cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23562269     EISSN : 26142945     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Dinamika merupakan media publikasi Karya Tulis Ilmiah di bidang Ilmu Administrasi Negara yang berada di lingkungan Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Galuh dengan ISSN: 2356-2269 (Print) dan eISSN: 2614-2945 (Online) yang mempublikasikan hasil penelitian mahasiswa dan dosen, dengan fokus kajian Ilmu Administrasi Negara. Jurnal ini terbit setiap tiga bulan sekali, yaitu: Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 557 Documents
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI JAKARTA BARAT Supriyadi, Dedi; Rustanto, Agung Edi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.19998

Abstract

Kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar (KMB) telah diterapkan di lebih dari 80% sekolah Indonesia pasca Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024, meningkatkan literasi dan numerasi nasional melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM) serta program Guru Penggerak. Namun, di Jakarta Barat, khususnya SDN Tanjung Duren, implementasi masih menghadapi tantangan lokal. Masalah utama mencakup ketidakmerataan informasi, keterbatasan sarana digital seperti internet tidak stabil, perbedaan pemahaman guru, biaya proyek P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) yang membebani, serta resistensi guru senior terhadap teknologi, yang menghambat tujuan pendidikan nasional. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi kasus pada 3 (tiga) SDN di Tanjung Duren, dengan pengumpulan data via wawancara semi-terstruktur, observasi, dan analisis dokumen berdasarkan teori Charles Edwards III (komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, struktur birokrasi). Hasil menunjukkan kemajuan seperti sosialisasi PMM dan pelatihan guru, tapi tantangan tetap ada. Rekomendasinya adalah tingkatkan implementasi KMB melalui pemahaman mendalam kerangka kebijakan nasional dengan penguatan komunikasi hybrid jelas, alokasi sumber daya memadai untuk pelatihan guru dan infrastruktur.
PENGARUH GOOD GOVERNANCE TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS KETENAGA KERJAAN KOTA BANDUNG Winengsih, Siti Saadah; Ruyani, N R
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20437

Abstract

Penerapan Tata Kelola yang Baik (Good Governance) dalam kinerja pegawai di Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung menunjukkan bahwa Tata Kelola yang Baik (Good Governance) yang efektif dapat mendorong pegawai untuk memberikan kinerja terbaiknya, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif. Permasalahan terkait pengaruh Tata Kelola yang Baik (Good Governance) terhadap kinerja pegawai di Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung terlihat pada indikator ketepatan waktu, dimana pegawai kurang memperhatikan kepatuhan waktu dan efisiensi kerja dalam pelaporan unit kerja pegawai. Hal ini disebabkan Tata Kelola yang Baik (Good Governance) belum sepenuhnya terlaksana sesuai dengan karakteristik utama Tata Kelola yang Baik (Good Governance), antara lain stabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei eksplanatori dengan analisis kuantitatif, dan teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling yang disebarkan kepada 51 responden. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Tata Kelola yang Baik (Good Governance) memiliki pengaruh positif yang kuat terhadap kinerja pegawai di Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung. Kendala yang dihadapi Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung antara lain: informasi yang disampaikan oleh kepala subbagian kepada pegawai kurang jelas, kurangnya ketegasan pimpinan instansi atau subbagian dalam memastikan pegawai menyelesaikan tugas tepat waktu, dan kurangnya kerjasama antar pegawai karena masih berfokus pada penyelesaian tugas secara individu. Upaya untuk mengatasi kendala tersebut antara lain: kepala subbagian perlu memberikan arahan dan pelatihan yang lebih jelas kepada pegawai untuk meningkatkan kinerja, kepala subbagian dan kepala bagian perlu lebih tegas dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja pegawai agar tugas dapat diselesaikan tepat waktu, dan kepala instansi atau departemen perlu lebih memperhatikan tugas masing-masing pegawai sesuai dengan tanggung jawabnya agar tidak terjadi lempar tanggung jawab pekerjaan kepada pegawai lain. Kata Kunci: Tata Kelola yang Baik, Kinerja Pegawai
TRANSFORMASI LAYANAN PUBLIK DIGITAL: USABILITY M-PASPOR DAN PENGARUHNYA TERHADAP USER EXPERIENCE DI KABUPATEN GARUT Herlinaningsih, Tina; Juliasih, Lia; Rustina, Erna
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.18661

