cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBANTUKAN ALAT PERAGA TERINTEGRASI APLIKASI TRACKER BERBASIS TEKNOLOGI SENSOR DI SEKOLAH BINAAN SMKS ASY’ARIYYAH DAN SMPS ISLAM ASY’ARIYYAH Jufrida Jufrida; Rahma Dani; M. Furqon
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14234

Abstract

ABSTRAKDi era Pendidikan 4.0 saat ini, diperlukan inovasi dalam perancangan dan pelaksanaan percobaan fisika yang terintegrasi dengan teknologi agar pembelajaran dapat berjalan dengan lebih efektif dan menarik bagi siswa. Namun masih ditemukan sejumlah sekolah khususnya di Kabupaten Muaro Jambi yang menggunakan merancang dan melaksanakan percobaan secara konvensional serta belum memanfaatkan teknologi, seperti SMKS Asy’ariyyah dan SMPS Islam Asy’ariyyah Muaro Jambi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pendampingan kepada guru-guru di kedua sekolah tersebut dalam menyusun perangkat pembelajaran fisika berbantukan alat peraga terintegrasi aplikasi Tracker dan teknologi sensor. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah workshop yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu persiapan Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2022 dan hari kedua tanggal 20 Agustus 2022. Setelah melakukan kegiatan pelatihan pembuatan perangkat pembelajaran terintegrasi aplikasi Tracker dan teknologi sensor, guru- guru SMPS Islam Asy’Ariyyah dan SMKS Islam Asy’Ariyyah sudah terlatih dalam membuat perangkat pembelajaran terintegrasi aplikasi Tracker dan teknologi sensor. Kata kunci: alat peraga; perangkat pembelajaran; sensor; tracker. ABSTRACTDuring the covid 19 pandemic and plus the new variant of the omicron virus, learning is still carried out online in order to avoid covid 19, to anticipate that experiments in class can be carried out properly, a learning tool must be designed using props integrated with a tracker application based on sensor technology. During the Covid-19 pandemic, teachers and students are required to implement health protocols in learning, teachers are required to develop learning tools in the classroom. Digital-based science learning has not been widely applied in schools. Teachers still have difficulty developing learning tools assisted by props integrated with sensor technology-based tracker applications. The method used in this activity is demonstration, counseling, discussion, training and practice delivered by the service team to teachers of Asy'Ariyyah Islamic Junior High School and Asy'Ariyyah Vocational School, this activity was carried out on August 16, 2022 and the second day on August 20, 202. Service activities are very much needed for schools, with this service activity teachers are motivated and there is additional insight in teaching integrated learning devices for tracker applications and sensor technology and getting inspiration for teachers to make integrated learning devices for tracker applications and sensor technology. After conducting training activities for making integrated learning devices for tracker applications and sensor technology, Asy'Ariyyah Islamic Junior High School teachers, Asy'Ariyyah Islamic Vocational High School have been trained in making integrated learning devices for tracker applications and sensor technology. The need for creative and innovative learning media in order to create a pleasant learning atmosphere. Keywords: learning device; sensor; tracker; teaching aid.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR UNTUK PENINGKATAN KARAKTER GEMAR MEMBACA MELALUI PROGRAM LITERASI KAMPUS MENGAJAR Syamsul Alam; Perawati Bte Abustang; Rifqa Nur Amalina; Nur Hadijah F.J
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14850

Abstract

ABSTRAKProgram ini memberikan kami tangnggung jawab tidak hanya membantu mengajar, namun juga membantu meningkatkan karakter gemar membaca siswa melalui literasi. Membaca itu sangat penting, karena kita hidup dijaman reformasi yang membutuhkan pengetahuan yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan karakter gemar membaca melalui program literasi kampus mengajar di SD Negeri Bontonompo. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukka bahwa pendidikan karakter gemar membaca merupakan suatu usaha untuk menumbuhkan semangat, kegemaran atau kesukaan membaca yang melekat pada diri peserta didik terhadap suatu bacaan yang dijadikan sebagai sarana dalam memperoleh berbagai informasi dan wawasan. Kata kunci: merdeka belajar; karakter gemar membaca; literasi kampus mengajar ABSTRACTThis program gives us the responsibility not only to help teach, but also to help improve students' love of reading through literacy. Reading is very important, because we live in the era of reform which requires extensive knowledge. This study aims to determine the increase in the character of liking to read through the teaching campus literacy program at SD Negeri Bontonompo. This research approach uses a qualitative descriptive method. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results of the study show that character education for fond of reading is an attempt to foster enthusiasm, a penchant or liking for reading that is inherent in students towards a reading which is used as a means of obtaining various information and insights.                                                                                                                Keywords: freedom to learn; character likes to read; literacy teaching campus
PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DI GUGUS 5 KOTA MATARAM Sintayana Muhardini; Sudarwo Sudarwo; Khaerul Anam; Arpan Islami Bilal; Deviana Mayasari; Haifaturrahmah Haifaturrahmah; Aliahardi Winata; Haeruni Haeruni; Asmahul Husnah; Ni Made Santi Pratiwi; Nurjannah Nurjannah; Nurul Hidayanti; Rizky Fitri; Susilawati Susilawati; Baiq Desi Milandari; Ibrahim Ibrahim
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14580

