cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
Edukasi petugas pendaftaran terkait penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) sistem pendaftaran di klinik X Aini, Nita Dwi Nur; Anugrahanti, Wisoedhanie Widi; Khalifatulloh, Bhre Diansyah Dinda
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21219

Abstract

Abstrak Adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berbentuk edukasi terkait penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) sistem pendaftaran di Klinik X mengacu pada permasalahan yang ditemukan yaitu belum ada SOP pendaftaran di Klinik X yang meliputi SOP penamaan dan penomoran rekam medis. Adapun tujuan dari dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat yaitu dapat mengoptimalkan pelayanan yang ada terutama di bagian sistem pendaftaran pasien karena merupakan pintu pelayanan pertama sebelum dilakukan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertempat di salah satu klinik yang berada di Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilakukan dengan metode sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi terkait pentingnya SOP dalam melakukan pekerjaan kemudian dilanjutkan dengan FGD terkait identifikasi kebutuhan SOP pendaftaran dan praktik penyusunan SOP pendaftaran yang mancakup sistem penamaan dan penomoran rekam medis. Sebelum dan setelah pelaksanaan kegiatan, peserta akan diberikan tes sebagai salah satu alat untuk evaluasi dalam kegiatan ini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang menunjukkan peningkatan dari nilai pretest yaitu 65.00 dan nilai postest yaitu 95.00. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu dapat memberikan kontribusi bagi permasalahan yang dihadapi mitra melalui pencapaian hasil kegiatan dan output yang diperoleh yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta sehingga dapat membantu petugas pendaftaran dalam melakukan proses pendaftaran pasien sesuai dengan prosedur yang sudah dibuat agar pelayanan kepada pasien berjalan baik dan lancar. Kata kunci: sistem pendaftaran; penyusunan sop; pengetahuan Abstract The existence of community service activities in the form of education related to the preparation of Standard Operating Procedures (SOP) for the registration system at Clinic The aim of carrying out community service activities is to optimize existing services, especially in the patient registration system because it is the first service door before a health examination is carried out. This community service activity took place at one of the clinics in Malang Regency. This activity was carried out using the socialization method and Focus Group Discussion (FGD). This activity began with socialization regarding the importance of SOPs in carrying out work, then continued with FGD related to identifying the need for registration SOPs and the practice of preparing registration SOPs which include the naming and numbering system for medical records. Before and after carrying out the activity, participants will be given a test as a tool for evaluation in this activity. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge which showed an increase in the pretest score, namely 65.00, and the posttest score, namely 95.00. The conclusion of this activity is that it can contribute to the problems faced by partners through achieving the results of activities and outputs obtained, namely there is an increase in participants' knowledge and skills so that they can assist registration officers in carrying out the patient registration process in accordance with the procedures that have been created so that service to patients runs well and smoothly. Keywords: registration system; preparation sop; knowledge
Sosialisasi tenaga kesehatan terkait pengenalan sistem aplikasi perancangan SIMKLINIK di Klinik Modern Sigit, Nanta; Ariyanti, Rea
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21158

