cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
Pelatihan penggunaan aplikasi canva untuk meningkatkan kreatifitas dalam menyusun media pembelajaran inovatif Nuradiyah Adiyah Yuliastri; Rohyana Fitriani; Moh Alwi Ashari; Zaotul Wardi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29432

Abstract

AbstrakPelatihan penggunaan aplikasi Canva bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam memanfaatkan teknologi desain grafis guna menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan efektif. Dalam era digital, pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi menjadi kebutuhan mendesak bagi pendidik agar dapat menyampaikan materi secara inovatif dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 di Laboratorium PG-PAUD Universitas Hamzanwadi dengan melibatkan 20 peserta. Pelatihan ini terdiri dari beberapa tahap, yaitu kajian kebutuhan, koordinasi dengan pihak terkait, pelaksanaan pelatihan, observasi, serta evaluasi hasil kegiatan. Metode yang digunakan mencakup sesi teori dan praktik, di mana peserta memperoleh pemahaman dasar tentang prinsip desain visual, penggunaan fitur Canva, serta penerapan elemen grafis yang sesuai untuk bahan ajar anak usia dini. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan guru PAUD dalam mendesain materi pembelajaran yang kreatif, seperti poster edukasi, worksheet, infografis, serta kartu belajar interaktif. Evaluasi melalui kuesioner terhadap peserta mengungkapkan bahwa 92% dari mereka merasakan manfaat besar dari pelatihan ini dalam meningkatkan kreativitas dan inovasi pembelajaran. Selain itu, hasil desain yang dihasilkan oleh peserta mencerminkan pemanfaatan optimal Canva dalam mendukung perkembangan kognitif, bahasa, dan motorik anak-anak PAUD. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan profesionalisme guru, tetapi juga meningkatkan efektivitas proses pembelajaran di tingkat PAUD. Kata kunci: canva; pendidikan anak usia dini; media pembelajaran; desain grafis. Abstract Training on the use of the Canva application for Early Childhood Education (PAUD) teachers aims to improve their skills in utilizing graphic design technology to create more interesting and effective learning. In the digital era, the use of technology-based learning media is an urgent need for educators to be able to deliver material innovatively and in accordance with the characteristics of early childhood. This community service activity was carried out in October 2024 at the PG-PAUD Laboratory of Hamzanwadi University involving 20 participants. This training consists of several stages, namely needs assessment, coordination with related parties, implementation of training, observation, and evaluation of activity results. The methods used include theory and practical sessions, where participants gain a basic understanding of visual design principles, the use of Canva features, and the application of graphic elements appropriate for early childhood teaching materials. The training results showed a significant increase in the skills of PAUD teachers in designing creative learning materials, such as educational posters, worksheets, infographics, and interactive learning cards. Evaluation through a questionnaire to participants revealed that 92% of them felt great benefits from this training in improving creativity and innovation in learning. In addition, the design results produced by participants reflect the optimal use of Canva in supporting the cognitive, language, and motor development of PAUD children. Thus, this training not only contributes to the development of teacher professionalism, but also increases the effectiveness of the learning process at the PAUD level. Keywords: canva; early childhood education; learning media; graphic design.
Pelatihan pengolahan tepung mangrove kepada pengelola dan masyarakat Sekitar Kebun Raya Mangrove Surabaya Jariyah Jariyah; Isna Nugraha; Hadi Munarko; Gilang Ramadhan; Friska Aryanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29841

