cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
SOSIALISASI PENGETAHUAN KESEHATAN GUNA MENCEGAH INFEKSI KECACINGAN DAN ANEMIA DI PANTI ASUHAN KAUM SUMATERA BARAT Mey Lona Verawaty Zendrato; Yosua Messah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.20604

Abstract

ABSTRAKKecacingan dan anemia masih menjadi permasalah yang serius di Indonesia. Penyakit ini lebih rentan dialami di usia anak – anak, dan remaja. Penyakit ini juga dialami oleh anak – anak yang tinggal di panti asuhan. Kecacingan dipengaruhi kebersihan diri, dan anemia dipengaruhi oleh kebiasaan asupan gizi yang tidak optimal dan kurangnya aktifitas Oleh karena itu, perlu sosialisi sebagai upaya pencegahan kecacingan dan anemis di salah satu panti asuhan di sumatera Barat. Metode yang dilakukan dengan ceramah dan diskusi secara virtual zoom. Kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tim pengabdian melakukan persiapan 1 bulan lebih untuk mencanangkan kegiatan. Kegiatan dilakukan pada bulan Juli 2022 secara daring mengingat jarak tempuh dan kondisi pandemi COVID-19. Evaluasi dilakukan secara lisan. Hasil kegiatan sosialisasi upaya pencegahan kecacingan dan anemia telah dilakukan kepada  30 anak panti asuhan dengan rentang usia 13-18. Setelah kegiatan ini, pengurus panti asuhan menyampaikan akan berkomitmen mendukung upaya pencegahan melalui kebersihan diri, mencuci tangan yang benar dan pemenuhan kebutuhan gizi. Melalui kegiatan ini diharapkan juga pengurus panti asuhan untuk mengobservasi jika ditemukan tanda dan gejala kecacingan dan anemia, dan mengupayakan kebutuha gizi yang optimal bagi sleuruh anak – anak di panti asuhan. Kata kunci: anemia; kecacingan; pencegahan; panti asuhan ABSTRACTWorm infestation and anemia persist as significant health concerns in Indonesia, particularly affecting children and adolescents, including those residing in orphanages. Personal hygiene plays a crucial role in the prevalence of worm infestation, while suboptimal nutritional intake and insufficient physical activity contribute to anemia. Consequently, there is a pressing need for targeted socialization initiatives to prevent these health issues in an orphanage situated in West Sumatra.The chosen approach involves the delivery of virtual lectures and discussions via Zoom, with activities meticulously planned across preparation, implementation, and evaluation phases. The outreach team dedicated over a month to prepare for the event, which ultimately took place online in July 2022, considering both geographical distances and the ongoing challenges posed by the COVID-19 pandemic. Evaluation was conducted through verbal communication.The outcomes of the socialization efforts, aimed at preventing worm infestation and anemia, were conveyed to 30 orphanage children aged 13-18. Subsequent to these activities, the orphanage management expressed a commitment to supporting preventive measures, emphasizing personal hygiene, proper handwashing practices, and ensuring the fulfillment of nutritional needs. This initiative also aspires to prompt the orphanage management to vigilantly observe and address any signs and symptoms of worm infestation and anemia, actively striving to meet the optimal nutritional requirements for all children under their care. Keywords: anemia; worm infestation; prevention; orphanage
PELATIHAN PEMBUATAN ALAT PERCOBAAN TEKANAN ZAT CAIR BAGI GURU-GURU IPA SMPN 1 KABUPATEN MUARO JAMBI Sri Purwaningsih; Yusnaidar Yusnaidar; Wida Syahri; Muhammad Haris Effendi Hsb; Neneng Lestari; Edi Yuversa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19922