Abstract

AbstrakKlinik Modern merupakan satu diantara klinik rawat inap pratama yang terdapat di Kabupaten  malang yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara perorangan, dimana rata-rata  kunjungan pasien di klinik moderna berkisar 50 pasien per hari. Setiap fasilitas pelayanan kesehatan  termasuk klinik wajib menyelenggarakan rekam medis. Salah satu sistem yang dilaksanakan dalam  unit rekam medis adalah Rekam medis elektronik merupakan rekam medis yang penyelenggaraannya dilakukan dengan sistem elektronik. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dalam perancangan sotware SIMKLINIK di klinik modern. Rekam medis elektronik paling sedikit dilakukan kegiatan registrasi pasien, ditribusi data rekam medis elektronik, pengisisan informasi klinis, pengolahan informasi rekam medis elektronik, pengimputan data, penyimpanan data rekam medis elektronik, menjamin mutu , transfer isi rekam medis. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 3 kali dengan metode sosialisasi dan diskusi interaktif mengenai pelaksanaan  sistem penyimpanan rekam medis yang dilakukan kepada petugas kesehatan. Dari hasil evaluasi,  diketahui bahwa pengetahuan petugas kesehatan antara sebelum dan sesudah diberikan sosialisasi  meningkat sebesar 70%, dimana sebelum diberikan edukasi, rerata nilai pretest sebesar 56.00 dan  setelah diberikan edukasi rerata nilai postest menjadi 95.00. Kegiatan ini perlu dilakukan secara rutin sebagai  upaya meningkatkan kemampuan petugas kesehatan dalam melakukan sistem perancangan aplikasi SIMKLINIK di klinik modern. Kata kunci: klinik modern; rekam medis; sistem perancangan SIMKLINIK AbstractThe Modern Clinic is one of the primary inpatient clinics in Malang Regency which provides individual health services, where the average number of patient visits at the Moderna clinic is around 50 patients per day. Every health service facility, including clinics, is required to maintain medical records. One of the systems implemented in the medical records unit is the electronic medical record, which is a medical record that is maintained using an electronic system. The aim of this activity is to increase knowledge in designing SIMKLINIK software in modern clinics. Electronic medical records include at least patient registration activities, distribution of electronic medical record data, filling in clinical information, processing electronic medical record information, data entry, storing electronic medical record data, ensuring quality, transferring the contents of medical records. This activity was carried out 3 times using socialization methods and interactive discussions regarding the implementation of the medical record storage system for health workers. From the evaluation results, it is known that health workers' knowledge between before and after being given socialization increased by 70%, where before being given education, the average pretest score was 56.00 and after being given education the average posttest score was 95.00. This activity needs to be carried out regularly as an effort to improve the ability of health workers in designing the SIMKLINIK application system in modern clinics. Keywords: modern clinic; medical records; SIMKLINIK design system
PENDAMPINGAN DAN PENINGKATAN PEMAHAMAN TENTANG PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL UNTUK MENDUKUNG KEGIATAN PEMASARAN PADA UMKM SALATIGA CHIFFON Alexander Okta Nugroho; Arif Yunanto; Natanael Kristolife Ardana Hadi; Herry Wijaya Shie; Hizkia Chrisandrea; Albert Kriestian Novi Adhi Nugraha
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.20586