Abstract

ABSTRAK                                                               Kurikulum merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakuri kuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peseta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. Adapun tujuan pengabdian ini yaitu untuk menambah wawasan guru terkait implementasi kurikulum merdeka dalam penyusunan dan pengembangan perangkat  di SDN 9 Ampenan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu deskriptif kualitatif. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi tiga tahapan: tahap persiapan, tahap implementasi dan tahap evaluasi kegiatan pengabdian. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan sudah berjalan dengan lancar dan diketahui masih terdapat guru yang belum memahami sistematika penyusunan perangkat pembelajaran, namun dengan adanya pelatihan ini dapat memudahkan guru untuk memahami penyusunan perangkat serta penerapannya dalam kurikulum merdeka. Kata kunci: petunjuk penulisan; template dokumen; format; style. ABSTRACTThe independent curriculum is a curriculum with diverse intracurricular learning where content will be optimized so that learners have enough time to explore concepts and strengthen competencies. Teachers have the flexibility to choose various teaching tools so that learning can be tailored to the learning needs and interests of students. The purpose of this service is to add teachers' insights related to the implementation of the independent curriculum in the preparation and development of tools at SDN 9 Ampenan. The method used in this service is descriptive qualitative. The implementation of this service activity includes three stages: the preparation stage, the implementation stage and the evaluation stage of the service activity. The results of this service show that the activity has run smoothly and it is known that there are still teachers who do not understand the systematic preparation of learning tools, but with this training it can make it easier for teachers to understand the preparation of tools and their application in the independent curriculum. Keywords: author’s guideline; document’s template; format; style.
PENYULUHAN TENTANG PENGARUH JUS TOMAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS SRIBHAWONO KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Risa Marvitasari; Isti’anah Isti’anah; Bita Kusbina Muba; Deka Triastuti; Nurul Badriyah; Iis Tri Utami
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.13695

Abstract

ABSTRAKMenurut American Heart Association (AHA), penduduk Amerika yang berusia diatas 20 tahun menderita hipertensi telah mencapai angka hingga 74,5 juta jiwa, namun hampir sekitar 90-95% kasus tidak diketahui penyebabnya. Secara nasional hasil Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa prevalensi penduduk dengan tekanan darah tinggi sebesar 34,11%. Sedangkan di Provinsi Lampung berdasarkan hasil RISKESDAS penderita hipertensi juga mengalami peningkatan ditahun 2018 menjadi 29,94%. Data di Kabupaten Lampung Timur yang tercatat sebagai penderita hipertensi pada tahun 2020 mencapai 7559 orang. Pendidikan kesehatan menjadi sangat penting untuk membuka wawasan masyarakat khususnya lansia agar mengetahui dan memahami hipertensi. Pemberian pendidikan kesehatan sebaiknya juga dilakukan secara rutin, agar selalu diingat dan dapat menjadi sebuah perilaku baru yang sehat. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah peningkatan pengetahuan, pemahaman hipertensi, dan cara mengendalikan nya melalui pemberian jus tomat terhadap  penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Kata kunci: jus  tomat; hipertensi pada lansia ABSTRACTAccording to the American Heart Association (AHA), the American population aged over 20 years suffering from hypertension has reached up to 74.5 million people, but almost 90-95% of cases have no known cause. Nationally the results of the 2018 Riskesdas show that the prevalence of people with high blood pressure is 34.11%. Meanwhile, in Lampung Province, based on RISKESDAS results, hypertension sufferers also experienced an increase in 2018 to 29.94%. Data in East Lampung Regency recorded as hypertension sufferers in 2020 reached 7559 people. Health education is very important to broaden people's horizons, especially the elderly, so they know and understand hypertension. The provision of health education should also be carried out routinely so that it is always remembered and can become a new healthy behavior. The purpose of community service activities is to increase knowledge, and understand hypertension, and how to control it by giving tomato juice to reduce blood pressure in the elderly with hypertension. Keywords: tomato juice; hypertension in the elderly
PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT KIT IPA BAGI GURU-GURU IPA SE-KECAMATAN BATUDAA KABUPATEN GORONTALO UNTUK MENDUKUNG KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 Se-Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo Untuk Mendukung Kegiatan Belajar Mengajar Dalam Mengimplementasikankurikulum 2013 Citron Payu; Abdul Haris Odja; Muhammad Yusuf; Idawati Supu
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.13986