Abstract

ABSTRAKTekanan zat cair dapat dipelajari melalui percobaan, yang memerlukan alat percobaan untuk mempelajarinya, penggunaan alat percobaan tekanan zat cair sangat minim digunakan di sekolah, hal ini disebabkan para guru belum mengetahuinya, terutama di SMP N 1 kecamatan Jambi luarkota Kabupaten  Muaro Jambi yang menyebabkan kurang optimalnya proses pembelajaran IPA di sekolah tersebut. Pengabdian kepada masyarakat ini memiliki tujuan untuk penerapan dan mengadakan pelatihan kepada guru-guru di sekolah tersebut dengan membuat alat percobaan praktikum tekanan zat cair  yang telah didesain oleh dosen dan teknisi di lab fisika universitas Jambi. Pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini terdiri dari beberapa tahap yaitu studi pendahuluan yang terkait dengan analisis situasi di sekolah dan analisis permasalahan mitra, diantaranya adalah kurangnya pengetahuan guru  membuat dan pengguanaan alat percobaan praktikum tekanan zat cair. Program yang dilakukan adalah demonstrasi, dan membuat alat percobaan praktikum tekanan zat cair. Dari hasil pengabdian ini diperoleh tanggapan dari guru bahwa guru sangat antusias mengikuti program yang telah dilaksanakan, guru telah dapat menggunakan alat percobaan praktikum tekanan zat cair. Kata kunci: alat percobaan praktikum; tekanan zat cair; SMPN 1 Muaro Jambi. ABSTRACTLiquid pressure can be studied through experiments, which require experimental equipment to study it. The use of liquid pressure experimental equipment is very minimal in schools, this is because teachers don't know about it, especially at SMP N 1, Jambi sub-district, out of town, Muaro Jambi Regency, which causes sub-optimality. science learning process at the school. This community service aims to implement and provide training for teachers at the school by making practical liquid pressure experiment equipment that has been designed by lecturers and technicians in the physics lab at Jambi University. The implementation of this community service consists of several stages, namely preliminary studies related to situation analysis at school and analysis of partner problems, including the teacher's lack of knowledge in making and using liquid pressure practical experiment equipment. The program carried out is a demonstration, and making practical experimental equipment for liquid pressure. From the results of this service, a response was obtained from the teacher that the teacher was very enthusiastic about participating in the program that had been implemented, the teacher was able to use the liquid pressure practical experiment equipment. Keywords: practical experimental equipment; liquid pressure; State Junior High School 1 Muaro Jambi.
PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL UNTUK PRODUK RUMAHAN DALAM RANGKA PENINGKATAN PEREKONOMIAN PADA DESA PURASEDA Pratiwi, Dian Khoreanita; Agustanti, Rosalia Dika; Dirkareshza, Rianda; Suyanto, Heru; Desmawati, Desmawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19490

Abstract

ABSTRAKTidak adanya sertifikasi halal pada produk rumahan hasil olahan masyarakat Desa Puraseda membuat daya tarik dan minat beli produk menjadi rendah. Sertifikat halal berperan penting karena mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi guna peningkatkan perekonomian masyarakat Desa Puraseda yang salah satunya adalah peningkatan daya saing produk dengan didapatkannya Sertifikasi Halal. Kegiatan ini menggunakan metode Metode Participatory Rural Appraisal (PRA) adalah metode partisipatif yang digunakan untuk mengumpulkan informasi dan memahami kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan Masyarakat. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa adanya pelatihan dan pendampingan terkait pendaftaran sertifikat halal ini memberikan pengetahuan serta keterampilan guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat Desa Puraseda untuk meningkatkan perekonomian desa serta memberikan jaminan dan kenyamanan bagi konsumen. Kata kunci: produk rumahan; sertifikat halal; UMKM. ABSTRACTThe absence of halal certification for home-made food products from the people of Puraseda Village makes the attractiveness and interest in purchasing products low. Halal certificates play an important role because the majority of Indonesian people are Muslim. To overcome this problem, this activity aims to provide solutions to improve the economy of the Puraseda Village community, one of which is increasing the competitiveness of products by obtaining Halal Certification. This activity uses the Participatory Rural Appraisal (PRA) method, which is a participatory method used to collect information and understand the social, economic and environmental conditions of society. The results of community service show that the training and assistance related to halal certificate registration provides knowledge and skills to provide legal certainty for the people of Puraseda Village to improve the village economy and provide guarantees and comfort for consumers. Keywords: home products; halal certificate; MSMEs.
PENDAMPINGAN PENERAPAN BIOAKTIVATOR DALAM PENGOLAHAN KOTORAN SAPI MENJADI PUPUK ORGANIK DI BUMDES SUMBER BAROKAH Khoiri, Syaiful; Tripatmasari, Mustika; Khasanah, Himmatul; Widodo, Nur; Megasari, Dita
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19741