Abstract

ABSTRAKPandemi Covid-19 telah memicu perubahan perilaku konsumen dalam menggunakan media digital dalam proses jual beli. Tantangan ini menjadi krusial bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan media digital guna mengembangkan usaha dan aktivitas bisnisnya. Merespons tantangan ini, pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan tujuan agar UMKM dapat mengoptimalkan pemanfaatan media digital dalam implementasi digital marketing untuk meningkatkan nilai jual dan daya saing pada aktivitas bisnis mereka.Tim Kelompok 2 Kelas Mata Kuliah Pemasaran Digital UKSW, yang terdiri dari lima anggota beserta seorang pembimbing, berkolaborasi dengan mitra sasaran pengabdian masyarakat, yakni UMKM Salatiga Chiffon. Penerapan digital marketing yang belum optimal menjadi permasalahan pemasaran UMKM Salatiga Chiffon. Sebagai solusi, pendampingan dan peningkatan pemanfaatan media digital dilakukan di UMKM Salatiga Chiffon agar dapat mengadopsi strategi digital marketing yang mendukung kegiatan pemasaran.Melalui berbagai tahap pendampingan, kegiatan ini berhasil membantu UMKM Salatiga Chiffon dalam mengoptimalkan penggunaan media sosial yang sedang populer di masyarakat untuk keperluan pemasaran, pembuatan website yang terintegrasi dengan media sosial, dan sosialisasi terkait pembuatan konten untuk menjaga kelangsungan aktivitas pemasaran secara digital. Hasil kegiatan ini dapat ditunjukkan oleh kemampuan pengelola dan karyawan UMKM Salatiga Chiffon yang dapat memaksimalkan penggunaan aplikasi dan media yang tersedia untuk mendukung aktivitas digital marketing Kata kunci: digital marketing; media digital; UMKM; website; pendampingan ABSTRACTThe Covid-19 pandemic has triggered changes in consumer behavior in using digital media in the buying and selling process. This poses is a crucial challenge for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to leverage digital media to develop their business activities. In response to this challenge, community service is carried out with the aim of optimizing the use of digital media in implementing digital marketing for MSMEs to increase the value and competitiveness of their business activities.The team from Group 2 of the Digital Marketing Course at UKSW, consisting of five members and one supervisor, collaborates with the target community service partner, namely UMKM Salatiga Chiffon. The suboptimal implementation of digital marketing poses a problem for the marketing of UMKM Salatiga Chiffon. As a solution, guidance and improvement of digital media utilization are carried out at UMKM Salatiga Chiffon to adopt digital marketing strategies that support marketing activities.Through various stages of guidance, this activity has successfully assisted UMKM Salatiga Chiffon in optimizing the use of social media, which is currently popular in society for marketing purposes, the creation of a website integrated with social media, and socialization related to content creation to maintain the continuity of digital marketing activities. The results of this activity are demonstrated by the ability of the managers and employees of UMKM Salatiga Chiffon to maximize the use of available applications and media to support digital marketing activities. Keywords: digital marketing; digital media; MSMEs; website; accompaniment
PELESTARIAN LINGKUNGAN DAN PENINGKATAN EKONOMI DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DI KELURAHAN BINTARO, KECAMATAN AMPENAN, KOTA MATARAM, NTB Masyitah, Putri Maya; Qudus, Malikul; Ariati, Wiwin; Dasing, Hikmayati; Negara, Yoga Aldhea; Hufian, Nazhidan Ammar; Martini, Martini; Huljana, Nita; Rahmat, Miftahul; Pratiwi, Marita Niken
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.20351

Abstract

ABSTRAKProgram Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) adalah salah satu implementasi dari Merdeka Belajar yang dapat melalui proses Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi masing-masing Lembaga/Instansi dengan bentuk Pengabdian  kepada Masyarakat yang diterapkan dalam kebijakan KEMENDIKBUDRISTEK. Adapun kegiatan PPK Ormawa pengabdian  masyarakat  dengan topik Desa/ Kelurahan Maritim dengan  tujuan untuk mengintegrasikan upaya pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir lingkungan di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, NTB. Metode yang dilakukan dengan pendekatan  partisipatif, melibatkan aktifitas kolaborasi antara Mahasiswa dan Akademisi, Organisasi Masyarakat, melalui sosialisasi, Pelatihan serta Pendampingan secara berkala. Ada beberapa fokus identifikasi permasalahan dalam program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan oleh tim HMPS Pendidikan Sejarah yakni: di Bidang Lingkungan, Bidang Ekonomi, Bidang Pendidikan, dan Bidang Kesehatan yang dapat dikembangkan dengan  menciptakan solusi yang efektif  dan dapat berkelanjutan. Melalui program pelatihan dan pendampingan dalam pengembangan keterampilan Masyarakat Pesisir untuk meningkatkan kapasistas masyarakat pesisir, Potensi wilayah sekitar dan masyarakat mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki untuk meningkatan pendapatan dan kesejahteraan bersama. Hasil dari pengabdian  masyarakat dapat memberikan dampak dan menjadi role model untuk masyarakat untuk tetap menjaga pelestarian lingkungan pesisir, meningkatkan pendapatan masyarakat melalui bidang ekonomi, meningkatkan literasi anak-anak pesisir dalam bidang pendidikan, dan mengatasi stunting dalam bidang kesehatan diharapkan dapat tercipta. Keseimbangan yang berkelanjutan antara kualitas sumber daya dan pembangungan ekonomi keberlanjutan sehingga masyarakat pesisir akan terlatih dan dapat menikmati manfaat dalam jangka panjang. Kata Kunci: maritim; pelestarian; lingkungan; pendidikan; PPK ORMAWA. ABSTRACTThe Student Organization Capacity Building Program (PPK ORMAWA) is one of the implementations of Merdeka Belajar which can be done through the process of developing Student Organizations in each Institution/Agency in the form of Community Service which is implemented in the KEMENDIKBUDRISTEK policy. The PPK Ormawa community service activities are on the topic of Maritime Villages/Subdistricts with the aim of integrating environmental conservation efforts and environmental empowerment of coastal communities in Bintaro Village, Ampenan District, Mataram City, NTB. The method used is a participatory approach, involving collaborative activities between students and academics, community organizations, through regular outreach, training and mentoring. There are several focuses on problem identification in the program to strengthen the capacity of student organizations by the HMPS History Education team, namely: in the Environmental Sector, Economic Sector, Education Sector and Health Sector which can be developed by creating effective and sustainable solutions. Through training and mentoring programs in developing the skills of Coastal Communities to increase the capacity of coastal communities, the potential of the surrounding area and the community optimizes the resources they have to increase income and collective prosperity. The results of community service can have an impact and become a role model for the community to maintain the preservation of the coastal environment, increase community income through the economic sector, increase the literacy of coastal children in the education sector, and overcome stunting in the health sector. A sustainable balance between resource quality and sustainable economic development so that coastal communities will be trained and can enjoy benefits in the long term. Keywords: maritime; preservation; environment; education; PPK ORMAWA.
PENINGKATAN KAPASITAS USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH MELALUI PERAN FASILITATOR PENDAMPING DI BTPN SYARIAH SUKAPURA Nikmatul Khoiriyah; Renny Oktafia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.20692

