukang diantaranya 1) memberikan informasi mengenai gempa dan dampak yang ditimbulkan terhadap rumah dan bangunan, 2) memberikan pelatihan pemanfaatan teknologi ferosemen, 3) memberikan tindak lanjut pelatihan pemanfaatan bambu sebagai tulangan beton. Mengingat intensitas terjadinya gempa sangat masif maka kegiatan  Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) mendesak untuk dilaksanakan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan tukang dalam menerapkan teknologi ferosemen dan beton bertulang bambu. Tahapan pelaksanaan kegiatan dilakukan mulai dari observasi, koordinasi lapangan, penyampaian teori teknologi ferosemen dan beton bertulang bambu, praktek membuat ferosemen, praktek membuat beton bertulang bambu, praktek membuat beton bertulang bambu, penguatan kelompok tukang. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan, maka dilakukan pretest sebelum dimulai pelaksanaan program dan postest setelah kegiatan. Dari kegiatan  ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan tukang meningkat setelah dilakukan praktek membuat ferosemen dan praktek membuat beton bertulang bambu. Kata kunci: ferosemen; tulangan bambu; tukang; beton. ABSTRACTThe results of the survey indicated that the construction employees in Sukogidri Village, Ledokombo District, Jember Regency lacked the skills necessary to use ferrocement technology and bamboo-reinforced concrete as earthquakeresistant building materials. The solutions supplied to the construction workers included 1) providing information about earthquakes and their effects on buildings and residences, 2) providing training on the use of ferrocement technology, and 3) providing follow-up training on the use of bamboo as concrete reinforcement. Program kemitraan masyarakat stimulus (PKMS) must be implemented immediately due to the magnitude of the enormous earthquake. This activity aims to enhance the skills of construction employees in the application of ferrocement and bamboo-reinforced concrete. Observation, field coordination, delivery of ferrocement technology theory and bamboo reinforced concrete, practice of producing ferrocement, practice of producing bamboo reinforced concrete, practice of producing bamboo reinforced concrete, and strengthening of construction worker groups are the stages of implementing the activities. Before the program begins, a pretest and a post-test are administered to measure the efficacy of the activity. After practicing creating ferrocement and bambooreinforced concrete, the capability of construction employees will increase, according to this activity. Keywords: ferrocement; bamboo reinforcement; builders; concrete.
PELATIHAN TEKNIK PENULISAN ARTIKEL ILMIAH NASIONAL TERAKREDITASI BAGI MAHASISWA Mahsup Mahsup; Eka Fitriani; Agus Herianto; Ibrahim Ibrahim; Najamudin Najamudin; Palahuddin Palahuddin; Swahip Swahip; Mardiyah Hayati; Abdillah Abdillah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14590

Abstract

ABSTRAKTujuan kegiatan pengabdian yaitu untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam menyusun artikel  ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi. Metode pengabdian terdiri dari sosialiasi, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Lokasi kegiatan pengabdian dilakukan di Mataram pada Progam Studi pendidikan Matematika Univesitas Muhammadiyah Mataram. Hasil pengabdian bahwa ada peningkatan pemahaman dalam menyusunan artikel ilmiah nasional terakreditasi dan dapat melakukan submit artikel ilmiah di OJS versi 2. Kata kunci: pelatihan; artikel ilmiah; terakreditasi ABSTRACTThe purpose of service activities is to increase student understanding in compiling scientific articles published in accredited national journals. The method of service consists of socialization, implementation of activities and evaluation. The location of service activities is carried out in Mataram in the Mathematics Education Study Program of the University of Muhammadiyah Mataram. The result of the dedication is that there is an increase in understanding in compiling accredited national scientific articles and can submit scientific articles in OJS version 2. Keywords: training; scientific articles; accredited
PROGRAM “GEMAS CERITA” SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN HIPERTENSI DI DESA WONOREJO KECAMATAN SATUI KABUPATEN TANAH BUMBU Ratna Setyaningrum; Lathifah Nurul 'Aini; Sukma Faezatunnisa; Tarisa Aulia; Theodolita Salsabila; Verinda Ghea Ayu Astuti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14136