Abstract

ABSTRAKBUMDes Sumber Barokah, Desa Kebun, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur dengan sektor bisnis utama peternakan sapi dengan kandang komunal. Kotoran sapi yang hasilkan rata-rata 12% dari bobot tubuh sehingga kotoran sapi dapat menjadi permasalahan yang serius apabila tidak diolah. Diperlukan teknologi pengolahan limbah kotoran sapi menjadi pupuk, seperti penggunaan bahan tambahan berupa bioaktivator yang dapat mempercepat proses fermentasi dan meningkatkan kandungan hara pada pupuk yang dihasilkan. Peternak dari BUMDes Sumber Barokah belum mengetahui cara aplikasi bioaktivator dalam pengolahan pupuk. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam mengolah limbah kotoran sapi menjadi pupuk dengan menggunakan bioaktivator. Pelaksanaan pengabdian ini meliputi diskusi, workshop, dan pendampingan. Hasil pengabdian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peternak tentang cara membuat dan kriteria pupuk yang baik yang terbuat dari limbah kotoran sapi sebesar 59,6%. Selain itu, keterampilan peternak dalam membuat pupuk menggunakan bioaktivator meningkat dari yang tidak terampil menjadi sedikit terampil dan terampil mencapai 73,3%. Evaluasi kegiatan pendampingan ini secara umum memperoleh respon baik dari para peternak. Hal yang dapat disarankan dari hasil pengabdian masyarakat ini yaitu diperlukan renovasi kandang komunal dengan desain yang lebih tepat, serta diperlukan sarana dan prasaran yang lebih besar dan lengkap untuk pengolahan limbah peternakan dengan tujuan komersial.   Kata kunci: BUMDes; limbah ternak; mikroba lokal; peternakan; pupuk bokashi. ABSTRACTBUMDes Sumber Barokah, Kebun, Kamal, Bangkalan Regency, East Java with the main business sector is cattle farming with communal pens. Cow dung produces an average of 12% of body weight so cow dung can be a serious problem if unutilized, such as an environmental pollutant. Biotechnology is needed to process cow dung waste into fertilizer, i. e. bioactivators as the additional bio materials that can speed up the fermentation process and increase the nutrient content of the fertilizer produced. However, farmers do not yet know how to apply bioactivators in fertilizer processing. This community service aims to increase the knowledge and skills of farmers in processing cow dung waste into fertilizer using bioactivators. Implementation of this community service includes discussions, workshops, and mentoring. The results of this service show an increase in farmers' knowledge about how to make and the criteria for good fertilizer made from cow dung waste by 59.6%. In addition, farmers' skills in making fertilizer using bioactivators increased from unskilled to slightly skilled and skilled reaching 73.3%. Evaluation of this mentoring activity generally received a good response from farmers. Based on the results of this program, it is recommended that there be a need to renovate communal pens with a more appropriate design, and more complete facilities and infrastructure are needed for processing livestock waste for commercial purposes. Keywords: BUMDes; cattle; cow dung; local microbe; organic fertilizer.
Teknologi irigasi tetes bagi petani berbasis energi terbarukan Muhammad Muhammad; Muhammad Zaini; Muhammad Zohri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21321