Abstract

ABSTRAKPengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di BTPN Syariah Sukapura. Tujuan kegiatan ini adalah menerapkan Metode ABCD untuk mendukung pertumbuhan UMKM dengan pendampingan aktif kepada nasabah. Kegiatan ini bermitra dengan nasabah BTPN Syariah, dengan jumlah nasabah yang terlibat sebanyak 12 orang setiap bulannya selama periode 4 bulan. Melalui pendekatan ini, tahap pertama fokus pada identifikasi aset, dengan mendalami potensi, keahlian, dan sumber daya yang dimiliki oleh setiap nasabah untuk pengembangan usaha. Tahap kedua mengarah pada pemberdayaan komunitas, di mana sumber daya internal komunitas dimobilisasi untuk meningkatkan kinerja usaha. Pendampingan dilakukan secara erat antara fasilitator dan nasabah, menekankan kolaborasi yang kuat dan pemahaman yang lebih baik terhadap pengelolaan aset. Hasilnya menunjukkan keberhasilan Metode ABCD dalam memperkuat kapasitas UMKM melalui pengelolaan aset yang lebih efektif, membantu nasabah dalam memahami pentingnya pemanfaatan sumber daya internal untuk pertumbuhan usaha. Kolaborasi erat ini memberikan kontribusi berharga bagi pengembangan sektor UMKM di Indonesia, menekankan pentingnya pendekatan yang berpusat pada aset komunitas untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan. Jumlah peserta terlibat dalam kegiatan ini mencapai sekian orang dari berbagai latar belakang UMKM di BTPN Syariah Sukapura. Metode pelaksanaan meliputi pendampingan aktif, identifikasi aset, pemberdayaan komunitas, dan evaluasi secara holistik terhadap kemajuan usaha nasabah. Kata kunci: UMKM; pendampingan; kapasitas; fasilitator. ABSTRACTThis community service is motivated by the need to increase the capacity of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in BTPN Syariah Sukapura. The purpose of this activity is to apply the ABCD Method to support the growth of MSMEs with active assistance to customers. This activity partnered with BTPN Syariah customers, with a total of 12 customers involved each month over a 4-month period. Through this approach, the first stage focuses on asset identification, by exploring the potential, skills, and resources possessed by each customer for business development. The second stage leads to community empowerment, where internal community resources are mobilized to improve business performance. Mentoring is conducted closely between facilitators and clients, emphasizing strong collaboration and a better understanding of asset management. The results demonstrate the success of the ABCD Method in strengthening the capacity of MSMEs through more effective asset management, helping clients understand the importance of utilizing internal resources for business growth. This close collaboration made a valuable contribution to the development of the MSME sector in Indonesia, emphasizing the importance of a community asset-centered approach to support sustainable growth. The number of participants involved in this activity reached as many people from various MSME backgrounds in BTPN Syariah Sukapura. Implementation methods include active mentoring, asset identification, community empowerment, and holistic evaluation of customer business progress. Keywords: MSMEs; mentoring; capacity; facilitator.
PELATIHAN DAN PENGOLAHAN BAWANG MERAH KHAS MEDAN Ameilia Zuliyanti Siregar; Tulus Tulus; Elisa Julianti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17646