Abstract

ABSTRAKKegiatan Pelatihan KIT IPA merupakan program pelatihan yang dapat memberikan solusi bagi permasalahan utama yang dihadapi oleh guru IPA. Permasalahannya adalah masih kurangnya kemampuan guru dalam menggunakan KIT IPA dalam proses pembelajaran. Pelatihan ini bertujuan agar guru-guru dapat memahami dan menerapkan proses pembelajaran menggunakan KIT IPA.Pelatihan ini diharapkan berjalan dengan baik dan lancar sehingga dapat meningkatkan efektifitas guru dalam menggunakan alat KIT IPA untuk mendukung kegiatan belajar mengajar (KBM) dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 serta mengatasi kurangnya kemampuan dalam menggunakan KIT IPA menggunakan metode pembelajaran jigsaw. Kegiatan inti yang akan dilaksanakan yakni, Pelatihan Penggunaan Alat KIT IPA Bagi Guru-guru IPA Se-Kecamatan Batudaa dalam Mengimplementasikan Kurikulum 2013, dan kegiatan Mengajar di sekolah. Dengan adanya pelatihan ini dapat menambah lmu dan kemampuan guru-guru Kecamatan Batudaa dalam mengimplementasikan penggunaan KIT IPA di sekolah. Kata kunci: efektifitas; guru; kemampuan; KIT IPA; kurikulum ABSTRACTThe Science Set Tools Training Activity is a training program that can provide solutions to the main problems faced by science teachers. The problem is that there is still a lack of teacher ability in using Science Set Tools in the learning process. This training aims so that teachers can understand and apply the learning process using the Science Set Tools. The main activities to be carried out training used Science Set Tools for Science Teachers in Batudaa District in Implementing the 2013 Curriculum, and teaching activities in schools by this training. It is hoped that it will increase the knowledge and ability of Batudaa District teachers in implementing the use of Science Set Tools in schools. Keywords: ability; curriculum; effectiveness; science set tools; teacher
PELATIHAN PENGELOLAAN PENANGKARAN RUSA SAMBAR (Rusa unicolor) PADA MASYARAKAT DI KHDTK AEK NAULI, SUMATERA UTARA Dini Hadiani Has; Sutan Sahala Muda Marpaung; Ratna Sari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14948

Abstract

ABSTRAKSalah satu upaya untuk melestarikan rusa Sambar (Rusa unicolor) dan mengembangkan pemanfaatannya secara berkelanjutan adalah penangkaran. Secara bioteknologi, keberhasilan penangkaran pada rusa Sambar sangat bergantung pada pengelolaan yang benar dari aspek teknis penangkarannya, seperti perumahan, makanan, kesehatan, dan reproduksi. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis aspek teknis manajemen penangkaran rusa Sambar termasuk perumahan, makanan, perawatan kesehatan, dan reproduksi. Data yang dikumpulkan tentang aspek teknis penangkaran dianalisis secara kualitatif secara deskriptif, dan kemudian tingkat kualifikasi penangkaran diklasifikasikan sebagai baik atau buruk, dan keberhasilan penangkaran didasarkan pada ada atau tidak adanya pengembangbiakan dan kematian rusa. Pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pengelolaan rusa Sambar di Aek Nauli tergolong baik dan memenuhi standar prinsip kesejahteraan hewan, dengan indikator bahwa semua rusa di penangkaran sehat, tidak memiliki kematian, dan mampu berkembang biak dengan baik. Rusa Sambar juga dianggap masyarakat telah memberikan manfaat sosial dan memberikan dampak positif sebagai sarana edukasi dan objek wisata yang menarik. Kata kunci: manajemen; penangkaran; rusa Sambar ABSTRACTOne of the efforts to conserve the Sambar deer (Rusa unicolor) and to develop its sustainable use is captivity. Biotechnologically, the success of captive breeding in Sambar deer highly depends on the correct management of technical aspects of its captivity, such as housing, food, health, and reproduction. This community service was conducted with the aim of (a) analyzing the technical aspects of the Sambar deer breeding management including housing, food, health care, and reproduction. The collected data on technical aspects of captivity were analyzed qualitatively in a descriptive manner, and then the level of captive qualification was classified as good or bad, and the success of the breeding was based on the presence or absence of breeding and death of deer. community service shows that the management of Sambar deer in AekNauli was classified as good and met the standard of animal welfare principles, with indicators that all deer in captivity were healthy, had no mortality, and were able to reproduce well. The Sambar deer was also considered by the community to have provided social benefits and had a positive impact as a means of education and attractive tourism objects. Keywords: management; captivity; sambar deer
PENGUATAN BUDAYA MENJAGA DAN MERAWAT LINGKUNGAN DI SANGGAR BIMBINGAN SUNGAI BULOH, MALAYSIA Tiarasari Mawi; Lala Indri Larasati; Surti Milarisa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15173