Abstract

ABSTRAKHipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Hipertensi sering disebut juga dengan “silent killer” atau pembunuh diam-diam. Berdasarkan data Riskesdas Nasional tahun 2018, prevalensi hipertensi di Indonesia yaitu sebesar 34,1% dan Provinsi yang memiliki prevalensi tertinggi di Indonesia yaitu Kalimantan Selatan dengan persentase 44,1%. Di Kabupaten Tanah Bumbu memiliki prevalensi penderita hipertensi yaitu sebesar 8,07%. Di Desa Wonorejo, penyakit hipertensi termasuk dalam 10 penyakit tertinggi dan menduduki urutan kedua. Berdasarkan diagnosa komunitas terhadap 46 KK di RT 20, didapatkan 10 orang (7,8%) diantaranya mengalami hipertensi. Pada pengabdian masyarakat ini dibuat kegiatan intervensi berupa GEMAS CERITA (Gerakan Masyarakat Cegah Hipertensi Kita). Pelaksanaan kegiatan bertempat di Desa Wonorejo RT 20, pada tanggal 24 Juli 2022 dan 05 agustus 2022. Tujuan dari kegiatan pengabdian yaitu untuk melakukan pemantauan tekanan darah, meningkatkan pengetahuan mengenai hipertensi serta masyarakat dapat menyadari dan mencegah kejadian hipertensi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa pendampingan dan penyuluhan. Penilaian pre-test dan post-test mengenai bahaya hipertensi dilakukan untuk menilai keberhasilan program. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yaitu terbentuknya kader hipertensi dan terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat dari (43,3%%) menjadi (80%) pada setelah dilakukannya kegiatan penyuluhan.                                                                               Kata kunci: hipertensi; silent killer; gerakan masyarakat. ABSTRACTHypertension is a condition where systolic blood pressure is≥ 140 mmHg and or diastolic blood pressure is≥ 90 mmHg. Hypertension is often referred to as the "silent killer". Based on the 2018 National Riskesdas data, the prevalence of hypertension in Indonesia is 34.1% and the province with the highest prevalence in Indonesia is South Kalimantan with a percentage of 44.1%. In Tanah Bumbu Regency, the prevalence of hypertension is 8.07%. In Wonorejo Village, hypertension is included in the top 10 diseases and ranks second. Based on the community diagnosis of 46 households in RT 20, 10 people (7.8%) of them had hypertension. In this community service, an intervention activity was made in the form of GEMAS CERITA (Community Movement to Prevent Our Hypertension). The purpose of the service activity is to monitor blood pressure and increase knowledge about hypertension so the community can realize and prevent the incidence of hypertension. The method used in this activity is mentoring and counseling. Pre-test and post-test assessments regarding the dangers of hypertension were carried out to assess the success of the program. The results of community service activities are the formation of hypertension cadres and an increase in community knowledge from (43.3%%) to (80%) after counseling activities. Keywords: hypertension; silent killer; movement society.
PENDAMPINGAN ORGANISASI TAKMIR MASJID PADA PROSES PEMBUATAN KONSEP DRAFT RAPAT Ade Chandra Kusuma; Ningrum Astriawati; Yudhanita Pertiwi; Waris Wibowo; Yudhi Setiyantara; Prasetya Sigit Santosa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14982