Abstract

Aplikasi M-Paspor menjadi salah satu transformasi layanan publik berbasis digital untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kecepatan layanan paspor. Ditjen Imigrasi dan Kemenkumham RI meluncurkan aplikasi ini sebagai pengganti APAPO pada tahun 2022. Namun, berdasarkan ulasan pengguna aplikasi M -Paspor di Google Play Store, banyak keluhan terkait kendala teknis dan kesulitan penggunaan yang menyebabkan rendahnya kepuasan pengguna. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh usability aplikasi M-Paspor terhadap user experience di Kabupaten Garut dengan metode kuantitatif menggunakan SEM-PLS. Hasil kuesioner dari 97 responden, serta wawancara dengan petugas kantor imigrasi. penelitian ini menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan (usability) berpengaruh signifikan dalam membentuk pengalaman positif pengguna (user experience)  terhadap aplikasi, dengan nilai path coefficient sebesar 0,935. Artinya, semakin mudah suatu aplikasi digunakan, semakin positif pula pengalaman yang dirasakan oleh pengguna. Kata Kunci : Digitalisasi layanan publik; M-Paspor; SEM-PLS; Usability; User  Experience.
STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS DIGITAL GOVERNMENT DAN POTENSI SUMBER DAYA LOKAL OLEH PEMERINTAH DESA SUKASETIA KECAMATAN CIHAURBEUTI KABUPATEN CIAMIS Nursetiawan, Irfan; Sujai, Ii
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20668

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada permasalahan masih tingginya jumlah masyarakat prasejahtera dan rendahnya literasi digital yang menghambat akses dan pemanfaatan teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Sukasetia Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis melalui pendekatan digital government dan optimalisasi potensi sumber daya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan berbasis digital dan sumber daya lokal telah berjalan cukup optimal. Pemerintah Desa Sukasetia mampu memanfaatkan teknologi digital melalui pengembangan website desa sebagai media informasi dan pelayanan publik. Selain itu, implementasi program pemberdayaan yang menyasar kelompok masyarakat seperti kelompok tani, dan pemuda desa turut mendorong peningkatan kapasitas ekonomi dan sosial masyarakat. Sinergi antara inovasi digital dan pemanfaatan potensi lokal menjadi kunci keberhasilan dalam mengurangi ketimpangan sosial serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan literasi digital dan keberlanjutan program pemberdayaan agar dampak yang dihasilkan lebih merata dan berkelanjutan.
ENAGRO (ELEKTRONIK INDONESIA AGROKULTUR) INOVASI TEKNOLOGI SEBAGAI OPTIMALISASI PERTANIAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Saputra, Apsas; Putra, Galuh Darma; Lestari, Mia
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20057

Abstract

Pertanian merupakan bagian sentral dalam menopang keberlangsungan hidup manusia dan salah satu sektor yang memiliki rantai pasok pemasaran yang panjang. Mulai dari petani sebagai produsen ke tengkulak sebagai pengumpul hingga ke konsumen sebagai tangan terakhir. Akan tetapi, walaupun produksi padi di Indonesia sangat besar hal ini berbanding terbalik dengan harga jual pertanian seperti beras di pasaran sebesar Rp 11.000,00 /kg beras. Mahalnya harga tersebut dijual dikarenakan panjangnya rantai distribusi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan kebutuhan pangan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dan untuk mengetahui bahwa aplikasi enagro solusi permasalahan pertanian di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Jenis penelitian kualitatif  yang digunakan pada penelitian ini dengan memberikan gejala dan fakta secara sistematis. Ketika menentukan informan peneliti menggunakan metode purposive sampling  yang didasarkan kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukan bahwa aplikasi enagro dapat meningkatkan pendapatan petani dan menstabilkan harga hasil pertanian di pasaran. Enagro merupakan aplikasi online penyedia hasil pertanian segar. Aplikasi enagro membantu Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur untuk memutus rantai distribusi pertanian sehingga petani mendapatkan keuntungan lebih dari hasil pertanian. Dengan demikian, bahwa enagro mampu mengoptimalkan sektor pertanian di Indonesia pada era revolusi industri 4.0. Kata Kunci : Enagro, Ogan Komering Ulu Timur, Pertanian.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI DESA PASANGGRAHAN KECAMATAN CILAWU KABUPATEN GARUT Nurbudiwati, Nurbudiwati; Sukma, Alda Hadiyanti; Purnawan, Rd. Ade
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20523