Abstract

AbstrakKebun Raya Mangrove Surabaya merupakan kawasan ekowisata yang memiliki potensi besar dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat setempat. Salah satu produk yang dapat dikembangkan dari kawasan ini adalah tepung pedada (Sonneratia Caseolaris), yang memiliki kandungan bioaktif dengan manfaat kesehatan. Namun, metode pengolahan tradisional yang masih digunakan menyebabkan penurunan kandungan fungsional dalam tepung serta rendahnya nilai jual produk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan tepung pedada yang lebih efisien dan berkualitas. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan praktis, dengan melibatkan 30 peserta. Sebelum pelatihan, dilakukan pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman awal, yang menunjukkan bahwa hanya 9 orang (30%) memahami proses pengolahan tepung pedada, sementara 21 orang (70%) belum memahami. Selama pelatihan, peserta diberikan materi mengenai manfaat tepung pedada, teknik pemilihan bahan baku, serta proses pengeringan menggunakan alat pengering kabinet. Evaluasi dilakukan melalui post-test, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan 27 orang (90%) telah memahami konsep pengolahan tepung pedada, sedangkan 3 orang (10%) masih belum sepenuhnya memahami. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan. Selain itu, metode yang diterapkan terbukti efektif dalam menjembatani kesenjangan pengetahuan awal peserta. Diharapkan, peningkatan keterampilan ini tidak hanya berdampak pada kualitas produk yang lebih baik dan peningkatan nilai jual tepung pedada, tetapi juga mendukung keberlanjutan ekosistem mangrove melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal. Kata kunci: mangrove; pedada; pengabdian masyarakat; teknologi pengeringan; tepung. AbstractThe Mangrove Botanical Garden of Surabaya holds great potential as an ecotourism area to support environmental sustainability and the local economy. One of the potential products from this area is the pedada fruit (Sonneratia caseolaris), which is known to contain bioactive compounds with health benefits. However, traditional processing methods used by the local community often reduce the functional components in pedada flour. Therefore, this activity aims to provide training on pedada flour processing technology to the managers and the surrounding community of the Mangrove Botanical Garden of Surabaya. In this training, 30 participants were involved, utilizing a cabinet dryer to retain the bioactive components in the resulting pedada flour. The results of this training showed an increase in participants’ understanding of the quality pedada flour processing, which positively impacts the economic value and sustainability of the product. This program is expected to not only improve the income of the local community but also contribute to preserving the mangrove forest in the area through the development of sustainable and environmentally friendly local products. Keywords: community empowerment; drying technology; flour; mangroves; pedada.
Pendampingan literasi Al-Qur’an dalam kurikulum pendidikan dan pemahaman antarbudaya di SMAN 1 Labuapi Siti Lamusiah; Abib Al Absin; Ikhwanul Muslimin; Hayatun Nufus; Nurfaidah Nurfaidah; Siti Hartati Jenab; Mirwan Wahidin; Rizal Mujahid Akbar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.30347

Abstract

Abstrak SMA Negeri 1 Labuapi Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur'an. Program literasi Al-Quran menumbuhkan budaya membaca Al-Quran di kalangan peserta didik dan didukung oleh kurikulum yang tepat agar berjalan efektif serta mencapai tujuan yang diharapkan. Metode pembelajaran yang bervariasi seperti pembelajaran aktif, diskusi kelompok, dan studi kasus, digunakan untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Pendampingan program ini melibatkan integrasi ke dalam kurikulum reguler dan kegiatan ekstrakurikuler. Hasil dari program literasi Al-Qur'an diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan membaca Al-Qur'an dan meningkatkan minat baca peserta didik. Literasi Al-Qur'an juga diharapkan dapat membentuk kecerdasan spiritual siswa. Penelitian ini mengkaji aspek-aspek penting dalam pengembangan kurikulum, seperti tujuan, isi, strategi pembelajaran, sumber daya, dan evaluasi. Kata kunci: literasi Al-Quran; pemebelajaran; kurikulum Abstract SMA Negeri 1 Labuapi, Labuapi District, West Lombok Regency which aims to improve students' abilities in reading, understanding and practicing the contents of the Al-Qur'an. The Al-Quran literacy program fosters a culture of reading the Al-Quran among students and is supported by an appropriate curriculum so that it runs effectively and achieves the expected goals. Various learning methods, such as active learning, group discussions, and case studies, are used to increase student interest and understanding. Implementation of this program involves integration into the regular curriculum and extracurricular activities. The results of the Al-Qur'an literacy program are expected to foster the habit of reading the Al-Qur'an and increase students' interest in reading. Al-Qur'an literacy is also expected to shape students' spiritual intelligence. This research examines important aspects in curriculum development, such as objectives, content, learning strategies, resources, and evaluation. Keywords: literacy Al-Quran; learning; curriculum.
Peningkatan pengetahuan santri dalam mengatasi penyakit dan penerapan PHBS di lingkungan pesantren melalui penyuluhan kesehatan Niknik Handayani; Fizri Zahrah; Dinda Abdillah Maulani; Helsa Alia Nurani; Salma Nurul Qolbi; Rida Khaznasari; Nufaysa Aulia Az Zahra; Syahda Putri Salsabilla; Alfiah Rahmi Wibowo; Novriyanti Lubis
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.28933