Abstract

ABSTRAKDengan adanya perbedaan latar belakang seperti pendidikan, pengalaman kerja, usia, pengalaman organisasi sebelumnya akan memunculkan mind set yang berbeda beda dalam berorganisasi khususnya saat pelaksanaan rapat masjid. Tujuan dari PKM ini adalah adalah untuk melakukan pendampingan dalam pelaksanaan organisasi takmir masjid pada proses pembuatan konsep draf rapat. Tempat pelaksanaan PKM yaitu Organisasi Takmir di Masjid Nurul Islam dusun Jetis Sinduadi Mlati Sleman Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam melakukan pengabdian ini adalah pengamatan lingkungan, observasi organisasi takmir masjid, pengamatan metode yang digunakan dan pendampingan pembuatan konsep draf rapat. Hasil pengabdian Masyarakat diperoleh bahwa pendampingan pembuatan konsep draf rapat di organisasi Takmir Masjid Nurul Islam dilakukan dengan konsultasi dengan Ketua Takmir dengan maksud memberikan masukan atau teoritis agar memudahkan dalam melakukan pembuatan konsep draf rapat, sebanyak 88.88% menyatakan puas terhadap proses pendampingan dalam pelaksanaan organisasi takmir masjid pada proses pembuatan konsep draf rapat. Kata kunci: pendampingan; takmir masjid; draft rapat ABSTRACTWith differences in backgrounds such as education, work experience, age, previous organizational experience will bring up different mind sets in organization, especially during mosque meetings. The purpose of this Community Service is to assist in the implementation of the mosque takmir organization in the process of drafting a meeting draft. The place of implementation of Community Service is the administrator organization at the Nurul Islam Mosque, Jetis Sinduadi hamlet, Mlati, Sleman, Yogyakarta. The methods used in carrying out this service are environmental observation, observation of the mosque administrator organization, observation of the methods used and assistance in making meeting concepts. The results of community service were obtained that assistance in making meeting concepts in the administrator Nurul Islam Mosque organization was carried out in consultation with the Chairman of the administrator to provide input or theoretical to facilitate the creation of meeting concepts, as many as 88.88% expressed satisfaction with the mentoring process in the implementation of the mosque takmir organization in the process of drafting the meeting draft. Keywords: assistance; administrator mosque; meeting draft
PELATIHAN PEMBUATAN SURAT LAMARAN KERJA DAN CURRICULUM VITAE BAGI PENCARI KERJA DAN FRESH GRADUATES Maria Helena Carolinda Dua Mea
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14152

Abstract

ABSTRAKSasaran Kegiatan Pelatihan Pembuatan Surat Lamaran Kerja dan Curriculum Vitae ini adalah Pencari Kerja Dan Fresh Graduates dengan tujuan untuk memberi solusi dan menguatkan kapasitas mitra dalam membuat surat lamaran dan CV yang menggambarkan kompetensi mitra secara efektif agar meningkatkan daya saing mitra untuk diterima dalam rekrutmen dan seleksi pekerjaan, yang pada akhirnya akan mengurangi angka pengangguran di kota Ende. Pelatihan Pembuatan Surat Lamaran dan CV diadakan secara luring di Myau Myau Kafe yang terletak di Jalan Eltari, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende dengan satu orang instruktur dan MC merangkap moderator kegiatan. Mitra adalah para pencari kerja sebanyak enam (6) orang.Kegiatan dibagi dalam 4 sesi, yaitu: Pemaparan materi tentang Personal Branding, Pemaparan Materi tentang Surat Lamaran, Pemaparan materi tentang Curriculum Vitae, serta Tanya Jawab dan bedah Draft Surat Lamaran dan CV Mitra.  Kegiatan diawali dengan diedarkan kuesioner kepada para mitra secara daring melalui google form untuk mengukur pemahaman mitra tentang substansi surat lamaran dan CV. Untuk melihat ketercapaian tujuan PkM, di akhir sesi keempat, kuesioner kembali diedarkan. Di akhir kegiatan, data menunjukkan bahwa mitra telah memahami tentang personal branding, mampu membangun personal branding, serta mampu membuat surat lamaran dan CV yang baik dan efektif. Kata kunci: surat lamaran; curriculum vitae; ende; fresh graduates; pencari kerja  ABSTRACTThe goal of this Job Application Letter and Curriculum Vitae Making Training Activity is to provide solutions and strengthen partners' capacity in creating cover letters and CVs that effectively describe partners' competencies in order to increase partners' competitiveness in recruitment and job selection, which will reduce the unemployment rate in the city of Ende. The Making Cover Letters and CVs Training took place offline at Myau Myau Café on Jalan Eltari, Ende Tengah District, Ende Regency, with one instructor and an MC who also functioned as the activity moderator. Six (6) job searchers are partners.The activities were separated into four sessions: personal branding material presentation, application letter material presentation, curriculum vitae material presentation, questions and answers, and review of draft application letters and partner CVs. The activity began with the distribution of questionnaires to partners via Google form to assess partners' comprehension of the content of the cover letter and CV. The questionnaire was distributed again at the end of the fourth session to assess the achievement of PkM objectives. The data at the end of the activity reveals that partners understand personal branding, can establish personal branding, and can create good and successful cover letters and CVs. Keywords: application letter; curriculum vitae; ende; fresh graduates; job seekers
UPAYA PENINGKATAN PEMASARAN SENTRA WISATA KULINER PENJARINGANSARI PASCA PSBB COVID-19 DI SURABAYA Reza Tianto; Titis Puspitaningrum; Rr. Iramani; Wiwik Lestari; Muhammad Al Hafidz
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14088