Abstract

Kebutuhan dan tuntutan masyarakat terhadap peningkatan terhadap kualitas pelayanan telah menunjukan kondisi yang semakin penting untuk ditanggapi oleh birokrasi pemerintahan terutama dalam era globalisasi seperti sekarang ini degan demikian Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Faktor-faktor apa yang paling berpengaruh dalam Kualitas Pelayanan Publik di Desa Pasanggrahan Kecamatan Cilawu Kabupaten GarutMenurut Zeithaml-Parasuraman-Berry, dalam Pasolong (2011) ada lima dimensi kualitas pelayanan, Bukti fisik (Tangible), Kehandalan (Reliability), Daya tanggap (Responsiveness), Jaminan (Assurance), dan Emphaty (empati) dengn varibel faktor X1 Gedung, X2 Tempat Parkir, X3 Sarana, X4 Terpercaya, X5 Tepat Waktu, X6 Akurat, X7 Pelayanan cepat, X8 Membantu Pelayanan X9 Menerima keluhan, X10 Pengetahuan, X11 Kemampuan, X12 Sikap, X13 Perhatian, X14 Saran faktor-faktor yang peneliti analisis terbentuk menjadi 3 faktor. Faktor pertama yaitu sarana prasarana, akurat, kemampuan, saran memiliki nilai kontribusi total paling tinggi sebesar 29,5%. Faktor Kedua yaitu Gedung, terpercaya dan waktu dengan nilai total kontribusi sebesar 17,5%. dan Faktor Ketiga yaitu membantu pelayanan, menerima keluhan dan pengetahuan dengan total nilai kontribusi sebesar 12,5%. Berdasarkan atas faktor-faktor yang terbentuk, dapat kita lihat bahwa faktor utama yang memiliki nilai kontribusi paling tinggi, untuk itu diperlukannya evaluasi dengan melengkapi sarana dan prasarana yang menunjang pelayanan serta memperbaiki manajemen terkait pelayanan sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayan publik desa pasanggrahan kecamatan Cilawu
PEMILIH CERDAS: UPAYA KPU KABUPATEN BANTUL DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN POLITIK PEMILIH PEMULA MELALUI PEMILIHAN KETUA OSIS Stevinova, Muhammad Alvin; Permatasari, Ane
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.18861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peranan Komisi Pemilihan Umum  KPU Kabupaten Bantul Dalam Meningkatkan Pendidikan Politik Pemilih Pemula melalui Ketua OSIS supaya menjadi Pemilih Cerdas berbagai upaya untuk meningkatakan Generasi Z cerdas dalam memilih para pemimpinnya serta melek politik dan demokrasi di Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif penelitian yang dilakukan dengan cara menelusuri dan menelaah serta menganalisis sumber-sumber kepustakaan. Penelitian ini pun menggunakan bahan primer, yaitu bahan hukum, wawancara, observasi serta dokumentasi. Selain itu penelitian ini didukung juga menggunakan bahan sekunder seperti jurnal dan buku-buku yang relevan serta sumber hukum Peraturan KPU, Keputusan KPU, arsip data KPU. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendikan politik melalui Pemilihan Ketua OSIS (PEMILOS) serentak untuk meningakatkan pemilih pemula yang cerdas ini sangat berpengaruh dalam meningkatkan kesadaran terkait politik di daerah ataupun sistem demokrasi yan ada di Bantul. Sehingga kesimpulannya dengan adanya pendidikan politik dan melakukan berbagai sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran pemilih pemula dalam pentingnya partisipasi dan pendidikan politik generasi Z karena yang akan memimpin dan membuat kebijakan publik di Bantul pada tahun 2045.
IMPLEMENTASI KETERWAKILAN GENDER DALAM LEMBAGA LEGISLATIF DI KABUPATEN CIAMIS PERIODE 2024-2029 Maharani, Regina; Budiawan, Arie; Garvera, R. Rindu
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi keterwakilan gender dalam lembaga legislatif di Kabupaten Ciamis periode 2024-2029. Meskipun secara normatif telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu bahwa keterwakilan perempuan minimal 30% dalam daftar calon legislatif, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa keterpilihan perempuan masih jauh dari target tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hambatan pada enam dimensi implementasi yaitu (1) standar dan sasaran kebijakan belum terukur dengan jelas, (2) keterbatasan sumber daya manusia dan finansial bagi calon legislatif perempuan, (3) lemahnya koordinasi antar lembaga, (4) dominasi budaya patriarki dalam karakteristik pelaksana kebijakan, (5) lingkungan sosial-politik yang belum mendukung secara adil, dan (6) disposisi implementor yang belum sepenuhnya memahami dan mendukung kebijakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi keterwakilan gender belum optimal dan memerlukan penguatan struktural, koordinatif, dan kultural. Kata Kunci : Gender; Implementasi Kebijakan; Keterwakilan Perempuan; Legislatif; Kabupaten Ciamis.
FENOMENA KEMISKINAN STRUKTURAL DAN RESPONS KEBIJAKAN PUBLIK DI WILAYAH SUBANG UTARA Andani, Diah; Fitriani, Dini Rizki; Arisriyanto, Arisriyanto
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20540