Abstract

ABSTRAKPengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu tugas inti dari seorang dosen dan mahasiswa dalam tri dharma perguruan tinggi, salah satunya adalah kegiatan yang berikatan dengan dunia pendidikan. Tugas ini dilaksanakan melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan secara berkelompok yang berkaitan dengan sosial lingkungan masyarakat. Siswa-siswi harus diajarkan untuk peduli lingkungan sejak usia dini. Diperlukan suatu teknik yang menumbuhkan kecintaan atau pengetahuan terhadap lingkungan agar berhasil menanamkan kecintaan tersebut pada anak. Kurangi konsumsi plastik Anda dengan memulai dengan langkah-langkah sederhana, termasuk mendaur ulang sampah lebih banyak dan membuang lebih sedikit sampah. Ini adalah dua contoh paling mendasar yang harus dipahami oleh setiap anak. Dengan demikian, hal semacam ini akan membuat siswa-siswi berpikir tentang bagaimana mereka dapat membantu bumi ini. Untuk itu, kelompok KKN-KI FEB di Universitas Muhammadiyah Berau Kalimantan timur telah memulai inisiatif  mengenai penguatan menjaga dan merawat lingkungan.  Kegiatan yang dilaksanakan  dengan tahap pertama yaitu pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan di kelas 4 dan kelas 5 di Sanggar Bimbingan Sungai Buloh, Malaysia dengan jumlah siswa-siswi yaitu 20 anak. Tahap kedua yaitu teknik yang digunakan adalah sosialisasi berupa penyuluhan melalui video yang telah disediakan dan praktik langsung dengan membuat Majalah Dinding (Mading). Majalah dinding dengan slogan "save earth" akan dibuat oleh peserta sebagai bahan evaluasi keberhasilan dari sosialisasi penyuluhan tentang perduli lingkungan, dan peserta akan didorong untuk menyebarkan berita tentang pentingnya tidak membuang sampah sembarangan dan pembuangan sampah yang benar sebagai bagian dari program ini. Keberhasilan program ini dapat diukur dari meningkatnya komitmen siswa-siswi untuk menjaga kebersihan sekolah dan lingkungan berkisaran rata-rata 96%.  Jika praktik ini dipertahankan sepanjang kehidupan sehari-hari, itu akan menumbuhkan individu yang sadar ekologis dengan apresiasi yang lebih dalam terhadap alam, yang akan berdampak baik pada kesejahteraan masyarakat tempat mereka tinggal. Kata kunci: karakter; peduli lingkungan; sampah. ABSTRACTCommunity Service is one of the core tasks of a lecturer and student in the tri dharma of higher education, one of which is activities related to the world of education. This task is carried out through activities carried out in groups related to the social environment of the community. Students must be taught to care for the environment from an early age. A technique is needed that fosters love or knowledge of the environment in order to successfully instill this love in children. Reduce your plastic consumption by starting with simple steps, including recycling more waste and disposing of less waste. These are the two most basic examples that every child should understand. Thus, this kind of thing will make students think about how they can help this earth. For this reason, the KKN-KI FEB group at the Muhammadiyah University of Berau, East Kalimantan, has started an initiative regarding strengthening protecting and caring for the environment. The activities carried out with the first stage, namely the implementation of this activity were carried out in grades 4 and grade 5 at the Sungai Buloh Guidance Studio, Malaysia with a total of 20 students. The second stage is the technique used is socialization in the form of counseling through videos that have been provided and direct practice by making Wall Magazines (Mading). Wall magazines with the slogan "save earth" will be made by the participants as an evaluation material for the success of outreach about caring for the environment, and participants will be encouraged to spread the word about the importance of not littering and proper waste disposal as part of this program. The success of this program can be measured by the increased confidence of students to maintain the cleanliness of the school and environment, around an average of 96%. If this practice is maintained throughout daily life, it will foster ecologically conscious individuals with a deeper appreciation for nature, which will have a positive impact on the well-being of the communities in which they live..   Keywords: character; care for the environment; trash.
PEMBERDAYAAN LANSIA MELALUI SENAM LANSIA UNTUK PENCEGAHAN HIPERTENSI DI DUSUN KALO KECAMATAN LELAK Viviana Hamat; Olivera Agnes Adar; Jayanthi Petronela Janggu; Maria Afrinita; Yunikartika Miniarti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14894