Abstract

ABSTRAKDampak pandemi Covid-19 membuat melemahnya kegiatan perekonomian dikota Surabaya. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya memulihan keadaan perekonomian kota Surabaya. Salah satu upaya pemulihan tersebut  yaitu membantu pelaku UMKM Sentra Wisata Kuliner (SWK) Penjaringansari. Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Universitas Hayam Wuruk Perbanas untuk membantu pelaku UMKM di SWK sebagai program Pengabdian Masyarakat. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan penjualan SWK Wonorejo dan memudahkan pedagang berjualan di kondisi pandemi. Upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan jumlah pengunjung salah satunya adalah, meninjau lokasi SWK Penjaringan dan keadaan sekitar SWK Penjaringansari, menentukan permasalahan, dan merumuskan strategi pemasaran, membuat 200 kalender yang bersifat promosi produk SWK Penjaringansari dan menyebar 200 kalender tersebut dengan radius 1km dari SWK Penjaringansari, Publikasi artikel pada jurnal yang terkait. Dampak mendistribusikan kalender tersebut memudahkan pelanggan untuk memesan secara online dan mempermudah mecari lokasi SWK Penjaringansari Kata kunci: pemasaran; SWK penjaringansari ABSTRACTThe impact of the Covid-19 pandemic has weakened economic activity in the Surabaya. The Surabaya City Government (Pemkot) is trying to restore Surabaya economic activity. One of these recovery efforts is to help UMKM in the Culinary Tourism Center (SWK) Penjaringansari. The Government of Surabaya  is collaborating with Hayam Wuruk Perbanas University to assist UMKM actors in SWK as a Cityzen Community Service program. The main purpose of this activity is to increase sales of SWK Wonorejo and make it easier for traders to sell their product in a pandemic condition. The efforts have been made to increase the number of visitors, one of which is reviewing the location of SWK Penjaringan and the conditions around SWK Penjaringansari, determining problems, and formulating marketing strategies, making 200 calendars that are promotional products of SWK Penjaringansari and spreading the 200 calendars with a radius of 1km from SWK Penjaringansari with randomly. The articles publication in related journals. The impact of distributing the calendar makes it easier for customers to order online and makes it easier to find Penjaringansari SWK locations Keywords: marketing; SWK penjaringansari.
PELATIHAN IMPLEMENTASI MODEL FLIPPED CLASSROOM ACTIVITY DENGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN DIMASA PANDEMI COVID-19 BAGI GURU-GURU MTsS. MIFTAHUL HUDA TEGALWARU KARAWANG Abdul Kodir Al Baekani; Nesti Hapsari; Asep Muslihat
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14917