Abstract

Kemiskinan struktural merupakan bentuk kemiskinan yang disebabkan oleh ketimpangan sistemik dalam akses terhadap sumber daya, pelayanan publik, dan kesempatan sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena kemiskinan struktural di wilayah Subang Utara serta menganalisis sejauh mana kebijakan publik daerah mampu merespons permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan di wilayah Subang Utara tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi individu, tetapi juga oleh rendahnya kualitas infrastruktur, terbatasnya akses pendidikan dan kesehatan, serta lemahnya keberdayaan masyarakat lokal. Kebijakan pemerintah daerah cenderung bersifat kuratif dan belum sepenuhnya menyasar akar struktural kemiskinan. Diperlukan pendekatan kebijakan yang lebih partisipatif, berbasis data yang akurat, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi lokal untuk mengatasi kemiskinan secara berkelanjutan..
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN “PASANG SANGKUR” DALAM RANGKA PENANGANAN STUNTING DI KANTOR KECAMATAN RANCAKALONG KABUPATEN SUMEDANG Rohmanudin, Ade Opik; Nurfitria, Osa
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.19724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui inisiatif “Pasang Sangkur” dalam upaya penanganan stunting di Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang. Program ini merupakan inovasi Pemerintah Kabupaten Sumedang yang menekankan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat guna memperkuat kemandirian lokal, khususnya dalam menghadapi permasalahan stunting. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan triangulasi. Informan ditentukan secara purposive yang mencakup aparatur kecamatan, kepala desa, dan masyarakat penerima manfaat. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program “Pasang Sangkur” cukup efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap isu stunting melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, pemberian bantuan stimulan, serta pemanfaatan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan. Namun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi beberapa hambatan, antara lain rendahnya kesadaran masyarakat, distribusi bantuan yang belum merata, keterbatasan sarana dan prasarana, serta kurangnya pelatihan. Pemerintah berupaya mengatasi hambatan tersebut melalui pendekatan door to door, sosialisasi aktif, dan komunikasi berbasis empati. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya sosialisasi yang konsisten, distribusi bantuan yang adil, dan peningkatan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan untuk memperkuat keberhasilan program dalam menurunkan angka stunting.