Abstract

Abstrak Pengadian ini dilaksanakan atas dasar kebutuhan masyarakat di Dompu terhadap kecukupan air untuk irigasi pertanian pada musim kemarau ataupun musim hujan. Permasalahan yang terjadi adalah disaat musim hujan, banjir melanda masyarakat setempat karena penebangan hutan yang berlebihan dan mengakibatkan kerugian petani. Sedangkan, di saat musim kemarau masyarakat kekurangan air untuk pertaniannya. Oleh karena itu pengabdi ini memberikan solusi dengan menerapkan teknologi irigasi tetes bagi petani berbasis energi terbarukan. Pengabdian ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan seperti melakukan survey lokasi, diskusi dengan petani, mendesain kegiatan, instalasi produk teknologi irigasi tetes, dan evaluasi terhadap kegiatan. Dari kegiatan ini, instalasi panel surya sebagai energi terbaru yang dikembangkan mampu membantu masyarakat setempat. Berdasarkan evaluasi pengabdi, pengabdian ini perlu dikembangkan dengan mengadakan panel surya yang lebih banyak sehingga cakupan area pertanian yang bisa dijangkau semakin luas. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah instalasi energi terbarukan menggunakan panel surya dapat membantu sistem irigasi pertanian masyarakat baik secara teknis ataupun ekonomis. Kata kunci: irigasi; pertanian; energi terbarukan. Abstract This trial is carried out based on the needs of the people in Dompu for sufficient water for agricultural irrigation in the dry season or rainy season. The problem that occurs is during the rainy season, floods hit the local community due to excessive logging and causing losses to farmers. Meanwhile, during the dry season, the community lacks water for agriculture. Therefore, the devotees provide solutions by applying irrigation technology for farmers based on renewable energy. This service is carried out through several stages such as conducting site surveys, discussions with farmers, designing activities, product installations, and evaluating activities. From this activity, the installation of solar panels as the latest developed energy can help the local community. Based on the evaluation of the service, this service needs to be developed by providing more solar panels so that the coverage of the agricultural area that can be reached is wider. This service concludes that the installation of renewable energy using solar panels can help the community's agricultural irrigation system both technically and economically. Keywords: irrigation; agriculture; renewable energy.
SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI DAN GEOGRAFIS DESA BARU DI KECAMATAN SILAT HILIR KABUPATEN KAPUAS HULU PROVINSI KALIMANTAN BARAT Herawati, Henny; Lestyowati, Yoke; Kartini, Kartini; Yulianto, Eko; Elvira, Elvira; Panandita, Budi Satria; Ibrahim, Ibrahim
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.20023

Abstract

ABSTRAKKecamatan Silat Hilir merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat dan memiliki 13 desa. Kendala utama dalam pelayanan administrasi bagi masyarakat adalah pelayanan administrasi dilakukan dengan cara manual. Belum tersedianya sistem informasi guna mempercepat penyelesaian pelayanan. Pada proses pelayanan adminstrasi telah menggunakan perangkat komputer, namun penyimpanan data masih menggunakan sebuah buku besar untuk menulis data surat administrasi warga. Hal ini menyebabkan masih banyak keluhan dari masyarakat terkait prosedur yang belum teratur, tidak ada kepastian jangka waktu, sehingga masyarakat menilai petugas tidak profesional berakibat timbulnya citra yang kurang baik terhadap pemerintah. Berdasarkan analisis situasi dan permasalahan yang ada, maka tujuan dari kegiatan ini adalah menyediakan sistem informasi administrasi dan geografis untuk Desa Baru di Kecamatan Silat Hilir. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dengan metode: penjelasan/pemaparan secara langsung kepada penyelenggara pelayanan yang membutuhkan informasi tentang sistem informasi, menyediakan manual, serta pelatihan bagi penyelenggara pelayanan untuk menggunakan sistem informasi desa yang dibuat. Mitra sasaran dari kegiatan ini adalah perangkat Desa Baru khususnya dan juga camat dan staf administrasi di Kecamatan Silat Hilir. Mitra yang hadir pada kegiatan ini terdiri dari camat, kepala desa, staf kecamatan dan staf desa yang berjumlah 23 peserta. Hasil dari kegiatan ini berupa: (1) Menyampaikan informasi mengenai sistem informasi berupa penjelasan singkat, manfaat, dan contoh-contoh sistem informasi yang ada; (2) Mensosialisasikan pentingnya sistem informasi administrasi dan geografis bagi penyelenggara pelayanan, terutama di desa Baru di Kecamatan Silat Hilir dan desa sekitarnya; (3) Mengadakan pelatihan kepada penyelenggara pelayanan di Desa Baru agar dapat menggunakan sistem informasi dengan baik sesuai dengan kebutuhan penyelenggara pelayanan. Kata kunci: sistem informasi; geografis; desa; pelayanan desa; desa baru. ABSTRACTThe Silat Hilir Sub-district, situated in the Kapuas Hulu Regency of West Kalimantan, comprises 13 villages. The main challenge in delivering administrative services to the community lies in the manual execution of administrative tasks. The absence of an information system hinders the prompt completion of services. Although computer tools are utilized in the administrative process, data storage still relies on a ledger for recording citizens' administrative correspondence. This leads to numerous objections from the community due to irregular procedures and the lack of defined timeframes, resulting in an alleged lack of professionalism among officials, negatively impacting the government's image. Based on an analysis of the current situation and issues, several solutions have been implemented: (1) Disseminating information about information systems through brief explanations, elucidating their benefits, and providing examples of existing systems; (2) Advocating the importance of administrative and geographic information systems for service providers; (3) Conducting training for service providers in Baru village to proficiently use the information system according to their service requirements. This community engagement involves direct presentations to service providers in need of information about information systems, supplying manuals, and offering training for service providers to utilize the village information system. Keywords: information sistem; geographic; village; village services; baru village.
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI PANTI ASUHAN UMMU SALAMAH Juliana, Fani; Sopia, Fasya Fi'la; Rahma, Nova Perlita; Patimah, Siti; Mulyani, Sri; Agustiani, Nur
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17323