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan analisis situasi dan kondisi mitra, yaitu MTsS. Miftahul Huda Tegalwaru-Karawang, terdapat masalah pokok yang dialami oleh sekolah ini, yakni berupa masalah dalam teknis pelaksanaan proses pembelajaran dimasa pandemi covid-19. Hal ini dikarenakan belum siapnya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Banyak guru yang bertugas di MTs Miftahul Huda masih kurang melek pemanfaatan teknologi khususnya dalam pemanfaatn website Youtube sebagai media pembelajara untuk pembelajaran jarak jauh. Maka dari itu, pemecahan masalah tersebut sejalan dengan tujuan pelatihan ini, yakni memudahkan guru-guru MTsS. Miftahul Huda dalam proses pembelajaran Jarak Jauh dengan pemanfaatan teknologi khususnya penggunaan model pembelajaran Flipped Classroom Instruction. Flipped Classroom merupakan proses pembelajaran yang didalamnya terdapat video dari pengajar atau berbasis online (youtube) berisikan materi pembelajaran. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini ialah metode ceramah dan praktikum. Kegiatan pelatihan dilakukan selama satu hari dan melibatkan 30 guru MTsS. Miftahul Huda Tegalwaru Karawang. Hasil dari pelatihan tersebut, sekitar 80% guru-guru MTs. Miftahul Huda menjadi lebih mengetahui model pembelajaran yang dapat digunakan secara jarak jauh dengan pemanfaatan teknologi, yakni pemanfaatn website Youtube sebagai media pembelajaran dalam model pembelajaran Flipped Classroom dan bisa diasumsikan model pembelajaran tersebut efektif digunakan pada masa pandemic covid-19 ini. Kata Kunci: pelatihan; flipped classroom; technology; PJJ. ABSTRACTBased on the analysis of the situation and condition of the partner, namely MTsS. Miftahul Huda Tegalwaru-Karawang, there are main problems experienced by this school, namely problems in the technical implementation of the learning process during the COVID-19 pandemic. This is because of distance teaching and learning are not ready yet. Many teachers are still less literate in the technology used for distance teaching and learning process. Therefore, the problem solving is in line with the purpose of this training, which is to facilitate MTsS. Miftahul Huda teachers in the distance teaching and learning process by utilizing technology, especially the use of the Flipped Classroom Instruction learning model. Flipped Classroom is a learning process in which there are videos from teachers or online-based (youtube.com) containing learning materials. The methods used in this training are lecture and practicum methods. The training activity was carried out for one day and involved 30 teachers of MTsS. Miftahul Huda Tegalwaru Karawang. As a result of the training, around 80% of teachers of MTs. Miftahul Huda became more aware of the learning model that can be used remotely with the use of technology, namely the use of the Youtube website as a learning medium in the Flipped Classroom learning model and also it can be assumed that the learning model is effectively used during this COVID-19 pandemic. Keywords: training; flipped classroom; technology; PJJ.
EVALUASI BEBERAPA MODAL KEBERLANJUTAN DALAM PELATIHAN PETERNAKAN KLANCENG APIS TRIGONA DI DESA SANENREJO, JEMBER Agung Sih Kurnianto; Nilasari Dewi; Nanang Tri Haryadi; Nur Laila Magvira; Ayu Lestari; Reza Maulana; Sutikno Sutikno
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14162