Abstract

ABSTRAKBawang merah (Allium ascalonicum) merupakan tanaman komersial didunia yang banyak dikembangkan di daerah Cirebon, Brebes, Tegal, Pekalongan, Solo, Yogyakarta dan Medan. Bawang goreng termasuk produk olahan bawang merah yang belum banyak dikembangkan oleh mitra UD Rasifa karena cara dan waktu pengolahan cukup sulit dan lama disebabkan alat dan mesin produki masih dibuat secara manual. Pada era modern, masyarakat lebih mengutamakan hal yang praktis dengan harga terjangkau dalam produk kuliner dan olahan makanan. Masalah yang teridentifikasi pada mitra adalah pengetahuan mitra rendah dalam produksi, keterbatasan alat, keterampilan produksi, promosi dan distribusi bawang goreng belum optimal. Tim Pengabdian Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM)  LPPM USU berinisiasi dan bersinergi dengan mitra melakukan sosialisasi, FGD, pelatihan, dan mendesain alat inovasi usaha bawang goreng yang terdeteksi dengan permintaan tinggi dari masyarakat Kota Medan. Usaha Dagang (UD) Rasifa beralamat di Jalan Marelan VI, Pasar 2 Timur, Gang Perdamaian No 4, Kel Rengas Pulau, Kec. Medan Marelan yang memproduksi minyak goreng, garam dan bawang merah, memiliki potensi untuk dikembangkan dengan modal semangat wirausaha, gigih dan mau belajar untuk meningkatkan produktivitas bawang merah goreng khas Medan. Luaran dari PBM dari hasil pelatihan adalah menghasilkan produk bawang goreng berkualitas, teknologi tepat guna dan pelatihan pengolahan bawang merah agar meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Kata Kunci: bawang merah; khas medan; alat iris; spinner; vacuum dryer. ABSTRACTShallot (Allium ascalonicum) is a commercial crop in the world that is widely developed in Cirebon, Brebes, Tegal, Pekalongan, Solo, Yogyakarta, and Medan. Fried shallots are processed shallot products that have not been developed much because the processing method and time are quite difficult and long because the production tools and machines are still made manually. People prioritize practical things at affordable prices in culinary and processed food products in the modern era. The problems identified with the partners were the partners' low knowledge in production, limited tools, production skills, promotion and distribution of fried shallots that were not optimal. Based Empowerment Service (BES) of The Community Research and Development Institutions (CRDI) of the University Sumatera Utara team initiated and synergized with partners to conduct outreach, FGDs, training, and design innovation tools for the fried onion business which were detected with high demand from the people of Medan City. Rasifa's Trading Business (UD) is located at Jalan Marelan VI, Pasar 2 Timur, Peace Alley No. 4, Kel Rengas Pulau, Kec. Medan Marelan produces cooking oil, salt, and shallots, which can be developed with the capital of an entrepreneurial spirit, persistence, and willingness to learn to increase the productivity of Medan's typical fried shallots. The output of BES is to produce quality fried onion products, appropriate technology, and training produce of shallot for increase family economic income. Keywords: shallots; typical Medan; slicer; spinner; vacuum dryer.
Pendampingan tatakelola Badan Usaha Milik Desa Maju bersama Pusuk Lestari kabupaten Lombok Barat Atikah, Siti; Muhsyaf, Saipul Arni; Cahyaningtyas, Susi Retna; Ramadhani, Rahmi Sri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21744