Abstract

Abstrak Salah satu jenis penyakit yang banyak terjadi di lingkungan pesantren adalah terdapat para santri dan santriwati yang mengalami masalah kesehatan, khususnya kasus penyakit kulit. Penyuluhan tentang penyakit kulit dilakukan di Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Al-Yumna yang dilakukan oleh tim PKM Farmasi Uniga, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santri mengenai kesehatan kulit khususnya penyakit scabies. Penyuluhan dilakukan dengan menggunakan media brosur dan presentasi langsung.  Lingkungan pesantren yang mengharuskan santri tinggal bersama di asrama menjadi faktor risiko penyebaran penyakit kulit seperti scabies. Masalah kebersihan lingkungan, pakaian dan perlengkapan pribadi yang menjadi penyebab utamanya. Berdasarkan evaluasi kegiatan frekuensi membersihkan asrama cukup tinggi yaitu sebesar 84% yang dilakukan setiap hari, namun masih perlu edukasi tambahan mengenai pencegahan penyakit. Hasil penyuluhan menunjukkan peningkatan pemahaman santri terhadap penyakit kulit, termasuk penyebab dan cara penularan scabies. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran santri akan pentingnya kebersihan pribadi dan lingkungan dalam mencegah penyebaran penyakit sehingga dapat menciptakan perilaku hidup sehat di pesantren. Kata kunci: kesehatan; penyuluhan; penyakit kulit; scabies; pesantren. Abstract One type of disease that often occurs in Islamic boarding school environments is that there are male and female students who experience health problems, especially cases of skin disease. The counseling on skin diseases was conducted at Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Al-Yumna by PKM team of pharmacy is aiming to enhance students knowledge of skin health, particularly scabies. The counseling utilized brochures and direct presentations as media. The pesantren environment, which requires students to live together in dormitories, poses a risk factor for the spread of skin diseases such as scabies. Issues related to environmental cleanliness, clothing, and personal belongings are the primary causes. Based on the activity evaluation, the frequency of dormitory cleaning was relatively high at 84%, conducted daily. However, additional education on disease prevention is still necessary. The counseling results showed an improvement in students' understanding of skin diseases, including the causes and transmission of scabies. This activity successfully raised students' awareness of the importance of personal and environmental hygiene in preventing disease transmission, thereby fostering healthy living behavior within the pesantren. Keywords: health; counseling; skin disease; scabies; pesantren.
Optimalisasi strategi branding pada produk UMKM di era transformasi digital di Desa Kepek Gumregah Kamila Salsabela; Nur Anisyah Rachmaningtyas; Fitria Nurma Sari; Sabri Sabri; Fuandani Istiati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29896

Abstract

Abstrak Digitalisasi pada pemasaran produk UMKM menjadi salah satu strategi dalam mengenalkan dan meningkatkan penjualan produk UMKM Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. Pengabdian kepada Masyarakat yang berfokus pada pelatihan pemasaran digital dan branding destinasi bertujuan untuk mewujudkan pengembangan desa preneur yang mampu stabil dalam meningkatkan produktivitas dan pemasaran produk. Pengelola UMKM memiliki keterbatasan dalam mengembangan pengelolaan produk UMKM hingga evaluasinya. Oleh karenanya, pemilihan topik untuk memberdayakan pertumbuhan pengelolaan produk UMKM agar lebih kompetitif dan berkelanjutan khususnya pada halal industri. Metode yang digunakan dalam melaksanakan pengabdian ini mencakup peninjauan kembali pengetahuan pengelola UMKM untuk menyetarakan persepsi, pelatihan penggunaan platform digital untuk melakukan pemasaran produk, pendampingan proses produksi pemasaran, pengembangan strategi hingga evaluasi yang dapat dilakukan. Kegiatan pengabdian diwujudkan melalui kegiatan pelatihan dan kerja tim secara bersama sesuai dengan bidang UMKM masing-masing. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pentingnya digitalisasi pemasaran produk UMKM untuk meningkatkan daya saing UMKM dari masing-masing jenis produk. Selain itu, membuka peluang untuk pengelola UMKM dalam memperluas jaringan pemasaran sehingga mampu berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan Masyarakat. Kata kunci: pengabdian; pelatihan; UMKM; branding Abstract Digitalization in the marketing of MSME products is one of the strategies in introducing and increasing sales of MSME products in Kepek Village, Wonosari District, Gunungkidul Regency. Community service that focuses on digital marketing training and destination branding aims to realize the development of preneur villages that can be stable in increasing productivity and product marketing. MSME managers have limitations in developing MSME product management to its evaluation. Therefore, the selection of topics to empower the growth of MSME product management to be more competitive and sustainable, especially in the halal industry. The methods used in carrying out this service include reviewing the knowledge of MSME managers to equalize perceptions, training in the use of digital platforms to market products, assisting the marketing production process, developing strategies to evaluate what can be done. Service activities are realized through training activities and teamwork together according to the respective MSME fields. The results of this service show that the importance of digitizing MSME product marketing to increase the competitiveness of MSMEs of each type of product. In addition, it opens up opportunities for MSME managers to expand marketing networks so that they can contribute to economic growth and improve community welfare.Keywords: service; training; UMKM; branding
Mencegah praktik pelanggaran Pilkada melalui penguatan pemahaman pemuda sadar demokrasi pada siswa SMAN Unggulan 1 Indralaya Utara Djunaidi Djunaidi; Khairunnas Khairunnas; Rahmat Rafinzar; Akhmad Syafe'i; Efrilia Wanda Saputri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29895