Abstract

ABSTRAKDesa Sanenrejo merupakan desa yang berada di wilayah Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Survey awal menunjukkan 70-80 % masyarakat Desa Sanenrejo memilikii pekarangan dengan tanaman yang beragam. Potensi keragaman tersebut diusulkan sebuah pelatihan peternakan Lebah Klanceng (Apis trigona) untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun, untuk meningkatkan keberlanjutannya, diperlukan model analisis beberapa modal yang dimiliki oleh masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdianini adalah melakukan evaluasi dampak modal-modal yang dimiliki masyarakat dalam memahami potensi keberlanjutan program pengabdian peternakan lebah klanceng (Apis trigona) di Desa Sanenrejo, Jember. Metode yang digunakan adalah semi-tersetruktur untuk mengumpulkan informasi terkait yang disusun secara positif dalam skala linkert (0-4) dengan analisis Multidimensional Scaling dan Principal Component Analysis (PCA). Hasil yang diperoleh bahwa pengetahuan objek merupakan modal terkuat dan perlindungan menjadi modal yang paling lemah dan harus diperkuat untuk mendukung keberlanjutan program pelatihan peternakan Lebah Klanceng (Apis trigona) di Desa Sanenrejo, Jember. Kata kunci: lebah klanceng; pelatihan; sanenrejo. ABSTRACTSanenrejo Village is a village located in the Tempurejo District, Jember Regency, East Java Province. The initial survey shows that 70-80% of the people of Sanenrejo Village have yards with various plants. This potential diversity, an activity is proposed of training on Klanceng Bee (Apis trigona) farming to increase people's income. However, to assess the potential for sustainability of a program, an analytical model is needed in some of the capital owned by the community. The purpose of this research is to evaluate the impact of community-owned capital in understdaning the potential sustainability of the clanceng beekeeping service program (Apis trigona) in Sanenrejo Village, Jember. The method used is semi-structured to collect related information that is positively arranged on a linkert scale (0-4) with Multidimensional Scaling dan Principal Component Analysis (PCA) analysis. The results obtained are that object knowledge is the strongest capital dan protection is the weakest capital dan must be strengthened to support the sustainability of the Klanceng Bee (Apis trigona) farming training program in Sanenrejo Village, Jember. Keywords: klanceng bees; training; sanenrejo.
PENDAMPINGAN RINTISAN BISNIS PENGOLAHAN SUSU KAMBING ETAWA DAN MADU KLANCENG MENJADI PERMEN TRIGOMILK UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI LOKAL DI PURWOREJO Titin Ekowati; Fitri Rahmawati; Esti Margiyanti Utami
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14513

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pendampingan rintisan bisnis. Kegiatan pendampingan dilaksanakan dalam hal proses produksi dan inovasi, pemasaran yang meliputi pemilihan media promosi, pengemasan dan penjualan, pembuatan laporan keuangan bisnis, pengelolaan sumber daya manusia dan pembentukan jaringan bisnis. Dengan pendampingan usaha ini, pelaku usaha pemula diharapkan dapat lebih mengembangkan usaha yang telah dirintis bersama kelompoknya. Sehingga tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan usaha bagi kelompok pelaku bisnis pemula (rintisan bisnis) pengolahan susu kambing etawa dan madu klanceng menjadi permen Trigomilk guna mengembangkan potensi lokal yang ada di Purworejo. Hasilnya kelompok rintisan bisnis ini sudah dapat membuat perencanaan bisnis dengan baik, melakukan praktek bisnis dengan hasil yang cukup memuaskan, membuat berbagai sarana iklan dan promosi, serta menjalin kerjasama dengan baik dengan pemasok, peyalur dan konsumen. Dengan kegiatan pendampingan ini, kelompok rintisan bisnis dapat memiliki pemahaman tentang penyusunan rencana bisnis sampai ke praktek bisnis. Selanjutnya rintisan bisnis dapat mengembangkan diri menjadi bisnis yang lebih besar di masa mendatang. Kegiatan pendampingan ini juga dapat dilakukan pada kelompok rintisan bisnis dengan produk yang berbeda Kata Kunci: pendampingan; rintisan bisnis; trigomilk ABSTRACTThis community service activity is carried out in the form of business startup assistance. Assistance activities are carried out in terms of production processes and innovation, marketing which includes selecting promotional media, product packaging and sales, preparing business financial reports, managing human resources and establishing business networks. With this business assistance, novice business actors are expected to be able to further develop the business that has been initiated with their group. So that the purpose of implementing this community service is to provide business assistance for groups of novice business people (business start-ups) processing Etawa goat milk and Clanceng honey into Trigomilk candy so that they can develop local potential in Purworejo. As a result, this business startup group has been able to make good business plans, carry out business practices with satisfactory results, create various advertising and promotion tools, and establish good cooperation with suppliers, distributorrs and consumers. With this mentoring activity, business startup groups can have an understanding of the preparation of business plans down to business practices. Furthermore, business startups can develop themselves into bigger businesses in the future. This mentoring activity can also be carried out on business start-up groups with different products Keywords: assistance; business startup; trigomilk
PEMETAAN POTENSI EKONOMI LOKAL DESA SEGALA ANYAR Siti Atika Rahmi; Ferry Ferry; Sebtiara Syahrani Krosby; Mustamin Mustamin; Mintasrihardi Mintasrihardi; Selva Selva; Rosada Rosada
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14490