Abstract

AbstrakBadan Usaha Milik Desa “Maju Bersama Desa Pusuk Lestari” (selanjutnya disebut BUMDesa MBDPL) dalam lima tahun terakhir mengalami hambatan dalam pelaksanaan kegiatan operasionalnya. Salah satu faktor hambatan diduga ketiadaan dokumen tatakelola keuangannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi BUMDesa MBDPL dalam menyusun kebijakan maupun peraturan dalam tatakelola keuangan BUMDesa. Tersedianya dokumen-dokumen tersebut diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas BUMDesa di masa yang akan datang.  Metode pengumpulan data yang digunakan adalah (a) diskusi atau wawancara; (b) Penyusunan dokumen kebijakan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 7 Juli dan 8 September 2022.  Berdasarkan hasil diskusi,  tim merancang  Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sebagai bahan dasar merancang pedoman operasional baku untuk tugas pokok dan fungsi pengelola dan karyawan BUMDesa, pedoman kebijakan akuntansi dan bagan akun untuk penyusunan laporan keuangan. Rancangan dokumen tatakelola ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan operasional layanan BUMDesa di periode berikutnya. Kegiatan ini bermanfaat dalam meningkatkan tatakelola dan layanan BUMDesa di periode berikutnya. Kata kunci: kebijakan akuntansi; tata kelola; bagan akun; Badan Usaha Milik Desa. AbstractThe Village-Owned enterprise "Maju Bersama Desa Pusuk Lestari" (also known as BUMDesa MBDPL) is undergoing a restructuring process to encourage progress and independence. The organization has had some ups and downs in its operational activities. Therefore, to assist BUMDesa MBDPL in formulating policies and regulations for financial management, this service activity aims to provide policy documents. These documents are essential to ensure transparency and accountability in BUMDesa's financial management in the future. The team collected data by conducting discussions, interviews, and preparing policy documents on July 7 and September 8, 2022. Based on the results of the discussions, the team developed standard operational guidelines for internal control procedures. These guidelines are intended to assist BUMDesa managers and employees with their tasks and functions and provide accounting policy guidelines and charts of accounts to prepare financial reports. The draft governance document produced in this activity can be used to implement BUMDesa services in the future. Keywords: accounting policy; chart of accounts; corporate governance; village-owned enterprises.
EDUKASI PEMILIHAN DAN PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL YANG AMAN PADA MASYARAKAT DI DUSUN GUNUNG KOMAK DESA SETILING, LOMBOK TENGAH Baiq Lenysia Puspita Anjani; Cyntiya Rahmawati; Wirawan Adikusuma; Safwan Safwan; Uswaton Hasanah; Putu Gede Suriya Gunawan; Baiq Nurbaety; Nur Furqani; Baiq Leny Nopitasari; Anna Pradiningsih; Irmatika Hendriyani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17830