Abstract

ABSTRAKPendampingan pembelajaran matematika dihadirkan sebagai peningkat motivasi siswa dalam belajar. Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan motivasi siswa dalam belajar sehingga mampu meningkatkan pembelajaran siswa di sekolah. Dalam pendampingan pembelajaran ini yaitu siswa dalam ruang lingkup Panti Asuhan Ummu Salamah yang berada di jenjang SMP dan SMA. Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka langsung di Jl. Siliwangi, Gang Ridogalih No.16, Cikole Kab.Sukabumi, Kota Sukabumi. Kegiatan pendampingan pembelajaran terdiri dari pendahuluan dengan pre-test kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi. Dalam penyampaian materi dibantu dengan menggunakan alat bantu berupa media pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dan pemahaman siswa dalam pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakan pada saat proses pembelajaran yaitu BAGASI (Bangun Ruang Tiga Dimensi) dan PALANG (Papan Ular Tangga Peluang), serta siswa diberikan kesempatan untuk bertanya terkait materi. Hasil dari kegiatan pendampingan pembelajaran matematika ini yaitu motivasi belajar siswa mengalami peningkatan yang ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata pre-test dan post-test baik pada jenjang SMP maupun SMA. Nilai rata-rata sebelum kegiatan atau pre-test pada jenjang SMP adalah 57,56 dan pada jenjang SMA adalah 42,91. Namun setelah kegiatan, nilai rata rata post-test mengalami perkembangan yang cukup signifikan yaitu rata-rata post-test jenjang SMP adalah 74,63 dan jenjang SMA adalah 75,38. Kata kunci: pendampingan pembelajaran matematika; media pembelajaran; motivasi belajar. ABSTRACTMathematics learning assistance is presented as an increase in student motivation in learning. This activity was carried out aiming to increase student motivation in learning so as to improve student learning at school. In this learning assistance, namely students within the scope of the Umm Salamah Orphanage who are at the junior and senior high school levels, this activity is carried out face to face directly on Jl. Siliwangi, Gang Ridogalih No.16, Cikole Kab. Sukabumi, City of Sukabumi. The learning assistance activities consist of an introduction with a pre-test then continued with the delivery of material. In the delivery of material assisted by using tools in the form of learning media which aims to increase student learning motivation and student understanding in learning. The learning media used during the learning process are BAGASI (Build Three Dimensional Spaces) and PALANG (Opportunity Snakes and Ladders Board), and students are given the opportunity to ask questions regarding the material. The result of this mathematics learning assistance activity is that students' learning motivation has increased as indicated by the increase in the average pre-test and post-test scores at both the junior and senior high school levels. The average score before the activity or pre-test at the junior high school level was 57.56 and at the high school level was 42.91. However, after the activity, the average post-test score experienced a significant increase, namely the post-test average for the junior high school level was 74.63 and for the high school level was 75.38. Keywords: mathematics learning assistance; learning media; learning motivation.
Pelatihan digital marketing pupuk organik dekomposer microbacter alfaafa-11 pada kube pemuda gubuk timuk kecamatan Terara Rini Endang Prasetyowati; Muhammad Joni Iskandar; Muhammad Anwar; Elwani Hidayati; Riswan Riswan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21489