Abstract

ABSTRAKHipertensi menjadi salah satu penyakit yang menyerang lansia karena mulai berkurangnya sistem kerja tubuh. Lansia merupakan salah satu kelompok yang   rentan   dan   beresiko   terhadap   penyakit. Proses penuaan merupakan proses yang mengakibatkan perubahan-perubahan meliputi perubahan fisik, psikologis, sosial dan spiritual.  Hipertensi yang tidak dapat diobati bahkan dicegah secara dini dapat menyebabkan resiko yang paling besar yaitu kematian. Latihan fisik seperti senam yang teratur juga membantu mencegah keadaan-keadaan atau penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggi (hipertensi). Lokasi kegiatan ini di dusun Kalo, Desa Lentang dan dilakukan pada tanggal 12 Desember 2022. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 12 orang peserta dan dilaksanakan melalui 5 tahap yang dimulai dari persiapan sampai dengan tahap evaluasi. Sasaran dalam kegiatan adalah lansia usia 45-65 tahun yang berdasarkan hasil pemeriksaan mengalami hipertensi. Hasil dari kegiatan ini adalah semua perserta antusias terlibat dalam senam yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut. Setelah dilakukan evaluasi pengukuran tekanan darah terbukti menurun setelah aktif mengikuti senam sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Kata Kunci: lansia; hipertensi; senam lansia ABSTRACTHypertension is one of the diseases that attack the elderly because the body's work system begins to decrease. Elderly is a group that is vulnerable and at risk of disease. The aging process is a process that results in changes including physical, psychological, social and spiritual changes. Hypertension that cannot be treated and even prevented early can cause the greatest risk, namely death. Physical exercise such as regular exercise also helps prevent chronic conditions or diseases, such as high blood pressure (hypertension). The location of this activity is in the Kalo hamlet, Lentang Village and will be held on December 12, 2022. The community service activities are carried out through 5 stages starting from the preparation to the evaluation stage. The target in the activity is the elderly aged 45-65 years who, based on the results of the examination, have hypertension. The result of this activity was that all participants were enthusiastically involved in the exercise which was carried out for 3 consecutive days. After evaluating blood pressure measurements it was proven to decrease after actively participating in gymnastics according to a predetermined schedule. Keywords: elderly; hypertension; elderly gymnastics
DRAGON LIPTINT : MENGOLAH EKSTRAK BUAH NAGA MENJADI PEWARNA ALAMI PADA BIBIR Eldad Eldad; Shinta Muhariati; Aftita Alwarahmah; Muhammad Agil; Andi Rizkiyah Hasbi; Samsinar Samsinar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14585