Abstract

Abstrak Pemilih pemula menjadi perhatian utama aktor politik menjelang Pemilu 2024. Kesiapan siswa SMA sebagai pemilih pemula menjadi isu penting mengingat peran mereka sebagai objek politik dalam Pilkada mendatang. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pemahaman tentang demokrasi guna membentuk generasi muda yang cerdas dalam berpartisipasi politik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi politik siswa terkait Pilkada. Metode pelaksanaan berupa pendampingan melalui pemberian materi dan diskusi. Hasil kegiatan terdiri dari dua tahapan utama. Pertama, penyampaian materi dan diskusi untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai demokrasi dan Pilkada. Kedua, evaluasi kegiatan dilakukan melalui pretest dan post-test menggunakan kuesioner. Kegiatan ini melibatkan dosen, mahasiswa, kepala sekolah, guru pengampu, dan 30 siswa SMAN 1 Unggulan Indralaya Utara. Sebelum kegiatan rata-rata pemahaman siswa didik sebesar 35,93% sedangkan setelah kegiatan menjadi meningkat 96,99%. Hal ini menunjukkan bahwa kesiapan siswa sebagai pemilih pemula semakin meningkat, baik dalam memahami aturan Pilkada maupun dalam membangun kesadaran politik yang bertanggung jawab. Kata Kunci: pilkada; demokrasi; pemilih pemula. Abstract First-time voters have become a primary focus for political actors ahead of the 2024 elections. The readiness of high school students as first-time voters has become an important issue considering their role as political subjects in the upcoming regional elections. Therefore, it is necessary to strengthen the understanding of democracy to shape a generation of young people who are intelligent in political participation. This community service activity aims to enhance students' political literacy regarding local elections. The implementation method involves mentoring through the provision of materials and discussions. The results of the activity consist of two main stages. First, delivering material and discussions to enhance students' understanding of democracy and local elections. Second, the evaluation of the activities was conducted through pretests and post-tests using questionnaires. This activity involved lecturers, students, school principals, supervising teachers, and 30 students from SMAN 1 Unggulan Indralaya Utara. Before the activity, the average understanding of students was 35,93%  while after the activity it increased to 96,99%.This shows that the readiness of students as first-time voters is increasing, both in understanding the rules of the regional elections and in building responsible political awareness. Keywords: regional elections; democracy, first-time voters.
Peningkatan minat belajar kimia siswa SMAN 3 Kubu melalui pembelajaran berbasis permainan Rizmahardian Ashari Kurniawan; Sindi Sulistiani; Nadiah Nadiah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29363