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini menjadi poin utama yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan daya jual suatu produk. Khususnya dibidang teknologi masyarakat sudah menggunakan dan merasakan manfaat dari inovasi teknologi-teknologi yang diciptakan seperti websites, facebook, instagram, whatshapp dan lain sebagainya. Dalam pelatihan digital marketing yang dilaksanakan pada kelompok KUBE Gubuk Timuk Desa Sukadana Kecamatan Terara menitik beratkan pada dua jenis media bisnis online yaitu digital marketing dan media sosial. Pelaksanaan pelatihan ini dimulai dengan pemberian materi tentang digital marketing, kemudian diskusi yang dilanjutkan dengan praktik pembuatan akun bisnis. Berdasarkan hasil pelatihan ada 3 media sosial yang digunakan oleh kelompok KUBE dalam mempromosikan dan menjual barangnya yaitu twitter, whatsapp dan instagram. Hal ini dilakukan karena beberapa pertimbangan yaitu pertama pembuatan akun bisnis di media sosial lebih mudah dibandingkan dengan di market place, kedua lebih mudah di gunakan atau diatur dibandingkan dengan market place. Pada dasarnya market place maupun medsos memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk mempermudah di dalam berusaha atau bisnis, akan tetapi semua itu akan berjalan dengan baik apabila dijalann dengan penuh ketekutan dan pokok utama dalam berbisnis adalah kejujuran.Kata kunci: digital marketing; pupuk organik; microbacter alfaafa-11 Abstract The rapid development of technology is now the main point that can be used to increase the selling power of a product. Especially in the field of technology, people have used and benefited from innovative technologies created such as websites, Facebook, Instagram, WhatsApp, and so on. In the digital marketing training that was held at the Kube Timuk Kube group, Sukadana Village, Terara District, the focus was on two types of online business media, namely Digital Marketing and Social Media. The implementation of this training begins with the provision of material on digital marketing, and then the discussion is followed by the practice of creating a business account. Based on the results of the training, there are 3 social media that the Kube group wants to use in promoting and selling their goods, namely Twitter, WhatsApp, and Instagram. Use or regulated compared to the marketplace. Marketplaces and social media have the same goal, namely to make it easier to do business or business, but all of that will work well if it is carried out with full dedication and the main point in doing business is honesty. Keywords: digital marketing; organic fertilizer; microbacter alfaafa-11
SKRINING KESEHATAN MENTAL IBU MELALUI INSTRUMEN EDINBURG POSTNATAL DEPPRESSION SCALE (EPDS) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DEPRESI PASCAPERSALINAN Evi Diliana Rospia; Dwi Kartika Cahyaningtyas; Rizkia Amilia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.14593