Abstract

ABSTRAKObat tradisional yang beredar harus memenuhi persyaratan khasiat, keamanan, dan penandaan. Banyak beredar obat tradisional yang tidak teregistrasi terutama yang dijual secara online. Rendahnya pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai informasi tentang pemilihan dan penggunaan obat tradisional yang aman, ditambah dengan banyaknya informasi kurang tepat yang beredar melalui media sosial merupakan tantangan baru bagi Tenaga Kefarmasian untuk melakukan edukasi tentang pemilihan dan penggunaan obat tradisional yang aman. Adanya kejadian yang tidak diharapkan dari kesalahan pemilihan dan penggunaan obat tradisional juga menjadi faktor penting untuk melakukan edukasi pada masyarakat. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan edukasi kepada Masyarakat tentang obat tradisional. Pelaksanaan pra kegiatan meliputi survei lokasi kegiatan di Dusun Gunung Komak, proses pembuatan dan pencetakan leaflet. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada hari Minggu, 10 September 2023 bertempat di Dusun Gunung Komak. Leaflet yang telah disiapkan didistribusikan kepada peserta kegiatan. Pada tahap pasca kegiatan dilakukan evaluasi hasil dengan tanya jawab dan pengisian pertanyaan pre-intervensi dan post-intervensi tentang obat tradisional oleh Masyarakat. Edukasi Pemilihan dan Penggunaan Obat Tradisional yang Aman ini menunjukkan hasil yang baik terlihat dari adanya kenaikan nilai pada post-intervensi dibandingkan dengan pra-intervensi. Edukasi obat tradisional ini membuka wawasan Masyarakat tentang bagaimana memilih dan menggunakan obat tradisional yang aman. Pengetahuan tentang obat tradisional ini juga akan meminimalisir kejadian penyalahgunaan obat dan perederaan obat ilegal yang belum terdaftar BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Kata kunci: obat tradisional; edukasi; dusun gunung komak desa setiling ABSTRACTCirculating folk remedies must meet the requirements of efficacy, safety and marking. Many traditional medicines are circulating that are not registered, especially those sold online. The low public understanding and awareness of information about the selection and use of safe traditional medicines, coupled with the large amount of inappropriate information circulating through social media is a new challenge for Pharmaceutical Personnel to educate about the selection and use of safe traditional medicines. The unexpected occurrence of errors in the selection and use of traditional medicine is also an important factor for educating the public. The purpose of this activity is to educate the public about traditional medicine. The pre-activity implementation includes a survey of the location of activities in Gunung Komak Hamlet, the process of making and printing leaflets. The activity will be carried out on Sunday, September 10, 2023 at Gunung Komak Hamlet. The prepared leaflets were distributed to the participants of the activity. In the post-activity stage, evaluation of the results was carried out with questions and answers and filling in pre-intervention and post-intervention questions about traditional medicine by the community. This Education on the Selection and Use of Safe Traditional Medicine shows good results as seen from the increase in post-intervention scores compared to pre-intervention. This traditional medicine education opens people's insight on how to choose and use safe traditional medicines. Knowledge of traditional medicine will also minimize the incidence of drug abuse and illegal drug circulation that has not been registered with BPOM (Food and Drug Supervisory Agency). Keywords: traditional medicine; education; gunung komak hamlet setiling village
Edukasi petugas rekam medis terkait penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) sistem retensi berkas rekam medis Ariyanti, Rea; Aini, Nita Dwi Nur; Maulana, Moh
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21150