Abstract

ABSTRAKPemanfaatan buah naga menjadi kosmetik liptint yang bernilai jual. Tujuan program kreativitas mahasiswa kewirausahaan (PKM-K) adalah membangkitkan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha dalam mengolah sumber daya alam seperti buah naga menjadi kosmetik liptint yang bernilai jual. Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (produksi), output, dan evaluasi. Hasil dari program ini adalah input yang berupa survei untuk mengetahui kondisi pasar. Selanjutnya dilakukan wawancara kepada lima mahasiswi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Palopo. Kemudian dilaksanakan studi kelayakan terhadap usaha yang akan dijalankan. Tahap terakhir adalah pemilihan bahan dan penyediaan tempat serta sarana dan prasarana untuk menunjang proses produksi. Proses (produksi), proses pembuatan liptint buah naga mulai dari persiapan bahan dan alat sampai liptint buah naga siap dijualkan. Output, yaitu hasil pembuatan liptint buah naga yang siap digunakan dan dipasarkan kepada konsumen. Yang terakhir adalah evaluasi, yaitu tahapan ini dilaksanakan pada saat produksi produk liptint buah naga telah selesai dilakukan. Pada tahap ini akan meninjau tentang kekurangan-kekurangan apa saja yang membuat konsumen tidak nyaman menggunakan produk kami. Kesimpulan program PKM-K pengolahan buah naga menjadi kosmetik liptint yang bernilai jual dapat memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk tetap inovatif dan kreatif dalam memanfaatkan buah naga, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk praktik wirausaha dengan pemahaman konsep wirausaha yang komprehensif, dan membangun semangat mahasiswa untuk tetap berwirausaha. Kata kunci: liptint; buah naga; wirausaha. ABSTRACTThe utilization of dragon fruit into valuable liptint cosmetics. The purpose of the entrepreneurship student creativity program (PKM-K) is to generate student motivation for entrepreneurship in processing natural resources such as dragon fruit into valuable liptint cosmetics. The method of implementing this program is input, process (production), output, and evaluation. The results of this program are input that conducting market surveys to find out market conditions. Furthermore, interviews were conducted with five students from Muhammadiyah University, Palopo. Then feasibility study of the business to be run. The last step is materials selection and the provision of space, facilities and infrastructure to support the production process. Process (production), the process of making dragon fruit liptint from the materials preparation and tools until the dragon fruit liptint is ready for sale. Then the output is dragon fruit liptint that is ready to be used and marketed to consumers. The last is evaluation, that at this stage will be carried out when the production of dragon fruit liptint products has been completed. At this stage we will review the shortcoming that makes consumers feel uncomfortable for using our products. The conclusion of the PKM-K program processing dragon fruit into a cosmetic liptint with selling value can provide skills to students to remain innovative and creative in utilizing dragon fruit, provide opportunities for students to practice entrepreneurship with a comprehensive understanding of entrepreneurial concepts, and build student’s enthusiasm for entrepreneurship. Keywords: liptint; dragon fruit; entrepreneurship.
STRATEGI PENINGKATAN PENJUALAN MELALUI DESAIN LABEL KEMASAN DAN BANNER PADA UMKM SURYA MAKMUR Nalsa Cintya Resti; Nur Fadilatul Ilmiyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14637

Abstract

ABSTRAKLabel kemasan dan banner merupakan seperangkat komponen penting dalam pemasaran sebuah produk. Oleh karena itu, keterampilan dalam mendesain label kemasan dan banner yang baik perlu dimiliki oleh sumber daya manusia yang ada di dalam UMKM. Surya Makmur merupakan sebuah UMKM yang bergerak di bidang produksi makanan ringan namun belum memiliki branding produk serta pencatatan keuangan yang baik. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan wawasan tentang cara memberikan branding pada produk serta cara mendokumentasikan sirkulasi keuangan yang efektif. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode pelatihan dan pendampingan. Dalam hal ini, pelatihan dan pendampingan difokuskan pada cara menyusun banner dan label produk, serta cara mengoperasikan aplikasi pencatatan keuangan. Kegiatan ini melibatkan 2 orang tim narasumber serta 3 orang karyawan di UMKM Surya Makmur Lamongan. Adapun output dari kegiatan pengabdian ini berupa 5 buah label produk, 1 buah banner, dan pemilik usaha UMKM Surya Makmur mampu mengoperasikan aplikasi BukuKas untuk pengelolaan pencatatan keuangan. Kata kunci: UMKM; desain; label kemasan; banner ABSTRACTPackaging labels and banners are important components in marketing a product. Therefore, human resources in SMEs must be skilled in designing good packaging labels and banners. Surya Makmur is an SME engaged in the production of snacks but does not yet have product branding and good financial records. The purpose of this service activity is to provide insight on how to provide branding to products and how to document effective financial circulation. This service activity is carried out using training and mentoring methods. In this case, training and assistance are focused on how to arrange banners and product labels, as well as how to operate a financial application. This activity involved two resource persons and three employees at SME Surya Makmur Lamongan. The output of this activity is in the form of five product labels and one banner, and the SME Surya Makmur business owner can operate the BukuKas application for managing financial records. Keywords: SME; design; packaging label; banner