Abstract

ABSTRAKSkrining depresi deteksi dini dan penatalaksanaan depresi masa hami sampai pascapersalinan. Tujuan pengabdian ini untuk melakukan skrining kesehatan mental ibu melalui instrument edinburg postnatal depression scale (EPDS). Metode pelaksaan pengabdian ini mengadopsi langkah-langkah action research yang terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Hasil kegiatan pengabdian ini sebelum diberikan informasi terkait kesehatan mental masa nifas sebanyak 10 ibu nifas belum mengetahui pengertian, jenis gangguan kesehatan mental, gejala dan penatalaksanaan gangguan kesehatan mental. Setelah diberikan informasi kesehatan mental sebanyak 10 ibu nifas menjawab dengan benar. Berdasarkan hasil skrining didapatkan 9 ibu nifas dalam kategori tidak depresi dan 1 ibu nifas dalam kategori kategori depresi ringan. Kata kunci: pengabdian; ibu nifas; skrining; kesehatan mental ABSTRACTDepression early detection and management of depression during pregnancy to postpartum. The purpose of this service is to screen mothers' mental health through the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) instrument. This service implementation method adopts action research steps which consist of 4 (four) stages, namely: planning, action, observation and evaluation, and reflection. The results of this service activity before being given information related to postpartum mental health as many as 10 postpartum mothers did not know the meaning, types of mental health disorders, symptoms and management of mental health disorders. After being given mental health information, 10 postpartum mothers answered correctly. Based on the screening results, 9 postpartum mothers were in the non-depressed category and 1 postpartum mother was in the mild depression category. Keywords: devotion; postpartum; screening; mental health
PEMBERIAN AKTIVITAS FISIK DENGAN SIX MINUTED WALKING TEST PADA LANSIA DENGAN KONDISI STROKE Daba, Mariel; Maulina, Luluk
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17127

Abstract

ABSTRAKAktivitas fisik berpotensi mempengaruhi beberapa domain fungsional dan status kesehatan pada individu dengan stroke, pemberian latihan/olahraga disarankan dikarenakan berpengaruh pada tingkat aktivitas fisik. Six minuted walking test adalah alat ukur sekaligus latihan yang digunakan untuk menilai kapasitas berjalan secara klinis dan banyak digunakan untuk menilai aspek kinerja terkait berjalan pada pasien stroke. Six minuted walking test telah direkomendasikan sebagai tes berjalan dengan jangka waktu yang lebih singkat, oleh karena itu lebih mudah untuk digunakan pada lansia. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan aktivitas fisik atau latihan kepada lansia berupa six minuted walking test, pemberian six minuted walking test dengan tujuan membantu meningkatkan kemampuan fungsional lansia pasca stroke. Dalam kegiatan pengabdian ini selain diberikan Latihan juga diberikan edukasi kepada lansia agar lansia dapat mengetahui tentang pentingnya aktivitas fisik dalam membantu meningkatkan kemampuan aktivitas fungsional pada lansia pasca stroke.  Metode kegiatan ini adalah pemberian aktivitas fisik dengan Latihan six minuted walking test pre-test dan post-test yang diberikan pada lansia dengan kondisi stroke di Rukun Senior Living yang dilaksanakan dari bulan Januari – Februari 2023. Kegiatan ini dimulai dari studi pendahuluan, pemberian materi dan demo video Latihan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah terjadi peningkatan kemampuan aktivitas fungsional pada lansia yang signifikan dengan nilai p value = 0,0047**setelah pemberian latihan dengan six minuted walking test pada lansia dengan kondisi stroke. Kata kunci: aktivitas fisik; kemampuan aktivitas fungsional; stroke; six minuted walking test. ABSTRACTPhysical activity has the potential to influence several functional domains and health status in individuals with stroke, providing exercise/exercise is recommended because it affects the level of physical activity. The six minute walking test is a measurement and exercise tool used to clinically assess walking capacity and is widely used to assess performance aspects related to walking in stroke patients. The six minute walking test has been recommended as a shorter walking test, therefore easier to use in the elderly. The aim of this service activity is to provide training to the elderly in the form of a six minute walking test, giving a six minute walking test with the aim of helping improve the functional abilities of the elderly after a stroke. In this service activity, apart from providing exercise, education is also provided to the elderly so that the elderly can know about the importance of physical activity in helping to improve functional activity abilities in the elderly after a stroke. The method of this activity is providing physical activity with six minute walking test pre-test and post-test exercises given to elderly people with stroke conditions at Rukun Senior Living which will be carried out from January – February 2023. This activity starts with a preliminary study, providing materials and practice video demos, and evaluations. The result of this service activity was that there was a significant increase in functional activity abilities in elderly people with a p value = 0.0047** after providing training with the six minute walking test in elderly people with stroke conditions. Keywords: physical activity; functional activity ability; strokes; six minute walking test.