Abstract

AbstrakGuna menjalankan pelayanan kesehatan yang optimal maka diperlukan dukungan oleh unit-unit yang terkait didalamnya, salah satunya adalah unit rekam medis. Seiring dengan berjalannya waktu, berkas rekam medis pasien akan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, sehingga perlu diperhatikan terkait sistem filling dan sistem retensi berkas rekam medis. Retensi berkas rekam medis merupakan salah satu cara penting untuk mengatasi masalah penumpukan berkas yang tidak memiliki nilai guna lagi guna memberikan kapasitas serta pemeliharaan yang lebih baik baik bagi berkas yang memiliki nilai guna. Klinik X merupakan salah satu klinik yang ada di kabupaten Malang. Rata-rata kunjungan pasien di klinik X Poncokusumo Malang berkisar 50 pasien per hari, dimana hingga saat ini belum pernah dilakukan retensi berkas rekam medis, sehingga banyak rekam medis yang tertumpuk yang berakibat pada terjadinya kerusakan fisik pada berkas rekam medis seperti map terlipat, robek, dan lain sebagainya. Adanya penumpukan berkas rekam medis ini disebabkan karena sampai dengan saat ini belum pernah dilaksanakan retensi berkas rekam medis akibat dari belum adanya SOP terkait sistem filling dan retensi berkas rekam medis. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada tenaga kesehatan dalam penyusunan SOP  agar pelaksanaan sistem penyimpanan rekam medis dapat terlaksana dengan baik. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 3 kali dengan metode sosialisasi dan diskusi interaktif mengenai penyusunan SOP sistem filling dan retensi berkas rekam medis. Dari hasil evaluasi, diketahui bahwa, terdapat peningkatan pengetahuan sebear 23% yang dilihat berdasarkan rerata nilai pretest petugas sebelum diberikan edukasi sebesar 65.00 dan setelah diberikan edukasi rerata nilai postest menjadi 80.00. Hasil PkM ini menunjukkan bahwa petugas kesehatan memiliki peningkatan pengetahuan terkait penyusunan SOP terkait sistem filling dan retensi berkas rekam medis. Kata kunci: edukasi; filling; retensi; SOP Abstract In order to provide optimal health services, support is needed from the units involved, one of which is the medical records unit. As time goes by, patient medical record files will increase from year to year, so it is necessary to pay attention to the filling system and retention system for medical record files. Retention of medical record files is one important way to overcome the problem of accumulating files that no longer have use value in order to provide better capacity and maintenance for files that have use value. Clinic X is one of the clinics in Malang district. The average patient visit at the X Poncokusumo Malang clinic is around 50 patients per day, where until now there has never been any retention of medical record files, so that many medical records are piled up which results in physical damage to medical record files such as folders folded, torn, and so forth. This accumulation of medical record files is due to the fact that up to now there has never been any retention of medical record files as a result of the absence of SOPs related to the system for filling and retention of medical record files. This PkM activity aims to provide education to health workers in preparing SOPs so that the implementation of the medical record storage system can be carried out well. This activity was carried out 3 times using socialization methods and interactive discussions regarding the preparation of SOPs for filling and retention systems for medical record files. From the evaluation results, it is known that there was an increase in knowledge of 23% which was seen based on the average pretest score of officers before being given education of 65.00 and after being given education the average posttest score was 80.00. The results of this PkM show that health workers have increased knowledge regarding the preparation of SOPs related to the filling and retention system for medical record files. Keywords: education; filling; retention; SOP
Sosialisasi penulisan dan publikasi artikel ilmiah untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas artikel ilmiah Fardela, Ramacos; Budiarni, Rini; Irsa, Ranti; Marsa, Arif Rizki; Masdar, Astuti; Noviarti, Noviarti; Wahyuni, Fatma Ira; Syamsuir, Elvi; Siska, Sri Tria
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21292

Abstract

AbstrakTujuannya pengabdian ini adalah untuk mempresentasikan ide dan fakta guna meyakinkan, memberi edukasi, dan memberikan solusi terhadap penulisan artikel sesuai dengan kaedah ilmiah di STT Payakumbuh. Metode yang dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah  dengan mengadakan kegiatan sosialisasi sistematika penulisan artikel ilmiah dan publikasi jurnal, implementasi dan pendampingan proses penulisan artikel ilmiah dan publikasi jurnal dan langkah terakhir melakukan monitoring dan evaluasi untuk melihat hasil kegiatan PkM dan mengetahui kendala-kendala yang ditemui dalam implementasi kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi ini secara umum berhasil menambah wawasan mahasiswa mengenai proses penulisan dan cara mempublikasikan artikel ilmiah. Hal ini dapat dilihat dari persentase jumlah mahasiswa yang telah menemukan jurnal ilmiah sebagai tempat publikasi artikel ilmiahnya yaitu sebesar 67%, dan persentase mahasiswa yang sudah mulai proses penulisan artikel ilmiah baik dalam bentuk draft (35%) maupun yang telah sesuai dengan template jurnal ilmiah yang dituju (27%). Kata kunci: artikel ilmiah; publikasi; pengabdian masyarakat AbstractThe aim of this service is to present ideas and facts in order to convince, provide education, and provide solutions for writing articles in accordance with scientific principles at STT Payakumbuh. The method implemented in this service activity is by holding systematic socialization activities for writing scientific articles and journal publications, implementing and assisting the process of writing scientific articles and journal publications and the final step is carrying out monitoring and evaluation to see the results of PkM activities and find out the obstacles encountered in the process. implementation of this activity. The evaluation results show that this socialization activity was generally successful in increasing students' insight into the writing process and how to publish scientific articles. This can be seen from the percentage of students who have found scientific journals as a place to publish their scientific articles, namely 67%, and the percentage of students who have started the process of writing scientific articles either in draft form (35%) or in accordance with the scientific journal template. intended (27%). Keywords: scientific articles; publications; community service