Abstract

AbstrakSMAN 3 Kubu merupakan sekolah di Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, yang telah meraih akreditasi B pada tahun 2018. Namun, sekolah ini menghadapi tantangan dalam meningkatkan minat dan hasil belajar kimia siswa, akibat persepsi kimia sebagai mata pelajaran sulit dan keterbatasan fasilitas laboratorium. Untuk mengatasi hal ini, kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan minat belajar kimia melalui pembelajaran berbasis permainan yang interaktif dan berpusat pada siswa sesuai kurikulum merdeka. Kegiatan pengabdian dilakukan meliputi pendataan permainan kimia dari literatur, penyusunan katalog, pembuatan media permainan, dan pelaksanaan pembelajaran berbasis permainan di kelas. Kegiatan pembelajaran berlangsung pada 22 April 2024 dari pukul 09.55 hingga 11.55 WIB, melibatkan 22 siswa dan 1 guru kimia. Permainan seperti congklak modifikasi untuk konfigurasi elektron serta permainan papan dan kartu kimia digunakan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa katalog permainan kimia berhasil disusun dan media pembelajaran diuji coba di kelas, meningkatkan antusiasme serta pemahaman siswa terhadap konsep kimia abstrak. Observasi yang dilakukan pada saat pembelajaran menunjukkan adanya interaksi antara siswa dan guru juga meningkat. Dengan pendekatan inovatif ini, pengabdian ini memberikan kontribusi nyata terhadap pembelajaran kimia yang inovatif dan menyenangkan  di SMAN 3 Kubu. Kata kunci: kimia; pengabdian; pembelajaran; permainan; SMA. AbstractSMAN 3 Kubu, located in Kubu District, Kubu Raya Regency, achieved B accreditation in 2018. However, the school faces challenges in increasing students' interest and performance in chemistry due to its perception as a difficult subject and limited laboratory facilities. To address these issues, this community engagement program aimed to enhance students' interest in chemistry through interactive, student-centered game-based learning aligned with the Merdeka curriculum. The program involved identifying chemistry games from literature, compiling a catalog, developing game-based learning media, and implementing these games in the classroom. The instructional session was conducted on 22 April 2024, spanning 09:55 to 11:55 WIB, with participation from 22 students and one educator. Games such as modified congklak for electron configuration and chemistry-themed board and card games were used to create an engaging learning environment. The results demonstrated the successful compilation of a chemistry game catalog and the development of learning media, which were trialed in classrooms, significantly increasing students' enthusiasm and understanding of abstract chemistry concepts. Evaluation indicated improvements in students' average scores and enhanced interactions between students and teachers. This innovative approach provided a tangible contribution to fostering engaging and effective chemistry learning at SMAN 3 Kubu. Keywords: chemistry; community service; games; high school; learning.
Efisiensi energi produksi ecoprint untuk meningkatkan produktifitas hasil usaha Imam Saukani; Sulistyono Sulistyono; Zakijah Irfin; Ahmad Zaini; Diana Eka Poernamawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.28729

Abstract

Abstrak Ecoprint merupakan teknik pewarnaan kain yang memanfaatkan bahan alami seperti daun, bunga, dan ranting untuk menciptakan pola unik pada kain, yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Meskipun teknik ini memiliki keunggulan dalam mengurangi dampak lingkungan, proses pemanasan manual yang digunakan untuk mengunci warna sering kali tidak konsisten dan membutuhkan waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemanasan terkontrol berbasis minimum sistem untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil ecoprint. Sistem ini memungkinkan pengaturan suhu pada 90°C dan durasi pemanasan secara otomatis, yang memastikan suhu tetap stabil dan durasi sesuai kebutuhan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem pemanasan terkontrol menghasilkan motif yang lebih konsisten, warna yang lebih tajam, dan mengurangi risiko kerusakan kain dibandingkan metode pemanasan manual. Selain itu, sistem ini juga mampu menghemat energi hingga 20% dan menurunkan biaya operasional. Implementasi teknologi ini memberikan dampak positif terhadap produktivitas UMKM, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas potensi pasar produk ecoprint. Dengan demikian, teknologi pemanasan terkontrol ini tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga mendukung keberlanjutan industri kreatif yang berbasis pada kearifan lokal dan ramah lingkungan. Kata kunci: ecoprint; pemanasan terkontrol; pewarnaan alami; efisiensi energi; UMKM. Abstract Ecoprint is a fabric dyeing technique that utilizes natural materials such as leaves, flowers, and twigs to create unique patterns on fabric, promoting environmental sustainability. While this technique offers ecological benefits, the manual heating process used to fix the colors is often inconsistent and time-consuming. This research aims to develop a controlled heating system based on a minimum system to improve the efficiency and quality of ecoprint production. The system allows for precise temperature control at 90°C and automatic heating duration, ensuring stable temperatures and optimized time settings. The trial results indicate that the controlled heating system produces more consistent patterns, sharper colors, and reduces the risk of fabric damage compared to manual heating methods. Additionally, the system is capable of saving up to 20% in energy consumption and lowering operational costs. The implementation of this technology has a positive impact on the productivity of small and medium enterprises (SMEs), enhances product quality, and expands the market potential for ecoprint products. Therefore, this controlled heating technology not only improves production efficiency but also supports the sustainability of creative industries based on local wisdom and environmentally friendly practices. Keywords: ecoprint; controlled heating; natural dyeing; energy efficiency; SMEs.
Pendampingan penderita hipertensi melalui dukungan psikososial terhadap peningkatan self-efficacy sebagai upaya pencegahan stroke Ira Purnamasari; Firman Firman; Eni Sumarliyah; Dede Nasrullah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29787