Abstract

ABSTRAKDesa Segala Anyar merupakan desa yang terletak di kawasan administratif Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa Segala Anyar memiliki luas 400 Ha dan terdapat 12 dusun didalamnya yakni Dusun Segale, Dusun Penaok, Dusun Penupi, Dusun Lamben, Dusun Dasan Duah, Dusun Kadek I, Dusun Kadek II, Dusun Anak Anjan, Dusun Karang Baru, Dusun Tenang, Dusun Tenang Baru dan Dusun Bolok. Potensi ekonomi yang dimiliki oleh Desa Segala Anyar berpusat pada komoditas pertanian, peternakan, perdagangan dan berbagai usaha lainnya untuk menunjang ekonomi masyarakat desa. Potensi ekonomi yang dimiliki desa biasanya digambarkan dalam sebuah peta potensi ekonomi. Peta potensi ekonomi adalah alat yang digunakan untuk memetakan potensi ekonomi yang tersedia di desa. Sebelumnya Desa Segala Anyar telah memiliki peta batas desa dan peta sosial tetapi belum terdapat peta potensi ekonomi. Tujuan dari pengabdian adalah supaya Desa Segala Anyar dapat terbantu dalam menentukan kebijakan pembangunan melalui adanya pemetaan potensi ekonomi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian terdiri dari persiapan, survey atau pengumpulan data, penyusunan peta potensi ekonomi, verifikasi peta, pencetakan peta dan serah terima peta kepada pemerintah desa. Melalui kegiatan pengabdian ini Desa Segala Anyar dapat mengetahui fokus tujuan dalam menentukan prioritas untuk pengembangan potensi ekonomi agar dapat berkembang pesat. Kata kunci: pemetaan; potensi ekonomi; desa segala anyar; pengabdian. ABSTRACTSegala Anyar Village is a village located in the administrative area of Pujut District, Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province. Segala Anyar village has an area of 400 hectares and there are 12 hamlets in it, namely Segale hamlet, Penaok hamlet, Penupi hamlet, Lamben hamlet, Dasan Duah hamlet, Kadek I hamlet, Kadek II hamlet, Anak Anjan hamlet, Karang Baru hamlet, Tenang hamlet, Tenang Baru and Bolok hamlet. The economic potential possessed by the village is centered on agricultural commodities, animal husbandry, trade and various other businesses to support the economy of the village community in it. The economic potential of the village is usually depicted in a map of economic potential. The economic potential map is a tool used to map the economic potential available in the village. Previously, Segala Anyar Village already had a village boundary map and social map, but there was no map of economic potential. The purpose of the service is so that the village can be helped in determining development policies through mapping economic potential. The methods used in service activities consist of preparation, survey or data collection, preparation of economic potential maps, map verification, map printing and map handover to the village government. Through this service activity, Segala Anyar village can find out the focus of goals in determining priorities for the development of economic potential so that it can develop rapidly. Keywords: mapping; economic potential; segala anyar village; dedication.