Abstract

Abstrak Stroke menjadi penyebab kecacatan nomor satu dan penyebab kematian nomor dua setelah penyakit jantung iskemik di Indonesia. Stroke merupakan kondisi hilangnya fungsi otak yang disebabkan oleh berhentinya suplai darah ke otak. Distribusi kasus stroke di Jawa Timur menunjukkan tahun 2019 (>1.989 kasus), tahun 2020 (>1.218 kasus), dan tahun 2021 (>1.357 kasus) kasus tertinggi berada di Kota Surabaya selama tiga tahun berturut-turut. Faktor risiko utama stroke adalah hipertensi. Penderita hipertensi di Kecamatan Gubeng sebanyak 33.561 orang yang artinya 25,3% penduduk menderita hipertensi yang berpotensi mengalami serangan stroke. Ketidaktahuan dalam menurunkan tekanan darah, adanya kebiasaan seperti merokok, konsumsi alkohol, kurangnya olahraga, konsumsi natrium dan lemak menjadikan seseorang berisiko mengalami stroke. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan efikasi diri penderita dan keluarga melalui pendampingan dengan pemberian dukungan psikososial. Kegiatan pengabdian dilakukan selama 4 minggu dengan melibatkan 150 penderita hipertensi. Tim pengabdi memberikan pendampingan dan edukasi tentang kewaspadaan terhadap stroke serta cara memodifikasi gaya hidup. Hasil kuesioner didapatkan pengetahuan responden sebelum kegiatan pendampingan, mayoritas memiliki pengetahuan cukup 58.7% dan setelah kegiatan pendampingan menjadi pengetahuan baik 78.7%. Selain itu, juga diperoleh hasil efikasi diri responden sebelum kegiatan pendampingan, mayoritas memiliki efikasi diri cukup 60.7% dan setelah kegiatan pendampingan menjadi efikasi diri baik 74.7%. Setelah kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan efikasi diri guna mencegah terjadinya stroke pada penderita hipertensi. Kata kunci: hipertensi; psikososial; self-efficacy; stroke
Sosialisasi pengurusan dokumen ekspor impor bagi pelaku UMKM di Kabupaten Belu Paulina Yuritha Amtiran; Yosefina K. I. D. D. Dhae; Jhimi Y. Maima; Vincentius R. R. Pati Baran; Ludvina Lima
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v%vi%i.27120

Abstract

AbstrakPerdagangan lintas batas berada di perbatasan dua negara, dapat memberikan dampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut, karena pembangunan kawasan perbatasan saat ini dilakukan dengan pendekatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah perbatasan dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan mereka. Hal ini menjadi peluang bagi UMKM di wilayah perbatasan untuk meningkatkan pendapatan mereka.  Hasil pengamatan menunjukkan masih banyak pelaku UMKM di wilayah perbatasan belum mengetahui mekanisme pengurusan dokumen ekspor impor agar dapat memasarkan produk mereka. Masalah lainnya adalah sebagian besar pelaku UMKM tidak membuat laporan keuangan sederhana.  Oleh karena itu tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan sosialisasi dan pendampingan kepada pelaku UMKM di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste. Manfaat dari kegiatan ini adalah agar pelaku UMKM dapat memahami mekanisme pengurusan dokumen ekspor impor dan dapat membuat laporan keuangan sederhana. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi dengan pelaku UMKM dan Pengelola PLBN Mota’ain. Hasil dari kegiatan pegabdian ini adalah para pelaku UMKM di daerah perbatasan mengetahui dan memahami proses pembuatan dokumen ekspor dan impor untuk meningkatkan pendapatan mereka dan pembuatan laporan keuangan sederhana. Kata Kunci : ekspor; impor; laporan keuangan; sosialisasi; UMKM AbstractCross-border trade on the border of two countries can have an impact on improving the economy of the people in the region, because the development of border areas is currently being carried out with a development approach and empowerment of people in border areas with the aim of increasing their income. This is an opportunity for MSMEs in border areas to increase their income. However, there is still a problem where MSMEs in border areas do not yet know the mechanism for managing export-import documents in order to market their products. The purpose of this activity is to provide socialization and assistance to MSME actors in the border areas of Indonesia and Republic Democratic Timor Leste. The methods used are preparation, implementation and reporting. The result of this community service activity is that MSME actors in the border areas know and understand the process of making export and import documents to increase their income. Keywords : export; financial statement; impor; MSME; socialization